Showing posts with label mara. Show all posts
Showing posts with label mara. Show all posts

Monday, April 11, 2016

Mengenai Tragedi VM Lian-ge



Karya tulis Mahaguru Lu: 蓮生活佛 > 師尊文集 > 75_真佛法中法 > 有關「蓮格上師」的慘劇
Diterjemahkan ke Bahasa Inggris dengan anotasi oleh Lotuschef – 21 Maret 2016
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: 有關「蓮格上師」的慘劇 Pertaining to Tragedy of VM Lian-ge



Cuplikan di atas: Mahaguru Lu saat memimpin Upacara Homa Usnisa Wijaya di Vajragarbha Caotun, 19 Maret 2016.

蓮生活佛 > 師尊文集 > 75_真佛法中法 > 有關「蓮格上師」的慘劇

CATATAN: Berikut ini adalah secarik surat yang ditulis oleh Reverend Lian-xin (hati), dan ditujukan kepada Mahaguru Lu. Ia menuliskan dengan detil pertemuannya dengan VM Lian-ge yang masuk ke dalam jalan Mara.

「蓮格上師的慘劇」一文刊出後,諸弟子諸多回響,而且議論紛紛,很多的人替他惋惜,認為一步走歧,便入魔道矣!
[Tragedi VM Lian-ge], sebuah artikel yang dipublikasikan dan menimbulkan perdebatan serta penolakan dari banyak murid. Banyak yang merasa kasihan kepadanya, merasa bahwa salah langkah akan menyebabkan terjatuh ke dalam jalan Mara!

  因此,特別再刊出「蓮心」的來信,再申明之:

師尊慈鑒:

  謝謝回信!

  昨日收到蓮邦第廿一期,看到「蓮格上師的慘劇」一文,感慨萬千,他給我的印象很深,是一位使我對「真佛宗」信心動搖的人。
Menerima Lian-bang edisi ke-21, dan membaca artikel [Tragedi VM Lian-ge], aku merasakan emosi penyesalan yang amat mendalam. Ia memberiku kesan yang mendalam, dan karena itulah yang membuat imanku kepada [Ordo Satya Buddha] menjadi goyah.

  記得一九八六年祈福法會的前一天,那天早上當我進入「雷藏寺」,見有四人坐在佛前修法,我全不認識他(她)們,但因自己沒有事情做,就坐下與他們一齊同修,修完後,我覺得指導我們的人教得很好,我是初修法,什麼都不懂,當我稱讚他領導得好時。
(Reverend Lian-xin bergabung dengan sebuah grup yang terdiri dari 4 orang yang bersadhana bersama di Vihara Vajragarbha, dan setelah sesi sadhana selesai, ia merasa orang yang memimpin sesi tersebut mengajarkan dengan baik. Berhubung ia baru dalam hal bersadhana, dan tak tahu apapun, ia pun memuji bimbingannya yang baik tersebut.)

  他自我介紹一番:「……我是蓮格上師……紅蓮花童子轉世……我修了兩年就拿到上師……。」
Orang tersebut memperkenalkan diri seperti berikut: “……. Aku adalah VM Lian-ge……. Reinkarnasi Padmakumara Merah……. Aku bersadhana selama 2 tahun dan mendapatkan gelar VM…….”

  一聽是紅蓮花童子上師,我更敬佩他,但「修了兩年就拿到上師」,我覺得不對勁,顯然他修法的目的全為了「上師」之名。
Saat mendengar VM Padmakumara Merah, aku semakin mengaguminya, TAPI [bersadhana selama 2 tahun dan mendapatkan gelar VM], aku merasa ada yang salah, jelas sekali motif bersadhananya adalah untuk mendapatkan gelar [VM].

  當我回飯聽吃早餐的時候,他又在堂中自己練各種啟靈,動作殊多怪異,引得周圍人人群聚看他,看得目瞪口呆,然後,又自動的推介自己,紅蓮花童子,二年就拿到上師云云。
Saat aku kembali ke ruang makan untuk sarapan, ia sedang berada di tengah-tengah ruangan melatih berbagai macam ilmu pembangkitan roh, ada banyak gerakan aneh, menarik perhatian dari semua orang di sekitarnya untuk berkumpul dan menontonnya dengan terperangah, kemudian dia serta merta memperkenalkan dirinya sebagai Padmakumara Merah, mendapatkan gelar VM dalam 2 tahun…….

  當他練完後,卻到餐廳邀我同他們一起去逛街,我不便拒絕他的好意,即同去,一路他所談的無不是神通靈感,無不是自誇,還說:「將來真佛宗的上師會跟師尊拚。」
Setelah sesi praktiknya selesai, ia datang dan mengundangku untuk bergabung dalam acara outing grupnya, dan aku tak bisa menolak niat baiknya, jadi aku ikut saja. Di sepanjang perjalanan, ia tak henti-hentinya bicara tentang kesaktian dan kontak batin, tak ada satupun dari kata-kata yang diucapkannya yang tak menyombongkan dirinya, dan juga masih mengatakan: “Di masa mendatang, para VM di Ordo Satya Buddha akan berkompetisi dengan Mahaguru.”

  那時我真是搞糊塗了,紅蓮花童子會跟白蓮花童子拚,天哪!
Wah! Aku jadi bingung, Padmakumara Merah akan bertanding dengan Padmakumara Putih!

我誤認真佛宗好像是搞權利鬥爭的宗派。
Aku salah melihat sepertinya Ordo Satya Buddha ini bagaikan ordo yang isinya perebutan kekuasaan.

但又想到宗主本人,我相信不會是那麼一回事,本著關懷「真佛宗」的心,當晚我寫了一篇文章。
Namun aku memikirkan sang pemimpin ordo, aku percaya beliau bukanlah orang yang seperti itu. Karena prihatin akan Ordo Satya Buddha, maka aku menulis sebuah artikel di malam itu.

「……我無天眼,但一對凡眼,我看到蓮格上師的兩種光。
一是傲氣逼人的光。二是嫉妒的光。……我盼望大家先學師父的慈悲及做人……。」
[….. Aku tak punya Mata Langit, hanya ada sepasang mata orang awam saja, dan aku melihat 2 macam sinar pada VM Lian-ge. Yang pertama, sinar kesombongan yang menekan. Kedua, sinar kecemburuan
….. Aku mengharap supaya semua orang pertama-tama belajar dari welas asih Guru dan menjalani hidup layaknya seorang manusia…….]

  文章沒有發表,但感觸良多。
Artikel tersebut tidak dipublikasikan, tapi benar-benar ditulis dengan tulus!

  想到「蓮格上師」,使我不敢再有度眾生之念,先度自己為要,他學法最初動機,也是為弘法度眾生,前世的根基如此的好,卻落到如此的下場,是否該怪他祇重於修法神通,而不知修心,不重視內心的修養。
(Akhir si VM yang mengenaskan, salah karena mementingkan pelatihan komunikasi transendental, dan bukannya melatih Hati, tidak melihat pentingnya melatih Hati Batin.)

  到目前,我對密法一知半解。

  一法也無。一法也不知。

  也無法可修。只知修心觀心。

  但願依傳承加持力,使我修心得成就。

  敬祝  佛安

弟子蓮心合十
一九八七、十二、三十

  蓮心的來信,我有幾點申明:
Menanggapi surat dari Lian-xin, aku perlu menjelaskan poin-poin berikut:

一、蓮格上師有自己的心咒,他也收弟子,但,收弟子,竟全是師尊的弟子,這是混亂傳承的。
1. VM Lian-ge punya mantranya sendiri, ia menerima murid, namun semua murid tersebut adalah murid Mahaguru Lu. Hal ini mengacaukan silsilah yang telah ditransmisikan.

按密教儀軌:「事師法五十頌」第四十三條:
  「傳承法統,不可亂,同拜一位上師,不可再互為師或徒,這是法統。」
Di dalam sadhana Tantrayana: [50 Bait Bakti Guru] nomor 43:
“Standar dharma dari silsilah yang ditransmisikan tidak boleh dikacaukan, mencari guru yang sama untuk belajar darinya, tak boleh menjadi guru orang lain dan kemudian menjadi murid dari yang lainnya. Inilah yang dimaksud sebagai Standar Dharma.]

  蓮格上師也教師尊弟子唸其心咒,這也是混亂傳承的。
Dengan memiliki mantranya sendiri dan mengajar sesama murid Mahaguru Lu untuk menjapanya, VM Lian-ge telah mengacaukan silsilah yang telah ditransmisikan.

  我認為:蓮格上師可以收弟子,但,不得收師尊的弟子。
Aku merasa bahwa: VM Lian-ge boleh menerima murid, TAPI, tidak boleh para murid Mahaguru Lu.

  可以教心咒唸誦。皈依他的弟子可以唸誦他的心咒及供像。
Boleh mengajarkan untuk menjapa mantra. Mereka yang berlindung (bersarana) kepadanya boleh menjapa mantranya dan bernamaskara kepada wujudnya.

二、真佛宗不是權利鬥爭的宗派,宗主也是有其名,並無其實,空名而已,誰願當宗主,可以讓與誰。(由蓮生活佛傳法認可而付託之)
2. Ordo Satya Buddha bukanlah ordo yang isinya perebutan kekuasaan, dan pemimpinnya mempunyai gelar namun bukanlah gelar yang solid, cuman sekedar gelar yang kosong saja. Siapapun yang ingin menjadi pemimpin ordo juga akan diberikan jalan.

三、修法要修心,未修心光修法,會成魔。魔的本性是「驕傲與嫉妒」的綜合體。慈悲才是菩薩,正覺就是佛。
3. Melatih dharma haruslah dengan melatih hati, karena tanpa melatih hati dan sekedar melatih dharma saja nanti bisa menjadi mara. Kodrat Mara adalah gabungan dari [Kesombongan dan Kecemburuan].
Bila bajik dan welas asih maka akan menjadi Bodhisattva, dan dengan Persepsi/Realisasi yang Benar maka akan menjadi Buddha.


四、真佛宗的上師要好好度眾生,向外去度眾生,眾生何其多也。不要向內搞小圈圈,在師尊的弟子中分派系。
4. Para VM Ordo Satya Buddha harus menyelamatkan para insan dengan benar. Di luaran menyelamatkan para insan yang jumlahnya tak terbatas. Jangan menciptakan lingkaran-lingkaran kecil yang justru memecah belah para murid Mahaguru Lu.

五、若上師妄為,金剛護法必誅,入金剛地獄。這是因果循環,慎之,慎之啊!
5. Bila VM berbuat jahat, Vajra Dharmapala akan menghukumnya, dan akan masuk ke dalam Neraka Vajra. Inilah siklus karma, waspadalah, waspadalah!

~~~~~~~~~

Dualisme, Pembedaan, Pemisahan … :)

Saat seseorang selalu menekankan bahwa “Aku adalah …” untuk membuatmu merasa rendah diri, dan kamu merasa tak akan mampu menandinginya, maka tertawalah dengan riang dan pergilah menjauh!

Seperti yang Mahaguru Lu katakan, para Vajra Dharmapala akan “mengurus” mereka!

Jadi tak ada hubungannya dengan siapapun juga! :)

Jangan ikut-ikutan orang banyak dan mengotori dirimu sendiri!

Di dalam artikel di atas:
Rev. Lian-xin bercerita bahwa VM Lian-ge membimbingnya dengan baik di dalam sadhana, dilihat DARI sudut pandang orang baru. :)

Dan kemudian belajar dan melupakan kata-kata VM Lian-ge yang terkesan pamer dan tak mengenakkan!

Kini cobalah renungkan:
Saat ada orang yang berusaha untuk menjadi berbeda, ia justru sedang menjerat dirinya di dalam lumpur dunia ini, memenjarakan dirinya sendiri di dalam gelar dan “keuntungan” yang didapatkannya!

Hahaha!
Namun sungguhkah ia mendapatkan manfaat keuntungan?

Oh! Perihal berbagai Padmakumara Merah atau Oranye, dan yang Besar maupun kecil?

Tak ada hubungannya denganmu!

Di sini, ada seorang reverend setempat yang dulu sering menyebarkan berita kalau Mahaguru Lu bilang ia adalah “Padmakumara Oranye Kecil” …. Dan ia menjadi seorang VM sekitar 7 bulan setelah ditahbiskan.
Memangnya kenapa!!!

Kalau kamu sampai dibuat bingung oleh siapapun juga, hentikanlah dan hanya dengarkan Guru Akarmu saja!

Melatih Hati (melatih batin) adalah yang terpenting dan tak ada siapapun yang bisa melakukannya untukmu!

Demikianlah kamu harus mempersenjatai dirimu dengan berbagai pengetahuan mendasar, barulah kamu bisa bersadhana dengan lancar hingga berhasil.

Sungguh!
Semua orang bisa berhasil kalau saja mereka tulus dan tekun berusaha!

Bukan hak istimewa beberapa orang tertentu saja!


Salam semuanya.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Monday, March 21, 2016

有關「蓮格上師」的慘劇 Pertaining to Tragedy of VM Lian-ge


Terjemahan Indonesia: Mengenai Tragedi VM Lian-ge


Above: GM Lu during the Usnisa Vijaya Homa Event in Caotun Temple on 19-3-2106.


NOTE: The following is a letter written by Reverend Lian-xin (heart), to GM Lu, detailing her encounter with VM Lian-ge, who went into Mara's path.

「蓮格上師的慘劇」一文刊出後,諸弟子諸多回響,而且議論紛紛,很多的人替他惋惜,認為一步走歧,便入魔道矣!
[Tragedy of VM Lian-ge] , an article published that cause lots of students to have repercussion, and debates, many feel sad for him, feeling that a step in wrong direction, lead to entering Mara's path!

  因此,特別再刊出「蓮心」的來信,再申明之:

師尊慈鑒:

  謝謝回信!

  昨日收到蓮邦第廿一期,看到「蓮格上師的慘劇」一文,感慨萬千,他給我的印象很深,是一位使我對「真佛宗」信心動搖的人。
Received Lian-bang's 21st edition, and read the article [Tragedy of VM Lian-ge], I have lots of deep regretful emotion, he gave me a deep impression, is one that caused me to falter in my believe in [True Buddha School].

  記得一九八六年祈福法會的前一天,那天早上當我進入「雷藏寺」,見有四人坐在佛前修法,我全不認識他(她)們,但因自己沒有事情做,就坐下與他們一齊同修,修完後,我覺得指導我們的人教得很好,我是初修法,什麼都不懂,當我稱讚他領導得好時。
(Reverend Lian-xin joined a group of 4 who were cultivating in LZS, and after the cultivation, she felt the one who led the session taught well, as she is new to cultivation, and don't know anything, she praised his good guidance.)

  他自我介紹一番:「……我是蓮格上師……紅蓮花童子轉世……我修了兩年就拿到上師……。」
He introduced himself this way: ....... I am VM Lian-ge.... red padmakumara reincarnation.... I cultivated 2 years and got VM .....

  一聽是紅蓮花童子上師,我更敬佩他,但「修了兩年就拿到上師」,我覺得不對勁,顯然他修法的目的全為了「上師」之名。
Upon hearing red padmakumara VM, I admired him more, BUT [Cultivated 2 years and got VM], I felt something amiss, its obvious his motive for cultivation is because of title of [VM].

  當我回飯聽吃早餐的時候,他又在堂中自己練各種啟靈,動作殊多怪異,引得周圍人人群聚看他,看得目瞪口呆,然後,又自動的推介自己,紅蓮花童子,二年就拿到上師云云。
When I returned to dining hall to have breakfast, he was in the middle of the hall practicing all kinds of raising spirits, lots of weird movements, attracting attention from all around to crowd around him, and watching dumbfoundedly, then, he automatically promote himself as red padmakumara, got VM title in 2 years ......

  當他練完後,卻到餐廳邀我同他們一起去逛街,我不便拒絕他的好意,即同去,一路他所談的無不是神通靈感,無不是自誇,還說:「將來真佛宗的上師會跟師尊拚。」
After his practice, he came and invite me to join his group's outing, and I can't refuse his good intention, so went along. All along the way, he talked non-stop about transcendental abilities and spiritual responses, none of his words are not self boast, still said: in the future, VM of TBS will compete with GM.

  那時我真是搞糊塗了,紅蓮花童子會跟白蓮花童子拚,天哪!
Gosh! I became confused, Red padmakumara will compete with White Padmakumara!

我誤認真佛宗好像是搞權利鬥爭的宗派。
I mistakenly feel that TBS seem like playing or acting out School or Sector of Power Struggle.

但又想到宗主本人,我相信不會是那麼一回事,本著關懷「真佛宗」的心,當晚我寫了一篇文章。
But I thought of Sector's chief, I believe won't be like this, with concern for TBS, I wrote an article that night.

「……我無天眼,但一對凡眼,我看到蓮格上師的兩種光。
一是傲氣逼人的光。二是嫉妒的光。……我盼望大家先學師父的慈悲及做人……。」
[.....I don't ave heavenly eye, only a pair of mortal eyes, I saw VM Lian-ge's 2 types of light. One, the suppressing light of pridefulness. Two, light of jealousy.
..... I hope that all first learn from Guru his compassion and living as a human being ......]

  文章沒有發表,但感觸良多。
Article was not published, but very heart-felt!

  想到「蓮格上師」,使我不敢再有度眾生之念,先度自己為要,他學法最初動機,也是為弘法度眾生,前世的根基如此的好,卻落到如此的下場,是否該怪他祇重於修法神通,而不知修心,不重視內心的修養。
(His sad end, is it the blame of his placing importance on cultivating transcendental communication, and not knowing to cultivate Heart, not sighting importance of cultivating Inner Heart.)

  到目前,我對密法一知半解。

  一法也無。一法也不知。

  也無法可修。只知修心觀心。

  但願依傳承加持力,使我修心得成就。

  敬祝  佛安

弟子蓮心合十
一九八七、十二、三十

  蓮心的來信,我有幾點申明:
To Lian-xin's letter, I have to clarify these points:

一、蓮格上師有自己的心咒,他也收弟子,但,收弟子,竟全是師尊的弟子,這是混亂傳承的。
1. VM Lian-ge has his own mantra, he takes in students, but these students are all GM Lu's students, this is messing up Transmitted lineage. 

按密教儀軌:「事師法五十頌」第四十三條:
  「傳承法統,不可亂,同拜一位上師,不可再互為師或徒,這是法統。」
As Tantrayana's sadhana: [50 verses of Guru's matter dharma] number 43:
Dharma Standards of Transmitted Lineage, cannot mix or mess up, seeking same guru to study from, cannot become teacher and student again with one another, this is the Dharma Standards.]

  蓮格上師也教師尊弟子唸其心咒,這也是混亂傳承的。
By having his own mantra and teaching fellow students of GM Lu to chant it, VM Lian-ge messed up transmitted lineage.

  我認為:蓮格上師可以收弟子,但,不得收師尊的弟子。
I feel that: VM Lian-ge can take in students, BUT, they cannot be GM Lu's students.

  可以教心咒唸誦。皈依他的弟子可以唸誦他的心咒及供像。
Can teach to chant mantra. Those that took refuge with him can chant his mantra and pay homage to his form.

二、真佛宗不是權利鬥爭的宗派,宗主也是有其名,並無其實,空名而已,誰願當宗主,可以讓與誰。(由蓮生活佛傳法認可而付託之)
2. TBS is not a school of Power Struggle, and the chief has the title but nothing solid, just an empty title/name only, who wish to become school's chief, can give way to them.

三、修法要修心,未修心光修法,會成魔。魔的本性是「驕傲與嫉妒」的綜合體。慈悲才是菩薩,正覺就是佛。
3. Cultivate dharma must cultivate heart, without cultivating heart and solely cultivate dharma, can become Mara. Mara's nature is combination form of [Pride/Proud and Jealousy].
Kind and compassionate then is Boddhisattva, Right Perception/Realisation then is Buddha.

四、真佛宗的上師要好好度眾生,向外去度眾生,眾生何其多也。不要向內搞小圈圈,在師尊的弟子中分派系。
4. TBS' VMs must succour sentient beings properly, outwardly succour innumerous sentient beings. Do not create small circles of divisions within GM Lu's students.

五、若上師妄為,金剛護法必誅,入金剛地獄。這是因果循環,慎之,慎之啊!
5. If VM misbehaved, Vajra Dharmapala will punish, enter Vajra Hell. This is Karma cycle, beware, beware!

~~~~~~~~~

Dualism, Differentiation, Segregation...... :)

When someone keep stressing that "I am ......" to make you feel out of his class or inferior and you can never match or compete, laugh merrily and walk away! 

As GM Lu said, The Vajra Dharmapalas will "Take care" of them! 

Nothing to do with anyone else! :)

Don't join the crowd and pollute yourself!

In the above article:
Rev. Lian-xin said that VM Lian-ge did well in guiding through the cultivation, FROM a freshie point of view. :)

Then just learn that and forget the unpalatable "Self preening peacock" statements of VM Lian-ge!

Now think: 
When someone choose to be different, he is entangling himself in mortal's quagmire and imprisoning himself under the form of Title and its associative "benefits" !

Hahaha!
Can he truly benefit at all?

O! The red or orange and big and small padmakumaras thingy?

Nothing to do with you too!

A local reverend used to spread the words that GM Lu said he is "Small orange padmakumara" ....... and he became VM about 7 months after being ordained.
So what!!!

If you ever get confused by anyone, cut them off and listen Only to your Root Guru!

The Inner Cultivation or Cultivating Heart is the most important and no one can do so for you!

Armed yourself with all the fundamental knowledge and you can proceed into cultivation smoothly and successfully.

Yes! 
Everyone can do well if they put in sincere and diligent efforts!

Not privilege to a few only!


Cheers all.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Monday, August 10, 2015

Peperangan Antara Kodrat Sejati dengan Alam Bawah Sadar



Diambil dari karya tulis Mahaguru Lu: 蓮生活佛 > 師尊文集 > 45_坐禪通明法
Diterjemahkan ke Bahasa Inggris oleh Lotuschef
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: 真性與識神的鬥法 Battle between True Nature & Subconscience


Catatan:
Beberapa bagian dipilih dan diterjemahkan dari Bahasa Mandarin ke Bahasa Inggris oleh Lotuschef. Turut mempersilakan teman-teman untuk menerjemahkan sendiri supaya mendapatkan versi yang mampu dipahami diri sendiri – maksudnya supaya teman-teman juga melakukan riset dan tak menganggap terjemahanku sebagai versi satu-satunya.
Sadhaka yang tulus perlu menggunakan ketekunannya secara relevan!


Salam semuanya.

Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom

~~~~~~~~~~~~~


蓮生活佛 > 師尊文集 > 45_坐禪通明法

真性與識神的鬥法


  佛門禪宗是「直指人心,見性成佛」的法門,這個法門最重「見性」二字,也就是見到自己的「真如本性」。
Di dalam agama Buddha aliran Zen, [langsung menunjuk ke hati seseorang, menyaksikan kodrat dan menjadi Buddha], di dalam pintu Dharma ini yang paling penting adalah [Menyaksikan Kodrat], yang berarti melihat [Kodrat Sejati diri sendiri yang sudah ada semenjak awal].

最初釋迦牟尼佛拈花微笑,迦葉尊者領悟,而後再傳阿難尊者,到了第二十八代,傳至達摩尊者。
而達摩來到中土,變成中國禪宗的第一代祖師。
禪宗傳法,有六祖慧能的發揚光大,有馬祖的「見性成佛」光輝,唐朝是禪宗極盛的一代。

  禪宗到後來,元朝末年由高峰法師提倡「參話頭」禪,禪的「直指見性」變成了「文字禪」和「口頭禪」,此是禪宗的式微。
「參話頭」雖也是光輝燦爛,但這「話頭」的真實義,一般人是無法領悟的。

  要「真性現前」,一要悟道,二要實修。
Supaya [Kodrat Sejati bisa muncul], yang pertama harus dilakukan adalah Merealisasikan Jalan Pelatihan yang ditempuh, dan kedua adalah melatihnya dengan tekun.

要知道「真性」是一種起於元會之上的如如本性,今天我直指這「真如本性」就在「天心」,「真性」就是人的本來面目,當靈魂投胎的時候,真性留在天心部位。
Harus tahu bahwa [Kodrat Sejati] merupakan pertemuan energi/intisari dari kodrat sejati diri sendiri. Hari ini aku menunjukkan bahwa [Kodrat Sejati] ini terletak di [Tian Xin]. [Kodrat Sejati] adalah wajah sejati diri sendiri, saat seseorang bereinkarnasi, kodrat ini menetap di lokasi Tian Xin.

識神則居到下心去,就是血肉的心,由肺在上以覆翼之。
Namun Alam Bawah Sadar berdiam di bawah, yaitu di jantung fisik, yang terbungkus oleh paru-paru.

識神又稱塵心,是因識作用的,所以一切由識的變化,妄想、妄念、七情、六慾、執著、邊見,聞驚則心慌,聞譭則生悶氣,見親人死亡則生悲哀,見美色在前則目眩神馳,這些就是「識神作用」。
Alam Bawah Sadar juga disebut sebagai Hati (Duniawi) yang Berdebu, merupakan suara hati , dan semua hal bertransformasi dari suara hati ini, seperti pikiran dan khayalan, 7 emosi, 6 hasrat, kemelekatan, sudut pandang sepihak, menjadi panik saat mendengar sesuatu yang menakutkan, menjadi murung saat mendengar fitnahan, menjadi sedih saat melihat orang dikasihi meninggal, menjadi girang saat melihat hal-hal yang indah, semua ini adalah [Efek dari Hati yang Berdebu].

  筆者常常如此說,這是一個比喻,人身中的「真性」與「識神」,就像兩個神,真性是佛是善神,識神是魔是惡鬼,這兩個神彼此互相鬥法。
Penulis sering kali mengumpamakan sebagai berikut, [Kodrat Sejati] dan [Alam Bawah Sadar] berdiam di dalam setiap mahluk, mereka adalah 2 orang dewa, Kodrat Sejati adalah Buddha yang merupakan Dewa yang Baik; sedangkan Alam Bawah Sadar adalah Mara yang merupakan Setan Jahat; kedua dewa ini saling berperang.

識神愈強,則欺負天心的真性,縱欲逞凶,無所不為,此等人「真性」昏昧,真性的光不凝聚,死後必入冥府地獄,這是無可懷疑的。  

而修道人,習「禪」習「定」,真性現前,守住「天心」,以真性之光來克服「識神」,這真性在坐禪中出現,制住「識神」,真光迸現,可以有通靈靈通,光聚自主,成佛成仙,這種「坐禪通明」是千古不傳的祕密。  

在這天地之間,我常常感覺到,人生如同蜉蝣一般,生命非常短暫,時光不多,若貪欲享受,朝樂暮死,這人生確實是泡影,「真性」不顯,六道輪迴,永遠生生死死,隨時光而敗壞。

所以我常勸人知修,若不知修,如同蜉蝣,朝生暮死,人生並沒有多大意義。
  
我今天特別指出:
  天心就是意土,意土就是淨土,淨土就是佛國,真性在其中。

  真性就是神光,就是先天一?,一?就是密法,通明在其中。

  道家的丹道之法,原來是用「神光為用」,「以淨土為依皈」,以「精水」為基。
再深一點說明,魂依天心的神光,魄依內心的識神,用鍊魂來保住神光,從此制魄斷識。古代的道家修鍊功夫的要訣,就是用魂來制魄,簡而言之,用真性來制識神,這方面佛門和道家根本就是相通的。   

我特別指出:

  道家修意土,就是佛教淨土宗的修法。

  道家修神光,就是佛教密宗的修法。

道家修一?,就是佛教禪宗的修法。
(一?就是真性)  
道家守住精水,就是佛教戒律守法,精水若充足,神光就凝聚,意土淨土自然凝固而不散,在道來說,是「結成聖胎」,在佛來說「往生淨土」或「即生成佛」是也。

我個人在坐禪中,很快能「用神光凝聚」,這種久鍊的純功,如同母雞在抱卵,用溫火慢慢蒸發,何愁小雞不會破殼而出。

我實實在在告訴讀者,一個人若能久鍊坐禪,溫火聚,真性自可見,這不是相信不相信的問題,而是做與不做的問題。
見「真性」,就是小雞破殼而出,道人得道,就是見「真性」。


  何以魂魄各附真性與識神,這點我說明如下:
魂是陽,是輕清的一股真氣,故同真性一處。
魄是陰,是沉濁的一股邪氣,故同識神一處。

魂好上天成仙成佛,魄好下地成陰成鬼。

道家修道,便是把陰魄給鍊盡了,這鍊盡陰魂,便是「純陽」,呂洞賓祖師就是依此而得「純陽」成仙。

  我曾經拜訪佛門大宗師。

  宗師曰:「你是心魔。」

  有先天一貫道批評我:「是考魔。」

  有世俗凡夫指著我的鼻子說:「是迷信。」

  有妒嫉者大聲疾呼:「妖言惑眾。」

  然而,他們知道嗎,普天下能知此真理者已不多,我就是最真實的一個。
我在千夫所指的環境之下,祕密修持我的道功,
我用淨土的唸佛,唸唸不斷,一心不亂的修往生佛國;
用密宗的觀想,神光接引攝受灌頂來修密法;
用禪宗的直指真性,通明全部的佛理,了知一切。

  在坐禪見一切景,我皆視為化境,一切明了自心不動不喜。

  有一次,偶然見一位相貌圓滿莊嚴、神色清奇,手持蓮花的童子立於我前。童子手持蓮花,立於蓮座之上,穿天衣,戴聖冠。

「童子何來?」我問他。

「我從摩訶雙蓮池來。」   
「老遠從西天來,所欲何為?」   
「度眾生。」   
「眾生若不識,又如何?」
「隨緣來去,總有一二。」

童子並不生氣,隨即一跳,入我額頭之中,消失不見。

於是,我想了一想,終於明白了,我來自摩訶雙蓮池,是蓮花童子再世,那位相貌莊嚴的蓮花童子正是我的「真性」,原來我的真性出現,同我彼此對答,真性就是我,我就是真性,佛就是我,我就是佛。

  這個禪定,有一個很深的警示,蓮花童子來度眾生,創「真佛宗」,統攝利鈍,眾生有緣的,學法若乘舟,一定到彼岸。

但是一些緣淺的,也自然隨意去來,能度一個就是一個,能度二個就是二個,一切隨緣也。

  我的前身是,頂上白傘蓋慶雲,大圓鏡光明,頭戴紅冠,中有珠串,大白寶石,右手大智印,左手持開蓮花印,大指食指持一朵白色蓮花,胸掛佛珠,瓔珞全身嚴飾,身披光明天衣,腳踏白色蓮花,全身放大光明,從頭至腳,無不莊嚴殊勝,令人見了,起恭敬心。

  這件事實告訴我,我已毅然決然的下定決心,除了「度眾生」之外,我已無其他的追求,對一切世俗,皆無所求,我的人生,就是修道度眾生的人生。
 

~~~~~~~~~~~~~

Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom

Sunday, August 9, 2015

真性與識神的鬥法 Battle between True Nature & Subconscience




Selective Summary Translation into English by Lotuschef.
Please do your own translation for a version that you can understand.
That means, do not take my word or interpretation and not do your own research.
Sincere cultivators should put in relevant diligence! 

Cheers all

Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom

~~~~~~~~~~~~~

蓮生活佛 > 師尊文集 > 45_坐禪通明法
 

真性與識神的鬥法


  佛門禪宗是「直指人心,見性成佛」的法門,這個法門最重「見性」二字,也就是見到自己的「真如本性」。
In Zen Buddhism, [direct pointing to people's heart, sight nature become Buddha], this Dharma door is most important [Sight Nature], that is sighting own's [True inherent nature].

最初釋迦牟尼佛拈花微笑,迦葉尊者領悟,而後再傳阿難尊者,到了第二十八代,傳至達摩尊者。
而達摩來到中土,變成中國禪宗的第一代祖師。
禪宗傳法,有六祖慧能的發揚光大,有馬祖的「見性成佛」光輝,唐朝是禪宗極盛的一代。

  禪宗到後來,元朝末年由高峰法師提倡「參話頭」禪,禪的「直指見性」變成了「文字禪」和「口頭禪」,此是禪宗的式微。
「參話頭」雖也是光輝燦爛,但這「話頭」的真實義,一般人是無法領悟的。

  要「真性現前」,一要悟道,二要實修。
For [True Nature to appear], first must Realise Path, secondly must cultivate diligently or steadfastly.

要知道「真性」是一種起於元會之上的如如本性,今天我直指這「真如本性」就在「天心」,「真性」就是人的本來面目,當靈魂投胎的時候,真性留在天心部位。
Must know that [True Nature] is a meeting of energy or essence of one's original or inherent nature, today I point out this [True Inherent or Original Nature] is located at [Tian Xin]. [True Nature] is one's original facade, when one reincarnates, this true nature remains at the Tian-Xin location.


識神則居到下心去,就是血肉的心,由肺在上以覆翼之。
Subconscience however abides below, where one's physical heart is,  protected by the lungs.

識神又稱塵心,是因識作用的,所以一切由識的變化,妄想、妄念、七情、六慾、執著、邊見,聞驚則心慌,聞譭則生悶氣,見親人死亡則生悲哀,見美色在前則目眩神馳,這些就是「識神作用」。
Subconscience also termed Dust(Sentient) Heart, for conscience purposes, therefore all transformed from conscience, like delusional thinking and thoughts, 7 emotions,  6 desires, fixation, side-view, develop panic when hear the frightening, become moody when hear slander, develop sadness when see demise of dear ones, develop excitement when sight beauty, all these are [Effect of Subconscience or Dust Heart.


  筆者常常如此說,這是一個比喻,人身中的「真性」與「識神」,就像兩個神,真性是佛是善神,識神是魔是惡鬼,這兩個神彼此互相鬥法。
Writer often said this example, [True Nature] and [Subconscience] abides within each human being, this are 2 deities, True Nature is Buddha is Good deity, and Subconscience is Mara is Evil Ghost, these 2 deities battle with each other.

識神愈強,則欺負天心的真性,縱欲逞凶,無所不為,此等人「真性」昏昧,真性的光不凝聚,死後必入冥府地獄,這是無可懷疑的。  

而修道人,習「禪」習「定」,真性現前,守住「天心」,以真性之光來克服「識神」,這真性在坐禪中出現,制住「識神」,真光迸現,可以有通靈靈通,光聚自主,成佛成仙,這種「坐禪通明」是千古不傳的祕密。  

在這天地之間,我常常感覺到,人生如同蜉蝣一般,生命非常短暫,時光不多,若貪欲享受,朝樂暮死,這人生確實是泡影,「真性」不顯,六道輪迴,永遠生生死死,隨時光而敗壞。

所以我常勸人知修,若不知修,如同蜉蝣,朝生暮死,人生並沒有多大意義。 
  
我今天特別指出:
  天心就是意土,意土就是淨土,淨土就是佛國,真性在其中。

  真性就是神光,就是先天一?,一?就是密法,通明在其中。

  道家的丹道之法,原來是用「神光為用」,「以淨土為依皈」,以「精水」為基。
再深一點說明,魂依天心的神光,魄依內心的識神,用鍊魂來保住神光,從此制魄斷識。古代的道家修鍊功夫的要訣,就是用魂來制魄,簡而言之,用真性來制識神,這方面佛門和道家根本就是相通的。   

我特別指出:

  道家修意土,就是佛教淨土宗的修法。

  道家修神光,就是佛教密宗的修法。

道家修一?,就是佛教禪宗的修法。
(一?就是真性)  
道家守住精水,就是佛教戒律守法,精水若充足,神光就凝聚,意土淨土自然凝固而不散,在道來說,是「結成聖胎」,在佛來說「往生淨土」或「即生成佛」是也。

我個人在坐禪中,很快能「用神光凝聚」,這種久鍊的純功,如同母雞在抱卵,用溫火慢慢蒸發,何愁小雞不會破殼而出。

我實實在在告訴讀者,一個人若能久鍊坐禪,溫火聚,真性自可見,這不是相信不相信的問題,而是做與不做的問題。

見「真性」,就是小雞破殼而出,道人得道,就是見「真性」。 


  何以魂魄各附真性與識神,這點我說明如下:
魂是陽,是輕清的一股真氣,故同真性一處。
魄是陰,是沉濁的一股邪氣,故同識神一處。

魂好上天成仙成佛,魄好下地成陰成鬼。

道家修道,便是把陰魄給鍊盡了,這鍊盡陰魂,便是「純陽」,呂洞賓祖師就是依此而得「純陽」成仙。

  我曾經拜訪佛門大宗師。

  宗師曰:「你是心魔。」

  有先天一貫道批評我:「是考魔。」

  有世俗凡夫指著我的鼻子說:「是迷信。」

  有妒嫉者大聲疾呼:「妖言惑眾。」

  然而,他們知道嗎,普天下能知此真理者已不多,我就是最真實的一個。
我在千夫所指的環境之下,祕密修持我的道功,
我用淨土的唸佛,唸唸不斷,一心不亂的修往生佛國;
用密宗的觀想,神光接引攝受灌頂來修密法;
用禪宗的直指真性,通明全部的佛理,了知一切。
  在坐禪見一切景,我皆視為化境,一切明了自心不動不喜。

  有一次,偶然見一位相貌圓滿莊嚴、神色清奇,手持蓮花的童子立於我前。童子手持蓮花,立於蓮座之上,穿天衣,戴聖冠。

「童子何來?」我問他。

「我從摩訶雙蓮池來。」   
「老遠從西天來,所欲何為?」   
「度眾生。」   
「眾生若不識,又如何?」 
「隨緣來去,總有一二。」

童子並不生氣,隨即一跳,入我額頭之中,消失不見。 

於是,我想了一想,終於明白了,我來自摩訶雙蓮池,是蓮花童子再世,那位相貌莊嚴的蓮花童子正是我的「真性」,原來我的真性出現,同我彼此對答,真性就是我,我就是真性,佛就是我,我就是佛。

  這個禪定,有一個很深的警示,蓮花童子來度眾生,創「真佛宗」,統攝利鈍,眾生有緣的,學法若乘舟,一定到彼岸。

但是一些緣淺的,也自然隨意去來,能度一個就是一個,能度二個就是二個,一切隨緣也。

  我的前身是,頂上白傘蓋慶雲,大圓鏡光明,頭戴紅冠,中有珠串,大白寶石,右手大智印,左手持開蓮花印,大指食指持一朵白色蓮花,胸掛佛珠,瓔珞全身嚴飾,身披光明天衣,腳踏白色蓮花,全身放大光明,從頭至腳,無不莊嚴殊勝,令人見了,起恭敬心。

  這件事實告訴我,我已毅然決然的下定決心,除了「度眾生」之外,我已無其他的追求,對一切世俗,皆無所求,我的人生,就是修道度眾生的人生。

~~~~~~~~~~~~~

Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom

Sunday, January 4, 2015

Si Iblis Yang Menang?



Ditulis oleh Lotuschef – 28 Desember 2014
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: The Demon Won? 魔赢了?



1. Aku masih ingat jelas pernah melihat wajah seorang pengacara saat ia keluar dari ruang sidang. Mukanya menampilkan wajah predator yang baru saja MEMBUNUH mangsanya!
Dengan darah yang menetes dari mulutnya yang menganga, dan “taringnya” terlihat pula!

Hahaha!

Sungguh! Ini melihat sebuah aura yang menakutkan!!! :)

2. “Roh yang menempel” pada seorang mengejekku sambil berkata: “Aku masih di sini, coba saja usir aku!”
Auranya bagaikan seseorang yang merasa telah memenangkan peperangan, ia merasa cukup penting untuk memamerkannya!

3. Satu lagi “roh yang menempel” pada seseorang, dengan senyuman yang menyeringai, setelah berbohong dan merasa kalau kebohongannya tak ketahuan.
Ia memancarkan aura pucat dan kehijauan seperti hantu!

4. Yang ini berbohong dan wajahnya nampak seperti terengah-tengah dan matanya menciut seperti ular. Badannya agak bungkuk dan matanya jelalatan melihat ke arah lantai, seringkali berusaha menghindari berpandangan dengan orang-orang lain.

~~~~~~~~~~~~~~

Sungguh benar ada beberapa orang yang berpikir kalau mereka Berhasil BERBOHONG dan merasa MENANG dalam apapun yang mereka sukai atau anggap penting!

Hahaha!

Mohon maaf sekali harus menyadarkanmu dari sesi berkhayal!

Iblis di dalam dirimu telah Menang, dan ia mencengkeram jiwamu!

Di dalam agama Buddha ada yang namanya Teori Jalan Tengah, dan ia bagaikan Timbangan yang harus selalu dijaga keseimbangannya!

Bagaimana caranya mencapai kondisi ini kalau kamu membiarkan timbangannya terlalu berat sebelah?

Jadi ingatlah selalu, saat kamu mendapatkan sesuatu, kamu harus selalu mengembalikan (atau merelakan) sesuatu yang nilainya sama, atau bahkan yang nilainya lebih tinggi sebagai gantinya!

BILA kamu masih menganggap artikel-artikel di dalam blog ini adalah gosip, maka jodohmu ada di tempat lain. Jadi SEKARANG berhentilah membaca!

Sang Buddha mengajarkan Dharma yang berisikan berbagai metode yang jumlahnya tak terbatas, untuk menyelesaikan berbagai masalah; sehingga kamu bisa meninggalkan segala penderitaan dan mendapatkan kebahagiaan.

Begitu juga halnya, setiap pikiran dan tindakan masing-masing individu akan menjadi tolok ukur tingkatan mereka dalam menciptakan atau menghapuskan penderitaan.

Jadi bila ada orang-orang yang bisa mengajarkanmu metode yang lebih baik untuk menghapus penderitaan, mohonlah untuk belajar dari mereka.


Salam semuanya.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Related Posts:



Sunday, December 28, 2014

The Demon Won? 魔赢了?


Terjemahan Indonesia: Si Iblis Yang Menang?


1. I have this vivid memory of seeing a lawyer's face when she exited a court room, she was a vision of a predator fresh from the KILL!
With fresh blood dripping from her mouth and her mouth opened and "Fangs" visible too!

Hahaha!

Yes! A scary aura to pick up!!! :)

2. An "attached spirit" in a person that Jeered at me and said: I am still here, come chase me out!
The aura was of someone that think they are victorious and had Won some battle, they think important enough to them to Boast about!

3. Another "attached spirit" in another person, with a smirking smile, after lying and thinking that her lies went through and she had succeeded in lying.
She has a pale greenish grey aura of ghostly spirits!

4. This one lies and his face has a breathlessness and eyes narrowed like those of snakes.
Also has a hunch, with eyes sweeping the floor and avoiding direct eye contact with others mostly.

~~~~~~~~~~~~~~

These are some of those that think they have LIED Successfully and they have WON in whatever they hold dear or important!

Hahaha!

Sorry to burst your Euphoric Bubble!

The Demon in you, Won and you lost your soul to this Demon!

The Middle Path Theory in Buddhism means keeping the Scales balance all the time!

How to achieve this state if you let the Scales tilt too much to one side?

Do Remember that When you get something, you always have to give back or give up something of like value or even higher value in exchange or return!

IF you still believe that this blog's articles are gossips, then your affinity lies elsewhere.
Please stop reading NOW!

Buddha teaches Dharma which are methods, and these methods are infinite to solve problems, resulting in one leaving suffering behind and attaining happiness.

Each individual's thoughts and deeds are measurement of their varying level of creating or dissolving sufferings.

Thus if someone can teach you a better method to go about leaving suffering, please go learn from them.


Cheers all.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef



Related Posts:

Tuesday, October 28, 2014

是真假不了,是假真不了!Truth Can't Fake, False Can't Be Truth!


Terjemahan Indonesia: Kebenaran Tak Dapat Dipalsukan dan Kepalsuan Tak Dapat Dikatakan Sebagai Kebenaran!


The above is my Root Guru, His Holiness, Living Buddha Lian Sheng!
Hahaha! Is he yours too?

Hahaha!

I have always stress to all, In Tantrayana, One Only Need To Listen to One Absolute, and that is One's Root Guru Only!

Well, if you recall, GM said the same few weeks back in his Dharma Speech!

And it is one of the most important Key to successful yoga too!

Hahaha!

Now, do you understand why there is no need to go see GM personally to clarify anything, in the case of Lotuschef?

In many of Lotuschef's articles, basic concepts that are also those for Maha Mudra and Maha Perfection are shared!

Quoting from Lotuschef at Play – Lets Have Fun!:
 
[---  [宗委會訊】由於蓮廚大德的網站部份文章段落,已經造成眾生對《真佛宗》的誤解,產生對《真佛宗》的負面觀感,為此,《宗委會》曾於二〇一三年一月八日致函請其改善內容,又於五月十一日再度致函請其刪除
「會造成眾生對《真佛宗》的誤解,產生對《真佛宗》的負面觀感」的文章,並請專人予以規勸。

然而至五月底蓮廚大德仍不改善文章內容,亦不刪除
「會造成眾生對《真佛宗》的誤解,產生對《真佛宗》的負面觀感」的文章,甚至更寫出多篇具有負面性質的文章,張貼在其網站上。

「核心小組會議」專案討論,決議通過:取消蓮廚大德的法師資格,蓮廚大德不再是《真佛宗》法師,今後蓮廚大德的一切言行,概與《真佛宗》無關。

Summary translation:

Core alleged that the article they Perceived as Detrimental to the Image of TBS by Sentient Beings is the cause of their current action as they demanded that this article be amended.

They alleged that more such articles were published on Lotuschef's blogs, despite their warning!
The members of small Core group discussed and Decide to Cancel Ms Lotuschef's reverend status, and not reverend of TBS and all her actions has not relation to TBS whatsoever.
---]


Hahaha!

Maha Perfection Dharma shared by GM Lu is really "Bad news" for all these people in Core, agree?

Their failures to read with understanding what are shared by Lotuschef, or their pathetic and ignorant excuse to "Get Rid" of any perceived threats to their well being and their "Controlling Power"; caused them to take eliminating actions which in Buddha's view are Unwholesome deeds which results in negative karma for all for them collectively!

Have they managed to Hurt Lotuschef?

No! :)

For example: My knowledge and application of Dharma learnt, dependent only on situational requirement and NEVER Ever on what Others and these Ignorant Others chose to hurl my way!

I am still the same too!

Or thanks to their negative missiles, which in actual fact enhanced instead of detrimented my knowledge and my steadfastness in Believe of my One & Only Root Guru!

Yes! 
GM Lu backs me up in his speeches all the time! :)

GM Lu said: Just listen to me will do!
Did you picked this up recently too?

GM also said that for those not yet yoga and not yet enlightened, not qualified in expounding sutra!
Likewise, mete out their own standards and penalties!
WHY?

Hahaha!
Well! 
This Core that claimed they are in charge of a certain fabrication of TBS, has proven GM's statement to be absolutely True, agree?

How can One that abides Samaya Vows of Absolute adherence to One's Root Guru's teachings be penalise? :)

The Samaya Vows also covers the most important aspect of Buddhism, that is Boddhicitta! 


~~~~~~~~~~~

Facebook Chat: 27 October 2014 @ 9:05 pm

CT: I think I remember hearing GM saying in a dharma talk (I think it was at Rainbow Temple) that Buddha and Mara are the same, but I couldn't understand what he meant

PK: At different level of cultivation attainment, the realization level varies.
So when a supposed to be enlightened one said there is a line between Buddha n Mara, this person still have dualism.
Means not enlightened at all.
It's in GM's speech this morning too.

CT: I see
that's sort of how I interpreted it. that there is no dualism

PK: Yup. Always hold on to basics then will be firm n not easy to get influence by what GM said garbage!

~~~~~~~~~~~


There is no absolute right & wrong, really! :)

When you have yet to Realised what is what, you have lots of Garbage to eliminate One by One only!

Of course, if you are bogged down by Too Much Garbages, then as per GM, will succour you in your next lifetime or subsequent ones when Affinity is present!

Bad news? GM said that there are some students already bound for Vajra or Timeless Hell, and too steadfastly to extract them!

If you have a wee bit of something call [Wisdom], what I have written are warnings for all to steer clear of Garbage or "White Rapids" that are "Wisdom Life Threatening"!

Remember the definition of Wisdom Life? 
Not Core's version though!

Actual definition: Wisdom sustains Dharmakaya!
One's Dharmakaya thrives on Wisdom, that's all!

Not the ignorant version used by Core for their hostile purpose!

Hahaha!

We have seen that there are wise ones around that do not lap up what Core choose to feed them!

This is from GM: Know what you can do and Know what you can't!

Does Lotuschef have prior knowledge of Maha Perfection Dharma's concepts?
Please ask GM Lu if you are that curious!


Cheers all.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Sunday, April 13, 2014

Lotuschef Bermain-main – Seberapa banyak kamu tahu tentang Mara?


Ditulis oleh Lotuschef – 30 Januari 2014
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Lotuschef at Play – 天魔知多少 How Much of Mara Do You Know?


Mara Papiyas

Mengutip dari Wikipedia – Mara (demon):

Mara, seperti yang digambarkan dalam gaya Birma, sedang mencobai Sang Buddha.
Setan-setan mara. Manuskrip daun lontar. Nalanda, Bihar, India.

Mara (Bhs. Sansekerta: Māra), di dalam Agama Buddha, adalah setan yang mencobai Buddha Gautama dengan mencoba menggodanya lewat penampakan wanita-wanita cantik yang, di dalam beberapa legenda, sering dikatakan sebagai para putri Mara.

Di dalam kosmologi Buddhis, Mara merupakan perwujudan dari dorongan hati yang tak baik, ketidakterampilan, “kematian” nyawa spiritual. Ia adalah sang penggoda, yang mengganggu manusia yang sedang melatih kehidupan spiritualnya dengan membuat hal-hal duniawi menjadi memikat, atau yang negatif menjadi terlihat positif.

Di dalam agama Buddha tradisional, Mara punya empat definisi yang berhubungan dengan indera:
  • Klesa-mara, atau Mara dalam perwujudan semua emosi yang kurang terampil (dikendalikan).
  • Mrtyu-mara, atau Mara kematian, yang berarti perputaran roda kelahiran dan kematian yang tak pernah terputus.
  • Skandha-mara, atau Mara dalam perumpamaannya untuk keseluruhan eksistensi (keberadaan) yang berkondisi.
  • Dewaputra-mara, atau Mara anak seorang dewa, yaitu Mara sebagai mahluk yang hadir secara objektif, bukan sebagai perumpamaan.

Agama Buddha di masa awal mengakui interpretasi Mara baik secara literal maupun “psikologis”.

Mara digambarkan sebagai entitas yang hadir secara literal, sama seperti berbagai dewata dalam ajaran Veda, yang tampil di sekitar Buddha, dan juga digambarkan utamanya sebagai kekuatan psikologis – sebuah perumpamaan untuk berbagai proses keraguan dan godaan yang menganggu praktik spiritual.

“Sang Buddha menentang Mara” adalah postur umum yang dipakai dalam berbagai pahatan patung Buddha.

Buddha tampil dengan tangan kirinya di atas pangkuannya dengan telapak yang mengarah ke atas, dan tangan kanan di atas lutut kanannya dengan jari-jari tangan kanannya menyentuh bumi, yang memanggil bumi untuk menjadi saksinya dalam menentang Mara dan pencapaian pencerahannya.

Postur ini juga sering disebut sebagai mudra “menyentuh bumi”.


Asal-usul


Kata “Mara” berakar dari istilah Proto-Indo-Eropa *mer yang berarti mati (kata kerja), sehingga ia ada hubungan dengan Mara di Eropa, Marzanna di Slavia, dan Mara di Latvia.
Mara dalam mitologi Latvia berarti – Ibu Pertiwi dan punya arti yang positif. Ia bijaksana dan murah hati.


Tiga Putri


Dalam beberapa catatan mengenai pencerahan Sang Buddha, dikatakan bahwa Mara mengirimkan tiga putrinya untuk menggoda Buddha supaya menyerah saja dalam pencarian pencerahannya.

Ketiga putri tersebut adalah Tanha (Idaman), Arati (Kebosanan), dan Raga (Gairah).

Sebagai contoh, di dalam Samyutta Nikaya dari Māra-saṃyutta digambarkan bagaimana ketiga putri Mara gagal memikat Sang Buddha:

Mereka datang kepadanya dengan kecantikan yang berkilau –
Tanha, Arati, dan Raga –
namun Sang Guru langsung menyapu mereka di tempat itu juga.
Bagaikan angin yang menerbangkan seberkas kapas.

Beberapa cerita mengacu pada Lima Putri, yang melambangkan Tiga Racun: Keserakahan, Amarah, Kebodohan, ditambah dengan Kecongkakan dan Ketakutan.

---

Teman-temanku sekalian yang terkasih, menurut Guru, Mara adalah Bodhisattva Bhumi (Tingkat) ke-10.

Tingkat ke-10 menurut Sutra Avatamsaka adalah untuk para praktisi Bodhisattva, yang telah membuat sumpah Bodhicitta dan harus mengalami serta merealisasikan 10 atribut Iman, Kesabaran, Bertindak dengan Benar, Melakukan Pelimpahan, dan seterusnya..., semuanya ada 40 divisi dan melatih perbuatan berpahala dengan menggunakan Kebijaksanaan dan Sumber Daya; karena hanya dengan ini maka barulah bisa memasuki dan melatih bhumi ke-10.

[  已发菩提心的菩萨行者,要历经 十信、十住、十行、十回向 等四十阶位修行福德与智慧资粮,然后进入十地修学。]

Hahaha!

Mara jugalah boss dari tingkat teratas – tingkat 6 dari Alam Nafsu!
Dewata ini tak perlu menciptakan kesenangannya sendiri, ia suka Mengubah berbagai persoalan dari alam-alam yang lebih rendah, menggunakan kesenangan insan lain untuk Bermain-main, sehingga ada istilah [Mengubah yang lain untuk Kemudahan, Kenyamanan, dan Kesenangan Diri Sendiri.]

[第六天魔王,即欲界最高的他化自在天,此神就是不须自己行乐,而爱下天化作,以他人之乐事而自在游戏,故曰“他化自在天”。]

Guru juga menekankan bahwa tak ada satu halpun yang abadi!
Tak ada Orang, Masalah, maupun Materi yang kekal.

Mara memfitnah Buddha Dharma namun telah menerima hukumannya saat ia harus masuk Neraka setelah kematiannya.
Namun, setelah membayar semua “dosa-dosanya”, ia naik kembali ke alam surga untuk bersadhana!

Hahaha! Demikianlah Buddha Dharma bekerja untuk semua orang, persoalan, dan materi!
Konsep atau Filosofi Jalan Tengah 中观正见, mengatakan bahwa Bukan Baik, juga Bukan Jelek, ...

Saat kamu benar-benar tulus ingin Membebaskan Diri dari Penderitaan Samsara, maka semua Buddha dan keluarga mereka akan memberimu kesempatan lagi dan lagi.

Seperti temanku, Ksitigarbha, akan senang untuk membersihkan Neraka!
Atau biarlah neraka menjadi kosong, dengan usaha mereka yang tulus dan lewat bimbingan-Nya!

[--- Mereka datang kepadanya dengan kecantikan yang berkilau – Tanha, Arati, dan Raga – namun Sang Guru langsung menyapu mereka di tempat itu juga.
Bagaikan angin yang menerbangkan seberkas kapas. ---]

Sang Buddha tak bergeming oleh godaan kecantikan dan juga kemarahan Mara!

Inilah pelatihan diri yang sebenarnya.

Tak ada apapun yang ditakutinya!

Sebenarnya, Mara tidaklah menakutkan. Yang menakutkan justrulah iblis di hatimu dan milikmu sendiri, atau yang dirubah olehmu sendiri!

Hahaha.

Ada orang yang kurang kerjaan dan juga kurang paham Buddha Dharma Sejati, berkeliling menyebarkan kebohongan kalau Guru mengatakan: Lianchu terkena 走火入魔 – yang artinya salah bersadhana sehingga Mara merasuki Lotuschef!

Lotuschef dan semua dari Pure Karma di sini dengan penuh welas asih hendak berbagi denganmu mengenai “Fakta mengenai MARA”!

Berbohong sungguhlah melanggar Sila Utama, maka sebaiknya pastikan dulu fakta-fakta yang ada sebelum kamu terlanjur berbohong!


Di sini mengucapkan Selamat Tahun Baru Lunar, semoga di tahun ini dan seterusnya selalu Bahagia dan Mendatangkan Manfaat juga!


Om Ah Hom, Guru Bei, Ah Her Sha Sha Ma Ha Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Related Posts:

Thursday, January 30, 2014

Lotuschef at Play – 天魔知多少 How Much of Mara Do You Know?

Terjemahan Indonesia: Lotuschef Bermain-main – Seberapa banyak kamu tahu tentang Mara?

Mara Papiyas
Quoting from Wikipedia – Mara (demon):

Mara depicted in the Burmese style, attempting to tempt Buddha
The demons of mara. Palm leaf manuscript. Nalanda, Bihar, India

Mara (Sanskrit, also Māra), in Buddhism, is the demon that tempted Gautama Buddha by trying to seduce him with the vision of beautiful women who, in various legends, are often said to be Mara's daughters.

In Buddhist cosmology, Mara personifies unwholesome impulses, unskillfulness, the "death" of the spiritual life. He is a tempter, distracting humans from practicing the spiritual life by making mundane things alluring, or the negative seem positive.

In traditional Buddhism four senses of the word "mara" are given.
  • Klesa-mara, or Mara as the embodiment of all unskillful emotions.
  • Mrtyu-mara, or Mara as death, in the sense of the ceaseless round of birth and death.
  • Skandha-mara, or Mara as metaphor for the entirety of conditioned existence.
  • Devaputra-mara, or Mara the son of a deva (god), that is, Mara as an objectively existent being rather than as a metaphor.

Early Buddhism acknowledged both a literal and "psychological" interpretation of Mara. 

Mara is described both as an entity having a literal existence, just as the various deities of the Vedic pantheon are shown existing around the Buddha, and also is described as a primarily psychological force — a metaphor for various processes of doubt and temptation that obstruct spiritual practice.

"Buddha defying Mara" is a common pose of Buddha sculptures. 

The Buddha is shown with his left hand in his lap, palm facing upwards and his right hand on his right knee. The fingers of his right hand touch the earth, to call the earth as his witness for defying Mara and achieving enlightenment. 

This posture is also referred to as the 'earth-touching'mudra.


Etymology


The word "Mara" comes from the Proto-Indo-European root *mer meaning to die, and so it is related to the European Mara, the Slavic Marzanna and the Latvian Māra.
Mara in Latvian mythology means — The Mother of Earth and has positive meaning. She is wise and generous. [2]


Three daughters


In some accounts of the Buddha's enlightenment, it is said that the demon Māra sent his three daughters to tempt the Buddha to give up his quest.

Mara's three daughters are identified as Taṇhā (Craving), Arati (Boredom), and Raga (Passion).[3][4] 

For example, in the Samyutta Nikaya's Māra-saṃyutta, Mara's three daughters fail to entice the Buddha:

They had come to him glittering with beauty —
Taṇhā, Arati, and Rāga —
But the Teacher swept them away right there.
As the wind, a fallen cotton tuft.[5]

Some stories refer to the existence of Five Daughters, who represent the Three Poisons, Attraction, Aversion and Delusion, accompanied additionally by Pride and Fear.

---

Dear all, as per Shizun, Mara is a 10th level or Ground Bodhisattva.

The 10th Level or Ground is a per Avatamsaka or Flower Adornment Sutra's "10th Ground or Level Sutra" - For all Bodhisattva's cultivators, after making vows of Boddhicitta and have to experience or realized the 10 Attributes of Faith, Abide, Execute, Dedicate, and etc...., all 40 divisions and cultivate meritorious deeds with Wisdom and Resources, then only can enter into the 10th Ground or Level to learn and cultivate.

[  已发菩提心的菩萨行者,要历经 十信、十住、十行、十回向 等四十阶位修行福德与智慧资粮,然后进入十地修学。]

Hahaha! 

Mara is also the Boss of the highest level, level 6 of the Desire Realm! 
This Deity do not need to create his own leisure or fun, he loves to Transform lower realms matters, using others' fun to Play, thus term [Transform others for Self Ease, Comfort, Enjoyment.]

[第六天魔王,即欲界最高的他化自在天,此神就是不须自己行乐,而爱下天化作,以他人之乐事而自在游戏,故曰“他化自在天”。]

SZ also stress that nothing is permanent! 
There is no Everlasting People, Matters, Materials.

Mara slander Buddha Dharma but received his punishment when sent to Hell after his demise.
However, after redeeming or paying up for his "Sins", he again ascended to Heavenly realm to Cultivate! 

Hahaha! Buddha Dharma works for all people, matters, materials! 
The Middle Path Concept or Philosophy  中观正见, No Good, No Bad, ..... 

When You are sincere to Break Free from Suffering of Samsara, All Buddhas and their associates will give you another chance over and over again.

Like my buddy, Ksitigarbha, will be happy to clear Hell! 
Or All to Vacate Hell, upon their own sincere efforts and his Guidance! 


[[ They had come to him glittering with beauty —Taṇhā, Arati, and Rāga —But the Teacher swept them away right there.
As the wind, a fallen cotton tuft. ]]

Buddha was unmoved by the temptations of the beauties and also Mara's wrath!

This is True Cultivation.


Nothing to fear and be scared of!

Actually, Mara is not scary, the scary one is the heart demon that belongs to you, or transform by yourself!

Hahaha! 

Someone that has nothing better to do and ignorant of True Buddha Dharma, went round spreading lies that SZ said: Lianchu has 走火入魔 -means cultivate wrongly till Mara enters Lotuschef! 


Lotuschef and All From Pure Karma do hereby shares compassionately with you "The Truth about MARA"!

Lying breaches a Major Precept and best to ascertain your facts before falling into or upon lying!


Wishing all a Happy and Fruitful Chinese New Year and the Years ahead too!


Om Ah Hom, Guru Bei, Ah Her Sha Sha Ma Ha Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef



Tuesday, December 17, 2013

Lotuschef dalam Rekoleksi Ceramah Guru 30 November 2013

Guru berceramah dharma tanggal 30 November 2013.
Ditulis oleh Lotuschef – 14 Desember 2013
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Lotuschef in Recollection of SZ’s Speech on 30 November 2013


Guru mulai membahas aspek lain dari Maha Kesempurnaan – Instruksi Inti 口诀部.
 

Utamanya adalah 对治法 yang berarti Metode untuk Menyelesaikan dan Menguraikan Masalah.

  1. 妙观察 adalah Mengamati dan Memahami dengan Cerdas – yang berarti dengan mendetil mengamati pikiran sendiri yang campur aduk ataupun tak baik.
  2. 放下 berarti Melepaskan – di mana orang yang bersangkutan telah menyaring dan memotong semua pikiran, baik yang campur aduk maupun yang buruk.

Hahaha! Catatan pendek yang menyimpulkan satu sesi ceramah dharma Guru?

Tapi bisakah orang-orang memahaminya dengan baik dan kemudian menerapkannya?

Belum tentu!

KENAPA?

Karena seperti yang aku sering katakan, banyak murid yang tak punya Landasan Buddha Dharma yang kuat, seperti 4 Kebenaran Mulia dan konsep Karma.


Suatu waktu, aku dan teman-teman sedang mengobrol mengenai Mara dan banyak orang yang (masih) menggunakan Mara untuk Menakuti orang-orang lain supaya bisa DITEKAN atau bertindak seperti yang mereka dikte.
Hahaha!


Komite Pusat menganggap Lotuschef berkomplot dengan Mara dan berada dalam cengkeraman Mara pula.
Hehe! Jadi mereka yang setuju dan berpikiran sama harus berhati-hati dan tidak mendekatiku khan? Hahahahahahahahaha....

Teman-temanku sekalian yang terkasih, menurut Guru, Mara adalah Bodhisattva tingkat ke-10.
Kiranya mohon dijelaskan apa saja karakteristik Bodhisattva itu?


Tentunya aku senang dan bahagia bersama dengan Bodhisattva tingkat ke-10 di setiap saat, apakah sama halnya denganmu?
Mari-mari bergabung denganku juga!


Dengan kemampuan untuk mengamati dengan cerdas, kamu seharusnya mampu menggunakan kebijaksanaan pengamatanmu untuk melihat apa yang selama ini mereka yang mengaku “Administrator” telah cekokkan kepada semua murid, yang terbutakan oleh Wujud Eksternal dalam bentuk Otoritas dan Praduga Buddha Dharma yang berhubungan dengannya, demi keuntungan / gratifikasi duniawi mereka. :)

Singkatnya: Saatnya sadar dan menjadi bijaksana, serta pergi menjauh dari para “Administrator” tersebut!


Temanku, seorang reverend, di Seattle kemarin memberitahuku bahwa Administrator sangat menekan dirinya, dan ia merasa diinjak-injak. Akupun mengingatkannya dengan Sutra Intan dan ajaran-ajaran di dalamnya.

Ini sama halnya dengan yang Guru ajarkan di sesi ceramah hari ini: untuk Mengamati, Menyaring, dan MELEPASKAN!

Bertanya: Apakah mereka di dalam tim Administrator bisa BENAR-BENAR MENCELAKAIMU SECARA FISIK?
Jawab: TIDAK AKAN PERNAH BISA!

Apakah Komite Pusat pernah Melakukan Kekerasan Fisik kepada siapapun hingga kini?
Aku tak tahu jawabannya, tapi selama ini mereka tak mampu “mendekatiku”!

Aku pernah mendengar bahwa mereka mengusir banyak murid dan juga Sangha dari Ordo Satya Buddha mereka.

Tapi bila melihat dari sisi lain, apakah para murid dan sangha juga sebegitunya Sensistif dan Rapuh hingga mudah digertak dan diusir oleh sebuah Wujud PALSU?

DEMIKIANLAH KAMU MELIHAT, yang Guru ajarkan mengenai “Hati yang tak terpengaruh oleh kondisi eksternal hingga menjadi carut marut!”, bukankah orang-orang ini belum berlatih hingga ke tingkat ini?



Memberikanmu saran: Mohon dengarkan Satu-satunya Guru Akarmu sendiri, bukan orang lain!
Yang termasuk Lotuschef yang Gila ini juga!!! :) :) :)


Salam semuanya.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Saturday, December 14, 2013

Lotuschef In Recollection of SZ's speech on 30 November 2013


Screenshot of SZ on 30 November 2013

SZ started to share another aspect of  Maha Perfection - The Key-pointers (pith instruction) section 口诀部

These are mainly 对治法 means Methods of Solving Problems or Trouble-shooting & Resolution of Problems.

  1. 妙观察Discerning Observation - this is to observe minutely one's own mixed or unwholesome thoughts.
  2. 放下 Letting Go - This is after one has filtered out, severed or cut off all thoughts, mixed or unwholesome ones.

Hahaha! Short sentences summarizing the whole speech?

Can one easily comprehend and then execute?

Don't think so, agree?

WHY?

As I have said many times, most students lack Fundamentals of Buddha Dharma like the 4 Noble Truths and Karma.

We were chatting about Mara and how many used & still using Mara to Put Fear into others to get them to HEEL or Behave as Dictated to. 
Hahaha! 

Core Alleged that Lotuschef is in Mara's Camp and Mara's arms.
Hehe! Then those that agree and have the same mindset should really be cautious and not tread on my toes, agree? Hahahahahahahahaha....


Dear all, Mara is 10th Level Bodhisattva, as per SZ.
Pray tell what are the Characteristics of Bodhisattva? 


To all, I am happy and contented to be with a 10th Level Bodhisattva 24/7, are you?
You are welcome to join me too!


With Discernment in Observation, you should be able to also use Wisdom of Discernment to go through what So-Called "Administrators" has fed and still feeding to all students that are blinded by External Forms of Authority and Associating Presumption of Buddha Dharma for their own individual / private enhancement of Sentient Cravings/Gratifications. :)

In other words: Time to Wake Up and Be Wise and Walk away from these "Administrators" ! 

A fellow reverend told me in Seattle that Administration is putting a lot of Pressure on her, and she feels real down. I reminded her of my sharing of Diamond Sutra and its teachings with her.

Well, this is same as in what SZ has shared in this day's session, To Observe, screen out or filter and LET GO! 

Question: Can anyone in Administration TRULY HARM YOU PHYSICALLY?
Answer: NO! NEVER!

Has Core managed to do Physical Violence on anyone to-date?
I don't know the answer to this one, but so far, they haven't been able to get anywhere near me!

I have heard that they somehow chased away lots of students and Sanghas too from their TBS.

However, looking from another angle, Aren't these students & Sanghas too "Thin-skinned" and easily "bullied" to be chased away from a FAKE Form?

SEE? SZ's "A Heart that Stay Unaffected by any external stimuli, to result in Chaos!" , these people obviously don't have or didn't cultivate to this state yet, agree?


My Humble Suggestion: Please listen to Your very own Root Guru only and no one else!
That includes, the Crazy Lotuschef as well!!! :) :) :)


Cheers all.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef