Showing posts with label amal. Show all posts
Showing posts with label amal. Show all posts

Friday, May 1, 2020

Melahap Virus-virus Covid-19!



Ditulis oleh Lotuschef – 14 April 2020
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Gobbling up Covid-19 Viruses!







Di ceramah di atas, Mahaguru Lu mengatakan bahwa Ucchusma melahap virus-virus Covid-19 (yang dilambangkan lewat biji wijen hitam) di saat homa!





Hari ini, saat bersadhana aku melihat Mahamayuri melahap virus-virus Covid-19 layaknya anak-anak melahap permen!

Demikianlah aku melakukan visualisasi tersebut, membentuk mudra Mahamayuri dan menjapa mantranya.


Hahaha!
Kata siapa bersadhana itu membosankan?

Selamat bersadhana!



Ini adalah kotak amal yang aku persembahkan untuk para arwah terlantar, para korban dari berbagai bencana baru-baru ini (terutama Covid-19) dan berbagai dewa.

Persembahan reguler ini dilakukan setelah aku melakukan 3 kali atau 7 kali sadhana.


Salam Metta,

Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef


Monday, September 14, 2015

Pusaka Warisan Buddha [3]



Ditulis oleh Lotuschef – 11 September 2015
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: 佛的遗物 A Buddha's Legacy [3]


 
Baca juga: Pusaka Warisan Buddha [1]


Baca juga: Pusaka Warisan Buddha [2]

Di artikel [1], aku berbagi ulasan seputar peninggalan Atisha. Dan seperti yang kita semua ketahui, Atisha adalah salah satu kehidupan masa lampau Mahaguru Lu.

Melalui berbagai kehidupan, Mahaguru Lu telah bereinkarnasi menjadi berbagai guru pula. Beliau menyusun dan mengajarkan Buddha Dharma yang otentik beserta dengan teknik-teknik pelatihannya.

Artikel [2] – Di kehidupannya yang kali ini, Mahaguru Lu telah menulis lebih dari 250 buku, dan berbagai ceramah yang telah disampaikannya juga telah didokumentasikan berulang-ulang. Semua memaparkan proses yang perlu dilalui oleh seorang praktisi dari awal hingga pencapaian Kebuddhaan.

Layaknya Buddha Shakyamuni, beliau menunjukkan kepada para insan cara mendobrak bebas dan meninggalkan siklus transmigrasi di 6 alam samsara ini!

Tak peduli di manapun dan kapanpun, reinkarnasi seorang Buddha hanya punya Satu Tujuan saja!
Untuk mengajar dan menolong para insan mendobrak bebas dan meninggalkan siklus transmigrasi di 6 alam samsara!


Bagaimana halnya dengan membeli barang-barang yang sebenarnya merupakan kado untuk Mahaguru Lu?
Cobalah renungkan!
Apakah Mahaguru Lu butuh uang?
Kalaupun iya, lalu untuk apa dan berapa jumlahnya?

Hahaha!
Mahaguru Lu selalu mengatakan berkali-kali bahwa beliau tak butuh uang banyak untuk digunakan saat di Seattle ataupun Taiwan.
Apakah kamu melewatkan informasi ini atau memang sengaja tak mau mendengarkan perkataan beliau?

Dan mengenai Kisah Tuntutan Hukum!
Mahaguru Lu berkali-kali menekankan bahwa beliau tak akan menuntut siapapun di kehidupan ini!
Kiranya mengapa para murid mengabaikannya dan terus bergerak menciptakan berbagai tindakan yang negatif?

Baru-baru ini Mahaguru Lu menjelaskan kenapa tak perlu mengindahkan serangan orang lain, bila kamu adalah seorang Buddha! :)

Di dalam ceramahnya yang terbaru, beliau sekali lagi menjelaskan perbuatan seseorang yang “dicatat” dan yang “tak dicatat”!

Hahaha!
Mau baik ataupun buruk, Karma selalu merupakan tanggung jawab masing-masing!

Aku punya pandangan tersendiri mengenai penjualan hadiah yang diberikan kepada Mahaguru Lu dan karya-karya lukisannya di waktu senggang.

Kenapa kamu ingin memiliki salah satu dari barang-barang tersebut?
Secara pribadi, pasti karena Serakah akan “Janji barang bertuah”-nya bagimu!

Kalau Tak Ada “Permintaan”, maka “Pasokan” juga tak akan ada/tak berguna!
Setujukah?

Namun masalahnya?
Murid-murid harus belajar menghormati Guru dengan sungguh-sungguh, dan jangan mempercayai mereka yang berkeliaran memperebutkan Uang untuk memuaskan nafsu sendiri!

Orang-orang yang membeli benda-benda tersebut dan mengembalikannya lagi kepada Mahaguru Lu, juga sama halnya membantu di arena “Permintaan”!

Sungguh!

Uangmu itu seharusnya disalurkan untuk kegiatan Amal atas nama Mahaguru Lu, dan akan jauh lebih berharga daripada memelihara keberadaan “Permintaan” untuk barang-barang pribadi Mahaguru Lu!
Sebenarnya aku mau menyampaikan apa?
Kamu ini menolong dan bersekongkol dengan orang-orang jahat yang merampok Mahaguru Lu secara paksa!

Kiranya apa yang menjadi Pusaka Warisan yang benar-benar kamu butuhkan dari Mahaguru Lu?
Sudah dianugerahkan kepadamu, tapi kamu terlalu buta untuk melihat dan mengamalkannya!



Salam semuanya.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Wednesday, March 18, 2015

Berdoa kepada & Memohon dari Para Dewa Rejeki



Ditulis oleh Lotuschef – 17 Maret 2015
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: 拜求財神 Praying to & Requesting From Fortune Deities



[--- 另想劳你拜求財神,你昨晚话要交钱,要交幾多钱,?---]
[--- Merepotkanmu meminta tolong untuk berdoa kepada dan memohon dari para dewa rejeki, kemarin malam kamu bilang perlu membayar, berapa jumlahnya? ---]


~~~~~~~~~~

Teman-temanku sekalian yang terkasih,

Pure Karma akan membantu melakukan permohonan atas namamu,

Memohon kepada para Dewa Rejeki dari 5 Penjuru:
  • SGD 28 / per nama individu
  • SGD 88 / per nama bisnis individu

Memohon kepada para Dewa Rejeki dari 8 Penjuru:
  • SGD 48 / per nama individu
  • SGD 108 / per nama bisnis individu

Namun Pure Karma juga menyarankan teman-teman yang melakukan permohonan ini untuk turut beramal demi memberi manfaat bagi semua insan, dari sini barulah para Dewa Rejeki akan “mendengarkanmu.”

Teman-teman yang berlindung (bersarana) kepada Mahaguru Lu, buatlah dan patuhilah janji berikut:
“Murid, Lotus {namamu}, berjanji bahwa dari saat ini, aku akan melimpahkan segala perbuatan baik yang besar maupun kecil, dan semua amal untuk semua insan. Semoga semua insan berbahagia, sehat, dan leluasa.”

Demikianlah! Pure Karma ingin membantumu dengan efektif, oleh karenanya kamu harus setuju dengan segala syarat yang relevan sebelum kamu meminta bantuan kami untuk “meningkatkan” kekayaanmu!

Semua dedikasi untuk para Dewa Rejeki akan dilakukan di saat acara puja yang diadakan Pure Karma.

Untuk pendaftaran dan nilai tukar mata uang dari negaramu, harap hubungi: purekarmaservices@gmail.com.


Salam semuanya.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Sunday, February 15, 2015

Pendapatan Reguler / Sampingan



Dibagikan dengan anotasi oleh Lotuschef – 11 Januari 2013
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: 正财/偏财 Straight / Side Fortune



Dari arsip percakapan:

LC: Mengenai laptop baru, aku benar-benar tak ingin kalian sampai mengeluarkan banyak uang demi mengado sebuah laptop.
Mahaguru sebelumnya tak memberiku sinyal untuk menerimanya, tapi laptop itu ternyata sudah dibeli dan dihadiahkan kepadaku.

Kalian semua punya keluarga dan orang tua yang telah berumur yang masih harus diurus, jadi tak perlu membelikanku kado-kado yang mahal! Mahaguru selalu memberikanku kasus-kasus untuk diurus dan aku bisa menabung untuk berbagai kebutuhanku.

Terima kasih atas perhatian kalian!

Bulan Februari nanti aku akan ke Taiwan, kalau kalian ingin turut berkontribusi untuk acara amal, aku bisa mewakili kalian, tapi kita mengatasnamakan Mahaguru, bukan nama kita. Kalau kalian oke dengan hal tersebut, beritahu aku Sabtu ini atau paling lambat Sabtu depan.
Akan berdonasi di Taiwan atas nama Guru sebagai kado tahun baru untuk-Nya.
Berapapun jumlahnya.

Salam.


AA: Hai Fashi,
Aku baru saja mentransfer $ xxx ke rekeningmu. ($ eee adalah 10% dari komisi bersih dari penjualan Penthouse, dan $ nnn adalah untuk puja api homa Sabtu ini).


LC: Bukan begitu lah. Aku hanya tak ingin orang-orang membelikan barang-barang mahal untukku.

BB, mereka masih perlu membayar untuk keperluan medis ibunya, dan lain-lainnya.
Akan jadi beban untuknya lol!

Aku juga tak ingin orang-orang berpikir kalau selama mereka bisa memberiku banyak $$ maka aku akan memastikan mereka baik-baik saja bahkan tanpa perlu bersadhana dengan tulus!

Aku akan menyalurkan donasi untuk keperluan amal atas nama Guru, kecuali jika kamu ada keperluan lain yang ingin kamu sebutkan.

Salam.


AA: Ya betul, tagihan pengobatan benar-benar bukan guyonan, untung kita tiga bersaudara, jadi bisa berbagi beban.
Hahaha ya, aku suka artikel terbarumu tentang mencari bantuan dari dalam (batin sendiri), dan harus mengandalkan pelatihan diri sendiri… betapa benarnya :)

Untuk penyaluran donasi, pengaturannya kuserahkan padamu saja, tak ada masalah buatku.

Salam.


LC: Hahaha! Aku tak ingin ada orang yang merasa tertekan atau sampai sakit hati demi memberikan kado untukku.
Guru akan selalu memberikan segala kecukupan kepadaku, dan aku benar-benar tak kuatir akan apapun.
Itu yang kusebut sebagai percaya dan beriman mutlak kepada Guru.

Aku senang melihatmu mau turut beramal dan tak kuatir dengan biaya hidup keluarga.
Bersyukurlah kepada Guru dan juga dirimu atas kerja kerasmu. :)

Salam


AA: Aku senang karena sekarang tak perlu kuatir dengan pengeluaran harian, dibandingkan dengan saat pertama kali kita bertemu. Saat itu benar-benar buruk :)

Tahun ini pengeluaranku akan lebih besar. Apartemen, renovasi, dan pernikahan. Hahaha. Aku percaya Mahaguru akan mengurusnya.
Aku juga percaya Mahaguru 100%.

Mau bertanya saja, bagaimana cara mendapatkan manfaat terbaik dari homa puja di hari Sabtu nanti?

Sebelumnya kamu bilang kalau Jambhala Kuning tak akan mengabulkan permohonan kita untuk menjadi kaya kecuali kita berjanji untuk mendonasikan sebagian besar dari kekayaan kita untuk amal dan pembabaran Buddha Dharma.

Jadi apakah Jambhala Kuning lebih ke arah karir (peruntungan langsung, reguler) atau 4D/Toto dll (peruntungan sampingan)?
[Catatan penerjemah: 4D/Toto adalah semacam undian lotere]

Menurutmu apakah berjanji untuk menggunakan 80% dari peruntungan sampingan untuk amal sudah cukup bagus, atau berjanji untuk mengkontribusikan 10% dari pendapatan untuk amal merupakan hal yang lebih baik?

Bagaimana halnya dengan perbandingan antara Jambhala Kuning dengan Vajra Maha Berkah di hari Sabtu besok?

Amituofo


LC: Hahaha! Sayangku, selalu ingatlah akan Rasa Puas!
Kamu lupa liao? Kubilang KETULUSAN lah.
Berjanji untuk mengalokasikan pendapatan regulermu jauh lebih baik berhubung Buddha tak mendukung judi ataupun permainan kesempatan.

Lakukan hal yang benar lah.

Salam.


AA: Amituofo. Aku paham liao shifu :)
Akan melakukan hal yang benar… Hahaha.
Salam.

---------

Teman-temanku sekalian yang terkasih, cobalah perhatikan bagian berikut.

[--- Aku juga percaya Mahaguru 100%.
Mau bertanya saja, bagaimana cara mendapatkan manfaat terbaik dari homa puja di hari Sabtu nanti?
---]

AA bilang kalau dia percaya 100% kepada Mahaguru, dan kemudian bertanya tentang manfaat?
Seperti masih ada semacam “pamrih” di sini?

Hahaha! Memang sungguh susah untuk tak membiarkan “materi” meresap dan menempel ke dalam pikiranmu.

Namun saat kamu percaya 100% kepada Mahaguru, itu berarti kamu terus melatih apapun yang Mahaguru ajarkan kepadamu, dan jangan kuatir dengan SEHABIS INI APA. :)


Salam semuanya & Selamat melatih diri!


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Thursday, January 1, 2015

Angpao & Kantong Keberuntungan



Sumber: Red Packet & Auspicious Pouch


Angpao


Teman-teman sekalian yang terkasih,

Pure Karma akan membagikan Angpao sebagai kado Tahun Baru Lunar, yang berisikan Sutra Satya Buddha dan sebuah fu untuk keberuntungan, panjang umur (kesehatan), dan kesuksesan dalam usaha; kepada semua yang turut serta dalam puja api homa atau kepada mereka yang berdonasi ke berbagai acara amal yang disetujui oleh Pure Karma.

Mereka yang berdana atau memberikan sponsor di atas SGD 10 juga akan diberikan sebuah angpao.

Angpao ini bisa diambil di Medan, Jakarta, Singapura, dan Hong Kong.



Kantong Keberuntungan


Kantong Keberuntungan bisa dibeli untuk dipersembahkan di saat Puja Api Homa, seharga SGD 10.

Anda juga bisa memesan Kantong Keberuntungan untuk diletakkan di altar atau dibawa di dalam tas sebagai perisai perlindungan, seharga SGD 25.

---------

Ada biaya tambahan untuk pengepakan dan pengiriman bila angpao dan/atau kantong keberuntungan ingin dikirimkan ke lokasi Anda.

Untuk pertanyaan lain ataupun pemesanan, silakan hubungi purekarmaservices@gmail.com.


Salam semuanya.

Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom.

Related Posts:



Sunday, November 23, 2014

Tugas Koan – Komentar [2]


Dibagikan dari masukan teman-teman beserta tambahan anotasi oleh Lotuschef – 15 November 2014
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: 公安作业 Koan Assignment – Comments [2]
Baca juga: Tugas – Koan



Cobalah lihat foto-foto di atas dengan lebih dekat. Mereka diambil saat Mahaguru mengunjungi Singapura di bulan Desember 2008.
Mahaguru sungguh dilindungi oleh banyak Dharmapala, mereka tak kasat mata! :)

~~~~~~

[--- Fashi sayang,

Setelah membaca kutipan tugas, berikut beberapa pandangan dariku:

ZZ telah melakukan sebuah hal baik karena masih berniat untuk menolong orang-orang, meski ia sudah keluar dari (kepengurusan) 2 rumah ibadah yang ia telah bantu dirikan sebelumnya.
Sampai sekarang masih mempraktikkan bodhicitta lewat menolong orang-orang.

Ia mendirikan YY setelah keluar dari 2 rumah ibadah.
Bukan hal yang mudah untuk dihadapi saat orang-orang di dalam organisasi menyusahkannya dan ia masih melaksanakan sumpahnya.

Meski begitu, aku tak tahu apa yang terjadi hingga ZZ akhirnya memutuskan untuk keluar dari 2 rumah ibadah tersebut.
Selain menjadi orang penting di dalam organisasi, pastinya ada banyak usaha, sumber daya, dan waktu yang ZZ telah abdikan. Buat kebanyakan orang, hal seperti ini pasti menimbulkan sebuah kekecewaan besar, dan bisa banyak yang pergi dan melupakan sumpah yang telah dibuatnya.
Tapi, ZZ masih terus menolong orang.

Bagian dari kutipan yang tertulis “MENOLONG PARA INSAN DI LUAR” mengesankan kalau ia membeda-bedakan orang-orang.
Dan kukira mempraktikkan kesetaraan adalah salah satu hal yang Mahaguru selalu ajarkan.

Di kutipan tersebut tertulis “berperan penting dalam membangun 2 cabang rumah ibadah, namun karena ada beberapa perselisihan ia keluar dan mendirikan YY”, aku tak yakin tentang hal ini tapi memberiku kesan kalau dia berpikir bisa menjalankan sumpahnya lewat organisasi.

Kalau dia berpikir demikian, berarti dia mungkin berpikir sama sepertiku dulu.
Dulu aku sering berpikir kalau kita ingin mendukung pembabaran dharma atau aksi amal, kita perlu mendirikan rumah ibadah (berhubung rumah ibadah adalah tempat untuk orang-orang berdoa) dan mengadakan acara amal untuk berbuat kebaikan bagi sesama.

Tapi setelah merenungi artikel-artikel yang kamu tulis dan publikasikan, kurasa memang ada banyak cara untuk mendukung Mahaguru dan pembabaran dharma. Kita pun bisa melatih diri dengan berbagai macam cara.

"... Ia ingin memastikan dharma Ordo Satya Buddha tetap terus disebarkan, demi membalas budi kemurahan hati Mahaguru."
Dari kutipan di atas, adalah hal yang baik untuk berbagi dharma Ordo Satya Buddha, tapi turut berharap supaya dia membabarkan versi yang benar.

Seperti yang kuamati, ada banyak murid Ordo Satya Buddha yang punya niat untuk membabarkan dharma, tapi malah berakhir membimbing orang-orang ke pola pikir yang salah.

Begitulah pandanganku untuk tugas kali ini. Kiranya bila tidak menganalisanya dengan benar, mohon berikan petunjuk sehingga aku bisa belajar dari hal ini juga.

Terima kasih fashi, dan semoga hari Sabtu-mu menyenangkan! ---]

~~~~~~~~~~~~

Murid di atas menuliskan pandangannya yang jujur. :)

Ia juga membawa sudut pandang yang baru juga! (Lihatlah bagian yang digarisbawahi).

Hahaha!

Ada apa yang kurang dalam semua komentar yang kuterima?

Adalah arti dari Pelatihan Diri!

Mengapa seseorang memilih untuk melatih diri?
Berikut ini adalah tulisan dari Mahaguru:


 [--- 修九節佛風可通中脈

所以,我們行者修行的「行」字就是在這裡。
Demikianlah arti dari [Menjalankan/Melaksanakan] ada di sini.

如果你像一般人一樣,稱甚麼修行人呢?
Kalau jadi seperti kebanyakan orang, maka tak bisa disebut sebagai Sadhaka.

修行人就是跟一般人不同才叫做行者。
Ia yang menjadi sadhaka akan berbeda dari kebanyakan orang.

不同的原因在哪裡呢?
Di mana letak perbedaannya?

世俗人有的七情六欲、愛恨情仇都是有病的。
Insan awam punya 7 macam emosi dan 6 nafsu – Cinta dan Benci sama saja semuanya juga merupakan penyakit.

只有修行人可以平等視眾生,對任何人不會起厭憎仇恨,這樣的行者才叫做修行,這是最基本的。
Hanya para sadhaka yang mampu melihat semua insan dengan Kesetaraan, oleh karenanya Kebencian tak akan muncul. Demikianlah sadhaka semacam ini barulah yang disebut melatih diri. Ini hal yang sangat mendasar.

所謂修行人就是修正自己的行為,能夠禮佛就要懺悔;只要犯了一次過就要跟佛菩薩做真正的懺悔;身體有疾病,跟佛菩薩做真正的懺悔。
Istilah Sadhaka berarti melatih untuk Memperbaiki Kebiasaan Diri Sendiri, menghormati para Buddha dan mau bertobat; tiap kali melakukan kesalahan berarti juga harus bertobat dengan sungguh-sungguh; saat tubuh dilanda penyakit, bertobatlah dengan sungguh-sungguh.

因為都是業障,病就是病的業障,恨就是恨的業障,所有的業障要消除,你才能夠成就。
Seperti halnya penyakit dan kebencian, mereka muncul dari karma buruk diri sendiri. Saat semua karma buruk telah dihapus, kamu pasti akan mendapatkan keberhasilan! ---]

~~~~~~

Sepertinya tak ada yang memperhatikan bagian berikut! :)
[--- "... Ia ingin memastikan dharma Ordo Satya Buddha tetap terus disebarkan, demi membalas budi kemurahan hati Mahaguru." ---]

Bagaimana hanya dengan pola pikir seorang sadhaka yang sejati dan tulus?

Kutipan mengenai membalas budi kemurahan hati Mahaguru juga ada tingkatannya, seperti 4 tingkat Yoga! Hahaha!

Aku sudah sering berbagi ajaran tentang Pola Pikir, dan dengan segala ketulusan berharap supaya teman-teman pembaca mencari tahu apa yang kumaksud di tulisanku di atas!

Perlu diketahui juga kalau seorang Yogi Sejati harus belajar dan mempraktikkan 6 Paramita.

{--- Pāramitā (Pāli; Sansekerta; Dewanagari: पारमिता) atau pāramī (Pāli) berarti "kesempurnaan".
Di dalam agama Buddha, paramita mengacu pada kesempurnaan atau puncak dari berbagai kemuliaan tertentu. Kemuliaan-kemuliaan tersebut dilatih sebagai sarana untuk menyucikan diri, menyucikan karma dan membantu si penekun yang bersangkutan untuk menjalani hidup tanpa rintangan, sambil berjalan menuju titik akhir pencerahan.

Enam paramita atau “kesempurnaan transenden” (Bhs. Sansekerta. ṣaṭpāramitā; Tibet. ཕ་རོལ་ཏུ་ཕྱིན་པ་དྲུག་, parol tu chinpa druk; Transliterasi Wylie. pha rol tu phyin pa drug) merupakan pelatihan yang dijalankan oleh seorang bodhisattva, yang merupakan pelaksanaan dari bodhicitta.

  1. Kemurahan Hati (Skt. dāna; Tib. སྦྱིན་པ་, jinpa): Melatih sifat kemurahan hati.
  2. Disiplin (Skt. śīla; Tib. ཚུལ་ཁྲིམས་, tsultrim): Tidak mencelakai.
  3. Kesabaran (Skt. kṣānti; Tib. བཟོད་པ་, zöpa): Kemampuan untuk tak terganggu oleh apapun juga.
  4. Ketekunan (Skt. vīrya; Tib. བརྩོན་འགྲུས་, tsöndrü): Turut bersukacita dalam segala hal yang bajik, positif dan luhur.
  5. Konsentrasi Meditatif (Skt. dhyāna; Tib. བསམ་གཏན་, samten): Tidak terpengaruh maupun kebingungan.
  6. Kebijaksanaan (Skt. prajñā; Tib. ཤེས་རབ་, sherab): Mampu membedakan (mendiskriminasikan) berbagai macam fenomena, semua hal yang dapat diketahui.

Lima paramita pertama berhubungan dengan akumulasi (kumpulan) pahala, dan yang ke-enam berhubungan dengan akumulasi kebijaksanaan. Paramita yang ke-enam bisa dipecah menjadi 4 bagian sehingga semuanya menjadi 10 paramita. ---}

~~~~~~~

Boleh dikata kalau ZZ tak mempraktikkan paramita?

Dengan menggabungkan semua paramita, ZZ seharusnya akan punya sebuah cara yang Harmonis untuk terus membantu lewat aksi-aksi amal meski Mahaguru menugaskan orang lain untuk memimpin?

Ingatlah Mahaguru pernah bilang kalau beliau tak suka dan tak mau menjadi “Orang yang ingin berkuasa dan tahu segalanya”!
Hahaha!

Mendirikan badan lain yang melakukan aksi amal berarti “melarikan diri” dari situasi di mana orang yang bersangkutan sudah tak punya kuasa (di sana)!
Semua rintangan dan kesulitan bisa dihadapi dengan menggunakan Empat Kebenaran Mulia!


Bagaimana caranya membabarkan atau memastikan supaya dharma satya buddha terus disebarkan kalau orang yang ingin membabarkannya tak punya fondasi buddha dharma yang paling mendasar?

Hmmm... kamu sudah paham apa yang sedang kutunjukkan?

Aku diminta untuk mengalokasikan 30 menit di awal acara amal untuk memberikan ceramah dharma!

DAN apa yang kukatakan?

Aku tak mau “memaksa” siapapun untuk mendengarkan sesuatu hal, hanya karena kita memberi mereka suplai barang-barang kebutuhan!

Karena itu akan jadi seperti menukar barang kebutuhan dengan waktu mereka!

Bila paham akan apa itu Buddha Dharma, orang yang bersangkutan akan membagikannya dengan semua insan dengan cara yang kondusif, dengan selalu mengingat kepribadian dan tingkat akseptansi si penerima.

Contoh yang bagus adalah bagaimana Mahaguru Lu berbagi dharma dengan semua insan!

Berapa banyak yang mampu melakukannya seperti beliau – mampu memikat para pendengarnya dan tetap menjaganya supaya tetap tertarik hingga sesi pembabaran berakhir?

Aku tak berpihak pada mereka yang terus menerus mencoba menjelaskan berbagai konsep dari suaty dharani. Mereka ini, seperti yang Mahaguru bilang, bagai Batu yang tak punya nyawa dan sungguh tak menarik (membosankan)!

Keluwesan adalah apa yang di dalam Pelatihan Diri dinamakan sebagai “Melaksanakan dengan leluasa kapanpun juga”!

Teman-temanku sekalian yang terkasih, kadang kala bila kamu mencoba menjadi “bawahan”, kamu nantinya akan sadar bahwa kamulah yang memberikan kontribusi lebih banyak daripada mereka yang menjadi si ketua!

Aku sudah pernah melihat para “boss besar” atau ketua dari berbagai organisasi amal, yang datang dengan membawa operator kamera, dan setelah penampilannya didokumentasikan, mereka segera menghilang dari lokasi.

Justru para “bawahan”-lah yang berada di sana dan melakukan aksi amal yang sebenarnya dengan menolong dan mendistribusikan barang-barang kebutuhan kepada mereka yang membutuhkan!

Hahaha!
Para boss atau ketua itu benar-benar tak mempraktikkan Bodhicitta sama sekali?

Lihatlah dari lebih banyak sudut pandang, dan Pencerahan akan terwujud dengan usahamu yang tekun dan tulus!

Demikianlah, apakah kamu benar-benar melatih Buddha Dharma?


Salam semuanya.


Lama Lotuschef

Related Posts:



Saturday, November 15, 2014

Tugas Koan – Komentar [1]


Dibagikan dari masukan teman-teman beserta tambahan anotasi oleh Lotuschef – 14 November 2014
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: 公安作业 Koan Assignment – Comments [1]

Baca juga: Tugas – Koan



** Catatan: batas akhir mengirimkan komentar untuk tugas ini adalah Sabtu, 15 November 2014.

[--- Beberapa komentar untuk tugas koan.

Aku ingin memberikan beberapa pandanganku mengenai kasus ini.

Secara pribadi aku merasa kalau ZZ telah mencoba sebaik mungkin untuk mengaplikasikan konsep bodhicitta dengan ingin menolong para insan, tapi ada sesuatu yang agak mengganggu dengan hanya menolong para insan DI LUAR, yang artinya bukan mereka yang dari Ordo Satya Buddha. Tak jelas kenapa dia memilih untuk melakukan hal tersebut, apakah karena perselisihan atau alasan-alasan lain.

Satu lagi adalah saat Mahaguru memberikan tanggung jawab XX kepada si WW, bukan kepada si ZZ, menjadi cukup jelas kalau ZZ tak cocok untuk peran tersebut.
Mungkin kamu benar kalau dia suka memerintah karena mungkin merasa jadi orang penting yang pernah membantu pembangunan beberapa rumah ibadah. Suaranya perlu dipertimbangkan.

Dengan beberapa pointer berikut:
1.    Hanya menolong DI LUARAN
2.    Memastikan bahwa Dharma Satya Buddha terus disebarkan
Adalah hal yang bagus, tapi menurutku, kalau aku menjadi si ZZ, menolong berarti dengan melihat jodoh dan keadaan mau mengulurkan tangan tanpa membeda-bedakan.
Saat ada orang dari Dalam (menurut kasus) yang butuh pertolongan, ya akan jadi aneh kalau tak menghiraukannya.

Memastikan Dharma Satya Buddha untuk terus disebarluaskan juga bagus, tapi hal ini harus dilakukan sesuai dengan jodoh dan tingkat pencapaian mereka yang membabarkan buddha dharma, untuk memastikan versi buddha dharma Satya Buddha yang benarlah yang dibabarkan, begitu juga dengan mengukur kapasitas penerimanya.

Tak bisa mengajar dengan membabi buta.

Pertama, perlu menyadari tingkat realisasi diri sendiri; dan
Kedua, membabarkan dharma bukan dibatasi sebagai kewajiban dari murid-murid Mahaguru generasi awal saja, berhubung lamanya berlindung (bersarana) bukan jaminan murid tersebut punya keberhasilan/realisasi.

Kalau saja si ZZ bisa mengaplikasikan 3 Roda Kesunyataan, ia tak akan memperumit keadaan dengan menarik batas untuk menolong orang Luar dan orang Dalam, karena dari awal dia akan tahu bahwa semua insan adalah Satu adanya.
Kiranya ZZ hanya perlu membenahi  pola pikirnya sedikit lagi dan semuanya akan berubah menjadi lebih baik.
Melakukan amal untuk pendidikan dan para manula tentunya merupakan hal yang baik untuk dilakukan; dan ada banyak cara untuk beramal pula.

Salam. ---]

~~~~~~~~~

Tanggapan:

Komentar-komentarmu sudah tepat.

Tapi pertimbangkan juga bahwa ringkasan mengenai si ZZ ditulis oleh orang lain!
Hahaha! Jadi kita hanya bisa “Berasumsi” akan pandangan si penulis akan catatan sejarah si ZZ.


Kalau aku membaca si ZZ, memang sungguh ada unsur “kepemilikan” mengenai dirinya yang merasa perlu menjadi “pusat perhatian” dan menduduki “kursi pemimpin” juga!

Kulihat dia juga terpaku dalam berbagi dharma Satya Buddha menurut VERSI-nya sendiri!
Para relawan di sana juga kebanyakan bukan murid Mahaguru Lu.

Di dalam grup Whatsapp yang berisikan beberapa orang, ia menunjukkan kepada kami mengenai kunjungan yang dilakukan keesokan harinya setelah kunjungan kita!
Ia juga dengan tegas menuliskan bagaimana ia ingin semua kunjungannya dipersingkat! :)

Seperti Shimu, mengklaim telah mengabdikan 41 tahun untuk kesejahteraan Ordo Satya Buddha, namun orang-orang tak paham sama sekali bahwa dengan ia memaksa atau mendikte orang-orang sungguhlah bertolak belakang dengan ajaran Buddha!

Mengklaim kredit atas usaha diri dalam sebuah Pasamuan Umat Buddha atau acara amal, juga bertolak belakang dengan ajaran Buddha!

Hahaha!

Orang ini sungguh Tak Menunjukkan kalau ia percaya pada Mahaguru, dan juga belum paham tujuan dari beramal, serta definisi Pembabaran Dharma pula.
Dharma adalah berbagai macam cara atau metode!

Sayangnya tak banyak yang paham konsep dasar ini dengan benar! :)

~~~~~~~

Teman-temanku sekalian yang terkasih,
Aku sudah bertanya kepada banyak murid “apakah kamu mutlak 100% percaya dan beriman pada Mahaguru Lu?” dan jawabannya selalu 100% percaya pada Mahaguru Lu!

Hahaha!

Mari kita pelajari data yang diberikan di dalam Koan ini.
Saat Mahaguru menugaskan orang lain untuk mengurus badan amal tertentu, dan bila kamu percaya 100% kepada Mahaguru, maka kamu tak akan merasa bahwa semua usaha dan kerja kerasmu di masa lalu menjadi sia-sia.

Kamu harus mengakui bahwa [Mahaguru tahu yang terbaik!]

Karena memang begitulah seorang Guru Akar akan bertindak kepada semua muridnya, tanpa memperhitungkan seberapa banyak usaha dan waktu yang kamu pikir telah dedikasikan untuk membabarkan dharma!

Juga perlu dicatat bahwa: Sebenarnya Tak Ada “Dharma Satya Buddha” juga!

Jadi ternyata Diri Sendiri-lah yang menciptakan berbagai diskriminasi atau pandangan Dualisme akan “Buddha Dharma”!

Sayangnya, banyak yang tak sadar bahwa “Buddha Dharma” hanyalah metode, sekedar cara untuk menolong semua insan; dan cara-cara ini juga banyaknya tak terhingga.
Tapi harus diketahui bahwa semua cara tersebut akan sangat spesifik dan disesuiakan dengan setiap individu!
Kamu membaca Sutra Avatamsaka?
Semua yang pernah kutulis dan bagikan, dijelaskan dengan sangat baik di sutra yang mengagumkan tersebut!

Orang yang menuliskan sejarah si ZZ sedang mencoba untuk membenarkan usaha si ZZ.

Tapi mari kita lihat dari sudut pandang [Amal]!
Konsep 3 Roda Kesunyataan dari Bodhicitta, akan menjelaskan apa arti [Amal] dari perspektif Buddha dengan sangat baik.

Ingin mencapai Kebuddhaan, berarti si sadhaka harus punya pola pikir yang sama dong? :)

Benar sekali! Beramal ke orang dalam dan orang luar Ordo Satya Buddha, merupakan dualisme.

Membuat program untuk semua aktivitas amal hanya dari sudut pandang satu orang saja, sudah menjadi semacam Keterpakuan!

Kalaupun yang ditulis mengenai si ZZ di atas adalah benar, boleh dibilang ZZ telah menyia-nyiakan waktunya selama bertahun-tahun sebagai murid Mahaguru Lu!

Hahaha!
Kamu baca ringkasan ceramah Mahaguru dari situs TBS yang ditulis oleh para VM?
Mereka seperti ZZ dan banyak lainnya, sungguh Tak Punya Iman yang Absolut kepada Guru Akar mereka sendiri, oleh karenanya gagal mempelajari berbagai dharma yang diperlukan untuk Menyelamatkan Diri Mereka sendiri, dan tentunya, tak tahu cara untuk menyelamatkan orang-orang lain pula!

Lalu?
Bagaimana dengan membaca Aura?
Kamu hanya perlu melihat satu kuncinya – Penuaan!
Sungguh!
Mahaguru bilang kalau seseorang akan menjadi lebih muda atau awet muda saat menjalani pelatihan dalam berbagai tingkat menuju Kebuddhaan!
Jadi kalau kamu ternyata malah sakit-sakitan, menua dengan cepat, punya raut wajah yang tak bersahabat:... berarti kamu sungguh tersesat atau kelenger berat!

Bagaimana halnya dengan Pahala? Mohon renungkan akan 3 Roda Kesunyataan!

Bila pemikiranmu akan Amal dan Pembabaran Dharma ternyata lebih membawa kerugian daripada kebaikan, maka lebih baik berhenti saja dan jangan lakukan apapun!


Salam semuanya. 



Lama Lotuschef

Related Posts:


Saturday, September 20, 2014

Karma [2] – Sadhana untuk membangun jodoh baik [2]


Ditulis oleh Lotuschef – 19 September 2014
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Karma 因果 – Affinity Practice 因緣法 [2]



Baca juga: 因果 – 因緣法 [1]

Teman-temanku sekalian,
Artikel di atas dibagikan oleh Sn dan di dalamnya diuraikan berbagai kiat dasar dengan jelas.

Kudengar kalau Rd menyarankan Yn untuk pindah rumah karena fengshui rumahnya tak baik untuk dihuninya. :)
Hahaha!

Bukan karena fengshui rumahnya, tapi justru individu masing-masing yang harus berbuat sesuatu untuk mengubah karmanya sendiri!

Lihatlah si Wu, setelah menolongnya kali ke-2, ia mulai rajin menjapa mantra 100 Aksara Vajrasattva.
Ia menolong dirinya sendiri dan juga banyak insan lain.

Kamu semua lupa kalau aku pernah menyarankan untuk memulai dengan membuat niat bahwa “Mulai dari sekarang, semua pahala dari perbuatanku, akan dilimpahkan untuk semua insan. Semoga semua semua insan selalu sehat dan bahagia!”

Itu juga merupakan Bodhicitta Niat yang tercakup di dalam Sadhana Empat Prayoga & Pertobatan Vajrasattva (四家行).

Aku juga dengar kalau kalian melakukan Puja Asap (Dhumapuja)!
Hahaha!

Pindah rumah dan juga melatih Dhumapuja untuk menggantikan Pertobatan Vajrasattva, menunjukkan kalau mental kalian “terganggu” dan TERSESAT!

Ingatlah 一心不乱, di mana Hatimu tak terpengaruh oleh berbagai macam dorongan hingga memicumu untuk bertindak.

Aku juga menyarankan semua untuk mau beramal. Apakah kalian benar-benar beramal secara sukarela tanpa mengharap pamrih?

Cara yang sederhana adalah dengan membeli kertas sembahyang, melipatnya menjadi teratai, dan mempersembahkannya untuk semua arwah, dewa bumi, serta dewa kota setiap harinya. Juga tak lupa untuk mempersembahkan kepada mereka semua saat melakukan sesi sadhana bersama!

Kalian juga bisa melipat kertas sembahyang dan menitipkannya kepadaku untuk dipersembahkan saat ada puja di sini ataupun luar negeri.
Pun masih bisa turut melakukan sponsor acara amal seperti yang kita lakukan di luar negeri.

Atau, bisa juga dengan menjapa Sutra Maharaja Avalokiteshvara (Gaowang) atau Mantra 100 Aksara Vajrasattva untuk dilimpahkan pahalanya kepada SEMUA INSAN!

Ini semua kembali lagi apakah KAMU memang mau mengubah nasibmu sendiri.
Semua poin di atas juga ada di artikel yang Sn bagikan.

Mohon dipahami dulu apa itu Melatih Diri!

Begitu juga dengan Sadhana Empat Prayoga dengan Pertobatan Vajrasatta, ia mencakup Pertobatan dan Penyucian – seperti yang Mahaguru katakan, adalah yang Terbaik dalam aspek Pertobatan dan tak ada sadhana lain yang bisa mengunggulinya!

Berpikirlah dengan baik dan gunakanlah Kebijaksanaan saat kamu memutuskan untuk melakukan suatu hal. Jangan sampai melenceng dari Jalan Bodhi dan ajaran-ajaran Mahaguru, karena nantinya kamu malah makin jauh dari Mahaguru!

Renungkan selalu bahwa ajaran Mahaguru akan selalu membimbingmu.
Karena dari situlah kamu bisa memperkokoh jalinan silsilahmu dengan Mahaguru, Sang Guru Akarmu.

Kini ada yang bermimpi Mahaguru datang dan memberikan berkat jamah kepala (Mo-ding). Tapi coba RENUNGKAN kembali dengan lebih mendalam, ADA APA?

Mahaguru muncul bisa saja sebagai sebuah peringatan untuk tak melenceng dari jalan pelatihanmu.

Tentunya hal tersebut juga salah satu wujud pemberkatan darinya!
Tapi bukan berarti bahwa kamu telah bersadhana dengan baik.

Jangan membuat kesalahan besar dengan hal-hal Tahayul dan lainnya seperti Fengshui, sampai kamu harus sepenuhnya tergantung padanya.
Metode Kemudahan (方便法) sangat bergantung pada pengaruh dan jodoh karma individu yang bersangkutan dengan Buddha!
Itu juga ditulis dengan jelas di artikel tersebut.

Bacalah dan cobalah untuk memahaminya dengan baik, maka kamu akan paham apa yang kucoba jelaskan kepadamu!

Hahaha!

Saatnya tersadarkan!


Salam semuanya.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Related Posts:


Wednesday, July 23, 2014

Koan Zen – Tugas [Kesimpulan]


Ditulis oleh Lotuschef – 20 Juli 2014
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Zen Koan – Assignment 禅公案 - 作业




[--- Tanggal 15 Juli 2014, 22:40
Subjek: Vajra Six Realms Liberating Mantra Joss Paper
Kepada: lotuschef.ven@gmail.com

Selamat siang,
Aku telah melatih Dhumapuja (Puja Asap) selama beberapa waktu dan berniat untuk membakar kertas sembahyang mantra vajra yang membebaskan 6 alam di saat ritual.
Kiranya mohon saran bagaimana aku bisa menggunakan kertas sembahyang ini untuk memaksimalkan efek pembebasan.
Salam terhangat, ---]


[--- Rabu, 16 Juli 2014, 2:54 AM

Baca juga: Kertas Sembahyang Mantra Vajra yang Membebaskan Enam Alam [1]

---

BB yang terkasih,

  1. Apakah yang kamu maksud dengan mandala mantra vajra 6 alam adalah seperti yang ditampilkan di atas?
  2. Kamu belum memberikan informasi apakah kamu murid yang telah berlindung (bersarana) kepada Buddha Hidup Lian Sheng, Mahaguru Lu.
  3. Mohon mengirimkan email ke Pure Karma – purekarmaservices@gmail.com.
  4. Emailmu adalah Permohonan Pribadi, jadi ada biaya yang harus dibayarkan.
  5. Kamu bisa mendonasikan SGD 800,- ke Kegiatan Amal yang dilakukan Pure Karma, atau kegiatan amal lainnya yang disetujui oleh Pure Karma di negara tempat tinggalmu.
  6. Apakah kamu sudah mendapatkan abhiseka untuk sadhana Dhumapuja?
  7. Kami menyarankanmu untuk bertanya atau menuliskan surat kepada Guru Akarmu mengenai pertanyaanmu tersebut.

---

Teman-temanku sekalian yang terkasih,
Menginformasikan bahwa Pure Karma tidak memberikan layanan pribadi secara cuma-cuma (gratis).

Email di atas adalah Permohonan Pribadi untuk meminta saran atau pengetahuan, jadi ada biaya yang dikenakan.

Konsultasi Pribadi akan dikenakan biaya sebesar $3000 (tiga ribu dollar) per 20 menit.

Menyarankanmu kalau ada pertanyaan, bertanyalah kepada Guru Akarmu sendiri.

Sebagai orang yang telah ditahbiskan bukan berarti ia memberikan layanan secara gratis atau kapanpun orang lain memintanya. :)

Salam.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef ---]


[--- Jumat, 18 Juli 2014, 4:08 AM

BB yang terkasih,
Kamu pikir aku telah meninggalkanmu?
Hahaha!
TIDAK!
Sabar ya.

Sementara waktu ini, japalah mantra Guru dan Sutra Maharaja Avalokiteshvara (Gao Wang) sebanyak mungkin dan limpahkan pahalanya untuk semua insan, semoga mereka mendapatkan kehidupan yang baik!

Saat kamu menjapanya, bayangkan kamu menjadi seperti bola lampu yang dihidupkan, dengannya kamu memancarkan sinar yang cemerlang, membagikannya dengan semua insan!

Aku akan menjelaskan apa yang akan kulakukan untuk menolongmu membersihkan rintangan karmamu! :)
Kalau kamu terlanjur marah dan mengata-ngataiku, tak masalah!
Aku tak sakit hati koq. :)

Email ini sangat rahasia.
Jangan bagikan dengan orang-orang lain dulu. Tunggu sampai aku beri tanda! :)
Ingatlah, aku hanya membantu mereka yang mau membantu dirinya sendiri!


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom

Salam
Lotuschef Lama ---]


[--- Jumat, 18 Juli 2014, 10:53 PM

Hai Master,
Aku paham.
Salam terhangat. ---]


[--- Jumat, 18 Juli 2014, 11:17 PM

Sama-sama!
Sementara ini bacalah dan nikmatilah artikel-artikel yang berhubungan dengan topik ini!

Salam
Lotuschef ---]


[--- Sabtu, 19 Juli 2014, 12:08 PM

BB yang terkasih,
Beberapa adalah materi untuk membantumu memahami pelatihan diri:

真佛经观想 True Buddha Sutra Visualization
The True Buddha Sutra 真佛经[英文版]
Live Cast for 12 July 2014 Event
5-7-2014 Vajrasattva Repentance & Purification Practice
Pure Karma Cultivation of Vajrasattva Repentance

Saat memulai sadhana, kita membawa semua insan dari 6 alam duduk bersama kita untuk turut bersadhana bersama.
Selama kamu tulus bersadhana, dan kamu Percaya pada Guru Akarmu 100%, kamu akan baik-baik saja!


Bagaimana halnya dengan Kertas Sembahyang mantra vajra 6 alam?
Hahaha!
Ia punya kekuatan hanya bila kamu tulus dan tahu cara menggunakannya untuk memberi manfaat bagi semua insan di 6 alam, yang juga termasuk dirimu sendiri, sebelum kamu bisa membebaskan diri dan siklus 6 alam samsara.

Kalau kamu bisa santai dan percaya bahwa apa yang kamu lakukan ini bermanfaat bagi semua insan, tanpa memprioritaskan diri sendiri, maka apapun yang kamu lakukan akan bekerja atau menjadi efektif!

Jangan memperumit hidup dan pikiranmu dengan “LEBIH EFEKTIF”!
Hahaha!
Karena itu adalah faktor awal dari Penderitaan di 6 alam samsara!

Apapun metode yang kamu latih, lakukanlah dengan hati yang tulus dan santai, serta jangan membebani pikiranmu sendiri akan efektivitasnya.
Pikiran yang Suci adalah kuncinya. :)


Aku mengubah emailmu menjadi sebuah Koan Zen untuk berbagi Buddha Dharma.
Lewat cara ini, emailmu menjadi Studi Kasus untuk membantu orang-orang lain belajar Buddha Dharma.
Secara tak langsung kamu telah memberi manfaat dengan menolong orang-orang tersebut, dan oleh karenanya rintangan karmamu berkurang!
:)

Banyak orang, rumah ibadah, atau “para guru” yang Bukan guru akarmu  belum berhasil mencapai Yoga dengan Buddha atau Bodhisattva manapun. Jadi mereka benar-benar tak bisa mengajarmu cara-cara yang dilakukan oleh para Buddha.

Kalau mereka berjualan kepadamu, mengatakan bahwa kamu harus membayar $$ lebih banyak untuk mendapatkan berkat atau keberuntungan lebih banyak, SEGERA LARI DARI ORANG-ORANG SEPERTI ITU!

Kenapa menyarankanmu untuk berdonasi di kegiatan amal?
Kamu bisa beramal kepada mereka yang tak kamu kenal, dengan hati yang tulus – di sini artinya kamu telah paham ajaran buddha tentang Tak Ada Perbedaan, Segregasi, dan Diskriminasi.

Kamu juga akan melihat semua insan sebagai Tunggal, Satu Adanya!
Seorang buddha punya kebijaksanaan dan welas asih yang tak terbatas.
Pada akhirnya ini adalah tujuan yang akan dicapai oleh semua sadhaka!


Salam.
Kuharap aku telah menolongmu.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef ---]


---


Teman-temanku sekalian yang terkasih,

Transformasi [变化] adalah sesuatu hal yang Kamu juga bisa lakukan saat kamu sepenuhnya memahami CARA untuk menggunakan pengetahuan Buddha Dharmamu dengan ketekunanmu dalam bersadhana, DITAMBAH dengan Bodhicitta Aspirasi yang dilaksanakan untuk memberi manfaat bagi SEMUA INSAN!

Saat BB meminta saran untuk Memaksimalkan Efek Pembebasan dari kertas sembahyang mantra vajra 6 alam, berarti Ia butuh bantuan! Untuk mengurangi beban karma buruknya.

Maka solusinya adalah dengan Beramal! :)


Pola pikir BB pada saat itu belum “ideal” untuk langsung dijelaskan mengenai Fakta-fakta yang ada secara gamblang! :)

Jadi pertama kali sengaja kubuat kaget dulu, tapi juga dengan welas asih memberinya tautan untuk mempelajari mandala mantra vajra 6 alam yang aku sudah pernah publikasikan di blog-ku.

Hahaha!

Dari sejak awal aku tak pernah meninggalkanya! :)

Tapi kalian semua kebanyakan menggambarkannya sebagai orang yang tidak baik!
Ingatlah selalu, apa yang kamu gambarkan mengenai BB adalah gambaran dari dirimu sendiri sebenarnya!
Duplikat persis dari DIRIMU!

Sungguh! Aku mungkin cukup kasar dengan kalian semua? :)


NAMUN COBA RENUNGKAN:
Apa yang kuajarkan kepadamu semua di saat Paling Awal dalam bersadhana?

Masih ingat Berapa Kali aku bertanya kepadamu semua “Ada yang ingin ditanyakan?”
Ternyata tak ada pertanyaan!
Kubilang: Salah satu apakah kamu tahu semua hal, atau kamu tak tahu apa yang perlu kamu ketahui, atau kamu sama sekali tak tahu apa-apa!

Saat kamu bersadhana bersamaku, aku menjelaskan dengan detil bahwa aku tak menganjurkan siapapun bersadhana Hanya Demi Diri Sendiri!

Mahaguru Lu juga mengajarkan hal yang sama pula!
Saatnya Sadar!

Saat berlindung (bersarana), sumpah apa yang kamu ucapkan?
Melakukan yang terbaik untuk Semua Insan. Bukannya begitu?

Kini kenapa seseorang bersadhana?
Apa yang kita lakukan di bagian paling awal dalam sesi sadhana?

Empat Hati yang Tiada Batas [Brahmavihara], bukan?
Itulah Bodhicitta!

Jadi mau seberapapun amburadulnya teknik seseorang dalam bersadhana, bila ia bisa membawa semua insan dari 6 alam untuk turut bersadhana bersamanya, itulah Maha Bodhicitta!

Kenapa menuduh BB tak punya bodhicitta?

Justru kamu yang kurang punya bodhicitta karena tak punya welas asih kepada orang yang meminta saran!

Mandala mantra vajra 6 alam – aku sudah menjelaskan yang ini berkali-kali beserta dengan visualisasinya saat kamu menjapa mantra ini!

Ia memberi manfaat bagi semua insan di 6 alam samsara!

Bisakah kamu berpikir bahwa BB tahu tentang manfaat dari mantra ini, dan ingin membantu menyelamatkan lebih banyak insan?

Hahaha! Semua orang melabeli BB dengan berbagai atribut negatif!

Tapi terima kasih atas semua komentar negatif yang diarahkan ke BB, karma buruknya Jelas Sekali Berkurang!

Tugas ini adalah studi kasus yang dibuat untuk Membantumu membuka hati kepada semua insan, layaknya seorang buddha atau bodhisattva.

Tak bisakah melihat beberapa sisi baik dari BB?

Kalau BB bukan orang baik, berarti kamu juga bukan!

Bukankah Satu adalah Semua, dan Semua adalah Satu?

Masih ada banyak “masalah” tapi tak ada gunanya disebutkan di sini.


Sekarang ini, kebanyakan dari kalian sama sekali tak punya jodoh untuk ajaran-ajaran yang lebih mendalam!

Ingatlah bahwa semua hal yang Mahaguru ajarkan jauh lebih mendalam dibandingkan bayanganmu, oleh karenanya pahamilah setiap ajaran beliau secara menyeluruh, dan janganlah sia-sia mengejar apapun yang orang-orang lain katakan sebagai “Lebih Sakti, Lebih Efektif”!

Mereka semua yang tergesa-gesa untuk membeli buku Mahaguru No.240 adalah contoh yang pas untuk menunjukkan betapa banyaknya orang yang tak benar-benar mendengarkan Mahaguru dengan baik!

Kenapa kamu tak berhasil mencapai Guru Yoga?
Atau lebih jelasnya, Yoga dengan yidam manapun?

Kamu lupa satu bahan yang sangat penting: Bodhicitta!

Hahaha!

Apapun yang selama ini orang-orang katakan kepadamu, bisakah mereka menggunakannya untuk memberi manfaat bagi semua insan?
Aku rasa sih tidak?
Mereka hanya mengumbar versi palsu demi mendapatkan penghormatan, sikap tunduk, kepatuhan, dan harta darimu, serta membuatmu menjadi budaknya!


Salam semuanya.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Related Posts:


Thursday, June 26, 2014

Tabib Langit [天医神君]


Ditulis oleh Lotuschef – 20 Juni 2014
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Book 235: Heavenly Doctor 天医神君


Artikel berikut diambil dari buku karya Mahaguru Lu no.235: “Para Pengunjung dari Alam Spiritual”, hal. 50-53.
Diringkas dan diterjemahkan ke Bahasa Inggris oleh Lama Lotuschef.


---

Sepasang suami-istri terbang ke Taiwan untuk memohon pertolongan dari Mahaguru Lu.
Permohonan: Sudah menikah selama 15 tahun tapi belum punya anak juga, memohon supaya Yang Mulia Buddha Hidup Lian Sheng menggunakan kemampuan astralnya yang agung, biarlah kiranya kami punya seorang anak.

Mahaguru menjawabnya: OK.
Kemudian beliau memberkati mereka dengan pemberkatan jamah kepala (mo-ding) dan juga memberikan sebuah fu yang beliau meterai dengan sebuah hembusan “HA”.

Mahaguru melanjutkan: Setelah sampai di rumah, pilihlah sebuah hari “Berhasil”, minum fu tersebut dan tunggu mujizat terjadi.
[Hari “Berhasil” bisa ditemukan di Almanak atau Kalendar Lunar dengan nama 成日].

Malam itu, seseorang dari langit datang mengunjungi Mahaguru Lu.
Ia memperkenalkan dirinya sebagai Tabib Langit – yang ditunjuk sebagai dewa yang bertugas.

Ia kemudian menjelaskan bahwa fu yang Mahaguru berikan kepada pasangan tersebut untuk melahirkan seorang anak adalah berasal darinya.
Tujuan kedatangannya adalah untuk menjelaskan kepada Mahaguru Lu bahwa fu tersebut berasal darinya, namun setelah meminum fu tersebut tak akan bisa membuat pasangan tersebut melahirkan anak. Tugasnya di sini menjadi dipertaruhkan.
Mahaguru bingung dan menanyakan alasannya.

Tabib Langit: Kedua ovarium si istri telah diambil karena pernah mengalami peradangan. Tanpa ovarium ataupun sel telur bagaimana caranya bisa punya anak?
Fu “Secara alami akan mengandung” tak akan efektif.

Mahaguru: Buddha Dharma tiada berbatas, bisakah Anda memberinya sepasang ovarium sehingga ia bisa punya anak?

Tabib Langit: Aku punya kesaktian untuk menyembuhkan mata yang buta, telinga yang tuli, dan yang lumpuh sehingga harus duduk di kursi roda. Aku juga bisa mengganti hati (liver), ginjal, dan membangkitkan yang telah mati, tapi untuk pasangan ini aku tak bisa berbuat apa-apa.

Mahaguru: Lho, kenapa?

Tabib Langit: Keluarga pasangan ini adalah orang-orang kaya, namun kekayan tersebut dikumpulkan dengan cara-cara yang ilegal. Karena hal itu maka para leluhurnya tak punya pahala.
Kalau punya pahala yang diturunkan dari para leluhur, ditambah dengan Rahmat Surgawi, maka penyakit-penyakitpun bisa disembuhkan. Para leluhur dari pasangan yang mendatangimu hari ini tak punya pahala, oleh karenanya tak bisa diselamatkan.

Mahaguru mendesah: Para insan harus mengumpulkan pahala sehingga keturunan mereka tak menjadi korban.
Aku berempati kepada para insan yang terkena efek dan mengalami penderitaan karena pengaruh karma negatif.

---

Teman-temanku sekalian yang terkasih,
Mahaguru mencoba semaksimal mungkin untuk menolong mereka yang membutuhkan bantuan.
Namun, apakah kiranya kamu pantas mendapatkan bantuan tersebut?
Apakah kamu punya cukup pahala agar bantuan tersebut termaterialisasikan?

Kenapa dari sekarang tak mulai dengan bersadhana dengan tekun untuk menolong dirimu sendiri dan para leluhurmu?

Kamu bisa beramal atas nama para leluhurmu, begitu juga atas nama dirimu sendiri.
Beramal bisa berupa:

  1. Donasi uang untuk berbagai tujuan amal.
  2. Berderma tenaga fisik dengan bekerja bagi mereka yang miskin di lembaga-lembaga tertentu.
  3. Beramal dharma dalam bentuk sadhana dan pelimpahan pahala untuk semua insan yang meliputi para musuh karmamu dan juga para leluhurmu dari kehidupan ini dan semua kehidupan lampau.

Pure Karma juga melakukan Pelimpahan Pahala atau Persembahan untuk Para Leluhur 3x dalam setahun di saat:
  1. Festival Qing Ming – hari untuk membersihkan kuburan (di awal April).
  2. Festival Zhong Yuan – penanggalan lunar bulan ke-7, yang juga dinamakan Festival Hantu.
  3. Satu bulan sebelum Tahun Baru Lunar.

Acara-acara tersebut bertujuan untuk memberikan sumber daya yang melimpah bagi para leluhur, sehingga para leluhur bahkan bisa berbagi dengan mereka yang membutuhkan di sekitarnya.

Pure Karma juga memberikan persembahan kepada para Arwah Terlantar di setiap acara yang dilakukan, dengan ini melakukan amal berbagai sumber daya untuk para arwah yang miskin.


Satu wadah berikut berisi kertas sembahyang ini adalah untuk para Arwah Terlantar.

Semua bola sinar berikut menunjukkan bahwa persembahan kita diterima dengan penuh sukacita.

Arwah Terlantar adalah arwah yang tak punya atau tak menerima sumber daya dari siapapun ataupun dari para keturunannya.

Hahaha!
Sekarang jadi ingin melakukan sesuatukah?
Hal baik mengenai Pelatihan Diri adalah bahwa kamu bisa menebus kesalahan-kesalahanmu kepada insan lain – baik kesalahan yang berasal dari dirimu sendiri maupun dari para leluhurmu.


Salam semuanya.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Friday, March 28, 2014

Penyeberangan Bardo untuk Musuh Karma Diri Sendiri [2]


Ditulis oleh Lotuschef – 28 Maret 2014
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Bardo Deliverance for One's Own Karmic Negatives 超度本身的怨亲债主 [2]

Baca juga: Penyeberangan Bardo untuk Musuh Karma Diri Sendiri [1]

Paket Pelimpahan Pahala Khusus untuk para Musuh Karma
Dan berikut adalah 7 paket penyeberangan bardo untuk sesi ini.
Dua pak untuk para korban MH370 beserta dengan semua musuh karma mereka dari kehidupan ini dan semua masa lampau.


[--- Belinda Tan: Hah??? Penyeberangan Bardo untuk para musuh karma kita???
Baru pertama kali mendengar ada yang beginian heehee...
Bukankah paling baik adalah bersadhana dan memohon maaf dari mereka...
Terima kasih atas panduanmu yang berharga selama ini. ---]


[--- Francesca Poon: Ya. Memang tanggung jawab diri sendiri untuk memohon maaf dengan tulus.

Banyak orang yang setiap minggunya mendaftar untuk penyeberangan bardo bagi musuh karma mereka di saat upacara dharma yang dipimpin Guru di Seattle dan Taiwan atau berbagai negara lain, selama 30 hingga 40 tahun ini; begitu juga yang mendaftar di rumah ibadah setempat daerah mereka.

Anehnya tak ada seorangpun yang menjelaskan kepada mereka bahwa “MEMBAYAR $$$ belum tentu berhasil!!!”
Hahaha! ---]


[ Kamu lihatkah berbagai vihara atau rumah ibadah yang menjual begitu banyak pak berisi Teratai beserta Fu/Titah untuk Penyeberangan Bardo?
 

Kalau kamu telah mendaftar selama bertahun-tahun, mohon direnungkan apakah kehidupanmu menjadi lebih baik?
 

Apakah ada orang di tempatmu mendaftar Penyeberangan Bardo untuk leluhur atau musuh karmamu pernah memberitahumu bahwa kamu harus memohon maaf dengan tulus dan tak mengulang menciptakan Karma Buruk yang merugikan para insan? ]


[--- LL kepada LB:

Hahaha! Sebenarnya Penyeberangan Bardo untuk musuh karma seseorang tak bisa dipatok dengan tarif sebesar harga itu.
Mereka yang bersadhana dan sungguh-sungguh ingin memohon maaf dan tak berbuat jahat kepada orang lain, maka Penyeberangan Bardo untuk Musuh Karma akan mampu menolongnya.
Tapi mereka yang kurang tulus, hal ini sama seperti membuang uang saja.
Sama halnya pula dengan mereka yang selalu berpikir untuk mencari jalan pendek, ini tak akan efektif.


Aku menulis artikel dengan topik ini supaya aku tak diganggu oleh mereka yang memohon Penyeberangan Bardo untuk Musuh Karma tapi hanya mau membayar sedikit dan tak tulus pula.

$$$ (uang)? Aku tak sebegitunya bernafsu!
He he! ---]

---

Teman-temanku sekalian yang terkasih, kamu mungkin saja bilang bahwa aku malas untuk melakukan Penyeberangan Bardo untuk permohonan individual.
Tapi aku tak terganggu dengan hal itu.

Namun untuk beberapa kasus seseperti MH370, atau Petugas Keamanan yang kehilangan nyawa saat bertugas, atau korban-korban pembunuhan, maka Pure Karma akan membantu mereka lewat layanan Penyeberangan Bardo, selama kita punya sarana untuk melakukannya, atau kita juga bisa membuka sponsor.

Oh mungkin saja kamu bilang kalau aku hanya mencari $$$ berhubung Pure Karma memasang tarif layanan yang tinggi.
Bicara secara relatif, tarif yang dipasang Pure Karma masih masuk akal bila kamu bandingkan dengan tarif yang dipasang oleh beberapa praktisi lain.
Mereka ini memasang tarif normal sebesar $20.000 untuk paket layanan 3 malam.
Dan bila mereka cukup pandai untuk menakut-nakuti beberapa anggota keluarga yang ingin mendaftar, maka mereka bisa meningkatkan harga untuk Paket Tambahan pula!

Pada kenyataannya, Para Musuh Karma arwah bardo yang bersangkutanlah yang akan mencegah arwah tersebut supaya tak memasuki Alam Surga, apa lagi Tanah Suci!!!

Hahaha!
Maka jadilah orang yang mampu mengamati dengan tajam!

Aku masih ingat kedatanganku pertama kali ke sebuah Memorial Garden,
Para arwah dengan tablet dan ruang-ruang kecil di sana ternyata hanya gentayangan di sekitar lokasi.
Jelas sekali mereka tak mendapatkan janji penyeberangan ke “Lantai Atas” atau Tanah Suci!

Sekedar kamu tahu, bila leluhur kita tidak bisa hidup di “sana” dengan nyaman, mereka akan terus kembali kepada kita untuk meminta sumber daya atau bekal.

Kini, bagaimana dengan dirimu sendiri saat harus sudah meninggalkan alam ini?

Bagaimana caranya menyelamatkan dirimu sendiri?

Beramal dan Bersadhanalah juga!


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Disunting dari Jurnal Lotuschef

Related Posts:


Saturday, March 15, 2014

Berfokus Pada Hal Yang Kurang Tepat 因小失大


Ditulis oleh Lotuschef – 14 Maret 2014
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Penny Wise, Pound Foolish 因小失大



[--- 1. Fashi yang terkasih,
Selamat siang.
Kami ingin mendaftar dan akan menghadiri puja api homa. S$MM untuk teratai persembahan.

蓮花X1 N1岁 肖A
蓮花X2 N2岁 肖B
蓮花X3 N3岁 肖C
蓮花X4 N4岁 肖D
Alamat: ...

Untuk mensponsori arwah terlantar dan 水子灵 (arwah janin) $MM dari 祖先 (leluhur)-ku dan keluargaku.
莲花XX氏历代祖先
Alamat: ...

Kemudian persembahan lotus untuk berikut ini, sebesar S$MM
莲花XX氏历代祖先
蓮花X22 之 musuh karma
蓮花X3 之 musuh karma

Mensponsori Bardo untuk MH370, masing-masing S$M=$4M
蓮花X1
蓮花X2
蓮花X3
蓮花X4 ---]


[--- 2. Hi! BB
Tolong bantu mendaftarkan dan sarankan cara pembayarannya. Terima kasih.
ABC 蓮花ABC, Blk...
Untuk 事业一帆风顺 (kemajuan & kelancaran karir)
DEF 蓮花DEF, Blk...
Untuk 合府平安 (seluruh keluarga aman tentram) ---]


Teman-temanku sekalian yang terkasih,
Administrator Pure Karma menerima pendaftaran di atas.

Lihatlah bagaimana hal-hal seperti ini berhubungan dengan topik "Penny Wise, Pound Foolish" (dalam hal ini, meribetkan berbagai hal yang kecil tapi lupa arti dari gambaran besarnya)?

PURE KARMA – melaksanakan semua upacara dengan Sungguh-sungguh mengikuti ajaran dari Guru dan Buddha.
DEMI MEMBERI MANFAAT BAGI SEMUA INSAN!


Di dalam Naskah Doa Puja Api Homa, tertulis “为众生分享光明” yang berarti berbagi Kecemerlangan dengan Semua Insan!

Dan juga “祈恩值福 普庇光明 超拔孤魂 及 被困之水子灵 普施餓鬼” yang berarti Memohon Kasih Karunia dan Kemanggalaan; Menarik dan Menyeberangkan para arwah yang terlantar, dan juga para arwah janin yang terperangkap, beramal untuk para hantu lapar...

SUNGGUH!
Naskah doa ini dibuat oleh Lotuschef dengan mengingat bahwa kita semua melakukan yang terbaik untuk semua insan.

Tentunya kita harus mulai dengan mereka yang Berjodoh dengan Buddha atau Padmakumara. :)

Sedari awal menulis artikel di blog ini, selalu menekankan POLA PIKIR.

Guru berkata bahwa kita harus bersadhana untuk mengubah atau menghapus berbagai Kebiasaan Buruk kita.

Lalu apa yang dimaksud sebagai Kebiasaan Buruk?

Setujukah bila semua Kebiasaan dan Tindakan kita Berasal dari Pikiran kita? :)

Kemudian akan ada orang yang dengan mudah mengatakan: “Aku telah Merelakan!”

Benarkah kamu telah merelakan?


Kasus 1


Pemikiran: Takut ada yang tertinggal, jadi menuliskan detil untuk setiap orang.

Umur dan shio (zodiak) tak diperlukan, karena Buddha mengetahui semuanya!


Untuk penyeberangan Bardo korban MH370, memberikan sponsor adalah beramal.
Bila Keluarga X menuliskan “X1 & keluarga”, maka semua anggota keluarganya beserta dengan para dewa bumi dan roh akan turut melakukan sponsor tersebut!

Benar sekali! Beramal sungguh tak butuh harus memberikan detil para donor atau sponsornya.
Semua hal yang kita lakukan akan dicatat secara virtual oleh para dewata!

Acara Amal Pure Karma hanya menggunakan Padmakumara, Buddha Hidup Lian Sheng, Yang Mulia Mahaguru Lu Sheng Yan, sebagai Donor atau Sponsor dari semua aktivitasnya! :)

Jadi semua yang berdonasi/turut melakukan sponsor dalam Acara Amal Pure Karma tahu bahwa mereka telah melakukan persembahan kepada Mahaguru Lu, dan beliau kemudian akan berdonasi/mensponsori semua acara amal Pure Karma.


Pola pikir beramalmu akan memampukanmu untuk membangun jalinan hubungan dengan Guru dan para dewata dengan mudah karena Bodhicitta adalah karakteristik yang melekat di dalam diri semua dewata!

Memiliki pola pikir beramal yang peduli pada semua insan tanpa Membedakan atau Memisahkan, juga akan membuat dirimu menjadi “bersinar”, dan dalam jangka waktu yang lama akan merubah raut wajahmu menjadi lebih hangat dan menyenangkan.
Kamu akan memancarkan kehangatan dan kepedulian!
Hahaha!

Lihat saja Guru.
Beliau menarik semua insan, khan?


Kasus 2


Yang ini sederhana.
Hanya meminta pemberkatan untuk karir dan satu lagi untuk keselamatan seluruh anggota keluarga.

Hahaha!

Yang ini masih belum paham bahwa kita melakukan persembahan dengan bahagia dan tulus, mewakili semua insan, tanpa mengharap pamrih. :)

Dengan Iman dan Mutlak Percaya pada Guru, seorang Buddha Hidup, kamu hanya perlu mempersembahkan dengan senang hati dan PERCAYA PADANYA kalau beliau akan mengurus semua kebutuhan masing-masing individu sesuai dengan pengaruh karma mereka!


Teman-temanku sekalian yang terkasih,
Itulah satu-satunya tujuan dari puja atau api homa yang diadakan oleh Pure Karma.

Memberikan persembahan yang mewakili semua insan dengan tulus dan senang hati = Bodhicitta.
Perihal mereka terberkati atau tidak, itu DILUAR KENDALI KITA!

MARI DIPIKIRKAN: selalu siap memberi demi dan mewakili semua insan, SIAPAKAH DIRIMU?

Oh Guru bilang kamu melakukannya tanpa berpikir untuk beramal atau melakukan sesuatu yang baik – inilah pola pikir Buddha!



Selamat melatih diri!


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Disunting dari Jurnal Lotuschef

Related Posts: