Showing posts with label usaha sendiri. Show all posts
Showing posts with label usaha sendiri. Show all posts

Saturday, June 2, 2018

Memaksakan & Kepalsuan 勉强与做假



Ditulis oleh Lotuschef – 11 April 2015
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: 勉强与做假 Forced & Falsehood



Mahaguru Lu berulang kali menekankan bahwa kita tidak boleh memaksa orang lain untuk melakukan sesuatu hal dan juga tiada kepalsuan!

Amatilah baik-baik berbagai foto Mahaguru Lu di atas, kamu akan mendapatkan gambaran apa yang dimaksud sebagai Asli dan Alamiah! :)

Sayangnya itu adalah Kunci Utama keberhasilan dalam sadhana yang harus KAMU pelajari dan praktikkan!

Hahaha!

Salah satu kunci lainnya adalah “Lakukan sendiri” (DIY)!

Banyak orang yang Gagal mendapatkan jawaban dariku, kemudian mencarinya dari tempat-tempat lainnya!

Orang-orang inilah yang memenuhi berbagai acara yang dipimpin para VM di berbagai rumah ibadah setempat ATAU
Berbagai upacara yang dipimpin oleh Mahaguru Lu dengan motif yang tersembunyi!

Rekap: Mahaguru Lu bilang bila kamu mengatakan BELIAU telah membabarkan Buddha Dharma, maka kamu sedang memfitnah-NYA!
BELIAU katakan belum pernah menulis buku apapun pula!

Hahaha!

MENGAPA?

Kuncinya di sini adalah Alamiah atau Melebur dengan Alam Semesta!

Mampukah kamu?

Mahaguru Lu: Saat kamu sendirian di bulan, Buddha Dharma tidak diperlukan!
[Memahaminya dari sudut lain?]

KINI RENUNGKAN & APLIKASIKAN:

Kamu buru-buru mendatangi berbagai upacara
Untuk MENDAPATKAN Abhiseka;
Untuk MENDAPATKAN berkat demi berbagai TUJUAN;
Untuk MENDAPATKAN penyeberangan bardo bagi keluarga;
Untuk MENDAPATKAN ...

Apa yang TERLEWAT begitu saja darimu?

Bersadhana berarti KAMU Mengendalikan Nasibmu sendiri! :)

Saat kamu BERPIKIR kamu tidak efektif, kamu meniadakan ajaran Mahaguru Lu!

Demi MENDAPATKAN … dari sumber lain atau di luaran sana, berarti KAMU TAK MAMPU atau Tak Punya!

KAMU & Hanya KAMU yang Ingin atau Butuh …

KAMU telah MENGISOLASI dirimu sendiri, dan di dalam contoh ini, KAMU juga MEMBUAT Buddha Dharma menjadi mubazir!

MENGAPA?

KAMU MERASA bahwa Kamu Butuh atau Ingin “SESUATU” dan memaksakan aksi beruntun untuk memenuhi KEINGINAN & KEBUTUHAN tersebut!
Hahaha!
Kamu menciptakan Karma Buruk tanpa menghiraukan orang lain ataupun ajaran Buddha!

Kamu sudah tidak lagi berada di Jalan Bodhi atau malah tak pernah memasuki Jalan Bodhi sama sekali!


Menghadiahkanmu sesuatu:
USAHAMU SENDIRI YANG PENUH KETULUSAN, hanya itu saja yang kamu butuhkan!


Salam semuanya.

Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Friday, April 3, 2015

Yoga Tanpa Melatih Diri Lagi (Abhavana Yoga)?



Ditulis oleh Lotuschef – 22 Maret 2015
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: 无修瑜伽 No Cultivate Yoga?



Baca juga:

Saat berkunjung ke Taiwan kemarin, murid Z memberitahu grup-nya yang penuh dengan orang-orang yang antusias, bahwa para murid yang duduk di bagian belakang telah berlindung (bersarana) kepada Mahaguru Lu selama lebih dari 20 tahun dan telah mencapai tingkat Yoga Tanpa Pelatihan Diri Lagi (Abhavana Yoga)!!!

Hahaha!

Teman-temanku sekalian yang terkasih,
Mari kita ingat-ingat kembali!

Di dalam Mahamudra, tingkat puncaknya adalah Abhavana Yoga!
Apa yang Mahaguru Lu katakan mengenai orang-orang di tingkat ini? :)

Mohon bacalah topik [Mahamudra] dan khususnya bagian [Abhavana Yoga].
Beserta dengan 2 artikel acuan di atas.



7 Maret 2015 di Vajragarbha Caotun, banyak orang yang menyaksikan murid di atas sedang kerasukan dan ambruk di saat Abhiseka.
Dan kembali terjadi lagi saat ia pergi mencariku.

Sayang sekali mereka yang mencoba membantunya ternyata “memijat” titik akupuntur He Gu-nya dengan terlalu agresif sehingga titik tersebut bengkak parah.
Pertama kali aku bertemu dengannya di Vajragarbha Caotun adalah saat Mahaguru pertama kali menganugerahkan abhiseka Maharaja Avalokiteshvara (Gao Wang).

Ia duduk di luar ruangan dan seorang VM berada di dekatnya.
Si VM tak berani mendekatinya, ia hanya berdiri sekitar 1.5 meter sambil memberi “instruksi”!

Saat aku datang untuk menolongnya, si VM cepat-cepat pergi.

Kemudian tetua kita, VM CZ datang dan mulai memijat titik He Gu-nya, bahkan saat aku telah memberitahunya kalau “bukan itu” (masalahnya). Maksudku adalah murid ini sedang kesurupan.

Ia tetap tak menghiraukanku dan setelah beberapa saat ia mulai merasa bahwa metodenya tak efektif. Lalu sebelum beranjak ia bilang kalau akan meminta Mahaguru menengok murid tersebut.
Aku mencoba untuk menstabilkan kondisi si murid.
Kami membantu mengantarkan murid tersebut ke lokasi mobil yang sedang menunggu Mahaguru.

Setelah Mahaguru selesai memberikan “mo-ding” (berkat jamah kepala), beliau menepuk murid ini dua kali dan sebelum pergi berkata “semuanya akan baik-baik saja”.

Sejak saat itu, aku bertemu dengan murid ini beberapa kali saat ia menghadiri puja yang diadakan oleh Pure Karma dan kebanyakan dari peserta yang sering hadir juga tahu cara menolongnya (siap membantu saat ia mulai lunglai).
Kita cegah sebelum dia terjatuh ke lantai ataupun supaya kepalanya tak terbentur lantai saat ia ambruk.

Mereka yang menyaksikanku menolongnya pertama kali cukup kebingungan melihat aku tak melakukan apapun selain memberitahunya untuk menjapa Mantra Guru. Aku juga meminta semua yang hadir untuk turut menjapanya dengan keras.

Teman-temanku sekalian yang terkasih,
Segala hal yang terjadi pada murid ini, semuanya berasal dari dalam dirinya sendiri.
Jadi untuk menyelesaikan masalahnya, kita mengikuti petunjuk di saat itu – untuk menyelesaikan persoalan yang dihadapinya.
Demikianlah yang kulakukan kepada murid ini pada beberapa tahun terakhir.

Pada foto di atas, kamu akan melihat banyak bola-bola sinar.

Inilah bukti “Abhavana Yoga”! :)

Tiap kali ia ambruk, aku mulai memintanya dan semua yang hadir untuk menjapa mantra Guru dengan keras.
Ini membuat semua perhatian menjadi tersatukan dan kemudian aku berbicara dengan roh yang sedang mempermainkan murid ini.
Aku juga meminta murid ini untuk menjapa mantra Guru, supaya ia bisa menarik kembali kesadarannya dari kendali si roh yang mempermainkannya.

Hal pentingnya adalah: Aku tak menggunakan paksaan atau kesaktian transendental untuk menekan atau mengusir roh tersebut. 

Ingatlah selalu bahwa agama Buddha mengajarkan “Tiada Perselisihan/Argumen/Pertengkaran”!

Roh yang menempel pada si murid tersebut sudah “memperpendek” periode kemarahan dan ketidaksenangannya dalam beberapa tahun ini pula!

Yang terakhir di Taiwan hanya berlangsung kurang dari 5 menit saja.
Di beberapa sesi terdahulu bisa berlangsung selama 30 menit.

Murid Z, seorang murid di mana Mahaguru Lu menginstruksikan kepadaku untuk mengajarinya dasar-dasar sadhana, belum sampai pada tahap “mengetahui” apa itu [Abhavana Yoga]. Bukankah begitu?

Lagipula auranya terlihat seperti alam binatang, jadi sudah pasti dia sama sekali tak tahu apa itu [yoga], apalagi Yoga Tantra Tertinggi di dalam Mahamudra!

Ia juga salah satu yang mendorong para murid ke hadapanku, pertama-tama memberitahuku kalau mereka butuh bantuan berhubung mereka adalah murid-murid baru, atau kalaupun tidak ia akan memberitahu para murid untuk memanfaatkan kesempatan untuk menjebakku memberikan “wen-shi” (konsultasi pribadi)!

Dia juga salah satu orang yang suka mengejar mereka yang mengenakan Mahkota 5 Buddha! :)

Demikianlah Mahaguru berkata: Jangan langsung percaya apapun yang orang lain katakan, atau mereka dengan status atau sosok tertentu katakan.
Harus bijaksana!
Saatnya sadar!

Melatih diri sungguhlah tergantung pada diri sendiri, dan tak ada faktor luaran yang bisa mencuri apapun yang dirimu telah capai lewat usaha & ketekunanmu sendiri!

Kalau kamu bisa [mengikuti petunjuk/situasi untuk menyelesaikan persoalan] berarti kamu paham mengenai [cara mengaplikasikan pengetahuan dharma sesuai dengan situasi yang dihadapi].

Berhubung semuanya sudah ada di dalam dirimu, dan jawabannya berada di dalam dirimu sendiri, maka tak perlu menyia-nyiakan waktu mencari hal-hal lain di luaran sana. Setujukah?


Jadi dari tulisan-tulisan di atas, kamu seharusnya akan mampu memahami yang Mahaguru dan Buddha katakan bahwa [Tak ada dharma yang dibabarkan dan Tak pernah membabarkan dharma apapun]!

Hahaha!


Salam semuanya.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Wednesday, April 1, 2015

Rahasianya Justru Ada Pada Dirimu Sendiri



Artikel rujukan ditulis oleh Mahaguru Lu
Dipilih dan diterjemahkan ke Bahasa Inggris oleh Lotuschef – 21 Maret 2015
Diterjemahkan ke Bahasa Indonesia oleh Lotus Nino
Sumber: 祕密在汝那邊 The Secret Is In Your Possession


Mempersilakan teman-teman untuk menerjemahkan sendiri sehingga menjadi versi yang mampu dipahami sesuai dengan tingkat pelatihan dirimu saat ini. :)

~~~~~~~~~


蓮生活佛 > 師尊文集 > 188_送你一盞明燈

蓮生活佛/文

  道明禪師即慧明禪師。
Guru Zen Dao Ming juga dikenal sebagai Hui Ming.

  首先依五祖弘忍禪師,初無解悟。
Pertama kali belajar di bawah bimbingan Patriak Zen ke-5, Master Hong Ren, namun belum mendapatkan pencerahan.

  後來,聽到五祖祕密付法付祖衣給六祖「盧行者」,即率眾追殺六祖。
Lalu ia mendengar bahwa Patriak Zen ke-5 secara rahasia mentransmisikan dharma dan jubah silsilah kepada Patriak ke-6 [Yogi Lu]. Ia kemudian membawa sekelompok orang untuk mengejar dan membunuh Patriak ke-6.

  在「大庾嶺」追上。
Akhirnya berhasil terkejar di [Da Yu Ling].

  六祖見慧明禪師追至,即擲衣缽於磐石,說:「此衣表徵信物,可力爭,任君拿去。」
Saat melihat Master Hui Ming, Patriak ke-6 melemparkan jubah dan mangkuk patra ke atas batu yang besar dan berkata: “Jubah ini melambangkan Iman, ambillah kalau kamu memang bisa mengambilnya.”

  慧明禪師上前取之。
Master Hui Ming mencoba mengambilnya.

  「衣缽」如山不動。
Bagaikan gunung, [jubah dan mangkuk patra] tak bergerak sama sekali.

  慧明禪師大駭。
Master Hui Ming sangat terkejut.

  慧明說:「我是來求法的,不是為了祖衣,願盧行者開示於我。」
Hui Ming berkata: “Aku di sini untuk memohon Dharma, bukan untuk jubah silsilah. Mohon Yogi Lu mengajariku.”

  六祖答了一句千古名言:「不思善,不思惡,正恁麼時。阿那箇是慧明上座本來面目?」
Patriak ke-6 menimpalinya dengan kalimat yang terkenal sepanjang masa: “Tak memikirkan Kebaikan, Tak memikirkan Kejahatan, bertindak dengan tepat di saat itu. Itulah Kodrat Sejati Master Hui Ming.”


  慧明一聽,當下大悟。遍體汗流,泣而拜之。
Saat mendengarnya, Hui Ming langsung tercerahkan. Sekujur tubuh berkeringat dan dengan air mata yang berderai ia bernamaskara kepada Patriak ke-6.

  慧明禪師又問:「上來密語密意外,還更別有意旨否?」
Master Hui Ming kembali bertanya: “Selain makna dan kata-kata rahasia (yang diturunkan oleh para patriak dari generasi ke generasi), masih adakah arahan lainnya?”

  六祖答:「我今與汝說,即非密也。汝若返照自己面目,密卻在汝那邊。」
Patriak ke-6 menjawabnya: “Apa yang kukatakan kepadamu, sebenarnya juga bukan rahasia. Kalau kamu merenungi kodratmu sendiri, maka rahasia ada di tanganmu sendiri.”


  慧明禪師說:「我雖在五祖弘忍處隨眾,實未省自己面目,今蒙指授入處,如人飲水,冷暖自知。今天,六祖即是我師了。」
Master Hui Ming mengatakan: “Meski aku belajar di bawah bimbingan Patriak ke-5, Master Hong Ren, sebenarnya aku belum mempelajari kodratku sendiri. Terima kasih atas petunjukmu, bagaikan seseorang yang meminum air, hanya ia sendiri yang tahu tingkat dingin atau panasnya air itu. Hari ini, Patriak ke-6 adalah guruku.”

  六祖答:「汝我同師承五祖,善自護持吧!」
Patriak ke-6 menimpalinya: “Sama seperti saat aku belajar di bawah bimbingan Patriak ke-5, aku tetap berusaha sendiri dengan tekun.”

  (這位慧明禪師,後來改名為道明禪師,因為慧明與慧能,同一慧字,因避六祖上字,才改道明。)



  我說:「六祖慧能禪師的這句不思善,不思惡,正恁麼時,阿那箇是本來面目?」

  其中大玄旨,而且是大大玄旨,此旨是天大地大間的真理。

  道明禪師一聽即悟。

  我現在問大家:「汝悟了沒?」

  我想,還是有很多人,思了又思,又思再思,遍體汗如雨下,但,仍然不知其中的玄旨。

  六祖慧能又補充說了一句:「汝若返照自己面目,密就在汝那邊。」

  (這句話更清楚了,更慈悲了)



  最近。

  有很多人問我:「師尊!什麼叫明心?」

  「師尊!什麼叫見性?」

  我一聽,便跑。

  他們即追。

  我說:「你們不要追著我問,追了大半日,大半月,大半年,也問不出一個所以然。你們何不返照自己面目呢?」

  我實實在在的告訴大家,明心,一定要明明白白自己的心;見性,一定要親證佛性
Dengan segala kesungguhan aku memberitahumu sekalian, [Ming Xin] berarti Memahami Hati, maka harus sepenuhnya memahami hati sendiri; [Jian Xing] berarti Melihat Kodrat, maka diri sendiri harus mengafirmasi (menegaskan) kodrat buddha sendiri.

這是無法去表現出來的,我不能夠告訴你,因為那是「我」的祕密。
Demikianlah tak ada cara untuk menunjukkan dan memberitahu, karena hal itu adalah Rahasia yang hanya [Aku/Diri Sendiri] tahu.

  重要的是,你自己明白自己的本來面目,一明白,那就是你的了。
Poin pentingnya adalah kamu harus memahami kodrat sejatimu sendiri. Sekali paham, maka selamanya adalah milikmu.

  照光三昧!
Samadhi kesucian tubuh, ucapan, dan pikiran!

  你如果得了「照光三昧」,我保證你,馬上明白,什麼是不思善,不思惡,正恁麼時!
Saat kamu berhasil melatih [Samadhi kesucian tubuh, ucapan, dan pikiran], aku berani jamin kamu akan langsung paham apa itu “Tak memikirkan kebaikan, tak memikirkan kejahatan, bertindak dengan tepat di saat itu”!

~~~~~~~~~~

Hahaha!

Semoga artikel di atas dapat membuatmu lebih paham bahwa hanya KAMU & Dirimu Sendirilah yang mampu mencapai pencerahan. Semuanya atas usahamu sendiri dan kamu HARUS melihat ke dalam batin sendiri juga!

Terlebih lagi, Patriak ke-6 adalah seorang yang buta huruf – di sini menunjukkan kalau beliau tak terkekang oleh Tulisan!
Beliau juga tak datang dari keluarga yang kaya!

Maka mereka yang mendapatkan pendidikan yang baik juga harus punya Kunci untuk mencapai Pencerahan. Kualifikasi akademismu mungkin bisa membantumu tapi tak sepenuhnya. :)

Jadi hal apa yang penting sekarang ini?

Mulailah dari memahami fondasi dasar. Semuanya dibangun dari sana!

Oh! Ulang tahun Patriak ke-6 tahun ini jatuh pada tanggal 28 Maret 2015. Penanggalan Imlek hari ke-9 bulan ke-2.
Ulang tahun imlekku juga jatuh di tanggal yang sama dengan Patriak ke-6. :)

27 Maret 2015 adalah ulang tahun Buddha Shakyamuni.
29 Maret 2015 adalah Ulang Tahun Penahbisan Mahaguru Lu, juga sama dengan Guru Padmasambhava.


Salam semuanya.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Monday, October 20, 2014

Tak Bisa Diungkapkan Dengan Kata-kata [1]


Ditulis oleh Lotuschef – 5 Oktober 2014
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: 尽在不言中 All Within Speechless Silence [1]



Mengutip dari Aura Kebijaksanaan [Bab 22] Pengesahan Secara Liberal:

[---Pengesahan terakhir adalah, “Bahkan para bodhisattva yang telah mencapai Tingkat Pencerahan Buddha tak mampu memahami doktrin realisasi batin yang dicapai oleh Dharmakaya Tathagata. Ia hanya bisa dipahami oleh sesama buddha saja.” ---]


Mahaguru Lu memberitahu kita bahwa beliau menjapa mantra Yidam Utamanya saat memberikan berkat jamah kepala (moding).
Mengundang kehadiran yidam adalah syarat untuk melaksanakan Bodhicitta.

Bila kamu benar-benar ingin menolong seseorang, kamu butuh kehadiran yidam-mu.

Tentunya, tak bisa melihat bukan berarti Sang Yidam tak hadir! :)

Aku telah mengajarkan kepada banyak orang untuk selalu “bicara” kepada atau “mengobrol” dengan Mahaguru, layaknya beliau berada di sisimu dan selalu menyertaimu.

Bagaimana kiranya kita mengobrol dengan seorang Buddha Hidup yang secara fisik terpisah ribuan mil?

Berbagai macam caranya sudah sering dituliskan di dalam blog ini. Teman-teman bisa mencarinya.

Kini cobalah ingat saat Mahaguru mengatakan “Tak perlu bertanya atau meminta afirmasi dari-Ku saat kamu telah tercerahkan”?

Hal ini berlaku juga saat kamu telah berhasil melatih Guru Yoga!


COBALAH RENUNGKAN: Saat Mahaguru selalu menyertaimu, perlukah kamu bertanya ini itu?

DAN: Saat kamu telah benar-benar tercerahkan, masihkah ada hal yang perlu ditanyakan ke Mahaguru?


Kini beliau katakan: Melatih diri sepenuhnya bergantung pada Usaha Sendiri yang Tekun!
Tahukah kamu artinya?

Kini kamu pahamkah akan judul artikel ini – “Tak Bisa Diungkapkan Dengan Kata-kata”?

Ya!
Kamu bercakap-cakap dengan Mahaguru, dengan Menggunakan Hatimu!

Hahaha!


Salam semuanya.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Related Posts:



Thursday, October 9, 2014

Memohon Dharma Dari Luar & Dari Dalam


Dikutip dari dari artikel Mahaguru Lu: 蓮生活佛開示虹光大成就 - 心外求法、心內求法
Diterjemahkan ke Bahasa Inggris oleh Lotuschef – 4 Oktober 2014
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Request for Dharma Externally & Internally 心外求法、心內求法



Ekstrak:

那個「飛碟會」,他說他是「真道教」。他為什麼是心外求法呢?他聚集一些人,祈求外面的這個神降臨,在電視上顯現出來他要救眾生的消息,上帝先在電視上顯現出來。

那麼三月三十一號,上帝親自下降,來救所有在他那邊的人,把他們帶到天堂。三月三十一號以後,會沒有太陽,整個能源都消失掉。他的這個預言,他講的是這樣子的。

為什麼這樣子是屬於心外求法呢?
你很簡單可以看出來,他並不是往裡面去求、往自己的內心去求。

Mahaguru menjelaskan mengenai sebuah sekte yang bernama Zhen Dao Jiao dengan Even Piring Terbang-nya.
Mereka memohon kepada Tuhan-nya, Bapa di Surga, untuk terlebih dahulu muncul di TV pada tanggal 31 Maret. Memohonnya untuk turun dan kemudian mengangkat kelompok mereka ke Surga.
Setelah tanggal 31 Maret, maka tak akan lagi ada Matahari, begitu juga semua energi akan menghilang.
Demikianlah ramalannya.

Kenapa hal seperti ini dinamakan Mencari Dharma Secara Eksternal?
Gampang sekali dilihat karena ia tak mencarinya dari dalam, tapi dari luar.


佛陀的教法是這樣子的,釋迦牟尼佛教的,祂教你慈悲喜捨,是你的內心裡面,發出四無量心,積德修福,「德」跟「福」是在一起的。你有「德」,就能有「福」。你要往生天,你就是要積德。

要有慈悲喜捨的心,向裡面求。你自己發出四無量心,你就有天堂的福份,這個是向你心裡面求。

再說,你自己向裡面求你的心能夠定,一心不動,就能夠往生。向你的內心裡面,顯化光明出來,你就能夠進入佛的境界裡面
身清淨、意念清淨、口清淨,就把三業能夠轉成三密。如來的三密你得到了,你自己顯化光明,進入宇宙的大光明裡面,你才能夠即身成就。
這個就是佛祂講的,往自己的內心求,你的心清淨,心顯光明,你才能夠有光明。

不是去祈求神從虛空中掉下來,然後帶著你們往上面走,不是的!

Sedangkan di dalam agama Buddha diajarkan mengenai Empat Batin Yang Tiada Batasnya (Apramana) sebagai komponen dari Bodhicitta, mereka adalah Welas Asih, Simpati, Sukacita, Berbagi tanpa pamrih. Semuanya berasal dari lubuk hatimu yang terdalam, dan mereka terpancar keluar.
Dengan mengumpulkan pahala kebajikan, maka kamu akan bisa terlahir di Surga di akhir hayatmu.

Terlebih lagi, saat kamu memohon supaya hatimu stabil, tak gentar, dan mampu menampilkan Sinar Cemerlang, maka kamu pasti bisa memasuki Tanah Suci Buddha.

Menyucikan Tubuh – Ucapan – dan Pikiran adalah mengubah 3 Komponen Karma menjadi 3 Rahasia Buddha. Dengannya kamu akan mampu menampilkan Kecemerlangan, memasuki Sinar Maha Terang Alam Semesta, dan tubuhmu mendapatkan keberhasilan.

Demikianlah yang dikatakan Sang Buddha tentang mencari dari dalam hati sendiri. Saat hatimu suci, maka kamu pasti akan mampu memancarkan sinar terang, dan diri sendiri menjadi Cahaya Cemerlang.

Bukannya memohon Dewata atau Tuhan untuk turun dari langit lalu membawamu serta ke surga. Bukan seperti itu!

---

Teman-temanku sekalian yang terkasih,
Aku mengutip beberapa bagian saja untuk diterjemahkan.

Bagian-bagian lainnya dari artikel Mahaguru bersifat edukatif, kamu bisa menerjemahkanya sendiri, anggap saja sebagai suatu bentuk ketekunan usahamu dalam melatih diri. :)

Apa kunci-kunci utamanya di sini?

Bodhicitta, Usaha Sendiri, Mencari Dari Dalam (mengandalkan diri sendiri), Menyucikan Tubuh – Ucapan – Pikiran, ...


Salam semuanya.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Related Posts: