Showing posts with label leluasa. Show all posts
Showing posts with label leluasa. Show all posts

Tuesday, April 7, 2020

Sadhana Alternatif Untuk Membantu Menanggulangi Covid-19



Ditulis oleh Lotuschef – 7 April 2020
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Alternative Sadhana To Help Cope with Covid-19




Rujukan: Ceramah Dharma Pertama Lotuschef

Di bawah ini menuliskan 2 buah sadhana yang dapat teman-teman latih untuk membantu menanggulangi Covid-19. Dengan konsep yang sudah pernah kubagikan di saat ceramah dharma pertamaku, kamu dapat mencobanya sesuai dengan langkah-langkah berikut:

** [KUNCI Utamanya adalah kamu mampu mengundang kehadiran Guru Akar (Mula Guru) dan beliau akan menjadi Penghubung yang akan sukses membantumu mengundang Yidam pilihanmu. Dengan ini maka kamu akan mampu MENJALANKAN DENGAN LELUASA segala permohonan atau harapanmu!
Tentunya, Abhiseka untuk Yidam yang bersangkutan dari Mula Guru adalah hal mendasar yang diperlukan!]

Harus ingat berbagai tahapan awal sadhana seperti yang telah diajarkan oleh Mula Guru. Ini merupakan hal penting yang harus dilakukan sebelum menuju tahap sadhana Guru ataupun Yidam Yoga!

---

Alternatif berikut ini dengan Mahapadmakumara Putih sebagai sang yidam.


1. Bentuklah mudra Mahapadmakumara Putih dan visualisasikan beliau berada di pusat bumi dengan gelombang cahaya putih memancar keluar, mengusir segala kegelapan dan virus-virus Covid-19 yang mematikan dengan setiap suara dan vibrasi mantra.


2. Kemudian visualisasikan bumi kini menjadi bersinar putih cemerlang dan permukaan bumi dipenuhi dengan Mahapadmakumara Putih ~ sebanyak insan yang ada di bumi.
Sebagai alternatifnya, kamu bisa menggunakan bija aksara HOM berwarna Putih untuk memenuhi bumi (lihat alternatif ke-2 di bawah dengan Bhaisajyaguru Tathagata sebagai yidam).


3. Kini visualisasikan bulatan bola tebal yang terbuat dari cahaya putih melapisi seluruh bagian bumi.

4. Pertahankan visualisasi ini dan mulailah menjapa Mantra Padmakumara (merekomendasikan versi panjang karena terdapat bagian “Ah He Sa Sha Ma Ha” yang memiliki pahala penyeberangan bardo, terutama untuk mereka yang meninggal karena pandemi Covid-19).

嗡。啞。吽。咕嚕貝。啞訶薩沙嗎哈。蓮生。悉地。吽。
"OM. AH. HOM. GURU BEI. A-HE-SHA-SA-MA-HA. LIEN-SHEN. SIDDHI. HOM."


---


Berikut ini adalah alternatif ke-2: Mula Guru Yoga yang dipadukan dengan Bhaisajyaguru Yoga.

Kamu dapat menggunakan Bhaisajyaguru Tathagata (Buddha Pengobatan) sebagai tambahan yidam.

** [Harus melalui berbagai tahapan awal sadhana seperti yang diajarkan oleh Mula Guru!
Undanglah kehadiran Mula Guru dan japalah Mantra Guru 108x.
Kemudian kamu dapat melanjutkan dengan menambahkan Bhaisajyaguru ke dalam sesi sadhana ini.]


1. Sama seperti langkah pertama di atas, mengganti yidam menjadi Bhaisajyaguru Tathagata dan bentuklah mudra-Nya.


2. Juga sama seperti langkah ke-2 di atas dan untuk versi ini kamu dapat memvisualisasikan banyak sekali Bhaisajyaguru atau bija aksara HOM berwarna Biru memenuhi permukaan bumi.
[Bhaisajyaguru bersama dengan semua duta dan pengiringnya melenyapkan berbagai penyakit yang ada di dunia ini serta melindungi semua insan di dunia.]


3. Khusus untuk versi ini, sebagai ganti dari sinar putih, visualisasikan semua duta dan pengiring Bhaisajyaguru Tathagata berubah menjadi bulatan bola cahaya berwarna kuning lemon keemasan yang melingkupi seluruh bagian bumi.
[Bulatan bola yang bercahaya kuning lemon keemasan menandakan Kesehatan & Keberuntungan ~ Mendoakan Kesehatan & Kemanggalaan bagi semua insan.]

4. Pertahankan visualisasi ini dan mulailah menjapa Mantra Bhaisajyaguru.

爹雅他。嗡。別卡子也。別卡子也。媽哈別卡子也。辣炸娑摩伽德黑。梭哈。
"Die-ya-ta. Om. Bie-ka-zi-ye. Bie-ka-zi-ye. Maha-bie-ka-zi-ye. La-zha-sha-mo-kya-de-hei. Soha."


---


Bersadhana itu berlandaskan Bodhicitta, dan seberapa efektifnya kamu memainkan peranmu dalam Pandemik ini sebagian besar BERGANTUNG pada seberapa besar ketulusan dan kesungguhanmu dalam meyakinkan Sang Ilahi untuk menghentikan Pandemi ini dengan cepat dan mengembalikan bumi ini ke keadaan normal.

Mari kita lihat berakhirnya pandemi ini SECEPATNYA!


Salam Metta,

Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Sunday, July 8, 2018

Mahaguru Memberkati? 师尊加持?



Ditulis oleh Lotuschef – 6 Juli 2018
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: 师尊加持?GM Empowers?




Dari arsip percakapan:

TK: 那我明午12點約你在PP中午餐。想帶你見一見AA師姐。
佢一個人在老人院很悶。
Jadi besok siang kita bertemu di PP untuk makan siang. Hendak mengajakmu mengunjungi saudari sedharma AA. Dia sendirian di panti jompo dan sangat kebosanan.

TK: 法師話呢個咒很重要。可以教HH姐諗
Fashi bilang mantra ini sangat penting. Beritahukan kepada saudari HH untuk menjapanya.

[AA: 😅😇😆😅😘😘😣 u法法希
法師快速回來探我. 法命我好雖要法師來過电比我😘]
(Fashi cepatlah kemari mengunjungiku, berikan kepadaku semangat dharma, butuh fashi untuk hadir dan mengisikan daya kepadaku)

KT : AA好快吸左電⚡
AA menyerap daya listrik dengan cepat.

lotuschef: 😜😜😜
师尊疼她   Mahaguru peduli kepadanya.
我只是中间人   Aku hanyalah perantara saja.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Aku mengunjungi saudari AA yang menderita stroke berat yang mempengaruhi otak kirinya.
Ia sekarang sedang berada di panti jompo.
Ia bisa bicara pelan-pelan meski keteloran (tidak bisa mengucap dengan jelas), tubuh bagian kirinya mengalami kelumpuhan dan lemah.
Aku memegang tangan kirinya dan memintanya untuk menjapa mantra panjang Guru.

Aku juga menjapanya tanpa suara sambil memfokuskan “energi”-ku kepadanya.
“Gelombang listrik” mulai mengalir dari chakra mahkotaku, melingkar turun melewati kedua sisi wajahku ke tangan kiriku, dan berpindah ke AA.

Kali ini, intensitas gelombang energi tersebut sungguh kuat dan berlangsung sekitar 10 menit.
Saudari KT turut mengamati dan takjub.
AA menjadi cerah dan ia memintaku untuk memeluknya sebelum aku pulang.

KT kemudian memberitahuku bahwa seorang VM membawa beberapa barang pribadi AA untuk diberkati secara pribadi oleh Mahaguru Lu, dan untuk kemudian dikembalikan kepada AA.

Teman-temanku yang terkasih,
Mungkin kamu ingat aku pernah menuliskan hal-hal berikut:

  1. Seorang VM bilang kepada para murid bahwa ia akan mewakili mereka bertanya kepada Mahaguru Lu.
  2. Seorang pembabar dharma mengumpulkan surat-surat dari para murid dan mengatakan bahwa ia akan duduk bersama Mahaguru Lu untuk membahas surat mereka satu demi satu.
  3. Dan yang terkini adalah membawa barang untuk menemui Mahaguru Lu dan memohon berkat dari beliau secara langsung.

Hahaha!

Untuk semua kasus di atas, para VM dan Pembabar Dharma masih belum mampu bersadhana hingga mencapai keberhasilan Guru Yoga?

Cukup dengan memegang tangan saudari AA, dan menjapa mantra Guru, maka Guru bisa memberkati saudari AA di manapun ia berada dan sama sekali tak butuh siapapun untuk menemui Guru secara pribadi sambil membawa barang-barang pribadinya!

Setelah “kejatuhan” XX, sang penerus dan partner-nya, VM LH dari Surabaya…. baru-baru ini; apakah kamu telah sadar melihat KENYATAAN bahwa selama ini aku memberitahukan Kebenaran kepadamu?

Tantrayana yang sederhana dan tak terbatas ini memerlukan pengetahuan dasar sebagai KUNCI-nya agar si praktisinya bisa MENGAMALKAN Buddha Dharma dengan leluasa, sesuai dengan situasi yang dihadapi!


Salam metta,

Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Monday, November 30, 2015

Menunjukkan Dengan Jelas 直指 – Perjalanan yang Leluasa 潇洒走一回?



Ditulis oleh Lotuschef – 12 November 2015
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: 直指 Direct Pointing Out – 潇洒走一回 An Unimpeded Trip?



潇洒 xiāosǎ
(1) [alamiah dan leluasa; ceria; keluar dari hiruk pikuknya kehidupan]∶ [神情举止] 自然大方, 不呆板, 不拘束(神情潇洒)
画法潇洒

(2) [lalai; di luar kebiasaan]∶ 不拘谨的或无拘束的;不矫揉造作的
衣着潇洒文雅

Leluasa (kata sifat): tak terintangi atau terhalangi.
“pandangan tak terhalangi di sepanjang tanjung”

Sinonim: tak dibatasi, tanpa hambatan, tak terintangi, tak terhalangi, bebas, terbuka, jernih, tak dikendalikan, tak ditinggali, lepas, tak terbatas

~~~~~~~~~

Kasus 1

2009 – Vajragarbha Seattle, di saat sesi sadhana bersama.
Mahaguru Lu membacakan secarik surat dari Lian-ye (Padmakumara Hijau – Taiwan).
LY menuliskan bahwa Pencerahan bukanlah hal besar dan tak terlalu penting.
DAN ia memberitahu Mahaguru Lu bahwa bila ia telah tercerahkan, mohon jangan diumumkan.

Ya!
Demam Pencerahan!

~~~~~~~~~~

Kasus 2

2009 – di lokasi upacara pelimpahan pahala untuk almarhum, setelah selesai upacara.
Aku ditanya oleh Reverend QG tentang apa yang kini kulakukan sebagai seorang reverend.
Menjawabnya: Aku memimpin sadhana bersama 4 Prayoga dalam Bahasa Inggris di rumah ibadah setempat, SC.

Reverend QG mengkritik dengan keras: “Siapa bilang melatih 4 Prayoga bisa mencapai Kebuddhaan!”

Oh! Yang satu ini menurut ceramah Mahaguru Lu baru-baru ini, sudah bahaya sekali akan terjatuh ke Neraka Vajra.
Mahaguru bilang: Belum tercerahkan namun mengaku telah tercerahkan, adalah Penipuan!
Kejahatan kelas berat karena berbohong kepada para Buddha, Bodhisattva, Dharmapala, … dan semua insan (karena semua insan punya potensi Kebudhaan yang telah ada sedari awal).

Kalau QG meyakini bahwa sadhana 4 Prayoga tak mampu membawa si praktisi menuju Kebuddhaan, kenapa ia selalu memimpin upacara pelimpahan pahala untuk almarhum dengan menggunakan sadhana Mahaguru Lu?

Oh! Ia bukan hanya sekedar peserta biasa saja!
Ia sang ketua dari sesi tersebut! :)

~~~~~~~~~

Kasus 3

LR bilang kepada istrinya, LK: Kamu harus melatih 4 Prayoga dulu baru kemudian Guru Yoga.
Belum boleh melatih Guru Yoga dulu.

Aku tanya kepadanya kenapa dia boleh, sedangkan istrinya tidak.

LR bilang bahwa ia melakukan wen-shi (konsultasi) di rumah ibadah setempat, VM Lian Huo bilang kepadanya berhubung dia telah melatih 4 Prayoga selama beberapa waktu, ia sekarang boleh maju ke Guru Yoga.

Hahaha!
LH selalu mengklaim kalau ia murid Mahaguru Lu yang paling senior!

~~~~~~~~~

Kasus 4

2009, Vajragarbha Seattle, sehari sebelum upacara musim gugur.
VM Lian Ning berpapasan denganku dan bilang: “Chu-jia!” kamu masuk jebakan!
Aku menimpalinya: Siapa menjebak siapa?
Mahaguru Lu mengumumkannya telah mencapai pencerahan dan di saat yang bersamaan juga memberitahu semua murid supaya membantu LN merubah kebiasaan buruknya.
Dan siapapun boleh mendatangi dan mengingatkannya bahwa seorang yang telah tercerahkan tak boleh berteriak dan harus masuk akal!

Suatu saat:
Di Vajragarbha Caotun setelah upacara dan Mahaguru Lu sedang memberikan berkat Mo-ding (jamah kepala).
VM Lian Ning datang sambil berkali-kali berteriak: Kamu Lian Chu fashi?


Begitu ia mendekatiku, ia mulai mengajukan berbagai pertanyaan dan mengulanginya dua kali!
Salah satunya adalah apakah aku punya masalah pribadi dengannya.
Satu hal lain lagi adalah apakah aku telah menerima surat dari Komite Pusat.
Lalu ia bilang kalau shimu ingin bertemu denganku.
Dan, aku mengulang apa yang Mahaguru Lu ajarkan kepadaku secara “astral”: Kalau shimu ingin bertemu denganku, (tanyakan kepadanya) apakah sebagai Shimu atau sebagai VM?
Ia hampir saja lari!

Sekali lagi ia datang dan kembali berteriak mengatakan kalau shimu ingin bertemu denganku dan aku diminta untuk mengikutinya!
Saat aku menolaknya, ia segera pergi sambil berkata bahwa aku ini sungguh “tinggi” dan memperingatkanku untuk berhati-hati soal disiplin sila.

~~~~~~~~~~

Ada banyak murid dengan pola pikir seperti mereka ini, semuanya kutuliskan ke dalam blog.
Tentunya berterima kasih kepada mereka, karena kita jadi punya materi pembelajaran dan penyelamatan jiwa.

Teman-temanku yang terkasih, jangan “bermain-main” dengan siapapun saat kamu masih jauh dari pencerahan!

Di kasus 1, LY menyatakan kepada Mahaguru Lu bahwa ia tak tertarik untuk diumumkan saat telah mencapai Pencerahan.
Kiranya apa motifnya di balik hal itu?

Berpikir untuk mengalihkan kerakuskanmu atas pengakuan lewat penyangkalan?
Hahaha!
Kamu jangan bermain-main dengan seorang Buddha Hidup dan Guru Akarmu!

Menuliskan surat tersebut adalah bukti besar bahwa Penyakit Demam Pencerahan telah menjalar dan kamu sudah terjangkiti!

一心不乱 – hati yang stabil dan kokoh, yang tak terpengaruh sampai menjadi kacau!

Punya pikiran itu dan segala maksud di baliknya, LALU menuliskan pikiranmu?
Kamu sedang memberitahu bukan hanya Mahaguru Lu saja, tapi juga seluruh dunia, tentang seberapa parah Demam Pencerahan yang menderamu!

Hahaha!


Di kasus 2, QG menurut informasi dari para murid, adalah orang yang buta huruf. Tak bisa membaca dan menulis.
DAN SAYANGNYA tak sepenuhnya paham apa yang sedang ia lakukan selama ini, plus menyangkal Sadhana 4 Prayoga. Orang ini sedang apa?

Ia membuang Mahaguru Lu!
Ia juga membuang Buddha Dharma!
Namun ia mengklaim kalau metode penyeberangan bardo-nya diwariskan secara khusus oleh Mahaguru Lu kepadanya saja!

Penipuan!

Upacara pelimpahan pahala untuk almarhum yang ia lakukan selama bertahun-tahun ini, seberapa besar tipu daya yang dilakukannya dan berapa banyak musuh karma yang diciptakannya?

Teman-temanku yang terkasih, ingatkah bahwa Mahaguru Lu pernah bilang kalau Sadhana 4 Prayoga juga dibutuhkan di dalam melatih Anu Yoga?

DAN mereka yang berpikir bahwa kamu boleh melepaskan 4 Prayoga dan “naik” ke Guru Yoga, adalah orang-orang yang belum mendapatkan Kontak Batin dari sadhana 4 Prayoga, Guru Yoga, maupun yoga apapun!

Mengajarkan hal yang salah kepada orang-orang, juga salah satu bentuk Penipuan dan malah merintangi orang-orang di sepanjang jalur Bodhi!


Kasus 4?
Hahaha!
Dunia juga tahu kalau ia tak bertindak layaknya seorang yang tercerahkan! :)

Teman-temanku yang terkasih, kamu ingin mendapatkan Perjalanan yang Leluasa di dunia saha ini dan kemudian bisa kembali Tanah Suci?

ATAU, malah ingin Leluasa Langsung Masuk ke Neraka Vajra?

Hahaha!

Kenapa Mahaguru Lu membahas Penipuan dan Neraka Vajra?

Aku mendapatkan pesan untuk menggunakannya kepada mereka yang selalu Mengancam dengan menggunakan Disiplin Sila sebagai senjata, dan juga kepada Otoritas yang menghukum orang-orang!

Dengan menggunakan Seni Berperang alla Sunzi – Supaya dia mencicipi rasa obatnya sendiri.
孙子兵法中一种 - [以其人之道,还治其人之身]


Ah! Kasus 3, murid LR ini percaya kata-kata si VM dan menerapkannya kepada dirinya sendiri dan juga istrinya, serta aku amati dilakukannya kepada para murid lainnya pula!

Jadi LR mengunci dirinya sendiri ke dalam kotak buatannya sendiri dan mencoba hidup sesuai dengan ekpektasi ataupun persepsi si kotak tersebut.
Singkat kata, ia harus terus bersandiwara demi mempertahankan harapan akan persepsinya sendiri mengenai “Murid Tingkat Lanjut”!


Baru-baru ini aku membagikan lagi: 法无定法! Tak ada dharma atau metode yang tetap!

Bagaimana kamu bisa Bebas dan Leluasa di dalam perjalananmu kalau kamu punya banyak Keterpakuan!

Dan mereka yang bilang: Lian Chu fashi itu sungguh tak bagus, ia hanya mengajarkan Sadhana 4 Prayoga.

Hahaha!

Ya! Lian Chu fashi memang sungguh parah!
Hanya tahu 4 Prayoga!

Jadi lihatlah Sadhana 4 Prayoga yang disusun oleh Lian Chu fashi yang parah ini dan tunjukkan bagian mananya yang “tidak bagus”!


Salam semuanya.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

[Edited as per 15 September 2019]

Tuesday, February 10, 2015

Transformasi yang Tak Terbatas [1]



Ditulis oleh Lotuschef – 3 Februari 2015
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: 千变万化 Immeasurable Transformation [1]



Baca juga:
[1] Fenomena Menghiasi Kekosongan, Namun Tak Pernah Mencemarinya
[2] Keleluasaan Di Segala Saat, Kesucian Di dalam Kekosongan

Kedua artikel tersebut secara kebetulan ditunjukkan kepadaku di hari yang sama, tapi di waktu yang berbeda! :)
Namun jumlah pembaca untuk masing-masing artikel sangat berbeda jauh, dan kemungkinan besar karena kurangnya pemahaman untuk [1] yang isinya mendalam! :)

Lotus NN menunjukkan kepadaku kutipan [1] dari Facebook Kyabje Dilgo Khyentse Rinpoche.
Kuminta ia untuk membagikannya denganku dan aku akan mengunggahnya ke dalam blog-ku.

Lalu aku mencari pranala ceramah Dharma Mahaguru Lu tanggal 31 Januari 2015 dan menemukan ringkasannya di situs Satya Buddha.

Aku menerjemahkan secara verbal beberapa bagian dari ceramah tersebut kepada Lotus NN.

Ia bilang: Fashi, ini sangat mirip dengan yang kamu ceritakan kepadaku mengenai Tugas [3] tentang Kekosongan & Keberadaan.

Aku: Yup. Kebetulan sekali kamu berbagi kutipan dari Dilgo kepadaku juga.
Baik kutipan dari Mahaguru maupun Dilgo pada dasarnya berasal dari Guru Padmasambhava juga! :)
Topik yang sama, namun pendekatannya berbeda!

~~~~~~

Teman-temanku sekalian yang terkasih,
Hanya sebuah topik dari Guru Padmasambhava bisa diekspresikan dan diajarkan lewat berbagai macam konteks.

Marilah kita meringkas dari Sutra Avatamsaka yang menakjubkan!

Buddha punya berbagai Dharma/metode/cara yang banyaknya tiada berbatas untuk menyelamatkan setiap insan!

DAN disesuaikan dengan tingkat Pengaruh Karma masing-masing individu – ada berbagai faktor yang mempengaruhinya seperti Jodoh (afinitas), Kebijaksanaan, dll. Hal-hal tersebut akan menentukan tingkat penerimaan masing-masing individu akan filosofi buddha dharma dan berbagai aksi yang akan dilakukannya.

Menjalankan dengan leluasa???
Sangat tergantung tingkat pengaruh karma orang yang bersangkutan. Ia harus mampu menguraikan, menganalisa, memilih, dan menggunakan Dharma yang telah dipelajarinya!


Baca juga: Iman yang kokoh?

Murid X di artikel tersebut mengaku kalau sudah bersadhana seperti yang telah diajarkan!
NAMUN ia juga bilang bahwa tiap kali ia mengunjungi kediaman si Z, ia seperti “Ka-ying” (maksudnya seperti terkena hal-hal negatif)!
Kemudian ia juga merasa kalau jangan-jangan “Ciong dengan Pejabat Taisui di tahun yang itu”!

Bisa dibilang kalau ia tak menunjukkan tanda-tanda punya Iman yang Kokoh kepada Guru Akarnya, Mahaguru Lu!
Dan jelaslah sudah, ia juga gagal Menjalankan dengan Leluasa berbagai hal bagus yang diajarkan oleh Mahaguru Lu!

Aku bilang: Gagal menyerap dan mengingat berbagai ajaran untuk digunakan “Saat Dibutuhkan”!

Hahaha!

Dan saudari Y, juga tak menunjukkan tanda-tanda paham akan ajaran Mahaguru Lu pula!

~~~~~~~~

Teman-temanku sekalian yang terkasih, apakah kini kamu merasa perlu MELENGKAPI dirimu dengan berbagai fondasi dasar buddha dharma sebelum melatih sadhana tantra?

Pure Karma juga akan segera mengubah sistem pembabaran dharma yang dilakukan!

Hanya mereka yang tulus belajar dharma dan bersadhana yang akan diperbolehkan untuk bergabung di dalam sesi kami.

Puja homa hanya akan dilakukan secara privat dengan beberapa orang saja, dan akan dibuka untuk umum saat dibutuhkan.

Mengubah atau mentransformasi adalah bagian yang diperlukan untuk bisa maju di dalam pelatihan diri.

Kalau kamu tak mampu mengikuti ataupun tak setuju dengan metode kami, kiranya carilah orang-orang lain yang mampu berbagi Dharma Buddha yang otentik denganmu!
Tak perlu menjelek-jelekkan, memfitnah atau memarahi siapapun juga!
Hahaha!


Salam semuanya.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Related Posts:



Sunday, February 16, 2014

Lotuschef Bermain-main – Mendengarkan dengan Benar? [2]


Ditulis oleh Lotuschef – 7 Februari 2014
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Lotuschef at Play – Hearing Right? 听对了吗?[2]



Foto-foto di atas diambil di lokasi Biara Zen Zhong Tai, Puli – Taiwan.

Sebuah mahakarya arsitektur dan menurut si pemandu tur biara, ide-ide tersebut disampaikan oleh para dewata kepada sang kepala biara.
Di dalam Tantrayana, hal seperti ini dinamakan YOGA!

Kalau kamu ingat ceramah Guru atau bagian-bagian penting yang beliau jelaskan, kamu pasti akan berhasil mencapai Guru Yoga dalam waktu singkat lewat pelatihan yang tekun, tentunya sesuai dengan yang beliau ajarkan. :)

Guru baru-baru ini mengumumkan bahwa seorang murid yang mulai bersadhana kurang dari setahun lalu, chakranya telah berputar dan bersinar!

Jadi [KAMU JUGA BISA MELAKUKANNYA!]


Hahaha! Kalau kamu bilang pada dirimu sendiri [AKU BELUM SIAP], maka justru rintangannya adalah dirimu sendiri atau setan di dalam hatimu, yang kamu beri kehidupan.


Poin bahasan hari ini adalah Meditasi atau Samadhi.

Aku pun sudah berbagi banyak tip mengenai Samadhi di dalam blog ini. :)

Saat upacara Kalachakra di Singapura dan di tempat-tempat lain, Guru mengajarkan bahwa Metode yang bisa membawamu ke dalam kondisi Samadhi adalah metode yang TERBAIK untuk-MU!

Beliau juga mengatakan bahwa pada suatu tingkat, kamu akan mampu Melaksanakan Dengan Leluasa 任运自如.


Dan baru-baru ini, Guru mengatakan bahwa ada variasi yang tak terbatas yang bisa kamu capai dalam Bersadhana.

Kamu pahamkah maksud Beliau? :)

Lalu kini ada beberapa Pembabar Dharma yang memberitahumu bahwa di dalam Samadhi, semua hal menjadi kosong dan gelap!
Beberapa lainnya mengatakan bahwa hanya mereka yang bisa mencapainya, sedangkan kamu tak akan bisa.
Masih ada lagi yang mengatakan “Menurut mereka, Samadhi adalah...”, dari berbagai buku yang mereka baca atau video yang mereka tonton!

Kemudian, VM Lian Wang memberitahu Guru bahwa ia memasuki kondisi “Langit yang bersih” 无云晴空, dan ia ketakutan, lalu segera menghentikan sesi tersebut.
Guru lalu menjelaskan bahwa Kondisi tersebut adalah Kekosongan Semesta!

Dengarkan lebih lanjut yang Guru katakan mengenai masalah VM itu!

Dengan ajaran baru mengenai 4 Metode Visualisasi Penyucian dengan menggunakan bija aksara HOM dari Guru, bagaimana menurutmu?
Bagaimana kamu bisa menggunakannya untuk meningkatkan kualitas sadhanamu?

Di dalam Meditasi, si praktisi harus membersihkan “sampah” dalam pikirannya sendiri.
Di situ, Guru mengajarkan sebuah metode dengan Menggunakan Satu Pikiran Untuk Mengenyahkan Pikiran Lain!

Maka dengan Berkonsentrasi pada Visualisasi aksara Hom dan penggandaannya, merekatkannya pada orang-orang dan objek di sekitarmu, kamu sebenarnya sedang melatih dirimu untuk BERKONSENTRASI PADA SATU HAL!

Saat kamu berhasil mengendalikan atau melatih pikiranmu untuk Berkonsentrasi pada SATU HAL, kamu akan dengan mudah melepaskan Satu Hal tersebut dan memasuki kondisi Meditatif atau Samadhi, di mana kamu telah melebur atau beryoga dengan yidam yang kamu pilih!

Aku pernah membagikan ajaran “Lojong”atau Pelatihan Pikiran di dalam blog ini. Baca-bacalah artikel tersebut sebagai acuan juga!


Oh, mungkin kamu juga pernah membaca artikel yang kutulis bahwa Samadhi adalah selang waktu yang pendek antara Sadar & Tak Sadar – yang berarti antara Terjaga & Ketiduran.

Kemarin Guru menjelaskannya juga. Kamu sempatkah menyerap pengetahuan ini?

Jadi saat ada orang yang memberitahumu seperti contoh-contoh yang kutuliskan di atas tentang Samadhi, berarti mereka sendiri belum mampu mencapai kondisi Samadhi!

Dengarkanlah Guru saja, maka kamu tak akan masuk ke jalan yang salah, terutama bila kamu adalah pemula.

Demikianlah maka perlahan-lahan kamu akan paham apa yang Guru sedang coba beritahukan kepadamu, dan kamu kemudian bisa membandingkannya dengan yang orang-orang lain katakan, lalu juga belajar Ketajaman Mengamati dan Melindungi dirimu sendiri dari para Pembohong dan Penipu di luar sana!


Salam semuanya.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef



Related Posts:

Sunday, March 31, 2013

Melakukan dengan leluasa dan kapanpun juga



Ditulis oleh Lotuschef – 28 Maret 2013
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: 任运自如 Execution at Ease, at Will.

Oh ya Fashi, ada beberapa hal mengenai sadhana yang perlu kutanyakan padamu.
Sejak hari Minggu kemarin, aku berlatih dengan urutan seperti berikut:

  1. Menghirup sinar putih sebanyak 3x, ditahan dan kemudian disebarkan kepada semua insan.
  2. Mantra penyucian.
  3. Mantra Guru 108x.
  4. Sutra Maharaja Avalokiteshvara 7x.
  5. Tiga kali pengulangan 9 langkah pernafasan (totalnya 27x).
  6. Memasuki tahap meditasi – membayangkan diriku berubah menjadi sinar putih yang terang dan menyebarkannya kepada semua insan.
  7. Melimpahkan pahalanya untuk Guru dan semua insan.

Apakah urutan di atas sudah oke untukku? Apa masih ada yang perlu ditambahkan? Atau aku hanya perlu guai guai dan melakukan Empat Prayoga saja?

Aku pikir lebih baik mengecek kebenarannya denganmu dulu sebelum aku melatihnya lebih lanjut.

Amituofo.

---

Teman-teman sekalian yang terkasih,
Kamu melihat ada masalah dengan urutan di atas? :)

Ya! Hampir merupakan sadhana yang lengkap!
Kita harus mengikuti tata caranya dari awal hingga akhir seperti yang ditentukan oleh Guru Akar kita.
KENAPA DEMIKIAN???

Hahaha!
Bila kamu tanya apakah kamu melakukannya dengan benar atau tidak, berarti sudah jelas kamu tidak “merasa” benar! :)

Cobalah lihat versi sadhana Pure Karma dalam Bahasa Inggris dengan lebih teliti. Setiap langkah yang telah diatur oleh Guru ada tujuan/fungsinya masing-masing.

Aku berkali-kali juga mengatakan bahwa sejalan dengan majunya dari satu tahap ke tahap berikutnya dengan VISUALISASI YANG RELEVAN, kamu akan menjadi SANTAI dan juga cukup bisa FOKUS untuk masuk ke SAMADHI tanpa banyak halangan.

JANGAN PERNAH MENAMBAHKAN LANGKAH-LANGKAH APAPUN SEBELUM MEMASUKI TAHAP SAMADHI!
Aku pernah lihat dan juga hadir di beberapa acara, melihat banyak PERUBAHAN ANEH dari sadhana asli yang dibuat oleh Guru!

Saranku: Jangan melompat kalau kamu sendiri tak bisa berdiri dengan mantap.
Di sana ada banyak alasan bagus kenapa Guru membuat langkah-langkah dasar untuk bersadhana beserta dengan sutra dan mantra yang diperlukan sebelum memasuki Samadhi, dan begitu juga sesudahnya.

Kalau kamu tak ada waktu, maka japalah mantra Guru saja dengan visualisasi yang relevan.

Saat kamu BENAR-BENAR mampu memasuki Samadhi, kamu akan menyadari apa itu Melakukan dengan leluasa dan kapanpun juga.
Dan kemudian kamu bisa cukup membayangkan Guru beryoga denganmu dan kamu bertindak sebagai Guru “dengan menjentikkan jarimu”.

Kamu lihat Guru memperagakan “menjentikkan jari” untuk memanggil para yidam, seperti Jing Mu (Bunda Emas Kolam Kumala), Yamantaka, dll.

[Sembilan Langkah Pernafasan] bisa dilakukan kapanpun saat kamu butuh rileks dan mengisi energi kembali. Tentunya kalau kamu sudah “fasih” dalam proses ini, kamu pun bisa memasuki Samadhi dengan mudah dan kapanpun juga!!! :)
Dan hal ini bisa dilanjutkan dengan berbagai visualisasi yang tak terhingga juga!
Aku akan membagikan caranya bila Guru sudah memberi sinyal “OK untuk membagikan”.

Jadi ingatlah saat kamu bersadhana: kamu harus santai dan merasa nyaman serta BAHAGIA! :)

Salam semuanya.

Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef