Showing posts with label meditasi. Show all posts
Showing posts with label meditasi. Show all posts

Friday, September 9, 2016

Direnungkan & Digunakan



Ditulis oleh Lotuschef – 1 Juli 2014
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: 考量而用 Contemplate & Use



[--- Aku bersarana pada tanggal 3 Agustus 2008. Pagi hari tanggal 3 Agustus 2009, para Buddha dan Bodhisattva hadir untuk merayakan ulang tahun pertamaku bergabung dengan True Buddha School (Satya Buddha). Mereka seperti memberitahuku untuk pulang ke rumah dan bergabung kembali dengan Tim.

Saat aku tinggal di Seattle, terutama setelah ceramah dharma yang Mahaguru sampaikan setelah upacara api homa, beliau meminta kita semua untuk menyebarkan dharma tantra Satya Buddha kepada para insan. Ini membuatku menyadari bagian lain dari mimpiku pada tanggal 4 Agustus 2008.
Mahaguru memintaku untuk memberikan Obat Panjang Umur tersebut kepada para insan di sekitarku – yang berarti aku diminta untuk menyebarkan dharma tantra Satya Buddha.

Aku bertanya: "Mahaguru, apakah benar?"

Demikianlah Mahaguru kita sungguh luar biasa. Saat aku bersarana, beliau sudah menugasiku untuk menyebarkan dharma tantra Satya Buddha.

Aku hendak menambahkan bahwa kita harus benar-benar mengingat semua ajaran Mahaguru. 

Mahaguru mengajarkan kita untuk melatih yoga Vajrasattva dan Padmakumara dengan baik. Sebenarnya dua sadhana ini sungguh sangat menakjubkan. Baru-baru ini aku menyadari bahwa mereka punya banyak variasi. Aku juga telah memberi tahu Mahaguru mengenai berbagai variasi ini.

Saat menjapa mantra Mahaguru, aku merasa diriku berada di ujung dunia. Sejalan dengan penjapaanku, kekuatan mantra mendorong semua energi negatif keluar. Semua keluar dari lapisan bumi dan Mahaguru yang banyaknya tak terhingga kemudian meliputi dan melindungi lapisan bumi.

Bila kita membandingkannya dengan mantra Chakra Pelipatganda Pahala & Kekuatan Mantra, hal yang dijelaskan tadi berlipatganda sesuai dengan jumlah insan di bumi. Bukankah hal ini jauh lebih hebat daripada Chakra Pelipatganda Pahala & Kekuatan Mantra?

Tapi baru-baru ini aku menyadari bahwa hal tersebut berkembang dari visualisasi Empat Batin yang Tak Terhingga (Apramana). 

Kita memperlakukan semua insan bagai diri kita sendiri. 
Di saat bersadhana, kita mengubah mereka semua menjadi diri kita. Saat kita menyatu dengan, misalkan Mahaguru, mereka semua juga berubah menjadi Mahaguru. Semua hal ini berasal dari Empat Apramana. ---]

Suatu saat di tanggal 22 Juni 2014, sebelum memulai sesi sadhana bersama, aku bertanya kepada para peserta, kiranya ada yang ingin ditanyakan?
Tak ada tanggapan!
Jadi aku bilang: Antara kalian semua tahu segalanya, atau malah tak tahu sesuatupun, jadi tak ada hal yang perlu dijelaskan. :)

Kemudian, aku menjelaskan mengenai sadhana yang Efektif.
Saat seorang praktisi melatih satu sesi sadhana dengan sungguh-sungguh, tingkat efektivitasnya ribuan bahkan puluhan ribu kali melampaui mereka yang melakukannya dengan asal-asalan!

29 Juni 2014, sebelum sesi sadhana bersama, aku kembali bertanya kiranya ada yang hendak ditanyakan?
Sekali lagi, Tak Ada Tanggapan!

Mahaguru di hari Minggu (per tanggal publikasi artikel) mengatakan, bahwa karena VM LY bertanya, maka beliau menjawab atau menjelaskan!

Mari kita gunakan 4 Kebenaran Mulia dan mulai berpetualang! :)

[--- SL: Fa-Shi sayang,
Mahaguru sungguh hebat!
Aku dulu berencana untuk menjapa 高王經 (Sutra Gao Wang) sebanyak 1000 kali di bulan Mei.
Hari ini adalah yang terakhir dan pas sekali mendapatkan email ini.
Sepertinya Mahaguru sudah tahu akan ada seseorang yang butuh bantuan. :-) ---]

Mari kita teliti bagian yang digarisbawahi. :)
Bukan tata bahasanya, tapi mengenai “motif” dan “niat”-nya.

Dari petikan di atas:
  1. Motif SL adalah menyelesaikan 1000 kali penjapaan Sutra Maharaja Avalokiteshvara – MENGAPA?
  2. Ia percaya bahwa jumlah ini, menurut Mahaguru, akan efektif untuk memenuhi berbagai Permohonan.
  3. Ada Niat yang Memotivasi pengambilan keputusan secara tiba-tiba di bulan Mei untuk menjapa sutra ini sebanyak 1000 kali.
  4. Lalu masuklah email yang isinya meminta bantuan, dan ia menyimpulkannya sebagai sebuah sinyal dari Mahaguru untuk mengulurkan Bantuan.

Hahaha!

Tak Diragukan lagi bahwa Mahaguru memang Hebat! :)

Tapi apa yang hendak kusampaikan?

Dengan menggunakan pengetahuan Buddha Dharma dan Filosofi:
  1. Di dalam Sutra Hati – kita tahu bahwa kita tak tak boleh mempunyai keinginan, atau mengharap pamrih dengan berbagi Buddha Dharma.
  2. Dengan mengacu ke artikel sebelum ini, Mahaguru bilang beliau tak pernah sengaja melakukan sesuatu demi mengharap pamrih seperti Hadiah Nobel. Jadi tak ada niat yang dimotivasi oleh materi duniawi!
  3. Kenapa menghitung jumlah?
    Berarti ia punya keinginan untuk setiap 1000 kali penjapaan.
    Dalam Beramal Dharma, apapun yang kita lakukan dijalankan secara spontan, seperti yang Mahaguru bilang: Dengan Alamiah.
  4. Murid ini sudah lupa apa yang kuajarkan kepadanya! :)
    Bahwa di dalam Amal Dharma, harus menggunakan Dharma dan Filosofi Buddha = Metode.
  5. Kalaupun kita menginginkan Jumlah:
    [--- Bila kita membandingkannya dengan mantra Chakra Pelipatganda Pahala & Kekuatan Mantra, hal yang dijelaskan tadi berlipatganda sesuai dengan jumlah insan di bumi. Bukankah hal ini jauh lebih hebat daripada Chakra Pelipatganda Pahala & Kekuatan Mantra? Tapi baru-baru ini aku menyadari bahwa hal tersebut berkembang dari visualisasi Empat Batin yang Tak Terhingga (Apramana). ---]

Sungguh tak perlu menghitung sama sekali, BILA murid ini Menjapa dengan menggunakan Visualisasi Transformasi menjadi sebuah Bola Lampu!
Ia akan telah berbagi segala berkat dari semua dewata yang disebutkan di dalam sutra dengan Semua Insan!

Oleh karenanya bertanya: Masihkah ia memerlukan 1000 kali penjapaan Sutra tersebut untuk “Memberi” bila ia menggunakan metode “Bola Lampu”?

Ia pikir ia telah melakukan 1000 kali penjapaan Sutra tersebut untuk “memberi”!
Boleh dibilang ia tak mendengarkan penjelasanku dengan baik, dan pola pikirnya adalah menggunakan 1000 kali penjapaan tersebut untuk sebuah Tujuan yang telah ada di benaknya sebelum ia mulai menjapa!

Minggu kemarin, Mahaguru bilang beliau tak perlu bersadhana lagi berhubung telah mencapai Kebuddhaan dan Mahamudra yang titik puncaknya adalah Yoga Tiada Pelatihan Lagi! :)

Aku ingat pernah menuliskan bahwa BEGITU kamu “menyalakan” bola lampu di dalam dirimu, kamu tak perlu mematikan ataupun menyalakannya lagi.

Kamu selalu memancarkan cahaya dan berbagi cahaya tersebut dengan SEMUA INSAN, tanpa ada batasan waktu ataupun ruang.

Kuncinya? Kamu hanya perlu membuka Hatimu dan berbagi dengan semua insan!

Inilah Bodhicitta, Hati & Jiwa semua Buddha.

Tiada pernah demi diri sendiri, segalanya selalu demi para insan!

Kamu adalah sebuah Bola Lampu yang bergerak, memancarkan Cahaya – Energi Semesta di manapun kamu berada. Sekarang ini kamu adalah seorang Buddha!

Di waktu yang sama, Mahaguru juga mengisahkan tentang seorang murid yang saat mencukur rambut Sang Buddha tiba-tiba memasuki Meditasi (Dhyana) Zen tingkat ke-3.

Apa saja syaratnya?
Kamu sungguh-sungguh mendengarkan Mahaguru saat beliau mengajarkan hal-hal menarik tersebut?

Demikianlah semoga kamu menikmati petualangan ini.
Sudahkah kamu menyadari betapa bergunanya 4 Kebenaran Mulia?
Dan bukankah cukup bermanfaat bila kamu mendengarkanku juga?


Salam semuanya.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Disunting dari catatan Lotuschef


Tuesday, September 8, 2015

Tiga Tahap Meditasi Zen



Karya tulis Mahaguru Lu – Buku No.45: 坐禪通明法
Pilihan kutipan dan terjemahan ke Bahasa Inggris oleh Lotuschef – 4 September 2015
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: 坐禪三階段 3 Stages of Sitting Zen Meditation



蓮生活佛 > 師尊文集 > 45_坐禪通明法


坐禪三階段


一個人在坐禪的時候,能夠一念不生之時刻,一切的萬緣自然泯跡消失。
Saat seseorang melatih Meditasi Duduk Zen hingga mencapai suatu tahap di mana “Tak ada satupun pikiran yang muncul”, maka segala macam jalinan akan menghilang tanpa bekas.

而自己到底置身何地,也覓尋不得。
Dan yang namanya Diri, juga tak bisa ditemukan.

此時就是坐禪的第一個階段,叫做「天入地中」,又叫「眾妙歸根」。
Di saat itu, dinamakan sebagai Meditasi Zen Tahap Pertama, istilahnya adalah [Langit memasuki Bumi] atau [Segala macam keunikan kembali kepada akarnya].

身心的感應倏來倏去,又似倏浮倏沉,恍恍如太虛之中,又彷彿無量之身,欲臨空飛去。有時自覺在群雲之間,千重雲層,團團圍住。
冥冥中,自覺來往無蹤,身子皆失所在。

  在道家說來,這即是「真上昇天心」,神光在頂 Cahaya Surgawi di paling atas,
神光若在天心之處,自然游揚而得,這第一階段的境界,不求自得 terlaksana secara alamiah。

身心便是一場大開放,這大開放也就叫「初靜」,即是「凝神入氣」。
初靜的時日愈久,真意神光入於「黃庭」,形成神光的涵養,無形的神光愈凝愈厚,久練者祇要端身一坐,便很快的進入「初靜」。

  據我所知,道家的「初靜」約是佛門的「四禪天」也。

  「初靜」的功夫愈深,可以到「靜極」的階段,這個境界就叫著坐禪的第二階段,此時的神光凝集已深,就變成神光會動,這「神光自動」的現象又叫「天心自動」,此「天心自動」有別於人死的「自動」。

  我寫其分別如下:

  道人-神光-生時已動-活神-上天。
Praktisi Tao – Cahaya Ilahi – begitu lahir sudah aktif – keilahian yang hidup – naik ke surga.

  凡夫-靈魂-死時方動-死靈-入地。
Orang awam – Roh – aktif saat meninggal dunia – roh yang mati – masuk ke bumi.

  有坐禪的人,得證的人在其生時,神光已動,這是活的元神也,
能自主的元神自然可以上天
Mereka yang melatih Meditasi Zen dan mendapatkan afirmasi keberhasilan saat masih hidup, maka Cahaya Ilahi-nya telah bergerak. Inilah yang disebut “Roh-nya Hidup”, mampu mengendalikan roh-nya, sehingga intisari kebatinan kodratinya secara alamiah akan naik ke surga.

反之,世上的人,生前其靈魂是死的,到了人死之時,其靈魂才動,自然無法自主的下地獄。
Berbeda dengan orang awam, roh mereka mati dari sejak lahir, dan saat meninggal dunia roh-nya baru bergerak, tentunya tak akan mampu mengendalikan roh-nya sehingga terjatuh ke neraka.

這正是有修的人與無修的人的差別,也就是我在第一篇文章中提到的
一日不修,一日是鬼」了。
Itulah perbedaan sesungguhnya antara mereka yang bersadhana dengan mereka yang tak melatih diri, seperti yang dituliskan di Bab Pertama bahwa [Sehari tanpa bersadhana, sehari menjadi hantu].

  到了第二個階段,「天心自動」境界,也就可體會老子說的「無為而為」,因為這天心自動,並不是有所為才動的,而是無所為自動的,也就是「無意而動」,老子的「無為而為」世上一般人認為不可解,其實到此境界,不解自解,這天心神光我們沒有叫他動,但天心神光自己卻動了起來,這正是無意之意,無為而為啊!
我如此一寫,相信讀者應該明白才對,這是老子道德經五千言的精華,若不坐禪,何人能解?

  天心神光的自動,全身大放光明,就是在晚間暗極的靜室靜坐,也如同白日一般。
道家言「目光照入坎宮,攝召太陽之精」。
此時神光吞吐,無為而為,一切日月顛倒,時光亦能倒轉,
可以看見自己的過去世,得宿命通;
可以看見天宮勝景,得天眼通;
可以神谷聞音,得天耳通;
可以入他心,得他心通;
無為而為的神光遊歷,便是神足通的出現


這五種神通一起出現,毫無奇怪之處,而一些僧道之人,批評神通的不是,其實神通何有不是,神通是坐禪到「天心神光的自動」之後,便自行顯現了出來,這神通也是「無為而為」,本是「天心神光自動」的無意之意,僧人道人批評它,原因有二:

  一者,害怕世人修神通,本末倒置。

  二者,這些僧道根本是俗僧道,未到此境界,不知神通為何。

  我實實在在的告訴大家,佛言:以無住而生其心」。
這句話就是「無為而為」,這佛說的「以無住而生其心」是金剛經的一大法旨,正是「天心神光的自動」,寫到此,大家應該明白了罷!

  本來,我這個人,不喜歡罵人,尤其是罵僧道之輩,因僧是代表佛,三寶之一,又道代表「清淨」,本不應該罵他們。
但,有時候實在是忍不住了,破口就要大罵幾句,我罵的不是高僧真道,這「高僧真道」我是衷心欽敬的,我還要跪下來向他們五體投地的頂禮呢!
我想罵的是俗僧邪道,這些不長進的僧人,搞邪術小法的惡道,我看了心中實在不舒服,就是這些俗僧邪道,在佛祖的頭上拉糞。
今天實在忍不住了,我評俗僧邪道,罵俗僧邪道,非但沒有罪,反而有打罵的功德呢。
  我要俗僧邪道,讀讀我這本「坐禪通明法」,有不明白的地方來問我,好好認真修。
俗僧莫要光拿緣簿到處化緣,死要錢,禿了個大光頭,什麼法都沒有修,光會蓋寺,一天到晚生意生意,隨口批評,避世出家,不守清規,真正是氣死我了,這種俗僧應該掀倒他,在佛祖面前,光著屁股,各打五百大板。今天這種俗僧,舉目皆是,叫人噁心。
  另外,一些雜毛邪道,像林×之流、像蔡××之流,還有一些牛鬼蛇神的尾巴神棍靈媒,不明「坐禪通明」,也該買這本書來讀讀。好好洗心懺悔,不該搞些邪術小法來愚弄世人,應該醒醒了,不可繼續害人不休,趁早修正法,免受惡報應,這是我愛之深,責之切,若再頑冥不化,真虧了我的苦口婆心,濟世救人之法也。若有不明白之處,速寫信來聯絡,我自然細心指導你們,使你們真的得證。

  老實說,我真的不想罵人,隨他們自去生死輪迴,但,大菩薩是發菩提心的,我不救他們,誰來救?

這「坐禪通明」,是出死護生之大法,我若不教他們,不救他們,我這菩薩怎能心安?難道我是個自私自利的人嗎?
今天此法我若私藏,我就不是菩薩,為了救他們,祇有捨命開了口大罵一番。

  到了「天心自動」的無為而為之時,再進入坐禪第三階段,就是真正的「天人合一」,此時的個體就是「一切處無心」,又叫「天心沐浴」,沐浴二字最是神奇,完完全全的融合在天地之間而成就了一切之法。

到了「天心沐浴」也算是所有業障全部因天光之照而消除,業障消除了,一切法成就,這是一言指破坐禪的一部玄功,我這篇「坐禪三階段」,叫一些修行的人,全部開悟知曉「坐禪通明」的大道,不管是道家的「致虛」,淨宗的「正念」,密宗的「神光」,全部圓滿而無缺,此訣中之真訣,今天一筆打開,眾生再不悟,就無藥可救了。

  我再分別說明如下:

  第一階段--「初靜」,凝神入天心。

  第二階段--「靜極」,天心自動,無為而為。

  第三階段--「合一」,天心沐浴,成就一切。

  到了第二階段,就開始有了神通,
[Sampai di Tahap ke-2, daya kesaktian transendental akan muncul].

到了第三階段,業障全部消除,漏盡了一切,便得「漏盡通」,不退轉,成就佛菩薩的俱足。
[Sampai di Tahap ke-3, semua karma buruk akan menjadi bersih, semua yang bocor akan berhenti bocor, tak akan lagi mengalami kemunduran, dan memiliki sumber daya untuk pencapaian Kebuddhaan atau Tingkat Bodhisattva.]

~~~~~~~~~~~

Mahaguru Lu menuliskan bahwa mereka yang memarahinya, memfitnahnya, mencoreng nama baiknya, … saat beliau berbagi ajaran-ajaran pelatihan diri yang otentik, adalah mereka yang belum merasakan atau mendapatkan keberhasilan dalam Meditasi.

Jelas sekali kalau artikel ini menunjuk pada orang-orang awam yang “memahkotai” diri mereka sendiri dengan kepalsuan, demi memuaskan nafsu duniawi mereka seperti uang, status, ketenaran, kontrol, kekuasaan, ….

Hahaha!
Semua hal yang tak bajik yang dituliskan di dalam artikel Pikiran Binatang:
[--- Mereka yang melakukan 10 kejahatan: membunuh, mencuri, seks yang tak wajar, berbohong, bicara kasar, omongannya memecah belah, bicara ngawur dan tak masuk akal, tamak, berniat jahat, dan berpandangan salah, sudah pasti terjatuh ke alam binatang. Jadi tanyakan pada dirimu sendiri: “Kenapa orang-orang membunuh, mencuri, menuruti nafsu birahi hingga berlebihan?” Karena pada umumnya ya demi makanan, ketenaran, keuntungan, dan nafsu seksual. ---]

Demi mempertahankan status “penobatan sendiri” mereka, pikiran-pikiran awam akan menciptakan berbagai tindak kejahatan untuk menghancurkan orang-orang yang mereka anggap sebagai musuh, yang mengancam khayalan mereka sendiri!

Cobalah lihat apa yang Komite Pusat lakukan kepada Lotuschef kembali.
Hahaha!

Lotuschef justru berterima kasih atas semua tindakan mereka hingga hari ini, dan juga mendoakan yang terbaik untuk para pendukungnya pula!

KENAPA?

Karena mereka melakukan semua hal yang Tak Diinginkan yang dituliskan oleh Mahaguru Lu di dalam artikel ini!

Hahaha!

Menggelikan!

Teman-temanku sekalian yang terkasih, bila kamu ada waktu luang, gunakanlah dengan baik untuk bersadhana dengan tekun demi dirimu sendiri, supaya mampu membebaskan diri dari Siklus Transmigrasi!

Berhubung ada seorang Buddha Hidup yang menjadi Guru Akar, dan segala materi menakjubkan yang beliau ajarkan hingga saat ini, gunakanlah waktumu untuk mempelajarinya.


Salam semuanya.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Thursday, April 10, 2014

Lotuschef Bercakap-cakap – Mengendalikan Sinar?


Ditulis oleh Lotuschef – 10 April 2014
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Lotuschef in Chat – Managing Light?



Di ceramah kemarin, Guru mengatakan bahwa Bola-bola Cahaya Prajna mengandung 5 warna di dalamnya.
Lihatlah berbagai macam bola cahaya yang terekam di foto-foto di atas.

Teman-teman ingatkah bahwa Guru bilang kalau bola-bola cahaya prajna baru saja memasukinya, satu demi satu?
Mereka adalah para dewata yang melebur dengan Guru, atau istilahnya ber-Yoga dengan Guru. :)


SUNGGUH!
Saat kamu sudah punya Fondasi yang relevan, maka Yoga dengan Yidam atau banyak Yidam akan menjadi begitu mudahnya!

Dengan Satu Pikiran saja maka mereka akan datang dan Beryoga denganmu!
Atau mereka akan memilih untuk Beryoga denganmu saat Jodohmu telah matang atau Chakra-chakramu telah terbuka!

Sebelum Proses Yoga yang Berjalan Otomatis nan Menakjubkan ini bisa terjadi, tentunya kamu harus membangun jodoh yang relevan.


Mampukah kamu Menghirup Nafas Sepenuhnya dan MENAHAN Satu Nafas tersebut, menutup semua lubang, dan pada saat yang bersamaan Menyebarkan Satu Nafas itu (dalam bentuk Energi Sinar) ke seluruh tubuhmu, dan KEMUDIAN Membuka semua pori-pori tubuhmu dan mengeluarkan Nafas/Sinar ini untuk dibagikan (dipancarkan) kepada semua insan?


Cahaya yang dilihat oleh seorang Yogi, bisa diberdayakan dari energi Matahari, listrik ataupun bentuk-bentuk energi lain.
Ia juga bisa diproyeksikan oleh sang Yogi kepada berbagai objek ataupun subjek sehingga mereka akan bersinar!



Di salah satu artikel Guru, Penampakan Cahaya Suci 净光出现, yang dipublikasikan di dalam Pencapaian Tubuh Pelangi Buku ke-3; tertulis bahwa Cahaya akan dihasilkan tiap kali si praktisi bermeditasi dengan benar.

Ia pada akhirnya akan mampu menghasilkan Cahaya Suci untuk dipancarkan kepada berbagai Objek atau Subjek untuk berbagai macam tujuan pula.



Di saat upacara, Guru mengirimkan Sinar lewat tali yang diikatkan ke Bendera-bendera Abhiseka untuk memberikan Abhiseka Pemberkatan.
Beliau melakukan hal yang sama saat memberikan Pemberkatan Jamah Kepala (Moding) kepada para murid.


Beliau juga mengatakan bahwa Thubten Ksiti mampu membaca dengan akurat semua aura atau nasib para objek dari foto yang ada, maupun langsung melihat objek yang bersangkutan.

Minggu kemarin, beliau juga mengatakan kalau beliau mampu melihat “mereka yang tak terlihat” yang mengikuti tiap orang, dan juga mampu mengetahui nasib dari orang yang bersangkutan.
Kemudian juga mampu melihat apakah orang tertentu bersadhana dengan benar atau tidak. :)


Sedikit peringatan bagi mereka yang mencari Medium, Tukang Ramal, Master Fengshui, dan sejenisnya – kebanyakan dari para praktisi ini hanyalah berkutat dengan Roh atau Hantu!
Menurut Guru, keakuratan para praktisi ini sangat tergantung pada Tingkatan Roh yang datang untuk memberikan jawaban!

Bisa dikatakan kalau keakuratannya tergantung pada Tingkat Energi si Roh yang bersangkutan!

Di artikel yang kemarin kutulis, Ro adalah seorang yang mempraktikkan Membangkitkan Roh 起灵!
Sw bilang bahwa ia merasa tak nyaman saat menghadiri sesi meditasi yang dipimpin si Ro.


Akupun juga pernah melihat banyak hal seperti itu saat sesi sadhana di berbagai rumah ibadah.

Demikianlah teman-temanku sekalian yang terkasih, yang namanya Meditasi atau Samadhi adalah sebuah kondisi di mana kamu “membuka” dirimu tapi Bukan Kehilangan Kontrol Dirimu!
Hahaha!

Kamu harus merasa segar setelah menyelesaikan sesi Meditasi ataupun Samadhi, bukannya jadi tambah lelah karena berjingkrak-jingkrak, atau berguling-guling di lantai, atau menari-nari dengan mata tertutup!

Seorang VM di Taiwan selalu melakukan Pembangkitan Roh seperti ini untuk para umatnya setelah sesi sadhana.
Sungguh! Aku melihat dengan mataku sendiri gerakan-gerakan tak masuk akal dari mereka yang menjadi lupa diri setelah meminum air yang dimantrai oleh si VM tersebut.

Altarnya penuh dengan Roh-roh!

Hahaha!
Seorang fashi merasa sangat frustrasi karena setelah meneguk gelas ke-2 berisi “air spesial” itu juga masih tak bisa “Membangkitkan Roh”nya dan turut “BERSENANG-SENANG” dengan lainnya!

Lalu seorang fashi lainnya lagi sibuk menari-nari, sepenuhnya kehilangan kendali atas dirinya sendiri!

Guru mempromosikan orang tersebut menjadi VM, dan menurutku hal tersebut beliau lakukan untuk menyelamatkan orang tersebut supaya tak “melenceng” dari jalan menuju Nirwana!

Bagaimana halnya dengan promosi VM baru-baru ini?

Hahaha!
Sama! Beberapa diberikan jabatan sebagai VM untuk menyelamatkan mereka atau menjauhkan mereka dari CELAKA!

Mengikuti beberapa teman murid yang punya Jabatan bisa Merugikan pencapaianmu menuju Nirwana, tapi akan menguntungkan dalam segi Jabatan dan Kejayaan Duniawi yang didamba dan dikejar orang-orang awam.

Oleh karenanya, pertama-tama pahamilah dulu apa yang dimaksud dengan Meditasi yang Sesungguhnya, sebelum kamu terlanjur tersesat dan celaka serta tak bisa ditolong lagi!


Salam semuanya.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Disunting dari Jurnal Lotuschef

Related Posts:

Sunday, February 16, 2014

Lotuschef Bermain-main – Mendengarkan dengan Benar? [2]


Ditulis oleh Lotuschef – 7 Februari 2014
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Lotuschef at Play – Hearing Right? 听对了吗?[2]



Foto-foto di atas diambil di lokasi Biara Zen Zhong Tai, Puli – Taiwan.

Sebuah mahakarya arsitektur dan menurut si pemandu tur biara, ide-ide tersebut disampaikan oleh para dewata kepada sang kepala biara.
Di dalam Tantrayana, hal seperti ini dinamakan YOGA!

Kalau kamu ingat ceramah Guru atau bagian-bagian penting yang beliau jelaskan, kamu pasti akan berhasil mencapai Guru Yoga dalam waktu singkat lewat pelatihan yang tekun, tentunya sesuai dengan yang beliau ajarkan. :)

Guru baru-baru ini mengumumkan bahwa seorang murid yang mulai bersadhana kurang dari setahun lalu, chakranya telah berputar dan bersinar!

Jadi [KAMU JUGA BISA MELAKUKANNYA!]


Hahaha! Kalau kamu bilang pada dirimu sendiri [AKU BELUM SIAP], maka justru rintangannya adalah dirimu sendiri atau setan di dalam hatimu, yang kamu beri kehidupan.


Poin bahasan hari ini adalah Meditasi atau Samadhi.

Aku pun sudah berbagi banyak tip mengenai Samadhi di dalam blog ini. :)

Saat upacara Kalachakra di Singapura dan di tempat-tempat lain, Guru mengajarkan bahwa Metode yang bisa membawamu ke dalam kondisi Samadhi adalah metode yang TERBAIK untuk-MU!

Beliau juga mengatakan bahwa pada suatu tingkat, kamu akan mampu Melaksanakan Dengan Leluasa 任运自如.


Dan baru-baru ini, Guru mengatakan bahwa ada variasi yang tak terbatas yang bisa kamu capai dalam Bersadhana.

Kamu pahamkah maksud Beliau? :)

Lalu kini ada beberapa Pembabar Dharma yang memberitahumu bahwa di dalam Samadhi, semua hal menjadi kosong dan gelap!
Beberapa lainnya mengatakan bahwa hanya mereka yang bisa mencapainya, sedangkan kamu tak akan bisa.
Masih ada lagi yang mengatakan “Menurut mereka, Samadhi adalah...”, dari berbagai buku yang mereka baca atau video yang mereka tonton!

Kemudian, VM Lian Wang memberitahu Guru bahwa ia memasuki kondisi “Langit yang bersih” 无云晴空, dan ia ketakutan, lalu segera menghentikan sesi tersebut.
Guru lalu menjelaskan bahwa Kondisi tersebut adalah Kekosongan Semesta!

Dengarkan lebih lanjut yang Guru katakan mengenai masalah VM itu!

Dengan ajaran baru mengenai 4 Metode Visualisasi Penyucian dengan menggunakan bija aksara HOM dari Guru, bagaimana menurutmu?
Bagaimana kamu bisa menggunakannya untuk meningkatkan kualitas sadhanamu?

Di dalam Meditasi, si praktisi harus membersihkan “sampah” dalam pikirannya sendiri.
Di situ, Guru mengajarkan sebuah metode dengan Menggunakan Satu Pikiran Untuk Mengenyahkan Pikiran Lain!

Maka dengan Berkonsentrasi pada Visualisasi aksara Hom dan penggandaannya, merekatkannya pada orang-orang dan objek di sekitarmu, kamu sebenarnya sedang melatih dirimu untuk BERKONSENTRASI PADA SATU HAL!

Saat kamu berhasil mengendalikan atau melatih pikiranmu untuk Berkonsentrasi pada SATU HAL, kamu akan dengan mudah melepaskan Satu Hal tersebut dan memasuki kondisi Meditatif atau Samadhi, di mana kamu telah melebur atau beryoga dengan yidam yang kamu pilih!

Aku pernah membagikan ajaran “Lojong”atau Pelatihan Pikiran di dalam blog ini. Baca-bacalah artikel tersebut sebagai acuan juga!


Oh, mungkin kamu juga pernah membaca artikel yang kutulis bahwa Samadhi adalah selang waktu yang pendek antara Sadar & Tak Sadar – yang berarti antara Terjaga & Ketiduran.

Kemarin Guru menjelaskannya juga. Kamu sempatkah menyerap pengetahuan ini?

Jadi saat ada orang yang memberitahumu seperti contoh-contoh yang kutuliskan di atas tentang Samadhi, berarti mereka sendiri belum mampu mencapai kondisi Samadhi!

Dengarkanlah Guru saja, maka kamu tak akan masuk ke jalan yang salah, terutama bila kamu adalah pemula.

Demikianlah maka perlahan-lahan kamu akan paham apa yang Guru sedang coba beritahukan kepadamu, dan kamu kemudian bisa membandingkannya dengan yang orang-orang lain katakan, lalu juga belajar Ketajaman Mengamati dan Melindungi dirimu sendiri dari para Pembohong dan Penipu di luar sana!


Salam semuanya.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef



Related Posts:

Monday, July 29, 2013

Kenapa Kamu Menemui Kebuntuan?


Ditulis oleh Lotuschef – 27 Juli 2013
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Lotuschef in Why Are You Stuck?



Musuhmu yang sesungguhnya adalah Kemelekatan dan Keterpakuan – itulah kenapa kamu menemui jalan buntu dalam perjalanan pelatihan dirimu! :)



Coba lihatlah foto-foto di atas.

Di sana tak ada peserta yang hanya duduk dan menonton satu orang melakukan persembahan. Setiap peserta mendapatkan giliran untuk melakukan persembahan masing-masing.

Mengenai mengenakan jubah upacara yang berwarna kuning dan selempangan berwarna coklat – pada awalnya juga banyak yang mengeluh: tak nyaman lah, terlalu panas lah, kelihatan lucu atau aneh lah, ...

Hahaha! Tapi lihatlah teman-teman murid di sana, mereka akhirnya menjadi terbiasa juga.

Bila kamu melihat fotoku yang mengenakan celana panjang di atas, menurutmu:
Apa ada perbedaan dalam Ketulusanku dalam memberikan persembahan?
Apa ada halangan dalam kemampuanku untuk bermeditasi?

Bila kamu ingat yang Guru katakan mengenai pakaian Guru Rinpoche: kain yang beliau kenakan adalah kain bekas untuk membalut mayat, khan?

Dan ingatlah juga saat Guru mengajarkan Meditasi Visualisasi Tulang Belulang Putih – dengannya kamu perlahan-lahan akan melebur elemen Tanah, Air, Api dan Anginmu dengan cara mengosongkannya, bukan?

Serta ingatlah bahwa SAAT kamu telah berhasil beryoga, berarti kamu berada dalam samadhi dengan yidam/para yidam yang kamu pilih.
Guru katakan bahwa kamu bisa saja sedang duduk, berjalan, berbicara,... namun tetap mempertahankan kondisi kemanunggalan ini saat kamu Beryoga dengan Sang Yidam. Ingatkah?

Oh ya, Patriak Zen ke-6, Hui Neng, juga mengatakan: Saat menulis jangan dibuat-buat. 不立文字.
Pikiran duniawi ini punya tendensi yang besar untuk BERMAIN-MAIN dengan KATA-KATA, dan akhirnya malah tersesat sendiri. :)

Kamu sudah mendapatkan KUNCI-KUNCINYA?

Salam semuanya.

Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Wednesday, April 17, 2013

Special Events – Indonesia, June 2013


Shri Vajrasattva & Guru Padmakumara

[Terjemahan Indonesia ada di bagian bawah.]

Dear friends, Pure Karma will be coming to Indonesia under the following schedule:


Saturday – June 8, 2013:


Time:
  • 2:30 PM (Medan time) – The Repentance Sadhana of Shri Vajrasattva, followed by sharing the meditation techniques and Q&A on cultivation stuff only.
    Registration for participating: SGD 10 (Rp. 85,000).
    Please bring your japamala (prayer beads).
  • 6:30 PM (Medan time) – Fire Puja with joint yidams Guru Padmakumara & Shri Vajrasattva.
Yidam: Guru Padmakumara 大白莲花童子 & Shri Vajrasattva 金刚萨埵
Venue: Medan, Indonesia


Sunday – June 9, 2013:


Time: (to be announced)
  • Tea time and Q&A session. All participants are welcome to share their experiences or difficulties during the cultivation. We all will discuss and offer help.
Venue: Medan, Indonesia


Saturday – June 15, 2013:


Time:
  • 2:30 PM (West Java time) – The Repentance Sadhana of Shri Vajrasattva, followed by sharing the meditation techniques and Q&A on cultivation stuff only.
    Registration for participating: SGD 10 (Rp. 85,000).
    Please bring your japamala (prayer beads).
  • 6:30 PM (West Java time) – Fire Puja with joint yidams Guru Padmakumara & Shri Vajrasattva.
Yidam: Guru Padmakumara 大白莲花童子 & Shri Vajrasattva 金刚萨埵
Venue: Bekasi, West Java, Indonesia


Notes on Fire Puja

  • Attendance registration is compulsory.
  • Registration for all dedication packs and fire puja closes on June 5, 2013.
  • Attendance registration closes on 12 Noon, June 5, 2013.
  • Each attendee will be issued with an individual lotus filled with various offerings including a Hata, Dharma Crown and Dragon Robe.
  • Individual lotus offering is SGD 15 (Rp. 127.500,-) each for those attending, and SGD 10 (Rp. 85.000,-) each for those not attending.**
  • Please give us offerer’s name and address. One name per lotus.

    **) All new charges applies to all except members.

Special Dedication Request with incense packs

For the list and price, please refer to Special Dedication & Registration page.

Personal Counselling Service

  • Personal Counselling Request: SGD 300 (Rp. 2.550.000,-) per block of 20 minutes.
  • Subject to time slot availability. Confirmation upon payment.
  • Please contact relevant units.

Sponsors

You’re welcome to sponsor the followings:
  • Drinking water.
  • Breads, biscuits, or snacks.
  • Different kinds of food for the altar (during fire puja).
  • Puja offerings to be offered into the fire pit (either cash or actual items are welcome). If you prefer to sponsor the actual items, it is better to offer the dry stuff since the wet ones tend to create smoke.
  • We are also open to sponsorship of offering like supplies for charity, please contact Pure Karma: purekarmaservices@gmail.com.

Contact and Registration

For registration, inquiries of the event, and bank account numbers please contact the following units:


    [Versi Bahasa Indonesia]


    Sabtu, 8 Juni 2013:


    Waktu:
    • 14:30 WIB – Sadhana Bersama Pertobatan Shri Vajrasattva, disambung dengan sesi sharing teknik-teknik meditasi dan sesi tannya jawab mengenai pelatihan diri.
      Biaya Pendaftaran: Rp 85.000,-
      Jangan lupa membawa Japamala (tasbih) Anda.
    • 18:30 WIB – Puja Api Homa dengan yidam gabungan Guru Padmakumara & Shri Vajrasattva.
    Yidam: Guru Padmakumara 大白莲花童子 & Shri Vajrasattva 金刚萨埵
    Lokasi: Medan, Indonesia


    Minggu, 9 Juni 2013:


    Waktu: (akan diumumkan)
    • Tea time dan sesi tanya jawab. Para peserta dipersilakan berbagi pengalaman-pengalamannya ataupun berbagai rintangan dalam melatih diri. Kita semua akan saling berdiskusi dan memberikan bantuan.
    Lokasi: Medan, Indonesia


    Sabtu, 15 Juni 2013:


    Waktu:
    • 14:30 WIB – Sadhana Bersama Pertobatan Shri Vajrasattva, disambung dengan sesi sharing teknik-teknik meditasi dan sesi tannya jawab mengenai pelatihan diri.
      Biaya Pendaftaran: Rp 85.000,-
      Jangan lupa membawa Japamala (tasbih) Anda.
    • 18:30 PM WIB – Puja Api Homa dengan yidam gabungan Guru Padmakumara & Shri Vajrasattva
    Yidam: Guru Padmakumara 大白莲花童子 & Shri Vajrasattva 金刚萨埵
    Lokasi: Bekasi, Jawa Barat, Indonesia



    Catatan untuk Puja Api Homa

    • Peserta wajib mendaftar terlebih dahulu untuk kehadiran.
    • Pendaftaran untuk Paket Pelimpahan Pahala dan Puja Api Homa ditutup tanggal 5 Juni 2013.
    • Pendaftaran untuk Kehadiran ditutup tanggal 5 Juni 2013, jam 12 siang.
    • Masing-masing peserta akan diberikan sebuah teratai yang berisi berbagai macam persembahan termasuk Khata, Mahkota Dharma, dan Rompi Naga.
    • Pak teratai berisi persembahan seharga Rp. 127.500,- untuk mereka yang hadir.
      Bagi mereka yang tidak hadir namun ingin turut mempersembahkan, harga pak teratai Rp. 85.000,-**
    • Mohon mendaftarkan nama dan alamat si pemberi persembahan. Satu nama untuk tiap teratai.

      **) Harga baru berlaku untuk semua peserta kecuali anggota.

    Paket Pelimpahan Pahala Khusus

    Untuk daftar dan harga, silakan melihat ke halaman Paket Pelimpahan Khusus & Pendaftaran.

    Konseling Pribadi

    • Biaya untuk permohonan konseling pribadi: Rp. 2.550.000,- per 20 menit.
    • Bergantung pada ketersediaan waktu.
    • Pembayaran harap dilakukan di muka untuk reservasi.

    Sponsor

    Teman-teman dipersilakan memberikan sponsor berikut:
    • Air minum.
    • Roti, biskuit, ataupun snack.
    • Berbagai macam makanan yang akan dipersembahkan di altar saat puja api homa.
    • Berbagai bahan persembahan yang akan dibakar di dalam tungku homa (bisa dalam bentuk barang yang aktual, ataupun sponsor dana yang akan kita gunakan untuk membeli berbagai bahan tersebut).
    • Bila teman-teman ingin mensponsori bahan persembahan aktual, pilihlah bahan persembahan yang kering, karena yang basah akan menimbulkan asap.
    • Teman-teman juga bisa mempersembahkan berbagai barang untuk keperluan amal. Untuk keperluan tersebut harap hubungi Pure Karma: purekarmaservices@gmail.com.

    Kontak dan Pendaftaran

    Untuk pendaftaran, nomor rekening bank, pertanyaan mengenai acara, silakan kirimkan ke email unit-unit berikut:


      Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
      Lama Lotuschef
      Pure Karma
      True Buddha School

      Sunday, April 7, 2013

      Meditasi – Memikirkan terlalu banyak hal???



      Ditulis oleh Lotuschef – 3 April 2013
      Diterjemahkan oleh Lotus Nino
      Sumber: Meditation – Think Too Much???

      Sabtu kemarin aku memberi konseling kepada M. Ia bukan umat Satya Buddha.
      Ia katakan kepadaku bahwa ia tak mampu berkonsentrasi bahkan saat membaca Sutra Hati.

      Lalu? Hahaha!
      Aku ajarkan dia untuk melihat (mengamati) kata-kata di dalam sutra itu. Kata per kata. Saat berkonsentrasi dengan metode itu, ia akan dapat melupakan pikiran-pikiran lainnya, yang baik maupun yang yang buruk.

      Wah pas sekali, pada hari yang sama Guru juga membahas mengenai konsentrasi!

      Guru katakan saat kamu berkonsentrasi membayangkan Buddha Amitabha dan menjapa nama-Nya “Namo Amituofo”, kamu juga bisa melupakan pikiran-pikiran lain yang menarik perhatianmu.

      Cara ini harus dilatih dengan memulainya dalam hitungan detik, lalu melangkah hingga menit, dan lama-lama bisa diperpanjang periodenya antara munculnya satu pikiran dengan munculnya pikiran selanjutnya! :)

      Untuk teman-teman di Satya Buddha, aku ajarkan mereka untuk melihat foto Guru, dan mempertahankan visualisasi Guru tersenyum dengan welas asih dan memperhatikanmu, lalu kamu melanjutkan dengan menjapa mantranya.

      Begitu pikiranmu mulai keluyuran, kamu mulai lagi dari awal dengan melihat Guru yang sedang tersenyum!

      Sebenarnya ini cara yang sangat bagus juga karena kamu akan mampu mengingat gambaran Guru dengan jelas sejalan dengan berlalunya waktu.
      Dengannya kamu juga akan terbantu dalam Guru Yoga! :)

      Aku juga sudah mengajarkan teman-teman untuk mengikuti kata-kata di dalam Sutra Maharaja Avalokiteshvara (Gao Wang) juga!

      Jadi lakukanlah dengan cara apapun yang kamu sukai dan yang menurutmu paling nyaman.

      Jangan paksakan dirimu!!!

      Harus bisa santai dan leluasa, ingatlah hal ini!


      Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
      Lama Lotuschef

      Tuesday, March 5, 2013

      Hibahan Thangka & Beberapa Pertanyaan



      Ditulis oleh Lotuschef – 3 Maret 2013
      Diterjemahkan oleh Lotus Nino
      Sumber: Thangka Gift & Questions
      Image © Taste & Tribute

      AA: Lotus Chef yang terkasih,
      Semoga Anda selalu sehat walafiat. Sudahkah Anda menerima thangka dan patung (rupang) yang aku kirimkan lewat N?
      Semoga mereka bisa membawa lebih banyak kebahagiaan bagi para peserta yang turut serta di dalam puja api homa yang Anda pimpin.
      Saat aku melihat foto-foto para peserta puja api homa yang memancarkan kebahagiaan, itu menjadi alasan aku rela menghibahkan barang-barangku.
      Aku tak ingin diriku saja yang menikmati keindahan thangka-thangka tersebut, namun juga berharap semoga teman-teman lain juga.
      Aku akan bantu dan berdonasi lebih banyak lagi jika kamu butuh thangka tertentu untuk acara-acara puja mendatang.

      Fashe, di dalam blog Anda, dulu Anda pernah membahas mengenai VM ZZ.
      Ia akan datang ke Jakarta, Indonesia di bulan Maret ini untuk memimpin sebuah puja api homa dan kelas meditasi.
      Aku dan saudaraku hendak menghadiri acara tersebut tapi butuh saran dari Anda terlebih dulu.
      Bisakah aku menghadirinya?
      Aku belum sempat membaca artikel-artikel lain dalam blog Anda yang membahas mengenai VM ZZ.
      Sebelumnya, aku sudah pernah 2x menghadiri puja dan ceramah yang diberikannya sekitar tahun 2011 di Jakarta, Indonesia.
      Sepertinya ia orang baik dan pintar.
      Banyak orang menyebut dia sebagai padmakumara XX?
      Pernah sekali waktu ia berbagi mengenai metode sadhana dan aku belajar banyak darinya sebelum mengenal (dan belajar) dari blogmu. Memang ada banyak kemiripan.

      Berikut ini adalah poster untuk puja api homa yang akan dipimpin oleh VM ZZ, tapi aku butuh saranmu.

      GM selalu tersenyum padamu.
      Om Guru Lian Sheng Siddhi Hum.
      Terima kasih.

      ---

      Balasan surat:

      Halo sayang,
      Aku sebenarnya tak tahu bagaimana harus menyarankanmu untuk menghadiri ataupun tak menghadiri acara siapapun.
      Namun aku telah membagikan secara online Sadhana yang telah aku kembangkan. Kamu bisa melatih diri dengan baik dengan cara tersebut.
      Guru pernah berkata bahwa saat kamu bersih dan suci, maka meditasi tak akan menjadi masalah.
      Meditasi tak bisa bergantung pada orang lain, harus dirimu sendiri, sama seperti pelatihan diri.

      Patriak Zen ke-6, dalam beberapa acara tertentu, menggunakan sajak yang ditulis oleh seniornya, yang mendekati pencerahan, tapi masih Belum Tercerahkan karena masih ada elemen kemelekatan fisik dan eksistensi di sana.
      Kenapa demikian?
      Aku sudah pernah menjelaskannya di beberapa artikel dulu.

      Kapasitas mental (berpikir) mayoritas tak bisa menerima sajak pencerahannya dan tak paham pula, sehingga menyebabkan munculnya berbagai rasa rendah diri – dan akhirnya membuat banyak orang tak senang! :)

      Menuliskan tentang berbagai kelakuan buruk para VM juga sesungguhnya tidak benar kalau kamu punya tujuan buruk atau menaruh niat buruk untuk menghancurkan atau melecehkan mereka.
      Namun, tujuanku adalah “mengetuk” dan “mengguncang” mereka dengan keras sehingga mereka “terbangun” dan sadar bahwa apa yang mereka lakukan selama ini tidak baik bagi diri mereka sendiri dan juga para insan yang mengikuti ataupun mendengarkan mereka.
      Kiranya aku sendiri juga sudah siap bila harus masuk neraka karena membuat mereka tak senang! :)

      Aku rasa kamu perlu belajar untuk merenung dan melepaskan apapun yang kamu tak perlukan sehingga bisa terbebas dari berbagai kemelekatan yang tak penting. Dari sana kamu akan bisa bermeditasi dengan baik dengan mengikuti langkah demi langkah di dalam sadhana.
      Kenapa belajar dari orang lain saat kamu sebenarnya bisa dengan mudah mengikuti cara-cara yang diajarkan oleh Guru?

      Dia adalah orang yang kembali membuka skandal tuduhan yang diarahkan kepada Guru tahun lalu, itu semua untuk menutupi fakta bahwa rumah ibadahnya ditutup oleh pejabat berwenang sejak Juni 2010.
      Lalu VM HJ-lah yang usil mencari tahu kemana-mana dan akhirnya membuka rahasianya.

      Coba kamu pikirkan: ia hingga sekarang menutupi rahasia ini dari semua orang di Satya Buddha, bahkan hingga berpikir bisa membohongi Guru!
      Lalu pikirkan juga: Bukankah dia bagai hidup dengan KEBOHONGAN besar selama ini?
      Yogi Sejati mana bisa BERBOHONG?
      Guru juga membahas Berbohong merupakan hal tabu di jaman sekarang!

      Kau tentukanlah siapa (yang ingin kamu dengarkan) dan apa yang ingin kamu lakukan.
      Jangan katakan kalau aku menyarankanmu untuk berbuat ini dan itu loh.
      Hahaha!

      Salam sayangku.
      Oh ya, Juni ini mungkin kita akan datang ke Jakarta!

      ---

      AA: Oh Fashe! Aku kira dia orang yang baik-baik. Aku ingat dia pernah berkata bahwa ia ingin berbagi cara-cara melatih diri berdasarkan hasil pengamatannya akan GM (Mahaguru). Kemudian mengenai bagaimana cara melakukan visualisasi dengan baik, bagaimana cara menghormati GM, dll.

      Tak terbayangkan ternyata dia telah berbohong selama ini, juga telah berbohong mengenai rasa hormatnya kepada GM.

      Aku seperti dibohongi lagi dan lagi, pertama oleh 3 VM dari PP, sekarang seorang dari QQ. Memang tidak membuatku marah tapi jadi sedih kepada mereka, sedih membayangkan orang-orang yang telah mempercayai mereka dan tentunya juga GM.

      Semua pengorbanan yang kita telah lakukan untuk menghadiri puja yang mereka pimpin, dana amal yang dikeluarkan, waktu dan energi yang dihabiskan, dan masih banyak lainnya. Membuatku agak traumatik, ... lalu siapa lagi? VM wanita (lupa namanya) dari Kanada? Lima VM dari Indonesia yang 2 berada di Jakarta, 1 di Medan, 1 di Surabaya, 1 di Palembang? VM dari Malaysia?

      Oh fashe, di RR, kota tempat tinggal orang tua dan keluarga besarku, mereka berharap bisa menghadiri acara sadhana bersama di vihara Satya Buddha, tapi vihara di sana yang dulu adalah bagian dari Satya Buddha telah memutuskan jodoh dengan GM sejak VM-nya mengundurkan diri dan tidak mengakui GM lagi.

      Sulit bagi mereka untuk belajar dari internet. Mereka lebih suka cara klasik. Semoga bila ada jodoh, orang tua dan mereka yang sudah berumur bisa turut hadir di masa mendatang.

      Mohon maaf telah membuat Anda membaca “frustrasi”-ku dalam email ini.
      Terima kasih.

      ---

      Balasan surat:


      Kau lihat betapa bagusnya api di puja ini?
      Seperti mahkota 5 atau 7 buddha.
      Hahaha!

      Santailah dan bergembiralah, Guru selalu mengingatkan kita bahwa Kita masing-masing menanggung karma kita sendiri.

      Kamu berlatihlah dengan tekun beserta dengan Guru sebagai pemandumu.
      Tak perlu mencari mereka yang jabatan-jabatan tertentu tapi malah mengeruk $$ dari semua orang yang percaya akan kebohongan mereka!

      Salam.

      ---

      Teman-teman sekalian,
      Aku sudah mulai berbagi Sutra Avatamsaka. Kalau kamu masih mengikutinya, kamu perlahan-lahan akan menyadari besarnya dan berbagai macam insan yang ada.
      Kamu juga akan menyadari bahwa Buddha seperti Guru Akar kita berada di mana saja!

      Jadi jagalah Iman dan Keyakinanmu kepada Guru Akarmu sendiri agar selalu teguh, dan berlatihlah dengan tekun termasuk mempraktekkan Bodhicitta!

      Cara yang mudah untuk berlatih bagi mereka yang telah berumur adalah dengan menjapa mantra Guru sebanyak mungkin, karena dengan melakukan hal tersebut, kamu akan memancarkan sinar dari Chakra Hatimu dan semua kegelapan akan tersingkir keluar perlahan-lahan.
      Kamu tak hanya memancarkan sinar, tapi sinar atau pemberkatan dari Guru perlahan-lahan akan menyebar keluar untuk merangkul semua di sekitarmu.
      Inilah yang dinamakan Amal Dharma! Juga sebuah bentuk Bodhicitta! :)

      Tidak adanya rumah ibadah seharusnya tak mempengaruhi ketulusan kita dalam melatih diri, bukan?
      Sekiranya jauh lebih baik tanpa adanya rumah ibadah daripada ada tapi malah mengeruk sumber daya para umat dan bukannya berbagi Buddha Dharma yang otentik, iyakah?

      Guru pernah berkata: saat kamu mengikuti langkah-langkah yang ada di dalam Sadhana, kamu pelan-pelan akan membersihkan pikiranmu dan akan bisa memasuki Samadhi dengan mudah. Atau dengan melakukan 9 Langkah Pernafasan juga bisa membantumu memasuki Samadhi dengan mudah – ini karena kamu berkonsentrasi pada SATU pikiran lewat menggerakkan energi Qi-mu dalam bentuk sinar, dan dengannya kamu menyingkirkan pikiran-pikiran lain.

      :) Kamu hanya perlu lebih memperhatikan apa yang Guru ajarkan, bukan yang orang lain pura-pura ajarkan atau bersandiwara memamerkan intelek.

      ZZ di atas dulu pernah menyuruhku untuk menuliskan versi Bahasa Inggris Empat Prayoga untuk diperiksanya sebelum aku boleh memimpin sadhana bersama!
      Aku ingat dulu berbagi dengannya cara menuliskan aksara HOM di angkasa dan kemudian memancarkan sinar dengan Vajra/Dorje untuk menyucikan dan memberkati semua yang terkena paparan sinarnya.
      Ia katakan kepadaku tak boleh melakukan dengan cara ini karena Komite Pusat pasti akan memenggal kepalanya.
      Tapi, dengan mataku sendiri aku lihat dia mengajarkan para umat untuk menggunakan cara tadi, seakan-akan idenya sendiri!

      Hahaha!

      Orang ini sudah berbohong, lalu membuka kembali kasus skandal terhadap Guru pula, sungguh tak bisa diampuni lagi kiranya?
      Namun, kita tidak menaruh pikiran jahat seperti ini kepada siapapun, kita biarkan saja hingga jodohnya muncul supaya Guru atau Buddha bisa menolongnya, setuju?

      Sama seperti seorang wanita kepadanya aku ditugasi untuk membantu saat berada di Taiwan kemarin. Jodohnya belum ada karena dia masih terus berbohong dan tak melatih diri sama sekali.

      Karma sungguh merupakan tanggung jawab diri masing-masing!

      Salam semuanya.


      Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
      Lama Lotuschef


      Related Posts: