Showing posts with label kristen. Show all posts
Showing posts with label kristen. Show all posts

Thursday, July 9, 2015

Lotuschef dalam Obrolan Seru / 25 Juni 2015



Dari arsip percakapan Lotuschef – 26 Juni 2015
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: 25 June 2015 – Lotuschef in Fun Chat



Hahaha! Gambar di atas, Lotuschef sedang mengobrol dengan kupu-kupu, memancarkan cahaya CINTA yang terang benderang!

Dari arsip percakapan:
Lotuschef Lama (LL): GC apa tidak hadir? G, kapan kembali ke Sg?

CT: GC ini khan kepala keluarga, mencari nafkah untuk kita!!!
Wow jadi kita bisa belajar taiji dan zen 1 jari shaolin (ikon jempol).
GC, beritahu klienmu kalau kamu ada rapat mendesak Sabtu ini dan harus kembali ke Sg!

LL: Di suatu titik dalam kehidupan karir kita, PEKERJAAN mempunyai makna yang baru. Bayi-bayi yang kita besarkan, bagaikan lagu yang kita karang, mereka menjadi mahakarya, dan kita tinggal duduk santai saja dan memutarnya kembali. Ini sangat mirip dengan yang dilakukan GC. Mencari uang untuk menafkahi keluarga?
Hahaha! Pola pikir ini terlalu bikin stress untuk ditelusuri
:) :) :)

GC: Wah… PY ini sangat dalam maknanya (ikon menjulurkan lidah)

LL: Hehe! Buddha khan kebijaksanaannya tak terbatas, jadi kita harus melihat berbagai macam hal dari beberapa sudut pandang, supaya mampu meninggalkan penderitaan dan mendapatkan kebahagiaan. Itu salah satu ajaran utama!
Setelah itu adalah mengendalikan nasib diri sendiri! Hahaha!
Segala hal adalah manifestasi pikiran sendiri.
Suci ataupun tidak, harus dilakukan ataupun tidak!
Sudah ya ceramahnya!


CS: Kukira nasib sudah ditentukan oleh Tuhan.

LW: Kuingat bahkan di sekolah, PY penuh dengan kebijaksanaan dan ajaran Buddha.

LL: Hahaha! Bisakah kamu menggapai Tuhan?
Agama hanyalah kondisi psikologis pikiran saja.
Berbagai konsep yang diajarkan adalah untuk masing-masing individu, supaya digunakan untuk kebaikan dirinya sendiri, dan dalam skala yang lebih besar adalah memberi manfaat bagi para insan. Itulah yang disebut sebagai Beramal.
Kamu membantu di vihara ataupun gereja ataupun rumah penampungan gelandangan, adalah untuk meringankan penderitaan dan membawa kebahagiaan bagi orang-orang yang kamu temui.


LW: Benar.

LL: Yesus bilang: berbagai perbuatan baik yang dilakukan oleh tangan kanan jangan sampai diketahui oleh tangan kiri.
Artinya lakukanlah perbuatan baik itu, dan kemudian jangan dipamerkan ataupun memikirkan pamrihnya.
Hehe! KJ bilang bantuan yang kamu berikan akan membawa berkah bagimu!
Tak sepenuhnya benar kalau kamu melakukan dengan motif seperti itu (ikon kedipan mata)
Hehe! Aduh malah jadi berceramah liao! Lebih baik aku berhenti! (ikon melempar ciuman)


LW: Aku sekarang umat Katolik yang telah dibaptis, tapi aku akan turut menolong iparku di viharanya akhir pekan ini. Mereka akan mengadakan suatu perayaan dan butuh bantuan di dapur. Aku tak melihat ada yang salah dengan hal tersebut, jadi aku menawarkan untuk membantu. Bukan demi berkah atau pamrih…

CS: Agama Katolik ini bersifat inklusif di mana semua orang adalah saudara dan saudari kita. “(Aku berkata kepadamu,) sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara/saudari-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku.”
[Catatan penerjemah: potongan ayat di atas diambil dari Matius 25:40]

LL: Ya, konsep yang sama mengenai kesetaraan. Kita semua punya kodrat buddha atau kodrat tuhan. Demikianlah maka kita semua ini sama. Apakah kamu mampu menampilkan kodrat bawaan ini dan menggunakannya, semuanya tergantung pada diri sendiri.

CS: Agama Katolik adalah mengenai iman kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, bukan sebuah agama. Bapa yang Maha Kuasa, yang penuh Cinta Kasih dan Pengampun; ingin mempunyai sebuah hubungan dengan kita dan oleh karenanya kita dipanggil ke dalam komuni bersama dengan orang-orang lain. Kuharap aku memahaminya dengan benar!
[Catatan penerjemah: "Komuni" diambil dari bahasa Latin: communio yang berarti "berbagi bersama". Lebih lanjut lagi bisa berarti Persekutuan para kudus, doktrin yang tercantum dalam Pengakuan Iman Rasuli, yang merupakan persatuan rohani segenap umat Kristen baik yang masih hidup maupun yang telah meninggal.]

LL: Hahaha! Segala macam ajaran, aturan dan disiplin, hanyalah panduan untuk membantu masing-masing individu. Kata kuncinya adalah Tak Mencelakai Siapapun, termasuk diri sendiri :) :) :)
Di dalam Agama Buddha, ada yang dinamakan sebagai Jalan Tengah. Tak ada yang benar ataupun salah, baik ataupun buruk. Ini adalah Agama Buddha aliran Zen.

LL: CS, kenapa Tuhan ingin punya hubungan dengan kita semua? Cobalah renungkan! Apa yang hendak kamu sampaikan? :):)
Oh! Dewata dari India, Brahma, adalah sang pencipta dan dikatakan sebagai Tuhan umat Kristen dan juga sebagai Allah.

CS: Sayangku… aku bisa menjelaskan. Tapi mengetikkan di dalam gadget kecil ini akan butuh waktu. Tunggu ya di hari Sabtu nanti, aku akan coba menjelaskan sebaik mungkin.

~~~~~~~~~~~

Di atas adalah obrolan dengan beberapa teman lamaku saat masih bersekolah di RGS, dan kita berencana untuk bertemu di hari Sabtu. :)

Dengan bermodalkan ajaran-ajaran Buddha Dharma yang mendasar seperti Empat Kebenaran Mulia, lihatlah apa yang Lotuschef aplikasikan di dalam obrolan tersebut!


Salam semuanya.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Related Posts:



Tuesday, October 22, 2013

Melalui Kristus Tuhan Kita?

Penyaliban Kristus yang digambarkan sebagai Stabat Mater oleh Pietro Perugino

Ditulis oleh Lotuschef – 18 Oktober 2013
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Through Christ Our Lord?


[Dikutip dari Wikipedia – Jesus]

Yesus;  Bhs. Inggris: Jesus /ˈdʒiːzəs/; Ancient Greek: Ἰησοῦς Iesous; 7–2 Sebelum Masehi hingga 30–33 Sesudah Masehi, yang juga dikenal sebagai Yesus dari Nazareth, adalah figur utama dalam agama Kristen di mana ia dianggap sebagai Putra Allah dalam sebagian besar denominasi ajaran Kristen.

Agama Kristen menganggap Yesus sebagai Sang Messias yang dinanti-nantikan di dalam Kitab Perjanjian Lama dan menyebutnya sebagai Yesus Kristus – sebuah nama yang juga digunakan dalam konteks non-Kristen.

Para cendekiawan masa kini yang berkiplah dalam sejarah jaman kuno percaya bahwa Yesus memang ada, meski memang hanya sedikit yang setuju mengenai kebenaran narasi injil dan keakuratan gambaran Yesus di dalam injil tersebut akan penggambaran diri-Nya yang sebenarnya.

Sebagian besar cendekiawan juga percaya bahwa Yesus adalah seorang pengkotbah berkebangsaan Yahudi dari Galilea, yang dibaptis oleh Yohanes Pembaptis, dan disalibkan di Yerusalem atas perintah seorang petinggi Romawi – Ponsius Pilatus.

Para cendekiawan telah melakukan rekonstruksi untuk berbagai gambaran Yesus di masa-Nya. Ia sering digambarkan dalam salah satu atau beberapa peran berikut:
Sebagai pemimpin gerakan apokaliptik, Sang Messias, seorang penyembuh karismatik, suciwan dan filsuf, atau reformis sosial egaliter (mengusung kesetaraan).

Banyak cendekiawan juga menghubungkan isi di dalam Perjanjian Baru dengan catatan-catatan sejarah non-Kristen untuk memperkirakan kronologis kehidupan Yesus.

Orang-orang Kristen percaya bahwa Yesus berasal dari Roh Kudus, terlahir dari rahim seorang perawan, melakukan berbagai mujizat, mendirikan Gereja, wafat di atas kayu salib sebagai pengorbanannya untuk menebus dosa, bangkit dari kematian, dan naik ke surga, dan dari sana ia akan kembali lagi.

Mayoritas umat Kristen menyembah Yesus sebagai inkarnasi Putra Allah, yang merupakan manifestasi kedua dari Trinitas (Bapa – Putra – dan Roh Kudus).
Beberapa kelompok Kristen ada yang menolak konsep Trinitas ini, baik secara keseluruhan maupun sebagian, karena ia tak tertulis di dalam naskah suci.

Di dalam agama Islam, Yesus (yang umumnya disebut sebagai Isa) dianggap sebagai salah satu dari nabi utusan Allah, dan juga sebagai Messias (al-Masih).

Bagi umat Muslim, Yesus adalah sang pembawa ajaran suci dan anak yang terlahir dari rahim seorang perawan, tapi tak dianggap sebagai mahluk suci ataupun korban penyaliban.

Agama Yahudi menolak kepercayaan bahwa Yesus adalah Sang Messias yang dinantikan. Mereka menganggap bahwa ia tak memenuhi wahyu messias di dalam Tanakh (kitab suci agama Yahudi).

---

Teman-temanku sekalian yang terkasih, kenapa mengangkat topik Yesus? :)

Aku bertemu seorang teman lama di bandara dan ia terkejut melihatku menjadi seorang bhiksuni.

Kucoba memberinya kartu namaku supaya kami bisa terus berhubungan, tapi dia malah ketakutan dan tak mau menerima kartu tersebut!

Ia bilang: Buddha adalah seorang manusia dan mereka hanya bicara kepada Tuhan melalui Yesus Kristus.
Ia yakin seyakin-yakinnya bahwa manusia tak mungkin mampu bicara langsung kepada Tuhan!

Hahaha!

Di dalam Tantrayana, kita punya Guru Akar yang akan menghubungkan kita dengan Alam Semesta.
Apa di sana ada perbedaan antara Guru Akar dengan Yesus Kristus kiranya?

Oh, ia berkata bahwa Yesus adalah Putra Allah.

Cukup mencerahkan lewat mendengarkan pandangannya. :)

Aku juga ingat pernah berbagi pandangan dengan beberapa periset dari Jerman dengan mengatakan bahwa Kristus adalah Bodhisattva tingkat ke-8.


Salam semuanya.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef