Showing posts with label penghormatan. Show all posts
Showing posts with label penghormatan. Show all posts

Friday, March 4, 2016

Segala Sujud Penghormatan kepada Jagat Raya yang Kosong



Karya tulis Mahaguru Lu: 蓮生活佛 > 師尊文集 > 75_真佛法中法 > 大禮拜的口訣 - 普禮虛空
Diterjemahkan ke Bahasa Inggris dengan anotasi oleh Lotuschef – 3 Maret 2016
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: 普禮虛空 All Homage to Illusionary Void


Beberapa bagian dipilih dan diterjemahkan ke Bahasa Inggris oleh Lotuschef.


蓮生活佛 > 師尊文集 > 75_真佛法中法 > 大禮拜的口訣 - 普禮虛空

Kunci Utama dari Maha Namaskara – Segala Sujud Penghormatan kepada Jagat Raya yang Kosong

大禮拜的方法,先想上師,三寶佛在前。
Metode Maha Namaskara pertama kalinya adalah dengan merenungkan Guru Akar, Tri Ratna, di hadapan diri sendiri.

自己手印先置頂,有白光射頂(一切身業清淨)。
Mudra diri sendiri pertama kali menyentuh bagian tubuh paling atas, ada sinar putih terpancar ke dalam bagian tubuh paling atas.
(Menyucikan karma tubuh).

手印再還置喉際,有紅光射喉(一切口業清淨)。
Mudra kemudian menyentuh chakra tenggorokan, ada sinar merah terpancar ke dalam tenggorokan.
(Menyucikan karma ucapan).

手印再置於心際,有藍光射心(一切意業清淨)。
Mudra kemudian menyentuh chakra hati, ada sinar biru terpancar ke dalam chakra hati.
(Menyucikan karma pikiran).

當身口心意三業清淨時,手印回頂上一觸散印,然後再下拜。
Saat ketiga karma tubuh-ucapan-pikiran menjadi bersih, mudra kembali ke bagian tubuh paling atas dan dilerai, kemudian barulah bersujud.

用西藏式的「全身投地大禮拜」或中國式的「五體投地大禮拜」或「觀想大禮拜」均可。

  大禮拜法的口訣,相當重要,其口訣是
Berikut ini kunci rahasia dari Maha Namaskara yang sangat penting:

  普禮虛空。
Segala sujud hormat kepada jagat raya yang kosong.

  自身虛空。
Diri sendiri adalah kosong nan ilusif.

我在「真佛祕中祕」中說過,「大禮拜法」可以消業障,可以產生大佛緣,
Di dalam bukuku yang berjudul [Rahasia Satya Buddha di dalam Rahasia] telah kujelaskan bahwa [Dharma Maha Namaskara] mampu menghapus rintangan karma, bisa menghasilkan ataupun mengembangkan jodoh yang besar dengan Buddha,

可以因恭敬禮拜而止「貪嗔癡」及貢高,是最高的虔敬之法,
mampu menghentikan [keserakahan, amarah, kebodohan dan kesombongan/ego] dengan namaskara yang penuh rasa hormat, demikianlah metode terunggul untuk menghaturkan penghormatan,

又是符合身體運動的瑜伽,
juga selaras dengan olah raga yoga tubuh,

再由佛菩薩諸尊放光加被,消除累世的業障,最後達到身口意的清淨,證得自身放光。
kemudian sinar abhiseka dari para buddha dan bodhisattva akan menghapuskan segala rintangan karma dari segala kehidupan, dan pada akhirnya mendapatkan tubuh-ucapan-pikiran yang suci, diri sendiri pasti akan memancarkan cahaya cemerlang.

  普禮虛空 -觀想虛空之中諸佛菩薩,重重無盡。
Segala sembah sujud penghormatan kepada jagat raya yang kosong – memvisualisasikan semua buddha dan bodhisattva memenuhi alam raya yang kosong dan tiada batasnya ini.

  自身虛空 -觀想自身及六道眾生,亦重重無盡。 
Diri sendiri juga kosong nan ilusif – visualisasikan diri sendiri beserta dengan para insan dari 6 alam samsara, juga memenuhi alam raya yang kosong dan tiada batasnya ini.

  在禮拜時,可一面拜,一面誦一「禮佛咒」,或至上頂禮觀的一偈,其禮佛咒如下:
Di saat bernamaskara, juga boleh sambil menjapa [mantra namaskara kepada Buddha] ataupun syair dari [至上頂禮觀 Visualisasi Namaskara Terunggul]. Mantra namaskara kepada Buddha adalah sebagai berikut:

 「嗡。南摩曼祖洗爾耶。南摩蘇洗爾耶。南摩烏打嘛洗爾耶。梭哈。」
[Om. Namo Man zu xi er ye. Namo su xi er ye. Namo wu da ma xi er ye. Soha.]
[Catatan penerjemah: transliterasi dari OM. NAMO MANJUSHRIYE, NAMO SUSHRIYE, NAMO UTTAMA SHRIYE. SOHA.]

  這「普禮虛空」及「自身虛空」的功德甚大,如此一拜,等於拜佛千拜萬拜,是大禮拜的無上口訣。
[Segala sujud penghormatan kepada jagat raya yang kosong] dan [Diri sendiri juga kosong nan ilusif] ini pahalanya sangat besar, sekali bernamaskara setara dengan ratusan ribu kali bernamaskara kepada Buddha, oleh karenanya merupakan rahasia terdalam dari Maha Namaskara.

  「蓮生活佛」再開示如下:

  「大禮拜法的口訣,是普禮虛空及自身虛空,也就是禮拜重重無盡的佛,應用觀想重重無盡的我來禮拜。當我們倒身下拜的時候,就是最虔敬虛心的時候,要除掉自己貢高我慢的心,要除掉自大自滿的心,我們要大禮拜,就是滅盡自我驕傲的心啊!此時的心,等如虛空。

  我又說:

  「虛空無盡,所以是普禮虛空之無上,而我們這個自性,也要化為無盡,這就是無上虛空的大禮拜口訣。這其中的意義,甚深而奧妙,就是一種融合,一種交通,一種無上的感應。

  無數又無盡的佛。
Para Buddha banyaknya tak terkira dan tak terhingga.

  全部化為無數又無盡的我。
Semuanya berubah menjadi Diri yang tak terkira dan tak terhingga.

  佛菩薩諸尊化為一大白光,灌頂自心的無盡的我。

  二者合一,光光相照。

  愉悅,輕安,昇空,坐蓮。

  這是「普禮虛空無盡佛,自身虛空無盡我,佛即是我。」
這種無上的口訣是「 」雜字。

  這種成就是
Pencapaian seperti ini berarti:

  一拜即是千拜萬拜。
Satu kali namaskara setara dengan puluhan ribu namaskara.

  一拜即是佛我合一。
Satu kali namaskara berarti Buddha & Aku melebur menjadi Satu nan Manunggal.

  「蓮生活佛」透露這「無上的口訣」,特別寫下一偈:

  普禮諸佛無上師。

  上師金剛大總持。

  如雲如海化無盡。

  我之禮拜亦無盡。

  菩提般若等持深。

  光明灌頂次第入。

  我身三業全消亡。

  光明清淨我無盡。

  佛我融合得成就。

  不斷悲智真佛子。

  坐上蓮花多殊勝。

  如此證道傳法燈。

  我特別在此指明,「四皈依法」的無上口訣,就是「皈依自性,你就是佛」。
而「大禮拜佛」的無上口訣,當然就是「普禮虛空,自身虛空」,
其最高的成就竟然是「佛我合一」。

  密教的「四加行法」,其實有甚深法理,行者不可輕視,均是深廣法,均是大法,由此得知也。
Sesungguhnya [Sadhana 4 Prayoga] dari Tantrayana ini memiliki teori dharma yang paling kental dan mendalam. Sadhaka jangan meremehkannya. Semuanya merupakan dharma yang luas nan mendalam, semuanya adalah maha dharma, semuanya dimulai dari sini.

~~~~~~~~~~~~

佛我合一」Buddha & Aku melebur menjadi Satu nan Manunggal – adalah kunci rahasia dari Maha Namaskara!

Hahaha!

Aku tak pernah membohongimu, khan?
Selama bertahun-tahun aku selalu bilang bahwa melakukan salah satu dari 7 langkah awal di dalam Sadhana yang diajarkan oleh Mahaguru Lu bisa membantu si praktisi merealisasikan Kebuddhaan!

Lagipula baru-baru ini Mahaguru Lu juga mengulanginya kembali!

Bukankah sekarang saatnya belajar dan membangun fondasi?


Salam semuanya.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Sunday, March 1, 2015

Kebijaksanaan yang nampak gila – Gaya Aturan Permainan Duniawi! [2]



Ditulis oleh Lotuschef – 26 Februari 2015
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Crazy Wisdom – Rules of the Sentient Game! 凡间之游戏规则![2]



Mengutip dari Kebijaksanaan yang nampak gila – Gaya Aturan Permainan Duniawi! [1]:

[--- Ada orang yang bertanya: Memangnya Shi-mu boleh menerima Penghormatan seperti ini?

Ingatkah kisah yang Guru ceritakan tentang Guru Padmasambhava saat bertemu dengan Trisong Deutsen, Raja Tibet?

Saat Padmasambhava membungkuk kepada Trisong Deutsen, baju sang raja malah terbakar!

Jadi bahkan seorang Raja pun tak bisa menerima penghormatan seperti itu dari Mahluk Ilahi!
---]

~~~~~~~~~~

Khan aku sudah bilang kalau Buddha Dharma, seperti yang juga tertulis di dalam Sutra Avatamsaka, merupakan cara/metode yang banyaknya tak terhingga! :)

Kiranya kamu bisa memikirkan cara-cara untuk menolong atau menyarankan kepada Raja Trisong Deutsen supaya bajunya tak terbakar?

Jawaban-jawabannya bisa ditemukan di Sutra Avatamsaka, ataupun di ajaran-ajaran Patriak Zen Bodhidharma, begitu juga di banyak dharani lainnya!

Hahaha!

Ya!

Instruksi dari Mahaguru, untuk menolong dan membimbingmu dengan suatu alur Pola Pikir, sehingga Pikiran-MU perlahan-lahan akan berkembang dan berfokus pada realisasi!

Tentunya TAK ADA Jawaban yang akan diberikan sebelum kamu mencoba Merenungkan topik ini terlebih dulu.

Ada banyak cara ataupun jawaban yang bisa kamu berikan mengenai topik ini.

Selamat bermain-main!

** Pure Karma hendak memberitahukan teman-teman sekalian bahwa kami hanya menolong mereka yang menunjukkan ketulusan dan ketekunan dalam melatih diri!


Salam semuanya.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef


Monday, February 2, 2015

Tradisi dan Kebiasaan



Dikutip dari: 行天宮的靈應 文/聖尊蓮生活佛盧勝彥, Xing Tian Gong's Spiritual Response / Karya tulis Mahaguru Lu – Buku No.245 《古里古怪集》
Diringkas dan diterjemahkan ke Bahasa Inggris oleh Lotuschef – 2 Januari 2015
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Customs & Traditions 習慣与傳統



有一次。
與師母、陳嘉萍、盧輝[鳳皇]等,到台北一家餐廳,吃午餐。
路經「行天宮」恩主公廟,隨緣進入參拜一下。一入廟,看見香火鼎盛,香客如雲。
大殿內有法會,僧尼誦經。
大殿外有許多穿著藍袍的居士,手上持香,給香客收驚、收煞,人潮洶湧,供品一桌又一桌。
Suatu hari saat Mahaguru sedang berada di Taipei, dalam perjalanannya menuju ke sebuah restoran untuk makan siang.
Mahaguru melewati rumah ibadah yang bernama Xing Tian Gong (Istana Langit yang Bergerak) dan memutuskan untuk masuk dan memberikan penghormatan. Saat masuk ke dalam, Mahaguru melihat ada begitu banyak dupa yang dibakar, dan orang-orang yang mempersembahkan dupa banyaknya bagaikan awan-awan yang bergerak.
Di aula besar, para bhiksu dan bhiksuni sedang menjapa sutra.
Di luar aula, para umat yang mengenakan jubah berwarna biru memegangi dupa yang menyala dan membantu melayani para pengunjung untuk mengusir berbagai ketakutan dan pertanda buruk; lalu lintas manusia begerak dengan sangat cepat, dan aneka ragam persembahan memenuhi meja-meja di sana.

我說: 「我想進入大殿參拜關聖帝君。」
Aku bilang: “Aku hendak memasuki aula besar untuk memberikan penghormatan kepada Guan Sheng Di Jun – Kaisar Guan yang Suci.”

但,我看到一塊招牌,上書:「香客止步」。
Tapi aku melihat papan loh yang bertuliskan:
[Tidak boleh membawa persembahan dupa ke dalam (maksudnya: berhenti di sini)].

我手持香,在大殿外,遙向關聖帝君參拜,口中祝曰:
「聖帝千秋萬歲,香火不斷,度生如天。」
說完由偏門走了出來。
Aku memegangi dupa yang telah dihidupkan di luar aula besar dan menghaturkan penghormatan dari jauh kepada Kaisar Guan yang Suci, sambil mengucap:
“Panjang umur Kaisar yang suci, ribuan musim gugur, puluhan ribu tahun lamanya, persembahan dupa tiada pernah berhenti, menyelamatkan para insan bagaikan Angkasa.”
Setelah mengucap demikian, aku keluar dari pintu samping.

沒有想到——
關聖帝君從後趕至追我。
Tak dinyana, Kaisar Guan yang Suci bergegas mengejar dari belakang.

帝君手持「青龍刀」把我的後腳跟,劃了一下,我後腳立刻像扭到一樣,走起路一跛又一跛的。
帝君說:「止、止、止。」
Sambil membawa [golok naga hijau]-nya, ia menggores kaki belakangku. Aku langsung terhuyung-huyung, seakan-akan pincang.
Kaisar berkata:
“Berhenti, berhenti, berhenti.”

我轉頭問:「帝君何事找我,又如何劃我一腳?」
Aku berbalik dan bertanya:
“Kaisar mencariku untuk persoalan apa, dan kenapa menggores kakiku?”

帝君說:「見你來朝,頂透三光,若不來見,禮尚有失。」
Kaisar mengatakan:
“Melihatmu mengunjungi rumah ibadah, chakra mahkota menampilkan 3 sinar, kalau tak datang menemuimu, sungguhlah lancang.”

我說:「何劃我一刀?」
Aku bertanya: “Kenapa menggoresku sekali dengan golok?”

帝君答:「吾是想告訴你,行止宜當心,勿落怨敵口誅筆伐。」
Sang Kaisar berkata:
“Aku memberitahumu supaya waspada dalam segala tindakanmu, agar tak menimbulkan permusuhan lewat berbagai keluhan dan tulisan yang menyerang.

我說:「多謝示警!」
Aku mengatakan: Terima kasih atas peringatanmu!

帝君與我拜別。
我到餐館,兩隻腳才能正常走路。
Lalu kami berpisah dan saat aku tiba di restoran, kedua kakiku sudah bisa berjalan dengan normal kembali.

後來——
我聽說,行天宮,廢去用香拜拜,只用手合掌,供品也不用了。(太多香,影響環保;供品,聖賢亦不食)
Kemudian hari, kudengar kalau rumah ibadah tersebut telah melarang penggunaan dupa untuk berdoa. Kini hanya dengan menangkupkan kedua telapak tangan saja. Persembahan juga tak lagi diperlukan.
(Dupa yang terlalu banyak akan mempengaruhi lingkungan sekitar; mengenai Persembahan – para suciwan tak akan memakannya.)

人問我:「這樣行嗎?」
Orang-orang bertanya kepadaku: “Apakah hal tersebut boleh dilakukan?”

我如此回答:
依傳統來說:
香是信香,有傳達之意。
供品是禮,有虔敬之意。
Aku menjawabnya demikian:
Menurut tradisi:
Dupa adalah Wanginya Iman, punya makna “berkomunikasi”.
Persembahan adalah sopan santun, bermakna “ketulusan dan penghormatan”.

一般人行之久矣!突然間改變,人們會沒有辦法去適應。
然而,習慣也會成自然!
Persoalannya adalah kebanyakan orang sudah lama sekali menjalankan tradisi ini! Perubahan yang mendadak pasti membuat orang-orang susah menyesuaikan diri.
Demikianlah yang namanya Kebiasaan bisa berubah menjadi hal yang dianggap wajar!

又,我們密教修供養法:
火供——護摩供品甚多,以火燒供品及香。
水供——供品亦多。
煙供——解怨親債主之怨心。
Terlebih lagi, di dalam Tantrayana kita punya banyak Sadhana Persembahan:
Persembahan Api – persembahan dalam puja homa sangat banyak, menggunakan api untuk membakar berbagai persembahan dan dupa.
Persembahan Air – di sini persembahannya tak begitu banyak.
Persembahan Asap – digunakan untuk menyelesaikan berbagai keluh kesah dan dendam dari para musuh karma.

(儀軌繁多,有香有供)
(Sadhana ada banyak jenisnya dan di dalamnya ada dupa dan persembahan.)

以人間之禮儀敬佛、菩薩、金剛、護法、空行、諸天。祈禱本尊降臨。
Ini sesuai dengan sopan santun di dunia saha dalam rangka menghormati para Buddha, Bodhisattva, Vajra, Dharmapala, Dakini, dan semua dewata. Dengannya mengundang yidam untuk turun ke dunia.

但,到了至高境界也能:
Namun, di tingkat tertinggi, juga bisa:

以天為壇城。(無佛像)
Angkasa sebagai Mandala. (Tak perlu rupang buddha lagi)

以心香召請。(無信香)
Dengan dupa hati sendiri bisa melakukan pengundangan. (Bukan wewangian atau dupa menurut kepercayaan).

以心供最上。(無實物供)
Dengan Hati sebagai persembahan yang tertinggi. (Tak membutuhkan persembahan aktual yang berwujud).

我且問:「以至高的境界,是不是一般的凡夫俗子,能意會得?」
Lalu aku bertanya:
Sudah mencapai tingkat tertinggi, namun apa ada orang-orang awam yang kiranya mampu memahami atau mencapai tingkat seperti ini?

詩: Sajak:
無無無又無 Tiada Tiada Tiada dan Tiada
空空空又空 Kosong Kosong Kosong dan Kosong
證得平等性 Mengafirmasi Sifat Sejati dari Kesetaraan
有無都是風 Ada ataupun tiada, semuanya seperti Angin

~~~~~~~~~~~

Hahaha!
Di dalam artikel tersebut tersedia baik kiat-kiat yang sederhana dan mendasar, maupun kiat rahasia Maha Kesempurnaan juga.
Cobalah mencarinya :)


Salam semuanya.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Related Posts:


Friday, August 23, 2013

Kebijaksanaan yang nampak gila – Gaya Aturan Permainan Duniawi! 凡间之游戏规则!


Ditulis oleh Lotuschef – 23 Agustus 2013
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Crazy Wisdom – Rules of the Sentient Game! 凡间之游戏规则!


Buddha Hidup Kecil kita, Thubten Ksiti datang sekitar jam 12:40.

Beliau didampingi oleh ibundanya, dan beberapa murid mengejarnya untuk berfoto bersamanya.

Kemudian beliau diantar ke dalam Ruang Makan.

Shi-mu bertemu dengannya di luar Ruang Makan, dan ibu Thubten Ksiti menyuruhnya berlutut untuk memberi hormat kepada Shi-mu.

Menurutmu?

Seorang Buddha Hidup berlutut di lantai untuk memberi hormat kepada seorang awam!

Hahaha!

Bukankah ini Aturan Main Duniawi?

Ada orang yang bertanya: Memangnya Shi-mu boleh menerima Penghormatan seperti ini?

Ingatkah kisah yang Guru ceritakan tentang Guru Padmasambhava saat bertemu dengan Trisong Deutsen, Raja Tibet?

Saat Padmasambhava membungkuk kepada Trisong Deutsen, baju sang raja malah terbakar!

Jadi bahkan seorang Raja pun tak bisa menerima penghormatan seperti itu dari Mahluk Ilahi!

Hahaha!

Salam semuanya.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef