Showing posts with label trisong deutsen. Show all posts
Showing posts with label trisong deutsen. Show all posts
Sunday, March 1, 2015
Kebijaksanaan yang nampak gila – Gaya Aturan Permainan Duniawi! [2]
Ditulis oleh Lotuschef – 26 Februari 2015
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Crazy Wisdom – Rules of the Sentient Game! 凡间之游戏规则![2]
Mengutip dari Kebijaksanaan yang nampak gila – Gaya Aturan Permainan Duniawi! [1]:
[--- Ada orang yang bertanya: Memangnya Shi-mu boleh menerima Penghormatan seperti ini?
Ingatkah kisah yang Guru ceritakan tentang Guru Padmasambhava saat bertemu dengan Trisong Deutsen, Raja Tibet?
Saat Padmasambhava membungkuk kepada Trisong Deutsen, baju sang raja malah terbakar!
Jadi bahkan seorang Raja pun tak bisa menerima penghormatan seperti itu dari Mahluk Ilahi! ---]
~~~~~~~~~~
Khan aku sudah bilang kalau Buddha Dharma, seperti yang juga tertulis di dalam Sutra Avatamsaka, merupakan cara/metode yang banyaknya tak terhingga! :)
Kiranya kamu bisa memikirkan cara-cara untuk menolong atau menyarankan kepada Raja Trisong Deutsen supaya bajunya tak terbakar?
Jawaban-jawabannya bisa ditemukan di Sutra Avatamsaka, ataupun di ajaran-ajaran Patriak Zen Bodhidharma, begitu juga di banyak dharani lainnya!
Hahaha!
Ya!
Instruksi dari Mahaguru, untuk menolong dan membimbingmu dengan suatu alur Pola Pikir, sehingga Pikiran-MU perlahan-lahan akan berkembang dan berfokus pada realisasi!
Tentunya TAK ADA Jawaban yang akan diberikan sebelum kamu mencoba Merenungkan topik ini terlebih dulu.
Ada banyak cara ataupun jawaban yang bisa kamu berikan mengenai topik ini.
Selamat bermain-main!
** Pure Karma hendak memberitahukan teman-teman sekalian bahwa kami hanya menolong mereka yang menunjukkan ketulusan dan ketekunan dalam melatih diri!
Salam semuanya.
Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef
Labels:
avatamsaka,
Bahasa Indonesia,
bodhidharma,
buddha dharma,
duniawi,
lotuschef,
metode,
Padmasambhava,
penghormatan,
Pola Pikir,
trisong deutsen
Thursday, February 26, 2015
Crazy Wisdom – Rules of the Sentient Game! 凡间之游戏规则![2]

[--- Some one asked: Can Shi-mu take this kind of Respect Paying?
Remember the story told by Guru of the meeting between Padmasambhava & Trisong Detsen, King of Tibet?
When Padmasambhava bows to Trisong Detsen, the king's clothes caught fire!
So even a King can't take the respect paying from Divine Being! ---]
~~~~~~~~~~
I have stated that Buddha Dharma are ways or methods and as per Avatamsaka or Flower Adornment Sutra, these ways are Infinite or Immeasurable! :)
Can you think of ways to help or advise King Trisong Detsen, so that his clothes won't catch Fire?
The Answers can be found in Avatamsaka Sutra or Zen Patriarch Bodhidharma's teachings as well as many other dharani!
Hahaha!
Yes!
GM's instructions are to help or guide you along a certain Path of Mindset, so that YOUR Mind can gradually develop and focus on awakening or realisation!
So NO Answers will be given before you have a chance to Ponder or Think on the topic at hand.
There are many answers or ways you can go about this topic.
Have Fun!
** Pure Karma would like to inform All that we only help those that show us that they are sincere & diligent in cultivation!
Cheers all.
Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef
Friday, August 23, 2013
Kebijaksanaan yang nampak gila – Gaya Aturan Permainan Duniawi! 凡间之游戏规则!
Ditulis oleh Lotuschef – 23 Agustus 2013
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Crazy Wisdom – Rules of the Sentient Game! 凡间之游戏规则!
Buddha Hidup Kecil kita, Thubten Ksiti datang sekitar jam 12:40.
Beliau didampingi oleh ibundanya, dan beberapa murid mengejarnya untuk berfoto bersamanya.
Kemudian beliau diantar ke dalam Ruang Makan.
Shi-mu bertemu dengannya di luar Ruang Makan, dan ibu Thubten Ksiti menyuruhnya berlutut untuk memberi hormat kepada Shi-mu.
Menurutmu?
Seorang Buddha Hidup berlutut di lantai untuk memberi hormat kepada seorang awam!
Hahaha!
Bukankah ini Aturan Main Duniawi?
Ada orang yang bertanya: Memangnya Shi-mu boleh menerima Penghormatan seperti ini?
Ingatkah kisah yang Guru ceritakan tentang Guru Padmasambhava saat bertemu dengan Trisong Deutsen, Raja Tibet?
Saat Padmasambhava membungkuk kepada Trisong Deutsen, baju sang raja malah terbakar!
Jadi bahkan seorang Raja pun tak bisa menerima penghormatan seperti itu dari Mahluk Ilahi!
Hahaha!
Salam semuanya.
Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef
Labels:
aturan,
Bahasa Indonesia,
duniawi,
lotuschef,
Padmasambhava,
penghormatan,
thubten ksiti,
trisong deutsen
Crazy Wisdom – Rules of the Sentient Game! 凡间之游戏规则!
Terjemahan Indonesia: Kebijaksanaan yang nampak gila – Gaya Aturan Permainan Duniawi! 凡间之游戏规则!

Our Little Living Buddha, Thubten Ksiti arrives at around 12:40.
Accompanied by his mother, and some students ran after him to have photos taken with him.
He was ushered away towards the Dining Hall.
Shi-mu met him outside the Dining Hall and Thubten Ksiti's mother instructed him to kneel down on to the floor to pay respect to Shi-mu.
Well?
A Living Buddha kneeling down on the floor to pay respect to a sentient being!
Hahaha!
This is the Rule of the Sentient Game, agree?
Some one asked: Can Shi-mu take this kind of Respect Paying?
Remember the story told by Guru of the meeting between Padmasambhava & Trisong Detsen, King of Tibet?
When Padmasambhava bows to Trisong Detsen, the king's clothes caught fire!
So even a King can't take the respect paying from Divine Being!
Hahaha!
Cheers all.
Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef
Subscribe to:
Posts (Atom)



