Saturday, December 8, 2012

Pentingnya Empat (Catur) Prayoga

Shri Bhagavan Maha Acharya Vajrasattva bersama dengan
Lima Dhyani Buddha.

Ditulis oleh Buddha Hidup Sheng-yen Lu, Buku No. 154 “Aura Kebijaksanaan” 智慧的光環.
Diterjemahkan ke Bahasa Inggris oleh True Buddha Foundation Translation Team (Cheng Yew Chung, Victor Hazen, Dance Smith)
Dibagikan dengan anotasi oleh Lotuschef – 5 Juli 2012
Diterjemahkan ke Bahasa Indonesia oleh Lotus Nino
Sumber: The Importance of the Four Preliminaries

BAB 47 – Pentingnya Empat Prayoga


“Sadhana apakah yang paling penting?”

“Empat Prayoga”, begitulah aku menimpali.

“Mengapa demikian?”

“Sadhana Empat Prayoga adalah fondasi paling dasar dalam agama Buddha aliran Tantra. Kalau dasarnya lemah, maka semua sadhana yang dilatih bagaikan membangun kastil di udara (sia-sia).”

Saat kita mulai melatih sadhana-sadhana Tantra, kita harus membangun fondasinya dahulu; karena perlu mempersiapkan dasar-dasarnya, oleh karenanya dinamakan Prayoga.

Masing-masing elemen dari Empat Prayoga penuh dengan arti pentingnya yang mendalam.

Aku akan menjabarkannya dengan lebih detil:
Empat Sarana.
Namaskara Agung.
Persembahan Mandala Agung.
Sadhana Vajrasattva.

Sadhana Empat Prayoga adalah menjapa mantra Empat Perlindungan (Sarana) untuk memperkuat iman si praktisi.
Namaskara Agung-nya digunakan untuk membersihkan berbagai rintangan karma kita.
Persembahan Mandala Agung-nya dilakukan untuk menambah pahala dan kebijaksanaan,
Sedangkan Sadhana Vajrasattva dilatih untuk bertobat atas segala kesalahan yang telah dilakukan.

Untuk melatih berbagai ajaran Tantra, si praktisi harus mengumpulkan stok berkah dan kebijaksanaan yang mencukupi.
Kalau kedua faktor tersebut tidak cukup, dan masih ditambah lagi dengan kurangnya iman yang teguh, maka rintangan Mara pasti semakin bertambah.
Orang-orang seperti ini tidak memenuhi syarat untuk melatih sadhana Tantra.

Sebuah Sutra Tantra menyebutkan, “Bila ada yang mengharap untuk mencapai kebuddhaan tanpa mengumpulkan pahala dan kebijaksanaan, itu layaknya mencoba mengekstrak minyak dengan memasak pasir.”

Banyak yang sudah mempelajari berbagai ajaran Tantra selama bertahun-tahun, dan semakin banyak sadhana Tantra yang mereka pelajari, semakin banyak rintangan yang mereka temui.

Pada akhirnya mereka-mereka ini menyerah dan pergi meninggalkan.
Sungguh menyedihkan.

Dan itu menunjukkan bahwa si praktisi belum membangun fondasi yang kokoh lewat Sadhana Empat Prayoga, dan belum menunjukkan hasil dari pelatihan tersebut.

Mereka yang telah mendapatkan kontak batin dalam Sadhana Empat Prayoga pasti tak akan menyerah dan pergi meninggalkan.

Jangan meremehkan Empat Prayoga.

Mereka sebegitu pentingnya dalam memperkokoh iman kita, membersihkan rintangan-rintangan karma, untuk melakukan pertobatan atas segala kesalahan kita, dan menambah berkah dan kebijaksanaan kita.

Begitulah kiranya, kita perlu melatih Empat Prayoga dengan sungguh-sungguh hingga sempurna.

---

Amituofo
Lama Lotuschef
Pure Karma Vihara
True Buddha School

No comments:

Post a Comment