Showing posts with label sombong. Show all posts
Showing posts with label sombong. Show all posts

Saturday, June 28, 2014

Ibu Tua yang Sombong dan Suka Memerintah? [像老板娘的老太婆?]


Ditulis oleh Lotuschef – 26 Juni 2014
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: 像老板娘的老太婆 Bossy Old Lady?



Banyak teman murid dari Indonesia yang melabeli Lotuschef sebagai seorang Ibu Tua yang Sombong dan Suka Memerintah!
Hahaha!

Namun cobalah lihat beberapa foto di atas dan dalam blog ini. Bukankah mereka bohong?

Lotuschef sekarang berumur 58 tahun, lahir di tahun Kera – 1956.
Kiranya Lotuschef terlihat seperti mereka yang berumur 58 tahun di sekitarmu?


Kini lihatlah Mahaguru Lu. Beliau lahir di tahun Ayam – 1945.
Beliau sekarang berumur 69 tahun.
Dan kiranya Mahaguru terlihat seperti orang-orang di sekitarmu yang berumur 69 tahun?


Menjadi lebih muda atau terlihat awet muda adalah salah satu Manfaat Pelatihan Tantra!

Kenapa aku memberitahumu sesuatu hal yang baru-baru ini Mahaguru juga sering ungkapkan?
Ini demi menghentikanmu semua dari melanggar sila Berbohong! :)

Sampai di sini kita telah baik-baik menyelesaikan bagian TUA dari Ibu Tua yang Sombong & Suka Memerintah?

Hahaha! Mari menuju bagian SOMBONG & SUKA MEMERINTAH!

Mahaguru telah mengajarkan Dharma & Filosofi Buddha yang Otentik kepada semua insan selama 40 tahun lebih.
Tepatnya, menurut beliau, adalah 44 tahun!

Para murid Mahaguru Lu boleh dibilang telah menjadi TERLENA dengan ideoogi bahwa mereka hanya perlu membayar untuk mendapatkan pertolongan dari Mahaguru lewat para VM!

Menyedihkan sekali!
Karena Pelatihan Diri menurut Mahaguru, yang sering menekankan fakta ini di beberapa sesi akhir-akhir ini, Bergantung Sepenuhnya pada Usaha Diri Sendiri yang Tekun!



Tentunya mereka yang menyebutku sebagai ibu tua yang Sombong & Suka Memerintah, punya reaksi terhadap ajaran-ajaran Dharma yang kubagikan!!!
Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom!!!
Hahaha!

Kamu terjaga dari mimpimu!!!

Kamu merasa aku ini Sombong & Suka Memerintah!

Begini:
Seperti orang-orang yang berpikir secara awam, saat kamu menyebut orang lain Sombong & Suka Memerintah, KAMU MERASA EGO-mu tertusuk!
Layaknya “Terserang”!
Tentunya reaksi yang normal!


Aku menyebutnya sebagai pola pikir awam yang sedang DIPERMAINKAN oleh Dharma dan Filosofi Buddha! :)

Karena dengan pola pikir awam – saat diserang, KAMU pasti akan langsung membalasnya!

Tapi, kurangnya Kehati-hatian ini seringkali malah membawa CELAKA dan Kegagalan!
Jadi kamu sedikit lebih tersadarkan, dan kemudian akan mencari berbagai alternatif untuk membalas dendam, demi mempertahankan EGO dan Status yang kamu banggakan!

DAN SUNGGUHLAH BENAR! Kamu memasuki jalan yang Lotuschef sengaja rancang untukmu!
Kamu akan mulai membaca semua artikel Lotuschef untuk mencari apapun yang bisa kamu gunakan sebagai Senjata untuk Menyerang Balik dengan agresif!
Hahaha!


Namun kiranya dharma dan filosofi buddha adalah Semakin Kamu Menggali Lebih Dalam, maka KAMU akan tersadarkan dan menghentikan semua seranganmu, kemudian mulai memancarkan welas asih yang selaras dengan Kebijaksanaan demi semua insan!


Sebelum kamu melontarkan label Ibu Tua yang Sombong & Suka Memerintah kepada Lotuschef ataupun orang-orang lain mulai dari SEKARANG, kiranya japalah Mantra Guru dan renungkanlah dengan bijaksana: AKU AKAN MELAKUKANNYA ATAU TIDAK JADI!

BILA TETAP MAU MELAKUKANNYA, bagaimana supaya bisa dilakukan dengan cara yang diajarkan Buddha!

Kalau kamu masih suka memanggilku dengan label Ibu Tua yang Sombong & Suka Memerintah dengan cara yang tak bersahabat, KAMU tentunya belum siap untuk Buddha Dharma!

Namun bila memanggilku Ibu Tua yang Sombong & Suka memerintah dengan penuh kasih, Kamu telah “Sampai”! :)

RENUNGKAN dengan baik sebelum kamu melangkah lebih lanjut.
Dan jangan pernah tinggalkan rumah tanpa Empat Kebenaran Mulia juga!


Salam semuanya.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Wednesday, February 20, 2013

Ucapanmu Melambangkan Dirimu! [1]



Ditulis oleh Lotuschef – 11 Februari 2013
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: You Are What You Say! [1]

Di malam tahun baru, seorang fashi menyapaku: “Lian Chu, bagaimana mungkin kamu belum mati?”

Orang ini dulu turut berpartisipasi dalam ujian Menembakkan Anak Panah, dan Guru mengatakan padanya bahwa sudah cukup dekat tapi masih harus bekerja keras.

Tapi, teman-teman memberikan informasi yang cukup miring mengenai dirinya setelah pernyataan dari Guru tersebut.

Ia akan menyelinap atau lari dari pekerjaannya atau tugas hariannya.
Banyak yang mencoba mencarinya untuk meminta saran darinya atau bercakap-cakap dengannya.

Ia harus pergi keluar, supaya tidak perlu mengerjakan berbagai tugas hariannya.

Aku sebenarnya ingin bicara apa di sini? :)

Fashi ini dengan pola pikirnya merasa bahwa analisaku terhadap berbagai pernyataan dan pengumuman dari Komite Pusat pasti akan membuatku di hukum mati (oleh Komite Pusat)!

Ya sama saja dengan orang lain yang terpaku pada keinginannya untuk mengendalikan orang-orang lain!
Masih belum paham apa itu Mengambil Kendali Atas Hidup dan Mati Diri Sendiri!

Saat seseorang bersungguh-sungguh dan tulus dalam melepaskan semua harta duniawi dan meninggalkan rumah (renunsiasi), ia juga menyadari apa itu Kebijaksanaan Kesetaraan!

Kenapa kita sampai harus memberikan hidup kita pada orang lain untuk dikontrol dan didikte?
Inikah yang Buddha ajarkan?
Pastinya bukan!!!

Aliran Satya Buddha hanyalah sekedar titik berkumpulnya para murid Buddha, untuk belajar dan saling berbagi Buddha Dharma demi memberi manfaat bagi semua insan.

Satya Buddha bukanlah Pengadilan yang menghakimi siapapun!

Memangnya kenapa aku harus mati karena Memberitahukan Kebenaran?

Bagaimana bila kamu mulai dengan lebih memahami Buddha Dharma dulu?

Dari pernyataan seperti itu, apakah teman-teman pembaca merasa kalau orang ini punya pemahaman akan Buddha Dharma yang sejati/otentik?
Dalam hal yang sama, apakah teman-teman juga merasa kalau orang ini punya pemahaman yang menyeluruh akan hal-hal yang dibacanya dari blog-ku?
Terlalu DINIKAH ia menjadi congkak atas pencapaiannya?
Dan setujukah bila seorang yogi sejati seharusnya tak congkak ataupun menginginkan hal tersebut?

Hehe!
Salam semuanya.

Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef