Showing posts with label gila. Show all posts
Showing posts with label gila. Show all posts

Sunday, October 7, 2018

Saat Langit Menginginkan Kematiannya, Maka Akan Membuatnya Gila Terlebih Dahulu [天欲其亡,必令其狂]



Ditulis oleh Lotuschef – 18 Juli 2018
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: [天欲其亡,必令其狂]~ When Heaven wants it's demise, ensure it goes crazy first



老子道德经说:Mengutip Dao De Jing dari Laozi:
[天欲救之 以慈卫之 天欲灭之 以狂予之]
Saat Langit ingin menyelamatkannya, maka akan menggunakan Metta (Welas Asih) untuk melindunginya.
Saat Langit ingin membinasakannya, maka akan menggunakan kegilaan sebagai pemberiannya.

古語有云:「天欲其亡,必令其狂」;
西方的《聖經•舊約》有「驕傲在敗壞以先;狂心在跌倒之前」;
Di Barat ada [Alkitab Perjanjian Lama] yang mengatakan [Keangkuhan adalah awal sebelum kehancuran, Kegilaan adalah awal sebelum kejatuhan];
古希臘作家歐底庇德斯說「神欲使之滅亡,必先使之瘋狂」。
Euripides, seorang penulis berkebangsaan Yunani mengatakan: Saat Tuhan menginginkan sesuatu hancur, sudah pasti akan membiarkannya menjadi gila terlebih dahulu.

中西方未曾謀面的先哲,不約而同地說出同樣的話語,著實讓人震驚。

老子道德经说:Mengutip DaoDe Jing dari Laozi:
第七十三章  Bab 73
1 勇于敢则杀﹐勇于不敢则活。此两者﹐或利或害。
2 天之所恶﹐孰知其故﹖
3 天之道﹐不争而善胜﹐不言而善应﹐不召而自来﹐繟然而 善谋。
Jalan Langit dicapai tanpa konflik, menanggapi tanpa kata-kata, mewujud tanpa pengundangan, merencanakan dengan tenang dan pasti berhasil saat dilaksanakan.
4 天网恢恢﹐疏而不失。

第八十一章 Bab 81
1 信言不美﹐美言不信。
2 善者不辩﹐辩者不善。
3 知者不博﹐博者不知。
4 圣人不积﹐既以为人己愈有﹐既以与人己愈多。
5 天之道﹐利而不害。圣人之道﹐为而不争。
Jalan Langit memberikan manfaat, bukan kerugian. Jalan Suciwan terlaksana tanpa konflik.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Hahaha!
Teman-temanku yang terkasih, bila kamu melihat apa yang terjadi dari sejak awal kisah tuduhan “Meninggalkan TBS” yang diprakarsai oleh sang mantan penerus - semuanya adalah seperti yang Mahaguru Laozi katakan!

Ya! Seseorang yang dipenuhi dengan Racun Ego dan Keserakahan, akan menjadi gila dalam proses memuaskan keinginan dan khayalannya, dan tentunya, akan berakhir dengan kejatuhan atau kematiannya!

Kawan-kawan sekalian,
Jalan Langit menjadi relevan bagi mereka para murid yang tulus mempelajari Buddha Dharma.

Jangan buang-buang waktumu mengejar hal-hal yang tidak berguna, nikmatilah apa yang Mahaguru Laozi ajarkan!


Salam Metta,


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Tuesday, July 28, 2015

Kamu Tak Paham Maksudku, Lantas Aku Gila!



Ditulis oleh Lotuschef – 23 Juli 2015
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: You Don't Understand My Words, So I Am Crazy! 你听不懂我的话,那我是疯子!




Hahaha! Lihatlah Lotuschef dari dekat, apakah dia Gila?


Oktober 2009, Vajragarbha Seattle:

Fashi XR bilang kepadaku: Aku hendak bantu orang-orang membeli 菜包 (roti vegetarian) untuk dipersembahkan kepada para leluhur. Kamu mau beli juga untuk leluhurmu?

Aku menimpalinya: Tidak. Terima kasih. Aku akan memberikan persembahan lain. Lagipula leluhur tiap orang adalah leluhurku juga!

Hehe! Ia melotot marah sambil melontarkan kata-kata kalau aku gila!

~~~~~~~~

Singapura, 2010:

Aku mulai memimpin sadhana bersama di rumah ibadah setempat, sebagian besar adalah Empat Prayoga dalam Bahasa Inggris.

Aku menjelaskan visualisasi 4 Batin Yang Tak Terhingga (Apramana) dan cara melebur semua insan dan diri sendiri menjadi SATU!
Dari sana, kita tak punya lagi yang namanya musuh karma, orang tua, teman, … berbagai jenis Perbedaan lagi.

Seorang fashi bilang kalau aku salah dan gila!
Ia memberitahu para umat bahwa musuh karma kita jumlahnya tak terhingga. Satu kumpulan pergi, maka satu kumpulan lagi akan muncul!
Tak akan pernah selesai memohon maaf atau melimpahkan pahala kepada para musuh karma sendiri!

~~~~~~~~

Di Facebook:

Aku membaca sebuah tulisan teman murid yang percaya akan seseorang lain yang sangat “sakti” dan membayar uang dalam jumlah besar kepada orang tersebut untuk melakukan ritual yang disarankannya sebanyak 108 kali atau lebih!
Itu untuk membersihkan musuh karmanya atau “serangan” nasib sial yang menderanya saat itu!

Aku bilang:

Kita masing-masing perlu memohon maaf dengan tulus, lewat usaha sendiri, bukannya membayar orang lain untuk melakukannya.

Dan juga saat kita melimpahkan pahala, kita melimpahkannya untuk Semua Insan, bukannya untuk diri sendiri atau untuk musuh karma kita atau untuk seseorang tertentu!

~~~~~~~~

Hahaha! Selama bertahun-tahun, banyak orang yang menjulukiku Gila; omonganku tak masuk akal; menyesatkan; menghasut dan mengacaukan pasamuan Sangha; bergabung dengan kelompok-kelompok yang mencemarkan nama Mahaguru Lu; melawan otoritas; …..

TAPI SEKARANG?!
Kalau kamu benar-benar mendengarkan ajaran ataupun ceramah dharma Mahaguru Lu, ataupun membaca karya tulisnya,
Dan bila kamu bisa paham sekitar 50% saja dari apa yang beliau ajarkan,
KAMU pasti telah mengembangkan kebijaksanaan yang penting untuk melihat apakah Lotuschef benar-benar gila atau malah sebaliknya!

无我 Tidak mementingkan diri sendiri! Adalah kunci utama untuk mencapai Kebuddhaan!

2015-05-31《蓮生法王開示》學習無我捨身法:

如果你出家了,你的心還在顛倒妄想,你的心就會產生恐懼。
因為顛倒妄想不是得就是失啊!對不對?
只要你顛倒妄想就有得失啊!

你迷錢,你還拿著彩券讓師尊加持,光頭裡面還有拿著彩券讓師尊加持,不是得就是失啊!


真佛宗弟子也是蠻厲害的,真的,美國的大樂透,蓮花梭麥就拿了大樂透的第一特獎,大家知道的。
他不敢來西雅圖雷藏寺,也不敢來彩虹山莊,因為幾個上師都知道他,所以建廟需要錢的上師,全部都追著他,追到他不敢來。

台灣那一個比較聰明,台灣有一個得到三十億的,聽說是四個人得到,他是其中一個,也是真佛宗的弟子得到三十億台幣。

大家一聽到,連光頭都拿著彩券讓師尊加持,他希望他也能夠得到,光了頭啊!一根毛都沒有。
我告訴你喔!一毛都沒有啦!還想得失啊!不要去想了啦!


~~~~~~~~

SAAT kamu masih punya kepentingan ini dan itu;
SAAT kamu masih berpikir kamu butuh ini dan itu;
SAAT [KAMU] menyingkirkan orang-orang lain;
KAMU tak akan pernah paham apa itu “Tak Mementingkan Diri Sendiri” dan tak akan menemukan jalan menuju Kebuddhaan!

Hahaha!
Menurutmu aku gila?
Peduli amat apa yang kamu pikirkan!!!


Salam semuanya.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Monday, August 5, 2013

Kebijaksanaan yang nampak gila – 失魂 Roh yang hilang


Ditulis oleh Lotuschef – 18 Juli 2013
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Crazy Wisdom – 失魂 Lost Spirit


Bila melihat foto-foto di atas dengan teliti,
Di sebelah kanan bawah akan terlihat arwah dengan moncong bebek, mengenakan topi dan tubuhnya berbentuk tengkorak?
Di kiri terlihat arwah lain yang juga seperti bebek sedang berbaring di lantai.

Wah menarik.

Aku sempat melihat seorang aktris china dalam sebuah seri drama, dan seperti yang Guru gambarkan, ia menunjukkan tanda-tanda (kelahiran di) Neraka.
Di dalam serial ini, ia berperan sebagai seorang ibu dari seorang pemeran utama.
Perannya adalah sebagai seorang ibu yang penuh kasih, jadi seharusnya tidak menggunakan dia dalam peran ini.
Ia bisa berperan sebagai ibu tiri atau mertua yang jahat, tapi sebagai ibu si pemeran utama, wah sangat tak cocok lol!

Hahaha! Jadi di sini aku ingin menyampaikan apa?

Teman-teman sekalian yang terkasih, bila kamu mempelajari atau mengamati orang-orang di sekelilingmu untuk beberapa lama, ditambah kamu memahami pengaruh karma pada setiap insan, kamu lama-lama akan punya “portfolio” di dalam pikiran virtualmu (Otak) untuk melakukan perbandingan dengan cukup akurat.

Inilah salah satu bentuk dari Kebijaksanaan Pengamatan yang Menakjubkan. :)

Saat mempelajari dialog percakapan dalam beberapa hari terakhir ini, aku jadi paham mengapa beberapa orang “kehilangan sebagian dari roh mereka” dan untuk beberapa kasus malah kehilangan sampai sebagian besar.

Karma adalah jawabannya.

Untuk setiap hal yang kita lakukan, mereka membangun pengaruh karma terhadap diri kita sendiri, dan “paparan dalam jangka panjang” akan mengubah penampilan kita – dalam kata lain: kebaikan atau kejahatan kita akan termanifestasi dalam tubuh fisik kita.

Oleh karenanya kita mungkin pernah melihat beberapa orang mengalami kecelakaan yang seharusnya tak terjadi dan pada akhirnya mereka menjadi lumpuh atau cacat karena kehilangan bagian tertentu dari tubuh mereka.

Tapi topik di sini adalah sebagian atau seluruh bagian dari intisari spiritualmu yang hilang karena mengalami Trauma atau pengalaman hidup yang membahayakan.

Bila dipikirkan: orang yang menderita Lupa Ingatan (amnesia) setelah mengalami kecelakaan, ini karena apa?

Para musuh karmanya telah datang untuk menagih hutang darinya. Mereka membuatnya menjadi “tidak utuh” lagi!

Kamu bisa saja kehilangan sebagian dari intisari rohmu dan menjadi kehilangan kejernihan berpikir atau sering melamun, atau bahkan bila kamu kehilangan semua rohmu maka secara medis kamu akan divonis menderita Amnesia.

Di lain kesempatan, kamu juga bisa kehilangan rohmu, lalu roh lain datang dan tinggal di dalam dirimu.

Isi otak kita ini sangat sulit diterka bahkan dengan ilmu pengetahuan medis yang sudah sedemikian maju.

Orang yang dianggap gila akan dikurung di dalam rumah sakit jiwa, DIKUNCI dan dijauhkan dari peradaban.

Setelah pengobatannya selesai, beberapa dari mereka akan dilepaskan namun juga akan dikurung kembali bila KEGILAAN tersebut kembali.

Menurutku, ilmu pengetahuan medis seharusnya turut bekerja sama dengan para penyembuh spiritual yang tulen untuk menyelamatkan mereka yang “kehilangan roh”-nya.
Hahaha! Maksudku adalah mengembalikan roh yang hilang tersebut ke “tempat tinggal” aslinya atau tubuhnya!

:) Teman-teman juga dipersilakan meninggalkan komentar dan umpan balik.

Mungkin bagi beberapa orang, topik ini agak menyeramkan, tapi bagi seorang yogi yang tulus, roh-roh juga merupakan bentuk kehidupan yang kita berjanji untuk selamatkan, bukan?

Salam semuanya.

Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Friday, August 2, 2013

Drukpa Kunley, Sang Suciwan Gila – Nirwana



Dibagikan dengan anotasi oleh Lotuschef – 16 Juli 2013
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Drukpa Kunley, The Divine Madman – Nirvana



Dikutip dari The Divine Madman, The Sublime Life and Songs of Drukpa Kunley:

Berikut adalah bagian akhir dari buku “The Divine Madman”.

[Karena ia merasa perlu memberikan pertanda yang penting, yang akan mampu mengulang pesan-pesannya kepada para insan, maka ia tak sepenuhnya melebur tubuhnya,
 

Demikianlah di dunia manusia ini ia meninggalkan berbagai miniatur yang sangat luar biasa: Shakyamuni, Avalokiteshvara, Tara Sang Penyelamat, Jowo Atisha, Hayagriwa dan Maha Sukha Dewata, serta para Buddha lainnya.
 

Ia juga meninggalkan banyak Ringsel.]

Jowo Atisha? Guru?
Hahaha!

Ringsel artinya Sarira. Guru katakan hanya mereka yang telah mencapai kesucian dalam pelatihan Buddha dharma-lah yang bisa menghasilkan sarira seusai tubuhnya dikremasi.

Dalam kasus mereka yang telah mencapai kebuddhaan, mereka bisa memilih untuk bertransformasi menjadi Sinar Pelangi dan “melebur” atau mentranformasikan tubuhnya menjadi berbagai Sarira, atau bahkan mempertahankan tubuhnya sebagaimana adanya.

Karena dia bisa memilih apa yang ingin dia tinggalkan, bukankah hal tersebut membuktikan bahwa dia telah mencapai Kesempurnaan Agung dan Ati Yoga?


Teman-teman sekalian sudahkah membaca buku ini?
Beberapa karya aktivitasnya ditulis di dalam Wikipedia – Drukpa Kunley juga.

Sajak mengenai Kebahagiaan
Aku bahagia karena aku seorang Yogi yang bebas.
Jadi aku semakin mampu menembusi kebahagian batinku.
Aku bisa melakukan hubungan seksual dengan banyak wanita,
Karena dengannya aku bisa membantu mereka memasuki jalan pencerahan.
Dari luar aku terlihat bodoh,
Namun di dalam, aku hidup dengan sistem spiritual yang jelas.
Dari luar, aku menikmati arak, wanita dan musik.
Namun di dalam, aku bekerja untuk memberi manfaat bagi semua insan.
Dari luar, aku terlihat hidup untuk kesenangan diri sendiri saja.
Namun di dalam, aku melakukan semuanya di saat yang tepat.
Dari luar aku terlihat seperti pengemis compang-camping
Namun di dalam, aku adalah seorang buddha yang penuh kebahagiaan.

Lagu mengenai Sukacita
Seorang perempuan muda menemukan sukacitanya dalam cinta. Seorang lelaki muda menemukan sukacitanya dalam seks. Seorang pria tua menemukan sukacitanya dalam riwayat hidupnya. Inilah ajaran mengenai tiga sukacita.
Ia yang tak tahu kebenaran, pasti akan kebingungan. Mereka yang tak punya tujuan, tak akan mampu berkorban. Mereka yang tak punya keberanian, tak akan menjadi seorang Yogi. Inilah ajaran mengenai tiga ketidakpunyaan.
Bahkan bila seseorang tahu laku kebijaksanaan, tanpa melatihnya maka tak akan muncul realisasinya. Dan bahkan bila seorang guru menunjukkan jalan bagimu, kamu masih harus menjalaninya sendiri.

Lima Jalan Kebatinan
Aku melatih disiplin diri. Aku bermeditasi setiap hari.
Aku menganut ajaran cinta kasih. Aku bekerja layaknya seorang ibu dan ayah dari semua insan.
Aku melakukan sadhana dewata yoga. Aku membayangkan diriku sebagai seorang Buddha dalam penyatuan dengan alam semesta.
Aku membaca buku semua ajaran agama dan mempraktekkannya semua di saat yang tepat.
Hidup ini adalah guruku dan kebijaksanaan batin adalah pembimbingku.


[Bahkan bila seseorang tahu laku kebijaksanaan, tanpa melatihnya maka tak akan muncul realisasinya. Dan bahkan bila seorang guru menunjukkan jalan bagimu, kamu masih harus menjalaninya sendiri.]

Aku juga berbagi konsep yang sama, bukan?
Akupun mengatakan: Guru bisa melengkapimu dengan berbagai sumber daya dan keahlian yang dibutuhkan untuk mendaki sebuah gunung, dan bahkan membawamu hingga ke kaki gunung.
Namun, mampukah kamu mencapai Puncaknya dengan usahamu sendiri?

Melatih diri sungguhlah antara Gurumu dan dirimu sendiri.
Orang-orang lain tak bisa mengumbar berkat dan janji yang mampu membawamu hingga ke puncak.

Karena dengan mempraktekkan “Jalan-jalan Kebijaksanaan”, kamu akhirnya akan mencapai realisasi.

Salam semuanya.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef