Showing posts with label bardo. Show all posts
Showing posts with label bardo. Show all posts

Saturday, September 28, 2019

Bangun Fondasi – Sadhana Empat Prayoga 建基础 - 四加行法



Dibagikan dengan anotasi oleh Lotuschef – 6 Desember 2015
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Build Foundation – Four Preliminaries Practice 建基础 - 四加行法



Di atas ini: Mahaguru Lu memegang sebuah ponsel dan menunjukkan foto Sarira dari almarhum VM Lian Xin 蓮信上師, yang dikremasi di hari yang sama dengan hari upacara di Vajragarbha Caotun, Nantou.

Mengutip dari artikel Pentingnya Empat (Catur) Prayoga:

“Sadhana apakah yang paling penting?”

“Empat Prayoga”, begitulah aku menimpali.

“Mengapa demikian?”

“Sadhana Empat Prayoga adalah fondasi paling dasar dalam agama Buddha aliran Tantra. Kalau dasarnya lemah, maka semua sadhana yang dilatih bagaikan membangun kastil di udara (sia-sia).”

Saat kita mulai melatih sadhana-sadhana Tantra, kita harus membangun fondasinya dahulu; karena perlu mempersiapkan dasar-dasarnya, oleh karenanya dinamakan Prayoga.

Masing-masing elemen dari Empat Prayoga penuh dengan arti pentingnya yang mendalam.

~~~~~~~~~~~~~~


蓮生活佛讚揚「蓮信上師」是「真佛宗第一位功德主」,功德巍巍!,
蓮信上師也是協助「台灣雷藏寺」建寺,弘法不遺餘力尊貴的上師。
Mahaguru Lu menyebutkan berbagai tindakan VM Lian-xin yang berpahala, seperti menjadi orang penting yang membantu keberhasilan berdirinya Vajragarbha Caotun.

在火供時,蓮生活佛清楚的看見蓮信上師立於火上,直接成佛!
坐在蓮花上,様貎如阿羅漢,非常真實清楚!
Di saat upacara, Mahaguru Lu mendapatkan penglihatan yang sangat jelas akan VM Lian-xin di api homa, segera mencapai Kebuddhaan!
Ia sedang duduk di atas bunga seroja, penampilan bagaikan Arhat, sungguh hakiki dan jelas!

這是「中陰成佛」,是第二等的成佛,是非常非常難能可貴!
[Mencapai Kebuddhaan dalam Bardo/masa transisi] ini merupakan pencapaian Kebuddhaan kelas 2, sungguh langka dan sangat mulia!

蓮生活佛感謝蓮信上師!
並作為真佛宗的見證,是真佛宗的光榮。




蓮信上師是「敬師、重法、實修」,在今天火化後,燒出了「金剛舍利」如姆指大,非常稀有珍貴;而且還有各種顏色的「舍利子」、「舍利花」。
VM Lian-xin melatih [Menghormati Guru, Menghargai Dharma, Bersadhana dengan Tekun], dan hari ini saat dikremasi, muncul sarira sebesar jempol, [Vajra Sarira], sungguh langka dan mulia; dan masih ada berbagai jenis sarira dalam beragam bentuk pula.

~~~~~~~~~~~~~~

Teman-temanku yang terkasih,
Di saat Mahaguru Lu kemarin memberikan ceramah dharma, beliau mengangkat topik keaslian dharma yang diajarkan olehnya.

Sarira yang muncul setelah kremasi, membuktikan bahwa apa yang Mahaguru Lu ajarkan dan bagian adalah hal yang otentik dan mampu membawa seorang murid yang tekun kepada Kebuddhaan bila ditaati dengan mantap!

Hahaha!

Bukan Dharmanya yang tidak bagus, tapi justru tergantung pada murid yang melatih Dharma tersebut!

Ini menjadi sebuah motivasi bagi semua untuk memulai, seperti kata Mahaguru Lu, “Dari Awal” dan “Selangkah Demi Selangkah” juga!

Memperingatkanmu: Jangan mencoba melompat sebelum kamu bahkan belum mampu berdiri tegak untuk berjalan!

Apakah kamu merasa sudah punya fondasi yang memadahi?

Dari arsip percakapan:
A: Harus merasa seperti tertarik oleh seseorang, seorang guru, Vajra Master, yogi sejati – ini adalah semacam kharisma bawah sadar 😊

B: Bahkan muslim aliran esoterik mengatakan bahwa kharisma itu semacam cahaya yang tak terlihat
Dec 5, 2:14 PM

A: Ia seperti sinyal kepulangan lol
Kamu ingin menjadi bagian dari lingkaran keluarga ini dan ingin berada di dalamnya.

~~~~~~~~~~~~~

Di sepenggal percakapan di atas, aku sedang berbagi cara mengenali seorang Yogi Sejati atau yang sedang dalam proses! 😊

Kini cobalah lihat foto Mahaguru Lu dan VM Lian-xin, apakah mereka berdua menarikmu?
Apakah mereka berdua memancarkan cahaya kehangatan yang menyambutmu dan memberimu rasa memiliki?


Salam semuanya.

Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef


Monday, July 18, 2016

Mati Tanpa Penyesalan?



Dibagikan dengan anotasi oleh Lotuschef – 15 Juli 2016
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: 死而无憾 To Die Without Regrets?


Kutipan 1:

Perlindungan Agung dari Vajrayana

Oleh Buddha Hidup Sheng-yan Lu

PENYAKIT TERMINAL

(dibagikan per 21 Juli 2011)
(Catatan: Terminal – sudah tak bisa disembuhkan lagi)

Aku hendak berterima kasih kepada Mahaguru atas pemberkatannya, semoga segala hal menjadi sempurna! Terima kasih sekali lagi!
Surat ini membuktikan bahwa:

  1. Pemberkatan mampu mengurangi ukuran tumor ganas.
  2. Obat diberikan oleh Mahaguru di dalam mimpi.
  3. Meski sekedar mimpi, namun detilnya sangat jelas dan mampu diingat kembali.
  4. Segalanya sempurna dan manggala seperti yang diperlihatkan.

Aku khusus memperhatikan para murid yang terkena serangan penyakit. Di dalam sesi konsultasi, preferensi diberikan kepada mereka yang menderita serangan penyakit. Mengapa? Karena aku percaya bahwa hal yang tak tertahankan di dalam hidup ini adalah menderita penyakit.

Mereka yang sakit, bila selalu mengingatku, Sang Mahaguru tempat mereka berlindung (bersarana), bila mereka selalu menjapa namaku, atau menjapa mantra hatiku “Om Guru Lian Sheng Siddhi Hum”; aku akan muncul di hadapan mereka, memberikan obat untuk mereka, memberkati mereka, sehingga mereka selalu dalam kondisi yang baik dan bebas dari celaka. Mereka akan menjadi sehat dan bebas dari derita penyakit.

Aku adalah seorang sadhaka Tantra yang diminta oleh Buddha Shakyamuni untuk turun ke alam samsara dengan mengemban misi penyelamatan.

Disebutkan di dalam empat bagian Vinaya di mana Buddha mengatakan: “Mulai saat ini, kamu harus memperhatikan dan merawat si sakit. Bila kamu hendak memberikan persembahan kepadaku, lebih baik diberikan saja kepada si sakit.”

Sutra Brahmajala ada mengatakan: “Sebagai seorang praktisi agama Buddha, kita harus memperlakukan orang-orang sakit layaknya mereka adalah Buddha. Merawat orang sakit merupakan pahala pertama dari delapan jenis pengumpulan pahala. Seorang pemeluk agama Buddha harus memperhatikan dan merawat mereka yang sakit termasuk orang tua mereka, guru, bhiksu, murid dan orang-orang cacat yang menderita berbagai macam masalah.”

~~~~~~~~~~~~~~~

Kutipan 2:

PENYEMBUHAN KEBATINAN OLEH BUDDHA HIDUP LIAN-SHENG


Diterjemahkan ke Bahasa Inggris oleh Jason Yam (Hal 72 – 73)

PENYEMBUHAN KEBATINAN 

(dibagikan per 21 Juli 2011)

Anda dikenal sebagai seorang Buddha Hidup, bagaimana Anda menyembuhkan para pasien tanpa pengobatan?
Menyembuhkan suatu penyakit adalah salah satu kemudahan di dalam ranah Agama Buddha.
Ia bukanlah aspek yang paling penting dari ajaran itu sendiri.
Menyembuhkan seorang yang sakit adalah demi mengembangkan keyakinannya setelah ia pulih, sehingga ia akan beriman di dalam ajaran Buddha.
Metode penyembuhan seperti ini tidak ada wujudnya.
Sehingga sepenuhnya merupakan metode penyembuhan secara kebatinan.

Penyembuhan dapat dilihat dalam tiga hal:
Keyakinan si pasien, peran saya sebagai penengah yang, dengan ketulusan tertinggi, mengundang energi alam semesta untuk turun dan memancar, supaya menyembuhkan si pasien.

Di alam semesta ini, ada banyak ‘energi’.
Saat energi-energi tersebut diaplikasikan kepada pasien, maka penyakitnya akan tersembuhkan.
Mengatakan hal seperti ini di abad ke-20 akan terdengar tak masuk akal.
Namun demikianlah kebenarannya, mujizat terjadi dalam sekejap mata.
Ia efektif tanpa memerlukan konsultasi yang sering dilakukan ataupun dalam jangka panjang, dan si pasiennya juga tak dibatasi harus para murid saya sendiri.

~~~~~~~~~~~~~~

Hahaha!
Lalu apa hubungannya kutipan di atas dengan “Mati Tanpa Penyesalan”?

Bila kamu mendengarkan Mahaguru Lu dengan penuh perhatian selama ini;
Memahami dan mengingat apa yang beliau ajarkan;
Menggunakan apa yang kamu pahami untuk bersadhana dan memberi manfaat bagi para insan;

Maka apakah kamu telah mengatahui berbagai Fakta tentang Ajal?
Seperti Fakta mengenai Tubuh Bardo dan berbagai tahap yang akan dilaluinya.

Ingatkah kamu akan suatu upacara di Vajragarbha Caotun di mana Maharugu bilang beberapa arwah menolak menaiki Perahu Dharma yang akan pergi menuju Tanah Suci?

AH! Inilah yang hendak kubahas!

Tanah Suci ada di depan mata, namun ditolak?

Arwah-arwah ini bukanlah mereka yang karma buruknya berat sehingga sampai terhalangi untuk berangkat dengan bantuan Mahaguru Lu!

Mereka ini adalah arwah-arwah yang mempunyai “Urusan yang Belum Selesai” yang menahan mereka untuk bertransmigrasi atau dari penyelamatan ke Tanah Suci!

Dulu sekitar bulan Desember 2008, aku bicara dengan seorang murid yang memaksa para leluhurnya untuk bersarana.
MENGAPA?
Ia telah bersarana kepada Mahaguru Lu selama lebih dari 10 tahun, mengapa memaksa para leluhurnya untuk bersarana sekarang?
Ia dengar bila melakukannya maka jalannya akan mulus karena ia merasa telah berbakti!
Oh! Ada 5 arwah yang berbeda yang berdiam di dalam dirinya.
DAN, setidaknya satu dari 5 arwah tersebut dulunya dibunuh olehnya!

Masalahnya tidak disebabkan oleh para leluhurnya, namun karena dosa-dosanya sendiri dari masa lampau dan sekarang!
Yang paling dibutuhkannya justru menolong para musuh karmanya dari masa lampau dan sekarang untuk bersarana, dan tekun bersadhana untuk memohon maaf dan membenahi segala kesalahan yang pernah dilakukannya!

~~~~~~~~~~~~~

Salah seorang lagi kuajak biacara adalah seorang kerabat yang menolak melepaskan kepergian neneknya, dan selalu menarik “perhatiannya” setiap hari dengan berbicara ataupun “berdoa” kepadanya.
Ia merupakan cucu kesayangan si nenek!
Demikianlah arwah mendiang neneknya dan juga ibunya, keduanya masih bergentayangan di sekitarnya, enggan meninggalkannya!

~~~~~~~~~~~~~~

Mahaguru Lu juga menceritakan bahwa ada beberapa arwah yang masih sangat melekat kepada barang-barang kepunyaan mereka seperti istri, rumah, uang, ketenaran, status,… dll.
Faktor-faktur utama itulah yang menahan mereka dari penyelamatan ke Tanah Suci, atau Transmigrasi sesuai dengan beratnya pengaruh karma mereka!

Jadi, bagaimana supaya bisa meninggal tanpa penyesalan?

Relakanlah!


Salam Metta,


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Friday, July 15, 2016

死而无憾 To Die Without Regrets?


Terjemahan Indonesia: Mati Tanpa Penyesalan?


Quotation 1:

The Great Protection of Vajrayana

by Living Buddha Sheng-yen Lu

21-7-2011 TERMINAL ILLNESS


I wish to thank grandmaster for his empowerment, may everything be perfect! Thank you once again!

This letter proved that:

  1. Empowerment can reduce the size of a malignant tumor.
  2. Medicine was given by the grandmaster in the dream.
  3. Although it was a dream, vivid details can be recalled.
  4. Everything was perfect and auspicious as indicated.

I take special care for disciples who are suffering from sickness. During consultation, preference is given to those who are suffering from illness. Why? Because I believe the most unbearable thing in life is the suffering from sickness.

Those who are sick, if they always think of me, the grandmaster whom they took refuge in, if they always recite my name, or chant my heart mantra “Om Guru Lian Sheng Siddhi Hum”. I shall appear in front of them, giving them medicine, empowering them, so that they will be safe and sound. They will be healthy and free from sickness.

I am a Tantric cultivator who was told by Sakyamuni Buddha to come to this samsara world to carry out salvation mission.

It was mentioned in four-division Vinaya: Buddha said: “From now on, you must take good care of the sick. If you wish to make an offering to me, it is better to offer it to the sick”.

Brahmajala Sutra had the following to say: “As a Buddhist, we must treat sick people as if they are Buddhas. Taking care of the sick qualifies as the first merit in the eight types of merit cultivation. A Buddhist must take good care and attend to those who are sick including their parents, teachers, monks, disciples and other handicapped people who are suffering from all kinds of problem’.

~~~~~~~~~~~~~~~

Quotation 2:

SPIRITUAL HEALING BY LIVING BUDDHA LIAN-SHENG

Translated by Jason Yam (Page 72 – 73)


21-7-2011 SPIRITUAL HEALING


You are known as Living Buddha, how do you heal your patients without medication?
Curing a sickness is an expedient way as far as Buddhism is concerned.
It is not the most important aspect of the teachings.
To cure the sick is to develop his confidence after his recovery, so he will take up the faith in Buddhism.
Such healing method is formless.
It is a totally spiritual way of healing.

The healing can be seen in three respects:
the confidence of the patient, my role as the solicitor who, with utmost sincerity, invites the universal energy to descent and radiate, in order to heal the patient.

In this universe, there are many ‘energies’.
When these energies are being applied on the patients, their sickness will be cured.
To say such thing in the twentieth century sounds unbelievable.
But this is a truth, the miracle occurs in a blink.
It is effective without long term and frequent consultations, and the patients are not restricted to only my own disciples.

~~~~~~~~~~~~~~

Hahaha! 
What has the above to do with "To Die without Regret"?

If you have been listening attentively to GM Lu all these years;
understanding & remembering what he shared;
using what you comprehended to cultivate and benefit all beings;

Then have you picked up Facts about Dying?
Like Facts about the Bardo Body and the stages it goes through.

Now!
Do you remember an event in Caotun Temple that GM Lu said some spirits refused to board the Dharma Boat to go to Pureland?

AH! This is the Point that I wish to share now!

In sight of Pureland, but refused to board?

These group are not those with heavy karmic negatives that prevent them from leaving with GM Lu's help!

They are those that have "Unfinished Business" that kept them back from leaving for transmigration or delivery to Pureland!

Sometime in December 2008, I talked to this fellow student about him forcing his ancestors to take refuge.
WHY?
He has taken refuge with GM Lu for more than 10 years, so why force his ancestors to take refuge now?
He heard that by doing so, his path will be smoother by showing filial piety!
O! He is the one with about 5 different spirits within.
AND, at least one out of the 5 spirits was killed by him!

His problem is not caused by his ancestors but his own sins from this and past lifetimes!
What he needs most is to help his karmic negatives of this and past lifetimes take refuge and cultivate diligently to apologise and make good his wrongdoings!

~~~~~~~~~~~~~

Another one that I talked to was a relative who refuse to let go of his late grandmother and continue to draw her "attention" daily, by talking to her or "praying" to her.
He is grandmother's favorite!
His late grandmother's spirit as well as his late mother's, all still hovering around him, reluctant to leave him!

~~~~~~~~~~~~~~

GM Lu also shared that there are some still very very attached to their worldly possessions like wives, houses, money, fame, status, .... etc.
These are also major factors that hold back deliverance to Pureland or Transmigration as per Karmic Influences!


So, how to die without regrets?

Let Go!


With Metta,


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef


Sunday, December 6, 2015

Build Foundation - Four Preliminaries Practice 建基础 - 四加行法





Above: GM Lu holding out a mobile phone with photos showing the Sariras from the late VM Lian Xin 蓮信上師, who was cremated the same day as yesterday's event in Caotun Temple, Nantou.

Quoting from 5-7-2011 The Importance of the Four Preliminaries:

`What is the most important practice?`
`The Four Preliminaries` I replied.
`Why?`
`The Four Preliminaries Practice is the very foundation of Tantric Buddhism. If the foundation is weak, all cultivation is simply like building castles in the air.`

When we begin our cultivation of the Tantric practices, we must first build the foundation, as it is required for preparing the ground of cultivation, hence, the Preliminaries.

The Four Preliminaries are each embedded with profound significance.

~~~~~~~~~~~~~~


蓮生活佛讚揚「蓮信上師」是「真佛宗第一位功德主」,功德巍巍!,
蓮信上師也是協助「台灣雷藏寺」建寺,弘法不遺餘力尊貴的上師。
GM Lu enumerated VM Lian-xin's various meritorious deeds, like being instrumental in the success of erecting Caotun Temple.

在火供時,蓮生活佛清楚的看見蓮信上師立於火上,直接成佛!
坐在蓮花上,様貎如阿羅漢,非常真實清楚!
During the event, GM Lu has a very clear sighting of VM Lian-xin in the Homa fires, directly attained Buddhahood!
He was sitting on a lotus flower, appearance like Arhat, very true and clear!

這是「中陰成佛」,是第二等的成佛,是非常非常難能可貴!
This [Bardo attain Buddhahood] is the 2nd class Buddhahood attainment, very very rare and precious!

蓮生活佛感謝蓮信上師!
並作為真佛宗的見證,是真佛宗的光榮。
 


蓮信上師是「敬師、重法、實修」,在今天火化後,燒出了「金剛舍利」如姆指大,非常稀有珍貴;而且還有各種顏色的「舍利子」、「舍利花」。
VM Lian-xin practiced [Respect Guru, Value Dharma, Diligent Cultivation], and upon cremation today, sarira the size of thumb, [Vajra Sarira], resulted, these are rare and precious; and there are various types of sarira in various shapes too.

~~~~~~~~~~~~~~

Dear all,
During his Dharma speech yesterday, GM Lu brought up the topic of authenticity of Dharma shared by him.

The resulting sarira from cremation, proved that what GM Lu taught and shared are authentic and can lead a diligent student to eventual Buddhahood if adhered too steadfastly!

Hahaha!

It is not Dharma that is no good, but dependent on the student practicing Dharma!

Yet another good motivation for all to start as per GM Lu "From the beginnning" and "Step by step" too!

A word of caution: Do not attempt to jump before you can even stand erect to walk!

Think that you have ample foundation or did enough Ground works?

Chat: 
A: One must feel drawn by the person, a guru, VM, true yogi, - its an unconscious kind of charisma :) 

B: even the esoteric moslems said that charisma was the kind of invisible light
Dec 5, 2:14 PM

A: its a homing signal lol
u want to be a part of this circle or family n wants to abide within


~~~~~~~~~~~~~

In the above CHAT, I am sharing how to distinguish a True Yogi or one in the making already! :)

Now look at GM Lu's and VM Lian-xin's photo, do both of them draw you?
Does both shine with welcoming warmth and give you a sense of belonging?


Cheers all


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef


Wednesday, November 12, 2014

Pembalasan Karma Memang Mengerikan


Ditulis oleh Lotuschef – 12 November 2014
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: 可怕的因缘果报 Karmic Returns Are Scary

Ada banyak arwah yang masuk ke dalam Api Homa, dan yang di bawah ini juga banyak yang berada di sekitar api. Cobalah perbesar dan kamu akan bisa melihat seseorang yang mengenakan jaket dan topi berbahan bulu.


Lihat-lihatlah api-api homa berikut dengan baik.


Dan ini adalah pemandangan saat sesi Abhiseka di Vajragarbha Seattle.
Banyak dari para murid tersebut yang tak mendengarkan apa yang Mahaguru Lu ajarkan!
Pikirannya terlalu penuh oleh berbagai hal yang mereka kira paling dibutuhkan!
Hahaha! Padahal Mahaguru bilang supaya: Membentuk Mudra, Melakukan Visualisasi, dan Menjapa Mantra Yidam yang bersangkutan!


Di bawah ini: Para arwah yang beruntung dan berjodoh untuk mendapatkan penyucian di dalam Api Homa saat sesi puja api homa Pure Karma di Hong Kong. Mereka semua terseberangkan ke Tanah Suci.


Lokasi puja di Hong Kong entah bagaimana terwujud dalam 3 hari pencarian.
Kenapa di lokasi itu?
Begitulah, karena Mahaguru ingin kita menolong para arwah gentayangan di sekitar daerah tersebut!

Karma sungguhlah menakutkan!

Mereka para murid Mahaguru Lu, banyak yang masih tak mampu mendengarkan dan melatih seperti yang beliau ajarkan!
Bila ditanya apa alasannya: Rintangan karmanya terlalu banyak, oleh karenanya tak bisa menerima Susu Dharma dari Mahaguru!

~~~~~~~~~~~~~~

AA: 法師,我吾係問事��
��
��
,請法炸。
1,如果我朋友成日瞓吾到,失眠,佢又無皈依,佢要我幫佢,我可吾到佢家唸大悲咒,灑大悲水,觀想吽字做結界嗎?另外用護摩香水做結界嗎?
2,我妹入伙新屋,坊間係拜四角,但師尊教是吾祗做給結界,灑淨呢,還有買一些供品供土地神呢 ?
因為我唸好同們都吾知道��
��
��
BB: 我諗幫人之前自己做好結界為重中之重��
 師尊在書中曾提到不少經歷幫了人之後引來麻煩,不過師尊是師尊,法力無邊,護法力強��


[--- 1.  AA punya seorang teman yang menderita Insomnia. Temannya belum berlindung (bersarana), dan meminta pertolongan dari AA.
AA bertanya apakah ia bisa menjapakan Maha Karuna Dharani dan memercikkan air mantra tersebut, melakukan visualisasi bija aksara [Hom] untuk melakukan perlindungan area. Atau bisakah kiranya dia menggunakan wewangian yang diberkati saat sesi puja untuk membentuk perlindungan area.

2. Saudari si AA pindah ke tempat tinggal yang baru, perlukah berdoa di empat sudut?
Tapi Mahaguru mengajarkan untuk tak hanya membentuk perlindungan area dan memercikkan air untuk menyucikan lokasi saja, masih harus memberikan persembahan untuk para dewa bumi.
Ia bilang kalau dia sudah selesai melakukan penjapaan, tapi teman-temannya tak menyadarinya.

BB bilang ada beberapa kasus di mana setelah menolong orang lain, si penolong malah tertimpa banyak masalah.
Jadi perlu membentuk perisai diri sebelum menolong.
Mahaguru punya kesaktian besar dan mampu menolong tanpa terkena dampaknya. ---]

~~~~~~~~~~~~~

Hehe!
Pesan di atas datang saat aku sedang menulis artikel ini!
Waktu yang sangat pas!

Mahaguru bilang bahwa Hutang Karma atau Rintangan Karma seseorang akan selalu mengikuti orang yang bersangkutan!

19-1-2012 中阴身 Bardo


死往何处

死亡并非意味全盘毁灭,乃为另一生命之肇始。人亡故后,随三种力量而去。

1、随业而去:随所造善恶业中最重者投生。
2、随念而去:意即随起心动念而去。举例言之:一人每日瞋恚愤怒,此发怒之力量(念头)胜过其他,以瞋心将化作火,此人临命终极易堕地狱。
3、随习气而去:习气极难断。初始,我人制造习气,日积月累,我人遂为习气所控制。就物理学上而言,即为「惯性作用」。]

{瞋(梵文:dveṣa,巴利文:dosa,藏文:zhe dang),又作瞋恚、瞋怒、恚、怒,佛教术语,指愤怒、厌恶、侵略他人等。}

Setelah mati, lalu pergi menuju ke mana?

Kematian bukan berarti semuanya hancur lebur, tapi merupakan awal kehidupan lain. Saat meninggal, ada 3 kekuatan yang menentukan seseorang nantinya harus pergi ke mana:

  1. Mengikuti pengaruh karma orang yang bersangkutan: Bereinkarnasi sesuai dengan karma baik atau karma buruknya yang paling dominan.
  2. Mengikuti pikiran orang yang bersangkutan: Pikiran bergantung pada gerakan hati (pikiran) seseorang. Sebagai contoh: Bila setiap hari punya emosi [dvesa – kebencian – amarah], kekuatan amarah tersebut akan mengesampingkan pikiran-pikiran lainnya, sehingga hati yang penuh amarah tersebut akan berubah menjadi api dan membuat orang tersebut jatuh ke Neraka saat meninggal dunia.
  3. Mengikuti kebiasaan orang yang bersangkutan: Kebiasaan adalah hal yang paling sulit diubah. Pada awalnya, seseorang menciptakan kebiasaan, dan sejalan dengan waktu, semua kebiasaan akan terakumulasi dan mengendalikan orang tersebut.
    Secara biologis, istilah ini dinamakan [Efek Kebiasaan].

~~~~~~~~~~~

Jawabanku untuk AA & BB:

Meminta untuk menolong seorang teman sudah masuk ranah Konsultasi Pribadi, karena AA ingin tahu untuk tujuan pribadi! :)
Tapi sekarang mari kita coba mengingat lagi apa yang Mahaguru telah ajarkan sampai saat ini.

Di Hong Kong, aku yakin sekali telah membahas bagaimana tiap individu harus menanggung karmanya sendiri-sendiri.

(1) Mengenai penyakit, Mahaguru bilang mereka adalah buah karma sendiri yang telah matang!
Dan si penderita yang bersangkutan harus secara aktif mau [meminta maaf], kemudian [berjanji untuk tak mengulanginya], dan [memperbaiki diri].

(2) Pindah ke lokasi atau tempat tinggal yang baru:
Ada beberapa yang meletakkan tungku bakaran arang di ke-empat sudut lokasi baru.
Kita bisa menggantikannya dengan Abu Homa. Lalu juga meletakkan sebagian dari abu homa tersebut ke dalam tungku dupa di altar kalau ada.
Wewangian yang telah diberkati saat sesi puja juga bisa digunakan untuk membangun perlindungan area ataupun diri.
Dupa dan berbagai persembahan lainnya untuk para arwah dan dewa bumi di sekitar area sangat dianjurkan.

Namun, saat seorang teman meminta tolong, sungguhlah bijaksana untuk mengajarkan teman tersebut cara menolong dirinya sendiri: mereka harus secara aktif [meminta maaf], lalu [berjanji untuk tak mengulangi], dan kemudian [berubah untuk menjadi lebih baik].
Si teman harus melakukan penjapaan sutra dan melimpahkan pahalanya untuk semua insan.

Sudah bersarana ataupun belum, bukan masalah di sini.
Justru yang penting adalah apakah si subjek rela mau Bertobat atau tidak!
Bila si subjek benar-benar membutuhkan pertolongan, maka ia akan melakukan hal-hal yang dibutuhkan untuk menolong dirinya. :)

Jangan terburu-buru menolong tanpa mengingat 3 Roda Kesunyataan (三轮体空) di dalam Bodhicitta (菩提心):
  1. Tiada si pemberi
  2. Tiada si penerima
  3. Tiada materi yang diberikan

Karena saat seseorang tak punya pikiran yang mengharap pamrih, maka ia tak akan perlu menanggung segala konsekuensi karma dari mereka yang ditolongnya!
Begitu juga saat ia memasukkan semua insan ke dalam [Daftar yang ditolong], maka ia juga tak akan terpengaruh oleh konsekuensi karma berhubung telah memberikan pertolongan!

Hahaha!
Ingat-ingatlah apa yang Mahaguru telah ajarkan, dan jangan bertanya hal-hal semacam ini lagi.
Belajarlah untuk mencari dari dalam batin sendiri, dan latihlah kebiasaan yang bagus dengan selalu merasa berkecukupan, itu karena semua Buddha selalu berkecukupan dan berkelimpahan sehingga mampu memberi pula!


Salam semuanya.

Lama Lotuschef

Related Posts:


可怕的因缘果报 Karmic Returns Are Scary

Terjemahan Indonesia: Pembalasan Karma Memang Mengerikan

There are many spirits that are went into Homa Fires, and in this one below, there are many beside the fires. Enlarge it and you can see someone with a fur coat and hat.


Look at the Homa fires carefully.


The scenes during Abhiseka in Seattle.
Many of these students are not listening to what GM teaches!
They are too full to the brim with what they think they needed most!
Hahaha! GM said to : Form Mudra, Visualise, and Chant Mantra of yidam of the day!


Below: more spirits that are fortunate and have affinity to get purified in Homa Fires during Pure Karma's HK event and delivered to Pureland.


The venue for HK event somehow materialised within 3 days of searching.
Why this place?
Well?
GM would like us to help lots of Unsettled spirits in this vicinity!

Karma is really scary!

For those that are students of GM Lu, many still Unable to listen and practice what he teaches!
The reason, their Karmic Hindrances too much, thus unable to accept GM's Dharma Milk!

~~~~~~~~~~~~~~

AA: 法師,我吾係問事��
��
��
,請法炸。
1,如果我朋友成日瞓吾到,失眠,佢又無皈依,佢要我幫佢,我可吾到佢家唸大悲咒,灑大悲水,觀想吽字做結界嗎?另外用護摩香水做結界嗎?
2,我妹入伙新屋,坊間係拜四角,但師尊教是吾祗做給結界,灑淨呢,還有買一些供品供土地神呢 ?
因為我唸好同們都吾知道��
��
��
BB: 我諗幫人之前自己做好結界為重中之重��
 師尊在書中曾提到不少經歷幫了人之後引來麻煩,不過師尊是師尊,法力無邊,護法力強��
[--- (1) AA has a friend that suffers from Insomnia, have not taken refuge, and asked for help from AA.

AA asked whether she can chant Great Compassion Mantra and sprinkle this mantra's water, and visualise the [Hom] syllable to do boundary protection. Or can she use the perfume blessed from Homa session to do boundary protection.

(2) AA's sister moving to new residence, is it praying to four corners?
But GM teaches not only to boundary protection, sprinkle to purify, still need to do offering to Earth deities. 
She said she chants finished and fellow students still unaware.

BB said that there are cases that after helping others, problems arises with the one giving help.
Thus need to do protection or armouring for self before helping.
GM has great powers and can help without having repercussion.
~~~~~~~~~~~~~

Hehe!
The above messages came in as I was in the midst of writing this article! 
Great timing!

GM said that One's Karmic Debts or Hindrances follows One!

19-1-2012 中阴身 Bardo


死往何处
死亡并非意味全盘毁灭,乃为另一生命之肇始。人亡故后,随三种力量而去。
1、随业而去:随所造善恶业中最重者投生。
2、随念而去:意即随起心动念而去。举例言之:一人每日瞋恚愤怒,此发怒之力量(念头)胜过其他,以瞋心将化作火,此人临命终极易堕地狱。
3、随习气而去:习气极难断。初始,我人制造习气,日积月累,我人遂为习气所控制。就物理学上而言,即为「惯性作用」。]

{瞋(梵文:dveṣa,巴利文:dosa,藏文:zhe sdang),又作瞋恚、瞋怒、恚、怒,佛教术语,指愤怒厌恶、侵略他人等。}

After death go where?

Death does not mean all disintegrate, but another life beginning. Upon death, 3 forces determine the destination.

1. Follow One's Karmic influences: reincarnate according to One's heaviest good & evil karmic deeds 

2. Follow One's thoughts: Thought adheres to One's heart being moved. Example: When one has daily emotion of  [dvesa; aversion; hatred; anger], this anger's strength or thought over-riding all others, this dvesa's heart transform into fire and causing this person to drop into Hell upon demise.

3. Follows One's habits: Habits are hardest to break. 
Initially, one creates Habit, as time goes by, all habits are accumulated and controls One.
Biologically term as [Habitual Effect].

~~~~~~~~~~~
My reply to AA & BB:
Asking to help a friend is considered as Personal Consultation as AA wants to know for personal purposes! :)
Now, lets try and recollect what GM has shared to date, shall we? 

I definitely talked about One bearing One's own karma in HK.

(1) Like all illnesses or ailments, GM said they are results of One's own karma!
And the person or subject involve needs to actively [Say sorry], then [Vow not to repeat], and then [make amends].

(2) Moving into new residence or premises: 
There are some place burning charcoal stove at the four corners of new place.
We can place Homa ashes instead of the burning fires. Also some ashes into the incense urn of the altar if any.
The perfume after blessed from Homa session can be used too for boundary protection and also as protective shield for Individuals.
Incense and other offerings to Earth Deities and spirits in and around this place is advised.

However, when a friend ask for help, it is prudent to teach this friend to help themselves, they need to actively [Say sorry], then [Vow not to repeat], and then [make amends].
The Friend has to do sutra chanting, dedicating merits to All beings.

Refuge or not, really doesn't matter here. 
What matters is whether the subject willing to Repent or not!
If subject truly needs help, then subject needs to carry out the necessary to help self.  :)

Do not rush in to help without keeping in mind the 3 Wheels of Formlessness 三轮体空 in Bodhicitta 菩提心.
  1. No Giver
  2. No Receiver
  3. No Material given

When One has no thoughts of rewards or returns, then One won't have to bear any karmic consequences on behalf of those we help!
Also when One includes all beings into the [Help List], then one also won't be affected by any karmic consequences of providing help!

Hahaha!
Please try to remember what GM has shared and do not ask questions like these again.
Learn to seek internally or within, and cultivate this good habit of being self sufficient, as Buddhas are all Self Sufficient and have Infinite to give too! 

Cheers all.


Thursday, March 13, 2014

Sangat Penasaran Akan Keberadaan Tubuh Bardo Selama 49 Hari


Ditulis oleh Lotuschef – 11 Maret 2014
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Lotuschef in Very Curious About 49 Days of Bardo Existence



Teman-temanku sekalian yang terkasih,
Lihatlah foto-foto di atas yang menampilkan figur-figur asap, mereka merupakan beberapa wujud Bardo atau sering disebut arwah ataupun hantu.

Saat seseorang meninggal dunia, tubuh bardonya seringkali akan “berkeliaran” selama kira-kira 49 hari sebelum “diadili” sesuai dengan tingkat Karmanya.

Mereka bisa dikirim ke berbagai macam Neraka sesuai dengan beban karma mereka.

Namun, mereka dengan jodoh yang baik dengan Buddha, atau yang telah mengumpulkan pahala kebajikan, akan menuju ke alam Surga hingga pahalanya habis. Setelah itu, mereka akan kembali memasuki siklus reinkarnasi 6 alam samsara.

Ada beberapa yang memilih untuk melakukan Pelarungan Abu (setelah dikremasi, abu mendiang dilarung di laut), sambil berpikir bahwa mereka (si arwah) bisa santai dan tak terlacak.
Sayangnya, para arwah tersebut kemudian tahu sendiri lewat gosip dari seputar dunia arwah di sana bahwa hal-hal yang mereka awalnya pikirkan ternyata bertolak belakang!

Benar sekali! Masing-masing insan harus menanggung karma negatifnya sendiri.
Oleh karenanya mereka akan bepergian menjalani “tugas demi tugas” dari berbagai belahan dunia arwah.

Ingatkah kisah dibalik Dharani Usnisa Wijaya yang pernah kuunggah di sini?
Dewa tersebut menghabiskan semua pahalanya dengan bersenang-senang dan sebuah suara kemudian memberitahunya bahwa ia akan meninggal dalam beberapa hari, dan setelah itu ia akan mengalami berulang kali reinkarnasi yang tak menyenangkan sama sekali.

Dan saat ia akhirnya “mendapatkan kembali” tubuh Manusianya, ia akan menjadi seorang yang buruk rupa dan cacat.

Jadi tubuh bardo almarhum yang abunya dilarung di laut segera datang untuk mencari bantuan, karena ia tahu bahwa berbagai hal tak akan seindah yang ia bayangkan setelah lewat dari masa peralihan bardo 49 hari!

Oh, saat aku membentuk formasi mudra, aku juga membantu menyeberangkan mereka yang berjodoh ke tangan Guru.
Aku juga bantu membebaskan para roh janin yang terperangkap serta mengantarkannya ke tangan Guru.

Kini, seperti mereka di kasus baru-baru ini, mereka mendapatkan rangkulan welas asih Guru, dan seorang anggota keluarga ada yang tanya, apakah si arwah akan kembali pada hari ke-7?

Hahaha!  Lalu juga masih ada upacara untuk 7 x 7 hari (hari ke-49) dan upacara di hari ke-100...

Teman-temanku sekalian yang terkasih, kalau kamu tak percaya pada Guru, maka terus saja lakukan semua hal duniawi yang menurut pikiran awammu perlu dilakukan!

Beberapa tahun lalu, aku melayat seseorang dan para praktisi di sana bahkan melakukan upacara hari ke-49 pada hari ke-4!

Jadi memang Harus Dilakukan atau demi proses yang harus dilakukan para praktisi tersebut berhubung mereka telah memasang ongkos selangit untuk pelayanan mereka?

Oh, terlebih lagi mereka juga menakut-nakutimu dengan mengatakan: kalau kamu tak melakukan ini dan itu, maka kamu akan tertimpa masalah besar.....

Saat Guru membawa tubuh bardo, berarti beliau membawanya ke Tanah Suci.
Kenapa kamu masih kuatir?
Dan kamu masih perlu kuatir apa lagi?


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Disunting dari Jurnal Lotuschef

Related Posts:


Tuesday, March 11, 2014

Lotuschef in Very Curious About 49 Days of Bardo Existence



Dear all,
Look at the photos with smoke figures, these are some Bardo forms or spirits or ghosts.

When One dies, the bardo form normally "hangs around" for about 49 days before they are "sentenced" as per their Karmic levels.

They can be send to various halls of Hell as per these Karmic levels of theirs.

However, those that have Good affinity with Buddha or had accumulated good merits, will go to Heavenly realm till their merits are spent. They then rejoin the reincarnation cycle of the 6 Realms.

We have some that opted for Sea-burial, thinking they can freely go without leaving a trace behind.
To their horror, they found out from the "ghostly-grapevine" that things are not what they think at all!

Yes!
For one, they have to answer for karma negative deeds, one by one.
Therefore, they will be "travelling from "Jobs to Jobs" in the various section of the underworld.

Remember my sharing the story behind the Usnisa Vijaya Dharani?
The Deva enjoyed himself too much and he was told by a voice that he will died in the next few days, and from then on, he will experienced a merry-go-round of reincarnations that is not really merry at all.

When he finally "gets back" a Human form, his external features are ugly and his body malformed.

So the Sea-burial bardo spirit came urgently to seek help, knowing things are just not rosy for him after the 49 days of Bardo existence!

O! When I do mudra formations, I will also help to deliver those with affinity into Shizun's hands.
Also help to free trapped or imprisoned fetus spirits and send them to Shizun as well.

Now, those like the recent cases, they were compassionately embraced by Shizun, and a family member asked, will the spirit comes back on the 7th day?

Hahaha! Also the 7 x 7 - 49days services and the 100th day services....

Dear all, if you don't trust Shizun, then please continue to do whatever sentient minds think that you should do!

Few years back, I attended a wake and the practitioners even do the 49th day services on the 4th day!

So Must Do or for the convenience of the practitioners that charge you sky-high prices for their services?

O! Most of them will put fear into you and say: if you don't do this and that, then there will be big trouble ........

When SZ fetch the bardo spirit, means go to Pureland.
What more are you worried about?
What more do you need to worry about?


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef


Edited from Notes of Lotuschef

Related Posts:

Thursday, September 5, 2013

Ziarah ke Seattle


Ditulis oleh Lotuschef – 31 Agustus 2013

Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Lotuschef on Seattle Pilgrimage

Acara makan-makan di salah satu resto kesukaanku – Korean Hot Spot.


Yang ini adalah aula upacara Penyeberangan Bardo Musim Gugur.


Beberapa bulan lalu, seorang murid bertanya apakah aku akan melakukan ziarah tahunan.
Aku menimpalinya kalau sedang kekurangan dana, jadi tak berencana untuk datang.

Lalu Guru berbicara kepadaku satu bulan sebelum upacara Bardo ini. Beliau bilang: Datanglah ke Seattle.
Jadi dari sana aku mulai mencari informasi mengenai penerbangan dan akomodasi.

Saat hampir memasuki minggu ke-3 bulan Juli, kukatakan pada Guru kalau harga tiket sangat tinggi, mungkin aku tak mampu mengeluarkan dana >3,000 untuk melakukan ziarah.

Hahaha!
Guru selalu membukakan jalan!

Dua hari kemudian, kakakku, Lotus P mengirim pesan dari KL dan bertanya apa aku ada waktu untuk bicara?
Kujawab: Bisa.

Ia kemudian menelepon dan memberitahuku kalau ia akan mensponsori sebagian dari biaya perjalananku ke Seattle.
Malam harinya, Lotus H juga mengirimkan pesan kepadaku, mengatakan bahwa Lotus B hendak turut mensponsori biaya perjalananku ke Seattle, serta masih ada beberapa murid yang juga turut mensponsori dalam berbagai jumlah.

Voila!
Semuanya terbayar! Mulai dari penerbangan, akomodasi, transportasi dan juga makanan!


Dalam kepergianku kali ini, aku banyak bertemu orang dan berbagi Buddha Dharma dengan mereka.
Beberapa bahkan malah bukan teman murid.
Aku bantu beberapa dari mereka yang punya masalah dengan kesehatannya.

Juga mendapat banyak pengalaman dengan orang-orang antik yang diutus Komite Pusat, yang mau pamer kekuatan dan mencoba mengancam serta menakutiku. :)

Sedihnya: mengancam dengan ilmu hitam sesungguhnya malah membuka diri mereka sendiri bahwa para anggota Komite Pusat punya cara pikir – bila ingin menyelesaikan masalah atau menyingkirkan orang yang menghalanginya atau tak patuh padanya ya gunakan saja Ilmu Hitam!

Sampai-sampai Guru sendiri juga jadi target berbagai serangan Ilmu Hitam. Semuanya beliau tulis dalam bukunya dan ceritakan dalam ceramah-ceramahnya.
Bukankah para anggota Komite Pusat bagai membuka topeng sendiri, memperlihatkan diri mereka sebagai pelaku atau orang yang membayar semua serangan santet tersebut?

Orang yang jelas-jelas melempar Santet kapan saja, pasti adalah pelakunya, bukan?

Menggelikan!


Kemudian mengenai baju Lama yang mereka klaim sebagai atribut Ordo Satya Buddha!
Ini bagaimana cara pikirnya sampai melekat kepada Hak Kepemilikan dan sebagainya?


Ingatlah bahwa BILA kamu selalu memikirkan apa-apa demi dirimu sendiri, maka kamu akan punya banyak hal yang kamu harus belajar untuk lepaskan sebelum kamu bisa jadi cukup Bersih dan Suci 清净 untuk Membebaskan Diri Sendiri 解脱.

Lebih baik Miskin dalam hal Materi Duniawi! :)


Oh ya! Banyak yang bilang bahwa Komite Pusat tak adil karena mereka tak memberi Lotuschef 3x kesempatan dan juga gagal menunjukkan bukti yang cukup kuat untuk memecat Lotuschef.

Seperti yang kubilang, aku tak tertarik pada Satya Buddha versi mereka.
Aku hanya tertarik pada Satya Buddha versi Guru!

Dari semua tindakan yang mereka lakukan, kiranya orang-orang perlu mendengarkan mereka?

Motto-ku: hanya mendengarkan Sang Guru Akarku, Buddha Hidup Lian Sheng!


Kenapa pula membuang-buang waktu untuk menghancurkan orang-orang lain beserta sekelilingnya?

Guru mengatakan bahwa fondasi dasar, yaitu Hinayana, berarti harus punya cara pikir “Tidak Mencelakai Siapapun”!


Salam semuanya.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef


Related Posts: