Tuesday, January 31, 2012

Aura Kebijaksanaan [Bab 23] Tradisi Sutra dan Tantra


Diambil dari buku karya Buddha Hidup Lian Sheng, Shen-yen Lu:
No. 154 – The Aura of Wisdom, Bab 23: Tradisi Sutra dan Tantra
Diterjemahkan ke Bahasa Inggris oleh True Buddha Foundation Translation Team
Dibagikan oleh Lotuschef – 24 Juni 2011
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: The Aura of Wisdom [Ch.23] The Sutra and Tantra Traditions



BAB 23 – Tradisi Sutra dan Tantra


Tradisi Sutra dikenal dengan doktrin-doktrinnya yang mudah dipahami. Sedangkan tradisi Tantra dikenal dengan penjelasan doktrin-doktrin realisasi batinnya yang mendalam dan bermakna.

Berhubung Tantra berisi berbagai ajaran rahasia yang tak bisa diakses oleh banyak insan, oleh karenanya ia dinamakan sebagai ‘esoterik’.

Dan disebut sebagai ajaran esoterik karena ia hanya diajarkan kepada mereka yang telah berlindung (bersarana) dan telah menerima inisiasi (abhiseka pemberkatan untuk mulai melatih ajaran Tantra) yang dibutuhkan. Semua doktrinnya dirahasiakan dari mereka yang tak memenuhi kedua kondisi tersebut.


Tradisi Sutra dan Tantra semuanya berasal dari ajaran Buddha Shakyamuni mengenai pencapaian kebuddhaan.


Sutra Mahavairocana menuliskan bahwa saat Buddha tercerahkan, semua buddha langsung menampakkan diri mereka bagai butiran biji wijen yang memenuhi seluruh angkasa. Mereka memuji pengungkapan doktrin untuk mencapai kebuddhaan, yang meliputi visualisasi aksara OM yang berada di atas lingkaran bulan di titik antara kedua alis mata, lewat sana insan akan mencapai bodhi secara alamiah di dalam hatinya.

Maksudnya adalah saat Buddha Sakyamuni mencapai pencerahan, Beliau berubah menjadi Dharmakaya Vairocana dalam tujuh hari pertama, dan berbicara kepada Vajrasattva serta pasamuan para mahluk suci di Istana Vajradharmadhatu yang luasnya tiada batas.

Vairocana, yang terserap dalam kondisi kenikmatan Dharma, menjelaskan doktrin realisasi batin dengan terperinci yang kemudian menjadi Sutra Mahavairocana.

Dan setelah itu, di Istana Firman Sejati, Vairocana menjelaskan Dharma dengan terperinci di mana doktrin tersebut menjadi Sutra Vajrasekhara. Inilah asal muasal agama Buddha aliran Tantra.


Silsilah agama Buddha aliran Tantra dimulai dari Vajrasattva, yang menerima transmisi dari Vairocana secara pribadi.

Dari sanalah maka Vairocana menjadi Buddha Akar untuk agama Buddha aliran Tantra.

Vairocana juga dikenal sebagai ‘Tathagata Harta Mata Yang Tiada Berbatas nan Jernih dan Terunggul’, yang merupakan Buddha Locana sendiri.

Marilah kita renungkan silsilah ini – Tathagata Vairocana, Buddha Locana, Padmakumara, dan akhirnya sampai pada Buddha Hidup Lian-sheng. Silsilah ini diliputi dengan rahasia yang demikian mendalam, dan aku telah membuka identitasku dalam silsilah ini sejak awal.

Oleh karenanya, Ordo Satya Buddha sebagai sebuah badan telah mewujudkan semua ajaran rahasia yang dijelaskan dengan terperinci oleh semua buddha. Ordo ini sendiri merupakan sebuah rahasia agung.

Di dalam Sutra Satya Buddha
Terungkaplah Sekuntum Bunga Teratai Putih
Yang mengekspresikan kekuatan batin yang spontan dan alamiah
Saat duduk di atas singgasana singa
Hasil pengejawantahan welas asih dan pahala yang agung
Ia menjelaskan dharma paling murni dengan terperinci
Menerima pujian dan rasa kagum
Dari semua Buddha dan Bodhisattva

Ordo Satya Buddha dibangun dengan tujuan untuk memastikan supaya benih-benih kebuddhaan akan terus tumbuh. Ia disesuaikan dengan perkembangan jaman dan kebutuhan dunia saat ini. Oleh karenanya, kemunculannya juga sungguh luar biasa. Mulai dari sekarang, kamu harus patuh pada instruksi yang diberikan dan melaksanakannya.


Amituofo / Lotuschef / Pure Karma / True Buddha School

No comments:

Post a Comment