Showing posts with label padmakumara. Show all posts
Showing posts with label padmakumara. Show all posts

Saturday, May 21, 2022

Vajra Maha Berkah 大福金刚

Ditulis oleh Lotuschef - 12 Februari 2016

Diterjemahkan oleh Lotus Nino

Sumber: Auspicious Vajra 大福金刚



Acuan tautan: 2016年2月10日聖尊蓮生活佛盧勝彥主持「紅財神」護摩大法會及開講「大圓滿九次第法」-台灣雷藏寺(完整版)


Di sesi tersebut, Mahaguru Lu membahas tentang Nasib Baik & Penuh Keberuntungan! :)

Beliau mengatakan bahwa saat sedang mengunjungi sebuah restoran untuk makan, transaksi bisnis di resto naik hingga tiga kali lipat di hari itu.


Itu terjadi sebelum beliau ditahbiskan menjadi bhiksu.


Namun, keberuntungan tersebut masih berlanjut sampai sekarang ini di manapun Mahaguru Lu berada!


Di tulisan kali ini, aku juga akan membangikan pengalamanku yang hampir sama.


Saat aku masih muda, bibiku akan meminta ibuku untuk mengantarkanku ke tokonya.

Ia bilang bahwa selama aku berdiri di salah satu sudut di dekat tokonya, transaksi bisnisnya di hari itu menjadi sangat bagus.


Hal yang sama terjadi juga di berbagai tempat makan dan bisnis yang aku kunjungi.


Di Melbourne, Australia, ada toko es krim yang bisnisnya menjadi bagus saat aku datang berkunjung.

Seorang ibu dari salah seorang mahasiswa yang tinggal di tempat kos yang sama dengan anakku ikut pergi bersamaku dan berkomentar bahwa si bos es krim memberiku porsi yang lebih besar dengan harga yang sama dengan yang dibayarnya!


Hahaha!

Apakah ini pilih kasih???


Toko lain di dekat apartemenku menjual makanan alla barat.

Suatu malam di saat musim siaran langsung pertandingan sepak bola, si pemilik resto tak mengharapkan bisnis yang banyak karena banyak yang menonton dari rumah.

Namun setelah aku melakukan pesanan, ada kerumunan banyak orang yang tiba-tiba datang mengantri untuk memesan makanan darinya juga!


Ia memperhatikan tren ini selama beberapa saat dan mengatakan bahwa aku membawa bisnis baginya.

Hahaha!

Dan makanan yang ia hidangkan untukku?

Aku disuguhi porsi yang lebih besar!


Teman-temanku sekalian yang terkasih,

Apa jawaban untuk teka-teki ini?

Dari Sutra Avatamsaka!

Persembahan yang tulus selama berkalpa-kalpa untuk Semua Dewata!


Bila kamu mempunyai pengalaman yang hampir sama di sepanjang hidupmu, maka kamu pun telah melatih Persembahan Yang Tulus dalam jangka waktu yang lama di dalam berbagai kehidupanmu di masa lampau!

Artinya bahwa di beberapa waktu di kehidupanmu di masa lampau, kamu telah melakukan sesuatu yang membawa manfaat bagi para insan dan juga dirimu sendiri!


Salam semuanya.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom

Lama Lotuschef


Monday, May 11, 2020

Bantuan Visual – Bumerang Vajra VS Covid-19



Ditulis oleh Lotuschef – 15 April 2020
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Visual Helper – Vajra Boomerangs VS Covid-19


Teman-teman sekalian yang terkasih,

Seperti yang telah kutuliskan di artikel sebelumnya:

[01:45, 14/04/2020] Lotuschef: Ini memberiku sebuah ide untuk melatih sadhana Marici dan menggunakan bumerang api vajra untuk membunuh virus-virus covid!
[01:46, 14/04/2020] Aku di sini sedang duduk dan menjapa mantra Marici sambil bervisualisasi meledakkan Covid-19.


Dan juga di artikel Mimpi Aneh – Dharmakaya:

[--- Dalam sekejap mata, aku terbang ke satu sisi sambil meraih si perempuan kecil tadi bersamaku. Aku tak tahu kenapa, tapi aku seperti ingin menyelamatkan setidaknya salah satu dari anak-anak di bawah kendalinya.

Beberapa menit dari saat terbang tadi, sebuah Cahaya berbentuk bola meriam besar menghantam kami.

Si perempuan kecil meledak dan hilang.
Begitu juga dengan si wanita dan si anak laki-laki, setelah terhantam bola meriam cahaya tadi langsung meledak dan hancur.

Diriku dalam wujud cahaya tetap utuh sama sekali!!! ---]


Dan berikut ini adalah visualisasi yang dapat kamu gunakan untuk melatih sadhana tersebut.

Sadhana ini menggunakan Bodhisattva Marici sebagai Sang Yidam. Tentunya kamu perlu mendapatkan abhiseka Bodhisattva Marici dari Mahaguru Lu dan memulainya dengan tahap-tahap awal sadhana.

Kini memasuki bagian yidam yoga:
1. Di bagian Guru Yoga sebelum tahap ini, kamu telah mengubah Guru Padmakumara menjadi bunga lotus yang mekar di chakra hatimu.

2. Kini bentuklah mudra Marici dan visualisasikan Bodhisattva Marici muncul di hadapanmu dan memberkatimu dengan Cahaya Putih (Om), Merah (Ah), dan Biru (Hom) untuk membersihkan tumpukan karmamu dari berbagai kehidupan lampau dan saat ini.

Bija Aksara ‘Mo’

3. Di chakra hati Bodhisattva Marici, visualisasikan munculnya bija aksara ‘Mo’ dan cahayanya terpancar ke chakra hatimu. Bija Mo kini terduplikasi di chakra hatimu dan ia duduk di atas Bunga Lotus Putih Guru Padmakumara. Saat ini kamu adalah pemanunggalan antara Guru Padmakumara dan Bodhisattva Marici.

4. Kemudian visualisasikan ada begitu banyak Bumerang Vajra yang keluar dari tubuhmu dan menembak ke virus-virus Covid-19 (lihat ke bantuan visual di bawah ini), menghancurkan mereka satu demi satu.

Bumerang Vajra berwarna biru keunguan menghantam virus-virus Covid-19.
Saat Bumerang Vajra meledak dan menghancurkan virus-virus tersebut.

5. Pertahankan visualisasi tersebut dan mulailah menjapa mantra Bodhisattva Marici sebanyak mungkin:
嗡。摩利支玉。梭哈。
Om. Mo Li Zhi Yu. Soha.

Ingat-ingatlah selalu, sadhana apapun yang kamu latih, agar ia menjadi efektif, sangat tergantung pada seberapa besarnya Bodhicitta, ketulusan dan ketekunanmu dalam meyakinkan Para Dewata untuk mengulurkan bantuan mereka dan mengabulkan keinginanmu.


Salam Metta,

Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Tuesday, April 7, 2020

Sadhana Alternatif Untuk Membantu Menanggulangi Covid-19



Ditulis oleh Lotuschef – 7 April 2020
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Alternative Sadhana To Help Cope with Covid-19




Rujukan: Ceramah Dharma Pertama Lotuschef

Di bawah ini menuliskan 2 buah sadhana yang dapat teman-teman latih untuk membantu menanggulangi Covid-19. Dengan konsep yang sudah pernah kubagikan di saat ceramah dharma pertamaku, kamu dapat mencobanya sesuai dengan langkah-langkah berikut:

** [KUNCI Utamanya adalah kamu mampu mengundang kehadiran Guru Akar (Mula Guru) dan beliau akan menjadi Penghubung yang akan sukses membantumu mengundang Yidam pilihanmu. Dengan ini maka kamu akan mampu MENJALANKAN DENGAN LELUASA segala permohonan atau harapanmu!
Tentunya, Abhiseka untuk Yidam yang bersangkutan dari Mula Guru adalah hal mendasar yang diperlukan!]

Harus ingat berbagai tahapan awal sadhana seperti yang telah diajarkan oleh Mula Guru. Ini merupakan hal penting yang harus dilakukan sebelum menuju tahap sadhana Guru ataupun Yidam Yoga!

---

Alternatif berikut ini dengan Mahapadmakumara Putih sebagai sang yidam.


1. Bentuklah mudra Mahapadmakumara Putih dan visualisasikan beliau berada di pusat bumi dengan gelombang cahaya putih memancar keluar, mengusir segala kegelapan dan virus-virus Covid-19 yang mematikan dengan setiap suara dan vibrasi mantra.


2. Kemudian visualisasikan bumi kini menjadi bersinar putih cemerlang dan permukaan bumi dipenuhi dengan Mahapadmakumara Putih ~ sebanyak insan yang ada di bumi.
Sebagai alternatifnya, kamu bisa menggunakan bija aksara HOM berwarna Putih untuk memenuhi bumi (lihat alternatif ke-2 di bawah dengan Bhaisajyaguru Tathagata sebagai yidam).


3. Kini visualisasikan bulatan bola tebal yang terbuat dari cahaya putih melapisi seluruh bagian bumi.

4. Pertahankan visualisasi ini dan mulailah menjapa Mantra Padmakumara (merekomendasikan versi panjang karena terdapat bagian “Ah He Sa Sha Ma Ha” yang memiliki pahala penyeberangan bardo, terutama untuk mereka yang meninggal karena pandemi Covid-19).

嗡。啞。吽。咕嚕貝。啞訶薩沙嗎哈。蓮生。悉地。吽。
"OM. AH. HOM. GURU BEI. A-HE-SHA-SA-MA-HA. LIEN-SHEN. SIDDHI. HOM."


---


Berikut ini adalah alternatif ke-2: Mula Guru Yoga yang dipadukan dengan Bhaisajyaguru Yoga.

Kamu dapat menggunakan Bhaisajyaguru Tathagata (Buddha Pengobatan) sebagai tambahan yidam.

** [Harus melalui berbagai tahapan awal sadhana seperti yang diajarkan oleh Mula Guru!
Undanglah kehadiran Mula Guru dan japalah Mantra Guru 108x.
Kemudian kamu dapat melanjutkan dengan menambahkan Bhaisajyaguru ke dalam sesi sadhana ini.]


1. Sama seperti langkah pertama di atas, mengganti yidam menjadi Bhaisajyaguru Tathagata dan bentuklah mudra-Nya.


2. Juga sama seperti langkah ke-2 di atas dan untuk versi ini kamu dapat memvisualisasikan banyak sekali Bhaisajyaguru atau bija aksara HOM berwarna Biru memenuhi permukaan bumi.
[Bhaisajyaguru bersama dengan semua duta dan pengiringnya melenyapkan berbagai penyakit yang ada di dunia ini serta melindungi semua insan di dunia.]


3. Khusus untuk versi ini, sebagai ganti dari sinar putih, visualisasikan semua duta dan pengiring Bhaisajyaguru Tathagata berubah menjadi bulatan bola cahaya berwarna kuning lemon keemasan yang melingkupi seluruh bagian bumi.
[Bulatan bola yang bercahaya kuning lemon keemasan menandakan Kesehatan & Keberuntungan ~ Mendoakan Kesehatan & Kemanggalaan bagi semua insan.]

4. Pertahankan visualisasi ini dan mulailah menjapa Mantra Bhaisajyaguru.

爹雅他。嗡。別卡子也。別卡子也。媽哈別卡子也。辣炸娑摩伽德黑。梭哈。
"Die-ya-ta. Om. Bie-ka-zi-ye. Bie-ka-zi-ye. Maha-bie-ka-zi-ye. La-zha-sha-mo-kya-de-hei. Soha."


---


Bersadhana itu berlandaskan Bodhicitta, dan seberapa efektifnya kamu memainkan peranmu dalam Pandemik ini sebagian besar BERGANTUNG pada seberapa besar ketulusan dan kesungguhanmu dalam meyakinkan Sang Ilahi untuk menghentikan Pandemi ini dengan cepat dan mengembalikan bumi ini ke keadaan normal.

Mari kita lihat berakhirnya pandemi ini SECEPATNYA!


Salam Metta,

Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Alternative Sadhana To Help Cope with Covid-19





Refer to Lotuschef's maiden dharma speech here.


Written below are two sadhanas that you can practise to help fight Covid-19. With the concept that I shared during my maiden dharma speech, you can try the followings:

**[KEY is you are able to invoke Root Guru and with Root Guru as Link or Connector, help you successfully invoke Yidam of choice to EXECUTE AT WILL, your request or wish!
Of course, Yidam Abhiseka from Root Guru is the Basic essential!]

Remember the initial steps of sadhana as set down by Root Guru is Essential to proceed before Guru or Yidam yoga practices!


---


This alternative with White Mahapadmakumara as the yidam.


1. Form the White Mahapadmakumara mudra and visualise White Mahapadmakumara in the core of the earth with waves like white light radiating outwards, chasing out the darkness and all the deadly Covid-19 viruses with the sound and vibration of each mantra.


2. Then visualise that the earth is now shining with brilliant and dazzling white light and the whole global earth is patched with White Mahapadmakumaras ~ as many as all the beings existing on the earth.
Alternatively you can use white HOM seed syllable to fill the whole earth (see the 2nd alternative below with Bhaisajyaguru Tathagata as the yidam).


3. Now visualise a thick sphere of white light enclosing the global earth.

4. Maintain this visualisation and start to chant Padmakumara Mantra (the long version is recommended as it has the "Ah He Sa Sha Ma Ha" part that renders bardo deliverance as well, especially towards those who have died from the Covid-19 pandemic).

嗡。啞。吽。咕嚕貝。啞訶薩沙嗎哈。蓮生。悉地。吽。
"OM. AH. HOM. GURU BEI. A-HE-SHA-SA-MA-HA. LIEN-SHEN. SIDDHI. HOM."


---


This is Root Guru Yoga Combined with Bhaisajyaguru yoga.

You can also employ Bhaisajyaguru Tathagata (Medicine Buddha) as an additional yidam.

** [You must go through the initial steps of sadhana as set out by Root Guru! 
Invoke Root Guru's presence & chanting 108x of Guru's mantra. 
Then you can proceed to adding Bhaisajyaguru into this session of cultivation.]


1. The same with the first step above, change the yidam to Bhaisajyaguru Tathagata and form his mudra accordingly.


2. Also the same as the second step above and for this version you can visualise the patching of the earth surface with either Bhaisajyagurus or Blue HOM seed syllables.
[Bhaisajyaguru & associates eliminating the Illnesses from global earth & protecting all beings on global earth.]


3. Particularly for this version, in lieu of white light, visualise the assembly of Bhaisajyaguru Tathagata transforming into lemon-golden-coloured sphere of light enclosing the global earth.
[The lemon gold lighted sphere signifies Health And Auspiciousness ~ Wishing all beings Health & Auspiciousness.]

4. Maintain this visualisation and start to chant Bhaisajyaguru Mantra.

爹雅他。嗡。別卡子也。別卡子也。媽哈別卡子也。辣炸娑摩伽德黑。梭哈。
"Die-ya-ta. Om. Bie-ka-zi-ye. Bie-ka-zi-ye. Maha-bie-ka-zi-ye. La-zha-sha-mo-kya-de-hei. Soha."


---


Practice is based on Bodhicitta & how effective you are in playing a part in this Pandemic DEPENDS largely on how sincere & diligent your are, to convince Divinity to stop this Pandemic fast and return the world to normalcy.

Lets see an end to this Pandemic ASAP!


With Metta,

Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef


Sunday, February 11, 2018

Homa Event in Jakarta ~ Saturday, 24 March 2018 (6pm sharp)



Dear friends,


There will be a Homa event conducted in Jakarta, Indonesia and you are welcome to register.

Registration opens from now until 4 days before the session commences.


For those attending this event: Register a Stupa Tray of offerings at SGD 128.

For those not attending: Option of a Stupa Tray of offerings at SGD 108 or a Flower Box at SGD 25.

Other special dedications are also available to register:

  • For Earth God in home, SGD 38
  • For Earth God in business premise, SGD 88
  • For Karmic Enemies, SGD 88*

*) Dedication for karmic enemies is recommended to be made in 3 or 7 times depending on the individual's karmic weightage.


For more information, please check the Schedule page.


With regards,

Pure Karma
Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom

---



Fire Puja


Jakarta, Indonesia – 24 March 2018

Yidams 本尊:
The White Maha Padmakumara 大白莲花童子
Marici Bodhisattva 摩利支天菩薩

Guest Yidams 嘉宾本尊:
Shakyamuni Buddha  南無本师釋迦牟尼佛
Shri Ganesha 欢喜天红财神

Celebrating 庆祝:
The 8th day of the 2nd lunar month ~
the anniversary of Shakyamuni's ordination
二月初八 ~ 釋迦牟尼佛出家周年
The 9th day of the 2nd lunar month ~
the birthday of Patriarch Hui Neng & Lotuschef
二月初九 ~ 禅宗祖师,慧能圣诞,釋莲厨生日
The 10th day of the 2nd lunar month ~
the anniversary of Grandmaster Lu's ordination
二月初十 ~ 莲生活佛出家周年

-----

Monday, October 16, 2017

Bocah Teratai?



Ditulis oleh Lotuschef – 15 Oktober 2017
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Lotus Child 莲花童子 ?


Mengutip dari artikel Bocah Teratai 莲花童子 [2]:

[--- Utamanya, mulai amatilah orang-orang yang telah ditahbiskan dan berikrar untuk mendedikasikan hidup mereka untuk TUHAN/BUDDHA. Mereka melakukan yang terbaik dalam misinya mengentaskan penderitaan dan memberikan kebahagiaan bagi para insan.
Hahaha! Jangan salah kira bahwa hanya yang beragama Buddha saja yang bisa menemukan Kodrat Buddha dirinya, siapa saja yang mampu mendedikasikan segala miliknya demi kebaikan para insan, mendukung dan membimbing mereka di jalan yang sama, akan bisa mencapai tahapan Suciwan dan lebih tinggi lagi.

Apa itu Bocah Teratai?
Adalah ia yang mampu mempertahankan kesuciannya meski berada di dalam “kubangan lumpur” dunia ini, ia mampu mencuat dan memancarkan sinar kesucian tanpa noda.

Bagaimana cara mengenali seorang bocah teratai?
Topik yang sangat luas! Harus dengan mengamati anak-anak kecil lebih dekat.

Salah satunya adalah Keluguannya.
Sukacita yang muncul darinya, yang orang-orang dewasa anggap sebagai hal yang tak penting.
Sifatnya yang Riang Gembira.

Cobalah amati anak-anak kecil!
Hahaha! ---]

~~~~~~~~~~~~~~~

Mengutip dari artikel Bocah Teratai [3]:

[--- Ia yang tersenyum dan penuh kedamaian, sifat lugu dan santai seorang anak yang menarik perhatian orang-orang.
Kesederhanaan!
Anak-anak kecil masih suci, justru orang dewasalah yang merasa bahwa mereka butuh ini dan itu sehingga menodai kesucian anak-anak.

Seperti kita semua, selalu merasa butuh ini dan itu, dan untuk mendapatkannya sampai harus membuat diri dan orang-orang lain juga turut menderita.

Kalau membaca artikel tentang Sarira dan Keserahakan; Hak Istimewa untuk Bersantap Bersama…; orang-orang merasa harus punya hal-hal itu! ---]

~~~~~~~~~~~~~

Mengutip dari artikel Lotuschef membahas Penyadaran / Realisasi:

[--- Teman-temanku yang terkasih,
Tercerahkan, tersadarkan, terbangunkan, … semua ini bergantung pada diri sendiri, pada ketekunan usaha sendiri, pada seberapa banyak karma buruk yang telah dibersihkan!

Seorang Yogi Sejati – ialah yang tak melekat pada perselisihan dunia dan tak mendamba hal-hal duniawi yang merintangi orang-orang seperti mereka di dalam Komite Pusat!

Apakah Lotuschef telah tercerahkan, sampai pada Realisasi dan menemukan Buddha Sejati? :) ---]

~~~~~~~~~~~~~~

Hahaha!
Berhubung Mahaguru Lu menjelaskan berbagai kriteria seorang Bocah Teratai (Padmakumara) untuk membedakan dengan yang GADUNGAN, aku juga hendak mengatakan hal yang sama: DULU JUGA AKU SUDAH BERITAHU!
Hanya saja kawan-kawan tidak mempercayaiku!

Dari saat paling awal aku berlindung (bersarana) kepada Mahaguru Lu, aku sudah mulai membantu orang-orang yang disesatkan oleh PARA GADUNGAN!

Bukannya mendengarkan perkataanku perihal KEBENARAN, malah banyak dari kawan-kawan yang memilih untuk mendengar Administrator TBS dan mengucilkanku!

Perihal altar-altar yang “Kotor”?
[1] Aku bertemu dengan seorang murid dari Brunei, auranya sungguh gelap.
Saat menyetir pulang seusai bertemu dengannya, aku mendapatkan visi penglihatan mengenai altar di kampung halamannya.
Aku sarankan dia untuk mencari master supaya menyucikan altar tersebut berhubung yang duduk di dalam rupang-rupang itu bukanlah para dewata!
Ia sempat mencoba memintaku untuk mengatur ulang altar tersebut tapi akhirnya tidak jadi berhubung aku hanyalah seorang reverend baru!

[2] Altar saudaraku di kantornya di Pontian, Malaysia.
Yang duduk di sana adalah roh-roh hantu dan terutama yang berada di dalam rupang Shakyamuni menampilkan wajah seperti seorang gangster!

[3] Altar seorang murid yang di lehernya terlihat warna hijau gelap melingkar seperti jeratan tali. Ia membayar banyak master dari TBS untuk mengatur altarnya tapi tak ada satupun yang efektif!

[4] Altar di rumah ibadah cabang Ipoh tempat aku memimpin Homa. Yang duduk di dalam rupang-rupang tersebut bukanlah pada dewata!
Hal lucunya adalah seorang Vajra Master pada tanggal 13 April memimpin homa Jambhala Kuning dan tidak melihat ada masalah dengan altar di sana!
Dengan persetujuan dari pemilik rumah ibadah tersebut, dan dibantu oleh teman-teman yang menyertaiku, aku kembali mengatur altar di sana!
Sebenarnya yang kulakukan adalah menyucikan altar dan kembali mengundang para dewata yang bersangkutan untuk hadir dan duduk di sana!

[5] Seorang murid menunjukkan gambar altar di rumahnya. Aku bilang ada yang salah dan berjanji untuk melihatnya saat kembali berkunjung ke Hong Kong dan bila ada sisa waktu!
Di sana aku menyucikan altarnya dan juga altar milik seorang murid yang tinggal di dekatnya!
Murid ini punya pesaing bisnis yang berniat tidak baik yang menggunakan “Ilmu Hitam” untuk memerangkap bisnis si murid dengan banyak cermin!
Aku menyarankannya untuk mengubah pengaturan barang-barang jualannya. Hasilnya? Si pesaing tak mendapatkan bisnis sama sekali dalam satu hari penuh!
Si pesaing kemudian menutup tokonya jam 2 siang, dan saat kembali buka di keesokan harinya, peletakan cermin-cerminnya sudah diatur ulang!
Yang aku lakukan kemudian adalah membuat jala kubus dengan Mantra 9 Aksara Acala untuk membungkus toko si pesaing!
Dengan cara ini, tak ada hal jahat bisa keluar dari tempat itu, dan tak ada hal jahat yang bisa memasukinya pula!

Selalu ingat: Kita tidak mencelakai siapapun dan turut mencegah supaya tak ada orang yang bisa mencelakai orang-orang lain pula!

Kamu melatih Bodhicitta!

Jadi?
Sebelum kamu membuat berbagai kebohongan dan mengumpat Lotuschef, LEBIH BAIK kamu sadar bahwa kamu sedang menciptakan karma buruk yang MALAH akan mencelakai dirimu sendiri!


Salam Metta,

Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef


Sunday, October 15, 2017

Lotus Child 莲花童子 ?


Terjemahan Bahasa: Bocah Teratai?


Quoting from Lotus Child 莲花童子 [2]:

[--- First and foremost, start observing these people that are ordained and vowed to dedicate their lives to GOD/BUDDHA and do their best to relieve suffering to bring happiness to all sentient beings.
Hahaha! Do not have the misconception that only those of Buddhist leanings can discover their inherent Buddha nature, anyone that can dedicate their all solely for the good of all sentient beings, and encouraging and guiding others along the same paths can attain Saintly stages and higher.

What is a lotus child?
One that retain the purity despite being immersed in mud or impurities of the sentient realm and emerges shiningly pure and unstained.

How to distinguish a lotus child?
This is a real wide topic! We have to observe young children closely.

Their Innocence for one.
Their Joy gushes forth upon what most adults considered as little or insignificant matter.
Their Carefree disposition.

Now have fun looking at all those little children!
Hahaha! ---]

~~~~~~~~~~~~~~~

Quoting from Lotus Child [3]:

[--- The smiling and at peace, at ease disposition of an innocent child that draws the observers.
Simplicity!
Young children are pure and it is the adults that think they need this and that that polluted the children's purity.

Just like us all, thinking we need this and that, in so doing creating suffering for self as well as others.

Like the articles about Sarira and Greed; Dining Privileges: ...... ; these are all what One thinks One must have! ---]

~~~~~~~~~~~~~

Quoting from Lotuschef in Awakening / Realization 醒/觉:

    [---Dear all,
    Enlightened, Awakened, Realized, .... all depends on the Individual and his/her own Diligent Efforts and how much of their individual's karmic negatives is purified!

    A True Yogi - will have no fixation and attachments to any sentient disputes and sentient cravings that hinders those like Core's members!

    Has Lotuschef Awakened, arrived at Realization and found True Buddha? :) ---]

    ~~~~~~~~~~~~~~

Hahaha! 
As GM Lu enumerated the Criteria of Characteristics of a Lotus Child, to help all differentiate the FAKES, I also would like to say: I TOLD YOU SO! 
You all didn't choose to believe me! 

From the very beginning of my refuge with GM Lu, I have started to help others that were misled or misguided by FAKES!

Instead of heeding my TRUE statements, most of you chose to listen to TBS admin and alienated me!

Altars that are "Corrupted"?
[1] I met this fellow student from Brunei, she has real dark aura.
Driving home after our meeting, I had a vision of the altar in her hometown.
I advised her to go get some master to clean up the altar as what is sitting inside the statues are not what they are meant to be!
She was talking of getting me over to redo the altar, but it didn't materialise as I am only a new reverend!

[2] My brother's altar in a business premises in Pontian, Malaysia.
The Ones sitting inside the various statues are ghostly spirits and the one inside Sakyamuni statue gave me an evil look like that of a gangster!

[3]An altar of a fellow student, that has a dark green rope like mark around his neck. He paid many masters from TBS to set his altar but none were effective!

[4] Altar in Ipoh chapter that I did Homa event. Occupants of the statues also not of divine nature! 
The thing is, a VM did a homa of Yellow jambala on 13 April, and didn't notice the problem with the altar!
With the approval of the chapter's owner, and the help of fellow students accompanying me, I rearrange the altar!
Actually, I cleanse the altar and re-invoke the relevant Divinities to sit in!

[5] A fellow student showed me a picture of his altar at home. I said something is not right and I promised to have a look when I next visit Hong Kong and have time to spare!
I cleaned up his altar and also another one of a fellow student staying nearby!
This is the fellow student that has a hostile business rival that set "Dark crafts" to ensnare his business with mirrors!
My advice for him to swap the arrangement of his goods, resulted in this rival's business becoming Zero the whole morning!
Then this rival closed up at 2pm. When they next open for business the next day, placement of mirrors were rearranged!
I set up a cube of nettings with Acala's 9-syllable mantra to contain the rival's shop!
This way, no evil can come out of this place and also no evil can enter it as well!

Remember: We do not harm anyone and also prevent anyone from harming others!

Practice Bodhicitta!

Well?
Before you next hurl lies and abuses at Lotuschef, BEST be aware that you are creating negatives that will hurt yourself ONLY!


With Metta,

Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Friday, February 12, 2016

Auspicious Vajra 大福金刚

Terjemahan Bahasa: Vajra Maha Berkah 大福金刚





2016年2月10日聖尊蓮生活佛盧勝彥主持「紅財神」護摩大法會及開講「大圓滿九次第法」-台灣雷藏寺(完整版)
https://www.youtube.com/watch?v=4vcBPaku9Zg

In the above session, GM Lu talks about Auspiciousness! :)
He said that whenever he visited a restaurant to eat, the business of that place tripled up for that day.

These happened before he become ordained as a monk.

However, these auspiciousness is still true wherever GM Lu is even now! 

In this blog, I also shared similar experiences of mine.

When I am young, my auntie would tell my mother to bring me to her store.
She said that as long as I stand at a corner of anyplace near her store, her business for that day is very good.

This happened also to eating places and other businesses that I visited.

There is this Ice cream parlour in Melbourne, Australia, that sees good business whenever I visited.
A mother of another student staying at the same boarding house as my daughter that went along with me, commented that the boss gave me a bigger scoop of ice cream for the same price that she paid for hers! 

Hahaha! 
Favouritism???

Another store near my apartment sells western food.
One night, during the football live cast season, the owner wasn't expecting much business as most stay wormed up watching live cast.
After I placed my order, a large crowd stood in line to order food from him as well!

He noticed this trend for a while and told me that I bring business to him.
Hahaha!
The meals that he served up to me?
Larger portions!

Dear all,
The answer?
From Avatamsaka Sutra!
Kalpas of sincere offering to All Divinities!

If you have similar experiences throughout your life from young, then you have cultivated Sincere Offering for a sizeable time during all your past existences! 

That means that some time in your past lifetimes, you have done something beneficial to all as well as self! 

Cheers all


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Sunday, December 6, 2015

Langsung Menunjukkan – Guru Yoga



Ditulis oleh Lotuschef – 15 November 2015
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: 直指 Direct Pointing Out – 上师相应 Guru Yoga



Mengutip artikel Sadhana Pertobatan & Penyucian Kembali [Sadhana Vajrasattva dari Empat Prayoga dengan tambahan anotasi]:

[--- 13. Guru Yoga

Mudra Padmakumara
Bentuklah Mudra Padmakumara.

Mulai visualisasikan Padmakumara muncul dari alam semesta, memberkati kita dengan sinar putih (dari chakra mata ke-3-Nya), merah (dari chakra tenggorokan-Nya), dan biru (dari chakra hati-Nya). Ketiga sinar ini menyucikan dosa-dosa kita dari berbagai kehidupan lampau dan saat ini.
Selalu ingat untuk duduk dengan tegak, pertahankan tulang punggungmu supaya selalu lurus, dengan demikian barulah kamu bisa mendapatkan berkat!

Kini visualisasikan bija aksara HOM dari roda mantra di chakra hati Padmakumara yang mulai berputar dan memancarkan sinar putih agung yang ke arah chakra hatimu.
Bija HOM kini terduplikasi di chakra hatimu juga (benih bija ini dipelihara dan akan tumbuh dengan penjapaan mantra dan bodhicitta-mu).

Atau, kamu bisa mengubah bija HOM menjadi bunga teratai bercahaya putih. Ia terus-mnerus memancarkan cahaya putih yang agung, memenuhimu dan memancar keluar. Di sini kamu sedang berbagi cahaya ini dengan semua insan.

Opsi lain lagi, kamu juga bisa memvisualisasikan dirimu tinggal di dalam Maha Kolam Teratai Kembar di Surga Sebelah Barat dengan penuh kedamaian.

Pertahankan visualisasi ini dan kita mulai menjapa mantra Guru.

Kini ingatlah bahwa kamu adalah bagaikan bola lampu!
Begitu dinyalakan, kamu terus memancarkan cahaya.

Sebenarnya kamu juga bisa menggunakan metode menghitung nafasmu untuk menarik dan memancarkan cahaya.
Terserah metode mana yang ingin kamu gunakan, tapi begitu kamu menyala, kamu tetap menyala – layakya bola lampu, saat kamu menyalakan listrik, ia akan menyala hingga kamu mematikannya.
Begitu kamu nyalakan, jangan dimatikan. Lanjutkan supaya tetap menyala!

Kita mulai menjapa mantra-Nya.

Japalah: OM. GURU. LIEN-SHEN. SIDDHI. HOM. (108x)

Apakah kamu merasa nyaman?
Begitu kamu menyala, kamu merasa lebih ringan, lebih terang, ada sukacita yang mengalir keluar. Tetap pertahankan visualisasi tersebut.
---]

~~~~~~~~~

Mengutip dari artikel Langsung Menunjukkan – Perjalanan yang Leluasa?:

[--- Kasus 3

LR bilang kepada istrinya, LK: Kamu harus melatih 4 Prayoga dulu baru kemudian Guru Yoga.
Belum boleh melatih Guru Yoga dulu.

Aku tanya kepadanya kenapa dia boleh, sedangkan istrinya tidak.

LR bilang bahwa ia melakukan wen-shi (konsultasi) di rumah ibadah setempat, VM Lian Huo bilang kepadanya berhubung dia telah melatih 4 Prayoga selama beberapa waktu, ia sekarang boleh maju ke Guru Yoga.

Hahaha!
LH selalu mengklaim kalau ia murid Mahaguru Lu yang paling senior! ---]

~~~~~~~~~~~

Mengutip dari Ceramah Dharma 7 November 2009 di Seattle:

[--- Aku hendak menambahkan bahwa kita harus benar-benar mengingat semua ajaran Mahaguru. Mahaguru mengajarkan kita untuk melatih yoga Vajrasattva dan Padmakumara dengan baik. Sebenarnya dua sadhana ini sungguh sangat menakjubkan. Baru-baru ini aku menyadari bahwa mereka punya banyak variasi. Aku juga telah memberi tahu Mahaguru mengenai berbagai variasi ini.

Saat menjapa mantra Mahaguru (di suatu sesi sadhana bersama 4 Prayoga di rumah ibadah setempat, sekitar Maret 2009), aku merasa diriku berada di ujung dunia – ini terjadi setelah menjapa mantra sekitar 7 kali saja.

Sejalan dengan penjapaanku, kekuatan mantra mendorong semua energi negatif keluar. Semua keluar dari lapisan bumi dan Mahaguru yang banyaknya tak terhingga kemudian meliputi dan melindungi lapisan bumi.

Bila kita membandingkannya dengan mantra Chakra Pelipatganda Pahala & Kekuatan Mantra, hal yang dijelaskan tadi berlipatganda sesuai dengan jumlah insan di bumi. Bukankah hal ini jauh lebih hebat daripada Chakra Pelipatganda Pahala & Kekuatan Mantra?

Tapi baru-baru ini aku menyadari bahwa hal tersebut berkembang dari visualisasi Empat Batin yang Tak Terhingga (Apramana). Kita memperlakukan semua insan bagai diri kita sendiri. Di saat bersadhana, kita mengubah mereka semua menjadi diri kita. Saat kita menyatu dengan, misalkan Mahaguru, mereka semua juga berubah menjadi Mahaguru. Semua hal ini berasal dari Empat Apramana. ---]

~~~~~~~~~~

Teman-temanku yang terkasih,
Kuharap kamu semua sekarang sadar bahwa para senior yang mengaku kalau mereka mampu melakukan ini dan itu, punya kesaktian dharma, ternyata sebagian besar adalah Palsu!

Di dalam Sadhana 4 Prayoga dan semua sadhana yang disusun oleh Mahaguru Lu, ada sebuah item di dalam urutan tersebut yang bernama [Guru Yoga]!

KENAPA?

Karena Guru Akar adalah satu-satunya Penghubung kita ke alam semesta dan Kebuddhaan!
Berhubung fungsinya sebagai Satu-satunya Kunci untuk membuka pintu tersebut, kehadiran Sang Guru Akar merupakan sebuah keharusan!

Oleh karenanya, saat seorang murid veteran, seorang VM, mengatakan kepadamu bahwa karena kamu telah melatih 4 Prayoga selama beberapa periode waktu, kini kamu boleh naik ke Guru Yoga – maka murid veteran ini belum berhasil melatih Guru Yoga!

Apakah aku sedang menjelek-jelekkan?
Aku ini hanya sedang Memberitahukan Kebenaran apa adanya! :)

Di ceramah dharmaku yang pertama, 7 November 2009, di Vajragarbha Seattle, saat aku menjapa mantra Guru, aku berubah menjadi Guru Akar, Buddha Hidup Lian Sheng!
Terjadi setelah aku menjapa mantra tersebut hanya 7 kali saja!

Sedangkan di dalam sadhana, kita menjapanya 108 kali!

Hahaha!

Berarti kamu punya waktu lebih dari cukup untuk berubah menjadi Guru Akar dan bersenang-senang!

Mau kuberitahu sebuah hal lain lagi? :)

Semua dewata tak mengenalmu!
Tapi mereka tahu Guru Akar kita, Sang Padmakumara Putih, Buddha Hidup Lian Sheng!

Jadi sepakatkah bahwa kunci terpenting adalah kehadiran Guru Akar di dalam segala sadhana dan usaha kita?

Apakah aku gila memberitakan segala kebenaran ini kepadamu?

Kenapa malah mendengarkan orang awam di saat kamu punya seorang Buddha Hidup sebagai guru akarmu?

Saatnya bangun dan menjadi bijak!!!

Jangan biarkan siapapun yang sudah pasti terjatuh ke Neraka atau bahkan Neraka Vajra, untuk menjadi “boss”-mu!

Oh! Kamu juga tak butuh seorang Lama yang gila sepertiku pula!

Hahaha!

Cukup Guru Akarmu saja sudah beres!

Mengenai bagaimana memilih seorang guru yang sejati, bacalah artikel dari Mahaguru Lu berikut.

Mengutip dari artikel Di Dalam Gulungan Tripitaka:

[--- 這位明師一定是: Guru yang berpengetahuan ini harus:
絕貪去欲。Telah memotong keserakahan dan menghentikan nafsu.
返樸還淳。Kembali pada kemurnian dan kejujuran.
清淨無為。Punya sifat suci.
遊心於佛。Hatinya sejalan dengan Buddha.
不馳外務。Tidak sibuk dengan urusan lain (selain urusan Buddha).
絕名絕利。Menghentikan popularitas dan keuntungan.

這才是真正的「明師」也!如果不是,概不可以師法。
Demikianlah baru dinamakan seorang [Guru yang berpengetahuan] yang sejati! Bila tidak, maka ia tak akan mampu mengajarkan dharma.

否則拜錯師父,一切白費時光及金錢。
Bila tidak seperti yang disebutkan di atas, maka kamu menghamburkan waktu dan uang karena mengikuti guru yang salah. ---]

Hahaha! Banyak orang menghadiri acara sadhana bersama, membabi buta mengikuti apapun yang disodorkan, TANPA memahami apa yang sedang mereka lakukan!

Tolong janganlah lagi membuang-buang waktu hidupmu yang terbatas di alam ini!

Kalau kamu tak mampu mencapai penyatuan yoga, salahkan dirimu sendiri karena mengikuti orang yang salah!


Salam semuanya.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef