Showing posts with label Tanya Jawab. Show all posts
Showing posts with label Tanya Jawab. Show all posts

Monday, October 15, 2012

Lotuschef Bercakap-cakap – Mohon Saran dari Lama





Dibagikan oleh Lotuschef – 9 Oktober 2012
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Lotuschef in Chat – Asking Lama Advice

{ Pagi ini aku mengobrol dengan temanku, seorang pribumi Indonesia, teman sekolah kedokteran dulu, mengenai pekerjaannya. Ternyata dia bekerja di rumah penjagalan.

Aku sempat terpikir dan memberitahunya mungkin suatu saat aku akan mengunjungi tempat kerjanya dan melakukan penyeberangan bardo beserta pembacaan mantra dan dharani. Ia menyetujuinya.

Ia juga memintaku untuk mengajarinya.

Saat itu aku merasakan energi yang mengalir terus-menerus di kepalaku dan aku mengajarkannya cara menjapa mantra guru – Om Guru Lian Shen Siddhi Hum.
Sempat memberitahu artinya juga (meski tidak lengkap sempurna).

Dan kini, 6 jam telah berlalu, ia telah membaca lebih dari 500x dan merasakan hal yang sama, ada aliran energi di syaraf-syarafnya. Aku memintanya untuk membacanya hingga 300.000 kali.

Aku terpikir, Lama akan datang pada 1 Desember 2012 ini. Bila tak keberatan, apakah Lama bisa melakukan penyeberangan bardo di tempat kerjanya tanggal 2 Desember 2012, Minggu siang, pas di saat tak ada orang yang bekerja di hari itu?

Apakah ada biayanya?

Terima kasih.
Om mani pedme hum

Lotus H
Kota Medan }

---

[ H yang terkasih,

Aku perlu membahas hal tersebut dengan tim terlebih dahulu...

Ingatlah, bukanlah Amal yang Benar bila kita memberi ikan kepada seseorang, kita perlu mengajarkannya cara menangkap ikan sehingga ia bisa menyambung hidupnya setelah kita memberinya seekor ikan tadi.

Kita bisa pergi ke sana dan melakukan penyucian dan penyeberangan bardo, namun pelimpahan pahala secara teratur dari siapapun yang bekerja di sana, ataupun darimu, ataupun dari ia yang punya Bodhicitta sudahlah cukup.

Kitapun juga melakukan penyeberangan bardo tiap kali kita makan.

Jadi jangan sampai terpaku pada konsep bahwa Hanya Fashi (Lama) saja yang bisa melakukan hal yang berbeda! :)

Ternyata Ketulusan Hati yang Benar demi menolong insan lain adalah hal yang penting, bukannya siapa yang melakukan apa, atau siapa yang punya “kekuatan spiritual”!

Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom ]

---

{ Ok, terima kasih Fashi atas tanggapannya.

Ada satu pertanyaan lagi,

Apakah kertas-kertas doa Satya Buddha seperti kertas mantra Usnisa Wijaya dengan aksara Kham dan Maha Pratisara bisa menolong para arwah bila aku membakarnya di sana? }

---

[ Sayangku,

Ketulusan dan belas kasihmu lah yang akan benar-benar menolong mereka. Kamu bisa menjapa dharani Usnisa Wijaya dan membayangkan sinar dari alam semesta raya memasuki makanan yang akan diberikan kepada para hewan di sana.

Dengan cara ini, mereka tak hanya tersucikan, tapi Bija Aksara-nya juga akan tertanamkan di dalam Chakra Hati mereka.

Saat menjapa mantra Guru, kamu juga bisa menuliskan sebuah aksara Hom di kantong makanan tersebut; atau bayangkan kamu menuliskannya di angkasa, saat ia menyinari semua insan dan semuanya di sekitarnya, ini artinya kamu membagikan bija aksara Guru dengan mereka semua. Inilah yang aku bagikan kepada seorang acharya dan akhirnya malah dia yang mengklaim ini adalah ajarannya! :)

AA mahir dalam menuliskan aksara Hom. Mintalah bantuan darinya.

Selama kamu memang ingin membantu, Guru dan semua Buddha-Bodhisattva akan memberimu kekuatan untuk melakukan semuanya itu dengan sempurna.

Salam.

Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef ]

Wednesday, July 11, 2012

Lotuschef Bermain-main – Perbaikan Nasib dengan Rompi Naga

Ditulis oleh Lotuschef – 2 Juli 2012
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Lotuschef at Play – 龙袍生基Long Pao Sheng Ji

 

Teman-teman ada yang punya ini?



Di atas adalah tanda terima milik seorang murid yang telah membayar untuk Sadhana Perbaikan Nasib dengan Rompi Naga (Long Pao Sheng-ji Fa). Berikut adalah surat yang ia tulis untuk rumah ibadah yang bersangkutan:

{Ceramah dharma Guru pada tanggal 23 Juni di Vajragarbha Seattle – di sana disebutkan bahwa Beliau tidak pernah mentransmisikan sadhana Sheng-ji fa kepada murid MANAPUN.

Sheng-ji fa dengan Rompi Naga yang kita ikuti di Vajragarbha CC – Acharya dan Dharmaduta memberitahu kita bahwa sadhana tersebut ditransmisikan oleh Guru dan juga diberkati oleh Guru. Berdasarkan pernyataan tersebut, kami dengan kesungguhan hati membayar $600 per nama.

Namun kini setelah mendengar ceramah Guru, kami tahu kalau telah dibohongi. Oleh karenanya kami meminta Vajragarbha CC untuk menyingkirkan nama kami dari Sheng-ji fa Rompi Naga dan melakukan pengembalian dana. Seluruh prosedurnya harus disaksikan dengan adanya kehadiran kami. Mohon membalas surat ini dan mengatur waktunya. Kami harap bisa menyelesaikan masalah ini dalam jangka waktu satu bulan.

Bila tidak ada balasan, maka kami terpaksa akan menyelesaikannya lewat jalur hukum.

Terima kasih atas kerjasama Anda!}

 

Berikut ini juga email dari seorang murid.

[--- Hai, Lian Chu Fashi,

Aku telah membaca blogmu di facebook, kamu baru-baru membahas ‘Long Pao Sheng-ji Fa’.

Apakah itu semua berhubungan dengan Vajragarbha CC?

Terima kasih. Salam, ---]

 

Balasan email:

[--- Ya.

Memang menyedihkan, di ceramah dharma-Nya yang terakhir, Guru bilang Ia tidak pernah mengajarkan fengshui dan Sheng-ji fa sebelumnya.

Sheng-ji fa butuh “nadi naga yang hidup”. Energi atau sinar harus selalu mengalir di titik nadi itu.

Kalau jubah rompi itu hanyalah POTONGAN kain yang dijahit saja.

Para murid yang mendaftar itu memberikan bagian dari roh atau intisari diri mereka di dalamnya.

Metode ini, kalau dilakukan dengan benar, seharusnya akan merubah nasib orang yang bersangkutan. Dan Guru berkata, jika salah melakukannya, maka nasib orang-orang malah akan menjadi lebih buruk! Ini hanya opiniku saja.

 

Tapi kamu semua beruntung, aku tidak merasakan ada energi yang mengalir dari bingkai kaca tempat rompi naga itu disimpan!

Kamupun bisa melihatnya, jadi coba saja kamu ke sana dan duduk, lalu coba rasakan ada apa di sana atau apakah kamu bisa melihat ada sinar atau tidak.

Paling baik adalah kalau kamu mengkonfirmasinya sendiri.

Ada beberapa murid yang punya masalah dan mencari bantuan dariku. Ada teman yang menghubungi saya terus, ia bilang saudaranya ingin bunuh diri. Mereka turut berpartisipasi dalam metode sheng-ji fa rompi naga ini. Mereka ini anak kembar, dan aku telah membersihkannya dan membantu saudaranya untuk melakukan pelimpahan jasa kepada para musuh karmanya.

 

Kamu juga bisa perhatikan baik-baik si XX – matanya memancarkan sinar hijau. Saudaranya, si YY berwarna abu-abu kehijauan, ini sinar hantu. Si ZZ juga memancarkan aura hantu, selain tanda-tanda buruk lainnya: mulai membotak dan raut wajah memburuk. Cobalah lihat dan lalu beritahu aku apa yang kamu lihat.

Jadi paling baik adalah bila kamu mencari tahu kebenaran itu sendiri. Sangat mudah, japalah mantra Guru dan mohonlah pada Guru untuk menunjukkannya kepadamu!

Kamu mungkin akan melihat lebih banyak atau melihat yang berbeda juga. Kita semua ada perbedaan sedikit.

Saudari TT bercerita kepadaku bahwa seorang saudara sedharma memberitahunya untuk tidak pergi ke rumah ibadah CC 2 tahun lebih awal daripada aku. Ia telah melihat sinar warna hijau di mata si XX dan masih banyak lainnya.

Tentu saja mereka yang melatih diri dengan baik akan mempunyai perlindungan.

 

Coba bayangkan semua intisari orang-orang yang mendaftar terperangkap dalam tempat yang sama yang tidak ada sirkulasinya! Mereka akan saling berinteraksi?

Paling baik dengarkan ceramah Guru dan cari-carilah informasi lebih lanjut di internet.

ZZ ini seorang agen penjual yang bagus, ia melakukan hal yang sama tahun lalu di rumah ibadah DD. Aku juga membahas dirinya dalam artikelku: “Dharma Speech or Sales Pitch?”

Aku harap tiap murid paham akan apa yang diajarkan oleh Guru, dan semoga mereka menjadi jelas akan apa yang benar-benar mereka butuhkan, bukannya melakukan sesuatu yang akan membawa penderitaan bagi diri mereka sendiri atau malah membuat nasibnya jadi semakin buruk.

Salam, sayangku ---]

 



Penipuan Berkedok Agama?

  1. Guru Akar, pada sesi ceramah dharma-Nya yang disiarkan di seluruh dunia lewat internet pada tanggal 23 Juni 2012, dengan jelas menyatakan bahwa BELIAU TIDAK PERNAH MENTRANSMISIKAN metode Sheng-ji fa ini kepada murid MANAPUN! Apalagi dengan menggunakan Rompi Naga?!

  2. “Acharya dan Dharmaduta memberitahu kita bahwa sadhana tersebut ditransmisikan oleh Guru dan juga diberkati oleh Guru. Berdasarkan pernyataan tersebut, kami dengan kesungguhan hati membayar $600 per nama.”


Saya harap permasalahan ini bisa diselesaikan secepatnya antara semua pihak dengan damai.

Saya juga berharap supaya semua yang berpartisipasi di dalamnya juga diberikan penyelesaian masalah dengan baik, dan jangan ditinggalkan karena ketidaktahuan mereka.

Kalau masalah ini sampai memasuki jalur hukum di bagian manapun di dunia ini, maka orang-orang dan rumah ibadah yang terlibat tidak hanya akan menghadapi hukuman karmanya saja, tapi masih ditambah dengan hukuman di alam manusia juga!

Sungguh masalah yang tidak enak.

Jadi sering-seringlah duduk dan merenung apa saja yang kalian benar-benar butuhkan dan jangan sampai termakan umpan penipuan “bisa kaya dengan cepat”, “bisa sakti dengan cepat”, ....

 

Amituofo
Pure Karma
Lama Lotuschef
True Buddha School

Thursday, July 5, 2012

Lotuschef Bercakap-cakap – Sheng-ji Fa (Sadhana Perbaikan Nasib)

Ditulis oleh Lotuschef – 26 Juni 2012
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Lotuschef in Conversation – 生基法 Chance of Better Life Method

 

24 Juni 2012 – Guru di Vajragarbha Pelangi, Seattle, menjelaskan cara melaksanakan sadhana Sheng-ji fa. Videonya dapat dilihat di sini.

Hahaha! Bagaimanapun klaim mereka, para murid dari tingkatan manapun yang melakukan sadhana di atas sebelum mendapatkan pemberkatan transmisi dari Guru, artinya mereka tidak pernah mendapatkan ajaran ini dari Guru ataupun didukung atau diberkati untuk melakukannya.

 

JH bertanya: Fashi, Long Pao Sheng Ji Fa ini sadhana apa? Vas Harta Raja Naga? Mereka tahu cara menarik orang-orang lewat faktor keserakahan mereka akan kekayaan. Sungguh fakta yang menyedihkan.

 

SURAT BALASAN:

[--- Long pao = rompi naga. Sheng-ji fa = sadhana perbaikan nasib.

Mereka mengklaim bahwa Guru menghadiahkan dan memberkati rompi naga untuk mereka supaya bisa mengumpulkan dana untuk membangun rumah ibadah.

Tapi di hari itu Guru bilang Beliau tidak pernah mengajarkan sadhana ini sebelumnya dan orang-orang malah melakukannya untuk mengumpulkan uang!

Sama halnya dengan fengshui, Tak ada satupun murid yang pernah memohon belajar ilmu ini dari Guru tapi semua mengaku kalau belajar dari Guru dan didukung oleh Guru!

Saat Guru bertanya kepada beberapa orang dari mereka, mereka berkata kalau belajar ilmu ini dari leluhur mereka!

Kalau melihat nada suara Guru waktu itu, kita pasti tahu Beliau tidak mempercayai mereka!

 

Wah sungguh inovatif, mereka menggunakan rompi naga untuk melakukan sadhana ini, padahal syaratnya harus butuh Qi (energi angin) dari Naga – harus dari nadi naga yang hidup dan Qi-nya berkumpul di suatu titik tertentu.

Menurut saya? Rompi naga hanyalah sebuah POTONGAN kain belaka.

Ini beda dengan nadi naga yang hidup, qi dalam potongan kain tidak bisa bergerak terus-menerus atau malah sama sekali tidak bergerak. Mana bisa menggunakan hiasan bordir naga! Sadhana ini tidak menggunakan seekor naga yang mati atau palsu!

 

Hahaha! Guru juga tidak mengajariku fengshui. Aku telah bilang berkali-kali di dalam blog.

Beliau juga tidak diam-diam mengajariku sheng-ji fa.

Jadi itu kira-kira hanya “perasaanku” saja saat mendengar ceramah dharma Guru di hari Minggu.

Aku juga telah membahas Roda Dharma, saat aku menjelaskan lebih detil mengenai hal tersebut di acara di Indonesia nanti, kamu semua akan paham apa itu Aliran Energi atau Aliran Qi. Aliran Qi itu terlihat hidup.

 

Jadi dari opiniku dan apa yang dikatakan oleh Guru, mereka sebenarnya sama sekali tidak paham fengshui!

Biaya yang harus dikeluarkan untuk sadhana ini adalah $600 per nama dan totalnya bisa meraup sekitar $400,000.

Wah mereka pikir Guru tidak tahu mengenai hal ini.

Tapi ada batas di mana Guru tidak akan menutup mata-Nya terus.

Salam, sayang. ---]

 

Teman-teman pembaca yang terkasih, persyaratan yang dibutuhkan untuk melakukan sadhana itu adalah biodata, potongan kuku jari tangan dan kaki, setetes darah kalian dan potongan kain dari baju yang telah kalian pakai dan belum dicuci.

Ingatkan kalian kalau saya pernah menyarankan supaya jangan memberikan biodata kalian kepada siapapun?

Sadhana di atas, bila tidak dilakukan dengan benar untuk kalian, maka seperti kata Guru, malahan kondisi kalian yang akan memburuk.

Jadi memang sebenarnya tak perlu melakukan ini kalau kalian melatih diri dengan tekun sesuai arahan Guru.

Kalian bisa mengendalikan nasib kalian sendiri!

Bila demikian, kenapa mencari hal-hal eksternal? :)

 

Amituofo
Pure Karma
Lama Lotuschef
True Buddha School

Wednesday, July 4, 2012

Lotuschef Bercakap-cakap – Kebenaran akan terungkap

Ditulis oleh Lotuschef – 26 Juni 2012
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Lotuschef in Conversation – Truth will Out



Ini tanggapan untuk surat seorang murid.

Banyak yang bilang kalau saya selalu membicarakan kejelekan orang lain.

Tapi terima kasih kepada Guru bahwa yang saya katakan sampai saat ini adalah Kebenaran. Tidak ada satu muridpun mulai dari Vajra Acharya hingga para murid yang pernah memohon belajar Fengshui dari Guru! Begitu juga dengan sadhana “sheng-ji fa” (perbaikan nasib) juga Belum Pernah ditransmisikan sebelumnya!

Di dalam Tantrayana, tanpa transmisi dari Guru Akar, murid akan dianggap mencuri dharma; dan tanpa dukungan dari Guru, maka semua sadhana tidak akan efektif!

Banyak yang hanya meniru apa yang dilakukan Guru dan semua itu hanya untuk sandiwara!

Mampu beryoga ataupun tidak, semuanya bergantung pada pelatihan diri yang tekun, bukannya karena dia dan timnya mempromosikan diri kalau mereka punya kekuatan supranatural dan murid senior di Ordo Satya Buddha, tahu banyak hal dan sangat berkemampuan.

Mampu? Ya! Maksudnya mampu meniru gerakan Guru!

 

Tanyakan kepada mereka yang benar-benar dapat ‘melihat’, bukannya mereka yang hanya dapat ‘melihat’ alam rendah saja atau mereka yang mengaku mampu ‘melihat’. Mereka yang benar-benar bisa demikian pasti tidak akan menghadiri acara yang diadakan oleh XX di manapun di dunia ini!

Saya bertemu dengan seseorang di Seattle yang mengaku bisa menolong ‘membersihkan’ rumah (dari hawa kotor) dan sebagainya. Ia suka mengundang XX dan timnya ke rumah ibadahnya untuk mengadakan berbagai macam acara.

Ternyata orang dengan sifat yang sejenis akan menarik mereka yang sejenis pula!

 

Lalu ada lain lagi yang sering berkunjung ke sini juga. Ia akan mulai acara konsultasi (wenshi) sekitar jam 12 tengah malam. Dia akan mengundang para roh, dan seperti yang dikatakan oleh Guru – tingkat akurasi dari konsultasi semacam ini sangat bergantung pada tingkat roh yang diajak berkomunikasi!

Saya lihat dia sering menarik-narik telinganya. Hahaha! Pernah suatu saat saya tanya ke Guru apa saya boleh menghalangi para roh supaya tidak mendekati dia. Guru bilang Jangan, karena orang ini masih punya hubungan dengan Bunda Emas (Yaochijingmu) dan terserah Bunda Emas lah untuk berurusan dengannya. Orang ini juga pergi melihat-lihat fengshui rumah dan lokasi bisnis. Guru tidak pernah mengajarkan Fengshui kepada siapapun, tapi semua orang mengaku-ngaku diri mereka sangat ahli dalam pengetahuan dan praktek Fengshui yang diajarkan oleh Guru! :)

Jadi mohon segera sadarlah!

Ya teman-teman semua boleh membenci saya, tapi ya mohon sadarlah!

 



Ini balasan saya untuk surat dari murid:

[--- Ya, orang seperti SF suka berbangga diri dan omong kosong membohongi teman-teman sedharma bahwa dia orang yang punya kekuatan supranatural. Tapi semua ternyata hanya bicara untuk berjualan saja!

Kalau XX adalah bagian yang melakukan sandiwara. Seperti yang dikatakan oleh Guru: hanya meniru yang dilakukan oleh Guru.

Bahkan belum pernah ber-yoga dengan Guru.

Aku lihat matanya memancarkan sinar hijau yang menyeramkan sekitar 2 tahun lalu!

Lalu teman-teman sedharma di sini dan di tempat lain juga bilang kalau hasil konsultasinya juga tidak manjur!

TC bilang kepada saya bahwa ada saudara sedharma yang juga ‘melihat’ sama seperti yang aku lihat, lalu ia menganjurkan untuk tidak pergi ke rumah ibadah tersebut.

Orang-orang yang bisa ‘melihat’ pasti akan segera menjauhinya!

 

Kasus TS adalah sebuah contoh lagi!

Membayar $XXX per nama untuk sheng-ji fa. Mereka benar-benar mengumpulkan banyak uang, padahal Guru bilang tidak pernah mengajarkan sadhana ini sebelumnya!

Lalu juga mengenai fengshui, tidak ada orang yang meminta belajar dari Beliau juga sebelumnya!

Wah aku selalu mendeteksi orang-orang yang jahat, aku malah jadi kelihatan sungguh jahat. Hahaha! Tapi ini adalah hal yang Guru membuatku melihatnya dan aku juga berusaha sebaik mungkin untuk memberi petunjuk!

Sungguh beruntungnya aku, Guru akan selalu mendukungku dalam ceramah dharma-Nya di sesi selanjutnya.

Omong-omong, lebih baik suruh orang hati-hati lalu baru kita bantu ‘membersihkan’ mereka setelahnya.

Aku sendiri sungguh beruntung tidak terjatuh dalam kendalinya.

 

SY ini adalah teman yang saya bantu ‘bersihkan’ beberapa kali di kala mengobrol dengannya. Hahaha!

Aku mengajarkan banyak murid untuk menjapa mantra 100-aksara untuk membersihkan diri.

Tapi beberapa sudah terlanjur jatuh ke dalam kendali mereka.

Orang-orang tidak percaya kalau aku bisa bercakap-cakap dengan Guru! Tapi kalian semua yang telah mencobanya tahu sendiri kalau hal yang aku ajarkan tersebut manjur.

Hehe. Jadi aku juga tidak terlalu gila lah!

 

Setelah Guru mengumumkan bahwa akan muncul banyak Buddha Hidup dari Satya Buddha, Beliau benar-benar harus melakukan pembersihan besar-besaran (dari tangan-tangan kotor)!

Hahaha. Aku menikmati percakapanku dengan Guru, tentang berbagai hal yang aku lihat, dengar, maupun yang membuatku penasaran.

Kamu semua yang belajar dari cara-cara yang aku bagikan benar-benar masuk dalam jalur ekspres. Aku mengajari kalian semua yoga tantra tingkat lanjut!

Bagaimana bisa?

Karena aku telah menemukan kuncinya. Yaitu pola pikir yang tepat dalam melatih tiap tahap!

Selain itu, kuncinya adalah juga Bodhicitta. Mereka yang tidak dapat ‘melihat’ pasti akan kesusahan untuk mempercayaiku.

 

Mereka benar-benar tidak paham apa yang sedang diajarkan oleh Guru. Jadi mereka lebih percaya orang-orang seperti SF dan XX.

Mereka ini sudah sangat senior dan tentu saja orang-orang akan lebih mempercayai mereka.

Aku sebenarnya tak peduli. Aku hanya lakukan apa yang Guru ajarkan kepadaku, dan aku bagikan cara yang benar untuk ber-sadhana.

Hahaha. Aku berusaha berbagi kebahagiaan!

Salam. ---]

 

Teman-teman pembaca yang terkasih, untuk orang yang tahu benar apa itu KARMA, kenapa kalian kira saya terus “membicarakan kejelekan” para murid lainnya?

Ini pastilah pelanggaran sila Berbohong dan Disiplin Ketidakharmonisan atau Melukai sesama saudara Vajra!

Meski saya tidak sebegitunya mengingat sila-sila disiplin, tapi saya tahu apa yang tidak boleh saya lakukan! :)

Poinnya adalah, apakah saya Berbohong untuk mencelakai para murid ini? Atau saya sedang berusaha menyelamatkan mayoritas murid lain dari sekolompok murid yang menggunakan cara-cara jahat ini?

Dalam ceramah dharma-Nya baru-baru ini, Guru berkata untuk tidak melindungi binatang-binatang yang ganas dan pemakan daging hingga membahayakan nyawa manusia sendiri!

Pada akhirnya kita harus mengorbankan minoritas untuk kebaikan mayoritas.

 

Oleh karenanya saya berkata:

Kekuatan yang Besar = Tanggung jawab yang Besar !!!

Jadi sungguh-sungguh susah untuk bertindak bagai Tuhan!!! Tapi masih lebih susah untuk menjadi Tuhan!!! :)

Teman-teman kini paham maksud saya?

 

Sadhana 4 Prayoga merupakan yang awal, namun juga yang terakhir (tertinggi) dalam Tantrayana. Kalau saja teman-teman tahu cara melakukannya, ini sama artinya dengan menggunakan Sadhana yang sama namun digunakan untuk melatih Mahamudra atau Tantra Tingkat Lanjut.

Guru telah berkali-kali mengatakan, tapi masih banyak orang yang mengejar para dewata “yang kuat” atau “yang kaya”! Benar-benar 3 racun yang sedang menyamar! :)

 

Salam semuanya.

Selamat melatih diri!

 

Amituofo
Pure Karma
Lama Lotuschef
True Buddha School

Wednesday, May 30, 2012

Kekuatan Dharma Dari Mantra Hati Mahaguru Lu (2)

Artikel asli ditulis oleh Lama Lotus Chef pada tanggal 15 Juni 2011

Tautan ke artikel tersebut : Power of Grand Master Lu’s Mantra 师尊心咒的威力 [2]

Bagian pertama : Kekuatan Dharma Dari Mantra Hati Mahaguru Lu

Diterjemahkan oleh Lotus Junhao

 

Darimana penyembelih ayam tersebut mendapatkan kekuatan Dharma untuk menetralisir semua karma buruk dia atas semua ayam yang dibunuh dia?


Mahaguru Lu bertemu dia untuk pertama kalinya saat sesi penjatuhan hukuman di Neraka.


Baiklah, dalam Tantrayana hal-hal pokok yang diperlukan yakni : - Berlindung (bersarana) dan transfer pemberkatan langsung dari Guru Akar.


Penyembelih tersebut sungguh sangat beruntung memiliki Mahaguru Lu yang mengajari dia secara pribadi bagaimana menjapa mantra Mahaguru Lu.


Mahaguru Lu memberikan transfer pemberkatan atas mantra secara pribadi karena dia menarik penyembelih ke samping untuk mengajari dia.


Haha! Ini merupakan transfer pemberkatan langsung!


Jika tidak, hal tersebut mengakibatkan dia dikategorikan mencuri Dharma dan apa yang dia japa akan kurang “kekuatannya” atau hasilnya.


Juga semua ayam-ayam yang terlihat diseberangkan oleh Guru kita yang welas asih.


Om = Alam Semesta – tubuh suci dan sinar putih


Guru = seorang Guru yang benar-benar tercerahkan dan suci


Liansheng = Nama Sang Guru, yang merupakan transformasi dari bunga teratai. Satu jalan kemudahan bagi para penjapa mantra-Nya untuk terlahir di Tanah Suci Maha Kolam Teratai Kembar.


Siddhi = Tanah Suci dari Padmakumara (Bocah Teratai) yakni Maha Kolam Teratai Kembar


Hom = perolehan / pencapaian & seperti sekuntum bunga yang sedang mekar.


Silahkan unduh file di bawah ini untuk penjelasan lebih rinci mengenai makna mantra hati Mahaguru Lu :


The Collection of Exposition on The Heart Mantra of Buddha Liansheng


Kita umat Ordo Satya Buddha seharusnya menghargai apa yang diajarkan oleh Mahaguru, rajin dan melatih diri untuk menolong orang-orang lain yang kurang beruntung.


 

Amituofo

Pure Karma

Lama Lotuschef

True Buddha School

Saturday, April 28, 2012

Roh Janin



Artikel asli ditulis oleh Lama LotusChef pada tanggal 25 April 2012
Tautan ke artikel tersebut: Fetus Spirits
Diterjemahkan oleh Lotus Junhao

Sanctuary – Visions of Origin © Mykal Aubry

[--- Hi Fashi,

Rekan kerja saya hendak mendaftarkan 2 roh janin dia. Yang satu keguguran begitu saja tetapi yang satunya lagi digugurkan oleh mereka karena kendala keuangan.

Saat upacara Dharma Kalachakra yang lalu, dia telah mendaftarkan kedua roh janin tersebut tapi saya menyampaikan kepada dia bahwa roh-roh tertentu agak keras kepala dan tidak mau diseberangkan. Kemudian membuat masalah-masalah jadi merupakan suatu kesempatan baik untuk mendaftarkan mereka lagi dan lagi terutama karena Pure Karma memberikan harga khusus hehe..

Masalah dia mungkin telah muncul, pernikahan dia akan “berakhir”…menghela nafas..sudah saya sampaikan kepada dia agar menjapa Sutra Agung Maharaja Avalokitesvara disertai visualisasi yang tepat.

Silahkan klik tautan berikut sebagai referensi lanjutan perihal teknik visualisasi tersebut :

Semoga dia berusaha lebih tekun lagi.

Ngomong-ngomong, bisakah hal ini sedikit membantu pernikahan dia dengan mendaftarkan musuh-musuh karma dia pada puja api homa nanti? Saya sampaikan tidak bisa menjamin apa-apa tetapi coba kita diskusikan kepada Fashi terlebih dahulu. Dia berencana pindah kembali ke kota kelahirannya pada …… ini (sudah mengajukan surat pengunduran diri tetapi masih belum ada kabar lanjutan dan dia perlu mendaftarkan kedua anaknya ke sekolah baru saat mereka pindah ke….) Mendengar cerita dia, dia mengatakan bahwa tidak ada harapan lagi jika masih tinggal di kota ini. Tidak ada orang yang menyokong dia secara mental maupun secara keuangan, setidaknya dia masih memiliki keluarga di ….. ). Beberapa waktu lalu dia telah memberitahukan suaminya untuk pergi mengikuti dia ke . . . karena keluarga dia dapat membantu suami dia memulai suatu bisnis kecil. Tetapi saat kembali ke sini, suami dia merubah pikirannya. Sama sekali tidak mau ikut pergi. Memberikan argument ini dan itu. Telah menjual mobil dan rumah mereka untuk membayar hutan sebelumnya. Dia mengatakan bahwa sebenarnya dia tidak masalah untuk memulai dari awal, kembali menyicil kredit rumah baru lagi tetapi masalahnya terletak pada suami dia. Uang terbang begitu saja tanpa penjelasan yang masuk akal. Dia tidak menanyakan lebih lanjut lagi kemana uang tersebut untuk menghindari pertengkaran di depan anak-anak. Maaf Fashi, ceritanya agak panjang. Yang ingin saya sampikan yakni bisakah kita sedikit membantu dia dengan mendaftarkan para musuh karmanya? Hehe… ---]


Balasan dari Lama LotusChef :

[--- Yang terkasih . . .

Pertama-tama dia harus membantu roh-roh janin dan musuh-musuh karmanya berlindung di dalam ordo Satya Buddha.

Apakah dia telah melakukannya?

Selanjutnya, berikan persembahan kepada roh janin dan musuh karma dia pada sesi puja api Homa yang akan diadakan pada tanggal 28 April dan 5 Mei 2012 ini.

Kemudian, jika dia sanggup, donasikan sedikit uang untuk para Dewa Bumi / Dewa Kota dan juga untuk para arwah yang tidak memiliki tempat tinggal.

Jumlah berapapun tidak masalah, saya akan menulis bahwa keluarga dia lah yang melakukan pelimpahan jasa.

Roh yang digugurkan karena masalah keuangan lebih pemarah dan murka dibandingkan dengan roh janin yang tidak berkembang dengan baik dan berhenti berkembang di dalam rahim.

Pelimpahan jasa kebajikan seperti menjapa sutra Agung Maharaja Avalokitesvara merupakan suatu hal yang baik tetapi harus dijapa setidaknya seribu kali.

Dia juga harus memohon Mahaguru untuk membantu dia dalam memberikan pelimpahan jasa kepada semua insan dan juga membantu dia menyelesaikan perselisihan yang diakibatkan oleh roh janin dan musuh-musuh karma dia dan memohon Mahaguru agar menyeberangkan mereka ke Tanah Suci.

Kamu telah belajar bagaimana cara menolong orang. Tidak buruk lah.

Hehe!

Salam ---]

~~~~~~~~~~~~~

Saya merasa senang bahwa murid ini telah membaca artikel-artikel yang saya bagikan mengenai Roh Janin dan dapat menolong orang lain juga dengan apa yang telah dia pelajari.

Roh janin akan meresahkan keluarga dan kebencian mereka akan dilampiaskan kepada orang tua mereka. Membuat mereka berpisah dan juga menyebabkan saudara mereka yang masih hidup menjadi sakit.

Jangan meremehkan efek-efek dari balas dendam mereka.

Karena Roh Janin pengaruh karma buruknya sangat besar maka Mahaguru merupakan figur terbaik untuk menolong mereka.

Jika pernikahan Anda sedang dalam tahap perceraian dan Anda pernah melakukan aborsi sebelumnya dan tidak menyeberangkan mereka dengan baik ke Tanah Suci maka mohon lakukanlah penyeberangan bagi roh janin tersebut sesegera mungkin.

Di dalam ordo Satya Buddha, kita menganjurkan dan membantu mereka berlindung terlebih dahulu dan kemudian melakukan penyeberangan bagi mereka. Juga melakukan pelimpahan jasa kebajiikan dan memberikan persembahan kepada mereka sampai situasi Anda berubah menjadi lebih baik.

Normalnya, 7 sesi pelimpahan jasa akan efektif. Bagaimanapun juga, dalam kasus-kasus tertentu, Anda perlu melakukan sesi pelimpahan jasa sebanyak kelipatan angka 7 untuk meredakan kemurkaan mereka.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Restored on 3 July 2016

Friday, April 27, 2012

Bakti Anak kepada Orang Tua



Dibagikan dengan anotasi oleh Lotuschef – 25 April 2012
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Filial Piety


 [--- Hi Fashi,

Apa kabarnya? Saya sedang bertanya-tanya apa Anda sudah membeli patung Buddha Shakyamuni?

Mohon maaf karena saya cukup sibuk mengurus ibu saya dan tidak sempat membantu Anda.

... 4) Terakhir, apakah saya bisa mengganti (membeli) patung Buddha Shakyamuni yang Anda telah beli?

Kondisi kesehatan ibu tidak membaik dan saya ingin membeli patung tersebut atas namanya (agar jasa pahalanya dilimpahkan untuk ibu) supaya dapat meringankan penyakitnya.

Apakah hal seperti ini bisa dilakukan? Dan apakah saya menjadi egois dengan melakukan hal ini? Mohon saran dari fashi. ---]


{--- Hallo sayang,

Masalah ibumu berasal dari karma buruk yang berat dan sudah mengakar selama bertahun-tahun.

Seperti penyakit yang dideritanya itu telah menyebabkan kerusakan pada organ-organ di dalam tubuhnya juga.

Hanya guru yang dapat membantunya meringankan beban penyakitnya.

Bacalah Sutra Maharaja Avalokiteshvara dan bantulah dia untuk melimpahkan jasa pahalanya untuk semua insan.


Mereka-mereka dengan karma yang berat biasanya tidak bisa berbuat banyak untuk menolong diri mereka sendiri.

Seperti ibumu, ia juga tidak bisa membaca sutra untuk menolong dirinya sendiri.

Saya sarankan kamu untuk mengkuduskan dan memurnikan semua makanan di rumah sebelum kamu berikan kepada ibumu.

Atau setidaknya bantulah dia untuk menjapa “Namo Amituofo” 7x untuk memurnikan makanan-makanan yang akan dimakannya, kemudian disambung dengan mantra Guru sebagai persembahan untuk semua insan.


Daripada membeli patung buddha kecil itu, akan lebih baik bila turut mensponsori acara amal.

Ingatkah terakhir kali kamu membantunya dengan mensponsori barang-barang kebutuhan untuk mereka yang kurang mampu lewat Lotus Light Charity?

Kamu juga bisa meminta saudara kandungmu untuk turut mendaftar sebagai relawan dan membantu pada saat acara pembagian dana beras. Lewat kegiatan amal tersebut limpahkanlah semua jasa pahalanya untuk ibu dan semua insan.


Siapa membeli apa tidaklah penting, sayang.

Yang jauh lebih penting adalah mau berkontribusi untuk membantu orang lain agar bisa melatih diri, dan juga hati yang mau membantu mereka yang berkekurangan dan kurang beruntung.

Salam. ---}


[--- Oh! Saran yang sangat bagus. Hingga kini saya masih berusaha sebaik mungkin untuk membaca sutra dan memberikan persembahan. Saya hanya ingin berusaha supaya kondisi ibu menjadi lebih baik dan karma buruknya juga bisa dihapus, sayangnya saya tidak tahu bagaimana caranya??

Terima kasih banyak, Fashi, atas masukannya yang berharga. Sungguh berterima kasih.

Baiklah, saya akan mencoba meminta saudara saya untuk menjadi relawan dan turut beramal. Kenapa tidak terpikir akan hal itu ya??!!

Terima kasih sekali lagi *peluk peluk* ---]

~~~~~~~~~~~~~~~

Teman kita yang satu ini adalah orang yang berbakti kepada orang tuanya dan hingga kini telah melakukan banyak hal untuk membantu orang tuanya agar bisa hidup dengan lebih sehat dan bahagia.

Ingatlah selalu bahwa Hati yang Tulus dalam memberikan Persembahan dan Pelimpahan Jasa Pahala, beserta dengan permintaan maaf dari lubuk hati yang terdalam akan menghasilkan mujizat.

Tentunya, jangan lupa untuk memohon bantuan dan berkat dari Guru juga!


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Restored on 6 July 2016


Tuesday, April 24, 2012

Melihat Kalachakra

Ditulis oleh Lotuschef – 22 April 2012
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Seeing Kalachakra

 

[caption id="attachment_3985" align="aligncenter" width="338" caption="Shri Kalachakra"][/caption]

[--- Fashi yang terkasih,

Turut gembira mendengar retret Anda berjalan dengan baik.

Saya ingin berbagi pengalaman mengenai anak laki-laki saya.

 

Kemarin si Duncan tiba-tiba menangis sekitar jam 7 pm setelah tidur di rumah.

Dia hanya menunjuk ke sebuah sudut di dalam ruangan dan menangis.

Kami memindahkan dia ke kamar tidur kami tapi dia malah menangis lebih keras lagi sambil menunjuk ke satu sudut kamar.

Kami menjapa mantra Guru dan barulah dia berhenti menangis.

 

Setelah itu kami menanyainya, apa yang tadi dia lihat.

Apakah kakek atau seorang pria tua, atau ibu tua? Dia bilang bukan.

Dia melihat tubuh yang berwarna biru dengan banyak tangan. Tingginya hampir setinggi saya.

Saya tunjukkan gambar-gambar Buddha, Bodhisatta dan Pelindung Dharma.

Dia menunjuk pada Kalachakra dengan mata yang besar.

Saya katakan kepadanya supaya tidak takut, karena Beliau adalah Pelindung Dharma.

Barulah setelah itu dia bisa tidur dengan nyenyak.

 

Saya penasaran, ada apa hingga Kalachakra menampakkan diri padanya?

Terima kasih. ---]

 

Hahaha!

Iya, retret berjalan dengan baik! Akan selesai pada hari Jumat. Nanti Sabtu saya akan keluar untuk memimpin puja api homa.

Si D punya jodoh yang besar dengan Buddha. Dan Kalachakra adalah turunan dari Buddha juga.

Terlebih lagi, dia juga turut menghadiri upacara Kalachakra baru-baru ini.

 

Melihat Pelindung Dharma adalah suatu hal yang bagus, ini tandanya mereka melindunginya di seluruh waktu.

Saya juga mulai melihat Acala sekitar seminggu setelah saya berlindung (bersarana), tapi hanya saat saya melatih diri barulah saya menyadari bahwa hal tersebut terjadi untuk memberitahu saya bahwa saya dilindungi oleh para Pelindung Dharma terus-menerus.

“Penglihatan” ini juga mengingatkan kita untuk tidak melanggar sila atau disiplin, karena bila melanggarnya maka mereka akan meninggalkan kita.

Salam :)

 

Amituofo
Pure Karma
Lama Lotuschef
True Buddha School

Sunday, April 22, 2012

Gagal Ginjal – Mohon Saran

Ditulis oleh Lotuschef – 21 April 2012
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Renal Failure – Advice Needed

 

[--- Amituofo, fashi.

Om Guru Lian-sheng Siddhi Hum. Saya hendak meminta saran Anda.

Ayah saya menderita gagal ginjal dan dokter bilang dia sudah tidak bisa disembuhkan. Kini ayah harus menjalani hemodialysis (cuci darah) setiap minggunya, tapi sayangnya ayah menolak melakukan terapi tersebut.

Hingga kini ayah sudah membaca sutra Maharaja Avalokiteshvara sebanyak 8000 kali,  dan saya juga membaca sutra tersebut 1000 kali untuk dilimpahkan kepadanya.

Meski nilai creatine-nya tinggi, ayah tidak pernah mau melakukan terapi cuci darah seperti yang disarankan oleh para dokter.

Apa yang sebaiknya saya lakukan, fashi? Saya tahu bahwa penyakitnya adalah karena karmanya sendiri, tapi saya juga ingin melihat ayah bisa sembuh. Bisakah?

Terima kasih, fashi. Semoga Guru memberkati kita. ---]

 

Hallo,

Guru bilang bahwa Sutra Maharaja Avalokiteshvara bisa membersihkan dan memurnikan karma-karma buruk.

Tanggal 10 Maret bulan lalu, seorang wanita Jepang dengan kanker stadium 4 disembuhkan oleh Guru dan Sutra Maharaja Avalokiteshvara.

Ayahmu harus melimpahkan jasa pahala kebajikan kepada semua musuh karmanya dan juga kepada semua insan.

Kamu juga dapat melimpahkan jasa pahala untuk ayahmu dan para musuh karmanya.

Berjanjilah untuk melimpahkan jasa pahala untuk semuanya dan doakan yang terbaik untuk mereka.

 

Ada banyak artikel di dalam blog saya yang menjelaskan cara membersihkan karma buruk lewat meminta maaf dan melimpahkan jasa pahala kebajikan.

Kamu juga bisa melakukan kegiatan amal dan mendedikasikan semua jasa pahalanya untuk semua insan.

Kirimkanlah foto ayahmu beserta nama dan alamatnya kepada Guru untuk memohon pemberkatan dari-Nya.

Ingatlah, mantra Guru dan Sutra Maharaja Avalokiteshvara sangat efektif untuk menyelesaikan semua masalah.

Salam.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Teman-teman sekalian, ingatlah selalu bahwa saat kalian sakit, kalian butuh perawatan medis.

Pembersihan karma buruk akan membantu hanya jika kalian benar-benar TULUS dalam MEMINTA MAAF!

Saat seseorang melimpahkan semua jasa pahala untuk insan lainnya, ia telah melepaskan SEMUA KEPENTINGANNYA SENDIRI. Jadi saat kalian tidak punya kebutuhan, tidak mendamba, tidak berharap, dan mau berbagi atau merelakan apa saja yang kalian miliki, maka kalian tidak akan lagi punya Musuh karena kalian telah merubah mereka menjadi Teman!

 

Sangat susahkah menganggap semua insan sebagai Teman?

Akan lebih baik kalau menganggap semuanya sebagai Dirimu sendiri dan melebur dengan semua insan.

 

Mantra 100-aksara Vajrasattva adalah Pertobatan Terbaik seperti yang dikatakan oleh Guru. Dengan menjapanya setidaknya 108 kali per hari akan dapat membantu membersihkan karma buruk.

Guru berkali-kali menjelaskan mengenai Kesucian sebagai syarat untuk mencapai Kebuddhaan.

Salam semuanya.

:)

 

Amituofo
Pure Karma
Lama Lotuschef
True Buddha School

Saturday, April 21, 2012

Apa Guru Bisa Mendengarku?

Ditulis oleh Lotuschef – 20 April 2012
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Can Guru Hear Me?

 

[--- Fashi, apa kabar?

Saya ada pertanyaan. Mengenai artikel yang Anda bagikan: Berbicara kepada Guru.

Kalau visualisasi saya tidak jelas, apa Guru akan mendengar doa saya?

Bagaimana saya bisa tahu kalau Guru mendengarkan doa saya atau tidak? Karena kadang-kadang, bukannya terkadang tapi seringnya saya tidak cukup yakin kalau Guru mendengarkan.

Kemudian bagaimana caranya supaya bisa memvisualisasikannya dengan baik?

Terima kasih banyak.

--- Dikirim dengan menggunakan ponsel Sony Ericsson ---]

 

Tanggapan saya:

Hahaha! Bicara kepada Guru butuh Iman dan Kepercayaan yang Mutlak!

Karena begitu kamu meragukan apakah Guru mendengarkan atau tidak, maka kamu sama sekali tidak Mempercayai Guru. Saat kamu meragukan Guru maka kamu membiarkan Iblis di dalam dirimu yang menang.

Untuk memulainya, apakah kamu mengundang Guru dan menjapa mantra-Nya setidaknya 7 kali?

Saya pernah memberitahu bahwa kamu bisa meletakkan foto Guru di hadapanmu dan pandangilah hingga mendetil. Lama-lama kamu akan bisa mengingat gambar tersebut di dalam ingatan/pikiranmu.

Tontonlah ceramah dharma Guru juga, dan dari sana kamu bisa mengingat senyum Guru dan berbagai hal lainnya.

Lalu dengan tulus mintalah bantuan dari-Nya namun jangan meminta hal-hal yang dapat merugikan insan lain atau demi keuntungan diri sendiri saja.

Jangan punya pandangan yang salah seperti meminta benda-benda duniawi seperti kekayaan dan kekuatan/kekuasaan.

Terlepas dari semuanya itu, bicaralah kepada Guru seperti kamu berbicara dengan orang tua atau teman-temanmu; jangan berpikir apakah Beliau dapat mendengarmu atau tidak.

Guru adalah seorang Buddha Hidup, pastinya bisa mendengarmu dengan baik!

Salam :)

 

Amituofo
Pure Karma
Lama Lotuschef
True Buddha School

Wednesday, April 18, 2012

Buruk?/Baik?


Ditulis oleh Lotuschef – 16 April 2012
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: 

Berikut diambil dari percakapan email:



[--- Fashi,
Kenapa kalau orang yang semakin mementingkan dirinya sendiri, maka proyeksi energinya akan semakin berputar-putar (memancar) dengan tidak nyaman?

Saya juga tidak tahu bagaimana cara menjelaskannya, dan mungkin orang lain juga tidak merasakannya, tapi ini sungguh aneh.


Kadang kita tidak perlu menggunakan mata ke-3 untuk mengamati orang-orang tertentu. Cukup dengan mengamati tindak-tanduknya saja sudah cukup untuk bisa menyimpulkan apakah ada yang salah dengan orang tersebut atau tidak.

Bahkan mereka yang telah mengambil Sumpah Bodhisattva kadang juga gagal mengamati perbuatannya sendiri, jadi turut memancarkan energy negatif juga.

Sekarang mau bertanya, buat apa mereka mengambil sumpah tersebut?!


Apa saya yang gila?

Sekarang saya paham apa yang Anda tuliskan di email kemarin.

Berbagi dharma bukanlah masalah, tapi memandu mereka dalam jalur yang benar barulah cerita yang lain lagi.

Kadang menyadari apa yang diri sendiri perbuat juga tidak mudah haha.


Salam. ---]


[--- Hahaha!

Pertama-tama, jangan berusaha menebak mengapa orang lain melakukan hal ini atau itu.

Dengan ini kamu membuat dirimu sendiri jadi menderita.


Kamu lihat banyak orang membabi buta melakukan banyak hal tanpa punya pemahaman yang benar mengenai hal-hal tersebut.

Mengambil sumpah tanpa Ketulusan Hati (tujuan) biasanya untuk pamer supaya mereka dianggap sebagai “orang penting” dalam vihara dan mereka ingin berada di posisi utama dibanding orang-orang lainnya.

Mengejar kekuatan/kekuasaan!

Mereka juga ingin jadi pemimpin dalam berbagai upacara!

Sebenarnya berapa banyak yang sungguh-sungguh ingin berbagi Dharma dan kebahagian dengan para insan?


Teman-teman yang rutin datang di acara-acara Pure Karma paham apa sumpah itu sebenarnya dan mereka mau membuat aspirasi (niat) untuk membahagiakan dan meningkatkan kualitas kehidupan para insan lain, kamu lihat di beberapa sesi tertentu saat mereka semua mengenakan jubah lengkap.

Ada 10 orang yang sudah mengambil sumpah atas saran saya.


Dan ya! Tidak perlu menggunakan mata ke-3 untuk mengamati orang lain, seperti yang dikatakan Guru: semua yang kita lakukan adalah pelatihan diri!

Hahaha!


Lalu apa yang kamu anggap sebagai Tindakan Buruk? Hahaha!

Sebenarnya kita semua harus sadar dengan pengamatan kita sendiri.

Seperti saat saya mengamati VL, saya harus yakin bahwa saya sepenuhnya obyektif dan tidak terlalu blak-blakan supaya tidak merugikan orang yang bersangkutan.

Tapi Lotus B menjadikan orang tersebut sebagai pusat perhatian.


Tahun lalu saya cukup blak-blakan mengutarakan pandangan saya mengenai komite pusat yang mengambil keputusan untuk melawan pernyataan Guru mengenai toga yang dikenakan oleh para sadhaka Tantrayana, yang merupakan kecondongan Ordo Satya Buddha.

Namun Guru juga punya kecondongan ke arah Taois dan Buddhis, jadi ya terserah masing-masing mau memilih yang mana juga.

Guru tidak suka memaksa karena bisa menciptakan ketidakbahagiaan.


Saya juga cukup jelas berbicara saat ada penyebar Dharma yang malah berjualan, bukannya berceramah Dharma!

Ada batas-batas di mana mereka bisa mencelakai/merugikan orang lain, dan waktu itu saya bertindak sebagai TUHAN saat menulis artikel yang jelas-jelas menunjukkan cara-cara buruk dan tidak jujur yang mereka gunakan.

Sungguh tidak baik bagi seorang yogi sejati untuk bertindak bagai TUHAN! Hehe...

Saya kadang juga menjadi Iblis tapi saya mengorbankan diri saya sendiri dalam hal tersebut, yang sama artinya seperti membayar dengan banyak jasa pahala sadhana yang telah saya kumpulkan.

Hahaha! Tapi jasa pahala tidak penting khan saat kita benar-benar melakukan renunsiasi yang sejati?


Retret yang saya lakukan benar-benar menakjubkan karena pola pikir saya jadi semakin baik dan juga bisa ‘melihat’ banyak hal dengan lebih jelas saat melipat teratai-teratai kertas.

Tangan saya jadi sibuk, begitu juga dengan pikiran saya!


Mengenai Penglihatan Astral – Saya menerangkan dengan cukup jelas bahwa setiap insan memancarkan sinar. Saya beritahu teman-teman semuanya bahwa kita ini semua terbuat dari tubuh sinar! Jadi percuma saja bila ingin mencoba melakukan atau melekat pada berbagai hal yang akhirnya malah merugikan kita dan meredupkan sinar kita sendiri.


Artikel dalam bahasa mandarin yang baru saja saya posting, sebenarnya punya makna yang mendalam dan saya mungkin akan menerjemahkan sambil tetap membiarkan maknanya tersembunyi, seperti artikel aslinya.

Kata-kata di dalamnya nampak sederhana dan dari luar sepertinya tidak berarti.

Sama seperti artikel tongkat yang digunakan untuk menunjuk.


Mulai sekarang cobalah untuk melihat kebaikan dalam diri orang lain.

Kamu akan bisa melihat bagaimana mereka berjuang untuk merubah diri menjadi orang yang baik. Kamu juga akan melihat bahwa dengan telah mengambil sumpah berarti mereka ingin menjadi orang yang baik dan berjuang untuk menjalani sumpahnya.

Bagaimanapun, Buddha pernah bilang bahwa semua hal adalah Penderitaan dan kita perlu belajar untuk menyelamatkan diri dari penderitaan dan mencapai kebahagiaan.

Empat Kebenaran Mulia – adalah panduan kita dalam menjalani kehidupan. Gunakanlah selalu!

Mulailah dengan melihat dari perspektif lain, perspektif yang baik!

Mereka dengan tindakan-tindakannya yang buruk sedang berjuang dan mencoba untuk menjadi baik.

Hehe!

Dengan ini kamu pasti akan jadi lebih bahagia juga!

Karena kamu sendiri juga sama, harus sadar akan semua perbuatan karmamu sendiri.


Energi tak nyaman yang berputar-putar – bisakah kamu menganggapnya sebagai kebaikan yang berjuang untuk mengalahkan keburukan?

Hahaha!


Salam sayangku. ---]


[---  Hi Fashi,

Banyak terima kasih telah mengingatkan saya untuk selalu melihat kebaikan dalam diri orang lain. Hal ini saja sudah menyelesaikan banyak masalah :)


Ini benar lho fashi, saat kita tidak berfokus pada orang lain, maksud saya adalah membiarkan mereka sebagaimana adanya, kita bisa merasakan kedamaian.

Saya rasa ini adalah efek positif dengan tidak melekat.


Sekali lagi terima kasih telah menunjukkan, bahwa di luar kita melihat sinar (kebaikan), dan di dalam tidak berfokus pada emosi-emosi yang mengganggu.

Kita benar-benar merubah pikiran kita supaya “mudah diolah”.


Terima kasih lagi atas saran yang berharga.

Salam :) ---]


[--- Hahaha!

Semoga sumbangsih saya yang tak berarti ini bisa berguna bagimu!

Ingatlah selalu: selalu ada 2 sisi dalam sebuah koin!

Hal menakjubkan mengenai filosofi agama Buddha adalah bahwa kamu bisa melihat dari 2 sisi!

Hehe...

Salam. ---]


[--- Fashi,

Saya selalu menemukan sesuatu yang baru dan yang bisa dihubungkan saat membaca ulang Empat Kebenaran Mulia dan Jalan Mulia Berunsur Delapan.

Sungguh banyak orang yang meremehkan ajaran-ajaran ini.

Salam.  ---]



Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Edited 12 July 2016

Sunday, April 8, 2012

Sarira – Intisari Buddha



Ditulis oleh Lotus Chef – 6 Maret 2012
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: 



Minggu kemarin ada orang yang menunjukkan saya sebuah posting dari Facebook mengenai Relik Sarira Istana Naga.

Si penulis di sana mengatakan bahwa Sarira ini mengeluarkan energi yang dapat membahayakan/mencelakakan beberapa roh.

Di hari pertama Tahun Baru China kemarin, pada saat wawancara sebelum upacara Guru Padmasambhava, Mahaguru Lu mengatakan bahwa Sarira memiliki intisari Buddha dan keberadaannya merupakan hasil/bukti pencapaian dari pelatihan diri yang tinggi.

Sifat mereka sangatlah suci.

Saat digunakan untuk memberkati para insan, sarira dapat membantu membersihkan dan menghidupkan sifat sejati Kebuddhaan, yang kebanyakan masih ‘tertidur’, dalam diri mereka.

Ya tentu saja terserah pada diri masing-masing mau percaya pada Guru atau tidak.




Saya sendiri mengenakan sarira yang masuk dalam kategori sarira Sariputra. Ia dibungkus dalam tabung kapsul akrilik dan dijadikan liontin yang saya kenakan sebagai kalung.

Saya telah gunakan sarira ini untuk mentransfer energi untuk membantu orang-orang mengurangi rasa sakit yang dideritanya.

Hahaha!

Wah sudah ngelantur dari topik!

Buddha selamanya selalu bijaksana dan penuh welas asih.

Jadi tentu saja Tidak Benar kalau mengatakan bahwa sarira memancarkan energi yang akan mencelakai insan lain, baik mereka yang mempunyai Bentuk atau yang Tidak Berbentuk.

Itu hanya niat orang saja yang ingin menggunakannya untuk pamer kekuatan. Dengannya mereka memupuk ego dan keserakahannya sendiri…, dengan menggunakan energi/kekuatan yang tersimpan di dalam sarira untuk memenuhi tujuan-tujuan negatifnya.

Tapi sekali lagi, intisari Buddha ini sama sekali tidak akan membantu memenuhi berbagai tujuan negatif. Jadi teman-teman tidak perlu takut kalau sarira manapun akan/dapat mencelakai insan lain.

Percayalah selalu akan kualitas para Buddha dan Bodhisattva. Welas asih mereka tiada berbatas dan tidak punya maksud untuk merugikan siapapun.

Sekarang jangan percaya dan jangan dengarkan mereka yang bahkan tidak tahu tentang dasar-dasar dalam berbagi Dharma Buddha.

Semua hal negatif muncul dari pikiran orang itu sendiri dan jangan sampai terpengaruh oleh orang-orang semacam itu.



Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Edited by Lotuschef on 2 July 2016

Tuesday, April 3, 2012

Karma Telah Matang


Ditulis oleh Lotuschef – 30 Maret 2012
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: 



[Dari email – 26 Maret 2012, 4:52 pm]

Hi Fashi,
Saya si T. Beberapa hari belakangan ini gejalanya muncul lagi.
Setiap hari saya selalu bersadhana dan membakar bunga teratai.
Gejalanya sepertinya hilang tapi kemudian muncul lagi.
Dokter juga tak bisa membantu…
Jadi saya sekarang bingung dan sudah tidak tahu harus bagaimana lagi.



[Dari SMS – 25 Maret 2012, 23:07 pm]

Hi fashi, gejalanya masih muncul sekali dalam beberapa hari. Saya tidak tahu apa ini karena saya kurang menjapa mantra? Tapi sudah tidak separah sebelumnya.



[Dari telepon – 29 Maret 2012, 20:38 pm]

Si T memberitahu saya tentang masalahnya dan dia bermimpi tentang si Sf yang menutupi matanya dan menyeret dirinya.

Saya minta dia untuk memberitahu Guru mengenai masalahnya dan memohon bantuan dari-Nya. Lalu saya juga minta dia untuk terus-menerus menjapa mantra Guru, Sutra Satya Buddha dan kemudian Sutra Maharaja Avalokiteshvara. Diri sendiri divisualisasikan menjadi bola sinar yang memancar dengan cemerlang.

Saya beritahu dia bahwa saya juga akan menjapa semua hal tersebut bersamanya, menarik gambaran dirinya untuk membantunya.



[Dari SMS – 29 Maret 2012, 22:55 pm]

Fashi, saya baru saja berhenti. Saya merasa lebih baik daripada tadi…tapi masih tidak tahu berapa lama ini akan berlangsung. Tidak bisa pergi mengantor membuat saya merasa sungguh tidak berguna. Ini benar-benar masa yang paling menantang dalam hidup saya.



~~~~~~~~~~~~~~~~~~~



Jadi saya memanggil kehadiran Mahaguru Lu dan meminta petunjuk Beliau.

Sempat berpikir untuk menggunakan mantra Guru untuk mengunci semua yang ingin menyakiti si T lewat cara-cara jahat.

Guru bilang kali ini boleh menggunakan mantra 9 Aksara Acala.

Saya minta Guru untuk memandu saya selama proses ini berlangsung.

Acala / 不動明王 / Fudō-myōō / མི་གཡོ་བ

Saya japa mantra Guru lalu disambung dengan mantra Maharaja Avalokiteshvara dan kemudian mantra Acala serta mantra 9 Aksara-Nya dengan visualisasi yang sesuai.

Saya tutup dengan mantra pendek Vajrasattva dan menggunakan senjata-senjata Vajra untuk melucuti Sf dan timnya sepenuhnya.

Tapi saya tidak bisa membuka “senjata” apa saja yang saya gunakan di sini.

Hahaha!

Sebenarnya saya sudah gatal ingin menghentikan grup praktisi jahat ini dalam 2 tahun terakhir.

Tapi kini baru dapat lampu hijau dari Guru.

Sebenarnya saat saya lihat mereka pada hari minggu (waktu upacara Kalachakra di Jakarta) di dalam aula, saya sempat heran kenapa Guru membiarkan mereka saat aura mereka benar-benar terlihat abu-abu kehijauan dan hitam kehijauan.

Tapi saya paham kalau Guru adalah yang paling mengetahui segalanya!



Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Edited 2 July 2016

Thursday, March 15, 2012

Perjalanan Astral? 神行?


Diterjemahkan oleh : Lotus Junhao

Sumber : Astral Travel? 神行?
http://lotuschef.blogspot.sg/2012/02/astral-travel.html

Berikut merupakan pengalaman-pengalaman dan pertanyaan-pertanyaan dari murid-murid dan saya mencoba untuk memberikan pendapat saya atas hal-hal tersebut.
Meskipun demikian, teman-teman sekalian juga dipersilahkan untuk mengemukakan sudut pandang Anda.
Salam .

Saat itu kami sedang mendiskusikan Phowa dan Perjalanan Astral…

C: Pria ini bermimpi dia dapat terbang. Dia juga bermimpi melakukan hal-hal yang akan menjadi nyata di kehidupan nyata pada tanggal-tanggal berikutnya. Dia mengira chakra mahkota dia telah terbuka atau mencapai Phowa serta dapat melakukan Perjalanan Astral.

H: mengatakan bahwa di dalam mimpi dia bahwa dia melakukan banyak hal yang menguntungkan bagi orang lain. Namun dia tidak dapat mengingat bagian apapun dari mimpinya. Murid wanita ini juga mengira dia telah mencapai Phowa dan maka dari itu dia juga dapat melakukan Perjalanan Astral.

T: Banyak arwah datang mengundang dia untuk pergi bermain bersama mereka. Dia menempatkan Mandala Roda Mantra Vajra 6 Alam di atas kepala sebelum dia tidur untuk mencegah roh dia pergi. Cara ini bekerja dengan baik bagi murid wanita ini karena sebelumnya dia akan merasa sangat capek bahkan setelah tidur panjang selama berjam-jam. Apakah dia telah mencapai Phowa dan dapat melakukan Perjalanan Astral?

Q: Mengatakan bahwa orang-orang yang dapat melakukan Perjalanan Astral datang memasuki mimpi dia untuk mengganggu dia serta mencoba untuk mencelakai dia. Dia mengatakan bahwa dia melakukan “Teknik Tidur Bercahaya” yang diajarkan oleh Shizun, menjapa “Rang Yang Kang”, namun kenapa orang-orang ini masih dapat memasuki mimpi dia?
Dia juga meyakini bahwa banyak orang mengamati setiap gerakan dia dan mencoba untuk menangkap dia!

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Silahkan klik pranala (link) berikut sebagai referensi :
Memasuki Sutra Maharaja Avalokitesvara

梦瑜伽 Yoga Mimpi [4] - 神行 Penjelajahan Spiritual

Mohon coba baca apa yang Shizun katakan tentang Perjalanan Astral.

Perjalanan Astral mungkin dilakukan ketika seseorang dapat memproyeksikan / memanifestasikan sebuah tubuh sinar / energi ke dalam suatu ruang / kekosongan. Kebanyakan mempercayai bahwa hal ini mungkin dilakukan melalui sebuah lubang yang sangat kecil di atas kepala kita.
Hahaha! Saya memilih untuk bersikap berbeda dengan pandangan ini.

Di dalam Sadhana-Sadhana yang diajarkan oleh Shizun, terdapat banyak teknik yang mana individu dapat bertransformasi ke dalam Bentuk Sinar. Bentuk Sinar ini dapat berkelana melewati Kekosongan Semesta, menembusi dinding dan lain sebagainya.




Saya membagikan ajaran-ajaran Shizun perihal Samadhi Bodhicitta dan banyak lagi. Saya juga melakukan penelitian dan membagikan Yoga Mimpi di dalam blog ini.
Dengan rendah hati pendapat saya yakni Kuncinya adalah Samadhi dan bukan Phowa.

Analisis saya :

C tidak dapat memasuki kondisi Samadhi. Dia menceritakan selalu melihat sinar terang ketika mencoba memasuki Samadhi. Wajah murid pria ini akan mengadopsi sebuah tampang yang amat berkerut seakan-akan dia sedang mencoba keras untuk berkonsentrasi atau mencari sesuatu. Postur tubuh dia bungkuk dan juga tidak duduk dengan nyaman. Aliran energi di dalam tubuh dia juga tidak lancar. Dia masih perlu melatih dasar-dasar selama bebarapa waktu.
Maka dari itu, mimpi-mimpi dia bukan merupakan Perjalanan Astral ke masa depan. Terdapat beberapa orang yang memiliki indera keenam atau firasat yang lebih kuat. Skenario-skenario di dalam mimpi-mimpi akan masa depan demikian sering kali dipicu oleh kejadian-kejadian ataupun akumulasi informasi mengenai kejadian-kejadian tersebut yang disimpan di dalam pikiran bawah seseorang. Hal ini yang mana entah bagaimana menciptakan Masa Depan!

H : Satu orang lain lagi yang tidak dapat mencapai Samadhi. Aura murid wanita ini galak dan sedikit tertekan. Dia memiliki kemampuan “melihat” tetapi sebagian besar yang dilihat adalah arwah-arwah berwujud dari alam rendah. Dia merasa bahwa di dalam tidur dan mimpi dia, dia melakukan perbuatan-perbuatan amal tetapi dia tidak dapat mengingat satu pun ketika dia bangun. Perjalanan Astral seperti yang dikatakan Shizun, dicapai ketika seseorang sadar apa yang dia lakukan dan untuk tujuan apa.

V: Saya mengingat bahwa baru-baru ini Shizun mengatakan bahwa Beliau hanya memerlukan 5 menit berada dalam kondisi Samadhi untuk mengisi kembali energi Beliau dan kemudian Beliau merasa segar dan bersemangat kembali. Maka dari itu dalam kasus V, hawa / sari kehidupan murid wanita ini ditarik keluar untuk bermain dan maka dari itu dia kehilangan hawanya yang mengakibatkan kelelahan bahkan setelah tidur panjang.

Q : Telah kehilangan ikatan samaya dengan Shizun. Tidak percaya dan yakin terhadap Shizun. Maka dari itu dia tidak dapat melatih diri dengan benar. Gelisah dan terus terpecah dari kondisi konsentrasi. Menyedihkan bahwa dia membayangkan setiap orang bermaksud mencelakai atau juga mengambil keuntungan dari dia. Saya melakukan pembersihan untuk dia pada tahun lalu dan juga membagikan teknik-teknik sadhana. Dia kelihatannya tidak menunjukkan peningkatan apapun sejak saat terakhir saya bertemu dengan dia.

Bagaimana teman-teman? Sudahkan sedikit demi sedikit mengumpulkan beberapa tips mengenai Perjalanan Astral? :)




Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Edited 2 July 2016