Showing posts with label kesucian. Show all posts
Showing posts with label kesucian. Show all posts

Tuesday, September 10, 2019

Menunjukkan dengan tepat 直指 – Membangkitkan Roh ataukah Pemanunggalan Yoga 起灵或瑜伽合一



Ditulis oleh Lotuschef – 6 November 2015
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: 直指 Direct Pointing Out – 起灵或瑜伽合一 Raising Spirit or Yogic Union



Suatu malam di salah satu rumah ibadah cabang di Taiwan, seorang Vajra Master (VM) sedang berceramah seusai sesi sadhana bersama.
Ia bilang: Malam ini, di saat puja api homa, Shizun membangkitkan roh!
Aku kaget mendengar ucapan yang keluar dari mulut seorang VM yang telah mengikuti Mahaguru Lu selama bertahun-tahun lamanya! 😊

Jadi ia tak paham bedanya [Membangkitkan Roh] dan [Beryoga dengan Dewata]!

Hahaha!

Mengapa aku katakan demikian, karena ia bersungut-sungut di dalam ceramahnya, tidak senang dengan komentar Mahaguru Lu perihal ia yang menyukai wanita dan uang!

Kemudian juga karena isi ceramahnya dalam hal Buddha Dharma sangat tidak berbobot.

Ya! Tubuh – ucapan – dan pikirannya memungkiri penampilan luarannya sebagai seorang vajra master yang hanya “berdandan” belaka.

Sama halnya seperti banyak VM yang mengaku semua “Fo Pusa” hadir (佛菩萨都有来!) untuk memuliakan acara mereka, sungguhlah klaim-klaim yang tak berdasar!

LAGIPULA ia yang selalu mengaku bahwa semua “Fo Pusa” hadir, adalah orang dengan sinar hijau yang menyeramkan dan auranya berwarna hitam-hijau!
Ia telah terjatuh ke Alam Neraka!

Kini kembali ke topik semula. 😊

Membangkitkan roh: Seseorang hanya perlu menyetel ke/menyesuaian dengan pola pikir si roh, contohnya adalah pola pikir binatang – serakah, seks yang tidak patut, ganas, keji, bengis, bau, kotor, …
Sungguh! Pola pikirmu yang menarik para roh dengan “frekuensi” yang setara ini kepadamu dan kemudian menempel atau merasukimu!
Menurut Mahaguru Lu, bila kerasukan tersebut telah berlangsung lebih dari 6 tahun, maka akan sangat sangat sulit untuk membujuk si roh untuk meninggalkanmu!

Pemanunggalan Yoga dengan Dewata: Mahaguru Lu menekankan adanya kriteria Kesucian Tubuh, Ucapan dan Pikiran! 😊
Pola pikirmu senada dengan para Buddha atau Bodhisattva atau Dharmapala!

Kunci dari Pemanunggalan Yoga dengan Dewata adalah KESUCIAN tubuh, ucapan dan pikiran seseorang!

Di dalam blog ini, aku membagikan artikel dari Mahaguru Lu perihal hewan peliharaan di rumah atau dekat altar.
Hewan-hewan ini kemudian akan menarik roh-roh dengan frekuensi yang sejenis dan kehadiran mereka akan menghalangi Fo Pusa untuk memuliakan rumah dan altar yang bersangkutan!

Hahaha!
Apa yang bisa kamu lakukan?
Jauhi roh-roh “binatang” atau “hantu”!


Salam semuanya.

Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef


Sunday, November 26, 2017

Vajra Master Gadungan – Menyesatkan



Ditulis oleh Lotuschef – 21 November 2017
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: 假的上师 Fake Vajramaster ~ 误导 Misleading



Mengutip dari artikel Memberikan Persembahan Sampai Hatimu Menjerit?:

[--- Seorang reverend yang suka mengatakan hal berikut di saat ia berceramah: “Dalam memberikan persembahan, berikanlah hingga hatimu sakit, maka itulah jumlah yang tepat!
...

Teman-temanku yang terkasih,
Bila kamu paham ajaran Buddha yang paling mendasar, adalah untuk meninggalkan penderitaan dan memperoleh kebahagiaan!

Mengapa kamu sampai harus sengsara barulah persembahanmu dianggap tepat nilainya?
Hahaha!
Tidak masuk akal!

Bukankah reverend ini tidak paham arti persembahan yang tulus dan efektif? ---]

~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Mengutip dari artikel Rahib Sejati:

[--- Sambil bercanda, beliau menjelaskan bahwa seorang Rahib Sejati ialah orang yang MAMPU meninggalkan semua keduniawian dan menjadi leluasa, damai, dan selalu suci!

Itulah Kesucian Tubuh – Ucapan – Pikiran, faktor-faktor penting untuk mencapai Samadhi, Yoga dan Kebuddhaan.

Aku pun juga menekankan bahwa tak ada seorangpun yang bisa membantumu bersadhana, karena kamu harus tekun mengusahakannya sendiri.

Hahaha! Sebagai tambahan: Mahaguru Lu bilang bahwa berdandan layaknya seorang Bhiksu/Bhiksuni ternyata tidak ada gunanya bila orang yang bersangkutan tak mampu memasuki kondisi Samadhi, ataupun melepaskan semua belitan duniawi!
Menjalani upacara pentahbisan juga tidak ada gunanya bila ia tak mampu melatih pencapaian Samadhi! ---]

~~~~~~~~~~~~~~

Teman-temanku yang terkasih,
Adakah “Jumlah yang tepat” untuk dipersembahkan?

Apakah kamu merasakan sukacita yang mengalir dari dalam saat kamu perlahan-lahan memasuki suatu sadhana langkah demi langkah?

Bila tidak, maka Master yang memberimu instruksi untuk bersadhana adalah seorang GADUNGAN!

Di sesi homa Jakarta kemarin, aku beritahukan kepada para peserta bahwa mereka akan “Jatuh Cinta” padaku! :)
Hehe!
Mengajar para peserta yang kebanyakan adalah pendatang baru di upacara homa dengan membimbing mereka langkah demi langkah, memastikan mereka tidak kebingungan, membawakan suasana yang santai dan menyenangkan, maka secara alami mereka akan menikmati proses memberikan persembahan kepada para dewata, senyum pun terpasang dari awal hingga selesai.
Betul!
Mereka pun pulang dengan wajah tersenyum!

Metode:
Mulai dengan mengajarkan mereka “MENGOSONGKAN” atau mengeluarkan qi (prana) yang basi/stagnan – caranya mudah, ambil napas mendalam, tahan dan saat hitungan ke-3, aku hembuskan keluar dengan suara “Ai” (Cinta)!
Akan membantu bila kamu meletakkan tanganmu di titik “Dan-tian” sambil sedikit menekan titik tersebut saat menghembuskan.
Kemudian lakukan 3 pernafasan mendalam, tahan dan hembuskan, setelah memvisualisasikan distribusi cahaya ke seluruh bagian tubuhmu dan pori-porimu terbuka sehingga keluar dari sana!
Proses Penyucian seperti ini membawamu memasuki suasana bahagia!

Demikianlah situasi yang ideal untuk memulai sadhana dharma Tantra!

Hahaha!
Sederhananya: Penyucian tubuh, ucapan, dan pikiran!


Reverend di kutipan di atas cukup mirip dengan XX yang dibahas oleh Mahaguru Lu!

XX bilang seorang dewa suka makan sup sirip ikan hiu terbaik!
Si reverend ini mengajarkanmu untuk memberikan persembahan sampai jumlah uang yang kamu keluarkan membuat hatimu menjerit!!!

Seorang reverend lain mengajarkan petugas di suatu rumah ibadah agar memberitahu para umat bahwa jumlah minimum yang pantas untuk memberikan persembahan kepada para reverend adalah $100!

Bila hatimu menjerit saat mempersembahkan sejumlah uang ke reverend, lebih baik jangan dilakukan.
Kamu tidak tulus dalam memberikan persembahan dan kemungkinan besar kamu tidak percaya apa yang si reverend “jual” kepadamu!

Pilihan terbaikmu adalah mendengarkan guru pilihanmu dan mengikuti ke mana Jodoh Buddha membawamu!
Jangan ikut-ikutan mereka yang mudah termakan umpan bhiksu dan bhiksuni gadungan!


Salam Metta,

Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Friday, February 24, 2017

Angin & Awan Muncul Lagi!



Ditulis oleh Lotuschef – 5 Februari 2017
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: 风云再起!Wind & Cloud Rise Again!


Mengacu ke rekaman ceramah Mahaguru Lu:
20170204聖尊蓮生活佛盧勝彥開講「道果」-TBSN高清版

Dari arsip percakapan:
Hari ini, banyak umat dari XX yang menghadiri upacara
Dan Mahaguru memberikan komentar yang penting: bahwa Angin dan Awam muncul lagi!
Maksudnya adalah debu/kotoran akan muncul di mana-mana lagi! :)
[**Berkaitan dengan persoalan XX yang menyembah hantu.]

Lotus Ungu yang telah mengikuti XX selama 10 tahun – berarti ia tak pernah sungguh-sungguh dan berhasil di dalam sadhana-nya sehingga termakan kebohongan XX. Dan bila bukan karena tanda peringatan bahaya dari Mahaguru, maka ia, seperti halnya dengan banyak umat lainnya, akan masih menjadi pengikut setia XX!

Betapa menyedihkannya!

~~~~~~~~~~~~~~

Mahaguru bilang bahwa para Vajra Master dari Ordo Satya Buddha tak akan berbohong!
Kemudian beliau bertanya kepada VM Lotus Ungu mengenai XX, dan dijawab olehnya bahwa XX adalah seorang penipu kawakan!
Mahaguru lalu bertanya sudah berapa lama Lotus Ungu bersama dengan XX, dan dijawabnya sudah selama 10 tahun!

Hahaha!
Semua korban XX ini memiliki Sebuah Kesamaan!
Mereka tak sungguh-sungguh bersadhana sesuai dengan ajaran Mahaguru Lu. Boleh dibilang gagal memahami ajaran Mahaguru Lu!

Sebelum ini, seorang VM maju ke depan dan berkata bahwa ia terkena pengaruh praktik XX hingga ia menderita gangguan kejiwaan selama 20 tahun!

Dan sekarang VM yang satu ini bilang telah mengikuti XX selama 10 tahun!

Selama ini, tak ada satupun dari administrator Satya Buddha yang berhasil mendeteksi adanya masalah dengan XX beserta dengan praktik-ptraktiknya yang salah dan berbahaya!!!

Begitu juga tak satupun dari mereka yang diumumkan telah tercerahkan mampu menemukan hal-hal berbahaya yang telah berlangsung selama ini!
Tentunya, inilah waktu yang sangat baik untuk bangun, mulai menyadari bahwa banyak umat yang tidak memahami ajaran-ajaran Mahaguru sama sekali, yang bersadhana hanyalah mengikuti prosedur tertulis dari awal sampai selesai saja!

Mahaguru mengatakan bahwa memungkinkan untuk melakukan berbagai variasi di dalam sadhana, tapi tanpa pemahaman Penuh atas isi Sadhana yang bersangkutan, tak mungkin si praktisi mampu melakukan variasi!

Jadi, daripada memarahiku dan mencela hal-hal yang kubagikan, mengapa kamu tak membacanya dan mencari tahu sekiranya apa yang kubagikan bisa menjelaskan hal-hal yang kamu tak bisa pahami dari ajaran Mahaguru selama ini!

Dan juga berhentilah menyalahkan XX!
Kamu ini kurang tekun dan belum setulus hati membersihkan hutang-hutang karmamu sehingga jodohmu dengan Buddha bertambah!

Mahaguru bilang hari ini lantai 6 Vajragarbha Caotun penuh dengan umat yang memohon 还净 – mengembalikan kesucian!

Metode penyucian menggunakan Vajrasattva sebagai yidam sudah pernah diajarkan, namun para murid masih merasa perlu bertemu dengan Mahaguru secara pribadi untuk minta disucikan!!!

Bikin aku sungguh heran, apa gunanya mentransmisikan dharma tantra selama bertahun-tahun ini kepada orang-orang yang tidak memasukkan proses belajar, memahami dharma dan mempraktikkannya, ke dalam agenda mereka!


Salam Metta,

Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Friday, July 22, 2016

Selamat Tinggal Pencerahan!



Ditulis oleh Lotuschef – 4 Juli 2016
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: 吻别开悟 KISS Enlightenment Goodbye!


Beberapa cuplikan layar dari upacara yang dipimpin Mahaguru Lu tadi pagi di New York.

Hahaha! Dengan segala kemegahannya!
Bagaimana orang-orang awam bersandiwara, untuk menyenangkan orang-orang awam pula, ditampilkan di atas panggung di kota New York!
Kalau kamu perhatikan bagaimana Mahaguru Lu sekilas mengamati orang-orang di sekelilingnya dengan pandangan yang penuh kesedihan dan welas asih, kira-kira apa yang ada di benak Beliau saat itu?

Kamu ingat Mahaguru Lu pernah bilang bahwa Hidup hanyalah sebuah mimpi, bagaikan sandiwara di atas pentas saja!
Saat tirai telah diturunkan, pertunjukannya selesai!

Mengejar Mahaguru Lu, terus-menerus menganggu-Nya, untuk mendapatkan Jawaban mengenai pencerahan; untuk meminta-Nya supaya mengumumkan kalau kamu telah tercerahkan; …

Hahaha!
Kamu tahu?
Justru kamu Mengucapkan Selamat Tinggal Kepada Pencerahan!

Saat kamu berteriak kepadaku supaya tidak mempercayakan kantong berisi dana persembahan (gongyang) dari umat untuk dipegang oleh sekelompok sukarelawan di Vihara Da-yin, karena kamu punya diskriminasi rasial terhadap mereka yang berkulit gelap; kamu telah menunjukkan kepadaku dan teman-teman yang bijaksana bahwa Kamu telah Mengucapkan Selamat Tinggal Kepada Pencerahan!

Kamu ingin dibedakan dari mereka dengan tingkat “pencerahan” yang lebih rendah ataupun yang tak punya pencerahan sama sekali, dengan meminta Mahkota dan baju yang membedakanmu dari yang lainnya sehingga kamu nampak tinggi di mata orang-orang?
Sama halnya Kamu juga telah Mengucapkan Selamat Tinggal Kepada Pencerahan!

Kamu merasa bahwa Pencerahan adalah Kelengkapan dan Titik Akhir dari keberadaanmu?

Ya! Merasa bahwa diumumkan sebagai Tercerahkan akan memisahkanmu dari orang-orang awam, membuatmu perlu disanjung, memiliki kuasa untuk mendikte dan mengendalikan, dilayani dengan kekayaan dan sumber daya orang-orang, kamu sungguh-sungguh jauh dari Pencerahan!

Berteriak-teriak?
Agresi dan kekerasan kolektif terhadap korban-korban yang telah dipilih?

Hahaha!

KAMU! Bukan saja Mengucapkan Selamat Tinggal Kepada Pencerahan!
TAPI! Malah mengantarkan dirimu sendiri, sepenuhnya dan dengan cepat ke Neraka Vajra!

Mengenai kekerasan kolektif?
Kamu menggunakan orang-orang sebagai boneka untuk menjalankan niat jahatmu, yang berasal dari kebodohanmu yang teracuni oleh Keserakahan, dan kemudian bertransformasi menjadi Kebencian!

Ya! Betapa menyedihkannya kamu malah menjadi korban besar dari 3 Racun: Kebodohan – Keserakahan – Amarah!
Bagaikan pecundang terhadap iblis dirinya sendiri!
Dan dengan demikian menjauhkan diri sendiri dari Buddha!

Kamu harus sadar bahwa Mimik (Meniru) bukanlah sebuah kebenaran, karena kamu hanya membodohi dirimu sendiri saja!

Kamu juga harus insaf bahwa apa yang kamu pikir “Harus seperti ini” atau “Harus seperti itu” …
Hanyalah delusi khayalanmu saja!

Berhubung Mahaguru Lu akan membahas Sadhana Vajrasattva, saatnya kamu bangun!

5 July 2016 金剛薩埵本尊法及還淨法灌頂」- 時間: 4:00PM(美國時間)
登寶雷藏寺
還淨法? Dharma untuk Mengembalikan Kesucian?
Yang melatihnya harus tahu telah melakukan kesalahan apa, sehingga tahu untuk bertobat dan berjanji untuk TIDAK AKAN mengulanginya kembali.
Hanya dengan cara ini barulah orang yang bersangkutan bisa tersucikan!

Hahaha!


Salam Metta,


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef


Friday, March 4, 2016

Segala Sujud Penghormatan kepada Jagat Raya yang Kosong



Karya tulis Mahaguru Lu: 蓮生活佛 > 師尊文集 > 75_真佛法中法 > 大禮拜的口訣 - 普禮虛空
Diterjemahkan ke Bahasa Inggris dengan anotasi oleh Lotuschef – 3 Maret 2016
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: 普禮虛空 All Homage to Illusionary Void


Beberapa bagian dipilih dan diterjemahkan ke Bahasa Inggris oleh Lotuschef.


蓮生活佛 > 師尊文集 > 75_真佛法中法 > 大禮拜的口訣 - 普禮虛空

Kunci Utama dari Maha Namaskara – Segala Sujud Penghormatan kepada Jagat Raya yang Kosong

大禮拜的方法,先想上師,三寶佛在前。
Metode Maha Namaskara pertama kalinya adalah dengan merenungkan Guru Akar, Tri Ratna, di hadapan diri sendiri.

自己手印先置頂,有白光射頂(一切身業清淨)。
Mudra diri sendiri pertama kali menyentuh bagian tubuh paling atas, ada sinar putih terpancar ke dalam bagian tubuh paling atas.
(Menyucikan karma tubuh).

手印再還置喉際,有紅光射喉(一切口業清淨)。
Mudra kemudian menyentuh chakra tenggorokan, ada sinar merah terpancar ke dalam tenggorokan.
(Menyucikan karma ucapan).

手印再置於心際,有藍光射心(一切意業清淨)。
Mudra kemudian menyentuh chakra hati, ada sinar biru terpancar ke dalam chakra hati.
(Menyucikan karma pikiran).

當身口心意三業清淨時,手印回頂上一觸散印,然後再下拜。
Saat ketiga karma tubuh-ucapan-pikiran menjadi bersih, mudra kembali ke bagian tubuh paling atas dan dilerai, kemudian barulah bersujud.

用西藏式的「全身投地大禮拜」或中國式的「五體投地大禮拜」或「觀想大禮拜」均可。

  大禮拜法的口訣,相當重要,其口訣是
Berikut ini kunci rahasia dari Maha Namaskara yang sangat penting:

  普禮虛空。
Segala sujud hormat kepada jagat raya yang kosong.

  自身虛空。
Diri sendiri adalah kosong nan ilusif.

我在「真佛祕中祕」中說過,「大禮拜法」可以消業障,可以產生大佛緣,
Di dalam bukuku yang berjudul [Rahasia Satya Buddha di dalam Rahasia] telah kujelaskan bahwa [Dharma Maha Namaskara] mampu menghapus rintangan karma, bisa menghasilkan ataupun mengembangkan jodoh yang besar dengan Buddha,

可以因恭敬禮拜而止「貪嗔癡」及貢高,是最高的虔敬之法,
mampu menghentikan [keserakahan, amarah, kebodohan dan kesombongan/ego] dengan namaskara yang penuh rasa hormat, demikianlah metode terunggul untuk menghaturkan penghormatan,

又是符合身體運動的瑜伽,
juga selaras dengan olah raga yoga tubuh,

再由佛菩薩諸尊放光加被,消除累世的業障,最後達到身口意的清淨,證得自身放光。
kemudian sinar abhiseka dari para buddha dan bodhisattva akan menghapuskan segala rintangan karma dari segala kehidupan, dan pada akhirnya mendapatkan tubuh-ucapan-pikiran yang suci, diri sendiri pasti akan memancarkan cahaya cemerlang.

  普禮虛空 -觀想虛空之中諸佛菩薩,重重無盡。
Segala sembah sujud penghormatan kepada jagat raya yang kosong – memvisualisasikan semua buddha dan bodhisattva memenuhi alam raya yang kosong dan tiada batasnya ini.

  自身虛空 -觀想自身及六道眾生,亦重重無盡。 
Diri sendiri juga kosong nan ilusif – visualisasikan diri sendiri beserta dengan para insan dari 6 alam samsara, juga memenuhi alam raya yang kosong dan tiada batasnya ini.

  在禮拜時,可一面拜,一面誦一「禮佛咒」,或至上頂禮觀的一偈,其禮佛咒如下:
Di saat bernamaskara, juga boleh sambil menjapa [mantra namaskara kepada Buddha] ataupun syair dari [至上頂禮觀 Visualisasi Namaskara Terunggul]. Mantra namaskara kepada Buddha adalah sebagai berikut:

 「嗡。南摩曼祖洗爾耶。南摩蘇洗爾耶。南摩烏打嘛洗爾耶。梭哈。」
[Om. Namo Man zu xi er ye. Namo su xi er ye. Namo wu da ma xi er ye. Soha.]
[Catatan penerjemah: transliterasi dari OM. NAMO MANJUSHRIYE, NAMO SUSHRIYE, NAMO UTTAMA SHRIYE. SOHA.]

  這「普禮虛空」及「自身虛空」的功德甚大,如此一拜,等於拜佛千拜萬拜,是大禮拜的無上口訣。
[Segala sujud penghormatan kepada jagat raya yang kosong] dan [Diri sendiri juga kosong nan ilusif] ini pahalanya sangat besar, sekali bernamaskara setara dengan ratusan ribu kali bernamaskara kepada Buddha, oleh karenanya merupakan rahasia terdalam dari Maha Namaskara.

  「蓮生活佛」再開示如下:

  「大禮拜法的口訣,是普禮虛空及自身虛空,也就是禮拜重重無盡的佛,應用觀想重重無盡的我來禮拜。當我們倒身下拜的時候,就是最虔敬虛心的時候,要除掉自己貢高我慢的心,要除掉自大自滿的心,我們要大禮拜,就是滅盡自我驕傲的心啊!此時的心,等如虛空。

  我又說:

  「虛空無盡,所以是普禮虛空之無上,而我們這個自性,也要化為無盡,這就是無上虛空的大禮拜口訣。這其中的意義,甚深而奧妙,就是一種融合,一種交通,一種無上的感應。

  無數又無盡的佛。
Para Buddha banyaknya tak terkira dan tak terhingga.

  全部化為無數又無盡的我。
Semuanya berubah menjadi Diri yang tak terkira dan tak terhingga.

  佛菩薩諸尊化為一大白光,灌頂自心的無盡的我。

  二者合一,光光相照。

  愉悅,輕安,昇空,坐蓮。

  這是「普禮虛空無盡佛,自身虛空無盡我,佛即是我。」
這種無上的口訣是「 」雜字。

  這種成就是
Pencapaian seperti ini berarti:

  一拜即是千拜萬拜。
Satu kali namaskara setara dengan puluhan ribu namaskara.

  一拜即是佛我合一。
Satu kali namaskara berarti Buddha & Aku melebur menjadi Satu nan Manunggal.

  「蓮生活佛」透露這「無上的口訣」,特別寫下一偈:

  普禮諸佛無上師。

  上師金剛大總持。

  如雲如海化無盡。

  我之禮拜亦無盡。

  菩提般若等持深。

  光明灌頂次第入。

  我身三業全消亡。

  光明清淨我無盡。

  佛我融合得成就。

  不斷悲智真佛子。

  坐上蓮花多殊勝。

  如此證道傳法燈。

  我特別在此指明,「四皈依法」的無上口訣,就是「皈依自性,你就是佛」。
而「大禮拜佛」的無上口訣,當然就是「普禮虛空,自身虛空」,
其最高的成就竟然是「佛我合一」。

  密教的「四加行法」,其實有甚深法理,行者不可輕視,均是深廣法,均是大法,由此得知也。
Sesungguhnya [Sadhana 4 Prayoga] dari Tantrayana ini memiliki teori dharma yang paling kental dan mendalam. Sadhaka jangan meremehkannya. Semuanya merupakan dharma yang luas nan mendalam, semuanya adalah maha dharma, semuanya dimulai dari sini.

~~~~~~~~~~~~

佛我合一」Buddha & Aku melebur menjadi Satu nan Manunggal – adalah kunci rahasia dari Maha Namaskara!

Hahaha!

Aku tak pernah membohongimu, khan?
Selama bertahun-tahun aku selalu bilang bahwa melakukan salah satu dari 7 langkah awal di dalam Sadhana yang diajarkan oleh Mahaguru Lu bisa membantu si praktisi merealisasikan Kebuddhaan!

Lagipula baru-baru ini Mahaguru Lu juga mengulanginya kembali!

Bukankah sekarang saatnya belajar dan membangun fondasi?


Salam semuanya.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Saturday, July 18, 2015

Mahaguru Lu – Upacara Mahkota Hitam Karmapa



Ditulis oleh Lotuschef – 23 Juni 2015
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: GM Lu – Black Crown Ceremony




Mengacu ke rekaman ceramah Mahaguru Lu:

Dari menit 22:00 di pranala tersebut, Mahaguru Lu membahas Upacara Mahkota Hitam dengan detil.   
  

Di saat Upacara Mahkota Hitam:
Setiap hadirin menjapa Mantra Karmapa.
Karmapa kemudian mengambil Mahkota Hitam di dalam kotaknya, mengangkatnya dan meletakkannya di atas kepalanya.


Dengan menggunakan tangannya untuk memegangi mahkota tersebut, beliau menjapa mantra sambil memutar japamala di tangannya.
 
Di saat itu, beliau memasuki samadhi selama sekitar setengah hingga satu jam.
Mereka yang hadir mengikuti Karmapa dalam menjapa mantra, visualisasi dan memasuki samadhi.

Di akhir upacara, setiap hadirin yang melewati singgasana Karmapa dan memberikan persembahan akan menerima berkat dan benang 5 warna.
Benang ini juga sebagai bentuk pemberkatan.

Tentunya ada tahap Pendahuluan, tahap Inti (seperti yang didetilkan di atas), dan tahap Akhir dari Sadhana tersebut.

Ingatlah bahwa Tak Ada Seorangpun yang dapat melakukan sadhana untukmu!

Namun Yogi yang Sejati mampu membimbingmu untuk berfokus dan mencapai kondisi tubuh, ucapan, dan pikiran yang suci untuk memasuki samadhi.
Keberhasilan, mau bagaimanapun juga, sepenuhnya tergantung pada dirimu sendiri.


Salam semuanya.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Thursday, June 18, 2015

Kehilangan Arah (Tersesat)



Ditulis oleh Lotuschef – 1 Juni 2015
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: 迷途 Lost Path or Direction



Disklaimer: Gambar di atas hanya bertindak sebagai ilustrasi saja. Mereka bukan materi aktual yang digunakan oleh subjek di dalam artikel ini.

~~~~~~~~~~

Mahaguru Lu pernah mengatakan bahwa Tak ada satupun dari muridnya yang pernah memohon untuk belajar Meramal Nasib atau Ramalan Dewata dari-NYA!
Begitu juga untuk pengetahuan Geomansi (fengshui)!

Reverend YY telah berlindung (bersarana) kepada Mahaguru Lu selama lebih dari 30 tahun.
Ia adalah salah satu orang yang mana Mahaguru Lu menginstruksikanku untuk mengajarinya Sadhana Vajrasattva dari Empat Prayoga.

Di dalam kamarnya ada seonggok tumpukan buku seputar Ramalan Nasib dan fengshui!
Ia juga membanggakan dirinya atas kemampuannya untuk membaca nasib orang-orang dengan akurat!
Tapi ia datang dan memintaku mengajarinya kunci-kunci untuk melatih teknik 9 Langkah Pernafasan setelah mendengar dari seorang murid kalau ia mendapatkannya langsung dari Mahaguru Lu!

Teman-temanku sekalian yang terkasih, dengan kecerdasanmu dan tingkat pemahamanmu saat ini, menurutmu apakah Reverend ini benar-benar mampu meramal nasib dengan akurat seperti yang dijanjikannya?

Apakah kamu setuju kalau reverend ini sungguh sangat tersesat?

Kiranya saran seperti apa yang akan kamu berikan kepadanya demi menyelamatkannya?

Kunci: Kesucian tubuh, ucapan, dan pikiran!

Mari mendengarkan masukan-masukan darimu tentang cara kita menolong reverend ini!!!


Salam semuanya.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Tuesday, June 2, 2015

Konsultasi Pribadi (Wenshi) – Menyepelekan



Ditulis oleh Lotuschef – 31 Mei 2015
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: 问事-认为 Wenshi – Take for Granted



Banyak orang yang mencari Mahaguru Lu untuk bertanya seputar Persoalan Pribadi.

Namun tahukah kalau apa yang kamu tanyakan kadang kala sangat ambigu (rancu)?

Hahaha!

Kadang-kadang, kamu memaksakan jawabannya dan Menyepelekan dengan menganggap bahwa segala hal akan berjalan dengan mulus!

Kalau ingat sebuah artikel yang pernah kutulis di dalam blog ini:

1. Sekelompok murid mencari Mahaguru Lu untuk berkonsultasi dengan membawa sebuah peta yang menunjukkan lokasi yang mereka pilih.
Namun sebelum sesi konsultasi tersebut, salah satu dari mereka bertemu denganku dan kusarankan kepadanya untuk menunjukkan peta tersebut kepada Mahaguru Lu dan biarkan BELIAU yang menunjukkan lokasi yang ideal untuk sebuah rumah ibadah cabang Satya Buddha, bukannya malah memaksakan pilihan mereka, Menyepelekan karena merasa kalau Mahaguru Lu pasti akan memberkati dan memastikan semua urusan akan berjalan dengan lancar!

Hehe! Berhubung telah membawa amunisi saranku dan peta negaranya, mereka akhirnya bertemu dengan Mahaguru Lu.
Coba tebak apa yang terjadi?

Bahkan sebelum mereka mengeluarkan peta tersebut, Mahaguru Lu bilang: Belum waktunya!

2. Grup lain lagi yang juga berkonsultasi dengan Mahaguru Lu sambil membawa selembar peta dan menunjukkan lokasi yang akan mereka beli dan dibangun rumah ibadah cabang yang baru!
Lalu?
Sama halnya tak berjalan mulus! :)

3. Lain halnya dengan grup yang satu ini, mereka sudah membeli dan beberapa aktivitasnya sudah dijalankan. Mereka menunjukkan cetak biru dan lain sebagainya kepada Mahaguru Lu.
Ini juga salah satu yang Menyepelekan karena merasa kalau Mahaguru Lu pasti akan memberkati usaha mereka!
Aku mendapatkan visi penglihatan bahwa rumah ibadah tersebut menjadi puing-puing berserakan!

Kiranya ketiga contoh di atas menunjukkan rasa hormat yang sedikit ataupun malah tiada sama sekali kepada Mahaguru Lu sebagai seorang Buddha?
Hahaha!


Berikut ini adalah beberapa pertanyaan umum yang sering diajukan kepada Mahaguru Lu juga!
  1. Bertanya: Mahaguru, kapan aku akan mendapatkan suami/istri?
  2. Bertanya: Mahaguru, aku ingin seorang suami/istri, tolong bantu aku mendapatkannya!

Namun cobalah kini melihatnya secara objektif :)

Justru kamu seharusnya bertanya kepada Beliau apakah kamu akan mendapatkan pasangan yang baik atau tidak di dalam kehidupan kali ini, bukannya menyepelekan dan memaksakan kehendak kalau orang yang telah kamu temui di suatu waktu akan menjadi pasangan hidup yang cocok bagimu.

Aku sudah pernah melihat berbagai pasangan yang mengikat jodoh dari grup yang turut “Mengejar Buddha” dulu di tahun 2010 saat Mahaguru Lu kembali ke Taiwan untuk tinggal lebih lama.

Bahkan ada yang sudah menikah lalu bercerai karena mereka pikir telah menemukan Jodoh Sejatinya dari kalangan sesama murid!

Saat di Vajragarbha Seattle, kasus-kasus seperti ini pun juga terjadi!
Antara pria & wanita yang sama-sama telah menikah, ataupun antara yang telah menikah dengan yang masih melajang; saling “kecantol” saat mata mereka seperti muncul “percikan api cinta”!

Teman-temanku sekalian yang terkasih, untuk kasus-kasus perzinahan dan orang-orang mesum seperti ini, mereka tak lebih baik daripada binatang bila dilihat dari tingkah lakunya yang tidak pandang bulu!

Mahaguru Lu bilang bahwa Kesucian Tubuh, Ucapan, dan Pikiran adalah Kunci-mu untuk berhasil dalam Yoga dan mencapai Kebuddhaan!

Hahaha! Jadi apa yang sedang kamu lakukan? Atau selama ini sedang melakukan apa?


Salam semuanya.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Tuesday, March 24, 2015

Biarkan Aku Menyalakan Sebuah Pelita



Artikel asli ditulis oleh Mahaguru Lu
Diterjemahkan ke Bahasa Inggris oleh Lotuschef Lama – 18 Maret 2015
Diterjemahkan ke Bahasa Indonesia oleh Lotus Nino
Sumber: 讓我點起一盞燈 Let Me Light a Lamp


Catatan:
Diterjemahkan ke Bahasa Inggris oleh Lama Lotuschef.
Mempersilakan teman-teman untuk menerjemahkan sendiri sehingga menjadi versi yang mampu dipahami sesuai dengan tingkat pelatihan dirimu saat ini.
Berikut adalah salah satu artikel yang ditulis tentang retret Mahaguru di Danau Daun. Saatnya kamu melebur diri untuk memahami Mahaguru dengan lebih baik!

Selamat menikmati! :)



蓮生活佛 > 師尊文集 > 167_靜聽心中的絮語

讓我點起一盞燈


在「葉子湖」閉關,每到了夜間,四周一片黑幽幽,好像天地是一隻巨獸,把光明全吞噬了。
Saat melakukan retret di Danau Daun, tiap kali malam tiba, sekeliling menjadi gelap dan hening, seakan-akan Langit dan Bumi adalah mahluk raksasa yang menelan segala kecemerlangan.

在閉關小屋,我只點一盞燈,這盞燈是照明我的手,我的筆,我的稿紙,還有我腦海中的靈思。
Di dalam pondokan yang kecil, aku hanya menyalakan sebuah lampu, ia adalah sinar yang menerangi tanganku, pena, kertas menulis, dan juga pikiran-pikiran spiritual dari dalam batinku.

為什麼只一盞燈?
Kenapa hanya sebuah penerangan?

答案很簡單,我生活很省,是「省電」。
Jawabannya juga sangat sederhana, hidupku sehari-hari juga sangat berhemat, dan aku berusaha [menghemat listrik].

如果「寫作」算是豐收的話,在這幾年閉關的歲月之中,我沒有偷懶,我一個字又一個字的播種,每一天,每一夜,我早已遺忘,什麼時候是星期六?
什麼時候是星期日?
我幾乎沒有一天是休息的日子。
Jika [Menulis Artikel] akan menuai kelimpahan, maka dalam tahun-tahun aku melakukan retret ini, aku tak pernah malas sedikitpun. Setiap hari, setiap malam, hingga aku sudah lama lupa kapan itu hari Sabtu ataupun Minggu, aku menanam kata demi kata.
Secara praktis aku tak pernah beristirahat seharipun.

在黑黑的夜裡!
我化為這盞燈吧!
免得這世界無限的空蕩!
Di dalam kelamnya malam!
Aku berubah menjadi lampu ini!
Untuk mencegah supaya dunia tak menjadi kosong tanpa batas!

對於娑婆人間世界,我已啞然,我眼睛裏看不見自己的希望,耳朵裏聽不見美妙的樂章,我的心,毫無一絲絲的慾望,就在這一刻我憶起一一
日無所見。
耳無所聞。
心無所知。
即為清淨。
Dan mengenai dunia Saha, aku sendiri terbengong, mataku tak melihat harapanku sendiri, telingaku tak mendengarkan musik yang indah, hatiku tak ada secercah nafsupun, dan di saat itu aku mengingat –
Mata tak melihat.
Telinga tak mendengar.
Hati tak mengetahui.
Inilah Kesucian – bersih, damai, tenang…

太上曰:
「上士無爭,下士好爭,上德不德,下德執德,執著之者,不名道德。」
Dewa Tai Shang berkata:
[--- Di atas Bumi tak ada perselisihan,
Di bawah Bumi suka perselisihan,
(Mahluk Surgawi) dengan Pahala yang Terunggul tak meributkan pahala,
(Mahluk Duniawi) dengan Pahala yang Terendah semuanya melekat pada pahala,
Mereka yang terpaku pada hal tersebut tak paham Jalur Pahala ataupun Kemuliaan. ---]

我覺悟到,湛然常寂的境地,當寂無所寂,慾則不生,慾若不生,則名「真靜」。
Aku menyadari keheningan yang penuh kedamaian, di tingkatnya yang paling ekstrim – di mana sudah tak ada lagi keheningan yang penuh kedamaian, maka nafsu keinginan tak muncul, dan inilah yang dinamakan sebagai [Ketenangan yang Sebenarnya].

我現在只點著這一盞燈,守護著山河大地,這盞燈明就算是我的絮語,心底的秘密吧!
Kini, aku hanya menyalakan sebuah lampu, menjaga gunung-sungai-bumi yang agung (maksudnya “dunia”). Lampu ini anggap saja sebagai bisikanku yang tiada hentinya, rahasia terdalam dari hatiku!

這盞燈也許亮度不會太大,也許世人不一定看到,也許不會有人知道了。
Cahaya lampu ini mungkin tak begitu besar, banyak orang awam mungkin juga tak melihatnya, atau bahkan tak ada yang mengetahuinya.

但,我仍然要點,在我離開大家這麼多年之時,或永遠不再見面之時,或互道珍重再見的時候。
Namun, aku masih tetap menyalakannya, saat aku meninggalkanmu selama bertahun-tahun, atau mungkin tak pernah bertemu lagi, atau saat kita saling mengucapkan selamat tinggal sampai kita berjumpa lagi.

在黑暗之中,我點這一盞燈,什麼是身清淨、口清淨、意清 淨,什麼是「真靜」,我要讓大家有亮光。
Di dalam kegelapan, aku menyalakan lampu ini, apa yang dimaksud dengan Kesucian Tubuh, Ucapan, Pikiran, dan apa itu [Keheningan Sejati], aku ingin semuanya mempunyai kecemerlangan ini.

~~~~~~~~~

Teman-temanku sekalian yang terkasih,
Kamu dapat memahami apa yang Mahaguru maksudkan?

Dapatkah kamu MERASAKAN apa yang beliau sedang rasakan?

:) Melebur ke dalam artikel berarti kamu belajar beryoga dengan Mahaguru Lu, Buddha Hidup Lian Sheng!

Benar sekali!

Buddha Dharma atau metode banyaknya tak terkira!

Membaca dan melebur, merupakan salah satu dharma atau metode untuk berhasil dalam Yoga!


Salam semuanya.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Monday, February 9, 2015

Keleluasaan Di Segala Saat, Kesucian Di dalam Kekosongan



Dikutip dengan tambahan anotasi oleh Lotuschef – 1 Februari 2015
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: 31-5-2015 任運顯,清淨空 Execute at Will Reveals, Purity is Void



蓮生活佛繼續講解「大圓滿法」,〈密教大圓滿〉一書中的:蓮華生大士說,祂在施灌頂的時候,祂的手指頭放射出千萬種個體的電流,也就是十八部大圓滿法的灌頂均在其中,當放射灌頂時,又把盧勝彥的小小個體,分成千萬個更小小的個體。如此千萬灌頂施放於千萬個體,就如此灌頂完成。
這「十八部大圓滿法」除了紅教大喇嘛獨有之外,根本在這世界上,找不出尚有人會,這是印度烏金第二佛蓮華生大士的無上密法。今天,蓮華生大士把獨一無二的大密心法傳授給盧勝彥,並囑發揚光大,我一次獨得十八部大灌頂,將一切灌頂施放於我身上,細心的教導我,這真是天下法益,簡直令我感動得無以復加。

蓮華生大士,詳說了四種心要:
一、比瑪心要。
二、喇嘛心要。
三、空行心要。
四、甚深心要。

蓮華生大士說,這四大心要,貫通了十八部大圓滿法。
而這四種心要解說,就是由蓮華生大士本人及智慧海王佛母,兩人結集之後,藏於宇宙十方「地水火風空」的五大庫藏之中,要等有緣者,開了庫藏,才能得到這四大心要之法。

在西藏,傳說有無垢光大師,在西藏桑耶欽浦的洞穴中,取到了「四種心要」,因而修練得大成就。
而我,我在入金剛三昧大定之時,由蓮華生大士帶著,進入西藏的「金墓塔」,竟由大士直接傳授,這豈不是受寵若驚,根本就未曾有的稀奇大事嗎!

蓮華生大士教導說,藏語的「徹切」就是「清淨空」,而藏語的「脫噶」是「任運顯」
這裏面就是心經中的,
「色不異空,空不異色,也即是空不異顯,顯不異空,空即是顯,顯即是空。」

大士在這方面,對我詳詳細細的說了一個透澈。

蓮生活佛開示:Buddha Hidup Lian Sheng menguraikan:

「徹卻」 (pinyin – chè què ),就是「空」
Che-que berarti Kekosongan;

「脫葛」 (pinyin – tuō gě),就是「有」,就是「任運」
Tuo-ge berarti Ada, yakni Menjalankan dengan leluasa.

懂得了「空」及「任運」,就是「開悟」
Dengan memahami [Kekosongan] dan [Menjalankan dengan leluasa], berarti Tercerahkan.

要開悟,就要知道「什麼是空」,「什麼是有」;「有就是空」,「空就是有」。
最後會明白「無所得」
Bila mengharap supaya tercerahkan, maka harus paham [Apa itu “Kosong”], [Apa itu “Ada”]; Ada berarti Kosong, dan Kosong berarti Ada.

有人「射箭」說,開悟到最後就是沒有開悟;但是你必須說明,為什麼沒有開悟,這樣才會知道你到底有沒有開悟。
最後,蓮生活佛以一則笑話為例,引申「開悟」的「有與空」;有的時候要用有,有的時候要用空。

「任運顯,清淨空」,空裡面有顯,顯裡面有空,這就是「大圓滿」最重要的口訣,而「任運顯、清淨空」,整個加起來就是「開悟」!

[Keleluasaan di segala saat, kesucian di dalam kekosongan],
Di dalam Kekosongan, di sana ada Keberadaan,
Dan di dalam Keberadaan, ada Kekosongan,
Inilah kunci paling penting di dalam [Maha Kesempurnaan],
Oleh karenanya, gabungan antara [Keleluasaan di segala saat] dan [kesucian di dalam kekosongan] adalah [Pencerahan]!

~~~~~~~~~~~~~~

Mengutip dari 明心精舍:

「立斷(藏音「徹卻」)」:明心見性悟「體」;
「頓超(藏音「脫噶」)」:起「用」以達究竟,化虹即身証報身佛。

如《心經》所言:「遠離妄想顛倒,度一切苦厄」。

為引導未悟者得到入手處,依「見、修、行」一體三面而指示自性體用。


經根本上師親自傳授、解惑、印証,能真參實悟,才不致如瞎子摸象,或依文解字,誤入歧途,產生流弊。

在關鍵時刻,上師會指示:

靜中如何分辨「法身」與「無念」或「無明」;
Di dalam keheningan, tahu cara membedakan [Dharmakaya] dan [Tiada Pikiran] atau [Tiada Pemahaman / Kebodohan];

動中如何分辨「妄念」與「智慧」。
Saat bergerak, tahu cara membedakan [pikiran buruk] dan [kebijaksanaan].

~~~~~~~~~~~~~~

Mengutip dari Tugas Baru ke-3 [28 Juli 2014] Waktu:

[--- 在修行中的什么阶段 [时间]是 [精华/要]?
又在什么阶段 [时间]不是 [精华/要]?

Dalam pelatihan diri, di tingkat manakah [Waktu] merupakan [Inti Sari / Sesuatu Yang Penting]?
Dan dalam pelatihan diri, di tingkat manakah [Waktu] bukan merupakan [Inti Sari / Sesuatu Yang Penting]? ---]

~~~~~~~~~~~~~~

Baca juga:
师尊赐予的机会 Chances Given By GM [1]
狮子的乐园 The Lion's Playground! [4]
最尊貴的念頭(二) The Most Precious Thought [2]
Formless 3 Wheels 三轮体空 [2]

~~~~~~~~~~~~~~

Hahaha!

Jawaban untuk Tugas [3] diberikan oleh Mahaguru Lu di ceramahnya tanggal 31 Januari 2015 kemarin!
这作业[3]答案,师尊在1月31日提示了!

Itulah kuncimu untuk mencapai Pencerahan!
这是你开悟的锁匙!

Ingin mencoba menuliskan pemahamanmu akan ceramah Mahaguru Lu dalam hubungannya dengan Tugas [3]?
想写写你对师尊开示和作业[3]的相关见解和理解?

Silakan mencoba dan kirimkan ke purekarmaservices@gmail.com.

Komentar atau umpan balikmu akan dirahasiakan, dan identitasmu juga tak akan dipublikasikan.
你的意见将保密,也不会公布您的身份。


Salam semuanya.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Related Posts:


Monday, January 19, 2015

Selamanya Tak Berubah



Ditulis oleh Lotuschef – 1 Januari 2015
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: 永遠不變 Forever Unchanging



Terjemahan percakapan di atas:

Sun Ng: Kelihatannya orang dengan karakter tertentu akan menarik mereka yang senada saat mereka terayun ke salah satu sisi, baik yang dengan wujud maupun yang tak berwujud. Bukankah mereka yang pikirannya seimbang yang tak mudah terpengaruh?

Francesca Poon: Ya. Ia yang imannya kokoh pada Guru Akarnya sendiri akan selalu fokus pada jalur kebenaran.

Sun Ng: Itulah peringatan yang Guru terus-menerus berikan, dalam berbagai macam cara supaya kita bisa paham. Terima kasih telah berbagi.

Francesca Poon: Hahaha! Mahaguru terus-menerus membagikan ajaran-ajaran Dasar dari berbagai sudut dan aspek, TAPI kebanyakan orang tak paham! DAN malah jadi banyak muncul inovasi dan kreativitas!!! Beberapa orang bahkan mengaku kalau mereka melakukan atau berkotbah seperti yang Mahaguru ajarkan! Itulah yang Mahaguru berusaha bantah di dalam ceramah-ceramahnya - mengenai tingkat ketulenan para VM!! Mahaguru bilang kalau kebanyakan dari mereka malah mengejar $$$ (uang) dan mereka semua juga selalu berubah! Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom!

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Mengutip dari 7 Abhiseka Kalachakra & Makna Kalachakra:

[--- 「金剛鈴杵灌頂」,「金剛鈴」代表口中講出來的都是很清淨;
Lonceng Vajra – melambangkan semua ucapan Suci adanya;

「金剛杵」代表永遠不變,你的道心非常的堅固;
Vajra Dorje – melambangkan selamanya Tak Berubah; Jalan Hati Bodhi-mu sangat kokoh; ---]

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~


Bacalah dan cobalah dengarkanlah kembali:
Melebur Dengan Ibu Pertiwi
Pencurian? (berisikan pranala ke ceramah Mahaguru)

~~~~~~~~~~~~~

Dari arsip percakapan:

L: Baru saja mendengarkan ceramah Mahaguru. Kemarin agak kesusahan terhubung dengan siaran langsung.
Abhiseka Kalachakra kali ini sungguh menarik! :)

AA: Dan Mahaguru juga menjatuhkan bom di akhir ceramah beliau hahahaha.
Para master yang kamu cintai ini juga selalu berubah.


L: Yup.
Aku menulis tentang Pencurian. Topik itu sudah sempat kupikirkan selama beberapa hari dan pas sekali dengan ceramah Mahaguru.

~~~~~~~~~~~~~~~~~

Teman-temanku sekalian yang terkasih,
Apakah kamu sempat mendengarkan ceramah Mahaguru? Beliau sedang mencoba memberitahumu semua bahwa “para master yang kamu cintai ini juga selalu berubah”.

Hahaha!

Selalu bicara soal uang di segala kesempatan, Sucikah?
Memanas-manasi orang-orang untuk Membalas Dendam mereka semua yang Komite Admin anggap “ofensif” lewat Gugatan Hukum, Sucikah?
Hahaha!
Para Vajra Master!!!

Apakah kamu melihat Kesucian Ucapan bagai Lonceng Vajra, atau Kekokohan yang disimbolkan oleh Vajra, di dalam diri para master yang kamu cintai?

Kini apakah kamu telah paham akan ceramah, ajaran dan peringatan dari Mahaguru?

Hahaha!

Saatnya “Bangun” dan mengandalkan diri dan usaha sendiri di dalam melatih diri?


Salam semuanya.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Related Posts:
·         Secara Alamiah
·         Pencurian?

·         Manajemen Krisis

Saturday, September 27, 2014

Apakah kamu menghormati Guru?


Ditulis oleh Lotuschef – 10 September 2013
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Lotuschef on Respect Guru 尊师?



Beliau, Buddha Hidup Lian Sheng, adalah Satu-satunya Guru Akar dari semua murid Aliran Satya Buddha.
Dalam rangka menghormatinya, tentunya murid harus mematuhi semua yang diajarkannya secara ketat dan bersadhana sesuai dengan panduan yang diberikannya!


Cobalah menyimak ceramah-ceramah Mahaguru berikut ini:
2013年9月7日聖尊蓮生活佛盧勝彥開講「大圓滿九次第法」-西雅圖雷藏寺

09/07/2013 Nine Stages Dharma of the Great Perfection (Dzogchen) by Grand-Master Lu - Ling Shen Ching Tze Temple

2013年9月8日聖尊蓮生活佛盧勝彥開講「大圓滿九次第法」-彩虹雷藏寺

09/08/2013 Nine Stages Dharma of the Great Perfection (Dzogchen) by Grand-Master Lu - Rainbow Temple


Berlandaskan ceramah di atas, mampukah kamu setulusnya menentukan sikapmu sendiri untuk menilai apa yang Komite Pusat lakukan terhadap Lotuschef?
Hahaha!


Tentunya bila kamu Menghormati Mahaguru, dan mendengarkan ajarannya dengan penuh perhatian, surat di atas sudah pasti tak akan termaterialisasi?

KENAPA?
Karena ada banyak artikel di dalam blog ini, baik dalam Bahasa Inggris maupun Mandarin, yang menuliskan dengan detil apa arti “Meninggalkan Aliran Satya Buddha” dari sudut pandang kedua murid yang bersangkutan!

Mahaguru katakan kalau Melatih Diri sepenuhnya bergantung pada diri masing-masing.

Namun Komite Pusat mencoba mewakili orang-orang untuk BERPIKIR atas nama mereka, dan mengutip beberapa bagian yang “tak begitu jelas terekspresikan” sebagai alasan untuk menjegal Lotuschef!
Akhirnya diumumkan kalau artikel tersebut membuat banyak orang berpandangan negatif terhadap Aliran Satya Buddha.
Hahaha!
Sayang sekali betapa sempitnya pemahaman mereka akan apa yang kami bicarakan (di dalam artikel tersebut)!

Saat Komite Pusat dengan gamblangnya gagal memahami isi dan arti yang disampaikan di dalam artikel-artikel tersebut, mereka masih pula berani menggunakan istilah “Nyawa Kebijaksanaan” (慧命) yang mereka sendiri tak tahu artinya!

Demikianlah Mahaguru mengatakan, tak ada satupun dari mereka yang menunjukkan Pencerahan yang Absolut dan Sejati! :)


Berikut dari arsip percakapan:

[--- PKV: Baru saja menonton ceramah Mahaguru. Hehe!
Beliau bilang kalau tak terganggu oleh otoritas seperti Perdana Menteri siapa dan VIP siapa.
Jadi apa aku perlu takut pada Komite Pusat? Hahaha!
Ceramah ini sungguh menarik. Mahaguru selalu berpihak padaku!

Semua yang beliau katakan ditujukan kepada Komite Pusat!
Seperti memperingatkan mereka untuk menghentikan semua tindakan jahatnya?
Kuharap orang-orang paham kenapa aku sama sekali tak takut pada Komite Pusat, meski mereka grup dengan posisi tinggi!

Aku bilang: Siapa yang bicara bahasa Buddha?
Hahaha!

AA: Ya, sangat inspiratif!
Memulai pagi hari dengan menonton ceramah Mahaguru hahahaha.
Ceramah hari Sabtu dan Minggu agak berhubungan.

Ya lah, kamu dengarkah yang Mahaguru katakan sebelum mengakhiri ceramahnya, tentang orang-orang jahat? Beliau bilang bahwa mereka tak perlu menginjakkan kaki ke tahap Mahayana kalau pola pikirnya masih jahat.

Aku merasa orang-orang yang telah mampu melampaui dualitas, suci dan punya keberhasilan, pasti bagaikan angkasa yang tak kenal takut. ---]


Andai saja Komite Pusat benar-benar menghormati Mahaguru, dan memahami ajaran-ajaran beliau, mereka pasti tak akan menyia-nyiakan waktu untuk memburu para pemfitnah dan penyebar gosip – yang mereka anggap merusak reputasi Mahaguru.

Mahaguru sudah bilang bertahun-tahun lalu kalau beliau Tak Butuh Muka (Pencitraan)!
Kalau begitu, pencitraan apa lagi yang perlu dibela kalau memang Tak Ada?

Membangkitkan Emosi Negatif para murid untuk mendukung agenda mereka hanyalah membangkitkan 3 racun Serakah, Amarah, dan Kebodohan!


Mahaguru kemarin katakan:
  1. Hati dan Pikiran bagaikan seorang Bayi – Tak takut Hidup ataupun Mati sama sekali. Kepolosan semacam ini sungguhlah merupakan Kebahagiaan.
  2. Pikiran bagaikan seorang Pengemis – Leluasa di segala saat, tak terkekang oleh situasi ataupun lokasi. Mampu bersadhana di mana saja, mau di pasar ikan, rumah bordil, di sebelah tempat pembuangan sampah, saluran pembuangan yang bau, dan sebagainya.

Bukankah Komite Pusat ini menjalani hidup yang sangat rumit?
Hahaha!

Demikianlah kawan-kawanku sekalian yang terkasih, saat kamu tak paham akan sesuatu hal, janganlah pernah bereaksi dengan Kekerasan.

Menciptakan lebih banyak karma buruk otomatis akan semakin menjauhkanmu dari Kesucian, yang merupakan salah satu karakteristik semua Bodhisattva dan Buddha.

Dan kawan-kawan yang benar-benar membaca dan memahami artikel-artikel yang dipublikasikan di blog ini, kalian pasti merasa bahwa ajaran 9 Yana dari Mahaguru bukan hal yang aneh lagi.

Terutama mengenai seri-seri Astral, Mahaguru katakan bahwa kesaktian semacam itu akan muncul secara alami dalam diri seorang Bodhisattva tingkat ke-5 dan selanjutnya!

Jadi, Aku Ini Siapa?

Hahaha!

Bila kamu menuduhku bahwa semua yang kutulis adalah kebohongan belaka, berarti kamu tak percaya kalau apa yang Mahaguru ajarkan selama ini bisa benar-benar terwujud lewat pelatihan yang tekun seperti yang diajarkannya!
Tentu saja, tak mempercayai ajaran Mahaguru sama artinya dengan Tak Menghormati Guru Akarmu sendiri!

Demikianlah di sini dengan segala kerendahan hati memberikan saran kepada Komite Pusat: segeralah perbaiki kesalahan yang telah dilakukan SEKARANG JUGA!
Kalian semua di sana telah menciptakan Versi Buruk Aliran Satya Buddha!
Bukan versi asli dari Alam Semesta dan Para Suciwan!


Salam semuanya.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Related Posts:




Monday, June 23, 2014

22 Juni 2014 [Kamu, sungguh-sungguhkah telah mendengarkan kata-kata Guru?]


Ditulis oleh Lotuschef – 22 Juni 2014
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: 22-6-2014 [You, Truly have listened to Shizun's words?]



Terjemahan Bahasa Mandarin: 22-6-2014 【你,真的有听师尊的话吗?】


Di atas adalah rekaman layar – 22 Juni 2014, 12:46 pm, waktu Singapura.
Berarti pukul 21:46, waktu Seattle.

Hari ini, Guru membahas mengenai [Kebijaksanaan], keberhasilan ber-[Yoga], diri sendiri akan mengetahuinya, ...


Dan di atas adalah buletin yang sudah lewat, namun sungguh terlihat bila kamu semua tidak memperhatikan kata-kata Guru.

Lihatlah di poin nomor [3].

3, 慶典當日下午兩點,有師尊親自主持的"長壽三尊護摩法會",
請當日報名護摩法會的主祈者和所有報名者,在報名表的第一項都寫上:祈願師尊蓮生活佛健康長壽!長住世間!不入涅槃!永轉法輪!

不入涅槃! = Jangan memasuki Nirwana!

Masih lagi mengharap Guru [jangan memasuki Nirwana!]

Hahaha!
Para Saudara dan Saudari Besar!

Kamu-kamu semua ini.... sungguh tak pernah memperhatikan kata-kata Sang Guru Akar,
Cobalah kamu renungkan: Apakah kamu telah mampu “menembus” dan mencapai Pencerahan?

[Tercerahkan] atau malah [Membuat Kesalahan Besar]?
Atau jangan-jangan sejak masa lampau yang tak terhingga sampai saat ini, kalian semua selalu membuat [Kesalahan Besar]!

Atau dari sejak dulu hingga sekarang, terus berkubang di Lumpur Dunia, dan tak pernah punya [Kesucian] barang semenit atau bahkan sedetikpun!

Saatnya sadar diri!

Tentukan nasibmu sendiri dan terlahirlah kembali, masukilah [Pure Karma {Karma yang suci}] sekarang!


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Thursday, February 6, 2014

Guru Menjelaskan Mengenai Metode Penyucian [1] & [2]


Ditulis oleh Lotuschef – 21 Januari 2014
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: SZ on Purification 师尊讲「大圓滿法口訣部-清淨」[1] & [2]



Guru katakan bahwa seorang yogi harus selalu teliti dalam setiap pekerjaan yang dilakukannya. Sekecil apapun pekerjaan itu, harus diselesaikan dengan baik.

Mengenai Penyucian, Guru mengajarkan 4 metode dengan menggunakan Bija Aksara Hom (ཧཱུྃ).

Postur duduk Vairocana (7 postur pendukung)

Klik di sini untuk menonton ceramah Guru. Penjelasan berikut dimulai sekitar menit ke-35 dan seterusnya.


Belajarlah terlebih dulu untuk menulis aksara Hom (ཧཱུྃ).

Dimulai dengan duduk dalam postur Vairocana atau 7 postur pendukung (sudah pernah dijelaskan dalam blog ini, di artikel-artikel yang membahas 9 langkah pernafasan).

Mengaktifkan Qi (Prana) dari berbagai sumber ke dalam Nadi Tengah:
  1. Lidah menyentuh langit-langit mulut – akan mengaktifkan [Prana yang Bergerak ke Atas]
  2. Tekan tuas tenggorokan ke bawah – akan mengaktifkan [Prana Kehidupan]
  3. Tulang punggung diluruskan – akan mengaktifkan [Prana Samping]
  4. Kaki disilangkan, menaikkan kandung kemih (mengencangkan otot anus) – akan mengaktifkan [Prana yang Bergerak ke Bawah]
  5. Kedua tangan menyatu membentuk Mudra Dhyana – akan mengaktifkan [Prana Pendamping Api].

Dan berikut adalah 4 metode Penyucian:


Metode 1



Bayangkan bunga teratai mekar di Chakra Hati, dan Bija Hom berwarna biru bersinar di atasnya.

Japalah dengan lembut [Hom, Hom, Hom, .....]. Bayangkan Hom keluar dari lubang hidung kanan, lalu membesar dan berlipatganda, lalu rekatkan ke 4 sisi tembok, ke para anggota keluarga, dan sebarkan lebih jauh ke tempat-tempat di sekitar dan kemudian perluas lagi hingga ke seluruh dunia. Semuanya direkati Hom berwarna Biru.

Lalu hirup kembali Hom lewat lubang hidung kiri, yang kemudian mereka memenuhi diri sendiri, dan dengan satu japaan Hom yang kencang, diri berubah menjadi Hom BESAR dan satukan semua lingkungan internal (dalam) dan eksternal (luar) untuk mencapai Kesucian Seutuhnya.


Metode 2



Di metode yang ke-2 ini, bayangkan sebuah aksara Hom berwarna Hijau. Kamu menjapanya dengan lebih kencang, aksara per aksara. Rekatkan semua aksara Hom hijau ini ke semua materi. Dan dengan sebuah Hom yang sangat kencang bagaikan suara petir, semua bangunan hancur menjadi bidang yang datar. Kemudian hirup kembali Hom Hijau ini dan rekatkan semuanya pada tubuh sendiri, dan dengan satu Hom yang kencang lagi, tubuh sendiri hancur berkeping-keping dan berubah menjadi Kosong.

Semuanya tak ada lagi, tak tersisa, jadi tak ada lagi yang namanya tak suci ataupun dosa, tak ada yang bersih ataupun kotor, Tidak Ada Satu Hal pun!


Metode ini dinamakan [Metode Menghancurkan Hingga Berkeping-keping].


Di sini juga ada konsep Buddha Dharma yang mendalam. Sungguh dalam dan susah dibayangkan.
{无我 Wu Wo – Tiada Diri}!

Semuanya [Kosong dan Tak Ada], dan pada saat itu [Karakteristik Kesetaraan] akan muncul, di sanalah semua hal menjadi Suci Seutuhnya.


Kita ini adalah [Komposit/Gabungan Komponen] dan metode ini menghancurkan semua gabungan komponen tersebut!!!


Metode 3


Metode yang ke-3 dengan membayangkan sebuah aksara Hom berwarna Merah dan sebuah aksara Hom lagi berwarna Hitam, keduanya berada di Chakra Hati. Dengan lembut menjapa Hom, bayangkan Hom Merah dan kemudian Hom Hitam keluar lewat lubang hidung kanan, lalu mereka berubah menjadi Gunung Sumeru berwarna Merah dan Hitam. Kedua Gunung Sumeru saling mengitari satu sama lain, bagai bergelut untuk mendapatkan posisi yang sama.

Kemudian mereka berubah menjadi aksara Hom Merah dan Hitam lagi, mereka memasuki tubuhmu lewat lubang hidung kiri dan bersemayam kembali di Chakra Hati. Kamu kemudian berkonsentrasi pada kedua aksara Hom di Chakra Hatimu. Dengan cara ini kamu akan mudah masuk ke kondisi Samadhi karena metode ini adalah konsentrasi menuju ke arah ketenangan.

Kiatnya adalah dengan melebur kedua Hom menjadi satu: Sebuah bija Hom dengan setengah bagian bersinar merah dan setengah bagian lagi bersinar hitam.

Kenapa menggunakan Merah dan Hitam? Karena mereka adalah warna yang membantu memasuki kondisi Samadhi dengan mudah.
Warna Hitam membuatmu mudah mengantuk, sedangkan Merah membuatmu terjaga/siaga; Samadhi berada di antara kedua kondisi tersebut.


Metode 4


Di metode ini, gunakanlah aksara Hom berwarna Putih. Semua tempat dipenuhi dengan Hom Putih, dan kemudian hiruplah Hom Putih tersebut untuk memenuhi diri sendiri. Lewat satu kali menjapa Hom dengan kencang, diri sendiri berubah menjadi Sinar Putih.

HOM bersinar Putih ini mampu mencapai berbagai negara dan juga alam-alam lain seperti Surga Nafsu; Surga Rupa (Wujud), Surga Arupa (Tanpa Wujud); juga mampu menjelajahi 6 alam Samsara.

Demikianlah saat kamu telah melatih Penyucian dan mencapai Kesucian itu sendiri, kamu akan mampu berbagi Kesucian ini dengan semua insan di 6 Alam Samsara.

Guru lebih lanjut menjelaskan bahwa kita sebagai sadhaka jangan suka membanding-bandingkan, karena kita semua Setara dan Semua punya Sifat Sejati Buddha.

Oleh karenanya Kesucian ini adalah Kesetaraan. Kalau kamu tak punya Kesetaraan ini maka kamu akan terlibat dalam berbagai argumen dan perselisihan. Kita harus memperlakukan semua dengan Kesetaraan.


Ada satu kunci penting yang Guru katakan!
Kita menggunakan Buddha Dharma untuk menemukan Sifat Sejati Buddha dalam diri sendiri.
Setelah Sifat Sejati Buddha telah ditemukan, maka Buddha Dharma sudah tak digunakan lagi.

Tak ada satupun yang Kekal. Semuanya hanya muncul untuk beberapa saat saja!


Salam semuanya.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Saturday, February 1, 2014

Seberapa Banyak Kamu Tahu Akan Kekuatan Astral ~ Transformasi Kebatinan


Ditulis oleh Lotuschef – 15 Januari 2014
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: 神通~神变知多少 How Much Do You Know about Astral Power~Astral Transformation


Menggunakan Transformasi Kebatinan! 神变中!



AA: 我在真佛宗二三十年,别人讲神通我都不听。唯独你讲神通,我都相信。
[Selama 20-30 tahun aku berlindung (bersarana) di dalam Ordo Satya Buddha, aku tak pernah menganggap mereka yang bicara mengenai Kekuatan Batin. Tapi saat kamu yang mengatakan, aku baru percaya sepenuhnya.]

BB: 哈哈哈!我比较神吗?
[Hahaha! Memangnya aku lebih “Astral” (fantastik dan manjur) dibanding mereka?]

AA: 不是!因为你说每个人都能做到!
[Bukan! Justru karena kamu bilang semua orang juga bisa melakukannya!]

---

Hahaha! SUNGGUH! Aku tak bohong! Aku bisa jamin bahwa semua yang mau bersadhana dengan tekun sesuai dengan panduan Guru, maka pasti istilahnya “KAMU JUGA BISA!”

Dari percakapan di atas, AA tak bisa membedakan apa itu Kekuatan Batin dan Transformasi Kebatinan.

Tentunya bila kamu membaca semua artikel yang kutulis mengenai DAYA KEKUATAN, maka kamu akan menemukan bahwa BANYAK ORANG yang salah mengerti apa itu KEKUATAN, atau lebih tepatnya Kekuatan Batin atau Transendental!

Banyak orang yang saat membahas mengenai “daya kekuatan” mereka hanyalah bohong belaka karena mereka memberikanmu konsep yang salah kalau HANYA MEREKA SAJA YANG BISA PUNYA KEKUATAN BATIN DAN SEBALIKNYA KAMU TAK BISA!

Dalam kasusku, aku berbagi bermacam-macam Teknik Visualisasi denganmu semua, yang sebenarnya merupakan berbagai teknik Transformasi Kebatinan.

DAN Hanya Bila kamu tulus dan tekun dalam melatihnya sesuai dengan panduan dari Guru dan disertai Bodhicitta, maka pertama-tama kamu akan mendapatkan Kesucian, dan kemudian kamu akan mampu mencapai Yoga dan HANYA SETELAH ITU BARULAH kamu bisa beryoga dengan Guru dan yidam manapun yang kamu pilih.
Terlebih lagi semua Eksekusi Transformasimu akan menjadi efektif karena mereka merupakan hasil Kekuatan Batin yang digunakan dengan Welas Asih untuk Menolong Semua Insan.

Insan yang jumlahnya tak terhingga, maka “Daya Kekuatan”mu juga tak terbatas!

Jadi siapakah aku dan apa yang mampu aku lakukan sungguhlah tak penting dan seharusnya juga bukan masalah bagimu pula, ini karena KAMU-lah satu-satunya orang yang bertanggung jawab atas nasibmu sendiri.

Seperti yang Guru katakan: 我們是為了解脫六道輪迴,所以才要修行,解脫是第一要義!
[Untuk membebaskan diri dari Samsara, kita perlu bersadhana; Membebaskan diri adalah Kebenaran Pertama!]

Hahaha! Benar khan? Guru memaparkan kepada semua apa itu Kebenaran Pertama 第一要義!

解脫Melepaskan (membebaskan) diri sendiri

Dan beliau juga bertanya: Lalu bagaimana cara mencapai [立断] Tahu Bagaimana Untuk Langsung Melepaskan?

Aku memberitahukan jawabannya ke teman-teman yang hadir di acara Pure Karma: {RELAKAN}!

Istilah {Merelakan} ini sungguh sederhana! Tapi kamu harus melatihnya perlahan-lahan dengan disiplin yang ketat, ditambah dengan melepaskan kemelekatan / keterpakuan pada masalah atau benda-benda duniawi. Bila kamu mendengarkan instruksi dari Guru pasti akan sangat membantu!


Salam semuanya.

DAN INGATLAH BAHWA KAMU JUGA BISA MELAKUKANNYA!


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Related Posts: