Saturday, October 15, 2011

15-10-2011 [19-12-2010 Dharani Usnisa Vijaya]


19-12-2010 Usnisa Vijaya Dharani

16-12-2010 -- Vajra master Lianyue lead cultivation of the above. We chanted the Dharani 21times. Then we went up to the topmost floor of Lei Zhang Shi Singapore to circle the pagoda.
Prajna light were captured by digital camera as above.
I told fellow disciples that if they don't know how to chant, then just listen & accept as a gift from those that know. When they eventually learn how to chant, then they share with others.
Even hearing the Dharani one can benefit - one do not have to undergo karmic retribution from evil karma & severe hindrances accumulated from thousands of Kalpas ago, that would otherwise result in one being stuck on endless cycles of birth & death in all life forms from the 3 lower realms eg Asuras, animals & Hungry ghosts. One can then be reborn in the Buddhalands or into wealthy & reputable families.
For more information, please read the Sutra.
===
19-12-2010 Dharani Usnisa Vijaya
Translated by Lotus Nino Candra
16-12-2010 – Vajra Acharya Lianyue memimpin sadhana pembacaan dharani Usnisa Vijaya. Kami membaca dharani tersebut 21 kali, lalu naik ke lantai vihara Vajragarbha Singapore yang paling atas untuk berjalan mengitari pagoda (ber-pradaksina).

Sinar-sinar prajna kebijaksanaan tertangkap oleh kamera digital seperti yang tampak pada foto.

Saya memberitahu para murid bahwa bila mereka tidak tahu bagaimana menjapa/membaca mantra ataupun dharani, maka mereka bisa cukup mendengarkan saja dan menerima hasil penjapaan/pembacaan dari orang lain yang mengerti caranya. Anggap saja sebagai hadiah. Saat mereka telah belajar untuk menjapanya, maka mereka bisa mulai berbagi dengan sesama.

Bahkan seseorang bisa mendapatkan manfaat hanya dengan mendengarkan Dharani tersebut – ia tidak perlu menjalani pembalasan karma buruk dan berbagai rintangan berat lainnya yang telah terkumpulkan sejak berkalpa-kalpa lalu, yang seharusnya membuatnya berputar-putar tiada habisnya dalam lingkaran kelahiran dan kematian, dalam berbagai macam bentuk kelahiran dari tiga alam rendah: Asura, hewan, dan setan kelaparan. Orang tersebut dapat terlahir kembali di dalam Tanah Suci Para Buddha atau ke dalam keluarga yang terhormat dan kaya.

Untuk informasi lebih lanjut, bacalah Sutra-nya:
[Catatan penerjemah: untuk Sutra dalam Bahasa Indonesia, teman-teman dapat membacanya di: http://id.wikipedia.org/wiki/Usnisa_Vijaya_Dharani]


Amituofo / Lotuschef / Pure Karma / True Buddha School

No comments:

Post a Comment