Showing posts with label Kumpulan Kasus Para Murid. Show all posts
Showing posts with label Kumpulan Kasus Para Murid. Show all posts

Sunday, October 28, 2012

Lotuschef Bermain-main – Wilayah Kekuasaan



Ditulis oleh Lotuschef – 22 Oktober 2012
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Lotuschef at Play – Territorial
Image © Maitreya7 (Photobucket)



Ada orang yang kerasukan di depan sebuah rumah ibadah.

Acharya rumah ibadah itu tidak bisa berbuat apa-apa terhadap orang yang kerasukan ini.

Seorang umat lain datang dan memberikan tepukan di badan orang yang kerasukan ini, begitulah kemudian ia segera tersadarkan kembali.

Namun acharya rumah ibadah itu memarahi si umat yang menolong tadi karena melangkahi dirinya di dalam [wilayah kekuasaannya] dengan membantu si orang yang kerasukan.


Ini kisah nyata yang diceritakan oleh beberapa orang murid yang hadir di rumah ibadah tersebut.

Jadi [muka] si acharya jauh lebih penting daripada kesejahteraan para umatnya?

Pada akhirnya dia akan segera sadar karena kehilangan banyak pengikutnya karena sikapnya yang kurang peduli.


Ada seorang murid yang aku temui di Taiwan, ia juga punya masalah yang sama – “pingsan” atau mulai kerasukan. Ya, aku benar-benar melihat kebanyakan acharya cuma berdiri sekitar 2 meter dari murid tersebut dan HANYA MENONTON!

Sangat kelihatan kalau tak pernah belajar cara menghadapi situasi semacam ini dari Guru, atau malah tidak pernah meminta Guru untuk mengajarinya.

Hahaha! Aku sendiri? Aku juga tak tahu bagaimana aku bisa tahu caranya berbicara pada “roh-roh” yang merasuki murid tersebut!

Tapi, setelah berurusan dengan “keadaan darurat” itu, hal yang terbaik adalah mengajari si “korban” untuk bertobat dan membayar hutang-hutang karmanya.


Ia yang pernah kubantu selalu mengirimkan email dan bertanya apakah acharya ini tulen dan bisa dipercaya atau tidak.
Ia dan keluarganya telah banyak melihat banyak dari mereka yang pergi menjauh saat “serangan” itu datang.


Saranku adalah supaya bersadhana dan membantu dirinya sendiri.
Mengungkapkan penyesalan (bertobat) dan membayar hutang-hutang karma.

Setidaknya dia beruntung karena menjadi murid Satya Buddha, dan tahu bagaimana cara menolong dirinya sendiri.

Di luar sana masih saja ada orang-orang yang menyerang atau menipu orang-orang lainnya padahal dirinya sendiri tak punya Jodoh (afinitas) untuk mendapatkan pertolongan atau belajar untuk menolong diri mereka sendiri.


Malam tadi saat puja api homa, Guru mengajarkanku teknik baru untuk menolong murid-murid membersihkan Qi/Prana yang telah basi di dasar paru-paru mereka. Hehe!

Sungguh bekerja dengan manjur! :)

Namun tentunya harus digunakan dengan “perintah” atau mantra yang relevan.

Juga perlu menggunakan “Kekuatan Prana” dari diriku untuk mendorongnya keluar!


Ternyata ceramah Guru hari ini juga sebagian besar mengenai “Prana”, efeknya dan cara penggunaannya!
Sekali lagi sungguh kebetulan!!!


Hahaha! Aku sangat sayang Guru, begitu juga aku mempercayai Beliau yang tahu hal terbaik di dalam segala situasi!

Apakah kamu juga mencintai dan mempercayai-Nya juga?


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef


Related Posts:

Wednesday, July 11, 2012

Lotuschef Bermain-main – Perbaikan Nasib dengan Rompi Naga

Ditulis oleh Lotuschef – 2 Juli 2012
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Lotuschef at Play – 龙袍生基Long Pao Sheng Ji

 

Teman-teman ada yang punya ini?



Di atas adalah tanda terima milik seorang murid yang telah membayar untuk Sadhana Perbaikan Nasib dengan Rompi Naga (Long Pao Sheng-ji Fa). Berikut adalah surat yang ia tulis untuk rumah ibadah yang bersangkutan:

{Ceramah dharma Guru pada tanggal 23 Juni di Vajragarbha Seattle – di sana disebutkan bahwa Beliau tidak pernah mentransmisikan sadhana Sheng-ji fa kepada murid MANAPUN.

Sheng-ji fa dengan Rompi Naga yang kita ikuti di Vajragarbha CC – Acharya dan Dharmaduta memberitahu kita bahwa sadhana tersebut ditransmisikan oleh Guru dan juga diberkati oleh Guru. Berdasarkan pernyataan tersebut, kami dengan kesungguhan hati membayar $600 per nama.

Namun kini setelah mendengar ceramah Guru, kami tahu kalau telah dibohongi. Oleh karenanya kami meminta Vajragarbha CC untuk menyingkirkan nama kami dari Sheng-ji fa Rompi Naga dan melakukan pengembalian dana. Seluruh prosedurnya harus disaksikan dengan adanya kehadiran kami. Mohon membalas surat ini dan mengatur waktunya. Kami harap bisa menyelesaikan masalah ini dalam jangka waktu satu bulan.

Bila tidak ada balasan, maka kami terpaksa akan menyelesaikannya lewat jalur hukum.

Terima kasih atas kerjasama Anda!}

 

Berikut ini juga email dari seorang murid.

[--- Hai, Lian Chu Fashi,

Aku telah membaca blogmu di facebook, kamu baru-baru membahas ‘Long Pao Sheng-ji Fa’.

Apakah itu semua berhubungan dengan Vajragarbha CC?

Terima kasih. Salam, ---]

 

Balasan email:

[--- Ya.

Memang menyedihkan, di ceramah dharma-Nya yang terakhir, Guru bilang Ia tidak pernah mengajarkan fengshui dan Sheng-ji fa sebelumnya.

Sheng-ji fa butuh “nadi naga yang hidup”. Energi atau sinar harus selalu mengalir di titik nadi itu.

Kalau jubah rompi itu hanyalah POTONGAN kain yang dijahit saja.

Para murid yang mendaftar itu memberikan bagian dari roh atau intisari diri mereka di dalamnya.

Metode ini, kalau dilakukan dengan benar, seharusnya akan merubah nasib orang yang bersangkutan. Dan Guru berkata, jika salah melakukannya, maka nasib orang-orang malah akan menjadi lebih buruk! Ini hanya opiniku saja.

 

Tapi kamu semua beruntung, aku tidak merasakan ada energi yang mengalir dari bingkai kaca tempat rompi naga itu disimpan!

Kamupun bisa melihatnya, jadi coba saja kamu ke sana dan duduk, lalu coba rasakan ada apa di sana atau apakah kamu bisa melihat ada sinar atau tidak.

Paling baik adalah kalau kamu mengkonfirmasinya sendiri.

Ada beberapa murid yang punya masalah dan mencari bantuan dariku. Ada teman yang menghubungi saya terus, ia bilang saudaranya ingin bunuh diri. Mereka turut berpartisipasi dalam metode sheng-ji fa rompi naga ini. Mereka ini anak kembar, dan aku telah membersihkannya dan membantu saudaranya untuk melakukan pelimpahan jasa kepada para musuh karmanya.

 

Kamu juga bisa perhatikan baik-baik si XX – matanya memancarkan sinar hijau. Saudaranya, si YY berwarna abu-abu kehijauan, ini sinar hantu. Si ZZ juga memancarkan aura hantu, selain tanda-tanda buruk lainnya: mulai membotak dan raut wajah memburuk. Cobalah lihat dan lalu beritahu aku apa yang kamu lihat.

Jadi paling baik adalah bila kamu mencari tahu kebenaran itu sendiri. Sangat mudah, japalah mantra Guru dan mohonlah pada Guru untuk menunjukkannya kepadamu!

Kamu mungkin akan melihat lebih banyak atau melihat yang berbeda juga. Kita semua ada perbedaan sedikit.

Saudari TT bercerita kepadaku bahwa seorang saudara sedharma memberitahunya untuk tidak pergi ke rumah ibadah CC 2 tahun lebih awal daripada aku. Ia telah melihat sinar warna hijau di mata si XX dan masih banyak lainnya.

Tentu saja mereka yang melatih diri dengan baik akan mempunyai perlindungan.

 

Coba bayangkan semua intisari orang-orang yang mendaftar terperangkap dalam tempat yang sama yang tidak ada sirkulasinya! Mereka akan saling berinteraksi?

Paling baik dengarkan ceramah Guru dan cari-carilah informasi lebih lanjut di internet.

ZZ ini seorang agen penjual yang bagus, ia melakukan hal yang sama tahun lalu di rumah ibadah DD. Aku juga membahas dirinya dalam artikelku: “Dharma Speech or Sales Pitch?”

Aku harap tiap murid paham akan apa yang diajarkan oleh Guru, dan semoga mereka menjadi jelas akan apa yang benar-benar mereka butuhkan, bukannya melakukan sesuatu yang akan membawa penderitaan bagi diri mereka sendiri atau malah membuat nasibnya jadi semakin buruk.

Salam, sayangku ---]

 



Penipuan Berkedok Agama?

  1. Guru Akar, pada sesi ceramah dharma-Nya yang disiarkan di seluruh dunia lewat internet pada tanggal 23 Juni 2012, dengan jelas menyatakan bahwa BELIAU TIDAK PERNAH MENTRANSMISIKAN metode Sheng-ji fa ini kepada murid MANAPUN! Apalagi dengan menggunakan Rompi Naga?!

  2. “Acharya dan Dharmaduta memberitahu kita bahwa sadhana tersebut ditransmisikan oleh Guru dan juga diberkati oleh Guru. Berdasarkan pernyataan tersebut, kami dengan kesungguhan hati membayar $600 per nama.”


Saya harap permasalahan ini bisa diselesaikan secepatnya antara semua pihak dengan damai.

Saya juga berharap supaya semua yang berpartisipasi di dalamnya juga diberikan penyelesaian masalah dengan baik, dan jangan ditinggalkan karena ketidaktahuan mereka.

Kalau masalah ini sampai memasuki jalur hukum di bagian manapun di dunia ini, maka orang-orang dan rumah ibadah yang terlibat tidak hanya akan menghadapi hukuman karmanya saja, tapi masih ditambah dengan hukuman di alam manusia juga!

Sungguh masalah yang tidak enak.

Jadi sering-seringlah duduk dan merenung apa saja yang kalian benar-benar butuhkan dan jangan sampai termakan umpan penipuan “bisa kaya dengan cepat”, “bisa sakti dengan cepat”, ....

 

Amituofo
Pure Karma
Lama Lotuschef
True Buddha School

Sunday, July 8, 2012

Lotuschef Bermain-main – Bodhicitta? Bukan!

Ditulis oleh Lotuschef – 2 Juli 2012
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Lotuschef at Play – Bodhicitta? No!





Warna merah yang menandakan Sinar Afinitas (Jodoh Baik) dalam Sutra Satya Buddha.

Yang berarti Penuh Keberuntungan (Kemanggalaan) dalam tradisi China!

Namun dalam konsep warga Barat, saat mereka melihat warna merah – artinya adalah kemarahan dan kebencian!

Lautan Warna Merah – menggambarkan konsekuensi dari peperangan: hilangnya kehidupan secara besar-besaran!

 

Mari kita mulai perjalanan kita lagi, selangkah demi selangkah bersama Guru.

Kenapa saya membawakan konsep warna MERAH yang bertolak belakang?

Dan kenapa saya memilih judul: Bodhicitta? Bukan!

 

Saatnya bercerita:

 

LX, seorang administrator sebuah rumah ibadah, mendekati saya dan bertanya: Shijie, kita sedang berencana untuk mengunjungi panti jompo, apakah Anda bisa turut mendukung aktivitas ini?

Saya: Kenapa Anda tidak bekerjasama dengan Lotus Light Charity saja? Saya tahu mereka juga punya aktivitas-aktivitas semacam ini.

LX: Tidak! Saya ingin hasil kinerja (业绩) ini terlihat! Kita butuh ini karena sedang membangun sebuah rumah ibadah baru.

 

Saya kaget sejenak , lalu ada suara yang memberitahu saya, pikirkan siapa saja yang akan mendapatkan manfaat nantinya! AH! Para orang jompo!!!

Jadi saya setuju dan mau membantunya.

Tapi setelah berbulan-bulan, aktivitas ini tidak mulai sama sekali! Selain saya, tidak ada seorang muridpun yang sering datang ke rumah ibadah ini mau menyisihkan beberapa jam dari waktu mereka untuk membahagiakan para orang jompo! Menyedihkan tapi Sungguh Terjadi!

Saat saya kembali dari Vajragarbha Seattle setelah menyelesaikan pelatihan, saya juga memohon teman-teman murid untuk melakukan kerja amal. Saya beritahu mereka kalau hal ini adalah salah satu bagian yang penting dalam pelatihan diri.

 

Saya berkata: Kamu mau menyelamatkan para insan? Insan seperti apa yang butuh bantuan atau penyelamatanmu? Kalau kamu tidak pernah mau datang untuk setidaknya melihat bagaimana mereka menjalani kehidupannya, bagaimana caranya mau menyelamatkan?

Tapi kata-kata saya rasanya masuk ke telinga kanan dan keluar lewat telinga kiri! Saya yang sungguh gila atau memang saya yang tidak tahu cara melatih diri seperti XX dan tim para pengikutnya! Mereka punya kekuatan yang besar karena telah melatih diri lebih dari 20 atau 30 tahun setelah berlindung (bersarana) dengan Satya Buddha.

Kebanyakan orang berpikir bahwa hanya perlu melatih diri hingga menjadi sangat kuat (sakti) dan itu menjadi tujuan akhirnya! Ya khan?

 

Namun coba pikirkan:

 

Apakah LX punya Bodhicitta? Meski saya bilang TIDAK PUNYA, tapi teman-teman boleh saja bilang Ya. Tak perlu selalu setuju dengan saya! :)

Apakah rumah ibadah tersebut akan dapat dibangun tanpa mengalami berbagai halangan? Atau malah sama sekali tanpa halangan?

 

LX adalah ketua dari rumah ibadah tersebut yang memberitahu para murid bahwa mereka pergi untuk memohon sebuah rompi naga dari Guru untuk melakukan Sheng-ji fa (生基法– Sadhana Perbaikan Nasib), dengan tujuan untuk membangun sebuah rumah ibadah baru. XX dan timnya mengaku bahwa Guru mendukung mereka untuk melakukan hal ini. Kita kini tahu bahwa hal tersebut juga tidak benar!

Saat mereka bilang bahwa ingin membangun rumah ibadah, saya mendapatkan sekilas penglihatan yang menggambarkan puing-puing berserakan di lokasi tersebut, kosong nan tandus.

Pengurus rumah ibadah itu berkata kalau Guru akan datang melakukan peresmian kira-kira tahun lalu yang ternyata tidak terjadi. Lalu ganti lagi berkata kalau Guru akan datang untuk melakukan inaugurasi saat rumah ibadah telah selesai dibangun.

 

Namun sementara itu, berdasarkan pernyataan yang mereka keluarkan, banyak umat yang telah mengeluarkan uang dalam jumlah besar untuk papan leluhur, patung, dan lain-lainnya.

Mari asumsikan kalau mereka sedang menjalankan sebuah bisnis. Yang mereka katakan kepada para klien akan menjadi kontrak yang sah. Saat bukti penerimaan dana telah dikeluarkan, maka kontrak tersebut akan mengikat!

Rumah ibadah ini tidak bisa didaftarkan sebagai rumah ibadah karena sistem zona atau klasifikasi sebidang tanah tersebut. Jadi akhirnya didaftarkan sebagai sebuah Asosiasi!

Baik sebagai rumah ibadah ataupun asosiasi, para pengurus punya tanggung jawab atas transaksi yang dilakukan dan pengiriman barang yang tertulis di dalamnya.

 

Teman-teman setujukah kalau rumah ibadah ini akan sangat sulit dibangun dan juga lanjut dijalankan berhubung sudah banyak orang yang sepertinya “ditipu” oleh mereka yang salah melakukan penafsiran?

Apakah penglihatan saya akan masa depan rumah ibadah ini benar? Apa saya punya kemampuan untuk melihat masa depan?

 

Dari ceramah-ceramah Guru akhir-akhir ini, kita tahu bahwa Bodhicitta adalah faktor terakhir yang dibutuhkan untuk akhirnya bisa mencapai Kebuddhaan!

Jadi tanpa Bodhicitta, apakah Guru atau para dewata akan mendukung pembangunan rumah ibadah baru ini? Atau untuk hal tersebut, melanjutkan keberadaannya sekarang ini?

 

Ah! Akhirnya kita sampai pada akhir perjalanan.

Salam semuanya. Sampai jumpa lagi!

 

Amituofo
Pure Karma
Lama Lotuschef
True Buddha School

 

Saturday, July 7, 2012

Lotuschef Bermain-main – Frekuensi keluhan yang sungguh tinggi!

Ditulis oleh Lotuschef – 29 Juni 2012
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Lotuschef at Play – Grievance Frequency at New High!



Batu mani emas – teman baik saya, Ksitigarbha, punya batu ini. Matahari juga merupakan salah satu batu mani! Ia muncul dari Bunga Teratai Emas dengan cahayanya nan cemerlang, dan karma menjadi suci adanya!

 

Keluhan adalah sebuah kesalahan atau kesulitan yang diderita, dan merupakan basis dari sebuah pengaduan.

Fakta-fakta kebenaran akhirnya muncul setelah ceramah dharma Guru yang menyebutkan bahwa Beliau tidak pernah mentransmisikan Sadhana Perbaikan Nasib (Sheng-ji fa) dan juga Fengshui kepada siapapun di dalam Ordo Satya Buddha!

Banyak orang yang diberitahu kalau Guru mendukung sekelompok orang tertentu untuk melakukan Sheng-ji fa. Dan bahkan sebuah rumah ibadah melakukan sadhana ini dengan menggunakan Rompi Naga yang diberikan oleh Guru (rompi ini harusnya merupakan hadiah dari Guru)!

Kiranya sungguh banyak murid yang telah mengeluarkan dana dalam jumlah besar untuk sadhana perbaikan nasib diri mereka dan juga keluarganya, malah ternyata ditipu!

 

Lalu bagaimana cara mereka menuntut balik?

Dengan mengajukan aduan ke pihak berwajib setempat dan meminta pengembalian dana?

Atau bersama-sama mengajukan perkara perdata terhadap rumah ibadah tersebut?

 

Saya tahu beberapa orang yang sampai meminjam uang demi mendaftarkan diri dalam sadhana ini.

Pasti sangat berkeluh kesah dan Guru-pun juga telah mengetahuinya!

Kemudian bagaimana cara menyelesaikan masalah ini secara damai?

 

Semua ini muncul karena sifat Serakah dari semua pihak, namun tempat di mana Buddha Dharma seharusnya disebarkan tidak boleh berbohong demi mengumpulkan dana.

Mereka yang pergi ke rumah-rumah ibadah pasti berharap untuk diperlakukan dengan penuh kejujuran.

Pernahkah mempertimbangkan pembalasan Karma yang datang dari ketidakjujuran dan penipuan yang dilakukan dalam skala besar?

Dengan Menjual Buddha?

 

Saranku: Mintalah maaf kepada semua pihak yang terkait dan berusahalah untuk mengembalikan dana mereka juga.

Lalu bagaimana dengan masa depan rumah ibadah ini? Tanya saja ke Guru!

Tim acharya yang sering pergi berkeliling untuk memberi konsultasi pribadi maupun fengshui tiap kali mereka mengunjungi sebuah kota – mereka ini telah mengeruk terlalu banyak. Mereka yang telah meninggalkan keduniawian, atau memilih untuk menjalani hidup kerahiban, harus paham bahwa Sila Berbohong atau Menipu tidak bisa diabaikan. Jadi cepatlah berubah dan selamatkan diri kalian.

Dengan keluhan yang sebegitu tingginya terhadap kalian, sungguh tidak ada jalan keluar lagi!

 

[**NB: Bagi mereka yang diberikan informasi yang salah bahwa Guru Akar mendukung sadhana ini dan juga yang percaya bahwa para acharya dan personil rumah ibadah yang bersangkutan telah mendapatkan transmisi pemberkatan yang relevan dari Guru Akar, saya sarankan:

Pertama-tama tulislah surat kepada rumah ibadah yang tidak jujur dan salah menginterpretasikan “Long Pao Sheng-ji fa” (sadhana perbaikan nasib dengan menggunakan Rompi Naga) itu, lalu mintalah pengembalian dana dan selesaikanlah secara damai. Sebagai bagian dari keluarga besar, mari kita coba untuk tidak menyelesaikan masalah ini lewat jalur pengadilan.]

 

Amituofo
Pure Karma
Lama Lotuschef
True Buddha School

Thursday, July 5, 2012

Lotuschef Bercakap-cakap – Sheng-ji Fa (Sadhana Perbaikan Nasib)

Ditulis oleh Lotuschef – 26 Juni 2012
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Lotuschef in Conversation – 生基法 Chance of Better Life Method

 

24 Juni 2012 – Guru di Vajragarbha Pelangi, Seattle, menjelaskan cara melaksanakan sadhana Sheng-ji fa. Videonya dapat dilihat di sini.

Hahaha! Bagaimanapun klaim mereka, para murid dari tingkatan manapun yang melakukan sadhana di atas sebelum mendapatkan pemberkatan transmisi dari Guru, artinya mereka tidak pernah mendapatkan ajaran ini dari Guru ataupun didukung atau diberkati untuk melakukannya.

 

JH bertanya: Fashi, Long Pao Sheng Ji Fa ini sadhana apa? Vas Harta Raja Naga? Mereka tahu cara menarik orang-orang lewat faktor keserakahan mereka akan kekayaan. Sungguh fakta yang menyedihkan.

 

SURAT BALASAN:

[--- Long pao = rompi naga. Sheng-ji fa = sadhana perbaikan nasib.

Mereka mengklaim bahwa Guru menghadiahkan dan memberkati rompi naga untuk mereka supaya bisa mengumpulkan dana untuk membangun rumah ibadah.

Tapi di hari itu Guru bilang Beliau tidak pernah mengajarkan sadhana ini sebelumnya dan orang-orang malah melakukannya untuk mengumpulkan uang!

Sama halnya dengan fengshui, Tak ada satupun murid yang pernah memohon belajar ilmu ini dari Guru tapi semua mengaku kalau belajar dari Guru dan didukung oleh Guru!

Saat Guru bertanya kepada beberapa orang dari mereka, mereka berkata kalau belajar ilmu ini dari leluhur mereka!

Kalau melihat nada suara Guru waktu itu, kita pasti tahu Beliau tidak mempercayai mereka!

 

Wah sungguh inovatif, mereka menggunakan rompi naga untuk melakukan sadhana ini, padahal syaratnya harus butuh Qi (energi angin) dari Naga – harus dari nadi naga yang hidup dan Qi-nya berkumpul di suatu titik tertentu.

Menurut saya? Rompi naga hanyalah sebuah POTONGAN kain belaka.

Ini beda dengan nadi naga yang hidup, qi dalam potongan kain tidak bisa bergerak terus-menerus atau malah sama sekali tidak bergerak. Mana bisa menggunakan hiasan bordir naga! Sadhana ini tidak menggunakan seekor naga yang mati atau palsu!

 

Hahaha! Guru juga tidak mengajariku fengshui. Aku telah bilang berkali-kali di dalam blog.

Beliau juga tidak diam-diam mengajariku sheng-ji fa.

Jadi itu kira-kira hanya “perasaanku” saja saat mendengar ceramah dharma Guru di hari Minggu.

Aku juga telah membahas Roda Dharma, saat aku menjelaskan lebih detil mengenai hal tersebut di acara di Indonesia nanti, kamu semua akan paham apa itu Aliran Energi atau Aliran Qi. Aliran Qi itu terlihat hidup.

 

Jadi dari opiniku dan apa yang dikatakan oleh Guru, mereka sebenarnya sama sekali tidak paham fengshui!

Biaya yang harus dikeluarkan untuk sadhana ini adalah $600 per nama dan totalnya bisa meraup sekitar $400,000.

Wah mereka pikir Guru tidak tahu mengenai hal ini.

Tapi ada batas di mana Guru tidak akan menutup mata-Nya terus.

Salam, sayang. ---]

 

Teman-teman pembaca yang terkasih, persyaratan yang dibutuhkan untuk melakukan sadhana itu adalah biodata, potongan kuku jari tangan dan kaki, setetes darah kalian dan potongan kain dari baju yang telah kalian pakai dan belum dicuci.

Ingatkan kalian kalau saya pernah menyarankan supaya jangan memberikan biodata kalian kepada siapapun?

Sadhana di atas, bila tidak dilakukan dengan benar untuk kalian, maka seperti kata Guru, malahan kondisi kalian yang akan memburuk.

Jadi memang sebenarnya tak perlu melakukan ini kalau kalian melatih diri dengan tekun sesuai arahan Guru.

Kalian bisa mengendalikan nasib kalian sendiri!

Bila demikian, kenapa mencari hal-hal eksternal? :)

 

Amituofo
Pure Karma
Lama Lotuschef
True Buddha School

Wednesday, July 4, 2012

Lotuschef Bercakap-cakap – Kebenaran akan terungkap

Ditulis oleh Lotuschef – 26 Juni 2012
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Lotuschef in Conversation – Truth will Out



Ini tanggapan untuk surat seorang murid.

Banyak yang bilang kalau saya selalu membicarakan kejelekan orang lain.

Tapi terima kasih kepada Guru bahwa yang saya katakan sampai saat ini adalah Kebenaran. Tidak ada satu muridpun mulai dari Vajra Acharya hingga para murid yang pernah memohon belajar Fengshui dari Guru! Begitu juga dengan sadhana “sheng-ji fa” (perbaikan nasib) juga Belum Pernah ditransmisikan sebelumnya!

Di dalam Tantrayana, tanpa transmisi dari Guru Akar, murid akan dianggap mencuri dharma; dan tanpa dukungan dari Guru, maka semua sadhana tidak akan efektif!

Banyak yang hanya meniru apa yang dilakukan Guru dan semua itu hanya untuk sandiwara!

Mampu beryoga ataupun tidak, semuanya bergantung pada pelatihan diri yang tekun, bukannya karena dia dan timnya mempromosikan diri kalau mereka punya kekuatan supranatural dan murid senior di Ordo Satya Buddha, tahu banyak hal dan sangat berkemampuan.

Mampu? Ya! Maksudnya mampu meniru gerakan Guru!

 

Tanyakan kepada mereka yang benar-benar dapat ‘melihat’, bukannya mereka yang hanya dapat ‘melihat’ alam rendah saja atau mereka yang mengaku mampu ‘melihat’. Mereka yang benar-benar bisa demikian pasti tidak akan menghadiri acara yang diadakan oleh XX di manapun di dunia ini!

Saya bertemu dengan seseorang di Seattle yang mengaku bisa menolong ‘membersihkan’ rumah (dari hawa kotor) dan sebagainya. Ia suka mengundang XX dan timnya ke rumah ibadahnya untuk mengadakan berbagai macam acara.

Ternyata orang dengan sifat yang sejenis akan menarik mereka yang sejenis pula!

 

Lalu ada lain lagi yang sering berkunjung ke sini juga. Ia akan mulai acara konsultasi (wenshi) sekitar jam 12 tengah malam. Dia akan mengundang para roh, dan seperti yang dikatakan oleh Guru – tingkat akurasi dari konsultasi semacam ini sangat bergantung pada tingkat roh yang diajak berkomunikasi!

Saya lihat dia sering menarik-narik telinganya. Hahaha! Pernah suatu saat saya tanya ke Guru apa saya boleh menghalangi para roh supaya tidak mendekati dia. Guru bilang Jangan, karena orang ini masih punya hubungan dengan Bunda Emas (Yaochijingmu) dan terserah Bunda Emas lah untuk berurusan dengannya. Orang ini juga pergi melihat-lihat fengshui rumah dan lokasi bisnis. Guru tidak pernah mengajarkan Fengshui kepada siapapun, tapi semua orang mengaku-ngaku diri mereka sangat ahli dalam pengetahuan dan praktek Fengshui yang diajarkan oleh Guru! :)

Jadi mohon segera sadarlah!

Ya teman-teman semua boleh membenci saya, tapi ya mohon sadarlah!

 



Ini balasan saya untuk surat dari murid:

[--- Ya, orang seperti SF suka berbangga diri dan omong kosong membohongi teman-teman sedharma bahwa dia orang yang punya kekuatan supranatural. Tapi semua ternyata hanya bicara untuk berjualan saja!

Kalau XX adalah bagian yang melakukan sandiwara. Seperti yang dikatakan oleh Guru: hanya meniru yang dilakukan oleh Guru.

Bahkan belum pernah ber-yoga dengan Guru.

Aku lihat matanya memancarkan sinar hijau yang menyeramkan sekitar 2 tahun lalu!

Lalu teman-teman sedharma di sini dan di tempat lain juga bilang kalau hasil konsultasinya juga tidak manjur!

TC bilang kepada saya bahwa ada saudara sedharma yang juga ‘melihat’ sama seperti yang aku lihat, lalu ia menganjurkan untuk tidak pergi ke rumah ibadah tersebut.

Orang-orang yang bisa ‘melihat’ pasti akan segera menjauhinya!

 

Kasus TS adalah sebuah contoh lagi!

Membayar $XXX per nama untuk sheng-ji fa. Mereka benar-benar mengumpulkan banyak uang, padahal Guru bilang tidak pernah mengajarkan sadhana ini sebelumnya!

Lalu juga mengenai fengshui, tidak ada orang yang meminta belajar dari Beliau juga sebelumnya!

Wah aku selalu mendeteksi orang-orang yang jahat, aku malah jadi kelihatan sungguh jahat. Hahaha! Tapi ini adalah hal yang Guru membuatku melihatnya dan aku juga berusaha sebaik mungkin untuk memberi petunjuk!

Sungguh beruntungnya aku, Guru akan selalu mendukungku dalam ceramah dharma-Nya di sesi selanjutnya.

Omong-omong, lebih baik suruh orang hati-hati lalu baru kita bantu ‘membersihkan’ mereka setelahnya.

Aku sendiri sungguh beruntung tidak terjatuh dalam kendalinya.

 

SY ini adalah teman yang saya bantu ‘bersihkan’ beberapa kali di kala mengobrol dengannya. Hahaha!

Aku mengajarkan banyak murid untuk menjapa mantra 100-aksara untuk membersihkan diri.

Tapi beberapa sudah terlanjur jatuh ke dalam kendali mereka.

Orang-orang tidak percaya kalau aku bisa bercakap-cakap dengan Guru! Tapi kalian semua yang telah mencobanya tahu sendiri kalau hal yang aku ajarkan tersebut manjur.

Hehe. Jadi aku juga tidak terlalu gila lah!

 

Setelah Guru mengumumkan bahwa akan muncul banyak Buddha Hidup dari Satya Buddha, Beliau benar-benar harus melakukan pembersihan besar-besaran (dari tangan-tangan kotor)!

Hahaha. Aku menikmati percakapanku dengan Guru, tentang berbagai hal yang aku lihat, dengar, maupun yang membuatku penasaran.

Kamu semua yang belajar dari cara-cara yang aku bagikan benar-benar masuk dalam jalur ekspres. Aku mengajari kalian semua yoga tantra tingkat lanjut!

Bagaimana bisa?

Karena aku telah menemukan kuncinya. Yaitu pola pikir yang tepat dalam melatih tiap tahap!

Selain itu, kuncinya adalah juga Bodhicitta. Mereka yang tidak dapat ‘melihat’ pasti akan kesusahan untuk mempercayaiku.

 

Mereka benar-benar tidak paham apa yang sedang diajarkan oleh Guru. Jadi mereka lebih percaya orang-orang seperti SF dan XX.

Mereka ini sudah sangat senior dan tentu saja orang-orang akan lebih mempercayai mereka.

Aku sebenarnya tak peduli. Aku hanya lakukan apa yang Guru ajarkan kepadaku, dan aku bagikan cara yang benar untuk ber-sadhana.

Hahaha. Aku berusaha berbagi kebahagiaan!

Salam. ---]

 

Teman-teman pembaca yang terkasih, untuk orang yang tahu benar apa itu KARMA, kenapa kalian kira saya terus “membicarakan kejelekan” para murid lainnya?

Ini pastilah pelanggaran sila Berbohong dan Disiplin Ketidakharmonisan atau Melukai sesama saudara Vajra!

Meski saya tidak sebegitunya mengingat sila-sila disiplin, tapi saya tahu apa yang tidak boleh saya lakukan! :)

Poinnya adalah, apakah saya Berbohong untuk mencelakai para murid ini? Atau saya sedang berusaha menyelamatkan mayoritas murid lain dari sekolompok murid yang menggunakan cara-cara jahat ini?

Dalam ceramah dharma-Nya baru-baru ini, Guru berkata untuk tidak melindungi binatang-binatang yang ganas dan pemakan daging hingga membahayakan nyawa manusia sendiri!

Pada akhirnya kita harus mengorbankan minoritas untuk kebaikan mayoritas.

 

Oleh karenanya saya berkata:

Kekuatan yang Besar = Tanggung jawab yang Besar !!!

Jadi sungguh-sungguh susah untuk bertindak bagai Tuhan!!! Tapi masih lebih susah untuk menjadi Tuhan!!! :)

Teman-teman kini paham maksud saya?

 

Sadhana 4 Prayoga merupakan yang awal, namun juga yang terakhir (tertinggi) dalam Tantrayana. Kalau saja teman-teman tahu cara melakukannya, ini sama artinya dengan menggunakan Sadhana yang sama namun digunakan untuk melatih Mahamudra atau Tantra Tingkat Lanjut.

Guru telah berkali-kali mengatakan, tapi masih banyak orang yang mengejar para dewata “yang kuat” atau “yang kaya”! Benar-benar 3 racun yang sedang menyamar! :)

 

Salam semuanya.

Selamat melatih diri!

 

Amituofo
Pure Karma
Lama Lotuschef
True Buddha School

Saturday, April 28, 2012

Roh Janin



Artikel asli ditulis oleh Lama LotusChef pada tanggal 25 April 2012
Tautan ke artikel tersebut: Fetus Spirits
Diterjemahkan oleh Lotus Junhao

Sanctuary – Visions of Origin © Mykal Aubry

[--- Hi Fashi,

Rekan kerja saya hendak mendaftarkan 2 roh janin dia. Yang satu keguguran begitu saja tetapi yang satunya lagi digugurkan oleh mereka karena kendala keuangan.

Saat upacara Dharma Kalachakra yang lalu, dia telah mendaftarkan kedua roh janin tersebut tapi saya menyampaikan kepada dia bahwa roh-roh tertentu agak keras kepala dan tidak mau diseberangkan. Kemudian membuat masalah-masalah jadi merupakan suatu kesempatan baik untuk mendaftarkan mereka lagi dan lagi terutama karena Pure Karma memberikan harga khusus hehe..

Masalah dia mungkin telah muncul, pernikahan dia akan “berakhir”…menghela nafas..sudah saya sampaikan kepada dia agar menjapa Sutra Agung Maharaja Avalokitesvara disertai visualisasi yang tepat.

Silahkan klik tautan berikut sebagai referensi lanjutan perihal teknik visualisasi tersebut :

Semoga dia berusaha lebih tekun lagi.

Ngomong-ngomong, bisakah hal ini sedikit membantu pernikahan dia dengan mendaftarkan musuh-musuh karma dia pada puja api homa nanti? Saya sampaikan tidak bisa menjamin apa-apa tetapi coba kita diskusikan kepada Fashi terlebih dahulu. Dia berencana pindah kembali ke kota kelahirannya pada …… ini (sudah mengajukan surat pengunduran diri tetapi masih belum ada kabar lanjutan dan dia perlu mendaftarkan kedua anaknya ke sekolah baru saat mereka pindah ke….) Mendengar cerita dia, dia mengatakan bahwa tidak ada harapan lagi jika masih tinggal di kota ini. Tidak ada orang yang menyokong dia secara mental maupun secara keuangan, setidaknya dia masih memiliki keluarga di ….. ). Beberapa waktu lalu dia telah memberitahukan suaminya untuk pergi mengikuti dia ke . . . karena keluarga dia dapat membantu suami dia memulai suatu bisnis kecil. Tetapi saat kembali ke sini, suami dia merubah pikirannya. Sama sekali tidak mau ikut pergi. Memberikan argument ini dan itu. Telah menjual mobil dan rumah mereka untuk membayar hutan sebelumnya. Dia mengatakan bahwa sebenarnya dia tidak masalah untuk memulai dari awal, kembali menyicil kredit rumah baru lagi tetapi masalahnya terletak pada suami dia. Uang terbang begitu saja tanpa penjelasan yang masuk akal. Dia tidak menanyakan lebih lanjut lagi kemana uang tersebut untuk menghindari pertengkaran di depan anak-anak. Maaf Fashi, ceritanya agak panjang. Yang ingin saya sampikan yakni bisakah kita sedikit membantu dia dengan mendaftarkan para musuh karmanya? Hehe… ---]


Balasan dari Lama LotusChef :

[--- Yang terkasih . . .

Pertama-tama dia harus membantu roh-roh janin dan musuh-musuh karmanya berlindung di dalam ordo Satya Buddha.

Apakah dia telah melakukannya?

Selanjutnya, berikan persembahan kepada roh janin dan musuh karma dia pada sesi puja api Homa yang akan diadakan pada tanggal 28 April dan 5 Mei 2012 ini.

Kemudian, jika dia sanggup, donasikan sedikit uang untuk para Dewa Bumi / Dewa Kota dan juga untuk para arwah yang tidak memiliki tempat tinggal.

Jumlah berapapun tidak masalah, saya akan menulis bahwa keluarga dia lah yang melakukan pelimpahan jasa.

Roh yang digugurkan karena masalah keuangan lebih pemarah dan murka dibandingkan dengan roh janin yang tidak berkembang dengan baik dan berhenti berkembang di dalam rahim.

Pelimpahan jasa kebajikan seperti menjapa sutra Agung Maharaja Avalokitesvara merupakan suatu hal yang baik tetapi harus dijapa setidaknya seribu kali.

Dia juga harus memohon Mahaguru untuk membantu dia dalam memberikan pelimpahan jasa kepada semua insan dan juga membantu dia menyelesaikan perselisihan yang diakibatkan oleh roh janin dan musuh-musuh karma dia dan memohon Mahaguru agar menyeberangkan mereka ke Tanah Suci.

Kamu telah belajar bagaimana cara menolong orang. Tidak buruk lah.

Hehe!

Salam ---]

~~~~~~~~~~~~~

Saya merasa senang bahwa murid ini telah membaca artikel-artikel yang saya bagikan mengenai Roh Janin dan dapat menolong orang lain juga dengan apa yang telah dia pelajari.

Roh janin akan meresahkan keluarga dan kebencian mereka akan dilampiaskan kepada orang tua mereka. Membuat mereka berpisah dan juga menyebabkan saudara mereka yang masih hidup menjadi sakit.

Jangan meremehkan efek-efek dari balas dendam mereka.

Karena Roh Janin pengaruh karma buruknya sangat besar maka Mahaguru merupakan figur terbaik untuk menolong mereka.

Jika pernikahan Anda sedang dalam tahap perceraian dan Anda pernah melakukan aborsi sebelumnya dan tidak menyeberangkan mereka dengan baik ke Tanah Suci maka mohon lakukanlah penyeberangan bagi roh janin tersebut sesegera mungkin.

Di dalam ordo Satya Buddha, kita menganjurkan dan membantu mereka berlindung terlebih dahulu dan kemudian melakukan penyeberangan bagi mereka. Juga melakukan pelimpahan jasa kebajiikan dan memberikan persembahan kepada mereka sampai situasi Anda berubah menjadi lebih baik.

Normalnya, 7 sesi pelimpahan jasa akan efektif. Bagaimanapun juga, dalam kasus-kasus tertentu, Anda perlu melakukan sesi pelimpahan jasa sebanyak kelipatan angka 7 untuk meredakan kemurkaan mereka.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Restored on 3 July 2016

Friday, April 27, 2012

Bakti Anak kepada Orang Tua



Dibagikan dengan anotasi oleh Lotuschef – 25 April 2012
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Filial Piety


 [--- Hi Fashi,

Apa kabarnya? Saya sedang bertanya-tanya apa Anda sudah membeli patung Buddha Shakyamuni?

Mohon maaf karena saya cukup sibuk mengurus ibu saya dan tidak sempat membantu Anda.

... 4) Terakhir, apakah saya bisa mengganti (membeli) patung Buddha Shakyamuni yang Anda telah beli?

Kondisi kesehatan ibu tidak membaik dan saya ingin membeli patung tersebut atas namanya (agar jasa pahalanya dilimpahkan untuk ibu) supaya dapat meringankan penyakitnya.

Apakah hal seperti ini bisa dilakukan? Dan apakah saya menjadi egois dengan melakukan hal ini? Mohon saran dari fashi. ---]


{--- Hallo sayang,

Masalah ibumu berasal dari karma buruk yang berat dan sudah mengakar selama bertahun-tahun.

Seperti penyakit yang dideritanya itu telah menyebabkan kerusakan pada organ-organ di dalam tubuhnya juga.

Hanya guru yang dapat membantunya meringankan beban penyakitnya.

Bacalah Sutra Maharaja Avalokiteshvara dan bantulah dia untuk melimpahkan jasa pahalanya untuk semua insan.


Mereka-mereka dengan karma yang berat biasanya tidak bisa berbuat banyak untuk menolong diri mereka sendiri.

Seperti ibumu, ia juga tidak bisa membaca sutra untuk menolong dirinya sendiri.

Saya sarankan kamu untuk mengkuduskan dan memurnikan semua makanan di rumah sebelum kamu berikan kepada ibumu.

Atau setidaknya bantulah dia untuk menjapa “Namo Amituofo” 7x untuk memurnikan makanan-makanan yang akan dimakannya, kemudian disambung dengan mantra Guru sebagai persembahan untuk semua insan.


Daripada membeli patung buddha kecil itu, akan lebih baik bila turut mensponsori acara amal.

Ingatkah terakhir kali kamu membantunya dengan mensponsori barang-barang kebutuhan untuk mereka yang kurang mampu lewat Lotus Light Charity?

Kamu juga bisa meminta saudara kandungmu untuk turut mendaftar sebagai relawan dan membantu pada saat acara pembagian dana beras. Lewat kegiatan amal tersebut limpahkanlah semua jasa pahalanya untuk ibu dan semua insan.


Siapa membeli apa tidaklah penting, sayang.

Yang jauh lebih penting adalah mau berkontribusi untuk membantu orang lain agar bisa melatih diri, dan juga hati yang mau membantu mereka yang berkekurangan dan kurang beruntung.

Salam. ---}


[--- Oh! Saran yang sangat bagus. Hingga kini saya masih berusaha sebaik mungkin untuk membaca sutra dan memberikan persembahan. Saya hanya ingin berusaha supaya kondisi ibu menjadi lebih baik dan karma buruknya juga bisa dihapus, sayangnya saya tidak tahu bagaimana caranya??

Terima kasih banyak, Fashi, atas masukannya yang berharga. Sungguh berterima kasih.

Baiklah, saya akan mencoba meminta saudara saya untuk menjadi relawan dan turut beramal. Kenapa tidak terpikir akan hal itu ya??!!

Terima kasih sekali lagi *peluk peluk* ---]

~~~~~~~~~~~~~~~

Teman kita yang satu ini adalah orang yang berbakti kepada orang tuanya dan hingga kini telah melakukan banyak hal untuk membantu orang tuanya agar bisa hidup dengan lebih sehat dan bahagia.

Ingatlah selalu bahwa Hati yang Tulus dalam memberikan Persembahan dan Pelimpahan Jasa Pahala, beserta dengan permintaan maaf dari lubuk hati yang terdalam akan menghasilkan mujizat.

Tentunya, jangan lupa untuk memohon bantuan dan berkat dari Guru juga!


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Restored on 6 July 2016


Tuesday, April 24, 2012

Melihat Kalachakra

Ditulis oleh Lotuschef – 22 April 2012
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Seeing Kalachakra

 

[caption id="attachment_3985" align="aligncenter" width="338" caption="Shri Kalachakra"][/caption]

[--- Fashi yang terkasih,

Turut gembira mendengar retret Anda berjalan dengan baik.

Saya ingin berbagi pengalaman mengenai anak laki-laki saya.

 

Kemarin si Duncan tiba-tiba menangis sekitar jam 7 pm setelah tidur di rumah.

Dia hanya menunjuk ke sebuah sudut di dalam ruangan dan menangis.

Kami memindahkan dia ke kamar tidur kami tapi dia malah menangis lebih keras lagi sambil menunjuk ke satu sudut kamar.

Kami menjapa mantra Guru dan barulah dia berhenti menangis.

 

Setelah itu kami menanyainya, apa yang tadi dia lihat.

Apakah kakek atau seorang pria tua, atau ibu tua? Dia bilang bukan.

Dia melihat tubuh yang berwarna biru dengan banyak tangan. Tingginya hampir setinggi saya.

Saya tunjukkan gambar-gambar Buddha, Bodhisatta dan Pelindung Dharma.

Dia menunjuk pada Kalachakra dengan mata yang besar.

Saya katakan kepadanya supaya tidak takut, karena Beliau adalah Pelindung Dharma.

Barulah setelah itu dia bisa tidur dengan nyenyak.

 

Saya penasaran, ada apa hingga Kalachakra menampakkan diri padanya?

Terima kasih. ---]

 

Hahaha!

Iya, retret berjalan dengan baik! Akan selesai pada hari Jumat. Nanti Sabtu saya akan keluar untuk memimpin puja api homa.

Si D punya jodoh yang besar dengan Buddha. Dan Kalachakra adalah turunan dari Buddha juga.

Terlebih lagi, dia juga turut menghadiri upacara Kalachakra baru-baru ini.

 

Melihat Pelindung Dharma adalah suatu hal yang bagus, ini tandanya mereka melindunginya di seluruh waktu.

Saya juga mulai melihat Acala sekitar seminggu setelah saya berlindung (bersarana), tapi hanya saat saya melatih diri barulah saya menyadari bahwa hal tersebut terjadi untuk memberitahu saya bahwa saya dilindungi oleh para Pelindung Dharma terus-menerus.

“Penglihatan” ini juga mengingatkan kita untuk tidak melanggar sila atau disiplin, karena bila melanggarnya maka mereka akan meninggalkan kita.

Salam :)

 

Amituofo
Pure Karma
Lama Lotuschef
True Buddha School

Sunday, April 22, 2012

Gagal Ginjal – Mohon Saran

Ditulis oleh Lotuschef – 21 April 2012
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Renal Failure – Advice Needed

 

[--- Amituofo, fashi.

Om Guru Lian-sheng Siddhi Hum. Saya hendak meminta saran Anda.

Ayah saya menderita gagal ginjal dan dokter bilang dia sudah tidak bisa disembuhkan. Kini ayah harus menjalani hemodialysis (cuci darah) setiap minggunya, tapi sayangnya ayah menolak melakukan terapi tersebut.

Hingga kini ayah sudah membaca sutra Maharaja Avalokiteshvara sebanyak 8000 kali,  dan saya juga membaca sutra tersebut 1000 kali untuk dilimpahkan kepadanya.

Meski nilai creatine-nya tinggi, ayah tidak pernah mau melakukan terapi cuci darah seperti yang disarankan oleh para dokter.

Apa yang sebaiknya saya lakukan, fashi? Saya tahu bahwa penyakitnya adalah karena karmanya sendiri, tapi saya juga ingin melihat ayah bisa sembuh. Bisakah?

Terima kasih, fashi. Semoga Guru memberkati kita. ---]

 

Hallo,

Guru bilang bahwa Sutra Maharaja Avalokiteshvara bisa membersihkan dan memurnikan karma-karma buruk.

Tanggal 10 Maret bulan lalu, seorang wanita Jepang dengan kanker stadium 4 disembuhkan oleh Guru dan Sutra Maharaja Avalokiteshvara.

Ayahmu harus melimpahkan jasa pahala kebajikan kepada semua musuh karmanya dan juga kepada semua insan.

Kamu juga dapat melimpahkan jasa pahala untuk ayahmu dan para musuh karmanya.

Berjanjilah untuk melimpahkan jasa pahala untuk semuanya dan doakan yang terbaik untuk mereka.

 

Ada banyak artikel di dalam blog saya yang menjelaskan cara membersihkan karma buruk lewat meminta maaf dan melimpahkan jasa pahala kebajikan.

Kamu juga bisa melakukan kegiatan amal dan mendedikasikan semua jasa pahalanya untuk semua insan.

Kirimkanlah foto ayahmu beserta nama dan alamatnya kepada Guru untuk memohon pemberkatan dari-Nya.

Ingatlah, mantra Guru dan Sutra Maharaja Avalokiteshvara sangat efektif untuk menyelesaikan semua masalah.

Salam.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Teman-teman sekalian, ingatlah selalu bahwa saat kalian sakit, kalian butuh perawatan medis.

Pembersihan karma buruk akan membantu hanya jika kalian benar-benar TULUS dalam MEMINTA MAAF!

Saat seseorang melimpahkan semua jasa pahala untuk insan lainnya, ia telah melepaskan SEMUA KEPENTINGANNYA SENDIRI. Jadi saat kalian tidak punya kebutuhan, tidak mendamba, tidak berharap, dan mau berbagi atau merelakan apa saja yang kalian miliki, maka kalian tidak akan lagi punya Musuh karena kalian telah merubah mereka menjadi Teman!

 

Sangat susahkah menganggap semua insan sebagai Teman?

Akan lebih baik kalau menganggap semuanya sebagai Dirimu sendiri dan melebur dengan semua insan.

 

Mantra 100-aksara Vajrasattva adalah Pertobatan Terbaik seperti yang dikatakan oleh Guru. Dengan menjapanya setidaknya 108 kali per hari akan dapat membantu membersihkan karma buruk.

Guru berkali-kali menjelaskan mengenai Kesucian sebagai syarat untuk mencapai Kebuddhaan.

Salam semuanya.

:)

 

Amituofo
Pure Karma
Lama Lotuschef
True Buddha School

Berbicara kepada Mahaguru

Ditulis oleh Lotuschef – 11 November 2012
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: 11-11-2011 跟师尊讲话 Talking to GM

 



[Dari kiriman email]

 

Venerable Lotuschef yang terkasih,

Hari ini Guru mengabulkan permintaan saya lagi.

Saya sungguh senang dan tidak pernah terpikir kalau permohonan ini akan terkabul sedemikian cepatnya.

Ini semua karena Anda. Andalah yang mengajarkan kita cara untuk berbicara kepada Guru. Anda juga mengajarkan kita cara melimpahkan jasa pahala untuk semua insan.

Sungguh suatu hal yang tak pernah terpikirkan oleh saya sebelumnya.

Di masa lalu, saya terlalu melekat pada banyak hal, namun setelah membaca blog Anda, saya belajar banyak dan makin maju.

Selain berterima kasih kepada Guru dan semua Buddha & Bodhisattva, saya sungguh berterima kasih kepada Anda.

Terima kasih banyak.

Amituofo.

Monday, April 16, 2012

Abhiseka Pemberkatan Tersalurkan?

Ditulis oleh Lotuschef – 14 April 2012
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Empowerment Transferred/Transmitted?

 

[caption id="attachment_3663" align="aligncenter" width="363" caption="Yang Mulia Kyabje Dilgo Khyentse Rinpoche"][/caption]

“Ini adalah sebuah contoh kebodohan: ia yang tidak punya pemahaman akan suatu ajaran tapi malah berpikir telah memahaminya dan bahkan mencoba untuk mengajar orang lain. Bersama dengan pelanggaran samaya, hal-hal ini semua harus dihindari.”

- Kyabje Dilgo Khyentse Rinpoche -

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Ini yang saya ingat jaman masih muda dulu waktu menghadiri misa di gereja Katolik:

Dalam Nama Bapa, Putra & Roh Kudus… jangan biarkan kami masuk dalam Cobaan namun bebaskanlah kami dari yang Jahat.

[caption id="attachment_3714" align="aligncenter" width="315" caption="Tritunggal Maha Kudus"][/caption]

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

 

Saya ingat hal-hal ini setelah menonton mereka yang berjalan melewati bendera abhiseka pemberkatan di Vajragarbha Caotun hari ini (Sabtu, 14 April 2012).

Bahkan para Penyebar Dharma tingkat atas juga berjalan dengan Pikirannya atau Perhatiannya entah berada di mana!

Bagaimana kita bisa berharap mayoritas murid tidak mengikuti teladan mereka?

Ajaran Guru mengenai Visualisasi, Mudra dan Mantra jadi terabaikan lagi!

Jalan Bodhi memang bukanlah jalan yang mudah untuk membimbing para insan, dan jauh lebih susah lagi untuk memastikan agar mereka selalu tetap fokus.

:)

 

Bodhicitta Aspirasi Guru untuk menyelamatkan para insan tanpa meninggalkan satupun sungguh benar-benar welas asih yang agung.

Kenikmatan Agung yang Sejati yang dijelaskan oleh Guru hari ini, hanya dapat dicapai lewat pelatihan diri yang tekun.

Beliau juga membahas mengenai cara mengubah bodhi merah dan putih menjadi sarira.

Bagaimana?! Teman-teman harus melatih TIADA KEBOCORAN!

 

Lalu  berapa banyak dari mereka yang berjalan melewati Bendera Abhiseka Pemberkatan sungguh-sungguh mematuhi ajaran Guru?

Dari apa yang dilihat hari ini dan sesi-sesi lainnya, masih banyak yang harus Kembali Belajar Ajaran-ajaran Dasar.

Dari dalam hatimu, tanyakanlah pada dirimu sendiri, apakah kamu berpura-pura atau benar-benar mematuhi ajaran Guru saat sedang menerima Transmisi Abhiseka Pemberkatan?

 

Teman-teman sedharma yang terkasih, marilah kita semua tidak membiarkan mereka yang tidak memahami ajaran-ajaran Guru untuk “memasukkan kita ke dalam cobaan dan kejahatan” yang sama artinya dengan melanggar Samaya!

 

Amituofo
Pure Karma
Lama Lotuschef
True Buddha School

Sunday, April 15, 2012

Berjalan Menuju Kegelapan

Ditulis oleh Lotuschef – 8 April 2012
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Going towards Darkness

 

Murid TBS ini dengan cepat dipromosikan hanya dalam satu tahun.


Tapi kenaikan jenjangnya yang cepat ini malah menjadi halangan terbesar dalam jalan pelatihan dirinya.


EGO-nya tumbuh membesar.


Dan mulai suka mengontrol wilayah kekuasaan di sekitarnya.


Dan mulai berharap untuk diperlakukan dengan hormat.



Saat mengurus acara-acara keagamaan, tidak pernah turut membantu tapi menginginkan orang lain untuk melakukan semua perintahnya.


Saat acara makan, mengharap untuk dilayani terlebih dahulu sebelum yang lain diperbolehkan menyentuh makanannya.


Kemudian menolak orang-orang yang tidak disukainya dan menyuruh mereka untuk tidak datang ke wilayahnya bila tidak diundang.


Juga suka memulai ceramahnya dengan kalimat: “Apa yang akan saya beritahukan kepada Anda sekalian kelihatannya cukup sulit, saya pikir mungkin kalian semua tidak akan memahaminya.”



Gayanya yang suka pamer menciptakan ketidaknyamanan bagi para tetangganya hingga Kantor Pusatnya ditutup oleh pihak yang berwenang kurang dari setahun setelah dirinya dipromosikan.


Akses-akses menguntungkan yang bisa memberinya pendapatan reguler lewat memberikan pemberkatan dalam acara-acara yang sering diadakan segera menurun drastis.


Kemudian juga menyelenggarakan upacara pertobatan yang menarik para murid Buddhis dari aliran Hinayana dan Mahayana… tapi hanya sedikit sekali yang dari Ordo Satya Buddha.


Dengan ini dia kehilangan banyak uang.



Di babak kedua, turut mengundang murid yang telah “diakui” untuk bersama-sama menyelenggarakan sebuah upacara. Ia mengklaim kalau telah mencapai titik break even (impas).


Kini, pada babak ketiga… malah mencetak tulisan berikut pada pamflet acaranya: Dibatasi untuk para murid Satya Buddha saja! [Revisi terakhirnya tertulis: Berhubung tempat yang terbatas, tidak terbuka untuk umat luar.]



Kemarin, sekali lagi Guru menekankan mengenai Bodhicitta dan pola pikir Mahayana di mana kita semua mau mempedulikan semua insan.


Sungguh sayang murid ini malah berjalan ke arah sebaliknya, mengucilkan mereka yang bukan dari Ordo Satya Buddha dari acara yang diadakannya.


Padahal acara-acara yang diadakan sebelumnya kebanyakan dihadiri oleh para murid non-Satya Buddha dan dia menganggap bahwa akan mendapatkan keuntungan bila mengecualikan mereka.


Ideologinya: hanya murid-murid Satya Buddha yang akan mengeluarkan dana untuk membeli paket-paket dedikasi saat upacara pemberkatan atau penyeberangan bardo.



Guru tidak mengajarkan kita untuk mengecualikan siapapun juga.


Apa teman-teman setuju kalau orang ini kurang welas asih terhadap para insan?


Apa teman-teman juga berpikir kalau Guru dan para Dewata akan memberkati dan mendukung upaya kerja kerasnya?


Hahaha!



Saya heran saja kapan para penyebar Dharma akan berhenti mencabik-cabik para insan demi membangun sarangnya sendiri?


Kapankah mereka akan berhenti Mengkomersialisasikan Penyebaran Dharma demi kesejahteraan diri mereka sendiri?


Kemarin Guru bilang kalau kamu ingin memiliki vihara tempat kamu berada, lebih baik melepaskan diri saja dari Satya Buddha dan buatlah viharamu sendiri!


Guru tentu saja tidak akan membuat pernyataan demikian tanpa ada penyebabnya, bukan?


:)

 

Amituofo
Pure Karma
Lama Lotuschef
True Buddha School

Wednesday, April 11, 2012

Kejadian-Kejadian Astral - Penyembuhan 8

Artikel asli ditulis oleh Lama LotusChef pada tanggal 3 Maret 2012

Tautan ke artikel tersebut : Astral Occurrences - Healing 8

Diterjemahkan oleh Lotus Junhao

 

Kisah ini terjadi di bulan Januari 2011.


MW memimpikan Mahaguru Lu memberitahu dia untuk pergi dan dengan sukarela membantu dalam kegiatan di Indonesia pada bulan Februari 2011. Juga memberitahu dia agar tidak mengkhawatirkan kesehatan dia.


Murid wanita ini sangat sibuk mengurusi bisnis dia dan sama sekali tidak tahu bahwa Mahaguru Lu akan pergi ke Indonesia.


Dia dapat bergabung dengan grup saya yang pergi ke Jakarta.


Hal ini terjadi di akhir bulan Maret 2011.


Mw memberitahu saya bahwa dia memimpikan bahwa di alam mimpi dia, dia memberitahu saya bahwa dia memiliki tumor.


Saya mengambil telepon genggam saya dan menghubungi Mahaguru Lu.


Mahaguru Lu muncul seketika di depat kami berdua dan menginstruksikan MW agar pergi dan dengan sukarela pergi membantu karena salah satu vihara di Malaysia akan melakukan acara bersih-bersih vihara pada musim semi.


Altar Pure Karma di Malaysia akan pindah ke lokasi lain dan kami akan membersihkan kedua tempat.


Hal ini hanya diketahui oleh hanya sedikit murid-murid.


Mahaguru Lu paling tahu yang terbaik dan menjaga serta mempedulikan kami semuanya.


MW tidak memerlukan sebuah tindakan operasi dan kondisi dia sehat serta sibuk dengan bisnis dia seperti biasanya.


Poinnya adalah, apakah teman-teman memiliki waktu untuk Mahaguru Lu setiap hari?


Apakah teman-teman memvisualisasikan Mahaguru Lu sedang tersenyum kepada teman-teman dan menjapa mantra Beliau setiap harinya?


Teman-teman perlu berusaha dengan tekun untuk senantiasa dekat dengan Guru Akar teman-teman setiap harinya.


Teman-teman pada akhirnya akan menemukan betapa menakjubkannya Mahaguru Lu, Guru Akar kita.


Amituofo
Pure Karma
Lama Lotuschef
True Buddha School

[Komentar-komentar dan umpan balik dari teman-teman pembaca sekalian dipersilahkan.]

Kejadian-Kejadian Astral - Penyembuhan 7

Artikel asli ditulis oleh Lama LotusChef pada tanggal 28 Februari 2012

Tautan ke artikel tersebut : Astral Occurrences - Healing 7

Diterjemahkan oleh Lotus Junhao


Terdapat seorang wanita tua yang sifatnya agak “bossy” ini, sebut saja L, yang telah bersukarela memberikan pelayanannya di dalam dapur vihara selama sekitar 10 tahun. Dia memegang kendali banyak sukarelawan yang tidak peduli tentang pemberian perintah-perintah tetapi hanya ingin menawarkan bantuan-bantuan mereka di saat diperlukan.

Persiapan bahan-bahan untuk memasak di dapur dibagi ke dalam 3 tim.

Satu tim di bawah wanita “bossy” ini, L. tim lain di bawah seorang wanita yang juga angkuh, A dan yang terakhir di bawah seorang sukarelawan yang telah berpengalaman sekitar lebih dari 40 tahun yang umurnya sekitar 95 tahun, E.

Saya mulai bekerja di bawah A karena wanita tua, M - yang membawa saya ke dalam pekerjaan ini, berada di bawah tim dia.

Awal-awal bulan pertama saya di sana, saya diberikan tugas yang paling tidak populer yakni mengupas dan memotong berkarung-karung kentang setiap harinya.

Berurusan dengan kentang-kentang membuat tangan dikotori oleh lumpur yang mengering di kentang yang susah untuk dibersihkan.

Lalu bagaimana dengan diri saya yang kurang terlatih dalam pekerjaan demikian? Selalu melukai diri saya sendiri juga karena saya tidak begitu akrab dengan alat-alat pengupas yang mereka meiliki di sana. Saya memecahkan masalah ini dengan membawa alat pengupas milik diri saya sendiri.

Setelah saya siap mengerjakan tugas saya maka saya akan pergi bergabung dengan grup-grup lainnya untuk menolong mereka.

M sebenarnya memperingatkan saya agar tidak pergi ke tim-tim lain kalau tidak maka mereka akan memarahi saya.

Hahaha! Hal tersebut tidak terjadi karena saya telah mencari tahu tentang orang-orang yang tidak menyenangkan di sana, menandai mereka dan telah menjadi teman dengan mereka!

Kebanyakan dari mereka menjadi ibu angkat saya! Hehe!

Baiklah, L benar-benar orang yang tidak menyenangkan dan dia tidak menyukai diri saya yang menjadi populer.

Juga karena saya telah membantu kepala vihara membangun sebuah stan yang menjual bunga-bunga, lilin-lilin, buah-buahan, kue-kue dan benda-benda lainnya sebagai barang persembahan untuk para Dewata dan banyak orang yang takut kalau-kalau saya mengeluh kepada kepala vihara tentang perilaku-perilaku yang tidak menyenangkan mereka.

Baiklah, tepat sebelum bulan kedua tahun baru lunar saya di sana, L terkena serangan stroke dan berada dalam kondisi kritis. Selentingan kabar yang beredar di vihara mengatakan bahwa dia memerlukan sebuah operasi by-pass untuk menyelamatkan nyawa dia.

Saat saya sedang bersadhana, saya memvisualisaikan Mahaguru Lu ber-yoga (menyatu) dengan saya. Kami pun pergi ke ruang ICU Rumah Sakit dan berdiri di sebelah kanan dia. Kami memegang tangan dia dan mentransfer sinar ke dalam diri dia, membuat dirinya menyala dengan sinar putih yang terang untuk membersihkan dan memurnikan diri dia.

Saya melakukan hal ini dua kali yakni sebelum dan sesudah operasi dia.

[Saya kemudian mengetahui dari membaca artikel tentang Pencapaian Tubuh Pelangi dua tahun kemudian bahwa hal ini merupakan Samodhi Bodhicitta, seperti yang dikatakan oleh Mahaguru Lu.]

L kembali lagi ke vihara sekitar 3 bulan kemudian dan dia memberitahu setiap orang bahwa kepala vihara datang dan menyelamatkan diri dia saat dia berada di Rumah Sakit.

Hahaha!

Saya tidak berpikir bahwa  kepala vihara dari vihara ini dapat melakukan hal tersebut untuk dirinya!

Kenapa?

Seminggu sebelum ulang tahun kepala vihara, sekitar 2 minggu setelah saya bersarana di dalam Ordo Satya Buddha, saat sedang melafalkan Sutra Agung Maharaja Avalokitesvara, kepala vihara muncul dalam penglihatan saya.

Awalnya dia sedang berbaring dan kemudian dia duduk dengan posisi 45 derajat dan berteriak dengan sangat keras. Ekspresi wajah dia sangat ketakutan. Lalu kemudian dia jatuh kembali di tempat tidur dia.

Saya bertanya kepada Mahaguru Lu tentang apa yang seharusnya saya lakukan dan Mahaguru Lu menganjurkan saya supaya melimpahkan jasa pelafalan Sutra Agung Maharaja Avalokitesvara kepada dia sebagai sebuah hadiah ulang tahun.

Baiklah, saya kemudian mengetahui bahwa kepala vihara mempergunakan jasa sebuah kelompok Lama (Bhiksu) dari Tibet untuk melakukan sejenis ritual bagi diri dia!

Jadi, dia benar-benar berada dalam suatu masalah!

Baiklah, keadaan dirinya baik-baik saja saat ulang tahun di tahun tersebut dan itu saja semua masalah mengenai dirinya.

Sutra Agung Maharaja Avalokitesvara!!!

Sutra ini memiliki “Kekuatan Dharma” yang sangat menakjubkan yang mana seseorang tidak dapat begitu saja menguraikan satu per satu keagungan / manfaatnya.

Amituofo
Pure Karma
Lama Lotuschef

Saturday, April 7, 2012

Kejadian-Kejadian Astral - Penyembuhan 6

Artikel asli ditulis oleh Lama LotusChef pada tanggal 23 Februari 2012

Pranala ke artikel asli :

Diterjemahkan oleh Lotus Junhao


Para pembaca mohon tetap berpikir secara logis ya.

Salah satu alasan saya merencanakan retret yakni untuk benar-benar menganalisis dan mempelajari apa yang telah saya pelajari sejauh ini dan terutama hal-hal yang ditransmisikan kepada saya saat dimana saya memerlukannya. Saya yakin bahwa Mahaguru Lu mengajari dan memandu saya selama ini.

Menghabiskan lebih banyak waktu untuk merenungkan apa yang telah saya pelajari, apa yang telah saya lakukan, apa-apa saja hasilnya, bagaimana saya dapat meningkatkan lagi “teknik-teknik” saya … Saya yakin bahwa hal ini akan menguntungkan lebih banyak orang.

Murid LX dikenalkan oleh murid lainnya MS.

MS sebenarnya telah melatih diri dengan baik dan saya yakin pria ini memiliki kemampuan untuk menolong siapapun yang memerlukan.

Bagaimanapun juga, masalahnya yakni para insan lebih melihat / memandang kepada Bentuk dan memiliki kepercayaan yang tidak rasional mengenai Bentuk.

LX memiliki tumor di rahim yang berdiameter sekitar 8,5 cm. Para dokter menyarankan pembedahan untuk menghilangkan secara radikal rahim dan semua organ-organ yang berhubungan dengan rahim seperti indung telur dan juga saluran indung telur.

Mahaguru Lu mengatakan bahwa mereka yang menderita kanker merupakan mereka yang telah banyak membunuh dan juga kebanyakan membunuh orang tanpa pandang bulu.

Saran saya yakni melakukan sadhana pertobatan, pelepasan makhluk hidup, melakukan amal dan melakukan sadhana penyembuhan Bunda Emas Kolam Kumala (Yao Chi Jin Mu) yang diajarkan oleh Mahaguru Lu.

Visualisasikan tumor sebagai sarang lebah dan japa dengan kencang “Hom! Hom! Hom!” dan aksara Hom tersebut mengenai lokasi dimana tumor berada atau bayangkan sebuah sinar putih dari Pusaka Kebutan dari Bunda Emas Kolam Kumala (Yaochijingmu) menyentuh tumor tersebut dan semua lebah terbang keluar. Tumor tersebut akan menyusut, mengering dan kemudian lenyap.

Saya juga mengajari dia untuk memvisualisasikan Mahaguru Lu atau Bunda Emas Kolam Kumala mengulurkan tangan ke dalam tubuh dia, mengambil tumor, menarik dan membuangnya. Dia harus melakukan visualisasi ini berulang kali sambil menjapa mantra yang sesuai.

Dia mengikuti saya kemanapun selama satu bulan dan juga bersadhana dengan tekun setiap malam di rumah.

Dia datang dan dengan senang hati mengabari saya bahwa tumor tersebut telah menyusut hingga ke diameter 6 cm setelah satu bulan dan kemudian sekitar dua bulan, ukurannya tinggal 2 cm.

Setelah 3 bulan, dia mengatakan bahwa tumor tersebut ukurannya sedemikian kecil sehingga tindakan pembedahan tidak diperlukan. Tumor tersebut juga menjadi jinak.

Perihal proyeksi enerji Astral, sudahkan teman-teman semuanya belajar dari membaca artikel-artikel yang telah saya cantumkan sejauh ini bahwa tidak terdapat SATUPUN HALANGAN?

Sudahkah teman-teman membaca artikel Mahamudra yang ditulis oleh Mahaguru Lu yang saya cantumkan baru-baru ini?

Melatih Chi / Udara / Enerji dan Kekuatan Pikiran.


Kalau Anda sudah bisa mengarahkan energi dalam bentuk sinar atau udara sesuai keinginan Anda, berarti Anda telah mulai mendapatkan citarasa Mahamudra!

Apakah teman-teman semuanya setuju bahwa Proyeksi Astral tidak tergantung dari pencapaian seseorang dalam Phowa?

Selamat melatih diri / bersadhana!

Para pembaca mohon tetap berpikir secara logis ya.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Pure Karma
Lama Lotuschef

Edited by Lotuschef on 1 July 2016

Friday, April 6, 2012

Kejadian-Kejadian Astral – Penyembuhan 5

Artikel asli ditulis oleh Lama LotusChef pada tanggal 23 Februari 2012

Pranala ke artikel asli : Astral Occurrences - Healing 5

Diterjemahkan oleh Lotus Junhao

 

Setelah bersarana di dalam Ordo Satya Buddha pada bulan Agustus 2008, saya bahkan mempelajari lebih banyak cara dalam melakukan penyembuhan.


Murid DT didiagnosa menderita kanker pankreas stadium empat diikuti kanker lainnya pada hati dan paru-paru dia.


Tes penanda kanker yang lalu nilainya 550.


Maka harapan hidup dia tinggal 5 bulan.


3 bulan sejak diagnosis, tes penanda kanker DT menurun hingga ke nilai 20, kanker hati dan paru-paru dia mengering dan tumor di pankreas menyusut 20%.


Tes penanda kanker terbaru nilainya menunjukkan 17 dan dia masih di bawah pengobatan medis.


Guru mengatakan bahwa ketika Anda sakit maka harus mencari pengobatan medis.


Saya menolong DT dengan menulis surat kepada Mahaguru Lu dengan melampirkan foto murid pria ini. Ketika berada di Taiwan, saya memegang foto dia untuk diberkati oleh Mahaguru Lu saat Mahaguru Lu pergi berkeliling untuk memberikan pemberkatan dengan memegang kepala para murid.


M, anak perempuan yang dapat melihat bola-bola api, dan saya melakukan sejenis penyembuhan Astral.


[YH menceritakan kepada saya bahwa dia mengalami sebuah sakit yang hebat di perut dia yang mengakibatkan dia kehilangan selera makan dan merasa kurang sehat. Murid pria ini melakukan rutinitas sadhana harian dan kemudian pergi tidur.


Bunda Emas Kolam Kumala (Yao Chi Jin Mu) muncul dan mulai membedah perut dia dengan sebilah pisau potong yang besar. Beliau kemudian mengeluarkan semua usus dan mulai mendorong dari daerah perut ke daerah usus besar (anus).


Sepertinya terdapat sebuah gumpalan besar yang akhirnya dikeluarkan.


Usus-usus tadi semuanya dimasukkan kembali ke dalam rongga perut dan entah bagaimana irisan bedah tadi dijahit kembali dan tidak terdapat bekas jahitan operasi yang menunjukkan bahwa perut dia sebelumnya pernah dibedah.


YH bangun dengan perasaan baik dan sejak saat itu dia tidak lagi memiliki keluhan ketidaknyamanan yang berasal dari daerah perut dia.


Bunda Emas Kolam Kumala yang penuh welas asih, Guru Akar dari Mahaguru Lu kita, menyembuhkan YH dari sejenis tumor.]


Menggunakan metode yang sama, M dan saya memvisualisasikan diri kita sampai di dalam perut DT kemudian mengambil tumor lalu menarik dan membuangnya. Kami melakukan hal ini kebanyakan saat kami sedang bersadhana dan DT tidak hadir secara fisik selama sesi tersebut. DT kami tarik kehadirannya secara astral dalam penglihatan kami.


Ketika M berada di tempat DT, dia menempatkan tangan dia di daerah perut DT dan melakukan visualisasi serupa. DT merasa kaget dan ngeri sehingga dia menghentikan sesi tersebut.


Dia mengatakan bahwa dia merasakan tangan M sedang menggali di dalam tubuh dia.


Saya harus menambahkan bahwa DT mendengarkan nasehat saya untuk menyesal dan meminta maaf kepada musuh-musuh karma dia dan juga memberikan persembahan-persembahan kepada para musuh karma dia. Kami melakukan penyeberangan bardo untuk para musuh karma dia setelah membantu para musuh karma dia bersarana di dalam Ordo Satya Buddha.


Para pembaca terkasih mohon tetap berpikir secara logis ya.


Amituofo
True Buddha School
Pure Karma
Lama Lotuschef

Tuesday, April 3, 2012

Karma Telah Matang


Ditulis oleh Lotuschef – 30 Maret 2012
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: 



[Dari email – 26 Maret 2012, 4:52 pm]

Hi Fashi,
Saya si T. Beberapa hari belakangan ini gejalanya muncul lagi.
Setiap hari saya selalu bersadhana dan membakar bunga teratai.
Gejalanya sepertinya hilang tapi kemudian muncul lagi.
Dokter juga tak bisa membantu…
Jadi saya sekarang bingung dan sudah tidak tahu harus bagaimana lagi.



[Dari SMS – 25 Maret 2012, 23:07 pm]

Hi fashi, gejalanya masih muncul sekali dalam beberapa hari. Saya tidak tahu apa ini karena saya kurang menjapa mantra? Tapi sudah tidak separah sebelumnya.



[Dari telepon – 29 Maret 2012, 20:38 pm]

Si T memberitahu saya tentang masalahnya dan dia bermimpi tentang si Sf yang menutupi matanya dan menyeret dirinya.

Saya minta dia untuk memberitahu Guru mengenai masalahnya dan memohon bantuan dari-Nya. Lalu saya juga minta dia untuk terus-menerus menjapa mantra Guru, Sutra Satya Buddha dan kemudian Sutra Maharaja Avalokiteshvara. Diri sendiri divisualisasikan menjadi bola sinar yang memancar dengan cemerlang.

Saya beritahu dia bahwa saya juga akan menjapa semua hal tersebut bersamanya, menarik gambaran dirinya untuk membantunya.



[Dari SMS – 29 Maret 2012, 22:55 pm]

Fashi, saya baru saja berhenti. Saya merasa lebih baik daripada tadi…tapi masih tidak tahu berapa lama ini akan berlangsung. Tidak bisa pergi mengantor membuat saya merasa sungguh tidak berguna. Ini benar-benar masa yang paling menantang dalam hidup saya.



~~~~~~~~~~~~~~~~~~~



Jadi saya memanggil kehadiran Mahaguru Lu dan meminta petunjuk Beliau.

Sempat berpikir untuk menggunakan mantra Guru untuk mengunci semua yang ingin menyakiti si T lewat cara-cara jahat.

Guru bilang kali ini boleh menggunakan mantra 9 Aksara Acala.

Saya minta Guru untuk memandu saya selama proses ini berlangsung.

Acala / 不動明王 / Fudō-myōō / མི་གཡོ་བ

Saya japa mantra Guru lalu disambung dengan mantra Maharaja Avalokiteshvara dan kemudian mantra Acala serta mantra 9 Aksara-Nya dengan visualisasi yang sesuai.

Saya tutup dengan mantra pendek Vajrasattva dan menggunakan senjata-senjata Vajra untuk melucuti Sf dan timnya sepenuhnya.

Tapi saya tidak bisa membuka “senjata” apa saja yang saya gunakan di sini.

Hahaha!

Sebenarnya saya sudah gatal ingin menghentikan grup praktisi jahat ini dalam 2 tahun terakhir.

Tapi kini baru dapat lampu hijau dari Guru.

Sebenarnya saat saya lihat mereka pada hari minggu (waktu upacara Kalachakra di Jakarta) di dalam aula, saya sempat heran kenapa Guru membiarkan mereka saat aura mereka benar-benar terlihat abu-abu kehijauan dan hitam kehijauan.

Tapi saya paham kalau Guru adalah yang paling mengetahui segalanya!



Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Edited 2 July 2016

Sunday, March 18, 2012

Iblis Diri Sendiri


Ditulis oleh Lotuschef – 16 Maret 2012
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber:



Setelah tidur 40 menit sekarang saya terjaga! Hahaha!

Banyak peristiwa yang muncul ke dalam ingatan saya dan sekarang hendak saya bagikan.

Bersama dengan para murid dari Singapura, saya mengajukan permohonan untuk bertemu dengan Mahaguru Lu pada bulan Agustus 2010.

Mereka semua diperbolehkan untuk bertemu dengan Guru, tapi hanya saya seorang yang bahkan dilarang masuk ke lokasi. Sepertinya instruksi ini diberikan oleh seorang pejabat tinggi supaya saya tidak diperbolehkan masuk.

Teman-teman yang pergi bersama saya bertanya kepada si pejabat tinggi tersebut mengenai hal ini.

Jawaban yang diberikan oleh si pejabat adalah: Lotuschef sudah melatih diri dengan baik dan tidak perlu bertemu dengan Guru. Dia dapat mencari waktu luang untuk bercakap-cakap dengan Guru. Hal ini secara fisik jelas tidak mungkin dilakukan berhubung Guru dikelilingi oleh para pejabat tinggi yang akan mencegah banyak orang untuk mendekati-Nya untuk mengobrol :)

Nah orang ini menggunakan posisi resminya untuk membalas dendam kepada saya karena dia tersinggung oleh suatu hal yang terjadi di Hong Kong. Dia berteriak keras dan meminta saya untuk berpindah tempat dan saya menganggap hal tersebut tidak masuk akal, jadi saya waktu itu tidak menghiraukan permintaannya.


Guru berkata: Harus masuk akal dan jangan berteriak supaya permintaanmu dipenuhi. [Saat berceramah dharma di Villa Pelangi – Oktober 2009.]

Hahaha!


Dia mencoba mengirimkan sesuatu ke arah saya di cetya tertentu saat Guru sedang memberikan ceramah dharma.

Saya bisa merasakan ada tepukan-tepukan ringan di dahi saya sebelah kanan. Saya lihat ke Guru dan tersenyum, Guru lalu juga melihat ke arah saya dan tersenyum juga.

Lalu saya menarik nafas dan menggerakkannya ke lokasi tepukan tadi dan memencarkan tepukan-tepukan tadi ke arah atas dan menjauh dari semua orang.

Saya heran apa kabarnya kalau saya mengembalikan tepukan-tepukan tersebut ke orang yang memulainya!!!



Pertama-tama, saya harus berterima kasih pada orang ini atas pujiannya bahwa saya telah melatih diri dengan sangat baik.

Lalu saya juga berterima kasih karena dia telah mengingatkan saya supaya mencari waktu untuk bercakap-cakap dengan Guru.

[Saya lakukan di luar jendela tempat Guru duduk. Saya bilang ke Guru, “lihatlah orang ini belum bisa melepaskan hal-hal duniawi. Kami berdua tertawa melihat hal ini.]



Orang ini juga telah melanggar sila berbuat jahat terhadap sesama saudara Vajra!

Kami membaca sila-sila setiap tanggal 1 dan 15 tiap bulan saat bersadhana di Vajragarbha Seattle.

Hehe! Kami juga melakukan hal tersebut di hadapan Guru!!!

Jelas-jelas dia lupa bahwa Guru adalah seorang Buddha Hidup!

Guru yang welas asih dan bijaksana, Beliaulah yang paling mengetahui segalanya!



Saat para murid menyapa pejabat ini Febuari kemarin pada acara penandatangan buku di pameran buku di Taipei, dia tidak menghiraukan sapaan tersebut dan malah melihat ke arah lain.

Hahaha! Dia melakukannya kepada beberapa murid.

Tapi si bocah teratai yang nakal ini pergi menemuinya dan menyapanya dengan kencang!

Saat melihat saya, ekspresi mukanya berubah dari memusuhi langsung menjadi tersenyum karena banyak orang melihat ke arahnya!

Wah sungguh lucu!!!



Guru berkata: kalau kamu melatih diri dengan baik, maka kamu bagaikan berada di dekat-Ku. Namun bagi mereka yang berlomba-lomba untuk berada di dekat-Ku tapi tidak melatih diri dengan tekun, ini sebenarnya sama saja dengan jauh dari-Ku.

Poin yang saya ingin tekankan adalah: Guru tidak akan meninggalkan kita, tapi justru kita yang meninggalkan Guru dengan menyerah kepada iblis diri sendiri!

Ingatlah juga bahwa tindakan karma seseorang akan menentukan pahala atau hukumannya sendiri.

Tidak ada orang yang bisa menghalangi tindakan-tindakan Guru dan orang ini sungguh bodoh karena berpikir bahwa dia bisa mencegah orang lain untuk mendekati Guru.


Saya percaya bahwa saat kita semua perlu mengetahui dan mempelajari sesuatu, maka Guru akan datang dan mengajarkan kita hal-hal tersebut.

Yang saya bisa katakan adalah orang ini telah sangat berubah dan tidak bisa kembali lagi, dan hingga kini masih menipu dirinya sendiri dengan merasa dirinya unggul dan di atas orang lain.

Apakah dia salah satu dari yang kencing di atas kepala Guru???

:)

Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Edited 2 July 2016

Friday, March 16, 2012

Kejadian-Kejadian Astral - Penyembuhan

Diterjemahkan oleh : Lotus Junhao

Artikel asli ditulis oleh Lama LotusChef pada tanggal 22 Februari 2012
Pranala ke artikel asli :


Tanggapan dari Juhi - Saya lihat Anda melakukan sebuah penelitian yang sangat menarik mengenai topik ini, saya kira dunia astral bisa membantu (boleh dikatakan) menghantarkan mantra dan benda-benda mistik,, dan masih banyak, banyak, banyak hal lagi untuk dibahas perihal Astral di artikel 
Perjalanan Astral? 神行?

Juhi yang terkasih, saya akan menulis artikel lain mengenai Astral. Hahaha! Hal tersebut sangat aneh sehingga kebanyakan orang tidak akan mempercayai saya! Saya memerlukan waktu untuk meneliti apa yang Guru Akar saya sampaikan mengenai mantra-mantra dan benda-benda mistik. Saya akan membagikan kepada semua pembaca beberapa konsep dari Sutra Intan yang berhubungan dengan Perjalanan Astral dan saya berharap dapat menemukan materi-materi penyokong dari tulisan-tulisan Guru saya sesegera mungkin. Berharap mendengar lebih banyak tanggapan dari Anda mengenai artikel-artikel lain saya. Salam. Lotuschef. Pada artikel Perjalanan Astral? 神行?

Ini merupakan seri pertama yang saya tulis mengenai kejadian-kejadian yang berhubungan dengan Astral.
Bersiap-siap untuk bersenang-senang dengan saya….

Kebanyakan material sudah ada di blog saya. Mari kita gali mereka keluar dan kunyah mereka.
Mari kita mulai dari kisah sebelum saya bersarana di dalam ordo Satya Buddha.

Saya menjadi sukarelawan di sebuah vihara lokal hampir selama 3 tahun. Beberapa minggu setelah mengambil sarana (berlindung), saya dengan sungguh-sungguh menjadi seorang sukarelawan di dapur bagian persiapan bahan makanan setiap harinya sekitar mulai pukul 6.45 pagi.
Juga pergi mengikuti Upacara Pemberian Sila / Sumpah sekitar 8 bulan kemudian.

Saat sedang duduk membereskan sayuran-sayuran, secara perlahan saya merasakan kedamaian dari dalam dan juga merasa terpisah dari orang-orang yang sibuk gosip, mengobrol tentang serial favorit TV terbaru; yang membuat lebih banyak keributan karena semakin banyak sukarelawan yang muncul untuk membantu.

Seorang ibu tua, M, memiliki masalah persendian dan dia memberitahu saya bahwa rasa sakit di persendian lutut dia sangatlah sakit sehingga dia tidak dapat bangun dan berjalan. Dia biasanya akan berbicara kepada Avalokitesvara. Dia memohon agar dapat bangun dan berjalan serta pergi ke vihara untuk melakukan pekerjaan sukarela. Dia telah membantu di sana selama sekitar 30 tahun. Kemudian secara ajaib rasa sakit tiba-tiba lenyap sehingga dia dapat bangun dan pergi melakukan pekerjaan sukarela di vihara.

Entah bagaimana kisah ini tertanam di dalam pikiran saya.

Suatu hari, sebelum Perayaan Ziarah Makam Leluhur (Qing Ming – Cheng Beng), kami harus membereskan sekitar 30 buah keranjang besar ubi rambat. Saya alergi terhadap ubi rambat tersebut dan selalu mengenakan sarung tangan tebal saat bersentuhan dengan mereka di rumah. Saya bersiap-siap untuk mengerjakan hal lain saat salah seorang sukarelawan mengatakan bahwa saya dapat mengenakan sebanyak mungkin alat pelindung yang diperlukan karena setiap bantuan dari sukarelawan sangat berharga dan dibutuhkan.

Saya mengenakan sarung tangan plastik hingga hampir menyentuh kedua siku saya dan lapisan sarung tangan lainnya dari bahan kain agar mudah menggenggam. Meskipun begitu, saya mengerjakan tugas tersebut dengan mengasyikkan dan kami menyelesaikan tugas itu di pertengahan sore hari.

Setelah pencucian dan pengemasan, kedua lengan saya memerah, bengkak dan gatal pada bagian dimana sarung tangan tidak menutupinya.

Sepertinya seseorang mengingatkan saya tentang metode yang dipakai M dalam memohon pertolongan.
Saya pergi ke aula depan dimana terdapat tiga rupang yakni Buddha Obat (Bhaisajyaguru Buddha), Buddha Sakyamuni dan Buddha Amitabha.
Saya duduk dan mulai berbicara kepada Buddha Sakyamuni.
Saya mengatakan agar tolong menghilangkan ketidaknyamanan ini karena saya berhasrat ingin dapat membantu lagi.
Tebak bagaimana?
Bengkak-bengkak, kemerahan dan rasa gatal semuanya menghilang dengan segera.

Apakah penyembuhan ini dilakukan oleh Kehadiran secara Astral?
Saya sangat percaya bahwa hal itu memang demikian adanya!!!


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Pure Karma
Lama Lotuschef

Edited by Lotuschef on 1 July 2016