Showing posts with label tulus. Show all posts
Showing posts with label tulus. Show all posts
Saturday, June 2, 2018
Memaksakan & Kepalsuan 勉强与做假
Ditulis oleh Lotuschef – 11 April 2015
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: 勉强与做假 Forced & Falsehood
Mahaguru Lu berulang kali menekankan bahwa kita tidak boleh memaksa orang lain untuk melakukan sesuatu hal dan juga tiada kepalsuan!
Amatilah baik-baik berbagai foto Mahaguru Lu di atas, kamu akan mendapatkan gambaran apa yang dimaksud sebagai Asli dan Alamiah! :)
Sayangnya itu adalah Kunci Utama keberhasilan dalam sadhana yang harus KAMU pelajari dan praktikkan!
Hahaha!
Salah satu kunci lainnya adalah “Lakukan sendiri” (DIY)!
Banyak orang yang Gagal mendapatkan jawaban dariku, kemudian mencarinya dari tempat-tempat lainnya!
Orang-orang inilah yang memenuhi berbagai acara yang dipimpin para VM di berbagai rumah ibadah setempat ATAU
Berbagai upacara yang dipimpin oleh Mahaguru Lu dengan motif yang tersembunyi!
Rekap: Mahaguru Lu bilang bila kamu mengatakan BELIAU telah membabarkan Buddha Dharma, maka kamu sedang memfitnah-NYA!
BELIAU katakan belum pernah menulis buku apapun pula!
Hahaha!
MENGAPA?
Kuncinya di sini adalah Alamiah atau Melebur dengan Alam Semesta!
Mampukah kamu?
Mahaguru Lu: Saat kamu sendirian di bulan, Buddha Dharma tidak diperlukan!
[Memahaminya dari sudut lain?]
KINI RENUNGKAN & APLIKASIKAN:
Kamu buru-buru mendatangi berbagai upacara
Untuk MENDAPATKAN Abhiseka;
Untuk MENDAPATKAN berkat demi berbagai TUJUAN;
Untuk MENDAPATKAN penyeberangan bardo bagi keluarga;
Untuk MENDAPATKAN ...
Apa yang TERLEWAT begitu saja darimu?
Bersadhana berarti KAMU Mengendalikan Nasibmu sendiri! :)
Saat kamu BERPIKIR kamu tidak efektif, kamu meniadakan ajaran Mahaguru Lu!
Demi MENDAPATKAN … dari sumber lain atau di luaran sana, berarti KAMU TAK MAMPU atau Tak Punya!
KAMU & Hanya KAMU yang Ingin atau Butuh …
KAMU telah MENGISOLASI dirimu sendiri, dan di dalam contoh ini, KAMU juga MEMBUAT Buddha Dharma menjadi mubazir!
MENGAPA?
KAMU MERASA bahwa Kamu Butuh atau Ingin “SESUATU” dan memaksakan aksi beruntun untuk memenuhi KEINGINAN & KEBUTUHAN tersebut!
Hahaha!
Kamu menciptakan Karma Buruk tanpa menghiraukan orang lain ataupun ajaran Buddha!
Kamu sudah tidak lagi berada di Jalan Bodhi atau malah tak pernah memasuki Jalan Bodhi sama sekali!
Menghadiahkanmu sesuatu:
USAHAMU SENDIRI YANG PENUH KETULUSAN, hanya itu saja yang kamu butuhkan!
Salam semuanya.
Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef
Labels:
asli,
Bahasa Indonesia,
buddha dharma,
butuh,
diy,
ingin,
lakukan sendiri,
lotuschef,
tiada kepalsuan,
tulus,
usaha sendiri
Friday, November 24, 2017
Memberikan Persembahan Sampai Hatimu Menjerit?
Ditulis oleh Lotuschef – 21 Juni 2015
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: 供到你心疼 Offer Till Your Heart Ache?
Seorang reverend yang suka mengatakan hal berikut di saat ia berceramah: “Dalam memberikan persembahan, berikanlah hingga hatimu sakit, maka itulah jumlah yang tepat!”
Si reverend ini memarahiku tak lama setelah aku ditahbiskan oleh Mahaguru Lu.
Ia bilang: “Kamu ini sungguh awam dan kasar, karena latar belakangmu adalah pebisnis!”
Hahaha!
Ia juga “menyarankan” kepadaku supaya mendonasikan semua hartaku ke TBS saat aku ditahbiskan.
Oh! Dia juga memarahiku karena mengajarkan orang-orang untuk tidak Memberikan Persembahan kepadaku, katanya: “Kamu ini orang kaya dan tidak butuh uang, tapi para reverend lain membutuhkannya.”
Teman-temanku yang terkasih,
Bila kamu paham ajaran Buddha yang paling mendasar, adalah untuk meninggalkan penderitaan dan memperoleh kebahagiaan!
Mengapa kamu sampai harus sengsara barulah persembahanmu dianggap tepat nilainya?
Hahaha!
Tidak masuk akal!
Bukankah reverend ini tidak paham arti persembahan yang tulus dan efektif?
Mahaguru Lu membahas seputar persembahan dengan panjang lebar, namun sayang sekali si wakil ini malah bicara sampah!
Di dalam blog ini kamu juga bisa menemukan topik-topik seputar persembahan yang tulus dan efektif.
Selamat membaca!!!
Salam semuanya.
Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef
Labels:
Bahasa Indonesia,
efektif,
lotuschef,
persembahan,
tulus
Wednesday, September 14, 2016
Sang Yidam Datang Untuk Mengajarmu
Ditulis oleh Lotuschef – 6 Juni 2015
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: 本尊来教你 Yidam Comes To Teach You
Di atas: Shakyamuni Buddha, yidam yang hadir di saat Samadhi.
Di bawah: Vajrasattva yang hadir di saat itu.
Di atas: Duduk di luar aula Jin-mu di Vajragarbha Caotun, Jin-mu hadir sebagai yidam yang memberikan bimbingan.
Di atas dan di bawah: Kehadiran bola-bola cahaya yang menunjukkan kehadiran para dewata.
Di atas: Penampakan bola cahaya keemasan, bertepatan dengan visi Sharpyinma Prajnaparamita.
Beberapa jam setelah aku bersarana kepada Mahaguru Lu, beliau muncul di dalam mimpiku, sambil tersenyum dan melihat-lihat orang-orang yang mengerumuni diriku dalam versi muda, mereka meminta Eliksir Panjang Umur. Aku menjadi 30 tahun lebih muda!
Mahaguru Lu bilang bahwa beliau sedang melatih sadhana 回春法 (kembali menjadi remaja).
Empat hari setelah itu, aku sedang berada di dalam pesawat, terbang kembali dari Hong Kong.
Di tengah-tengah perjalanan, pesawat bergoncang dengan kuatnya.
Aku menyentuh gelang mala yang kukenakan dan melepaskannya dari pergelangan tangan untuk memulai menjapa mantra.
Bahkan sebelum aku memulai penjapaan, seorang Buddha muncul di hadapanku, ia berdiri dan nampak tinggi, tangan kanannya menyeimbangkan pesawat ke dalam telapak tangannya.
Goncangan langsung berhenti!
Aku menjapakan mantra Vairocana Buddha beberapa hari sebelum itu dengan menggunakan gelang yang terbuat dari semacam lilin wax yang kubeli di sebuah kios di luar Rumah Ibadah Wong Tai Sin, Hong Kong.
Dua puluh satu hari setelah bersarana, aku menjapa sutra Maharaja Avalokiteshvara (Gao Wang), muncul penampakan bunga lotus berwarna putih susu yang mulai mekar di Chakra Hatiku!
Total penjapaan saat itu sekitar 400+.
Sang Bodhisattva menampakkan diri dan mengajariku visualisasi bunga lotus yang mekar di Chakra hati dan penempatan semua dewata yang namanya disebutkan di dalam sutra!
Aku juga menjadi tahu bahwa Chakra Hati kita berada di tengah-tengah dada atau sternum kita, bukan seperti organ jantung yang posisinya lebih ke sebelah kiri dari sternum.
Banyak penglihatan yang muncul di saat bersadhana maupun di dalam Samadhi.
Yang kubagikan di Vajragarbha Seattle tanggal 7 November 2009 sewaktu ceramah dharma pertamaku, adalah salah satu yang menarik.
Kira-kira sekitar bulan Maret 2009, saat melatih sadhana 4 Prayoga di rumah ibadah setempat;
di saat kami menjapa 108 kali Mantra Guru sebelum memasuki bagian inti sadhana Yidam;
baru saja saat menjapa mantra tersebut sebanyak 7 kali, Mahaguru menampakkan diri di pusat bumi dan aku tahu saat itu aku adalah (telah berubah menjadi) Mahaguru!
Sejalan dengan penjapaan mantra, cahaya memancar dari Mahaguru ini dan membersihkan bagian dalam bumi, mengenyahkan segala kegelapan.
Begitu kegelapan tersebut meninggalkan permukaan Bumi, ada banyak duplikasi Mahaguru yang muncul dan memenuhi permukaan Bumi.
Semua Mahaguru melanjutkan menjapa mantra, memancarkan cahaya, dan menyelimuti bumi ini dengan cahaya putih yang tebal nan berkilau.
Betapa luar biasa dan nyatanya visi Transformasi atau Yoga ini, semua insan diselamatkan dan ditransformasikan menjadi Mahaguru, Buddha Hidup Lian Sheng.
Mahaguru yang datang dan mengajariku hal tersebut!
Hahaha! Ini berlangsung sebelum Visualisasi Kesunyataan pula!
Oh ya! Visualisasi kekosongan adalah hal yang baru saja dibahas Mahaguru Lu. Beliau katakan bahwa mereka perlu memvariasikannya, jangan terus-menerus dengan cara yang sama!
Di saat sesi sadhana bersama yang kupimpin.
Aku meletakkan murid WW ke barisan paling depan, di sebelah kananku.
Ia butuh bantuan.
Saat aku membentuk mudra Vajrasattva, beliau muncul dan menunjukkan kepadaku visualisasi berikut.
Vajrasattva muncul dari alam semesta yang kosong, dan dari chakra hatinya tampak roda mantra 100 aksara yang berputar, ia menyorotkan cahaya putih yang berkilau ke chakra hati si WW.
Jadi kujelaskan penampakan ini dan kita menggunakan metode visualisasi tersebut untuk sesi sadhana bersama di sana.
WW mendapatkan berkat yang melimpah dan ia masih terus menjapa mantra 100 aksara sebanyak 108 kali ataupun lebih setiap harinya! :)
Di acara lain, saat aku sedang bersiap menjapa mantra Maha Mayura, aku menyaksikan diriku sedang duduk dengan santai di atas seekor burung merak yang berwarna keemasan. Sang merak berjalan sambil mengayun dan bergoyang sambil menyusuri sepanjang lintasan yang di kanan kirinya berjejer pepohonan.
Aku tak membawa ornamen maupun senjata di tanganku juga saat itu!
Aku belajar untuk tak terpaku tangan mana sedang memegang apa, karena ada berbagai variasi dari citra umumnya.
Saat sedang mengunjungi Taiwan bersama dengan sekelompok murid dari rumah ibadah setempat;
aku duduk di depan rumah ibadah bersama dengan raja naga danau di sana, aku melihat mural (lukisan dinding) bergambar 8 peri dan Jin-mu versi muda.
Seperti yang Mahaguru katakan, ada Jin-mu dalam versi muda!
Aku pun berkali-kali mengatakan bahwa selama kamu tulus, Mahaguru Lu akan mencari jalan untuk mengajarimu atau menunjukkan kepadamu cara bersadhana!
KUNCINYA: kamu harus percaya mutlak kepada Mahaguru Lu!
Banyak pengalamanku yang menjadi metode visualisasi dalam sadhana, dan aku juga banyak menuliskannya ke dalam blog ini!
Bila kamu sungguh-sungguh tertarik untuk memperluas pikiranmu, ikutilah tulisan-tulisanku dari awal!
Oh! Perlu diingat juga bahwa aku hanya bisa digerakkan oleh instruksi pribadi dari Mahaguru Lu, dan bukan oleh siapapun juga kecuali beliau!
Jadi mohon jangan buang-buang waktumu dengan memerintahku untuk melakukan ini itu!
Salam semuanya.
Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef
Tuesday, November 12, 2013
Interpretasi Mimpi 解梦
Ditulis oleh Lotuschef – 11 November 2013
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Lotuschef on Dream Interpretation 解梦
[--- Hi Lotuschef Lama,
Aku sering membaca blogspot-mu. Sungguh menarik, Lama.
Aku JY dan tinggal di kota J, Indonesia.
Aku mohon bantuanmu untuk menginterpretasikan mimpiku.
Mohon mengacu ke file yang aku lampirkan.
Dream1.jpg adalah lokasi pertama yang muncul di dalam mimpiku.
Lalu aku berlari menuju ke Dream2.jpg.
Kemudian loncat dan lari menuju ke gazebo.
Gazebo tersebut terletak di tengah laut.
Di sana, Mahaguru kita, Shizun, sedang memberikan pemberkatan jamah kepala (moding) kepada orang-orang.
Apakah kamu bisa menerjemahkan arti mimpi ini, Lama?
Terima kasih atas waktumu. ---]
[--- Hi JY,
Hendak menyampaikan bahwa Fashi tidak menginterpretasikan mimpi kecuali lewat sesi konsultasi dengan biaya SGD 300 per 20 menit per mimpi.
Terima kasih tela membaca blog kami.
Semoga selalu menikmatinya :)
Salam
Admin Pure Karma ---]
---
Teman-temanku sekalian yang terkasih,
Adakah yang ingin membantu JY untuk menginterpretasikan mimpinya?
:) Kita pasti setuju kalau JY adalah artis yang berbakat, bukan?
Talenta yang bagus!
Dan senang sekali mengetahui ada banyak murid yang bertalenta!
Omong-omong, “Visi” Penglihatan yang terbaik adalah dengan disertai foto orang yang bersangkutan!
Ingatkah kalau Guru pernah mengatakan bahwa beliau bersama Thubten Ksiti melihat-lihat setumpuk foto, dan Ksiti mampu membaca setiap orang di sana dengan sangat akurat?
Mimpi bisa saja merupakan manifestasi pikiran-pikiranmu yang paling mendalam, atau mereka bisa berupa tempat-tempat di mana Guru membawamu untuk “Bermain-main”!
Sebenarnya tak perlu menginterpretasikan mimpi yang menenangkan dan bukan berupa pergolakan pula.
Dan janganlah membayar biaya konsultasi juga!
Lotuschef Lama sedang tak membutuhkan dana juga!
Duduklah dengan tenang dan bersadhanalah, karena bila kamu selalu tekun dan tulus, maka Guru pasti akan menunjukkan jalan kepadamu!
Salam semuanya.
Om Gure Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef
Saturday, February 23, 2013
Pelatih Diri Yang Tulus
Dibagikan dan ditulis oleh Lotuschef – 31 Desember 2012
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Lotuschef in Sincere Cultivator
Image © Tashi Mannox, Calligraphy Artist
Berikut adalah beberapa komentar untuk artikel: Mengenai Perbedaan Kekuatan
BB: Wah, orang-orang memang sangat jahat dan menyesatkan. Ah. Paling baik adalah mendengarkan Guru, untung dia bertanya ke Fashi. Ha7... kalimat pembukanya sungguh lucu “agak konyol”, bukan seperti itu lah, kita juga belajar dari kekonyolan orang-orang lain, tapi berusaha untuk tidak mengulanginya =D
CC: Aku senang dia bertanya karena dia berkata kalau punya mimpi untuk mencapai kebuddhaan dalam kehidupan kali ini.
Maksudku, sejujurnya bicara, mimpinya jauh lebih besar daripada aku, karena aku hanya sekedar berpikir untuk melanjutkan pelatihan diri di tanah suci lol.
Tak banyak orang yang seperti AA ini yang meski punya keraguan dalam beberapa hal namun tak malu untuk bertanya dan meminta penjelasan untuk masalah-masalahnya.
Semoga dia mendapat panduan yang baik dalam perjalanan spiritualnya.
Artikel ini bagus! Berbicara mengenai berbagai kenyataan sifat manusia.
LC: Hahaha!
---
Teman-teman pembaca yang terkasih, AA bukanlah orang yang konyol. Aku mengaguminya karena ia berani mengajukan berbagai pertanyaan.
Dengannya maka ia juga membantu mereka yang tak berani bertanya karena takut dianggap konyol atau tolol.
Orang yang tak berani bertanya bahkan saat mereka mengalami keraguan, biasanya akan mengacaukan hidupnya sendiri karena “melakukan sesuatu dengan kecacatan” ataupun “ala kadarnya” dan berakhir dengan gagal sebagian ataupun gagal sepenuhnya!
Oleh karenanya bila ragu maka bertanyalah dan carilah penjelasan mengenai hal tersebut.
Aku sudah banyak melihat mereka yang ingin mengajukan pertanyaan, tapi tidak jadi karena ada orang-orang lain yang hadir di sana saat itu.
Aku juga pernah melihat mereka yang ingin “menguji” pengetahuanku tapi tak tahu bagaimana mengungkapkan pertanyaannya juga! :)
Kebanyakan orang merintangi diri mereka sendiri dengan persepsi kulit luarannya saja yang bersifat negatif yang merupakan turunan dari 3 racun. EGO dan Kesombongan diri adalah contoh yang paling cocok!
Aku serius bicara, Guru pernah mengatakan hal berikut mengenai pelatihan diri: [Bila kamu tidak tahu, maka tanyalah kepadaku atau tanya mereka yang benar-benar tahu.]
Yang beliau maksudkan adalah bertanya kepada mereka yang telah berhasil Beryoga dengan yidam-yidam tentunya!
Demikianlah, saat kamu berhasil beryoga dengan Satu, maka kamu bisa beryoga dengan Semuanya, bukankah begitu? :)
Jadi intinya adalah keberhasilan dalam Beryoga dengan Guru! Hahaha!
[ia punya mimpi untuk mencapai kebudhaan dalam kehidupan kali ini] – pernyataan ini sungguh merupakan target yang bagus.
Sama artinya dengan membuat Bodhicitta Aspirasi, dan melatih diri berarti Melaksanakan Aspirasi tersebut!
Pada tanggal 7 November 2009, di sesi saat aku memberikan ceramah dharmaku yang pertama dan disiarkan online, Guru membahas 3 tahap kebangkitan jiwa:
- Menyadari bahwa Hidup adalah Penderitaan.
- Kamu mau melatih diri untuk keluar dari Penderitaan ini dan pergi ke tempat yang lebih baik.
- Kamu mau melatih diri hingga mencapai Kebuddhaan untuk menolong mereka yang masih terbelenggu dalam Penderitaan.
Dan AA memilih no. [3], yang berarti mau mencapai Kebuddhaan dalam kehidupan kali ini juga! Justru pilihannya layak dipuji dan didukung!!! :) :) :)
Oh ya, mohon hanya tanya mengenai hal-hal yang berhubungan dengan teknik pelatihan diri saja, jangan masalah-masalah pribadi!
Salam semuanya.
Selamat Tahun Baru.
Om Guru Lian Sheng Sidhhi Hom
Lama Lotuschef
Labels:
Bahasa Indonesia,
bertanya,
Bodhicitta,
kebuddhaan,
lotuschef,
tulus
Subscribe to:
Posts (Atom)





















