Showing posts with label sumpah. Show all posts
Showing posts with label sumpah. Show all posts

Friday, September 27, 2019

Tubuh Ucapan dan Pikiran Saling Manunggal 身口意相应?



Dibagikan dengan anotasi oleh Lotuschef – 8 Desember 2015
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: 身口意相应?Body Speech Mind Merged Mutually?












Mengutip dari artikel Masalah dengan Perbedaan Sudut Pandang 這是角度上的問題:
Extract:
Body Speech Mind - Guru Yoga

Wisely Huang The achieve guru yoga, your heart must be harmony and the same as Root Guru... If guru vow not to hurt sentient by taking court action, and we do the other way around means our heart is not the same as Guru and then we fail at guru yoga.
[Untuk mencapai keberhasilan guru yoga, hatimu harus selaras dan sama dengan hati Guru Akarmu… Bila Sang Guru bersumpah untuk tidak menyakiti insan dengan mengambil langkah hukum, dan kita malah mengambil langkah sebaliknya berarti hati kita tidak sama dengan Guru dan demikianlah kita gagal dalam Guru Yoga.]

Francesca Poon Hi wise, you are Right! Body Speech & Mind must be the same! Simple is the Key and the less said the better. Learn from the 3 most recent arrows - writing lots, don't equal to Complete Understanding of what One is writing, agree? Hahaha!
2 hours ago · Like
[Hi Wise, kamu Benar! Tubuh, Ucapan dan Pikiran harus sama! Sederhana adalah Kuncinya, dan semakin sedikit diucapkan maka semakin baik. Belajar dari 3 panah yang baru saja ditembakkan (panah pencerahan) – tulisannya terlalu panjang, namun yang menulis tidak punya Pemahaman Lengkap atas apa yang ditulisnya? Hahaha!]

<<  Funglie Huang I must say this is so disheartening, especially read the comment above from my fellow Indonesia Dharma brother... I pray to His Holiness may the Light bestow upon you, brother.
about an hour ago · Like
[Saya harus katakan bahwa hal ini sangat mengecewakan, terutama membaca komentar di atas dari sesama saudara sedharma dari Indonesia… Saya berdoa kepada Yang Mulia semoga Sinar terpancar memberkatimu, saudaraku.]

Funglie Huang I quote below part of His Holiness Dharma speech on 29 June 2013 , hopefully this can shed some "light". 
Do use google translate if this not your language.
[Di bawah ini saya kutipkan sepotong ceramah dharma Yang Mulia pada tanggal 29 Juni 2013, semoga cukup dapat ‘menjelaskan’. Gunakan Google Translate bila di bawah ini bukan bahasa yang Anda kuasai.]

"我們學佛法,也是要用全盤的角度來看,而不是用一個角度來看。
像今天我講的,宗委會的角度跟師尊的角度是不一樣的。
師尊的角度是無所謂,不告人。
但是以宗委會的角度,必須是要護持整個宗派的。

師尊講不告人,並不是叫所有真佛宗的弟子不告人,都被人家告。

你說你不告人,但是,人家告你啊!
還有呢?
另外一個問題,像是夫妻離婚的時候,怎麼辦?

你說,你學佛了,全部給對方了,你肯嗎?

他/她要全部拿走啊!

你怎麼辦?

所以,在這個角度上,你就必須要訴訟。
對不對?

師尊的角度是無所謂,無生法忍,我可以不告人;
宗委會的角度是要以全盤來看的,這些人是在斷人慧命啊!

宗委會怎麼沒有出來呢?

師尊是不告人的,但是護法金剛宗委會要出來啊!

我今天講的就是一個角度的問題,學佛要學全盤性的,師尊已經是學了全盤性的,師尊明心見性以後就發願「不告人,也不毀謗人」。
Maksud dari yang kukatakan hari ini adalah perihal Perbedaan Sudut Pandang, belajar agama Buddha harus lengkap dan menyeluruh, Shizun sudah mempelajarinya secara utuh, setelah Shizun “memahami hati dan melihat kodrat sejati” maka bersumpah [tidak akan menuntut orang, juga tak akan memfitnah orang].

師尊從來不毀謗人,也不想再批評別人,不想。
Shizun tak pernah memfitnah orang, juga tak berpikir/ingin mengkritik orang, tak ingin.

但是,在宗委會的角度上就必須要這樣做,這是角度上的問題。
Namun, dari sudut pandang Administrator merasa harus melakukannya, inilah Masalah dengan Perbedaan Pendapat.

今天就跟大家談到這裡,嗡嘛呢唄咪吽。"
http://tbsn.org/chinese2/talk.php?id=1553&classid=47

~~~~~~~~~~~~~~

Hahaha!

Teman-teman yang terkasih,
Bacalah potongan artikel di atas dan menurutmu bagaimana kamu bisa MENOLONG para murid seperti Funglie Huang dan mereka yang ada di komite Adminstrator TBS!

Bila kamu membaca seperti yang Mahaguru Lu niatkan, MAKA kamu akan paham apa yang Mahaguru Lu sedang beritahukan kepadamu bahwa mereka yang berada di komite Adminstrator punya pandangan yang berbeda dengan-NYA!

Hehe!

Jadi kamu “Menciptakan” Sudut Pandangmu sendiri, yang Berbeda dari sudut pandang Guru Akarmu, lantas kamu mengharap Keberhasilan dalam Guru Yoga?

Sungguh!

Bila kamu setuju dengan Funglie Huang dan Adminstrator, dan bahkan memaksakan pandangan tersebut kepada orang-orang lain, maka kamu adalah orang-orang yang pantas dikasihani karena menyia-nyiakan waktumu selama bertahun-tahun dalam “Melatih Dharma Tantra” menurut versimu sendiri!

Menunjukkan berbagai Kebenaran kepada kalian semua, memangnya ada keuntungan apa bagi Lotuschef?
Tidak ada!

Lantas MENGAPA tetap melanjutkannya?
Karena bersumpah untuk menyelamatkan dan mengurangi penderitaan para insan!

Tidak perlu datang untuk memohon maaf.
Justru kamu harus tersadarkan dan benar-benar mendengarkan Mahaguru Lu mulai sekarang. Itu saja sudah cukup!

Selamatkan dirimu sendiri dulu dan kamu bisa melakukan banyak Pertobatan seperti Sadhana Empat Prayoga atau Sadhana Pertobatan Satya Buddha.

Dan jangan buang-buang waktumu demi menunjukkan kamu berpihak kepada siapa!

Karena pada akhirnya, di dalam Realisasi Sempurna, [Semua adalah Satu & Satu adalah Semua]! 😊

Setulus hati aku berharap supaya tidak menemui para murid yang memusuhi, baik dari kalangan Vajra Master, Reverend, maupun sesama umat, yang mencoba memarahiku atau mencegahku supaya tidak duduk di area Reverend!

Sampai berjumpa dengan semuanya di Hong Kong segera!


Salam semuanya.

Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef


Wednesday, March 8, 2017

Menggenggam Tanganmu Erat-erat



Dibagikan dengan anotasi oleh Lotuschef – 8 Maret 2017
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: 执子之手 Holding Fast Your Hand



“执子之手,与子偕老”(读音:zhí zǐ zhī shǒu,yǔ zǐ xié lǎo)源于《经》“邶风”里的《击鼓》篇,原句是“死生契阔与子成说执子之手,与子偕老[1] 。
这句话原本是战士之间的约定,现代成语多运用执手偕老,形容爱情的永恒.[2] 而在种种承诺面前,爱情的承诺应是最动人心魄的了,平凡而真诚的诺言最为感人。两千四百年前的承诺至今在耳久久回荡,令人感慨岁月所难以磨灭的记忆与回答。

诗文出处
《击鼓》

击鼓其镗,踊跃用兵。
土国城漕,我独南行。
从孙子仲,平陈与宋。
不我以归,忧心有忡。
爰居爰处?爰丧其马?
于以求之?于林之下。
死生契阔,与子成说。
执子之手,与子偕老。
于嗟阔兮,不我活兮。
于嗟洵兮,不我信兮。


原文注释编辑
[1] 镗:tāng,击鼓的声音,象声词。踊跃:跳跃刺杀的样子。兵:兵器,刀剑。
[2] 土、城:名词作动词,垒土砌墙和修筑城池的意思。国、漕:“国”的本义是城邑,后来既指城市也指国家,这里指国都或大城市,指国家也说得通;“漕”是当时卫国的一个地名,小城邑,在今河南北边的滑县境内。
[3] 从:跟随。孙子仲:当时将军的名字。平:调和。
[4] 不我以归:“不以我归”的倒装,不让我回家的意思;“以”通“与”(yǔ),动词,给予,授以,予以。注意古代汉语语法中,“否定副词+动宾词组”,动词的宾语一律前置以示强调,如“时不待我”当作“时不我待”,以次类推。
[5] 爰:yuán,“于何”的合音,在哪里的意思。一说,乃、于是。 居:停留。处:住宿。丧:丢失。
[6] 于以:于何,在哪里的意思,表疑问。
[7] 契阔:聚散、离合的意思。契,聚合;阔,离散。成说:订立誓约。
[8] 于嗟:吁嗟,叹词。不我活:不和我相聚。活:通“佸”,相聚。
[9] 洵:远,遥远。一说孤独。 信:守约,指不能自己信守“与子偕老”的誓言。
[10]信:一说古伸字,志不得伸。一说誓约有信。
[11]爰居爰处?爰丧其马:有不还者,有亡其马者。
[12]成说:成言也。
[13]土国:或役土功于国。
[14]子:此处为“你”的意思。
[15]死生契阔:在《诗经》的注解里,“契”为合,“阔”为离,“死生契阔”就是“生死离合”的意思。“生死相依,我与你已经发过誓了:牵着你的手,就和你一起白头到老。”这是一个征战在外不能归的士兵与战友之间的深厚友情,他们执手共赴战场,无畏于死亡的挑战。
[15补充]死生契阔,与子成说”一句的解释,有以下两种说法。
说法一:“死生契阔,与子成说(shuō)。”按照汉典网等通行的解释,此举应解释为“无论生死离合,我都与你立下约定(立下誓言)”,“说”字与“悦”字此处不通假!“成说”就是“说成”,《诗经》中经常使用倒装语句,即“不论生死离合,我都和你说定了!”那么,说定的内容到底是什么呢?就是它的下一句,“执子之手,与子偕老……”
说法二:“死生契阔,与子成说(yuè)。根据南宋朱熹《诗经集传》”若按“定约、成议”解释,“与子成说”不如写作“与子成誓”,既作“说”,可以理解为通假字,“说”通“悦”更为恰当,“无论生死离合,我们两情相悦”。

战鼓擂得镗镗作响,战士踊跃操练刀枪;
国都、漕邑筑城墙,独我从军奔(bèn)南方。
‖跟随将军孙子仲,平定他国陈与宋(陈国、宋国);
久久不能把家回,忧心忡忡心儿碎。
‖哪里停军把营扎?慌了神儿丢了马;哪里寻它哪里找?荒野林下卧芳草。‖”一同生死不分离,我们早已立誓言。别时握住你的手,白头到老此生休
‖我声声叹息今离散,不能相见多悲叹;我声声叹息天涯远,不能信守誓言把家还(huán)……


本诗描写兵士久戍不得回家的心情,表达渴望和平的强烈愿望。
诗从出征南行写起,再写了战后未归的痛苦,又写了战士之间执手相约,一直到最后发出强烈的控诉,次第写来,脉络分明,而情感依次递进。
叙事中推进着情感的表达,抒情中又紧连着情节的发展,相得益彰,而自然天成。

~~~~~~~~~~~~~~~~

Di atas ini adalah sepotong bait dari sebuah sajak berjudul《击鼓》 ~ memukul tambur (suara tambur di sini maksudnya adalah bersiap-siap untuk perang).

Menggenggam tanganmu erat-erat, menua bersamamu.

Sebuah janji dari seorang prajurit yang hendak pergi berperang, kepada istrinya.

Hahaha!
Dan yang hendak kusampaikan adalah?

Saat kamu memilih seorang guru dharma sebagai tempatmu belajar, kamu berlindung (bersarana) kepada guru pilihanmu tersebut.
DAN, oleh karenanya kamu melatih Buddha Dharma di bawah bimbingan sang guru tersebut.

Bersadhana adalah dalam setiap hal yang kamu lakukan!
Dan, sebuah kriteria di dalam Tantrayana mengatakan “bawa serta selalu Sang Guru Akar denganmu di segala saat”.

Jadi bukankah ini mirip dengan janji “Hingga maut memisahkan kita”?
Hehe!

Dengan sedikit perbedaan di dalam Tantrayana:

Adalah bahwa saat bija aksara Guru Akarmu telah tertanamkan dengan kokoh di dalam chakra hatimu, Maut-pun tak akan memisahkanmu dengan Guru Akarmu!

Jadi meski kamu atau Guru Akarmu sudah tidak berada di dunia ini lagi secara fisik, kamu masih “Menggenggam tangan-Nya erat-erat”!

Janji di saat bersarana ataupun Samaya mempunyai sifat Permanen yang melampaui batasan ruang dan waktu :)

Inilah mengapa Transmisi Abhiseka Jarak Jauh bisa Efektif!


Salam Metta,

Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Wednesday, August 17, 2016

Merayakan Hari Jadi Jin-mu – Persiapan B



Ditulis oleh Lotuschef – 15 Agustus 2016
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Celebrating Jin-mu's Birthday – Preparation B


Di atas dan di bawah ini: Baki persembahan utama.


Di atas ini: Bundel dupa dan bunga tulip, persembahan untuk Jambhala Kuning dan Ganesha.

Di bawah ini: Saat ini ada 4 pendaftar baki persembahan utama untuk Jin-mu dan para dewata! :)

Mengingatkan bahwa Mahaguru Lu memprioritaskan 3 yidam utamanya: Jin-mu, Amitabha Buddha dan Ksitigarbha Bodhisattva!


Di ceramahnya baru-baru ini, Mahaguru Lu kembali membahas mengenai Jalur Mengumpulkan Berkah (Sambhara Marga) dan Persembahan.

Di tahapan sadhana yang paling awal, Yidam & Guru Akar (Mulaguru) adalah junjunganmu, jadi persembahan yang tulus dan dilakukan secara berkesinambungan harus dilakukan!

Kemudian?
Hahaha! Bila kamu masih berada di tahap Yidam & Mulaguru adalah junjunganmu dan masih belum bisa menyucikan diri sendiri dari cengkeraman karma buruk, maka Tak Ada yang namanya Kemudian!

Mahaguru Lu juga membahas mengenai janji awal mereka yang ditahbiskan namun tak melanjutkan memenuhi janji-janjinya!

Teman-temanku yang terkasih, kamu harus ingat, begitu kamu memutuskan untuk Berlindung (Bersarana) dan Memegang Kendali atas hidup dan matimu, Kamu harus terus berfokus dan tetap “berada di dalam kapal”, jangan “turun” atau menjauhkan dirimu dari Mahaguru Lu beserta dengan ajaran-ajarannya!


Salam semuanya.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Tuesday, August 9, 2016

Sebutir Beras dari Pendonor, Besarnya Bagaikan Gunung Sumeru



Ditulis oleh Lotuschef – 8 Agustus 2016
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: 施主一粒米,大如须弥山。Donor's one grain of rice, large as Mt. Sumeru.


Mengacu ke: 2016年7月31日聖尊蓮生活佛盧勝彥開講「道果」-彩虹雷藏寺

我们出家人要注意 -
Kita, orang-orang yang terikat oleh sumpah pentahbisan (sebagai Bhiksu & Bhiksuni), harus memperhatikan – 

[施主一粒米,大如须弥山。如果不修行,披毛戴角还。]
[Sebutir beras dari pendonor, besarnya bagaikan Gunung Sumeru. Bila tidak bersadhana, kelak akan dibalut rambut/bulu dan mengenakan tanduk untuk melunasinya.]

Gunung Sumeru 须弥山

须弥山(梵文:मेरु,Sumeru),又译为苏迷嚧、苏迷卢山、弥楼山,意思是宝山、妙高山,又名妙光山[1]。古印度神话中位于四个世界:南瞻部洲,西牛贺洲,东胜神洲,北俱芦洲中心的山,是众神居住的神山。位于小世界的中央(一小世界是小千世界的一部分),后为佛教所认同。

Di dalam kosmologi Hindu, Jain dan Buddha, Gunung Sumeru merupakan gunung sakral dengan lima puncak. Ia dianggap sebagai pusat dari semua alam semesta dalam segi fisik, metafisik maupun kebatinan.

Mengutip dari 施主一颗米, 大如须弥山, 今生不了道, 披毛戴角还:


Hahaha!

Sudahkah kamu membaca artikel kemarin? – Pointing Out – True Scenario 直指 - 真相

Ekstrak:

[--- Hahaha!
Dunia orang awam selalu dilingkupi berbagai pergolakan dan kekacauan!
Orang-orang awam yang bodoh ini mendamba kepuasan materi, dan konsekuensinya akan melahirkan iblis di dalam hati mereka sendiri!

Mahaguru Lu kembali mengangkat topik “renunsiasi”, sebuah faktor utama dalam keberhasilan bersadhana!

DAN, para VM dalam rombongan Mahaguru Lu tidak membayar ongkos perjalanan maupun pengeluaran mereka sendiri, TAPI menuntut perlakuan khusus!

Hehe!

Setiap orang yang tak membayar namun menerima perlakuan khusus sudah pasti menciptakan hutang bagi diri mereka sendiri, yang kemungkinan besar tak mampu mereka bayar!
Inilah mengapa Mahaguru Lu bilang banyak yang berkepala gundul sedang duduk di NERAKA! 

Kini kamu pun menyadari kenapa aku selalu membayar semua pengeluaranku sendiri?
Kenapa aku enggan menerima gongyang (dana persembahan) dari orang-orang yang tak mau berusaha bersadhana untuk menyelamatkan diri mereka sendiri? ---]

~~~~~~~~~~~~

Hahaha!
Bertanya: Mampukah kamu membayar kembali apa yang dengan bodohnya kamu ambil, rampas, terima dari orang lain, saat hal-hal tersebut telah jatuh tempo?

Aku juga pernah mengangkat hal ini saat Mahaguru Lu berkunjung ke Inggris Raya, dan rombongan yang mengikuti-Nya berisi banyak orang yang beliau istilahkan sebagai [闲人] – personil yang tidak sah!
Kenapa sampai harus memerlukan lebih dari seorang “wartawan” dan setiap orang tersebut diberi tugas untuk menulis hanya SATU artikel!

Berapa besar biaya yang harus dikeluarkan oleh komite penyelenggara untuk para [闲人] ini?

Ya!
Banyak yang turut bepergian, makan, dan tinggal dengan cuma-cuma, padahal semua pengeluaran mereka dibayar oleh komite penyelenggara dan para umat awam!

Mengherankankah bila kamu melihat banyak bhiksu dan bhiksuni yang memiliki raut wajah seperti binatang?
Binatang diselubungi bulu/rambut di seluruh bagian tubuhnya dan beberapa bahkan juga ber-Tanduk!

Hahaha!
Kalau kamu ingat artikel yang kutulis mengenai pengalamanku di Seattle tahun 2009?
Si pengawas, XR, mengancamku di hari pertama pelatihan Reverend-ku dengan berkata “Shizun bilang bahwa aku punya tanduk, kamu lihat saja bagaimana aku berhadapan denganmu nanti!”
[师尊说我有角,看我怎样对付你!]

Hahaha!
Haruskah orang-orang diancam oleh ia yang Mengagungkan dirinya dengan Tanduk yang dimilikinya, oleh seekor binatang?

Betapa bodohnya orang ini!
Aku menetralisirnya dengan Sutra Intan dan pergi menjauh dengan sebuah senyum simpul!

Sungguh benarlah keserakahan memang racun yang sangat merintangi!
Begitu juga dengan kesombongan, ketenaran, kuasa, …..


Salam Metta,


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Sunday, June 8, 2014

Lotuschef Bermain-main – Iblis Yang Kamu Ciptakan Sendiri


Ditulis oleh Lotuschef – 14 Mei 2014
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Lotuschef at Play – Heart Demon 心魔



Baca juga: Sepuluh Tahap Pengembangan Pikiran :)


Iblis Hati ini salah satu topik yang tak ada habisnya dibahas, karena bisa dibilang ia berbeda-beda pada masing-masing individu!

Di dalam Sutra Avatamsaka [华严经], Buddha punya cara yang tak terbatas pula untuk menyelamatkan tiap insan!

Jadi di sini hendak membahas apa?
Hahaha! Di sini aku menuliskan hasil pengamatanku akan masing-masing individu yang kutemui.
Kamu juga bisa melihat-lihat berbagai foto di dalam blog ini dan mencoba mengamati tiap-tiap individu saat sedang melakukan sadhana.
Seperti pada sesi baru-baru ini saat mengajarkan cara menyucikan persembahan, masing-masing peserta menunjukkan tingkat “keberhasilan” yang berbeda-beda pula lewat tubuh, ucapan, dan pikiran mereka!


Mengenai Wujud eksternal (luaran):
Aku ingat pernah membaca sebuah buklet dari Enlightenment.com dan salah satu artikel yang dipublikasikan di sana adalah Bagaimana orang-orang awam mencerap Wujud Luaran.
Sebagai contoh: Orang-orang akan cenderung mendengarkan dan percaya pada mereka yang “berdandan” sebagai bhiksu, bhiksuni, ... bukannya pada mereka yang benar-benar punya pengetahuan namun tanpa” dandanan” seperti itu!


Mengenai Kebodohan:
Banyak orang yang juga berlindung (bersarana) pada Tri Ratna tanpa tahu apa yang mereka lakukan!
Bahkan ada yang langsung mengambil Sumpah Bodhisattva pula!
Beberapa dari golongan ini merasa bahwa “berdandan” dengan tambahan kain selempang (berwarna coklat) bisa mengangkat status mereka di mata orang-orang. Mereka akan merasa seperti “orang yang kelasnya lebih tinggi dibanding lainnya”!

Seperti seorang teman reverend yang memarahiku karena tak mempertahankan status superior reverend-ku. Ia bilang bahwa aku membawa konsep Kesetaraan terlalu jauh hingga gagal menarik garis pembatas antara reverend dengan umat.

Hahaha!
Tentunya ini terjadi kepada mereka yang Rendah Diri dan pikirannya Tak Stabil. Mereka pikir sungguh penting untuk bertahan hidup lewat meninggikan status diri sendiri di atas orang-orang lain!

Bukankah iblis yang diciptakan oleh diri sendiri sangat kentara di sini?


Mengenai Menjalani Sumpah:
Bertanya kepadamu ada berapa banyak yang Bersumpah untuk melatih diri hingga mencapai kebuddhaan dalam kehidupan kali ini?

Teman-temanku sekalian yang terkasih, ketahuilah bahwa saat kamu tak mampu memenuhi sumpah-sumpah yang kamu buat, mereka berubah menjadi Kebohongan.
Dan otomatis kamu melakukan satu pelanggaran besar dari 5 sila utama – yaitu Berbohong/Menipu.

Berbohong atau menipu juga akan mengarah pada Niat untuk Mencelakai orang-orang lain, meski saat dilihat dari sudut pandang karma, orang yang dicelakai pada akhirnya adalah dirinya sendiri!

Saat kamu mengucap Sumpah Agung seperti mencapai kebuddhaan, kamu harus melakukan usaha yang sepadan!
KENAPA?
Karena dengan sumpah-sumpah yang lebih agung, kamu pasti akan mengalami “Ujian Mara” [魔考] yang lebih besar!

Semakin Banyak yang kamu Damba, semakin Tinggi pula Hukumannya!


Mahaguru Lu bersumpah untuk Tak Akan meninggalkan siapapun. Semua akan diselamatkan.
Namun beliau juga menjelaskan lebih lanjut bahwa harus ada “jodoh” untuk diselamatkan baru bisa. Bila tak bisa diselamatkan dalam kehidupan kali ini, maka akan dilakukan di kehidupan-kehidupan selanjutnya saat Jodohnya sudah matang.

Secara harfiah berarti: kalau kamu tak punya jodoh, ketekunan, dan ketulusan yang relevan, kamu akan dikesampingkan dulu sekarang atau dalam kehidupan ini, tapi kamu dan semua insan pasti tak akan ditinggalkan.

Hahaha! Benar sekali! Mereka yang kurang berjodoh dalam kedatangannya di dunia kali ini akan diselamatkan di kehidupan lain, atau saat Jodohnya sudah matang!


Di sini memberikan saran: Selalu cari tahu Kebenaran untuk dirimu sendiri, dan jangan dengarkan orang lain yang memberimu versinya atau pandangannya akan ajaran-ajaran Mahaguru Lu.


Selama kamu sungguh-sungguh mau belajar, Jalan akan dibukakan untukmu!


Akupun juga ingin mengingatkan teman-teman yang berpikir bisa berbohong melulu dan berpura-pura tekun bersadhana. Mohon jangan sia-siakan waktumu.
Tak ada orang yang tertarik dengan hal yang kamu lakukan. Lagipula kamu sendirilah yang bertanggung jawab atas semua hal yang kamu lakukan!

Saat seorang Yogi diam, bukan berarti ia tak (bisa) tahu apa yang sedang terjadi! :)


Manfaatkan saja beberapa porsi dari waktumu untuk membaca Sutra Avatamsaka dan kuharap kamu mendapatkan poin-poin penting untuk Membebaskan Diri dari penderitaan dan bisa melatih diri dengan baik!
Sutra tersebut berulang kali menjelaskan dasar-dasar yang kamu butuhkan.


Salam semuanya.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Disunting dari Jurnal Lotuschef

Sunday, November 17, 2013

Menghabiskan Tenaga Guru Akar Sendiri 累坏了自己的根本上师 [1]


Ditulis oleh Lotuschef – 12 November 2013
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Lotuschef on Wearing Down One's Root Guru 累坏了自己的根本上师 [1]


Cuplikan di atas diambil dari sesi tanggal 2 November 2013.
Dari video tersebut, aku bisa lihat kalau Guru sangat kelelahan dan kurang bertenaga juga, seakan-akan sedang terkena flu.
Auranya juga terlihat sangat sedih saat di awal sesi.

Apa kiranya mereka yang mengaku sebagai penjaga Guru bisa turut merasakan ketidaknyamanan beliau?

Beliau menjadi ceria saat mendekati akhir sesi ceramah.
Aku baru sempat menonton ceramah tersebut kemarin hari karena aku dipaksa oleh mantan suamiku, DC, untuk berpindah tempat, atau bila tidak Juru Sita dari Pengadilan yang akan memaksaku keluar! Hahaha!


Dulu aku sudah pernah menulis tentang topik di atas!
Apakah para murid sekarang baru mau mendengarkan kata-kata Guru setelah beliau menangis di tanggal 9 November 2013 lalu?

Sungguh! Saat di Taiwan, Guru menuturkan bahwa dia tak diberi waktu bahkan untuk tidur siang!
Dengan alasan: Mereka yang mengaku sebagai para penjaganya, menjadwalkan berbagai Hiburan yang tak hanya untuk acara makan malam, tapi juga makan siang setiap harinya!
Keserakahan duniawi demi $$$!

Di Seattle, setelah Puja api homa di Vajragarbha Pelangi, Lian Wang & Lian He mendatangiku.
Di dalam dialog yang kami lalukan, aku diberitahu oleh Lian Wang bahwa Guru telah setuju untuk menjadi saksi di dalam persidangan untuk kasus pencemaran nama baiknya!
Itu setelah aku berkata bahwa Guru telah bersumpah untuk tak menuntut siapapun di dalam hidupnya kali ini!

Kata-kata Guru beserta dengan Kehendaknya sepertinya tak dianggap atau dikesampingkan oleh para Penjaganya dan murid-muridnya yang “berbakti” selama ini!!!

Ingatkah tahun ini saat di Rumah Ibadah Huang Ti di Tao Yuan, Guru berkata bahwa beliau harus mengambil sebuah kursi ke dalam toilet untuk tidur sebentar karena kelelahan?

Rumah ibadah yang begitu besar tapi Guru sampai harus bersembunyi di toilet untuk beristirahat!!!

Saat KAMU mengatakan kamu cinta Guru, seberapa besar KETULUSANMU?

Hahaha!

Beginilah Ketulusanku saat aku berkata bahwa Aku Selalu Mencintai Guru.
Pikiranku selalu Selaras dengan Guru dan aku bisa merasakan apa yang beliau rasakan, sama seperti DIRI SENDIRI!
Guru Yoga berarti SAMA PERSIS SEPERTI GURU!

Kamu mau tiap hari dipaksa untuk menghadiri Hiburan demi Hiburan?
Kamu mau menandatangi apapun yang tiada habisnya yang diajukan di hadapanmu?
Kamu mau memberkati antrian yang tiada habisnya yang mempersembahkan Khata sebelum acara puja?
Kamu mau melakukan pemberkatan jamah kepala (moding) yang tiada habisnya seusai acara Makan Siang, Makan Malam, dan Acara-acara lain, terus menerus?

Aku telah menyarankan mereka yang mendukung aksi Komite Pusat untuk mengangkat senjata dan memulai peperangan lewat jalur hukum terhadap mereka yang mencemarkan nama Guru, SUPAYA BERHENTI!

Itu bukan yang Guru inginkan dan juga jangan memaksa beliau untuk melawan sumpah-sumpahnya sendiri!

Mencelakai siapapun adalah melawan Doktrin Buddhis, apalagi terhadap Guru Akar Sendiri, yang di dalam Tantrayana menduduki posisi tertinggi di atas segala hal!!!

Bila kamu adalah salah satu dari mereka yang punya mentalitas yang sama dengan Komite Pusat, KAMU mana bisa mengklaim dirimu sebagai sadhaka, karena seperti yang dikatakan Guru: KAMU bahkan tak bisa memenuhi syarat paling dasar dari tingkat pertama dari 9 Yana, Hinayana – Tak Boleh Mencelakai Siapapun!

Kebenaran pada akhirnya akan terbukti sendiri!

Apakah dengan dikeluarkan dari grup orang-orang dengan pikiran awam nan bodoh di dalam Komite Pusat lantas PUNYA PENGARUH?
Hahaha!
TAK ADA! TAK ADA! TAK ADA!

Salam Semuanya.

Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef




[Diambil dari arsip email]

[--- 31 Oktober 2013: Ganti Rencana

LC: Halo semua,
https://www.facebook.com/1080guru?notif_t=fbpage_fan_invite

Guru akan berada di Taipei pada hari Minggu, 9 Februari 2014 untuk memimpin fahui.
Aku sarankan kita pindah ke Taipei untuk malam itu dan pulang di hari Senin.
Tak perlu kembali ke Caotun liao.
Kalau semua oke, kita cari hotel di Taipei.
2 kamar untuk berlima seharusnya sudah cukup.
Mohon beritahu secepatnya ya.
Kita bisa cari harga yang baik untuk hotel yang bagus pula!
Jangan bawa terlalu banyak barang supaya kita bisa berjalan-jalan dengan mudah!
Salam semuanya.

---

3 November 2013
LR: Hai semuanya,
Berikut ini informasi acara di Taipei.

恭請 聖尊 蓮生活佛親臨主壇
【2014南無佛頂尊勝佛母護國息災圓滿總結壇薈供大法會】
法會日期:2014年2月9日(農曆正月初十日)
【法會流程】:
AM11:00:恭請 師尊為尊勝佛塔開光加持及繞塔
PM02:00:法會正式開始
法會地點:台北中正紀念堂廣場
歡迎全球同門善信踴躍蒞臨與會,讓我們擠爆〝中正紀念堂廣場〞。因為我們希望在台灣第三度的七天六夜尊勝持咒殊勝法緣中,讓真佛弟子都能重視這無上殊勝的大法,讓世人都看見 蓮生活佛聖者的風範,希望大家提前排定假期,一起共同護持根本上師,再度以尊勝佛母的光明,照亮這幽黯的世界。

PM6:30與佛春宴【謝師宴】餐券預購中,敬請大家提早預約報名,我們將以預約的時間,依序安排桌次。

2014年2月9日尊勝法會圓滿後,我們特別舉辦一場充滿溫馨與感恩的「與佛春宴」-2014供佛齋僧感恩晚宴,一同與師尊迎接馬年的到來,發菩提心供佛齋僧,歡迎全球真佛弟子發心供佛齋僧,功德無量。

Salam.

---

LK: Terima kasih banyak LR! Kita akan membahas lebih lanjut dengan Fashi apakah kita akan turut menghadiri 與佛春宴【謝師宴】dan melakukan pendaftaran yang bersangkutan. Boleh tahu situs untuk pendaftarannya?
Salam.

---

LR: Berikut adalah situsnya.
http://chung-kuan.org/index.php?option=com_content&view=article&id=4008:2013-10-18-02-38-34&catid=141:2013-10-18-08-55-11&Itemid=266
Salam.

---

4 November 2013
LC: Terserah kalian bila ingin menghadiri acara makan malam.
Aku pikir aku tak turut hadir.
Cara si EO mengatur jadwal sungguh membuat Guru menjadi semakin lelah, dan ini sungguh hal yang tak ingin kulihat.
Lihatlah bahwa acara mulai dengan Guru hadir di sana untuk memimpinnya dari jam 11 AM.
Jadi beliau harus sudah hadir di sana lebih pagi lagi untuk memberkati altar dll.

Kemudian masih memimpin acara dan memberikan abhiseka pemberkatan, disambung dengan acara makan malam!
Hahaha!

Ini seperti rutinitas setelah acara puja setiap Sabtu juga!

:) Orang-orang yang serakah akan $$$ sungguh membuat Guru begitu kelelahan secara fisik!
---]



Related Posts: