Showing posts with label 3 roda kesunyataan. Show all posts
Showing posts with label 3 roda kesunyataan. Show all posts

Thursday, November 3, 2016

Makanan yang Menyenangkan & Terjamin



Ditulis oleh Lotuschef – 3 November 2016
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: 安乐茶饭 Secure & Happy Meals



华严经 - 贤首品第十二之二
有胜三昧名安乐,能普救度诸群生,放大光明不思议,令其见者悉调伏
所放光明名善现,若有众生遇此光,必令获益不唐捐,因是得成无上智。
彼光示现于诸佛,示法示僧示正道,亦示佛塔及形像,是故得成此光明。
又放光明名照曜,映蔽一切诸天光,所有闇障靡不除,普为众生作饶益。
此光觉悟一切众,令执灯明供养佛,以灯供养诸佛故,得成世中无上灯。

~~~~~~~~~~~~~~

Setiap hari saat kamu sedang makan, pernahkah kamu memikirkan mereka yang miskin hingga tak mampu memberi makan dirinya sendiri dan keluarganya?

Bagi orang-orang miskin, kamu bisa mendanakan makanan ataupun uang untuk memberi makan mereka.

SEDANGKAN untuk para arwah yang miskin?
Kamu memberikan persembahan bakaran dan lain sebagainya…

Poin penting dalam memberikan persembahan bagi para arwah dan orang miskin adalah Dengan Bodhicitta & mempraktikkan Konsep 3 Roda Kesunyataan三轮体空.

Hahaha!
Bila kamu memendam rasa marah dan tak senang atas barang yang kamu danakan, maka kamu tidak tulus!

Lalu bagaimana kamu mengharap para penerimanya bisa menikmatinya serta merasa bahagia dan terjamin?

Bertukar peran atau yang Mahaguru Lu ajarkan sebagai Pertukaran Status yang Mutual, merupakan sebagian dari Bodhicitta!
Yaitu meletakkan dirimu di dalam posisi orang lain, dan mencoba merasakan apa yang kiranya mereka rasakan!

Oh! Tentunya kamu harus ingat bahwa Bodhicitta merupakan salah satu faktor utama untuk mencapai Nirwana!

Namun sayangnya Persembahan merupakan salah satu hal yang banyak orang tak mau bersusah payah untuk mempelajarinya dengan benar!


Salam Metta,


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef


Monday, March 7, 2016

Berdana Tanpa Pamrih



Karya tulis Mahaguru Lu: 蓮生活佛 > 師尊文集 > 75_真佛法中法 > 大供養的口訣 - 佈施無求
Diterjemahkan ke Bahasa Inggris dengan anotasi oleh Lotuschef – 3 Maret 2016
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: 佈施無求 Dana Without Motive


Beberapa bagian dipilih dan diterjemahkan ke Bahasa Inggris oleh Lotuschef.


Di atas ini: Kantong-kantong berisikan persembahan untuk para arwah terlantar, dewa kota dan dewa bumi. Dana persembahan yang selalu ada di setiap sesi upacara Pure Karma.


Di atas: Menambahkan persembahan Wewangian ke dalam dana persembahan. :)
Di bawah: Membakar dana persembahan setelah upacara selesai.


Dana bukanlah pembayaran atas barang atau layanan yang diberikan; ia diberikan dari lubuk hati.

Mengutip dari artikel Meaning of the Pali Word "Dana":

Praktik Dana (Kemurahan Hati)
Di dalam tradisi agama buddha, berbagai ajaran diberikan secara Cuma-Cuma karena mereka dianggap tak ternilai; di dalam tradisi agama buddha kita juga mempraktikkan dana, atau kemurahan hati, dengan memberikan persembahan berupa uang untuk ajaran yang diberikan.

Dana bukanlah pembayaran atas barang atau layanan yang diberikan; ia diberikan dari lubuk hati. Kemurahan hatimu adalah pemberian yang bukan hanya mendukung para guru saja, namun juga Sangha, komunitas Dharma yang lebih luas, dan praktikmu sendiri pula.

Dana [daana]: Pemberian, kerelaan hati, persembahan, sedekah.
Secara khusus adalah memberikan salah satu dari 4 kebutuhan ordo monastik.
Pada umumnya, berarti kecenderungan untuk memberi, tanpa mengharap pamrih dalam bentuk apapun dari si penerimanya.
Dana adalah topik pertama di dalam pelatihan bertahap dari sistem yang dibuat oleh Buddha, yang pertama dari 10 paramita, salah satu dari 7 harta berharga, dan yang pertama dari 3 bhumi perbuatan yang berpahala.

~~~~~~~~~~~~

蓮生活佛 > 師尊文集 > 75_真佛法中法 > 大供養的口訣 - 佈施無求
Kunci Rahasia di dalam Persembahan Maha Mandala – Berdana tanpa pamrih.


 供養就是奉養的意思,對上的供養,含有親近、奉事、尊敬的意思,對下含有同情、憐憫、愛護的意思。

  我們的供物,一般是六種,即花、塗香、水、燒香、飯食、燈明。此六種表示佈施持戒忍辱精進禪定智慧。

  密宗的八供,再加「如意螺」、「沐浴水」即是。

  另外,尚有七供、廿七供、卅七供,依次第是「須彌山、東洲、南洲、西洲、北洲、日、月、八小洲、輪寶、象寶、馬寶、珠寶、將軍寶、玉女寶、主藏寶、寶藏瓶、寶山、寶樹、寶牛、粳米、大寶蓋、小寶蓋、持花女、持香女、持燈女、持塗女、嬉女、鬘女、歌女、舞女。」

  這其中的「八小洲」等於八供,合計卅七供。

  密宗的大供養法是:

  手結供養手印。

  觀想供品,印在腦海之中,先化為一排,再化為一面,再變為宇宙十方上下均是供品,無量無盡。

  心中默唸供養咒加持之:

  「嗡。沙爾娃。打他架打。衣打木。古魯拉那。面渣拉。堪。尼里耶。打耶咪。」

  再將手印觸天心散印。

  我們學佛者,當先修廣大供養,以這供養,供養上師三寶金剛護法,求其加被成就。其原則是天下所有須彌山、日月、四大部洲、七珍八寶。用想念的力量,加持咒語手印,一一化現如雲如海,重重無盡。

  這種供養是勝妙殊特。

  這種供養是清淨莊嚴。

  這種供養是廣大供養。

  供養印如下:二無名指相背立,次二中指平伸相叉,二小指平伸相叉,次以二食指鉤二中指,二大指按二小指之端。

  供養結束,所唸的「讚」是:

  須彌四洲並日月。

  化諸珍寶供養佛。

  種種莊嚴諸功德。

  願共眾生證菩提。

  我們學會「大供養的方法」,更要明白「大供養的口訣」,其實大供養的口訣,就是「佈施」與「無求」

  「佈施」就是以自己之所有施捨於人,
[Berdana] adalah dengan segala kepunyaan sendiri, diberikan kepada para insan dengan segala kemurahan hati,

第一種是財施,就是用財物去救濟疾病貧苦的人。
Jenis pertama adalah Berdana Kekayaan/Uang – menggunakan kekayaan untuk menolong yang miskin papa dan sakit-sakitan.

第二種是法施,就是用正法去勸人修善斷惡。
Jenis kedua adalah Berdana Dharma – menggunakan dharma yang benar/otentik untuk mengajar para insan supaya melatih kebajikan dan melepaskan kejahatan.

第三種是無畏施,就是不顧慮自己的安危去解除別人的怖畏。
Jenis ketiga adalah Berdana Keberanian, tiada rasa takut – adalah tanpa mengkuatirkan keselamatan diri sendiri, membebaskan para insan dari ketakutan.

  「佈施」就是為了度慳貪。
 [Berdana] adalah untuk menyelamatkan orang-orang yang pelit dan serakah.

  而「蓮生活佛」以為「無求」就是真正大供養的口訣,因為要度慳貪,就是「無求」也。

  如果「無求」,即心無所心,無求就無心,心無所依,因為心無依,也就妄念不起,不住不著,洞然清淨。

  「無求」是大供養中的無盡供養。

  「有求」是大供養中的有限福報。

  「蓮生活佛」請大家注意金剛經 (Sutra Intan) 的「妙行無住分」
第四:復次:「須菩提!菩薩於法,應無所住,行於佈施。所謂不住色佈施,不住聲、香、味、觸、法佈施。須菩提!菩薩應如是佈施,不住於相。何以故?

  若菩薩不住相佈施,其福德不可思量。須菩提!於意云何?東方虛空可思量不 ?」「不也。世尊!」「須菩提!南、西、北、四維、上、下虛空,可思量不?」「不也。世尊!」「須菩提!菩薩無住相佈施,福德亦復如是,不可思量。須菩提!菩薩但應如所教住!」

  「無住相佈施」就是「無求佈施」,是不可思量的。
[Berdana yang tak melekat pada wujud] adalah [Berdana tanpa Pamrih], sungguh tak terkira.

  「蓮生活佛」明白,我們行大供養法,若能無求供養,所得的福報也就像虛空 這樣的不可限量

  降伏妄心,在於「無求」。
Menekan hati yang pongah dan tak bertanggungjawab, adalah [Tanpa Motif/Mengharap Pamrih].

  大供養的真實口訣在於「佈施無求」。

~~~~~~~~~~~~

SUTRA INTAN 金刚经
Vajracchedika-prajna-paramita Sutra
金刚般若波罗密经


Kutipan:

妙行无住分第四
PRAKTIK YANG LUAR BIASA ADALAH DENGAN TAK BERSANDAR KEPADA APAPUN, Bagian ke-4

Lebih lanjut lagi, Subhuti,
复次,须菩提!

Pikiran seorang Bodhisattva jangan menetap di manapun saat memberikan sedekah;
菩萨于法,应无所住,行于布施,

yang maksudnya adalah, ia memberi tanpa pikirannya menetap di dalam wujud,
所谓不住色布施,

atau ia memberi tanpa pikirannya menetap di dalam suara, atau di dalam bebauan, atau di dalam rasa, atau di dalam sentuhan, atau di dalam berbagai hal.
不住声香味触法布施。

Subhuti, demikianlah bagaimana seorang Bodhisattva seharusnya memberikan sedekah, tanpa pikiran yang menetap di dalam pandangan yang salah mengenai wujud (laksana).
须菩提!菩萨应如是布施,不住于相。

Mengapa?
何以故?

(Karena) bila pikiran seorang Bodhisattva tak menetap di dalam wujud (laksana) saat mempraktikkan amal (dana),
若菩萨不住相布施,

Pahalanya akan tak terbayangkan dan tak terukur.
其福德不可思量。

Subhuti, bagaimana menurutmu? Mampukah kamu memikirkan dan mengukur luasnya ruang angkasa di sebelah Timur?
须菩提!于意云何?东方虚空可思量不?

Aku tak mampu, Bhagavan!
不也,世尊!

Subhuti, mampukah kamu memikirkan dan mengukur (semua) luas ruang angkasa di sebelah Selatan, Barat dan Utara, begitu juga di kiblat-kiblat peralihan, termasuk Zenith dan Nadir?
须菩提!南西北方四维上下虚空可思量不?

Aku tak mampu, Bhagavan!
不也,世尊!

Subhuti, (saat) seorang Bodhisattva melatih amal tanpa pikirannya menetap di dalam wujud,
须菩提!菩萨无住相布施,

maka pahalanya tak terbayangkan dan tak terukur.
福德亦复如是不可思量。

Subhuti, pikiran seorang Bodhisattva hendaklah berdiam seperti yang diajarkan.
须菩提!菩萨但应如所教住。

~~~~~~~~~~~~

Teman-teman berusahalah untuk menerjemahkan sisa artikel Mahaguru Lu ini!

Tiap kata ada makna pentingnya!

Jangan sampai terlewatkan!

Hahaha!

Ingatlah: Persembahan yang tulus dan sepenuh hati, tanpa mengharap pamrih!

Ingatlah: Bodhicitta – 3 Roda Kesunyataan 菩提心之三轮体空?

Hahaha!
Sudahkah kini kamu paham apa arti Persembahan?

Partisipasi di dalam homa puja, upacara memberikan persembahan, ataupun sesi sadhana bersama sungguhlah membawa manfaat buatmu, bukan Pure Karma.
Kita hanya berbagi kesempatan supaya kamu bisa memberikan persembahan dengan tulus!
Pure Karma tak butuh dukunganmu!
Juga Tak Berkewajiban mensubsidi partisipasimu pula!
Supaya tak menimbulkan Hutang lebih banyak, pastikanlah kamu selalu membayar penuh segala kebutuhanmu juga! :)

Mau melakukannya atau tidak, terserah pada pilihanmu!
Selalu, kembali pada pilihanmu sendiri!


Salam semuanya.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef


Saturday, November 15, 2014

Tugas Koan – Komentar [1]


Dibagikan dari masukan teman-teman beserta tambahan anotasi oleh Lotuschef – 14 November 2014
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: 公安作业 Koan Assignment – Comments [1]

Baca juga: Tugas – Koan



** Catatan: batas akhir mengirimkan komentar untuk tugas ini adalah Sabtu, 15 November 2014.

[--- Beberapa komentar untuk tugas koan.

Aku ingin memberikan beberapa pandanganku mengenai kasus ini.

Secara pribadi aku merasa kalau ZZ telah mencoba sebaik mungkin untuk mengaplikasikan konsep bodhicitta dengan ingin menolong para insan, tapi ada sesuatu yang agak mengganggu dengan hanya menolong para insan DI LUAR, yang artinya bukan mereka yang dari Ordo Satya Buddha. Tak jelas kenapa dia memilih untuk melakukan hal tersebut, apakah karena perselisihan atau alasan-alasan lain.

Satu lagi adalah saat Mahaguru memberikan tanggung jawab XX kepada si WW, bukan kepada si ZZ, menjadi cukup jelas kalau ZZ tak cocok untuk peran tersebut.
Mungkin kamu benar kalau dia suka memerintah karena mungkin merasa jadi orang penting yang pernah membantu pembangunan beberapa rumah ibadah. Suaranya perlu dipertimbangkan.

Dengan beberapa pointer berikut:
1.    Hanya menolong DI LUARAN
2.    Memastikan bahwa Dharma Satya Buddha terus disebarkan
Adalah hal yang bagus, tapi menurutku, kalau aku menjadi si ZZ, menolong berarti dengan melihat jodoh dan keadaan mau mengulurkan tangan tanpa membeda-bedakan.
Saat ada orang dari Dalam (menurut kasus) yang butuh pertolongan, ya akan jadi aneh kalau tak menghiraukannya.

Memastikan Dharma Satya Buddha untuk terus disebarluaskan juga bagus, tapi hal ini harus dilakukan sesuai dengan jodoh dan tingkat pencapaian mereka yang membabarkan buddha dharma, untuk memastikan versi buddha dharma Satya Buddha yang benarlah yang dibabarkan, begitu juga dengan mengukur kapasitas penerimanya.

Tak bisa mengajar dengan membabi buta.

Pertama, perlu menyadari tingkat realisasi diri sendiri; dan
Kedua, membabarkan dharma bukan dibatasi sebagai kewajiban dari murid-murid Mahaguru generasi awal saja, berhubung lamanya berlindung (bersarana) bukan jaminan murid tersebut punya keberhasilan/realisasi.

Kalau saja si ZZ bisa mengaplikasikan 3 Roda Kesunyataan, ia tak akan memperumit keadaan dengan menarik batas untuk menolong orang Luar dan orang Dalam, karena dari awal dia akan tahu bahwa semua insan adalah Satu adanya.
Kiranya ZZ hanya perlu membenahi  pola pikirnya sedikit lagi dan semuanya akan berubah menjadi lebih baik.
Melakukan amal untuk pendidikan dan para manula tentunya merupakan hal yang baik untuk dilakukan; dan ada banyak cara untuk beramal pula.

Salam. ---]

~~~~~~~~~

Tanggapan:

Komentar-komentarmu sudah tepat.

Tapi pertimbangkan juga bahwa ringkasan mengenai si ZZ ditulis oleh orang lain!
Hahaha! Jadi kita hanya bisa “Berasumsi” akan pandangan si penulis akan catatan sejarah si ZZ.


Kalau aku membaca si ZZ, memang sungguh ada unsur “kepemilikan” mengenai dirinya yang merasa perlu menjadi “pusat perhatian” dan menduduki “kursi pemimpin” juga!

Kulihat dia juga terpaku dalam berbagi dharma Satya Buddha menurut VERSI-nya sendiri!
Para relawan di sana juga kebanyakan bukan murid Mahaguru Lu.

Di dalam grup Whatsapp yang berisikan beberapa orang, ia menunjukkan kepada kami mengenai kunjungan yang dilakukan keesokan harinya setelah kunjungan kita!
Ia juga dengan tegas menuliskan bagaimana ia ingin semua kunjungannya dipersingkat! :)

Seperti Shimu, mengklaim telah mengabdikan 41 tahun untuk kesejahteraan Ordo Satya Buddha, namun orang-orang tak paham sama sekali bahwa dengan ia memaksa atau mendikte orang-orang sungguhlah bertolak belakang dengan ajaran Buddha!

Mengklaim kredit atas usaha diri dalam sebuah Pasamuan Umat Buddha atau acara amal, juga bertolak belakang dengan ajaran Buddha!

Hahaha!

Orang ini sungguh Tak Menunjukkan kalau ia percaya pada Mahaguru, dan juga belum paham tujuan dari beramal, serta definisi Pembabaran Dharma pula.
Dharma adalah berbagai macam cara atau metode!

Sayangnya tak banyak yang paham konsep dasar ini dengan benar! :)

~~~~~~~

Teman-temanku sekalian yang terkasih,
Aku sudah bertanya kepada banyak murid “apakah kamu mutlak 100% percaya dan beriman pada Mahaguru Lu?” dan jawabannya selalu 100% percaya pada Mahaguru Lu!

Hahaha!

Mari kita pelajari data yang diberikan di dalam Koan ini.
Saat Mahaguru menugaskan orang lain untuk mengurus badan amal tertentu, dan bila kamu percaya 100% kepada Mahaguru, maka kamu tak akan merasa bahwa semua usaha dan kerja kerasmu di masa lalu menjadi sia-sia.

Kamu harus mengakui bahwa [Mahaguru tahu yang terbaik!]

Karena memang begitulah seorang Guru Akar akan bertindak kepada semua muridnya, tanpa memperhitungkan seberapa banyak usaha dan waktu yang kamu pikir telah dedikasikan untuk membabarkan dharma!

Juga perlu dicatat bahwa: Sebenarnya Tak Ada “Dharma Satya Buddha” juga!

Jadi ternyata Diri Sendiri-lah yang menciptakan berbagai diskriminasi atau pandangan Dualisme akan “Buddha Dharma”!

Sayangnya, banyak yang tak sadar bahwa “Buddha Dharma” hanyalah metode, sekedar cara untuk menolong semua insan; dan cara-cara ini juga banyaknya tak terhingga.
Tapi harus diketahui bahwa semua cara tersebut akan sangat spesifik dan disesuiakan dengan setiap individu!
Kamu membaca Sutra Avatamsaka?
Semua yang pernah kutulis dan bagikan, dijelaskan dengan sangat baik di sutra yang mengagumkan tersebut!

Orang yang menuliskan sejarah si ZZ sedang mencoba untuk membenarkan usaha si ZZ.

Tapi mari kita lihat dari sudut pandang [Amal]!
Konsep 3 Roda Kesunyataan dari Bodhicitta, akan menjelaskan apa arti [Amal] dari perspektif Buddha dengan sangat baik.

Ingin mencapai Kebuddhaan, berarti si sadhaka harus punya pola pikir yang sama dong? :)

Benar sekali! Beramal ke orang dalam dan orang luar Ordo Satya Buddha, merupakan dualisme.

Membuat program untuk semua aktivitas amal hanya dari sudut pandang satu orang saja, sudah menjadi semacam Keterpakuan!

Kalaupun yang ditulis mengenai si ZZ di atas adalah benar, boleh dibilang ZZ telah menyia-nyiakan waktunya selama bertahun-tahun sebagai murid Mahaguru Lu!

Hahaha!
Kamu baca ringkasan ceramah Mahaguru dari situs TBS yang ditulis oleh para VM?
Mereka seperti ZZ dan banyak lainnya, sungguh Tak Punya Iman yang Absolut kepada Guru Akar mereka sendiri, oleh karenanya gagal mempelajari berbagai dharma yang diperlukan untuk Menyelamatkan Diri Mereka sendiri, dan tentunya, tak tahu cara untuk menyelamatkan orang-orang lain pula!

Lalu?
Bagaimana dengan membaca Aura?
Kamu hanya perlu melihat satu kuncinya – Penuaan!
Sungguh!
Mahaguru bilang kalau seseorang akan menjadi lebih muda atau awet muda saat menjalani pelatihan dalam berbagai tingkat menuju Kebuddhaan!
Jadi kalau kamu ternyata malah sakit-sakitan, menua dengan cepat, punya raut wajah yang tak bersahabat:... berarti kamu sungguh tersesat atau kelenger berat!

Bagaimana halnya dengan Pahala? Mohon renungkan akan 3 Roda Kesunyataan!

Bila pemikiranmu akan Amal dan Pembabaran Dharma ternyata lebih membawa kerugian daripada kebaikan, maka lebih baik berhenti saja dan jangan lakukan apapun!


Salam semuanya. 



Lama Lotuschef

Related Posts:


Wednesday, November 12, 2014

Pembalasan Karma Memang Mengerikan


Ditulis oleh Lotuschef – 12 November 2014
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: 可怕的因缘果报 Karmic Returns Are Scary

Ada banyak arwah yang masuk ke dalam Api Homa, dan yang di bawah ini juga banyak yang berada di sekitar api. Cobalah perbesar dan kamu akan bisa melihat seseorang yang mengenakan jaket dan topi berbahan bulu.


Lihat-lihatlah api-api homa berikut dengan baik.


Dan ini adalah pemandangan saat sesi Abhiseka di Vajragarbha Seattle.
Banyak dari para murid tersebut yang tak mendengarkan apa yang Mahaguru Lu ajarkan!
Pikirannya terlalu penuh oleh berbagai hal yang mereka kira paling dibutuhkan!
Hahaha! Padahal Mahaguru bilang supaya: Membentuk Mudra, Melakukan Visualisasi, dan Menjapa Mantra Yidam yang bersangkutan!


Di bawah ini: Para arwah yang beruntung dan berjodoh untuk mendapatkan penyucian di dalam Api Homa saat sesi puja api homa Pure Karma di Hong Kong. Mereka semua terseberangkan ke Tanah Suci.


Lokasi puja di Hong Kong entah bagaimana terwujud dalam 3 hari pencarian.
Kenapa di lokasi itu?
Begitulah, karena Mahaguru ingin kita menolong para arwah gentayangan di sekitar daerah tersebut!

Karma sungguhlah menakutkan!

Mereka para murid Mahaguru Lu, banyak yang masih tak mampu mendengarkan dan melatih seperti yang beliau ajarkan!
Bila ditanya apa alasannya: Rintangan karmanya terlalu banyak, oleh karenanya tak bisa menerima Susu Dharma dari Mahaguru!

~~~~~~~~~~~~~~

AA: 法師,我吾係問事��
��
��
,請法炸。
1,如果我朋友成日瞓吾到,失眠,佢又無皈依,佢要我幫佢,我可吾到佢家唸大悲咒,灑大悲水,觀想吽字做結界嗎?另外用護摩香水做結界嗎?
2,我妹入伙新屋,坊間係拜四角,但師尊教是吾祗做給結界,灑淨呢,還有買一些供品供土地神呢 ?
因為我唸好同們都吾知道��
��
��
BB: 我諗幫人之前自己做好結界為重中之重��
 師尊在書中曾提到不少經歷幫了人之後引來麻煩,不過師尊是師尊,法力無邊,護法力強��


[--- 1.  AA punya seorang teman yang menderita Insomnia. Temannya belum berlindung (bersarana), dan meminta pertolongan dari AA.
AA bertanya apakah ia bisa menjapakan Maha Karuna Dharani dan memercikkan air mantra tersebut, melakukan visualisasi bija aksara [Hom] untuk melakukan perlindungan area. Atau bisakah kiranya dia menggunakan wewangian yang diberkati saat sesi puja untuk membentuk perlindungan area.

2. Saudari si AA pindah ke tempat tinggal yang baru, perlukah berdoa di empat sudut?
Tapi Mahaguru mengajarkan untuk tak hanya membentuk perlindungan area dan memercikkan air untuk menyucikan lokasi saja, masih harus memberikan persembahan untuk para dewa bumi.
Ia bilang kalau dia sudah selesai melakukan penjapaan, tapi teman-temannya tak menyadarinya.

BB bilang ada beberapa kasus di mana setelah menolong orang lain, si penolong malah tertimpa banyak masalah.
Jadi perlu membentuk perisai diri sebelum menolong.
Mahaguru punya kesaktian besar dan mampu menolong tanpa terkena dampaknya. ---]

~~~~~~~~~~~~~

Hehe!
Pesan di atas datang saat aku sedang menulis artikel ini!
Waktu yang sangat pas!

Mahaguru bilang bahwa Hutang Karma atau Rintangan Karma seseorang akan selalu mengikuti orang yang bersangkutan!

19-1-2012 中阴身 Bardo


死往何处

死亡并非意味全盘毁灭,乃为另一生命之肇始。人亡故后,随三种力量而去。

1、随业而去:随所造善恶业中最重者投生。
2、随念而去:意即随起心动念而去。举例言之:一人每日瞋恚愤怒,此发怒之力量(念头)胜过其他,以瞋心将化作火,此人临命终极易堕地狱。
3、随习气而去:习气极难断。初始,我人制造习气,日积月累,我人遂为习气所控制。就物理学上而言,即为「惯性作用」。]

{瞋(梵文:dveṣa,巴利文:dosa,藏文:zhe dang),又作瞋恚、瞋怒、恚、怒,佛教术语,指愤怒、厌恶、侵略他人等。}

Setelah mati, lalu pergi menuju ke mana?

Kematian bukan berarti semuanya hancur lebur, tapi merupakan awal kehidupan lain. Saat meninggal, ada 3 kekuatan yang menentukan seseorang nantinya harus pergi ke mana:

  1. Mengikuti pengaruh karma orang yang bersangkutan: Bereinkarnasi sesuai dengan karma baik atau karma buruknya yang paling dominan.
  2. Mengikuti pikiran orang yang bersangkutan: Pikiran bergantung pada gerakan hati (pikiran) seseorang. Sebagai contoh: Bila setiap hari punya emosi [dvesa – kebencian – amarah], kekuatan amarah tersebut akan mengesampingkan pikiran-pikiran lainnya, sehingga hati yang penuh amarah tersebut akan berubah menjadi api dan membuat orang tersebut jatuh ke Neraka saat meninggal dunia.
  3. Mengikuti kebiasaan orang yang bersangkutan: Kebiasaan adalah hal yang paling sulit diubah. Pada awalnya, seseorang menciptakan kebiasaan, dan sejalan dengan waktu, semua kebiasaan akan terakumulasi dan mengendalikan orang tersebut.
    Secara biologis, istilah ini dinamakan [Efek Kebiasaan].

~~~~~~~~~~~

Jawabanku untuk AA & BB:

Meminta untuk menolong seorang teman sudah masuk ranah Konsultasi Pribadi, karena AA ingin tahu untuk tujuan pribadi! :)
Tapi sekarang mari kita coba mengingat lagi apa yang Mahaguru telah ajarkan sampai saat ini.

Di Hong Kong, aku yakin sekali telah membahas bagaimana tiap individu harus menanggung karmanya sendiri-sendiri.

(1) Mengenai penyakit, Mahaguru bilang mereka adalah buah karma sendiri yang telah matang!
Dan si penderita yang bersangkutan harus secara aktif mau [meminta maaf], kemudian [berjanji untuk tak mengulanginya], dan [memperbaiki diri].

(2) Pindah ke lokasi atau tempat tinggal yang baru:
Ada beberapa yang meletakkan tungku bakaran arang di ke-empat sudut lokasi baru.
Kita bisa menggantikannya dengan Abu Homa. Lalu juga meletakkan sebagian dari abu homa tersebut ke dalam tungku dupa di altar kalau ada.
Wewangian yang telah diberkati saat sesi puja juga bisa digunakan untuk membangun perlindungan area ataupun diri.
Dupa dan berbagai persembahan lainnya untuk para arwah dan dewa bumi di sekitar area sangat dianjurkan.

Namun, saat seorang teman meminta tolong, sungguhlah bijaksana untuk mengajarkan teman tersebut cara menolong dirinya sendiri: mereka harus secara aktif [meminta maaf], lalu [berjanji untuk tak mengulangi], dan kemudian [berubah untuk menjadi lebih baik].
Si teman harus melakukan penjapaan sutra dan melimpahkan pahalanya untuk semua insan.

Sudah bersarana ataupun belum, bukan masalah di sini.
Justru yang penting adalah apakah si subjek rela mau Bertobat atau tidak!
Bila si subjek benar-benar membutuhkan pertolongan, maka ia akan melakukan hal-hal yang dibutuhkan untuk menolong dirinya. :)

Jangan terburu-buru menolong tanpa mengingat 3 Roda Kesunyataan (三轮体空) di dalam Bodhicitta (菩提心):
  1. Tiada si pemberi
  2. Tiada si penerima
  3. Tiada materi yang diberikan

Karena saat seseorang tak punya pikiran yang mengharap pamrih, maka ia tak akan perlu menanggung segala konsekuensi karma dari mereka yang ditolongnya!
Begitu juga saat ia memasukkan semua insan ke dalam [Daftar yang ditolong], maka ia juga tak akan terpengaruh oleh konsekuensi karma berhubung telah memberikan pertolongan!

Hahaha!
Ingat-ingatlah apa yang Mahaguru telah ajarkan, dan jangan bertanya hal-hal semacam ini lagi.
Belajarlah untuk mencari dari dalam batin sendiri, dan latihlah kebiasaan yang bagus dengan selalu merasa berkecukupan, itu karena semua Buddha selalu berkecukupan dan berkelimpahan sehingga mampu memberi pula!


Salam semuanya.

Lama Lotuschef

Related Posts: