Showing posts with label status. Show all posts
Showing posts with label status. Show all posts
Sunday, June 8, 2014
Lotuschef Bermain-main – Iblis Yang Kamu Ciptakan Sendiri
Ditulis oleh Lotuschef – 14 Mei 2014
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Lotuschef at Play – Heart Demon 心魔
Baca juga: Sepuluh Tahap Pengembangan Pikiran :)
Iblis Hati ini salah satu topik yang tak ada habisnya dibahas, karena bisa dibilang ia berbeda-beda pada masing-masing individu!
Di dalam Sutra Avatamsaka [华严经], Buddha punya cara yang tak terbatas pula untuk menyelamatkan tiap insan!
Jadi di sini hendak membahas apa?
Hahaha! Di sini aku menuliskan hasil pengamatanku akan masing-masing individu yang kutemui.
Kamu juga bisa melihat-lihat berbagai foto di dalam blog ini dan mencoba mengamati tiap-tiap individu saat sedang melakukan sadhana.
Seperti pada sesi baru-baru ini saat mengajarkan cara menyucikan persembahan, masing-masing peserta menunjukkan tingkat “keberhasilan” yang berbeda-beda pula lewat tubuh, ucapan, dan pikiran mereka!
Mengenai Wujud eksternal (luaran):
Aku ingat pernah membaca sebuah buklet dari Enlightenment.com dan salah satu artikel yang dipublikasikan di sana adalah Bagaimana orang-orang awam mencerap Wujud Luaran.
Sebagai contoh: Orang-orang akan cenderung mendengarkan dan percaya pada mereka yang “berdandan” sebagai bhiksu, bhiksuni, ... bukannya pada mereka yang benar-benar punya pengetahuan namun tanpa” dandanan” seperti itu!
Mengenai Kebodohan:
Banyak orang yang juga berlindung (bersarana) pada Tri Ratna tanpa tahu apa yang mereka lakukan!
Bahkan ada yang langsung mengambil Sumpah Bodhisattva pula!
Beberapa dari golongan ini merasa bahwa “berdandan” dengan tambahan kain selempang (berwarna coklat) bisa mengangkat status mereka di mata orang-orang. Mereka akan merasa seperti “orang yang kelasnya lebih tinggi dibanding lainnya”!
Seperti seorang teman reverend yang memarahiku karena tak mempertahankan status superior reverend-ku. Ia bilang bahwa aku membawa konsep Kesetaraan terlalu jauh hingga gagal menarik garis pembatas antara reverend dengan umat.
Hahaha!
Tentunya ini terjadi kepada mereka yang Rendah Diri dan pikirannya Tak Stabil. Mereka pikir sungguh penting untuk bertahan hidup lewat meninggikan status diri sendiri di atas orang-orang lain!
Bukankah iblis yang diciptakan oleh diri sendiri sangat kentara di sini?
Mengenai Menjalani Sumpah:
Bertanya kepadamu ada berapa banyak yang Bersumpah untuk melatih diri hingga mencapai kebuddhaan dalam kehidupan kali ini?
Teman-temanku sekalian yang terkasih, ketahuilah bahwa saat kamu tak mampu memenuhi sumpah-sumpah yang kamu buat, mereka berubah menjadi Kebohongan.
Dan otomatis kamu melakukan satu pelanggaran besar dari 5 sila utama – yaitu Berbohong/Menipu.
Berbohong atau menipu juga akan mengarah pada Niat untuk Mencelakai orang-orang lain, meski saat dilihat dari sudut pandang karma, orang yang dicelakai pada akhirnya adalah dirinya sendiri!
Saat kamu mengucap Sumpah Agung seperti mencapai kebuddhaan, kamu harus melakukan usaha yang sepadan!
KENAPA?
Karena dengan sumpah-sumpah yang lebih agung, kamu pasti akan mengalami “Ujian Mara” [魔考] yang lebih besar!
Semakin Banyak yang kamu Damba, semakin Tinggi pula Hukumannya!
Mahaguru Lu bersumpah untuk Tak Akan meninggalkan siapapun. Semua akan diselamatkan.
Namun beliau juga menjelaskan lebih lanjut bahwa harus ada “jodoh” untuk diselamatkan baru bisa. Bila tak bisa diselamatkan dalam kehidupan kali ini, maka akan dilakukan di kehidupan-kehidupan selanjutnya saat Jodohnya sudah matang.
Secara harfiah berarti: kalau kamu tak punya jodoh, ketekunan, dan ketulusan yang relevan, kamu akan dikesampingkan dulu sekarang atau dalam kehidupan ini, tapi kamu dan semua insan pasti tak akan ditinggalkan.
Hahaha! Benar sekali! Mereka yang kurang berjodoh dalam kedatangannya di dunia kali ini akan diselamatkan di kehidupan lain, atau saat Jodohnya sudah matang!
Di sini memberikan saran: Selalu cari tahu Kebenaran untuk dirimu sendiri, dan jangan dengarkan orang lain yang memberimu versinya atau pandangannya akan ajaran-ajaran Mahaguru Lu.
Selama kamu sungguh-sungguh mau belajar, Jalan akan dibukakan untukmu!
Akupun juga ingin mengingatkan teman-teman yang berpikir bisa berbohong melulu dan berpura-pura tekun bersadhana. Mohon jangan sia-siakan waktumu.
Tak ada orang yang tertarik dengan hal yang kamu lakukan. Lagipula kamu sendirilah yang bertanggung jawab atas semua hal yang kamu lakukan!
Saat seorang Yogi diam, bukan berarti ia tak (bisa) tahu apa yang sedang terjadi! :)
Manfaatkan saja beberapa porsi dari waktumu untuk membaca Sutra Avatamsaka dan kuharap kamu mendapatkan poin-poin penting untuk Membebaskan Diri dari penderitaan dan bisa melatih diri dengan baik!
Sutra tersebut berulang kali menjelaskan dasar-dasar yang kamu butuhkan.
Salam semuanya.
Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef
Disunting dari Jurnal Lotuschef
Wednesday, May 14, 2014
Lotuschef at Play – Heart Demon 心魔
Terjemahan Indonesia: Lotuschef Bermain-main – Iblis Yang Kamu Ciptakan Sendiri
Also read: Ten States in the Development of the Mind 十住心论
Terjemahan Indonesia: Sepuluh Tahap Pengembangan Pikiran
Please refer to the above links too. :)
The Heart Demon is an Inexhaustible topic, or shall we say, Immeasurable, as it varies with each Individual.
In Flower Adornment Sutra 华严经, Buddha has Immeasurable ways or channels to succor each Individual too!
What am I getting at now?
Hahaha! I am sharing my observation of Individuals that I encountered here.
You can also look through photos in this blog and observe each one while doing cultivation too.
Just like the recent session on practicing how to purify offering, each one shows different levels of "success" in their Body Speech Mind too!
External Form:
I remember reading a booklet by Enligthenment.com and one of the post shared is about How sentient minds perceive External Forms.
Example: People will tend to listen to and believe those "dressed up" as monks, nuns, ..... and not those who really have the know how, who lack these "dressed up" form!
Ignorance:
Many take refuge in Triple Gems too without knowing what they are really doing!
Some even went ahead with taking Boddhisattva's vows too!
Some of this group think that "dressing up" with an extra Drape (brown colored), Elevate their Status in others' eyes. Thinking that they are "A Class above others"!
Like a fellow reverend reprimanded me for not maintaining the Superior status of reverend, and she said I carried Equality too far, failing to barricade fellow students from reverend.
Hahaha!
Of course it is those with Inferiority complexes and Instability of mind that think it is crucial for their continued survival to elevate self above others!
The Heart Demon very obvious, agree?
Abiding Vows:
How many Vowed to cultivate and attain Buddhahood in this lifetime?
Dear all, when you can't meet the vows you made, it becomes Lies.
This is a great breach of the major 5 precepts, in which Lying/ Cheating is one of them.
Lying or cheating also leads to Intent of Hurting or Harming others, although in Karma's perspective, the One eventually hurt or harmed is Self!
When you make Big Vows like attaining Buddhahood, you need to plough in equivalent efforts!
WHY?
Because you will be subjected to Greater "Demon Test" 魔考, with greater vows!
The More you Crave, the Higher the Penalties!
Grandmaster Lu vowed to Not leave out anyone to succor.
However he also quantified that Affinity is needed and if not this Lifetime then subsequent ones when Affinity matures.
Literally means, if you do not have the relevant affinity and the relevant diligence and sincerity, we set you aside for now or this lifetime, but won't abandon anyone.
Hahaha! Yes! For those that lack the relevant this visit, you will be succored in another one when your Affinity mature!
My humble suggestion: Always find out the Truth for yourself and not listen to anyone telling you their version or viewpoint of Grandmaster Lu's sharing.
As long as you are willing to learn, A way will be opened for you!
I also wish to remind those that think you can bluff your way through and feign cultivation diligence, please don't waste your time.
No one is interested in your act at all and you are solely responsible for all you do!
No one is interested in your act at all and you are solely responsible for all you do!
When a Yogi keeps quiet, it doesn't mean this One don't or can't know what is happening! :)
Please spend some time reading the Flower Adornment sutra and hope you pick up the necessaries to Break Free and cultivate well!
The sutra keeps explaining the basic or fundamentals you need.
Cheers all.
Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef
Edited from Notes of Lotuschef
Related Posts:
Tuesday, March 4, 2014
Kebijaksanaan yang nampak gila – Menyaksikan Karma Ditanggung oleh Orang yang Bersangkutan
Ditulis oleh Lotuschef – 3 Maret 2014
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Crazy Wisdom – 目睹因果自负 Witness Karma is One's Own Responsibility
![]() |
| "Karma", karya seni dari pemahat berkebangsaan Korea, Do Ho Suh. Fotografi oleh Alan Teo. |
Mengutip dari: 佛教高僧禅宗祖师慧能大师生平历史纪实-佛陀正法...
六祖大师不识字的平民身份,成为一代祖师,
令佛教在中国实现平等普度,
佛教的众生平等、
佛法世出世间结合在六祖慧能的禅法中得到了展现,
为众生指明了正信正修的菩提大道。
Patriak Zen ke-6 adalah orang biasa. Beliau tak paham tulisan karakter, tapi menjadi seorang patriak di masanya.
Ia memberdayakan agama Buddha di China untuk Menunjukkan Kesetaraan dalam Menyelamatkan Semua Insan.
Konsep dalam agama Buddha mengatakan bahwa Semua Insan adalah Setara,
Demikianlah Hui Neng, Sang Patriak ke-6, dengan Dharma Zen-nya, mampu menggabungkan ajaran Buddha Dharma di Dunia Awam ini menjadi sebuah pembabaran ajaran yang menunjukkan Iman yang Benar dan Pelatihan Maha Bodhi yang Benar secara komprehensif kepada semua insan.
禅宗不立文字,是为了破除当时修行者着文字相,
当时很多人陷入了文字相,认为学佛只能限于读书人,
没有文化的穷苦人看不懂佛经,无法修行。
Aliran Zen tidak Menggunakan Kata-kata, karena tujuannya adalah untuk menghancurkan kemelekatan pada Wujud Naskah dan Tulisan, yang merupakan rintangan bagi para sadhaka di masa itu.
Di jaman itu, banyak yang jatuh dan melekat pada Wujud Karakter-karakter tertulis.
Mereka menganggap bahwa Buddha Dharma Hanya Terbatas untuk dipelajari oleh para Cendekiawan saja,
Sedangkan mereka yang buta huruf atau orang miskin tanpa karakteristik kebudayaan, tak mampu membaca dan memahami Sutra-sutra Buddha, sehingga tak mampu melatih diri.
禅宗打破了种种的限制,破除了文化、出身、职业上的限制,无论各个阶层都可以学佛修行,在日常生活中去体悟自性光明,
Demikianlah Aliran Zen menghancurkan segala macam rintangan seperti Kebudayaan, Status Kelahiran, Batasan Karir; dan tanpa menghiraukan seseorang berasal dari status apapun, masing-masing individu punya kesempatan untuk Mempelajari Buddha Dharma dan Bersadhana, dan dari sana mampu mempraktekkan ajaran dan lewat pengalaman hidup sehari-hari akhirnya mencapai penyadaran bahwa Sifat Sejati Dari Awal Masa yang ada dalam dirinya sudah Terang dan Bijaksana adanya.
[** Catatan: di artikel sumber, terjemahan dari Bahasa Mandarin ke Bahasa Inggris oleh Lama Lotuschef]
Baca juga: Professor, Bisakah Kamu Menyingkirkan Semua Rintangan yang Menghadangimu?
---
Teman-temanku sekalian yang terkasih,
Kutipan di atas sedang bicara apa?
Hahaha!
Kebijaksanaan Buddha akan Kesetaraan dengan tambahan bumbu Kebijaksanaan Pengamatan yang Tajam juga! :)
Bila kita melihat para VIP spesial yang berisikan sekelompok professor elit, yang “disusun” oleh Shi-mu, sang gurudhara, bukankah malah menentang Pentingnya Kesetaraan tersebut?
Kesetaraan adalah syarat bagi mereka yang bercita-cita atau berlatih untuk menjadi Buddha!
Dan ia adalah karakteristik utama dari semua Buddha, serta salah satu Bentuk dari Bodhicitta juga!
Sedari awal, aku, Lotuschef, selalu menjelaskan mengenai VIP, VVIP, dan berbagai Hak Khusus yang mereka minta dan sepelekan demi Status dalam Hidup mereka, adalah bagai mengadu dan melawan Filosofi dan Dharma Buddha itu sendiri.
Hahaha!
Namun banyak orang menganggapku gila dan edan!
Berhubung kini Guru telah mengajarkan Dharma Maha Kesempurnaan yang beliau katakan sama dengan agama Buddha aliran Zen, di sini aku dengan tulus berharap bahwa semua murid Padmakumara, Buddha Hidup Lian Sheng, mulai menyadari bahwa pencapaian Kebuddhaan di dalam agama Buddha TIDAKLAH BERGANTUNG pada tingginya statusmu dalam Hidup ini!
Bagaimana halnya dengan mereka yang menciptakan Kepalsuan semacam ini?
Guru-pun berkali-kali mengatakan: 因果自负 Karma adalah Tanggungan Individu yang Bersangkutan!
Beliau juga mengatakan: Kalau tak mampu menyelamatkanmu dalam kehidupan ini, maka akan menunggu di kehidupan selanjutnya saat Jodohmu telah Matang!
Kini menjawab mereka yang kehilangan Iman dan Kepercayaan pada Guru karena mereka selalu melihat orang-orang antik yang menciptakan Jurang Pemisah, Diferensiasi, Ketidaksetaraan, hingga menyebabkan banyak orang jadi tak bahagia – mereka yang antik itu adalah orang-orang dengan pikiran awam dan pasti akan jatuh ke 3 Alam Rendah, atau bahkan Neraka Vajra karena perbuatannya sendiri!
Kembalilah segera ke rangkulan Padmakumara, Buddha Hidup Lian Sheng!
Dan teman-teman pembaca setia blog-ku dan suka akan apa yang aku tuliskan di sana, mari jadilah teman-teman murid bersamaku!
Berlindunglah (bersarana) segera pada Padmakumara, Buddha Hidup Lian Sheng!
Oh, dan pastikan Buddha Hidup Lian Sheng adalah Mahaguru Lu Sheng Yan!
Jangan biarkan para penipu membohongimu!
Mereka yang berpikir kalau namanya disebut oleh Guru adalah hal yang bagus karena merasa “Elit”, hahaha, mohon dipikirkan ulang.
Sudah pernahkah kamu benar-benar berkontribusi dalam Pembabaran Dharma untuk Memberi Manfaat bagi para insan?
Oh ingatkah teman-teman tentang insiden saat Guru mengeluarkan selembar NTD 100?
Beliau bilang bahwa itu hanyalah KERTAS!
Kini sadarkah maksud beliau setelah beliau mengajarkan Dharma Maha Kesempurnaan?
Hehe!
Sekarang ini melihat rumah ibadah setempat mengusulkan untuk membangun sebuah vihara untuk atraksi turis, VIP seperti para pejabat pemerintah, politikus, bankir, pengacara, dokter, dll., sungguhlah sebuah ide menakjubkan dari seorang VM LH!
Aku bilang: Saat ada para insan yang butuh diselamatkan dengan Buddha Dharma, maka para dewata akan memilih seseorang atau sekelompok Yogi Sejati untuk mendirikan bangunan yang relevan untuk memfasilitasi kebutuhan yang bersangkutan!
Setujukah?
Dalam kasus ini, rumah ibadah yang bersangkutan akan dibangun dengan mudah dan hanya membutuhkan usaha manual yang sangat kecil!
Vihara Pure Karma dengan Wujud dan Tanpa Wujud, tersebar di segala penjuru ribuan dunia!
Dan buka 24/7 untuk semua insan yang berjodoh “memasukinya” atas kemauan sendiri. :)
Tak perlu mendesain rencana penipuan untuk menggalang dana Pembangunan Vihara!!!
Hahaha!
Selamat melatih diri!
Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotsuchef
Disunting dari Jurnal Lotuschef
Related Posts:
Labels:
agama buddha,
Bahasa Indonesia,
buddha hidup lian sheng,
hui neng,
iman,
Karma,
kepercayaan,
kesetaraan,
lotuschef,
maha kesempurnaan,
padmakumara,
patriak ke-6,
penipu,
rumah ibadah,
sarana,
status,
vihara,
zen
Monday, March 3, 2014
Crazy Wisdom – 目睹因果自负 Witness Karma is One's Own Responsibility
Terjemahan Indonesia: Kebijaksanaan yang nampak gila – Menyaksikan Karma Ditanggung oleh Orang yang Bersangkutan
Quoting from: 佛教高僧禅宗祖师慧能大师生平历史纪实-佛陀正法...
六祖大师不识字的平民身份,成为一代祖师,
令佛教在中国实现平等普度,
佛教的众生平等、
佛法世出世间结合在六祖慧能的禅法中得到了展现,
为众生指明了正信正修的菩提大道。
禅宗不立文字,是为了破除当时修行者着文字相,
当时很多人陷入了文字相,认为学佛只能限于读书人,
没有文化的穷苦人看不懂佛经,无法修行。
Zen Sector Do Not Erect Words, purpose is to Break Through cultivators' of those times Attachment to the Form of Words or Written Characters,
During those times, many fell for the Form of Written Characters.
they perceived that studying Buddha Dharma Only Limited to the Scholars,
and those illiterate or without cultural characteristic poor people, can't read and understand Buddha's sutra, not able to cultivate.
禅宗打破了种种的限制,破除了文化、出身、职业上的限制,无论各个阶层都可以学佛修行,在日常生活中去体悟自性光明,
---
Dear all,
What is the above all about?
Hahaha!
Buddha's Wisdom of Equality with a pinch of Wisdom of Discernment too! :)
Now the Special VIPs in the form of a Group of Elite professors, "compiled" by Shi-mu, grand-mistress, defied the Importance of Equality, agree?
This Equality is a requisite in aspiring to be / cultivating to be Buddhas!
It is a major characteristic of all Buddhas and Form of Bodhicitta too!
From the beginning, I, Lotuschef, keeps explaining about VIPs, VVIPs, and the Special Privileges they demand and take for granted to be matching of their Status in Life, that These are Anathema to Buddha's Philosophy and Dharma.
Hahaha!
Most treat me as crazy and utterly Mad!
Now that Shizun has explained Maha Perfection Dharma which he said is equivalent to Zen Buddhism, I sincerely hope that all students of Padmakumara, The Living Buddha Lian Sheng, will begin to Realize that in Buddhism, Attainment of Buddhahood is NOT DEPENDENT on your perceived elevation of status in Life!
The Ones who created all these Falsehood?
Shizun said many times: 因果自负 Karma is One's Own Responsibility!
Shizun also said that : If can't succor you this life-time, then wait for subsequent one when you have the Right Affinity!
Now to answer those who lost Faith & Trust in Shizun because you kept seeing sentient antics of creating Segregation, Differentiation, Inequality, resulting in many being Unhappy, Feeling Inferior, Feeling Outcast,.... the Ones who made you Unhappy and etc. are Sentient Beings and they are Bound for their own private trip to the 3 Lower Realms or even Vajra Hell, upon their own steam!
Come back to Padmakumara's, The Living Buddha Lian Sheng's, embrace now!
For those who read my blogs regularly and like what I shared, come be my fellow student!
Take Refuge in Padmakumara, The Living Buddha Lian Sheng, Now!
O! Please make sure The Living Buddha Lian Sheng is Grandmaster Lu Sheng Yan!
Don't let any fakes cheat you or bluff you!
For those who think that having your name announced by SZ is good for you, because you are "Elite", Hahaha, Think again.
Have you really contributed to Dharma Propagation for the Benefit of all beings?
O! Do you all recall the incident when SZ took out a NTD 100 note?
SZ said this is only PAPER!
Now realize his meaning after his sharing of Maha Perfection Dharma?
Hehe!
Now a local chapter proposed to build a temple to attract tourists, VIPs like Government officials, politicians, bankers, lawyers, doctors, ....; this great idea is from a VM LH!
I said: When there are needy sentient beings in need of succoring with Buddha Dharma, Divinities will choose someone or a group of True Yogi, to erect the relevant structure to facilitate the relevant necessaries!
Do you agree?
For this case, the Temple gets build with ease and very little manual efforts!
Pure Karma Vihara with Form or Formless, spread over thousands of worlds of all Realms!
![]() |
| "Karma", a recent sculpture by Korean sculptor Do Ho Suh. Photograph by Alan Teo. |
Quoting from: 佛教高僧禅宗祖师慧能大师生平历史纪实-佛陀正法...
六祖大师不识字的平民身份,成为一代祖师,
令佛教在中国实现平等普度,
佛教的众生平等、
佛法世出世间结合在六祖慧能的禅法中得到了展现,
为众生指明了正信正修的菩提大道。
6th Zen Patriarch as a commoner, do not know written characters, became a Patriarch of the time.
Enable Buddhism in China to Exhibit Equality in Succoring All Beings.
Buddhism's that All Beings are Equal,
Buddha Dharma in Sentient Realm combined by 6th Patriarch, Hui Neng, in his Zen Dharma, achieved exposition or revelation,
to point out to All Beings comprehensively Right Faith, Right Cultivation of Maha Boddhi Path.
禅宗不立文字,是为了破除当时修行者着文字相,
当时很多人陷入了文字相,认为学佛只能限于读书人,
没有文化的穷苦人看不懂佛经,无法修行。
Zen Sector Do Not Erect Words, purpose is to Break Through cultivators' of those times Attachment to the Form of Words or Written Characters,
During those times, many fell for the Form of Written Characters.
they perceived that studying Buddha Dharma Only Limited to the Scholars,
and those illiterate or without cultural characteristic poor people, can't read and understand Buddha's sutra, not able to cultivate.
禅宗打破了种种的限制,破除了文化、出身、职业上的限制,无论各个阶层都可以学佛修行,在日常生活中去体悟自性光明,
Zen Sector broke through all kinds of hindrances, like Culture, Birth Status, Career's limitations, Irregardless of various status level All are eligible to Study Buddha Dharma and Cultivate, thereby practicing and realizing from daily life that Individual's original nature is Bright and Wise.
** PS: English translation by Lama Lotuschef.
Refer also to this article, please:
博士们,你能[过关斩将]吗?Professors, Can You All Clear All Hurdles Ahead?Dear all,
What is the above all about?
Hahaha!
Buddha's Wisdom of Equality with a pinch of Wisdom of Discernment too! :)
Now the Special VIPs in the form of a Group of Elite professors, "compiled" by Shi-mu, grand-mistress, defied the Importance of Equality, agree?
This Equality is a requisite in aspiring to be / cultivating to be Buddhas!
It is a major characteristic of all Buddhas and Form of Bodhicitta too!
From the beginning, I, Lotuschef, keeps explaining about VIPs, VVIPs, and the Special Privileges they demand and take for granted to be matching of their Status in Life, that These are Anathema to Buddha's Philosophy and Dharma.
Hahaha!
Most treat me as crazy and utterly Mad!
Now that Shizun has explained Maha Perfection Dharma which he said is equivalent to Zen Buddhism, I sincerely hope that all students of Padmakumara, The Living Buddha Lian Sheng, will begin to Realize that in Buddhism, Attainment of Buddhahood is NOT DEPENDENT on your perceived elevation of status in Life!
The Ones who created all these Falsehood?
Shizun said many times: 因果自负 Karma is One's Own Responsibility!
Shizun also said that : If can't succor you this life-time, then wait for subsequent one when you have the Right Affinity!
Now to answer those who lost Faith & Trust in Shizun because you kept seeing sentient antics of creating Segregation, Differentiation, Inequality, resulting in many being Unhappy, Feeling Inferior, Feeling Outcast,.... the Ones who made you Unhappy and etc. are Sentient Beings and they are Bound for their own private trip to the 3 Lower Realms or even Vajra Hell, upon their own steam!
Come back to Padmakumara's, The Living Buddha Lian Sheng's, embrace now!
For those who read my blogs regularly and like what I shared, come be my fellow student!
Take Refuge in Padmakumara, The Living Buddha Lian Sheng, Now!
O! Please make sure The Living Buddha Lian Sheng is Grandmaster Lu Sheng Yan!
Don't let any fakes cheat you or bluff you!
For those who think that having your name announced by SZ is good for you, because you are "Elite", Hahaha, Think again.
Have you really contributed to Dharma Propagation for the Benefit of all beings?
O! Do you all recall the incident when SZ took out a NTD 100 note?
SZ said this is only PAPER!
Now realize his meaning after his sharing of Maha Perfection Dharma?
Hehe!
Now a local chapter proposed to build a temple to attract tourists, VIPs like Government officials, politicians, bankers, lawyers, doctors, ....; this great idea is from a VM LH!
I said: When there are needy sentient beings in need of succoring with Buddha Dharma, Divinities will choose someone or a group of True Yogi, to erect the relevant structure to facilitate the relevant necessaries!
Do you agree?
For this case, the Temple gets build with ease and very little manual efforts!
And opens 24/7 for all beings with relevant affinity to "walk-in" by choice. :)
No Need in designing cheating schemes to raise funds for Temple Building!!!
Hahaha!
Happy Cultivating!
Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotsuchef
Edited from Notes of Lotuschef
No Need in designing cheating schemes to raise funds for Temple Building!!!
Hahaha!
Happy Cultivating!
Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotsuchef
Edited from Notes of Lotuschef
Related Posts:
Subscribe to:
Posts (Atom)




