Showing posts with label maharaja avalokiteshvara. Show all posts
Showing posts with label maharaja avalokiteshvara. Show all posts

Thursday, September 12, 2019

Membalas Email – Memohon Dukungan Doa



Dibagikan oleh Lotuschef – 7 November 2015
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: EMAIL – Re: Request Prayer Support



Email asli ada di bagian bawah artikel ini dan dikirimkan ke Pure Karma.
Bila dilihat ada tertulis Lama Lotuschef dan 莲廚法师 disalin dari blog.

Email ini seharusnya ditujukan ke lembaga Buddhis Malaysia, bukannya ke Pure Karma yang berbasis di Singapura dan Indonesia.

Si penulis tidak menyertakan alamat orang yang ia rasa butuh dukungan Doa dari semua “umat buddha”.

Teman-temanku yang terkasih,
Bantuan jarak jauh – bukan mengirimkan nama, tapi justru alamat dan juga foto orang yang bersangkutan.

Cukup jelas bahwa si penulis bisa membaca blog bila ia dapat melakukan “cut & paste” nama Lotuschef.
Kiranya bentuk bantuan apa yang terbaik untuk si penulis dan istrinya?

Memohon bantuan doa?
Berharap agar semua umat buddha dapat mendoakannya?

Dari isi email tersebut, kalau kamu memahami Karma dan cara kerjanya, apa yang harus kamu lakukan?

  1. Memohon maaf
  2. Membayar hutang
  3. Beramal dan memberi manfaat kepada para insan

Ini bukan masalah kegagalan yang telah berlangsung selama 15 tahun, justru sebuah kisah sukses ketabahan hati selama 15 tahun.
Kedua belah pihak mampu [Melakukannya Sendiri]!

Daripada meminta Dukungan Doa, belajarlah dan japalah doa sendiri, kemudian limpahkan jasa pahalanya untuk semua insan.
Semua insan – berarti termasuk diri sendiri, para musuh karma, keluarga, teman, dan mereka yang tak ada hubungannya denganmu saat ini.
Dengan cara ini, kamu memohon maaf kepada mereka tempat Anda berhutang, dan menyapa “Hai” kepada mereka yang Anda tidak berhutang dan belum ada hubungan.

Mencari bantuan dari orang lain?
Artinya kamu menciptakan hutang lebih banyak.

Di dalam blog ini, ada banyak rekaman sutra dan yang paling mudah adalah Sutra Maharaja Avalokiteshvara (Gao Wang Sutra).
Alternatif lain adalah menjapa nama suci Buddha seperti “Namo Amituofo” dan melimpahkan jasa pahalanya untuk semua insan dan mendoakan mereka semua sehat dan bahagia ~ juga bisa dilakukan.

Demikianlah maka dirimu sendiri tidak menciptakan hutang dan juga mampu memberi manfaat bagi yang lain.
Dengan cara ini, kamu juga akan membayar hutang karmamu dan Membebaskan Dirimu Sendiri!

Si penulis merasa yakin bahwa para saudara kandung istrinya perlu menolong adik mereka (istri penulis).
Namun coba pikirkan: Sebelum menyalahkan para saudaranya karena keberatan untuk membantu, apa yang telah dilakukan si adik ini kepada mereka di masa kini dan masa lampau untuk mengucilkan keluarga?

Pure Karma selalu mendoakan kesejahteraan semua insan di segala upacara dan puja bakti yang dilakukan.

Kami tidak memilih pihak-pihak khusus untuk didoakan kecuali yang bersangkutan bersedia menolong diri mereka sendiri.

Uang bukanlah persoalan di sini!

Selama pihak yang bersangkutan bersedia melimpahkan pahala penjapaannya untuk para insan atau melakukan amal, mereka akan mulai menapaki jalan yang dapat “mengendalikan hidup mereka sendiri” 自主生死.

Saat si penulis merubah pola pikirnya bahwa orang-orang lain berhutang kepadanya dan harus menolongnya atau istrinya, ia akan belajar bahwa hanya ia dan ia sendirilah yang dapat mengubah hidupnya sendiri.

Jangan merasa yakin bahwa kamu punya hak atas segala hal!

Karma menjadi hal yang menakutkan bila isinya semua hal negatif!

Karma adalah milik sendiri, bukan milik insan lain!

Hahaha! Apakah aku tidak bermurah hati?
Bila kamu berpikir demikian, maka kamu tak paham bahwa PERTOLONGAN telah diberikan di dalam tulisan ini!


Salam semuanya.

Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

~~~~~~~~~~

Re: Request Prayer Support

Dear Lama Lotuschef
莲廚法师

My name is mervin chen & my wife name is Ms. Yap from Malaysia chinese.
Both of us suffering more than 15 years until now. Never have happy life.
[Selama 15 tahun tidak pernah punya hidup bahagia.]

Right now, I am working oversee due to having critical financial problem.
I left Malaysia since 2 year end of 2013. I have no choice but have tero leave my wife stay alone.
Before I left, facing terrible suffering sickness epilepsy and must working to support family.
My wife have sickness of depression, hatred, sadness since last 15 years not able to work.
[Saya bekerja di luar negeri karena ada masalah keuangan yang kritis. Istri tetap berada di Malaysia sendirian.
Saya menderita epilepsi dan harus bekerja mencari nafkah.
Istri menderita depresi, rasa benci, sedih karena 15 tahun tak bisa bekerja.]

That why, only me have to support her resulted heavy bank debts. The only hope is choose work oversee but have leave her living alone.
Since I left, she couldnt accet, depression, sucide, adnormal living same as begger life, choose to died not to live on.
As a result, she even increase hatred to me, her sickness until have tumor cancer since last year.
No financial support medication, alone, her sickness getting worst.
After doctor dianogse, she have tumor must have remove surgery, otherwise, getting bigger until blow sure will end of life anytime.
[Karena bekerja sendiri maka hutang bank juga besar.
Istri ingin mati saja rasanya. Ia begitu benci saya hingga tahun lalu tumbuh tumor.
Ia sendirian tanpa pertolongan medis, hingga memburuk.
Diagnosa dokter: harus dioperasi atau saat membesar bisa menyebabkan kematian.]

She dont have financial support for medication, no family support, alone, her sadness, depression getting deep, waiting time to go.
Doctor already warning must  do surgery since mid  last year.
From my side, i even have to work oversee in order to support her living and my heavy debts.
If I come back Msia, I not able to support family anymore, I will sue by Bank bankfrupcy.

Her condition, getting worst mentally suffering since I left, why to life, better died is best solution to her.
Within 2 year, she living with her own 2nd elder brother who rich, charge rental for the room. For her medication cost, all 3 brother refuse to share of support even daily food drink never provide for sick youngest sister.
[Kondisi mentalnya memburuk, merasa mati adalah solusi terbaik baginya.
Dalam 2 tahun ini, ia tinggal bersama 2 kakaknya yang kaya, masih juga dikenakan biaya sewa kamar.
Untuk biaya pengobatan, ketiga saudaranya menolak menolong, bahkan untuk maka-minum sehari-hari tak menyediakan untuk adiknya yang sakit ini.]

She like living outside person who rent  room from close brother. Eat herself, when sick, she have to look for doctor herself, call taxi, all brother working earn money more important. All brotherhood know she have critical sickness cancer stage but living with close one even worst.
[Harus ke dokter sendiri, semua saudara merasa mencari uang jauh lebih penting.]

End up she even depress, then try look for elder brother help who is the busniessman, all treat her as problem sickness ladies, no one willing to take care, she already JAGA not orang lain, all blame me.
Last 2 month, she can't living just go back hometown look for eldest like run from suffering live. But emotional suffering thousand times.

She try to go back KL to continue suffering life after go back hometown, also suffering living with eldest brother.
When she call back KL brother, inform that, her room was rent out to outside people.
All her belonging was thrown out.
She even want to died immediately, torture by close 3 elder brothers and blame all to me leaving her stay alone.
Her tumor cancer cell getting worst, pain everyday, emotion deeper thousand pain by torturing life by own family.
Worst is, her eldest brother use her name to apply 50 staff phone line owing DIGI morethan 20,000.00 etc , borrow bank loan resulted her name sue by bank, bankruptcy soon, saving account frozen etc
[Pulang ke KL juga masih menderita, tinggal bersama kakak tertua juga menderita.
Kamarnya disewakan ke orang luar dan barang-baranya dibuang.
Rasanya ingin mati saja, seperti disika oleh 3 saudaranya dan semua kesalahan dilempar ke saya.
Kakak tertua menggunakan namanya untuk suatu bisnis dan meminjam uang dari bank. Akan segera bankrut, namanya dituntut oleh bank, rekening dibekukan dll.]

No more meaning continue to live cheat by own brother and sister. Now, she no place to stay anymore, lost direction, no money, facing legal action but all cheated by close brother, have tumor cancer sickness, never dare to go thru surgery or further costly medication, worst emotional deeply depress cheat by close one, etc

I only can go back KL once a year by end of this month. At the same time, me also sue by bank  after six month overdue after I support her additional medical & living cost since last year etc.

Please advise how to help and request  pray support for her to go thru suffering life, I really feel sad is all my fault never give her happy life. I really dont what to do now.
[Mohon saran bagaimana mengatasi masalah ini dan memohon dukungan doa untuknya yang hidupnya menderita. Saya sangat sedih karena ini semua salah saya tak pernah memberikan kebahagiaan dalam hidupnya. Saya tak tahu harus berbuat apa sekarang.]

Hope all buddhist member can pray for her.
[Berharap semua umat buddha dapat mendoakannya.]

Fullname Yap Swee Hong

~~~~~~~~~~~~

Friday, November 10, 2017

Menyadari dan Mengamalkan



Ditulis oleh Lotuschef – 8 November 2017
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Realised and Use 悟与用


Di atas ini: Dari Mahaguru Lu ~ Buddha Dharma adalah untuk menyaksikan gudang harta di dalam batin diri sendiri.
Ialah 内明之学 ~ yang berarti menimba ilmu pengetahuan sehingga batin akhirnya mampu memancarkan cahaya, menimba ilmu dari kondisi orang awam hingga mencapai pantai seberang.

Di ceramah Mahaguru Lu baru-baru ini, beliau membahas mengenai Mandala!
Ya, berbagai mandala ini ada di dalam diri kita masing-masing!

Mungkin kamu ingat ada banyak artikel yang telah kutulis perihan Formasi Mandala?

Dan juga artikel: Pemakaman Berjalan 移動墳場

Kutipan:

[---Komentar Lama Lotuschef:
Hahaha! Terdengar menakutkan???
Jadi ingatlah untuk selalu melakukan penyeberangan bardo sebelum makan. Menyeberangkan semua arwah binatang, serangga, bakteri… dengan cara itu, kamu tidak lagi menjadi sebuah pemakaman berjalan! ---]

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Hahaha!
Bila di dalam dirimu bukanlah sebuah Mandala, maka sungguhlah kamu sebuah Pemakaman Berjalan!

Sebuah cara yang mudah untuk membangun Mandala adalah dengan Mandala Padmakumara Putih dan juga Maharaja Avalokiteshvara (Gaowang), dengan Borobudur sebagai panduannya!

Daripada menyia-nyiakan waktu untuk merugikan orang-orang lain, mengapa kamu tak mencoba melatih hal-hal menarik yang aku bagikan kepadamu?

DAN RENUNGKANLAH: Punyakah kamu hal-hal yang BERGUNA seputar Buddha Dharma untuk dibagikan denganku? Bila tidak, mengapa aku harus mendengarkanmu?
Apalagi sampai mengharapku mematuhimu!!!


Salam Metta,

Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Thursday, December 29, 2016

Hati-hati! Awas!



Dibagikan dengan anotasi oleh Lotuschef – 25 Desember 2016
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: 当心!Beware! Awas!


Dari arsip percakapan 25/12/2016, 20:20

[--- B: MyT..... http://www......
真佛 “圣诞片” (今天3pm,7pm 或11pm) 高王经传奇 “凌波仙子” – yang berarti Peri Ling-po
下次重播,今晚 (25/12/16) 7pm 及 11pm
🙏🏻🙏🏻

Lama: Jangan buang-buang waktumu menonton itu. Lebih baik kamu menjapa sutra. Ada banyak gadungan di mana-mana dan banyak orang yang mengikuti mereka untuk memuja hantu pula.

B: Oh begitu… tak ada niat ntuk menontonnya juga lol

Lama: Jadi lebih baik tidak membantu menyebarkannya pula

B: Ok

Lama: Banyak yang membantu orang-orang yang menakutkan ini dengan menyebarkan berita bahwa mereka sakti. Kini mereka naik ke panggung sebelum Mahaguru memberikan ceramah dan menceritakan kisah-kisah penderitaan yang harus mereka lalui karena mempercayai para gadungan tersebut.

什么仙子。。 小心!  (Peri apa?... Hati-hati!)

Bahkan komite pusat juga tak mampu membedakan mana yang gadungan dan malah membantu mempromosikan mereka lewat dari 30 tahun lamanya 😃 ---]

~~~~~~~~~~~~~~~~~

Teman-temanku yang terkasih,
Di masa yang penuh gejolak ini, di mana orang-orang mulai bermunculan sambil meratapi berbagai pengalamannya, yang mereka duga akibat dari membabi buta mempercayai XX dari rumah ibadah Purple Lotus,
di sini memohon janganlah mengangkat hal-hal yang kamu sendiri tak paham sepenuhnya!

Meski Sutra Maharaja Avalokiteshvara (Gaowang) ditransmisikan oleh Mahaguru Lu, kamu tidak perlu sampai harus mengetahui pengalaman atau mujizat yang orang-orang lain klaim telah dapatkan!

Kamu hanya perlu Bersadhana seperti yang diajarkan oleh Mahaguru Lu!

Menjapa Mantra ataupun Sutra dengan tulus dan pikiran yang terfokus.
Ingatlah: Membentuk Mudra, Bervisualisasi dan Menjapa Mantra/Sutra!

Dan jangan mendewa-dewakan mereka yang mengaku sangat “sakti” dan merupakan reinkarnasi atau “tubuh belahan” dari dewata manapun!
Hahaha! Ada banyak gadungan di luar sana dan aku telah menyoroti beberapa dari mereka di artikel-artikel yang kutulis di dalam blog ini!
Jangan menghamburkan waktumu, kamu juga tak perlu tahu siapa yang gadungan, fokuskan waktumu untuk bersadhana saja sudah cukup!

Segala yang kamu perlukan hanyalah Guru Akar (Mulaguru)-mu satu-satunya!

Orang-orang membayar dalam jumlah besar untuk ritual dan rajah (fu) kepada para VM ataupun mantan VM!
Bahkan kepada “burung hijau” yang bukan seorang VM!

Hahaha!
Dengan adanya Kisah Purple Lotus ini, bukankah kamu seharusnya tersadarkan?

Seorang VM yang mengaku telah “membersihkan” altar atau kediamanmu dalam waktu kurang dari 3 menit, dan yang dilakukannya hanyalah jalan berkeliling, kemudian kurang dari 3 menit sudah keluar!
Hahaha!
Mahaguru bilang para VM ini sungguh sakti, mampu menyelesaikan segalanya dalam waktu yang sangat pendek!

SUNGGUH!
Kamu telah tertipu!
Orang-orang ini tak punya kesaktian atau kemampuan untuk melakukan hal-hal seperti yang mereka janjikan!

Mengapa kamu sampai berpikir bahwa kamu butuh para gadungan tersebut untuk menolongmu?
Justru itu adalah kesalahanmu sendiri bila kamu menjadi salah satu korban yang kena tipu oleh para gadungan berkedok agama ini!

Seperti yang kusarankan kepada si murid B, jauh lebih berguna bila ia menjapa mantra atau sutra, dan tidak membuang-buang waktunya menonton orang-orang yang memamerkan “pengalaman kebatinannya”!

Mohon selalu dekatkan dirimu dengan Mahaguru Lu dan ajaran-ajaran beliau!

Saat kamu bersadhana dengan baik, maka seperti yang Mahaguru Lu katakan, kamu akan mengetahuinya sendiri!

Tak perlu mendengarkan kisah-kisah orang lain, dan kemudian menggunakan kata-kata mereka dan mencoba meniru visualisasi dari mereka!

Sungguh menakutkan bila kamu mengada-ada dan membohongi dirimu sendiri!

Saatnya bangun!


Salam Metta,


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Wednesday, September 14, 2016

Sang Yidam Datang Untuk Mengajarmu



Ditulis oleh Lotuschef – 6 Juni 2015
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: 本尊来教你 Yidam Comes To Teach You


Di atas: Shakyamuni Buddha, yidam yang hadir di saat Samadhi.
Di bawah: Vajrasattva yang hadir di saat itu.


Di atas: Duduk di luar aula Jin-mu di Vajragarbha Caotun, Jin-mu hadir sebagai yidam yang memberikan bimbingan.


Di atas dan di bawah: Kehadiran bola-bola cahaya yang menunjukkan kehadiran para dewata.


Di atas: Penampakan bola cahaya keemasan, bertepatan dengan visi Sharpyinma Prajnaparamita.


Beberapa jam setelah aku bersarana kepada Mahaguru Lu, beliau muncul di dalam mimpiku, sambil tersenyum dan melihat-lihat orang-orang yang mengerumuni diriku dalam versi muda, mereka meminta Eliksir Panjang Umur. Aku menjadi 30 tahun lebih muda!
Mahaguru Lu bilang bahwa beliau sedang melatih sadhana 回春法 (kembali menjadi remaja).


Empat hari setelah itu, aku sedang berada di dalam pesawat, terbang kembali dari Hong Kong.
Di tengah-tengah perjalanan, pesawat bergoncang dengan kuatnya.
Aku menyentuh gelang mala yang kukenakan dan melepaskannya dari pergelangan tangan untuk memulai menjapa mantra.
Bahkan sebelum aku memulai penjapaan, seorang Buddha muncul di hadapanku, ia berdiri dan nampak tinggi, tangan kanannya menyeimbangkan pesawat ke dalam telapak tangannya.
Goncangan langsung berhenti!
Aku menjapakan mantra Vairocana Buddha beberapa hari sebelum itu dengan menggunakan gelang yang terbuat dari semacam lilin wax yang kubeli di sebuah kios di luar Rumah Ibadah Wong Tai Sin, Hong Kong.


Dua puluh satu hari setelah bersarana, aku menjapa sutra Maharaja Avalokiteshvara (Gao Wang), muncul penampakan bunga lotus berwarna putih susu yang mulai mekar di Chakra Hatiku!
Total penjapaan saat itu sekitar 400+.

Sang Bodhisattva menampakkan diri dan mengajariku visualisasi bunga lotus yang mekar di Chakra hati dan penempatan semua dewata yang namanya disebutkan di dalam sutra!
Aku juga menjadi tahu bahwa Chakra Hati kita berada di tengah-tengah dada atau sternum kita, bukan seperti organ jantung yang posisinya lebih ke sebelah kiri dari sternum.


Banyak penglihatan yang muncul di saat bersadhana maupun di dalam Samadhi.

Yang kubagikan di Vajragarbha Seattle tanggal 7 November 2009 sewaktu ceramah dharma pertamaku, adalah salah satu yang menarik.

Kira-kira sekitar bulan Maret 2009, saat melatih sadhana 4 Prayoga di rumah ibadah setempat;
di saat kami menjapa 108 kali Mantra Guru sebelum memasuki bagian inti sadhana Yidam;
baru saja saat menjapa mantra tersebut sebanyak 7 kali, Mahaguru menampakkan diri di pusat bumi dan aku tahu saat itu aku adalah (telah berubah menjadi) Mahaguru!
Sejalan dengan penjapaan mantra, cahaya memancar dari Mahaguru ini dan membersihkan bagian dalam bumi, mengenyahkan segala kegelapan.
Begitu kegelapan tersebut meninggalkan permukaan Bumi, ada banyak duplikasi Mahaguru yang muncul dan memenuhi permukaan Bumi.
Semua Mahaguru melanjutkan menjapa mantra, memancarkan cahaya, dan menyelimuti bumi ini dengan cahaya putih yang tebal nan berkilau.

Betapa luar biasa dan nyatanya visi Transformasi atau Yoga ini, semua insan diselamatkan dan ditransformasikan menjadi Mahaguru, Buddha Hidup Lian Sheng.

Mahaguru yang datang dan mengajariku hal tersebut!

Hahaha! Ini berlangsung sebelum Visualisasi Kesunyataan pula!

Oh ya! Visualisasi kekosongan adalah hal yang baru saja dibahas Mahaguru Lu. Beliau katakan bahwa mereka perlu memvariasikannya, jangan terus-menerus dengan cara yang sama!


Di saat sesi sadhana bersama yang kupimpin.
Aku meletakkan murid WW ke barisan paling depan, di sebelah kananku.
Ia butuh bantuan.

Saat aku membentuk mudra Vajrasattva, beliau muncul dan menunjukkan kepadaku visualisasi berikut.
Vajrasattva muncul dari alam semesta yang kosong, dan dari chakra hatinya tampak roda mantra 100 aksara yang berputar, ia menyorotkan cahaya putih yang berkilau ke chakra hati si WW.
Jadi kujelaskan penampakan ini dan kita menggunakan metode visualisasi tersebut untuk sesi sadhana bersama di sana.
WW mendapatkan berkat yang melimpah dan ia masih terus menjapa mantra 100 aksara sebanyak 108 kali ataupun lebih setiap harinya! :)


Di acara lain, saat aku sedang bersiap menjapa mantra Maha Mayura, aku menyaksikan diriku sedang duduk dengan santai di atas seekor burung merak yang berwarna keemasan. Sang merak berjalan sambil mengayun dan bergoyang sambil menyusuri sepanjang lintasan yang di kanan kirinya berjejer pepohonan.

Aku tak membawa ornamen maupun senjata di tanganku juga saat itu!

Aku belajar untuk tak terpaku tangan mana sedang memegang apa, karena ada berbagai variasi dari citra umumnya.


Saat sedang mengunjungi Taiwan bersama dengan sekelompok murid dari rumah ibadah setempat;
aku  duduk di depan rumah ibadah bersama dengan raja naga danau di sana, aku melihat mural (lukisan dinding) bergambar 8 peri dan Jin-mu versi muda.

Seperti yang Mahaguru katakan, ada Jin-mu dalam versi muda!


Aku pun berkali-kali mengatakan bahwa selama kamu tulus, Mahaguru Lu akan mencari jalan untuk mengajarimu atau menunjukkan kepadamu cara bersadhana!

KUNCINYA: kamu harus percaya mutlak kepada Mahaguru Lu!

Banyak pengalamanku yang menjadi metode visualisasi dalam sadhana, dan aku juga banyak menuliskannya ke dalam blog ini!

Bila kamu sungguh-sungguh tertarik untuk memperluas pikiranmu, ikutilah tulisan-tulisanku dari awal!

Oh! Perlu diingat juga bahwa aku hanya bisa digerakkan oleh instruksi pribadi dari Mahaguru Lu, dan bukan oleh siapapun juga kecuali beliau!

Jadi mohon jangan buang-buang waktumu dengan memerintahku untuk melakukan ini itu!


Salam semuanya.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Sunday, October 20, 2013

Lotuschef Bercakap-cakap – Karma yang Mengerikan [2]


Ditulis dan dibagikan oleh Lotuschef – 2 Oktober 2013
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Lotuschef in Chat – Scary Karma [2]


Membayar Hutang Karma – bisa juga dilakukan dengan mempersembahkan kertas sembahyang untuk para musuh karma!
Guru sering mengajarkan cara ini!


[--- BB: Ya, menakutkan... oh ya ada kasus lain lagi.
Seorang anak laki-laki kira-kira berumur 3 tahun dan menderita penyakit kulit.
Kulitnya berubah jadi seperti kulit buaya atau reptil... dan Guru memintanya untuk membakar kertas sembahyang dan guo huo.
Itu bisa meringankan penyakit kulitnya.
Kira-kira itu yang aku lihat di sini, dan begitulah aku ingin berbagi dengan teman-teman semua bahwa karma benar-benar mengerikan. ---]

[--- PKV: Masalah kulit, Sutra Maharaja Avalokiteshvara (Gao Wang) adalah yang ideal untuk menyelesaikannya.
Tapi karena dia masih berumur 3 tahun, maka guo huo (berjalan melewati api) adalah alternatif yang lebih baik lol. ---]


Banyak orang yang mengajukan meminta kepada Guru!

Masih ingatkah suatu waktu Guru menulis artikel mengenai para Vajra Master yang menyarankan Guru untuk mengeluarkan Sertifikat yang menjamin para sponsor yang menyumbang, misalnya 1 juta, akan terlahir di Tanah Suci?!

Hahaha!
Itu ada di artikel yang sama di mana Guru mengatakan bahwa saat pensiun, beliau akan mengembalikan Ordo Satya Buddha kepada para Dewata dan Alam Semesta!



Di artikel Hantu Lapar [2], TS memberikan komentar:

Hantu lapar begitu serakah dan menyabet apapun yang bukan milik mereka. Mereka sangat mendamba untuk memilikinya!
Tak pernah sadar bahwa pada akhirnya mereka harus membayar berlipat-lipat ganda dari yang mereka rampas dengan serakahnya!


Salam semuanya.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Thursday, October 17, 2013

Lotuschef Bercakap-cakap – Karma yang Mengerikan [1]


Ditulis dan dibagikan oleh Lotuschef – 2 Oktober 2013
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Lotuschef in Chat – Scary Karma [1]


[--- PKV: Aku menulis 2 artikel baru! Beritahu aku bagus atau tidak. Menunggu komentar-komentar darimu! ---]

[--- AA: Lol... “Tak boleh melihat”!!! hahahaha.
Aku suka istilah “persaingan duniawi”.
Suka semuanya, pesan-pesanya tersampaikan dengan baik! ---]

[--- BB: Fashi sayang, artikelmu ditulis dengan bagus dan tidak berputar-putar. Aku harap orang-orang dari rumah ibadah bisa membaca tulisan-tulisanmu supaya mata mereka terbuka.

Artikelmu “Kapankah XX Akan Meninggal?” mengingatkanku akan sebuah kejadian beberapa minggu lalu.

Seorang ibu beserta dengan anaknya (12 tahun) datang ke Vajragarbha Seattle.
Itu adalah kali pertama mereka datang dan aku lihat Guru khusus memberkati anak tersebut dengan sekuat tenaga.
Keesokannya aku baru tahu bahwa si anak menderita suatu penyakit seperti glaucoma.
Jadi saat tekanan di dalam matanya terlalu tinggi, ia bisa menjadi buta atau bahkan meninggal karena syaraf-syarafnya pecah.
Aku tak yakin tentang nama penyakit ini sih.

Setelah makan siang, Guru kembali ke rumah putih, namun si ibu meminta Guru untuk berfoto dengan si anak. Guru menolak melakukan hal tersebut.
Si ibu kemudian memohon Guru untuk menyembuhkan anaknya... dan Guru menimpalinya: “Kamu bacalah Sutra Maharaja Avalokiteshvara (Gao Wang Jing) dan mohonlah pada Avalokiteshvara untuk menyembuhkan anakmu.”

Namun si ibu terus-menerus memaksa Guru untuk menyembuhkan anaknya sampai ke suatu titik di mana Guru mengatakan padanya: “Bahkan dokter saja tak bisa menjamin dia sembuh, kenapa kamu memintaku untuk menjamin kesembuhannya? Aku tentu saja memberkatinya, tapi kamu harus memohon kepada Guan Yin.”

Kadang kala orang-orang tak menyadari bahwa karma tak bisa dihindari... tapi si ibu tetap saja memaksa Guru untuk menyembuhkan anaknya.

Setelah beberapa kali Guru menolaknya, barulah si ibu pergi ke Vajragarbha untuk menjapa Sutra Maharaja Avalokiteshvara.

Aku merasa si anak ini 很可怜 dan aku tau betapa menderitanya si ibu harus melihat anaknya berjalan menuju kematian, tapi ya.... salah juga bila memaksa Guru sampai seperti itu.

Guru sampai berkata: “Kamu minta aku menjamin? Bahkan dokter juga tak bisa memberikan jaminan?!”

Dari sini aku merasa ini pelajaran bagus bagi kita semua tentang betapa mengerikannya karma itu.
Oh ya, kangen sama kalian semua...
Salam. ---]

[--- PKV: Ya! Bila karma sungguh berat, kita hanya bisa mengajari mereka untuk bertobat lol!
Seperti aku yang harus bertobat karena nakal dan tak ada hal lain yang lebih baik untuk dilakukan selain main-main memilih Presiden.
Meski pengumpulan suara sudah selesai dan sedang dalam proses penghitungan, aku masih tak boleh memilih salah satu dari mereka!
Tak boleh mencampuri urusan Karma!
Merubah jalannya Karma adalah tindakan kriminal berat lol! :) ---]

Salam semuanya.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Wednesday, April 17, 2013

Dialihkan ke Guru


Ditulis oleh Lotuschef – 12 April 2013
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Diverting to Guru


Halo semua, ingatkah suatu saat di hari Sabtu Guru katakan cara dia sembuh dari batuknya? :)
Beliau katakan kalau beliau bicara dengan Bunda Emas dari Kolam Kumala (Yaochijingmu).

Jadi beliau bertanya kepada Jingmu yang merupakan yidam utamanya, saat beliau batuk maka Jingmu juga batuk, dan batuknya ini menyebabkan rasa sangat tak nyaman, apakah kiranya Jingmu merasa nyaman saat batuk?
Wah setelah itu Guru segera sembuh dari batuknya.
Hahaha!

Seorang teman wajahnya menjadi perih kemerahan setelah menggunakan masker muka.
Ia tanya apakah kiranya aku bisa membantunya.
Kuberitahu dia bahwa Guru bilang untuk semua masalah kulit, penawarnya adalah Sutra Maharaja Avalokiteshvara (Gao Wang Jing)! :)
Hahaha!

Baik, inilah caranya:

Undanglah Guru dan japalah mantranya setidaknya 7 kali.
Lalu lakukan visualisasi Sutra Maharaja Avalokiteshvara yang sudah pernah kubagikan dalam blog.
Dengannya Sinar Cemerlang yang sangat besar akan terpancar keluar dari chakramu.
Sinar-sinar ini akan membersihkan atau menyucikanmu saat mereka memancar keluar!

Nantinya rasa pedih dari alergi yang kamu derita juga akan hilang.
Tentunya kamu harus benar-benar bisa melakukan visualisasi yang relevan dengan tepat!!! :)

Saat mengundang Guru & Maharaja Avalokiteshvara, kamu harus memohon bantuan untuk masalah yang sedang kamu hadapi.
Guru katakan kamu bisa mengalihkan semuanya kepada-Nya, dan beliau kemudian akan mengalihkannya (untuk dikosongkan) ke alam semesta.

Tentunya Sangat Penting untuk punya Iman & Kepercayaan Absolut kepada Guru!

Dan teman kita yang menderita alergi kulit tadi, mulai merasakan kehangatan dan berkeringat banyak dalam jangka waktu satu jam. Setelah itu ia merasa lebih baik, dan alerginya menghilang lebih dari setengah. :)

Ingatlah bahwa Kamu Bisa Melakukannya Sendiri!
Dengarkan Guru adalah Kunci bagimu!

Salam semuanya.

Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Wednesday, November 28, 2012

Lotuschef Bercakap-cakap – Butuh Bantuan



Ditulis dan dibagikan oleh Lotuschef – 27 November 2012
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Lotuschef in Chat – Help Needed

AA: Fashi, aku butuh bantuanmu untuk mendoakan nenekku di akhir minggu ini. Kondisinya mulai memburuk lagi. Sering pingsan, tapi dokter bilang semuanya baik-baik saja.

LC: Aku akan berada di Medan hari Sabtu ini. Apa kamu ingin dia membantu dirinya untuk melakukan pelimpahan pahala untuk para musuh karmanya?

Kamu juga bisa membaca Sutra Maharaja Avalokiteshvara (Gao Wang Sutra) dan melimpahkan pahalanya atas nama nenek untuk para musuh karmanya.

AA: Bagaimana caraku mendoakannya? Aku akan kembali ke Malaysia hari Jumat ini karena ibu akan merayakan ulang tahunnya di hari Sabtu ini.

Oh baiklah... aku akan turut serta berdana untuk pelimpahan pahala tersebut. Aku hanya perlu mengirimkan data nenek kepadamu?

Ya, aku membaca Sutra Gao Wang mulai kemarin, tapi masih kurang tekun. Harus berusaha lagi...

LC: Paket pelimpahan pahala untuk musuh karma seharga SGD 38 dan paling baik adalah melakukannya 7x.

Juga bisa memberikan teratai yang berisi berbagai macam persembahan atas nama nenek dan atas nama musuh karmanya. Satu teratai seharga SGD 10.

Sesi acara di Medan adalah pertobatan dan penyucian, sangat bagus untuk melimpahkan pahala dan memberikan persembahan untuk para musuh karma.

AA: Di dalam paket pelimpahan pahala untuk musuh karma isinya apa saja?

LC: Pagoda teratai, surat perintah, dan campuran kertas emas satya buddha.
Paling baik adalah membantu para musuh karma untuk berlindung (bersarana) bila sebelumnya belum pernah dilakukan.

AA: Dalam berapa hari kamu akan melakukan 7x pelimpahan pahala ini? Apa kamu melakukan 7x puja di Medan? Aku sudah melakukan sarana untuknya terakhir kemarin.

LC: Ok. Tujuh kali pelimpahan bisa dilakukan dalam satu sesi.

AA: Aku akan melakukan 1x denganmu untuk sesi puja di Medan. Sisanya aku juga akan mendaftarkan nenek dalam puja yang diadakan Guru di Taiwan.

LC: Ok. Terserah kamu saja tapi mohon baca Sutra Gao Wang lebih banyak untuk pelimpahan pahala baginya ya.

AA: Pasti. Terima kasih, aku akan mengirim dana beserta detilnya besok.

LC: Oh ya, kita juga akan melakukan amal untuk dua panti jompo di Medan atas nama Guru. Kamu juga bisa melakukannya atas nama nenek. Guru bilang itu salah satu cara untuk memberikan persembahan kepadanya.

AA: Aku sempat berpikir untuk mencetak sutra atas nama nenek...

LC: Bagus, tapi kalau mencetak sutra, kamu perlu memastikan mereka terbagikan, bukannya diam bertumpuk di dalam rak-rak atau kotak-kotak di ruang penyimpanan.

---

Teman-teman sekalian yang terkasih,

Guru berkata kalau Sutra Gao Wang adalah yang terbaik untuk membersihkan karma buruk secara efektif.
Sebenarnya kasus ini sedikit “hampir terlambat”.
Hanya saat kondisi nenek tidak baik, barulah melakukan sesuatu.

Melatih diri adalah praktik harian yang dilakukan secara teratur untuk memperbaiki kehidupan si pelatih yang bersangkutan. Pada saat yang sama, ia juga memperbaiki kondisi hidup mereka yang disayanginya dan juga yang berada di sekelilingnya.


Beramal? – Bila kamu benar-benar ingin melatih diri dengan baik, peduli akan sesama adalah sebuah KEHARUSAN. Inilah Bodhicitta, mau memprioritaskan kesejahteraan orang lain lebih dulu dibanding dirinya sendiri. Kamu membuka hati untuk semua insan, bukan untuk dirimu sendiri dan mereka yang kamu sayangi saja.

Paling baik adalah melakukan Amal, jangan menunggu hingga “Amal” yang mendatangimu. :)


Berpikir dengan bijak – Mencetak sutra adalah hal yang baik, tapi kalau cetakan-cetakan tersebut hanya tinggal di dalam rak atau ruang penyimpanan hingga berdebu dan memakan tempat, malah lebih baik menyalurkan danamu untuk hal-hal lain yang lebih berguna.

Aku pernah lihat tumpukan sutra di banyak rumah ibadah, baik lokal maupun yang di luar negeri. Vihara di Taiwan juga punya tumpukan Sutra Satya Buddha dan lainnya yang sangat besar.


Salam semuanya. Marilah kita semua melatih diri secara teratur.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef