Sunday, June 1, 2014

Shen Xiu & Hui Neng


Ditulis oleh Lotuschef – 24 Mei 2014
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: 神秀与慧能 Shen Xiu & Hui Neng



Dikutip dari 神秀与慧能:

身是菩提树
心如明镜台
时时勤拂拭
勿使惹尘埃
Tubuh adalah sebuah pohon kebijaksanaan,
Dan hati bagaikan cermin yang terang.
Di segala waktu selalu mengusapnya,
Supaya tak ada debu yang menempelinya.

这个偈子就是五祖的首席大弟子神秀写的,大家也因此而知道了神秀与慧能的这个故事——

弘忍传授衣钵的消息并没有传到柴草房,但是神秀的偈子一出,满寺震动,大家都认为神秀的偈子写的很好,身要像菩提树一样的正直,心也像明镜台,哪怕就是这样,也仍然要逝世的拂拭,不要为世俗之尘埃招惹~~~弘忍也认同他的这种思想,认为,一般的常人,如果按照神秀的做法,也会不堕入俗尘的。

大家都在墙边微观,因此也吸引了慧能前去观看,慧能不识字,别人念给他听,他觉得很不以为然,于是当即口述一个偈子,让另一个和尚帮他写在墙上——

Aku merasa terjemahan ayat tersebut ke dalam Bahasa Inggris belum mampu memberikan artinya secara komprehensif. Jadi aku menerjemahkannya menjadi berikut:

菩提本非树
明镜亦非台
本身无一物
何处惹尘埃
Kebijaksanaan Buddha (Bodhi) tak berasal dari Pohon
Cermin yang terang juga bukan singgasana
Tubuh Asal tak punya materi
Bagaimana caranya debu duniawi bisa menempel/tinggal?

慧能的偈子显示了其见性成佛的工夫,直指人心,直揭心性。
禅,是人心的直悟,是心与心的交流,其智慧在于不落“实”处。
于“空”中寻求解悟

偈子一出,惊动了弘忍,弘忍看了大吃一惊,但是装坐没事一样,用鞋子将慧能的偈子擦掉,并说——写的很一般~~但是,在晚上,弘忍却将金刚经的真髓讲解给慧能听,当慧能听到——“应无所住而生其心”时,顿时开悟了。弘忍将禅宗正宗的衣钵传授给了慧能,并且告戒他说,赶快离开此地,在我死之前不能说明你是我的衣钵传人,不能弘扬你的法~~~

慧能接收了弘忍的衣钵之后,一直展开了逃亡的生涯,躲避了神秀手下僧众的追杀
(这个信物,是一件用金丝锈满了佛像的袈裟,这个实物现在还在广东韶关的南华寺里,后话)一直来到了广州。后来,听说弘忍大师已经圆寂了,于是慧能出来了~~~


在广州的法性寺,正好举办佛教的盛会,出席的僧侣大师众多,在会场休息的时候,有两个僧人指着法性寺中的幡在争执,有的说是“风动”,有的说是“幡动”,并且正直不休。此时,慧能拨开众人,说——是仁者的心在动!!!

[Di suatu kesempatan, dua orang bhiksu sedang berdebat tentang sebuah bendera yang bergerak.
Yang pertama bilang kalau Angin menggerakkan bendera itu, sedangkan yang satunya bilang Benderalah yang bergerak.
Hui Neng mengatakan: Justru HATI orang yang bersangkutanlah yang bergerak!]

此言一出,震惊了法性寺的方丈印宗法师,他当时已经听说了六祖南下的事情,加上听眼前这个人的话,他立即认识到了眼前的这个人,就是六祖慧能。
于是印宗拜于慧能坐下。由此,慧能开始了在岭南地区传自己的法~~~最终在广东韶关定居传法,这就是广东韶关南华寺!

《千年菩提路》:六祖惠能的故事 – YouTube

六祖慧能傳 – YouTube

---

Sebenarnya keduanya benar bila dilihat dari Cara Pandang Masing-masing!
Hui Neng telah mengatakan bahwa Tak Ada yang Benar dan Tak Ada yang Salah – sebagai pandangan Jalan Tengah.

Kedua sajak di atas menunjukkan Tingkat Pelatihan atau Pencapaian masing-masing saja. Realisasi sesuai tingkatan masing-masing.

Layaknya penerapan Buddha Dharma yang telah dipelajari, lalu dipraktikkan!

Banyak orang yang telah membaca artikel-artikel seri Astral juga tak percaya dan bahkan memarahiku, memfitnahku dan melabeliku sebagai Gila dan Celaka!
Hahaha! Beberapa lagi, seperti Komite Pusat dan VM YC, mendorongku ke dalam cengkeraman Mara!

Namun bila melihat dari Dharma Maha Kesempurnaan yang Mahaguru Lu sedang ajarkan, apakah kamu semua yang mengejek dan mencercaku serta mengirimku ke dalam cengkeraman Mara mulai sadar kalau yang kubagikan selama ini juga sama dengan yang Mahaguru Lu ajarkan kepadamu di dalam berbagai artikel Mahamudra dan Dharma Maha Kesempurnaan yang ditulisnya?

Hahaha! Kalau kamu masih ingin mendiskreditkanku atau mencelakaiku, sungguhlah penting untuk mencari tahu dulu “Siapa Aku Ini” sebenarnya!

Oh, mungkin saja kamu anggap hal berikut aneh!
Seseorang berkata kepadaku di telepon: Fashi, kamu.... , jangan kuatir karena aku tak akan melakukannya.
Dalam sekejap, sebuah penglihatan tampak di hadapanku: orang yang mengatakan hal tadi yang ternyata bukan dariku!
Orang tersebut menciptakan kebohongan dan kemudian mencoba menutupinya dan melemparkan kesalahan-kesalahan orang lain kepadaku! :)

Saat seseorang mulai berbohong, maka ia harus mengarang kebohongan-kebohongan lagi untuk mendukung berbagai kebohongan sebelumnya!
Akhirnya kebohongan hanya akan mencelakai mereka yang memulainya!

Sama halnya saat aku menerima email, lalu membaca isinya, tiba-tiba si penulis dan semua teman yang berkomplot dengannya muncul dalam pandanganku. Terlihat bagian-bagian mana saja yang menjadi kontribusi mereka masing-masing!

Kamu pikir masih bisa lari?
Bisa, tapi kamu tak bisa bersembunyi dari karmamu sendiri!

Kamu ingatkah tentang seorang murid yang menulis surat kepada Mahaguru Lu di mana di dalamnya dituliskan bahwa sekarang beliau telah punya seorang penerus, maka kini saatnya bagi beliau untuk pensiun.
Ini sungguh, saat Mahaguru Lu membaca isinya, semua pemimpin grup dan mereka yang turut berkonspirasi sedang berada di atas panggung dan menjalankan bagiannya masing-masing!

Hahaha! Aneh?

Mohon maaf, sama sekali Tidak Aneh!


Lima jenis Mata dan 5 Kebijaksanaan yang dimiliki seorang Buddha mampu melihat, membaca, mendengar, dan menggapaimu dengan sangat akurat, di manapun kamu berada!
Tak ada satupun insan awam yang bisa lolos dari mata seorang Buddha! :)


Salam semuanya.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Disunting dari Jurnal Lotuschef

Related Posts:

No comments:

Post a Comment