Showing posts with label cahaya. Show all posts
Showing posts with label cahaya. Show all posts

Saturday, January 26, 2019

Mantra Mulaguru yang Menakjubkan 奇妙的上师心咒



Ditulis oleh Lotuschef – 25 Januari 2019
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Wondrous Root Guru's Mantra 奇妙的上师心咒


一刹那间,智遍一切
谁想念佛,佛就在身边
“Dengan seketika, Kebijaksanaan melingkupi segalanya.
Siapapun yang hendak menjapa nama Buddha,
maka Buddha akan berada di sisinya.”



Di atas adalah mandala vajra 6 alam [Ah He Sa Sa Ma Ha].
Ia merupakan sebagian dari mantra panjang Mahaguru Lu.

Rabu kemarin, aku bertemu dengan teman murid, Q, dan kulihat ia nampak kelabu ~ yang berarti kondisi kesehatannya tidak baik.

Aku membawa beberapa tumpuk mandala di atas, begitu juga Usnisa Wijaya tsatsa dan beberapa hadiah saat bepergian ke Hong Kong kali ini.

Kuajarkan kepada Q supaya memegang selembar mandala vajra 6 alam ini, menutup matanya, memvisualisasikan Guru Akar (Mulaguru) tersenyum dan memancarkan cahaya kepadanya. Ia hanya perlu mempertahankan visualisasi tersebut dan menjapa mantra tanpa bersuara.

Tentunya aku juga membantunya sedikit dengan meletakkan jari telunjuk dan tengahku di atas tangannya yang sedang memegang mandala tersebut. Sinarnya terpancar dan membuat mandala tersebut bercahaya.

Dua teman murid lainnya ada di sana juga, dan setelah itu aku menjelaskan kepada mereka bahwa aura Q sudah berubah, pipinya mulai merona dan bercahaya.
Sesungguhnya, gerakan energi baik tersebut telah mengusir qi yang stagnan atau basi.

Hahaha!
Cetakan mandala vajra 6 alam ini benar-benar menolong banyak insan.

Bila kamu menjapa nama Buddha, maka Buddha akan berada di sisimu.
Sama halnya bila kamu menjapa mantra Mulaguru, maka Mulaguru akan berada di sisimu juga.

Kali ini adalah tugas yang mudah, metodenya pun sering kupakai, dan hanya perlu mantra Mulaguru saja!

Kemudian Q menceritakan bahwa ia pernah menderita kanker beberapa tahun lalu!

DAN, hari ini aku juga bertemu dengan seorang kawan lama yang ber-aura kelabu yang sama.
Awalnya ia tetap mengatakan bahwa ia baik-baik saja dan hanya sedang kelelahan.
Namun kemudian ia bilang bahwa ia baru saja keluar dari rumah sakit setelah mendapatkan perawatan atas komplikasi kanker paru-paru yang sering muncul berulang kali.
Berhubung ia beragama lain, aku memberinya beberapa saran dan diam-diam menolongnya.
Saat berpisah, aku mengamati bahwa auranya secara umum telah membaik. 😍


Salam Metta.

Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Sunday, August 19, 2018

Murid-murid Buddha? 佛弟子?[2]



Ditulis oleh Lotuschef – 11 Agustus 2018
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: 佛弟子?Buddha's Disciples? [2]


Email ~ Dari CY:

[--- Sy mau daftar yg ancestor offering.
Trus kalo utk penyakit diri sendiri bagusnya apa ya? ---]

Email di atas datang dari seseorang yang sudah bertahun-tahun tak ada kabarnya!
Jadi?

Mari bahas sejenak perihal “Wenshi” atau konsultasi masalah pribadi!

Kawan-kawan murid, bila kamu datang untuk “Wenshi”:
Pertama-tama, beritahukan sudah berapa tahun kamu bersarana kepada Mahaguru Lu?
Kemudian beritahukan apa yang kamu latih setiap harinya?

Semua KEBENARAN terpapar di wajahmu!

PERTAMA, mengapa kamu perlu “Wenshi”?
Berpikir untuk mendapatkan Bantuan dari Langit untuk kehidupan pribadimu!
Hahaha! Mengapa kamu pikir kamu butuh Bantuan dari Langit!


Mengutip dari artikel 佛弟子? Murid-murid Buddha?:

[--- 世尊的弟子学的主要是世尊讲的~
Murid-murid Sang Junjungan Dunia melatih ajaran utama-NYA ~
自主生死 Mengendalikan hidup dan mati diri sendiri
离苦得乐 Meninggalkan penderitaan untuk memperoleh kebahagiaan
众生平等。Semua mahluk adalah Setara.

如何[做到]?Lalu bagaimana cara [Mencapainya]?
一个证悟的[老师],四无量心,八正道 ~无我,无执,无所谓,无畏惧,。。。
Dengan seorang [Guru] yang Tercerahkan, Empat Batin Yang Tak Terhingga, Jalan Mulia Berunsur Delapan ~ tiada ego, tidak terpaku, tidak melekat, tiada ketakutan, … ---]

~~~~~~~~~~~~~~~~~

Suatu saat seorang murid wanita di Seattle mendatangi vihara, konon dengan waktu dan tenaganya ia hendak menjadi relawan.
TAPI, ia memakan hidangan di vihara, keluarganya juga datang untuk makan malam setiap harinya, dan ia mencuri mi instan dan makanan-makanan kering dari lemari dan laci di ruang makan, sambil memilah-milah barang yang ia dan keluarganya sukai!
Memberitahumu sebuah Kebenaran, semuanya ini tertulis sangat jelas di WAJAHNYA!

Jadi apa tanggapan Mahaguru Lu perihal murid-murid bandel yang tak mampu mendengar dan memahami ajarannya, sehingga mereka merasa perlu “Wenshi”, dan mencuri barang-barang dari vihara karena merasa itu adalah hak mereka?
Atau mereka yang diberikan gelar lalu mencoba mendikte orang-orang lain dan berharap mereka menyerahkan uang mereka?
Hahaha!

Bila kamu bersadhana secara teratur dan sungguh-sungguh, DITAMBAH paham sepenuhnya akan setiap langkah yang kamu jalani di dalam Sadhana, KAMU akan mampu melihat apa yang salah dengan Dirimu Sendiri dan juga dengan orang-orang lain HANYA DENGAN MELIHAT SEKILAS!
Ya, Mahaguru Lu bilang kamu hanya perlu Membuka Nadi Tengah-mu dan mengumpulkan energi Cahaya sampai cukup sehingga kamu bisa memproyeksikan CAHAYA ke wajah orang-orang untuk membaca mereka!
Semua murid bisa mengakses online berbagai ajaran Mahaguru Lu 24/7, dan kini dengan Prajnagarbha yang sudah berjalan, ada kemudahan untuk mencari versi terjemahannya juga!

Mau pakai alasan apa lagi untuk bisa “Wenshi”?

Apa yang bisa kamu baca dari tulisan CY di atas?
Dengan menggunakan pengetahuan dari ajaran Mahaguru Lu, cara apa yang bisa kamu rekomendasikan untuk CY?

Oh! Mahaguru Lu sering memberikan jawabannya di dalam ceramahnya!
DAN itu SANGAT SEDERHANA pula!

Kamu mendengarkan Mahaguru Lu atau tidak?


Salam Metta,

Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Thursday, May 11, 2017

Cenayang



Dibagikan dengan anotasi oleh Lotuschef – 4 Mei 2017
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: 通灵 Psychic


《通灵少女》(英语:The Teenage Psychic)/ Cenayang Muda

Cenayang ialah seseorang yang mengaku menggunakan Persepsi Ekstrasensori (ESP) untuk mengenali informasi yang tersembunyi dari indera-indera normal.
Kata “cenayang” juga digunakan sebagai kata sifat untuk menggambarkan kemampuan tersebut. Cenayang bisa saja merupakan seorang pemain teater seperti tukang sulap, yang menggunakan berbagai teknik seperti sulap, metode cold reading dan hot reading untuk menampakkan kemampuan tersebut.

Sebagai kata sifat, dan juga, Psikis
1. Berhubungan dengan pikiran atau jiwa manusia; mental (lawan dari fisik).
2. Psikologi, mengenai fenomena mental.
3. Di luar pengetahuan alam atau sains; kebatinan.
4. Berhubungan dengan agen atau kekuatan yang tampaknya bersifat non-fisik: penelitian psikis, fenomena psikis.
5. Sensitif terhadap berbagai pengaruh atau kekuatan non-fisik atau supranatural.

Sebagai kata benda
6. Seseorang yang sensitif terhadap pengaruh atau kekuatan psikis; seorang medium.

---

Aku menonton drama Taiwan berjudul [Cenayang Muda] kira-kira mulai dari minggu lalu.
Dua hari lalu, ada orang yang menceritakan kisah berikut kepadaku ~
Saat MJ sedang berjalan-jalan bersama RS, RS berhenti di sisi suatu jembatan dan hening selama beberapa menit.
Setelah melanjutkan jalan-jalan, RS mengatakan kepada MJ bahwa ia bertemu dengan seorang hantu pria dan berdialog dengannya.
Si hantu bilang bahwa ia bunuh diri dengan meloncat dari jembatan di titik tadi, dan mulai dari saat itu, setiap harinya, di waktu dan lokasi yang sama, ia mengulangi kembali adegan bunuh diri itu.
RS bilang bahwa ia menyarankan si hantu untuk melanjutkan perjalanannya karena keluarganya juga sudah meninggalkan dunia ini.
Ia memberitahunya supaya berjalan menuju “CAHAYA”.

Beberapa tahun lalu aku bertemu dengan RS dan ia mengaku sebagai seorang Cenayang, dengan kemampuan untuk menyembuhkan menggunakan energi!
Tapi?
Aura RS berwarna keabuan yang kusam. Aku mengkategorikannya sebagai orang dengan aura seperti hantu atau kerasukan hantu.

Aku menyarankan MJ supaya di masa mendatang bila RS kembali menceritakan penglihatannya seputar hantu-hantu kepadanya, MJ perlu membentuk mudra teratai dengan tangan kirinya dan dalam hati menjapa mantra Guru, memvisualisasikan tangan kirinya memancarkan cahaya merah jambu seperti warna bunga teratai, dan kemudian meletakkan bola bercahaya kusam-remang yang melambangkan hantu di atas teratai, lalu mengangkat tangan kirinya sambil bervisualisasi memberikannya kepada Guru atau Amitabha Buddha.

Oh! Bahkan untuk memancarkan cahaya di tangan juga harus ingat untuk menggerakkan energi “Qi” (prana), dengan menariknya dan menyebarkannya ke tanganmu.

Ah! Mengenai cerita di drama Taiwan tadi?
Adalah seputar seorang perempuan muda yang mempunyai kemampuan cenayang namun oleh para pengasuhnya malah dimanfaatkan untuk menipu orang-orang demi uang!

Menyalahgunakan kemampuan Cenayang, ataupun menipu orang-orang dengan mengaku mempunyai kemampuan tersebut, adalah hal yang umum. Dan XX dari TBS hanyalah salah satu dari banyak pelaku lainnya.

Hindarilah tipuan-tipuan semacam ini!


Salam Metta,

Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Friday, November 11, 2016

Menggunakan [Sinar]



Ditulis oleh Lotuschef – 17 Oktober 2016
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Use [Light] 用[光]


Mengacu ke rekaman ceramah Mahaguru Lu:
2016年10月16日聖尊蓮生活佛盧勝彥開講「道果」-彩虹雷藏寺

师尊在以上的开示讲了只凭[光]就能看到一个人身体内有问题或病的地方!
哈哈哈!
这应该解答了很多同门对于[神通]的迷!
若你向我问过事或目睹我指出某某身体内有问题或病的部位,
修法吧!你能帮自己,也能帮别人!

Di ceramahnya hari ini (per tanggal publikasi), Mahaguru Lu mengatakan agar cukup menggunakan [sinar] maka akan mampu melihat masalah atau penyakit dalam badan seseorang!
Hahaha!
Tentunya hal tersebut akan menjawab banyak pertanyaan para murid mengenai [Kesaktian Transendental].
Mereka yang pernah berkonsultasi padaku ataupun menyaksikan diriku menunjukkan masalah atau penyakit di dalam dirimu, maka bersadhanalah sehingga kamu akan mampu menolong dirimu sendiri dan juga orang-orang lain!

阿弥陀佛
Amituofo

~~~~~~~~~~~

[神通]Kesaktian Transendental?
Tak punya!!! :)

Karena kuncinya adalah Sadhana dan Meditasi!

Secuil hal menarik lainnya:
我是。。。,我说了算!
Aku ini adalah…., yang kukatakan maka akan dilaksanakan!

Terbayang dulu pernah mendengar ucapan tersebut dari seroang pengurus rumah ibadah 堂主, ia bilang: 我是堂主,我说了算!
Hahaha!

Seorang murid saat selesai mendengar omongannya langsung kaget terdiam!
Dan inilah salah satu alasan mengapa aku menjauhkan diriku dari rumah ibadah tersebut pula!

Administrator pusat mengirim Lian Wang & Lian He untuk membujukku supaya menyerahkan kontrol blogspot dan websiteku kepada mereka! Dan mereka gagal!

Sebelumnya, Lian Ning, mendatangiku di Vajragarbha Taiwan dan menggunakan nama Shi-mu untuk memerintahku! :)
Ia pun gagal juga!

Ingatkah [Teori Tiada Wujud] dari Sutra Intan?
Bila kamu berpikir mereka punya kendali atas dirimu, atau bisa mengaturmu, maka kamu bukanlah murid Buddha yang bijak dan terpelajar!

Karena, Ajaran Inti Pertama dari Sang Buddha adalah untuk meninggalkan penderitaan dan mencapai kebahagiaan!

Yang berarti Dirimu sendiri yang mengendalikan nasibmu! :)

Oh! Pengamatan sepintas dengan menggunakan Sinar untuk melihat Sinar di dalam tubuhmu, butuh kurang dari 10 detik saja!
Namun dengan 30 detik akan mendapatkan informasi secara lebih menyeluruh!
Kamu bisa membaca berbagai artikel yang berhubungan dengannya di dalam blog ini!


Salam Metta,


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Sunday, November 1, 2015

Guru Membahas “Pencurian Intisari Kehidupan”



Ditulis oleh Lotuschef – 18 November 2012
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Guru on "stealing of life's essence"



Mengacu ke ceramah Mahaguru Lu:

Di dalam ceramah-Nya, Guru membahas tentang Perisai Pelindung.

Ada banyak metode, tapi yang kuat direkomendasikan untuk dibuat saat hendak tidur.

Perlindungan dengan tidur di dalam balutan cahaya adalah metode yang bagus.
Membangun Lantai Vajra, dinding dan atap,; kemudian menyalakan Api Vajra, akan melindungimu sewaktu tidur supaya intisari kehidupanmu tak dicuri oleh para hantu.
Dengan melakukan metode ini, tidurmu akan nyenyak dan terasa segar saat bangun.
Tentunya kamu juga akan sehat.

Hahaha! Apa yang kulakukan dan juga ajarkan dengan teman-teman di sekitarku?
Guru mengajarkan untuk memvisualisasikan diri berubah menjadi yidam utama sebelum tidur.
Saat itu Beliau sedang berada di Dallas, November 2009, untuk memberikan abhiseka Kalachakra.

Kamu memvisualisasikan dirimu sebagai yidam dengan mendetil, menjapa mantranya, dan perlahan-lahan memasuki kondisi tidur.

Sebenarnya, metode tersebut adalah praktek fundamental yang bagus untuk melatih Yoga Mimpi.

Aku selalu menjapa mantra Guru, memvisualisasikan diriku adalah Guru, memancarkan banyak cahaya; dan kemudian tidur di tengah-tengah cahaya cemerlang yang memancar keluar.

Sederhana dan mudah? :)


Salam semuanya.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Saturday, May 2, 2015

Berbagi: Guru Sebagai Cahaya yang Membimbing



Dibagikan dengan anotasi oleh Lotuschef – 2 April 2015
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Sharing: Guru as the guiding light 分享:师父是引导之光



Sumber kutipan dari: Isha – Guru Paduka Stotram

Aku sempat melihat halaman ini dan isinya cukup mencerahkan. Di sana dijelaskan bagaimana beliau mengumpamakan Guru sebagai cahaya yang membimbing.

Dan juga sesuai dengan konteks artikel “Aku Bisa Melihat Mahaguru Dari Dekat”.

Sungguh benar bahwa dengan usaha sendiri dan mencari dari dalam batin, kita semua bisa menjadi sang cahaya pembimbing itu sendiri.

Kukira kamu pasti lelah mengulangi nasihat itu berkali-kali kepada orang-orang :D

Salam.

~~~

Sadhguru: Bila kasih karunia tak ada di dalam dirimu, atau kamu tak membuka diri kepada kasih karunia, maka tak peduli betapa banyaknya uang yang kamu miliki, betapa banyaknya kekayaan yang kamu punyai, omong kosong apapun darimu, kamu tak akan bisa menjalani hidup yang bagus.
Kasih karunia seorang Guru bukanlah seperti kesejukan yang kamu bayangkan.
Ia adalah kehadiran jasmaniah yang dapat kamu rasakan.
Ia bersifat fisik bagaikan hembusan angin sepoi-sepoi yang kamu rasakan.
Ia senyata pancaran sinar matahari.

Yang kamu anggap sebagai seorang Guru sebenarnya hanyalah suatu energi, suatu kapasitas.
Ia bukanlah seorang manusia.
Seorang manusia tertentu hanyalah menjadi sebuah perwakilan energi dan dimensi tersebut.
Kalau kamu paham, maka yang kamu butuhkan sesungguhnya adalah cahaya, bukan bola lampunya.
Tapi saat ini mungkin bola lampu tersebut yang menjadi sumber cahaya.
Jadi kamu cenderung untuk berpikir “Aku tak mampu hidup tanpa bola lampu itu.”

Di satu tingkat, hal tersebut bisa dianggap benar.
Namun kodrat dari Sang Guru tak dibatasi oleh waktu dan ruang.
Jadi bukan karena kamu duduk di sebelah bola lampu lantas kamu mendapatkan cahaya yang maksimum.
Kamu mungkin saja terpisah ribuan mil dan masih bisa menerima kasih karunia yang lebih besar daripada orang yang saat itu sedang duduk di sebelah sang guru tersebut.


Demikianlah yang namanya Keberhasilan tak akan datang kepadamu tanpa kasih karunia.
Oleh sebab itu kamu harus belajar untuk menjadi reseptif (siap dan rela menerima) terhadap kasih karunia.

Hanya dengan kondisi mental pikiranmu saja bisa membuatmu menjadi reseptif,
Caramu mengatur tubuhmu bisa membuatmu menjadi reseptif,
Caramu mengendalikan emosi-emosimu bisa membuatmu menjadi reseptif, atau mungkin kamu punya metode-metode yang lebih rumit, kamu memahami mekanisme kerjanya dan oleh karenanya kamu menjadi reseptif.

Tapi tanpa kasih karunia, tak akan ada keberhasilan.
Kamu mungkin luar biasa cerdas, tapi kamu tetap saja akan menjadi sebuah kegagalan.
Kamu mungkin punya kapasitas yang besar, tapi kamu tetap saja akan menjadi sebuah kegagalan.

Namun dengan adanya momen kasih karunia, tiba-tiba kamu akan melihat segala hal, dan semuanya menjadi berhasil.

Supaya kamu bisa menjadi damai, menjadi bahagia, kamu bisa melakukannya dari dalam batinmu sendiri.

Kalau kamu tahu cara mengatur tubuh dan pikiranmu, kamu bisa melakukan hal-hal tersebut.
Namun keberhasilan dalam hal yang sedang kamu kerjakan tak akan terjadi tanpa kasih karunia.
Tanpa kasih karunia sebagai pelumasnya, mesinmu tak akan berjalan jauh.
Semua hal akan nampak seperti tugas yang berat di dalam hidupmu.

Kebanyakan manusia malah melakukan hal tersebut kepada dirinya sendiri, karena pikiran mereka terlalu penuh akan dirinya sendiri.
Demikianlah mana bisa membuka diri terhadap kasih karunia?!

Segala hal di dalam hidupnya adalah pekerjaan yang berat –
Edukasi adalah pekerjaan yang berat,
Pergi bekerja adalah pekerjaan yang susah,
Pernikahan juga sebuah pekerjaan yang sudah besar, sekalian susah pula.

Namun bila kamu menjadi sangat reseptif terhadap kasih karunia, kamu akan melihat bahwa semuanya akan terjadi dengan leluasa karena kamu saat itu adalah mahluk yang dilumasi dengan baik.

~~~~~~~~~~~

Baca juga artikel berikut: Brahmananda Swarupa

“Brahmananda Swarupa” adalah kidung lagu yang dikuduskan oleh Sadhguru untuk mendatangkan ketenangan bagi orang-orang yang menjadikannya bagian dalam hidup mereka.

Kidung ini merupakan salah satu bagian dari album Vairagya dan bisa diunduh secara cuma-cuma.
Ia juga tersedia di dalam aplikasi Isha Chants untuk platform Android.


~~~~~~~~~~~~~

Teman-temanku sekalian yang terkasih,
Kalau kamu bisa menyerap sebagian besar isi dari kedua artikel di atas, kamu akan tahu bahwa ada kemiripan dengan ajaran Mahaguru Lu mengenai Tantra Tingkat Lanjut; Mahamudra dan Maha Kesempurnaan, serta sangat identik dengan ideologi Zen pula! :)

BAGAIMANA BISA?

Rahasia Alam Semesta adalah Satu dan Tunggal!
Mau bagaimanapun kamu mencoba menjelaskan atau menggambarkan Alam Semesta dan Kodrat Buddha seseorang, mereka adalah Satu dan sama!

Cahaya juga merupakan jawabanmu, kalau kamu selama ini memperhatikan apa yang Mahaguru Lu ajarkan dan yang kubagikan juga! :)

Aku ingat pernah menjelaskan bahwa kita semua ini adalah “Tubuh Cahaya” dan saat kita melebur menjadi manunggal, maka Tubuh Cahaya masing-masing individu sudah tak bisa dibedakan lagi!

Bagi banyak orang, ideologi Zen berarti “ungkapan-ungkapan gila dari seseorang yang gila”!

Hahaha!

LAGIPULA seorang Guru yang Sejati berbagi ajarannya secara luas dan cuma-cuma tanpa menarik bayaran!
Sadhguru dan Mahaguru Lu punya banyak kemiripan di mana mereka berbagi Rahasia-rahasia Alam Semesta secara cuma-cuma dengan Semua Insan – sehingga mereka yang punya jodoh yang relevan akan menjadi Tercerahkan dengan lebih cepat.
Begitulah!
Karena kita semua ini Setara di mana kita punya Kodrat Buddha!

Di sanalah letak Perbedaan Sesungguhnya antara Seorang yang Tercerahkan dengan Seorang yang Awam! :)

Sama halnya pula, semua materi yang dibagikan di blog ini bersifat cuma-cuma dan mereka yang berjodoh akan mendapatkan Realisasi Penuh dengan lebih cepat, namun pada akhirnya semua insan tetap akan mencapai “pantai seberang” juga!

Ketekunanmu dalam bersadhana akan menentukan kecepatanmu untuk mencapai “pantai seberang”, bukan karena usaha orang-orang lain!

Kita selalu bersyukur kepada mereka yang berbagi “rahasia-rahasia alam semesta” demi memberi manfaat bagi semua insan!

Jadi gunakanlah Ajaran yang Sejati tersebut dengan Kebijaksanaan!

Pepatah Tiongkok mengatakan:
Air mampu mendorong (memajukan) sebuah perahu, namun ia juga mampu menggulingkan (merintangi) perahu itu pula.


Salam semuanya.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Tuesday, March 24, 2015

Biarkan Aku Menyalakan Sebuah Pelita



Artikel asli ditulis oleh Mahaguru Lu
Diterjemahkan ke Bahasa Inggris oleh Lotuschef Lama – 18 Maret 2015
Diterjemahkan ke Bahasa Indonesia oleh Lotus Nino
Sumber: 讓我點起一盞燈 Let Me Light a Lamp


Catatan:
Diterjemahkan ke Bahasa Inggris oleh Lama Lotuschef.
Mempersilakan teman-teman untuk menerjemahkan sendiri sehingga menjadi versi yang mampu dipahami sesuai dengan tingkat pelatihan dirimu saat ini.
Berikut adalah salah satu artikel yang ditulis tentang retret Mahaguru di Danau Daun. Saatnya kamu melebur diri untuk memahami Mahaguru dengan lebih baik!

Selamat menikmati! :)



蓮生活佛 > 師尊文集 > 167_靜聽心中的絮語

讓我點起一盞燈


在「葉子湖」閉關,每到了夜間,四周一片黑幽幽,好像天地是一隻巨獸,把光明全吞噬了。
Saat melakukan retret di Danau Daun, tiap kali malam tiba, sekeliling menjadi gelap dan hening, seakan-akan Langit dan Bumi adalah mahluk raksasa yang menelan segala kecemerlangan.

在閉關小屋,我只點一盞燈,這盞燈是照明我的手,我的筆,我的稿紙,還有我腦海中的靈思。
Di dalam pondokan yang kecil, aku hanya menyalakan sebuah lampu, ia adalah sinar yang menerangi tanganku, pena, kertas menulis, dan juga pikiran-pikiran spiritual dari dalam batinku.

為什麼只一盞燈?
Kenapa hanya sebuah penerangan?

答案很簡單,我生活很省,是「省電」。
Jawabannya juga sangat sederhana, hidupku sehari-hari juga sangat berhemat, dan aku berusaha [menghemat listrik].

如果「寫作」算是豐收的話,在這幾年閉關的歲月之中,我沒有偷懶,我一個字又一個字的播種,每一天,每一夜,我早已遺忘,什麼時候是星期六?
什麼時候是星期日?
我幾乎沒有一天是休息的日子。
Jika [Menulis Artikel] akan menuai kelimpahan, maka dalam tahun-tahun aku melakukan retret ini, aku tak pernah malas sedikitpun. Setiap hari, setiap malam, hingga aku sudah lama lupa kapan itu hari Sabtu ataupun Minggu, aku menanam kata demi kata.
Secara praktis aku tak pernah beristirahat seharipun.

在黑黑的夜裡!
我化為這盞燈吧!
免得這世界無限的空蕩!
Di dalam kelamnya malam!
Aku berubah menjadi lampu ini!
Untuk mencegah supaya dunia tak menjadi kosong tanpa batas!

對於娑婆人間世界,我已啞然,我眼睛裏看不見自己的希望,耳朵裏聽不見美妙的樂章,我的心,毫無一絲絲的慾望,就在這一刻我憶起一一
日無所見。
耳無所聞。
心無所知。
即為清淨。
Dan mengenai dunia Saha, aku sendiri terbengong, mataku tak melihat harapanku sendiri, telingaku tak mendengarkan musik yang indah, hatiku tak ada secercah nafsupun, dan di saat itu aku mengingat –
Mata tak melihat.
Telinga tak mendengar.
Hati tak mengetahui.
Inilah Kesucian – bersih, damai, tenang…

太上曰:
「上士無爭,下士好爭,上德不德,下德執德,執著之者,不名道德。」
Dewa Tai Shang berkata:
[--- Di atas Bumi tak ada perselisihan,
Di bawah Bumi suka perselisihan,
(Mahluk Surgawi) dengan Pahala yang Terunggul tak meributkan pahala,
(Mahluk Duniawi) dengan Pahala yang Terendah semuanya melekat pada pahala,
Mereka yang terpaku pada hal tersebut tak paham Jalur Pahala ataupun Kemuliaan. ---]

我覺悟到,湛然常寂的境地,當寂無所寂,慾則不生,慾若不生,則名「真靜」。
Aku menyadari keheningan yang penuh kedamaian, di tingkatnya yang paling ekstrim – di mana sudah tak ada lagi keheningan yang penuh kedamaian, maka nafsu keinginan tak muncul, dan inilah yang dinamakan sebagai [Ketenangan yang Sebenarnya].

我現在只點著這一盞燈,守護著山河大地,這盞燈明就算是我的絮語,心底的秘密吧!
Kini, aku hanya menyalakan sebuah lampu, menjaga gunung-sungai-bumi yang agung (maksudnya “dunia”). Lampu ini anggap saja sebagai bisikanku yang tiada hentinya, rahasia terdalam dari hatiku!

這盞燈也許亮度不會太大,也許世人不一定看到,也許不會有人知道了。
Cahaya lampu ini mungkin tak begitu besar, banyak orang awam mungkin juga tak melihatnya, atau bahkan tak ada yang mengetahuinya.

但,我仍然要點,在我離開大家這麼多年之時,或永遠不再見面之時,或互道珍重再見的時候。
Namun, aku masih tetap menyalakannya, saat aku meninggalkanmu selama bertahun-tahun, atau mungkin tak pernah bertemu lagi, atau saat kita saling mengucapkan selamat tinggal sampai kita berjumpa lagi.

在黑暗之中,我點這一盞燈,什麼是身清淨、口清淨、意清 淨,什麼是「真靜」,我要讓大家有亮光。
Di dalam kegelapan, aku menyalakan lampu ini, apa yang dimaksud dengan Kesucian Tubuh, Ucapan, Pikiran, dan apa itu [Keheningan Sejati], aku ingin semuanya mempunyai kecemerlangan ini.

~~~~~~~~~

Teman-temanku sekalian yang terkasih,
Kamu dapat memahami apa yang Mahaguru maksudkan?

Dapatkah kamu MERASAKAN apa yang beliau sedang rasakan?

:) Melebur ke dalam artikel berarti kamu belajar beryoga dengan Mahaguru Lu, Buddha Hidup Lian Sheng!

Benar sekali!

Buddha Dharma atau metode banyaknya tak terkira!

Membaca dan melebur, merupakan salah satu dharma atau metode untuk berhasil dalam Yoga!


Salam semuanya.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Saturday, October 4, 2014

Menyaksikan Tathagatagarbha?


Ditulis oleh Lotuschef – 3 Oktober 2014
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: See Buddha Nature 见佛性?



Teman-teman masih ingatkah Mahaguru pernah mengajarkan cara menekan mata kita dengan pelan, untuk Melihat Sinar?

Bila kamu bisa melihat titik-titik sinar berwarna Biru Permata (tak terlalu muda, tak terlalu tua), berarti kamu sudah bersadhana dengan cukup baik.
Bila ada titik-titik sinar berwarna kuning, berarti kamu bersadhana dengan benar.
Atau bila nampak titik-titik sinar berwarna putih, kamu berarti tahu apa itu Melihat Sinar!


Mahaguru Lu mengatakan kalau sinar Biru Permata adalah cahaya dari Tathagatagarbha-mu.

Kalau kamu tak melihat sinar apapun, maka dari sekarang saatnya bersadhana dengan lebih tekun dan tulus.

Belajar cara yang benar hanya dari Mahaguru Lu saja!

Perhatikan ceramah-ceramah Mahaguru dan ingat-ingatlah berbagai kiat utamanya yang akan menolongmu supaya bisa bersadhana dengan baik.

Jangan berkhayal kalau kamu bisa melihat ini dan itu!

Bila kamu melakukan segala hal dengan Bodhicitta, maka jalan pelatihan dirimu seharusnya akan cukup lancar. :)

Jangan lupa! Bodhicitta!


Oh ya! Jangan pula menghiraukan dan menebak-nebak siapa yang bisa melihat sinar dan siapa yang tak bisa!

Tak ada hubungannya denganmu!

Kamu hanya perlu tetap fokus dan lebih banyak berusaha untuk bersadhana secara tulus!

Nantinya di dalam perjalananmu, kamu benar-benar harus melakukan banyak riset mengenai berbagai topik yang Mahaguru ulas.


Salam semuanya.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Related Posts:


Thursday, April 10, 2014

Lotuschef Bercakap-cakap – Mengendalikan Sinar?


Ditulis oleh Lotuschef – 10 April 2014
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Lotuschef in Chat – Managing Light?



Di ceramah kemarin, Guru mengatakan bahwa Bola-bola Cahaya Prajna mengandung 5 warna di dalamnya.
Lihatlah berbagai macam bola cahaya yang terekam di foto-foto di atas.

Teman-teman ingatkah bahwa Guru bilang kalau bola-bola cahaya prajna baru saja memasukinya, satu demi satu?
Mereka adalah para dewata yang melebur dengan Guru, atau istilahnya ber-Yoga dengan Guru. :)


SUNGGUH!
Saat kamu sudah punya Fondasi yang relevan, maka Yoga dengan Yidam atau banyak Yidam akan menjadi begitu mudahnya!

Dengan Satu Pikiran saja maka mereka akan datang dan Beryoga denganmu!
Atau mereka akan memilih untuk Beryoga denganmu saat Jodohmu telah matang atau Chakra-chakramu telah terbuka!

Sebelum Proses Yoga yang Berjalan Otomatis nan Menakjubkan ini bisa terjadi, tentunya kamu harus membangun jodoh yang relevan.


Mampukah kamu Menghirup Nafas Sepenuhnya dan MENAHAN Satu Nafas tersebut, menutup semua lubang, dan pada saat yang bersamaan Menyebarkan Satu Nafas itu (dalam bentuk Energi Sinar) ke seluruh tubuhmu, dan KEMUDIAN Membuka semua pori-pori tubuhmu dan mengeluarkan Nafas/Sinar ini untuk dibagikan (dipancarkan) kepada semua insan?


Cahaya yang dilihat oleh seorang Yogi, bisa diberdayakan dari energi Matahari, listrik ataupun bentuk-bentuk energi lain.
Ia juga bisa diproyeksikan oleh sang Yogi kepada berbagai objek ataupun subjek sehingga mereka akan bersinar!



Di salah satu artikel Guru, Penampakan Cahaya Suci 净光出现, yang dipublikasikan di dalam Pencapaian Tubuh Pelangi Buku ke-3; tertulis bahwa Cahaya akan dihasilkan tiap kali si praktisi bermeditasi dengan benar.

Ia pada akhirnya akan mampu menghasilkan Cahaya Suci untuk dipancarkan kepada berbagai Objek atau Subjek untuk berbagai macam tujuan pula.



Di saat upacara, Guru mengirimkan Sinar lewat tali yang diikatkan ke Bendera-bendera Abhiseka untuk memberikan Abhiseka Pemberkatan.
Beliau melakukan hal yang sama saat memberikan Pemberkatan Jamah Kepala (Moding) kepada para murid.


Beliau juga mengatakan bahwa Thubten Ksiti mampu membaca dengan akurat semua aura atau nasib para objek dari foto yang ada, maupun langsung melihat objek yang bersangkutan.

Minggu kemarin, beliau juga mengatakan kalau beliau mampu melihat “mereka yang tak terlihat” yang mengikuti tiap orang, dan juga mampu mengetahui nasib dari orang yang bersangkutan.
Kemudian juga mampu melihat apakah orang tertentu bersadhana dengan benar atau tidak. :)


Sedikit peringatan bagi mereka yang mencari Medium, Tukang Ramal, Master Fengshui, dan sejenisnya – kebanyakan dari para praktisi ini hanyalah berkutat dengan Roh atau Hantu!
Menurut Guru, keakuratan para praktisi ini sangat tergantung pada Tingkatan Roh yang datang untuk memberikan jawaban!

Bisa dikatakan kalau keakuratannya tergantung pada Tingkat Energi si Roh yang bersangkutan!

Di artikel yang kemarin kutulis, Ro adalah seorang yang mempraktikkan Membangkitkan Roh 起灵!
Sw bilang bahwa ia merasa tak nyaman saat menghadiri sesi meditasi yang dipimpin si Ro.


Akupun juga pernah melihat banyak hal seperti itu saat sesi sadhana di berbagai rumah ibadah.

Demikianlah teman-temanku sekalian yang terkasih, yang namanya Meditasi atau Samadhi adalah sebuah kondisi di mana kamu “membuka” dirimu tapi Bukan Kehilangan Kontrol Dirimu!
Hahaha!

Kamu harus merasa segar setelah menyelesaikan sesi Meditasi ataupun Samadhi, bukannya jadi tambah lelah karena berjingkrak-jingkrak, atau berguling-guling di lantai, atau menari-nari dengan mata tertutup!

Seorang VM di Taiwan selalu melakukan Pembangkitan Roh seperti ini untuk para umatnya setelah sesi sadhana.
Sungguh! Aku melihat dengan mataku sendiri gerakan-gerakan tak masuk akal dari mereka yang menjadi lupa diri setelah meminum air yang dimantrai oleh si VM tersebut.

Altarnya penuh dengan Roh-roh!

Hahaha!
Seorang fashi merasa sangat frustrasi karena setelah meneguk gelas ke-2 berisi “air spesial” itu juga masih tak bisa “Membangkitkan Roh”nya dan turut “BERSENANG-SENANG” dengan lainnya!

Lalu seorang fashi lainnya lagi sibuk menari-nari, sepenuhnya kehilangan kendali atas dirinya sendiri!

Guru mempromosikan orang tersebut menjadi VM, dan menurutku hal tersebut beliau lakukan untuk menyelamatkan orang tersebut supaya tak “melenceng” dari jalan menuju Nirwana!

Bagaimana halnya dengan promosi VM baru-baru ini?

Hahaha!
Sama! Beberapa diberikan jabatan sebagai VM untuk menyelamatkan mereka atau menjauhkan mereka dari CELAKA!

Mengikuti beberapa teman murid yang punya Jabatan bisa Merugikan pencapaianmu menuju Nirwana, tapi akan menguntungkan dalam segi Jabatan dan Kejayaan Duniawi yang didamba dan dikejar orang-orang awam.

Oleh karenanya, pertama-tama pahamilah dulu apa yang dimaksud dengan Meditasi yang Sesungguhnya, sebelum kamu terlanjur tersesat dan celaka serta tak bisa ditolong lagi!


Salam semuanya.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Disunting dari Jurnal Lotuschef

Related Posts:

Tuesday, February 25, 2014

Mahaguru adalah Keajaiban Bagimu! [1]


Ditulis oleh Lotuschef – 24 Februari 2014
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Lotuschef in SZ is Your Miracle! 师尊是你的奇迹! [1]



Foto di atas adalah Guru Akar kita tercinta, Buddha Hidup Lian Sheng.

Tahun lalu, aku bertemu dengan salah satu petugas rumah ibadah dari Taiwan saat ia sedang mengepel lantai di toilet wanita.

Cuman melihat sepintas saja tapi berakhir aku “mengamatinya” dengan cepat dan memintanya untuk menungguku sementara aku akan menggunakan toilet terlebih dulu.

Setelah selesai dari toilet, aku lihat dia sudah tak ada di sana. Kucari dia dan segera menemukannya.

Kubilang kalau aku ingin bicara dengannya, dan kami pergi ke suatu sudut di area luar yang mirip balkon.

Lalu kuberitahu dia bahwa kesehatannya tak baik, ia punya masalah dengan ginjal dan jantung.
Ia mengiyakan kata-kataku dan memberitahuku bahwa ia sudah memohon Guru untuk menolongnya.

Dia bilang: Guru memberitahuku “Sebuah mujizat akan menyembuhkanku!”
[她说:师尊跟我说 - 奇迹就能治疗好我!]

Lalu kuajarkan dia untuk menjapa mantra Guru dalam 3 cara yang berbeda!
[以下 --- 我教她用3 个不同方式 (念上师心咒)而已!]

Aku tersenyum.

Lalu memintanya untuk menjapa mantra Guru.

Setelah beberapa saat, aku memintanya untuk berhenti dan memberitahunya supaya melakukannya dengan membayangkan Guru memberkatinya dengan sinar saat ia menjapa mantra-Nya!

Selang beberapa saat kemudian, aku menyuruhnya berhenti lagi dan bertanya kepadanya bagaimana rasanya sekarang?
Aku bisa melihat ia sudah mulai sedikit bersinar. :)

Ia menjawabku kalau sudah merasa sedikit lebih baik.

Hahaha! Dan kemudian kini Bagian Akhirnya!

Aku mengajarkannya untuk menjapa mantra Guru, sambil membayangkan kalau dia adalah Guru dan memancarkan Cahaya kepada semua insan, tanpa membeda-bedakan siapapun mereka!
Sekedar berbagi kebaikan Energi Semesta dalam bentuk Cahaya! :)


Kali ini dia berhenti dan tersenyum. Ia bilang bahwa dirinya merasa bahagia dan takjub, serta mengatakan bahwa aku pastilah Mujizat yang Guru beritahu supaya dia mencarinya!
[这次,她自动停下来, 微笑着对我说,她觉得很好,接着说道, 我应该是师尊叫她找的奇迹!]


Teman-temanku sekalian yang terkasih,
Bila kamu benar-benar paham kata-kata Guru dalam kasus di atas, kamu pasti akan segera melakukan Maha Namaskara untuk berterima kasih pada-Nya!
[如果你了解师尊的话,你会即刻做大礼拜,感谢师尊!]

KENAPA?

[为什么?]

Karena Guru adalah Keajaiban yang kau cari!!!
 [师尊就是你的奇迹! ]

Bukan diriku! :)

[不是我! :) ]

Aku hanyalah sekedar utusan yang dikirim Guru untuk menolongmu berhubung kamu tak paham kata-kata-Nya!!!
[我只是师尊派来传话的,因为你听不懂师尊的话!!!]

Hahaha!


Salam semuanya.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef


Disunting dari Jurnal Lotuschef

Related Posts:

Tuesday, October 15, 2013

Bertobat karena Memilih Kandidat Presiden


Ditulis oleh Lotuschef – 1 Oktober 2013
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Doing Repentance for Choosing a Presidential Candidate


Tahun 2011, aku sedang berada di Seattle untuk mengikuti upacara Musim Gugur.

Setelah melakukan check-in, aku segera mandi dan menghidupkan laptop-ku.

Aku sempat melihat Berita Pemilu yang dimuat oleh seorang murid di dalam Facebook.
Ia memberitahuku bahwa proses pemungutan suara sudah selesai dan sekarang sedang dalam tahap penghitungan.

Aku kemudian “melihat” para kandidat dari pranala yang diberikan oleh si murid.

Melihat 4 dari mereka, aku perhatikan bahwa TT memancarkan cahaya.
[Ya! Aku gila! Sebuah cahaya bisa terlihat dari sebuah foto!!!]
Hehe!

Kubilang bahwa TT adalah yang terbaik dari 4 kandidat tersebut dan kemungkinan ia yang akan terpilih sebagai Presiden!

Keesokannya, si murid memberitahuku bahwa yang kukatakan sungguh akurat dan TT memang terpilih sebagai presiden!

Tapi tak dinyana, hanya karena “Memilih”, seperti “tak ada hal yang lebih baik untuk dilakukan” membuatku kena masalah besar!

Aku segera bertobat dan berjanji tak akan turut campur dalam perihal seperti ini di masa mendatang!

Artinya aku bahkan tak boleh melihat para kandidat di masa mendatang dan secara mental memilih salah satu dari mereka dalam kampanye yang ada!

Guru meminta kita untuk tidak turut campur dalam hal perpolitikan.
Ditahbiskan berarti sebisa mungkin menjauhi persaingan duniawi juga!

Kita diminta untuk menolong para insan meninggalkan penderitaan dan tak boleh mencampuri Karma dan garis yang telah ditentukan!

Bertobat berarti TAK BOLEH MENGULANGI!

Sejauh ini masih baik-baik saja, belum bertemu dengan situasi yang sejenis. :)

Aku hanya boleh melihat kesehatan fisik orang-orang dan membantu mereka bila sanggup.
Lainnya? Tak boleh dilihat!!!

Salam semuanya.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Tuesday, September 10, 2013

Lotuschef berbagi mengenai Cara Menghimpun Cahaya 聚集光


Ditulis oleh Lotuschef – 3 September 2013
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Lotuschef sharing Light Accumulation 聚集光


Guru membahas mengenai Akumulasi (Menghimpun) Cahaya beserta dengan sumber-sumbernya seperti Matahari, Bulan, dll.

Mata manusia atau mata fisikmu mungkin tak mampu melihat sinar-sinar tertentu, namun mereka benar-benar ada.

Lihatlah bola-bola sinar terang yang tertangkap di dalam foto, begitu juga dengan figur-figur berbagai roh yang berbentuk seperti asap. :)

Berikut adalah beberapa artikel yang membahas mengenai topik tersebut.
Silakan menikmati!!!

Mani Stones 魔尼宝珠

Lotuschef in Conversation – Let’s Play with the Sun!

Dharma King Lian Sheng’s Dharma Speech at Indonesia’s Kalachakra Vajra Chain Event

Visualization – Stars

Visualization – Mani Stones


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Monday, September 2, 2013

Kebijaksanaan yang nampak gila – Sinar & Penglihatan


Ditulis oleh Lotuschef – 31 Agustus 2013
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Crazy Wisdom – Light & Sight 光与见


Foto di atas diambil saat upacara Bardo Musim Semi di Seattle.


Pindola yang digambarkan di sana sangat berbeda dengan rupang-rupang yang dijual dalam berbagai ukuran di lokasi upacara.
Mereka malah terlihat seperti Pindola yang “ketakutan” dengan mulut yang terbuka!

Semua penjual mengatakan bahwa Pindola bertampang jelek!
Hahaha!

Ah JELEK dan Ketakutan ya dua hal yang berbeda dong?


Kini kembali ke Cahaya & Penglihatan.

Cahaya pada berbagai objek akan memampukan kita untuk melihat mereka sesuai dengan Banyaknya Cahaya yang bersinar pada objek-objek yang bersangkutan.
Demikian halnya, saat kamu “meminjam” sinar dan kemudian menyorotkannya dari chakra mata ke-3-mu (Tian Xin), kamu akan mempunyai Penglihatan yang melampaui mata “manusia”.

Saat LW terus bicara denganku di siang hari, cahaya yang “dipinjam” dan sinar matahari meneranginya, membantuku untuk “membaca” aura atau energi-nya dengan mudah, kalau saja dia sadar waktu itu. :)

Guru bilang kalau orang ini mampu melihat sinar dalam sadhananya.
Apakah kini dengan pengumuman tersebut kepada publik membuatnya menjadi makin sensitif dan mabuk akan penghormatan dan pujian, elemen-elemen dari 3 racun?

Kalau kamu melihat LW dengan baik, aura-nya sudah mulai memucat dan banyak yang bisa diceritakan dari sorot matanya. Ekspresi muka juga sepenuhnya menunjukkan tingkat pelatihan dari nadi tengah yang bersinar, itu juga bila ada.

Mengenai LH yang tak banyak bersuara, Guru menuturkan bahwa dia telah melatih Dharma Anaswara (tiada kebocoran) juga. Dulu ekspresinya terlihat ceria dan bersinar.
Namun coba sekarang dilihat lebih detil.

Sesuai dengan yang Guru katakan, dengan sinar yang “dipinjam” dan pengetahuan untuk menggunakan sinar ini, seorang praktisi akan punya Penglihatan yang melampaui mata fisik “manusia”.

Ini sama halnya dengan Pantulan Cermin.

Dan juga seperti kamera yang menangkap dan mengabadikan pemandangan yang bercahaya, semua “Mata” selain Mata Fisik, mampu bekerja layaknya kamera.

Dengarkan yang Guru jelaskan dengan baik. Tonton lagi mengenai cara “meminjam” sinar.

Namun berhati-hatilah juga dengan 3 Racun!

Salam semuanya.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Friday, August 9, 2013

Mengenai Bazi 八字 [3]



Ditulis oleh Lotuschef – 6 Agustus 2013
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Lotuschef on Bazi 八字 [3]


Mengutip dari artikel Mengenai Bazi 八字 [1]:

Empat Pilar Nasib adalah istilah konseptual di China, Jepang dan Korea untuk menggambarkan empat rangkaian komponen yang menentukan nasib seseorang.

Mereka diambil di saat momen kelahiran yang terdiri dari: tahun, bulan, hari, dan jam.



Hahaha!
Mari kita lihat hal di atas dari sudut lain yang menarik. :)

Kembali ke ceramah Guru tentang Thubten Ksiti yang bisa membaca nasib orang lewat mengamati foto.
Melihat foto berarti menangkap/merekam penampakan fisik seseorang.

Perlukah Empat Komponen yang disebutkan di atas? :)

Guru katakan bahwa Thubten Ksiti bisa membaca nasib para VM yang duduk di panggung hanya dengan sekilas pandang; dan nasib di sini artinya karma dari 3 masa – lampau, sekarang, dan mendatang!

Apakah Thubten Ksiti butuh Empat Komponen tadi juga?

Kini bisakah kamu memahami apa yang Guru maksud dengan “tidak mempelajari Fengshui, Astrologi dan lainnya yang merupakan pintu-pintu samping”?

Lihatlah kembali ceramah Guru baru-baru ini mengenai Menyalakan Nadi Tengah dan Transformasi menjadi Sinar; Meminjam dan Mengumpulkan Sinar; dan artikel di dalam Buku ke-3 Pencapaian Keberhasilan Tubuh Sinar Pelangi – Munculnya Cahaya Suci.

Diri yang menjadi bercahaya dan kemudian mampu memancarkan cahaya kapanpun juga, kepada berbagai subjek, maka dia akan mampu membaca nasib atau karma si subjek yang bersangkutan.

Dan mengenai metode-metodenya, kita tunggu saja Guru untuk membagikannya dan memberikan abhiseka yang bersangkutan.
Atau alternatif lain adalah menunggu Guru untuk mengajarkannya kepadamu secara astral dan memberikanmu abhiseka yang bersangkutan.

Aku ingat pernah menyarankan beberapa murid untuk tidak membuang-buang waktu mereka untuk mempelajari Fengshui dan Astrologi.
Dan juga menyarankan seorang murid untuk melupakan apa yang telah ia pelajari dari seorang praktisi Taois, karena semua yang telah ia pelajari adalah Metode Kemudahan (Upaya Kausalya) untuk menyelesaikan berbagai masalah duniawi saja, lagipula tingkat efektivitasnya juga berbeda – tergantung si praktisi yang bersangkutan.

Kubilang, si murid di artikel Mengenai Bazi 八字 [2], adalah orang yang beruntung karena si master berkata jujur dengan memberitahunya bahwa metode atau data yang digunakannya tak akan efektif (akurat) untuk beberapa kategori orang.

YA! Pasti dia tak akan bisa mengaplikasikan pengetahuannya terhadap Yogi Sejati semacam Guru! :)

Juga tak akan akurat terhadap mereka yang bisa [Melebur ke dalam dunia-dunia elemen] kapan saja mereka mau.

Aku sempat berbagi sedikit mengenai “Melebur ke dalam berbagai dunia” di dalam blog ini.

Bukankah sudah waktunya untuk mendengarkan Guru dengan baik dan berlatih dengan tekun?

Salam semuanya.

Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef