Showing posts with label congkak. Show all posts
Showing posts with label congkak. Show all posts

Friday, September 25, 2015

Koan Zen – Ada Yang Bisa Kubantu?



Diterjemahkan ke Bahasa Inggris dengan anotasi oleh Lotuschef – 24 September 2015
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: 禅宗公案 Zen Koan – 我也可以为你忙 Can I Help You?



Sumber artikel: 我也可以为你忙

佛光禅师有一次见到克契禅僧,问道:
Suatu ketika, saat Guru Zen Fo Guang bertemu dengan Bhiksu Zen Ke Qi, ia bertanya:

‘你自从来此学禅,好像岁月匆匆,已有十二个秋冬,你怎么从不向我问道呢?’
“Dari sejak kamu datang kemari untuk belajar Zen, waktu telah banyak berlalu dan kira-kira sudah melewati 12 musim gugur dan musim salju, kenapa kamu tak pernah bertanya tentang “Dao” dariku?”

克契禅僧答道:‘老禅师每日很忙,学僧实在不敢打扰。’
Ke Qi menjawabnya: “Guru Zen senior tiap hari sibuk, bhiksu murid ini sungguh tak berani mengganggu.”
   
时光迅速,一过又是三年。
Waktu kembali berlalu, dan 3 tahun lewat sudah.

一天,佛光禅师在路上又遇到克契禅僧,再问道:
Suatu hari, Guru Zen Fo Guang dan Ke Qi bertemu lagi dan kembali menanyakan:

‘你参禅修道上,有什么问题吗?怎么不来问我呢?’
“Apakah kamu menemui masalah dalam pelatihan Zen dan Dao-mu? Kenapa tak menemuiku dan bertanya?”
 
克契禅僧回答道:‘老禅师很忙,学僧不敢随便和您讲话!’
Ke Qi menjawabnya: “Tetua sangat sibuk, bhiksu murid ini tak berani asal-asalan bicara dengan Anda!”
  
又过了一年,克契学僧经过佛光禅师禅房外面,禅师再对克契禅僧道:
Setahun lagi telah berlalu, saat Ke Qi berjalan melewati ruang Fo Guang, Guru Zen kembali bertanya kepada Ke Qi:

‘你过来,今天有空,请到我的禅室谈谈禅道。’
“Kamu kemarilah, hari ini aku ada waktu, datanglah ke Ruang Zen-ku dan mari kita bicara tentang Zen Dao.”
     
克契禅僧赶快合掌作礼道:
Ke Qi segera menangkupkan kedua telapak tangannya untuk memberi hormat dan berkata:

‘老禅师很忙,我怎敢随便浪费您老的时间呢?’
“Tetua Guru Zen sangat sibuk, saya mana berani memboroskan waktu tetua?”

佛光禅师知道克契禅僧过份谦虚,不敢直下承担,再怎样参禅,也是不能开悟。
Guru Zen Fo Guang tahu bahwa Ke Qi terlalu rendah hati, tak berani terang-terangan memikul tanggung jawab, bagaimapun juga mau belajar Zen ia tak akan bisa tercerahkan.
      
佛光禅师知道不采取主动不可,所以又一次遇到克契禅僧的时候,问道:
Guru Zen Fo Guang tahu kalau ia tak mengambil inisiatif maka tak akan ada hasil, jadi ia bertanya sekali lagi kepada Ke Qi saat mereka bertemu:

‘学道坐禅,要不断参究,你为何老是不来问我呢?’
“Melatih Dao dan Zen itu tak boleh berhenti belajar dan menganalisa, kenapa kamu selalu tak mau datang dan bertanya kepadaku?”
   
克契禅僧仍然说道:‘老禅师,您很忙,学僧不便打扰!’
Ke Qi masih menjawabnya: “Tetua Guru Zen sangat sibuk, bhiksu murid tak berani mengganggu!”
  
佛光禅师当下大声喝道:‘忙!忙!为谁在忙呢?我也可以为你忙呀!’
Guru Zen Fo Guang kemudian berteriak dengan keras: “Sibuk! Sibuk! Memangnya sibuk untuk siapa? Aku juga bisa sibuk demi kamu!”

佛光禅师一句“我也可以为你忙”的话,打入克契禅僧的心中,禅僧克契立刻言下有所悟入。
Kata-kata Fo Guang mengenai hati Ke Qi, dan Ke Qi tiba-tiba tercerahkan.
      
有的人太顾念自己,不顾念别人,一点小事,再三的烦人;
Ada orang yang hanya terlalu memperhatikan diri sendiri, tak pernah demi orang lain, hingga selalu merepotkan orang-orang lain dengan berbagai masalah kecil.

有的人太顾念别人,不肯为己,最后失去好多机会。
Ada juga yang terlalu memperhatikan orang-orang lain dan enggan mengurusi diri sendiri, pada akhirnya kehilangan banyak kesempatan.

禅的本来面目,就是直下承担!
Wajah asli Zen adalah mengemban tanggung jawab!

当吃饭的时候吃饭,
Saat makan, ya makan;


当修道的时候修道,
Saat melatih Dao, ya melatihnya;


当问的时候要问得重要,
Saat bertanya, menanyakan yang penting;


当答的时候要答的肯定。
Saat menjawab, menjawab dengan penuh keyakinan.


不可在似是而非的里面转来转去!
Tak boleh berputar-putar sekitar benar-salah!

    
我可以帮忙,你为什么不要我帮忙呢?
Apakah aku bisa membantumu, kenapa kamu tak menginginkan bantuanku?

我为什么不可为你忙呢?
Kenapa aku tak bisa membantumu?

人我,不是要分得那么清楚!
Orang lain dan Aku, tak terlalu dibeda-bedakan!

~~~~~~~~~~~

Hahaha!

Melatih diri harus dilakukan Sendirian khan?

TAPI!

Meski Sendirian, si praktisi harus mempersenjatai diri dengan berbagai Kiat supaya juga bisa maju.

Enggan bertanya saat ragu-ragu?

Mungkin karena tak enak merepotkan orang lain ATAU
tak ingin menunjukkan kebodohan diri sendiri karena CONGKAK!


Salam semuanya.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Wednesday, February 20, 2013

Ucapanmu Melambangkan Dirimu! [1]



Ditulis oleh Lotuschef – 11 Februari 2013
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: You Are What You Say! [1]

Di malam tahun baru, seorang fashi menyapaku: “Lian Chu, bagaimana mungkin kamu belum mati?”

Orang ini dulu turut berpartisipasi dalam ujian Menembakkan Anak Panah, dan Guru mengatakan padanya bahwa sudah cukup dekat tapi masih harus bekerja keras.

Tapi, teman-teman memberikan informasi yang cukup miring mengenai dirinya setelah pernyataan dari Guru tersebut.

Ia akan menyelinap atau lari dari pekerjaannya atau tugas hariannya.
Banyak yang mencoba mencarinya untuk meminta saran darinya atau bercakap-cakap dengannya.

Ia harus pergi keluar, supaya tidak perlu mengerjakan berbagai tugas hariannya.

Aku sebenarnya ingin bicara apa di sini? :)

Fashi ini dengan pola pikirnya merasa bahwa analisaku terhadap berbagai pernyataan dan pengumuman dari Komite Pusat pasti akan membuatku di hukum mati (oleh Komite Pusat)!

Ya sama saja dengan orang lain yang terpaku pada keinginannya untuk mengendalikan orang-orang lain!
Masih belum paham apa itu Mengambil Kendali Atas Hidup dan Mati Diri Sendiri!

Saat seseorang bersungguh-sungguh dan tulus dalam melepaskan semua harta duniawi dan meninggalkan rumah (renunsiasi), ia juga menyadari apa itu Kebijaksanaan Kesetaraan!

Kenapa kita sampai harus memberikan hidup kita pada orang lain untuk dikontrol dan didikte?
Inikah yang Buddha ajarkan?
Pastinya bukan!!!

Aliran Satya Buddha hanyalah sekedar titik berkumpulnya para murid Buddha, untuk belajar dan saling berbagi Buddha Dharma demi memberi manfaat bagi semua insan.

Satya Buddha bukanlah Pengadilan yang menghakimi siapapun!

Memangnya kenapa aku harus mati karena Memberitahukan Kebenaran?

Bagaimana bila kamu mulai dengan lebih memahami Buddha Dharma dulu?

Dari pernyataan seperti itu, apakah teman-teman pembaca merasa kalau orang ini punya pemahaman akan Buddha Dharma yang sejati/otentik?
Dalam hal yang sama, apakah teman-teman juga merasa kalau orang ini punya pemahaman yang menyeluruh akan hal-hal yang dibacanya dari blog-ku?
Terlalu DINIKAH ia menjadi congkak atas pencapaiannya?
Dan setujukah bila seorang yogi sejati seharusnya tak congkak ataupun menginginkan hal tersebut?

Hehe!
Salam semuanya.

Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef