Showing posts with label buntu. Show all posts
Showing posts with label buntu. Show all posts

Monday, July 29, 2013

Kenapa Kamu Menemui Kebuntuan?


Ditulis oleh Lotuschef – 27 Juli 2013
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Lotuschef in Why Are You Stuck?



Musuhmu yang sesungguhnya adalah Kemelekatan dan Keterpakuan – itulah kenapa kamu menemui jalan buntu dalam perjalanan pelatihan dirimu! :)



Coba lihatlah foto-foto di atas.

Di sana tak ada peserta yang hanya duduk dan menonton satu orang melakukan persembahan. Setiap peserta mendapatkan giliran untuk melakukan persembahan masing-masing.

Mengenai mengenakan jubah upacara yang berwarna kuning dan selempangan berwarna coklat – pada awalnya juga banyak yang mengeluh: tak nyaman lah, terlalu panas lah, kelihatan lucu atau aneh lah, ...

Hahaha! Tapi lihatlah teman-teman murid di sana, mereka akhirnya menjadi terbiasa juga.

Bila kamu melihat fotoku yang mengenakan celana panjang di atas, menurutmu:
Apa ada perbedaan dalam Ketulusanku dalam memberikan persembahan?
Apa ada halangan dalam kemampuanku untuk bermeditasi?

Bila kamu ingat yang Guru katakan mengenai pakaian Guru Rinpoche: kain yang beliau kenakan adalah kain bekas untuk membalut mayat, khan?

Dan ingatlah juga saat Guru mengajarkan Meditasi Visualisasi Tulang Belulang Putih – dengannya kamu perlahan-lahan akan melebur elemen Tanah, Air, Api dan Anginmu dengan cara mengosongkannya, bukan?

Serta ingatlah bahwa SAAT kamu telah berhasil beryoga, berarti kamu berada dalam samadhi dengan yidam/para yidam yang kamu pilih.
Guru katakan bahwa kamu bisa saja sedang duduk, berjalan, berbicara,... namun tetap mempertahankan kondisi kemanunggalan ini saat kamu Beryoga dengan Sang Yidam. Ingatkah?

Oh ya, Patriak Zen ke-6, Hui Neng, juga mengatakan: Saat menulis jangan dibuat-buat. 不立文字.
Pikiran duniawi ini punya tendensi yang besar untuk BERMAIN-MAIN dengan KATA-KATA, dan akhirnya malah tersesat sendiri. :)

Kamu sudah mendapatkan KUNCI-KUNCINYA?

Salam semuanya.

Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Saturday, July 27, 2013

Lotuschef bercakap-cakap – Sadhanamu membuahkan hasil?


Ditulis oleh Lotuschef – 24 Juli 2013
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Lotuschef in Chat – Cultivating Successfully?




AA: Fashi, kau bisa melihat apakah seseorang melatih diri atau tidak?

LC: Ya. Kenapa?

AA: Suatu waktu kamu memberitahu seorang murid yang tidak reguler menghadiri puja api homa, supaya dia bersadhana setiap hari.

LC: Hahaha! Sebenarnya dia sudah jauh membaik dibanding saat pertama kali kami bertemu, tahun 2009 lalu saat aku belum ditahbiskan.


Ketika seseorang melatih diri dengan tepat, ditambah dengan cara pikir yang benar, maka ia akan menjadi semakin terang dan terang.

Pancaran sinarnya menandakan kesehatannya di tingkat yang baik – terlihat dari sinar auranya yang berwarna kuning keemasan.

Bila tingkat kesehatannya tidak baik, mereka akan menampilkan warna aura kuning keabu-abuan atau krem pucat.


Teman-teman sekalian yang terkasih,
Sebenarnya intisari kehidupan atau kesehatanmu bisa dilihat dan diukur secara kasar lewat pancaran warna atau auramu.
Sirkulasi darah dan qi (prana)-mu menentukan intisari kehidupan atau kesehatanmu.
Ini bagaikan Kebijaksanaan Semesta yang dibutuhkan untuk menopang Dharmakaya. :)

Dengan bersadhana, nadi-nadimu akan perlahan-lahan berkembang dan mereka akan turut berkontribusi dalam Esensi Kehidupanmu secara umum.

Tentunya prana adalah instrumen yang sangat penting karena ia adalah satu-satunya alat penggerak di dalam tubuh kita.

Kita juga bisa melatih bernafas lewat pori-pori kulit. Saat ia berhasil dilatih, maka teknik tersebut akan membuatmu mampu memancarkan sinar di segala waktu.


Teman murid yang punya batu ginjal, memilih untuk bersadhana dan memeriksakannya kembali – ini karena ia takut dioperasi.
Saat kutanya dia minggu lalu, ia berkata bahwa sakitnya telah berkurang.
Apa yang Guru ajarkan sungguh manjur!

Saat sesi-sesi puja api homa, aku akan “melihat” setiap peserta sebelum membantunya melakukan persembahan.
Bersyukur selama ini semuanya berjalan mulus, secara umum aku mampu membantu para peserta untuk menjadi lebih baik.


Sekarang ke inti pembahasan! :)

Saat kamu bisa MELIHAT sinar, dan selama beberapa tahun ini kamu masih terus MELIHAT yang sama di setiap sesi sadhanamu, BERARTI KAMU MENGALAMI KEBUNTUAN!

Kala kamu berpikir kamu sedang berada dalam kondisi samadhi, dan kamu melihat pemandangan yang sama, BERARTI BERTEMU KEBUNTUAN!

Tugasku dari Guru:
法而本然 – Dharma sudah ada sedari awal.


KAMU sendiri yang menciptakan pemandangan yang sama lagi dan lagi, dan kamu terjebak dengan pemandangan tersebut hingga tak mampu berjalan maju.

KAMU tak MEMBEBASKAN DIRIMU untuk bisa melebur dengan alam semesta.

Dalam kata lain, kamu mengalami stagnasi (kemacetan) di tingkat pertama Melihat Sinar!


Seperti biasa, kamu tak harus percaya pada pandanganku, lagipula ini juga PR yang ditugaskan padaku.

Mintalah instruksi kepada Guru, karena bimbingan darinya adalah yang terbaik bila kamu mengalami KEMACETAN!

Salam semuanya.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef