Friday, October 28, 2011

28-10-2011 是被接引到西方極樂世界好?Pergi Sendiri Atau Dijemput

原文:莲生活佛
印尼文翻译:莲花Funglie Huang

是被接引到西方極樂世界好?還是靠自己的能力一禪、二禪、三禪上去好?
(
很喜歡師尊為泰國密行堂的師兄的解答開示,特別記下來,溫故知新。)

弟子問:請問師尊,我們往生到摩訶雙蓮池,是接引好?或是自己修一禪、二禪、三禪、色界、無色界。這二種比較,哪一種比較好?

師尊答:這個往生有自力跟他力,自己的力量跟他人的力量。你說修內火,然後進入三昧地,然後自己出神、出幻身,你直接就到佛國,你自己變成佛,那個是你自己本身修行功力的力量,這個才是第一名。(眾鼓掌)那如果是我坐在這...裡等著別人來帶,那是第二名。

弟子問:要自己去比較困難辛苦,接引往生的境地比較快、比較輕鬆;要修到一禪、二禪、三禪,自己去的功力不夠,成佛不夠,要色界天、無色界天,到摩訶雙蓮池的境地。接引就是帶業往生,帶業往生好或是自己修二禪、三禪、色界、無色界,這二種是哪一種比較好?

師尊答:這種是比較輕鬆啦!阿彌陀佛來帶你,這樣最輕鬆,輕鬆也可以到佛國,你如果是想說,要有志氣,有志氣一點,跟它拼了,自己成佛,我不要他人來接,你就跟他拼拼看。

弟子問:因為色界和無色界還是在三界之內,可是接引成佛是到西方極樂世界啊!是被接引到西方極樂世界好?還是靠自己的能力一禪、二禪、三禪上去好?

師尊答:這個按照佛教講起來,有些是主張由阿彌陀佛來接引比較穩當,自己修有時候修不到會掉下來,(眾笑)都可以啦!都一樣啦!但是怕功夫不夠修不到,那時候你再喊祂來救你。(師尊笑)

弟子問:修密法真的很難、很辛苦,所以要先把接引往生做好啊!

師尊答:佛教有所謂「易行道」,「易行道」就是請本尊來接你;有所謂「難行道」,「難行道」就是比較困難。像你剛剛所講,一個次第、一個次第修,修到自己到最後變成佛,那就是「難行道」。這樣知道了嗎?(弟子答:知道)(眾鼓掌)


Pergi Sendiri Atau Dijemput.

Oleh Maha Mula Acharya Liansheng
Diterjemahkan oleh Funglie Huang.


Memperoleh penjemputan ke surga Sukhavati lebih baik? Ataukah dengan mengandalkan kekuatan diri sendiri melalui tahapan dhyana satu, dua, tiga terus hingga naik keatas?

Pertanyaan siswa : “Mohon tanya Maha Guru, agar kita dapat terlahirkan di Maha Padmini Loka, apakah lebih baik melalui kekuatan penjemputan? Ataukah dengan penekunan sendiri melalui dhyana pertama, dhyana kedua, dhyana ketiga, Rupadhatu, Arupadhatu. Perbandingan dari kedua ini, manakah yang lebih baik?“

Jawaban Maha Guru : “Tentang kelahiran di Tanah Suci ini ada faktor internal dan ada faktor eksternal, kekuatan diri sendiri dan kekuatan dari luar. Seperti kita bicarakan ketika anda melatih api internal, kemudian memasuki samadhi, kemudian daya roh diri sendiri keluar, munculnya Tubuh Maya, secara spontan anda langsung tiba di Buddha Loka, anda sendiri menjelma menjadi Buddha, ini merupakan daya kekuatan dari penekunan bhavana tubuh anda sendiri, cara seperti ini baru peringkat pertama. (hadirin bertepuk tangan) Jadi misalnya Saya yang hanya duduk disini menunggu orang lain datang menjemput, ini adalah peringkat kedua.

Pertanyaan siswa : “Hendak pergi sendiri agaknya penuh kesukaran dan sulit, jika dijemput langsung ke alam suci kiranya lebih cepat, lebih nyaman; jika hendak berlatih sampai dhyana pertama, dhyana kedua, dhyana ketiga, kekuatan penekunan diri sendiri tidak cukup, pencapaian ke-Buddha-an tidak memadai, yang mana seharusnya dari Rupadhatu, Arupadhatu, hingga tiba ke Maha Padmini Loka. Makna penjemputan langsung adalah tumimbal lahir dengan karmawarana bawaan, antara tumimbal lahir beserta karmawarana bawaan atau dengan penekunan diri sendiri melalui dhyana dari tahap pertama, kedua, Rupadhatu, Arupadhatu, kedua jenis ini manakah yang lebih baik?”

Jawaban Maha Guru : “Tentu saja cara ini lebih nyaman! Buddha Amitabha datang menjemput anda, cara ini paling nyaman, dengan cara nyaman pun bisa tiba ke Buddha Loka, namun andaikan anda berpikiran seperti ini : harus punya ambisi, milikilah sedikit ambisi , bergelut dengannya, saya sendiri yang akan berusaha mencapai ke-Buddha-an, saya tidak mau orang lain datang menjemput, maka silahkan anda berusaha keras.”

Pertanyaan siswa : “Karena Rupadhatu dan Arupadhatu masih dalam lingkup Tri Loka, tetapi penjemputan mencapai ke-Buddha-an ini adalah menuju Sukhavati Loka! Memperoleh penjemputan ke surga Sukhavati lebih baik? Ataukah dengan mengandalkan kekuatan diri sendiri melalui tahapan dhyana satu, dua, tiga terus hingga naik keatas?”

Jawaban Maha Guru : “Bila berbicara menurut ajaran Buddhisme, ada sebagian yang menganjurkan lebih aman apabila dijemput Buddha Amitabha, penekunan diri sendiri terkadang apabila kurang memadai bisa jatuh kembali, (hadirin tertawa) keduanya juga boleh saja! Kedua-duanya sama! Tapi bila kuatir kekuatan belum cukup penekunan belum memadai, di saat itu anda baru berteriak memanggil-Nya datang menolong anda. (Maha Guru tertawa)”

Pertanyaan siswa : “Menekuni Tantrayana benar-benar sulit, amat sukar, untuk itu penekunan agar dijemput ke alam suci harusnya dikerjakan dengan baik!”

Jawaban Maha Guru : “Dalam Buddhisme ada 'metode mudah', 'metode mudah' adalah memohon Yidam datang menjemput anda; ada lagi 'metode sukar', 'metode sukar' ini lebih sulit. Seperti yang tadi anda katakan, satu tahapan demi tahapan ditekuni, ditekuni hingga diri sendiri pada akhirnya menjelma menjadi Buddha, cara ini disebut 'metode sukar'. Dengan demikian sudah mengerti ya? (siswa menjawab : Iya) (hadirin bertepuk tangan)

No comments:

Post a Comment