Showing posts with label ulasan. Show all posts
Showing posts with label ulasan. Show all posts

Sunday, March 10, 2013

Apa Arti Aliran Satya Buddha Bagimu?

Mandala berkumpulnya bintang
Di pusat: Ekaksara-usnisa-cakra; Lingkaran ke-2: Bintang-bintang biduk sebelah utara; Lingkaran ke-3: Sembilan Pemancar Cahaya yang Sangat Terang (Nava-graha); Lingkaran ke-4: Konstelasi zodiak; Paling luar: 28 Konstelasi tiongkok

Ditulis oleh Lotuschef – 2 Maret 2013
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: What is True Buddha School to You?

Terjemahan Bahasa Mandarin: 真佛宗对你来讲是什么?

VM ZZ masih pemeran utama dalam kisah ini!

Baca juga: Sutra Avatamsaka: Buku 1, Bagian 1.7 – Ulasan

VM ZZ katakan kalau aku tidak benar-benar melihat dan mengobrol dengan Guru.
Itu hanyalah Pikiran-pikiran Batinku saja!
Lian Y dan aku juga merasa dia bicara sampah! Hahaha!

Aku tanya kepadanya: Menurutmu, apa arti Aliran Satya Buddha bagimu?
Ia tak menjawab!

Guru katakan: Aliran Satya Buddha ini adalah pemberian para Buddha & Bodhisattva, oleh karenanya saat aku mengundurkan diri, ia akan kembali kepada mereka!
Hahaha!

Kamu paham maksud beliau?

Sumpah kita adalah untuk membabarkan Buddha Dharma dan menyelamatkan semua insan, benarkah?
Lalu kenapa kamu membiarkan [Aliran Satya Buddha] mengikatmu?

Guru yang penuh welas asih membiarkanmu membuka/mendirikan rumah ibadah dan aliranmu sendiri, pahamkah kiranya?
Hal tersebut diperbolehkan selama kamu bisa memenuhi sumpahmu  saat bersarana dan sewaktu ditahbiskan!

Baru-baru ini Guru berkata: Bahkan bila tubuh fisik-Ku tak hadir, Dharmakaya-Ku selalu [abadi hadir]!

Bagimu semua, apakah hal tersebut berarti bahwa mereka yang berada di luar Aliran Satya Buddha bukan para insan? Hehehe!
Kamu semua terus Berperang dan Berebut kuasa; bukankah itu hal yang sangat bodoh – tak berintelek – tanpa substansi (tidak ada intinya) – tidak punya keberhasilan dalam pelatihan diri - ...

Maka bangunlah dan bertobatlah! Mulai lagi dari awal!

Membusuk dari bagian intinya, bukankah hal ini sangat memalukan?
Tentu saja, bagi seorang Buddha, “Muka” sama sekali tidak penting!

Hahaha!

Rasa Hormat: adalah perilaku yang ditujukan kepada mereka yang layak dihormati!
Bukan diukur oleh jumlah yang telah kamu rebut dan miliki secara material!

Delapan Garudhamma (Delapan Sumpah Penghormatan – 八敬法): dijalankan oleh mereka yang Menghormati Guru, yang mengagungkan jalan Bodhi, dan yang bersyukur kepada mereka yang berbagi denganmu dan memperhatikanmu.
Mereka yang tidak memenuhi syarat-syarat tersebut mana boleh menggunakan konsep tersebut untuk menekan atau mengontrol siapapun!

Disiplin sila juga tidak terkecuali!

Mari dipikirkan: Apakah kamu punya pahala atau kualifikasi yang memadahi untuk menggunakan konsep tersebut untuk menguliahi/menghakimi orang lain?

Disiplin sila juga termasuk Buddha Dharma, oleh karenanya tidak boleh digunakan untuk membuat orang lain tambah menderita!

Agama Buddha adalah suatu bentuk pendidikan dan filosofi yang “tanpa peperangan” – ia tidak cocok bagi mereka yang menggunakannya untuk melukai seseorang atau siapapun juga!

Yang ZZ katakan semuanya benar-benar memotong Nyawa Kebijaksanaan orang-orang lain!
Saat diri sendiri kurang pintar atau kurang paham Kebijaksanaan Buddha, maka sekiranya tak boleh bicara sampah, karena hal tersebut akan memotong Nyawa Kebijaksaan orang lain, benarkah?

Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama LotusChef

Sutra Avatamsaka: Buku 1, Bagian 1.7 – Ulasan



Ditulis oleh Lotuschef – 2 Maret 2013
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: 华严经 Avatamsaka Sutra: Book 1, Part 1.7 – Review

VM yang menarik jubahku dan kemudian memberiku ceramah yang “mencerahkan”, juga memberitahuku sesuatu yang sangat menarik! :)

Ia katakan kalau selama ini aku hanya berimajinasi membayangkan percakapanku dengan Guru. Mereka adalah pengejawantahan dari proses kebatinan dan pikiranku saja!

Hahaha!
Kalau kamu benar-benar mengikuti hal-hal yang aku tulis selama ini dan juga pembahasan mengenai sutra ini, kamu akan sadar bahwa dia belum beryoga dengan Guru.

Di tahun 2009 akhir saat aku masih berada di Seattle, di Villa Pelangi setelah puja api homa, Guru katakan bahwa Padmakumara ada di mana saja. Kamu hanya perlu memanggil “Shizun (Guru), tolong aku”, dan beliau pasti akan menolongmu, di manapun dan kapanpun!

Itu sudah tiga tahun lalu dan sepertinya yang dikatakan oleh Guru tidak masuk atau menembus otak orang ini.

Di dalam sutra ini, Buddha/para Buddha berdiam di segala penjuru. Mereka membimbing semua insan menuju Kebahagiaan dan Nirvana pada akhirnya!

Aku tuliskan sebagian yang VM ini katakan kepadaku di: Ucapanmu Melambangkan Dirimu [2].

Hahaha! Masih ada lagi berhubung dia menempel kepadaku terus selama lebih dari 30 menit! :)

Hanya membaca sutra ini dan bagian tersebut langsung mengingatkan banyak hal.

Konsep dan Pola Pikir sungguh tidak mudah dipahami banyak orang.
Guru di Rumah Ibadah Xiang Hua kemarin sekali lagi memberi kita Kunci untuk memahami dan berlatih dengan baik!

Bersih Suci [清净] adalah Kuncinya.
Makanya orang dengan terlalu banyak nafsu duniawi tak akan bisa mencapai yoga yang sejati dengan para dewata.

Tak perlu dibicarakan lagi, saat Guru menunjukkan bahwa mereka yang mengenakan topi mahkota dan duduk di sebelah-sebelahnya, semuanya pergi mengejar orang yang menang lotere – mereka juga menginginkan sebagian dari uang lotere itu untuk mereka sendiri.

Kenapa kepemilikan materi-materi duniawi menjadi prioritas utama dalam agenda-agenda mereka?

Dengan segala kerendahan hati, aku masih memberikan saran yang sama: bila kamu benar-benar serius dalam melatih diri, jagalah jarak dengan orang-orang seperti ini. Jauhilah dan jangan dengarkan mereka. Hanya dengarkan Guru sudahlah cukup bagi mereka yang tulus dalam melatih diri.

Salam semuanya. Tetaplah bersamaku melanjutkan perjalanan ke dalam sutra yang menakjubkan ini. :)

Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Sutra Avatamsaka: Buku 1, Bagian 1.5 – Ulasan

Shri Vajrasattva beserta semua anggota
dalam majelisnya

Ditulis oleh Lotuschef – 28 Februari 2013
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: 华严经 Avatamsaka Sutra: Book 1, Part 1.5 – Review
Image © Victoria and Albert Museum, London, UK

Banyak orang suka ramal-meramal, tapi saat kamu membaca bagian ini, kamu akan tahu bahwa mereka para pelatih diri atau Yogi yang Sejati, mampu membaca kehidupanmu di masa lampau, saat ini, dan masa mendatang hanya dengan sekilas pandang!

Kuncinya adalah keberhasilan dalam beryoga dengan Sang Guru Akar dan Vajrasattva, bukannya mereka yang kamu bayar dengan jumlah yang fantastis untuk memuaskan “pola pikir duniawimu” sehingga mereka bisa memperkaya diri dengan uangmu.

Jadi segera sadarlah!

---

Hari ini aku menerima email berikut:

{Kakak,
Berikut adalah brosur acara pengumpulan dana dari Vihara XXX dalam bahasa Mandarin dan Inggris, yang bisa kamu unduh juga dari situs berbahasa Inggrisnya di: www.......
Mereka masih menyelesaikan situsnya yang dalam bahasa Mandarin.
Mohon bantuan juga untuk menyebarkannya supaya orang-orang lain tahu kesempatan untuk turut berdana untuk mendukung pembangunan Vihara XXX.}

Balasan surat dariku:

Halo sayang,
Hahaha!
Aku tidak mendukung pembangunan vihara ini.
Karena aku percaya bila tujuan mereka adalah memberi manfaat para insan, maka para Buddha-Bodhisattva pasti akan memberikan semua dukungannya kepada mereka.
Kamu dengar apa yang dikatakan Guru di ceramah-Nya di Xiang Hua hari Minggu kemarin?
Beliau katakan bahwa pelatih diri yang sejati adalah ia yang terkaya!
Salam.

---

Teman-teman yang terkasih, banyak rumah ibadah yang selalu kekurangan dana saat sedang dalam tahap pembangunan.
KENAPAKAH? Karena mereka masih belum paham apa arti sesungguhnya dari sebuah RUMAH IBADAH!

Dengan Festival Qing Ming yang akan datang sebentar lagi, di mana banyak orang akan memberikan persembahan untuk para leluhur, para tim VM dan master yang seperti biasa akan pergi berkeliling untuk mengisi kantongnya dan terus mengatakan apa yang ingin kamu dengar.
Maka belajarlah Kebijaksanaan untuk Membedakan (mendeteksi). :)

Persembahan kepada para lelulur sepenuhnya bergantung pada Ketulusanmu, bukannya seberapa besar yang kamu bisa bayarkan!

VM yang melarang para umat menghadiri acara yang tak disetujui olehnya, pernah berkata kepada seorang umat yang telah melihat semua keanehannya dan berhenti menghadiri acara di rumah ibadahnya, bahwa “leluhurnya sedang menangis”!
Hahaha!

Ini tidak berprasangka loh!
Guru katakan masih banyak yang belum beryoga dengan-Nya, demikianlah para VM – Master – dan para pemimpin atau pengurus rumah-rumah ibadah tersebut benar-benar para pembohong kelas kakap. Apa tujuan utama mereka?
Mengeruk uang dari semua korban yang mudah dibohongi atau para insan yang bodoh!!

Ingatlah juga bahwa Ksitigarbha mengajarkan Rasa Bakti!
Maka siapapun ang mengadakan acara sadhana dengan Ksitigarbha sebagai Yidam Utamanya, harus punya Rasa Bakti dan Bodhicitta untuk semua insan, bukannya memikirkan cara untuk mengisi kantongnya sendiri lewat berbohong dan menipumu.
Yang orang ini lakukan, sungguhlah tak punya “kekuatan dharma” ataupun efek sama sekali! :)
Hahaha!

Dari sutra ini, kamu belajar bahwa Buddha menyerap semua dunia untuk menyelamatkan semua insan.
Maka kenapa masih membiarkan dirimu tertidur di dalam kebodohan dan rela dikeruk terus-menerus?

SAATNYA BANGUN!!!

Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Sunday, March 3, 2013

Sutra Avatamsaka: Buku 1, Bagian 1.3 – Ulasan

Buddha Locana (Mata Buddha) mengenakan mahkota singa

Ditulis oleh Lotuschef – 26 Februari 2013
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Avatamsaka Sutra: Book 1, Part 1.3 – Review

{AA: Hampir lupa memberitahumu.
Pagi ini, Guru datang ke dalam mimpiku dan menyuruhku mengulang kalimat yang diucapkannya:
“Tubuh dan mata Buddha adalah Vajra. Buddha. Buddha. Buddha.”
Beliau tersenyum setelah aku mampu mengulangnya.

Masih ada beberapa orang lagi di sebelahku.
Meski aku lupa kalimat lengkapnya, tapi bagian yang diulang tadi sekiranya adalah inti dari mimpi hari ini.

Kita tunggu saja apa yang Guru ingin sampaikan.
Salam, fashi tersayang :) }

{AA: Aku baru saja membaca artikel terbarumu: Aku Bantu Kamu Meminta Kepada Guru.
Lucu sekali.
Tapi itu membuatku menyadari saat melihat Guru yang telah membabarkan banyak kunci rahasia sadhana untuk yidam-yidam tertentu; itu sama artinya dengan beliau yang rela berbagi dan tak takut kehilangan apapun karena diambil orang.
Sungguh kerelaan dan amal yang tiada tara, tapi sebaliknya para VM sepertinya malah takut akan kebenaran ini.}

{LC: Hahaha! Meski belum tentu benar, tapi kalau aku boleh menebak, Guru memberitahumu untuk menggunakan tubuh dan matamu serta aksimu sebagai vajra, menjalankan bodhicitta dan menegakkan Buddha Dharma!
Dan itu sudah kamu lakukan lewat terjemahan!
Hehe!

VM ini si mamasan dari XX!
Ia sama sekali tidak melatih diri layaknya seorang pemeluk agama Buddha!}

AA sayang, kamu juga menakutkan! Sutra Avatamsaka bagian 1.3 membahas mengenai tubuh Buddha: berbagai metode untuk menyelami pencerahan para Buddha dari segala masa semuanya nampak dalam Tubuh Buddha ~ Inilah pembebasan yang didapatkan oleh Suara Kebebasan.}

Hehehe!
Ya! Aku masih melanjutkan berbagi sutra ini betapapun letihnya diriku! :)

[Tubuh Buddha bagaikan angkasa, tanpa bentuk dan tiada habisnya; leluasa, ia mencakupi sepuluh penjuru...] }

{AA: Wah, ya sekarang jadi kelihatan seram! Hahaha.}


{LC: Aku akan mengunggahnya sekarang.
Sabda-sabda di dalamnya memang mengerikan (baca: mengagumkan).
Kau ingat foto-foto di mana patung Buddha menjadi terang sekali hingga tak jelas dilihat saat Lian Yi fashi dan aku difoto?
Hilang lalu Muncul dan kemudian Lebih Menghilang lagi?
Ada potongan dari bagian 1.3 ini yang juga membahas tentang hal tersebut!
Hahaha!

Berikut kutipan dari Sutra:

[Tubuh Buddha yang suci dan selalu tenang damai; Terang sinarnya menjangkau hingga ke seluruh dunia; Ia tidak berlambang, tanpa corak, tanpa citra, bagaikan awan-awan di angkasa, demikianlah ia dilihat.]

[Tubuh Buddha bagaikan angkasa, tanpa bentuk dan tiada habisnya; leluasa, ia menyerap sepuluh penjuru. Semua manifestasi yang muncul sesuai dengan jodoh dan kebutuhan bagaikan ilusi sihir:...] }

---

Teman-teman sekalian yang terkasih,
Masih turut bersamaku dan menikmati perjalanan kita dalam Merayakan Pencerahan Sang Buddha?
Tetaplah bersama dan jangan sampai terpencar dari teman-teman.
:)

Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef


Related Posts: