Thursday, February 6, 2014

Lotuschef Bermain-main – Mendengarkan dengan Benar?


Ditulis oleh Lotuschef – 6 Februari 2014
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Lotuschef at Play – Hearing Right? 听对了吗?




Seringkali, Salah Interpretasi (Mengartikan) apa yang kita dengar menyebabkan kita melakukan, atau lebih tepatnya memancing Rantai Pikiran dan aksi-aksi yang timbul darinya.

BILA SAJA kita mau berhenti sejenak dan merenungkan apa yang kita dengar, pastinya banyak pikiran dan tindakan yang Tak Baik tak akan berulang.

Hahaha!

Aku punya semacam istilah 3C – Cool, Calm, Clearmindedness (Berkepala Dingin, Tenang, dan Berpikir dengan Jernih).

Celakanya, hanya 3C ini saja susah dicapai, apalagi harus cukup mempersenjatai Diri dengan Pengentahuan Buddha Dharma yang mendasar, dalam kehidupan dan sadhana sehari-hari.


Guru pernah memberi instruksi kepadaku untuk mengajarkan Sadhana 4 Prayoga kepada 2 orang murid yang telah berlindung (bersarana) kepada-Nya selama hampir 20 tahun.

Aku mematuhi dan melaksanakan instruksi beliau!

Namun, 2 orang murid ini sudah cukup tersesat dan tak punya fondasi yang kuat dalam bersadhana!

Hehe!


Murid A, seorang wanita, hanya datang satu kali untuk “belajar” bersamaku.
Lalu selalu berpura-pura bersadhana saat aku muncul!
Dia selalu berada di sisiku dalam beberapa kesempatan dan seperti membuka sesi konsultasi serta berlagak seperti boss-ku – ia menyuruh orang-orang untuk bertanya hal-hal pribadi kepadaku.
Ia lalu menambahkan beberapa penjelasan seakan-akan supaya penjelasanku kepada orang-orang tersebut lebih jelas!
Selalu berlagak Tinggi & Berkuasa! :)

Tahun lalu, aku tahu bahwa dia mendapatkan Makan Gratis atau menerima dana dari orang-orang tersebut saat aku sedang tak ada di sana.
Ia sengaja menampilkan diri seakan-akan punya kemampuan tinggi dan mampu menolong mereka.

Hahaha! Aku melihat mandala mantra Vajra 6 Alam (Ah Her Sha Sa Ma Ha) yang aku berikan kepada sebuah outlet makanan di Caotun ternyata ditempel di posisi yang salah.
Setelah acara makan siang, pemilik outlet menolak menerima pembayaran dariku. Mereka bilang ini khan Tahun Baru China, jadi mereka ingin menunjukkan apresiasi atas bantuanku.

Murid A buru-buru mengajakku pergi setelah aku bersikeras ingin membayar makan siang tersebut.
Ia lalu memberitahuku bahwa pemilik tempat tersebut memaksanya untuk menerima makan gratis!

Hahaha! Pastilah bohong! Auranya kelihatan sekali kalau bohong!

Tentunya sedih melihat orang-orang ini tak paham bahwa BILA SAJA mereka tak mampu atau tak benar-benar Menolong atau Memberkati mereka yang menganggapnya punya Daya Kekuatan untuk Menolong, maka mereka sudah mulai punya Kelebihan Akun Kredit (Overdraft) dengan orang-orang tersebut.
Saat akun overdraft mulai menggelembung, aura mereka akan menjadi gelap dan karma buruk bertambah.


Seorang wanita lagi, Murid B, bahkan berani mengaku bahwa ilmu Geomansi (Fengshui) dan Ramalannya sangat akurat!
Ia membeli semua buku rilis baru dengan kategori tersebut!

Namun akurasi kemampuannya cepat sekali dicurigai banyak orang karena ternyata ada banyak keluhan atas pekerjaan dan saran yang ia berikan!

Para “pengikutnya” juga menyusut menjadi beberapa orang saja, tapi ia tetap saja berani melanjutkan aksinya.

Aku baru memperhatikan bahwa ia mulai sering berbohong dan bahkan suka menyalahgunakan barang-barang orang lain sebagai miliknya sendiri.


Dua orang murid di atas mengikuti 2 sesi sadhana Empat Prayoga bersamaku.

Meski mereka berdua adalah tugas yang Guru berikan kepadaku, aku telah menyerahkannya lagi kepada Guru, berhubung instruksi Guru adalah berbagi teknik sadhana 4 Prayoga kepada mereka.


Mari kuceritakan lebih mendetil.

Instruksi dari Guru adalah mengajarkan teknik sadhana 4 Prayoga kepada murid-murid veteran yang sudah bersarana lebih dari 20 tahun, namun dari sana jadi terungkap sebuah FAKTA bahwa mereka tak menangkap hal-hal mendasar dari sadhana yang diajarkan oleh Guru.

Dari sana pula kita bisa menarik kesimpulan bahwa apa yang Guru katakan memang benar – kalau ada banyak Murid Veteran yang hanya MENIRU gerakan Guru dan berpura-pura Bersadhana dengan baik, atau malah menipu orang-orang yang tak sadar akan “kecakapan” mereka!


Oleh karenanya Guru pun bilang bahwa orang-orang semacam ini, mau melakukan hal yang sama selama 20 atau 30 atau bahkan 50 tahun ataupun lebih, tetap saja tak tahu apa sebenarnya yang disebut Sadhana Dharma Tantra!

Bukankah lebih baik Mendengar dengan Benar apa yang Guru ajarkan?


Salam semuanya.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

No comments:

Post a Comment