Sunday, June 3, 2012

[03-06-2012] Fire Puja 2 June 2012


The session was well attended and once again we had a great time!
The following photos are courtesy of Lotus Helen.
Enjoy!!!
Come join us next session!
For details. please refer to Notice & event page on this blog.
[more photos from Flickr window].
:)

Amituofo
Pure Karma
Lama Lotuschef
True Buddha School

Saturday, June 2, 2012

[02-06-2012] Padmasambhava – Menjelaskan Bodhicitta


Dibagikan oleh Lotuschef – 12 Mei 2012
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Padmasambhava – Bodhicitta [1] & [2]


Dakini Teachings
Diambil dari buku “Dakini Teachings – A collection of Padmasambhava’s Advice to the Dakini Yeshe Tsogyal” (Ajaran-ajaran Dakini – Sebuah Kumpulan Saran dari Padmasambhava kepada Dakini Yeshe Tsogyal), dipublikasikan oleh Rangjung Yeshe Publications.

Bodhicitta – Ajaran mengenai Pembangkitan Bodhicitta yang digunakan sebagai Jalan Pelatihan


Yang mulia Guru Padmakara adalah manifestasi pancaran dari Buddha Amitabha. Beliau yang telah melatih pikirannya dalam banyak sutra Mahayana, mencintai semua insan bagaikan seorang ibu yang mencintai anaknya yang semata wayang. Selalu berkarya demi kesejahteraan para insan, Beliau adalah pengemudi yang mengantarkan semua insan di alam samsara menuju ke nirwana. Tanpa diminta, Ia akan memberikan instruksi ajaran kepada semua yang perlu ditundukkan. Penuh dengan welas asih, Ia adalah raja dari semua bodhisattva.
Saat Beliau tinggal di Gua Benteng Singa di Monkha, saya, Putri Tsogyal dari Kharchen, membangkitkan Bodhicitta, hati yang diarahkan pada pencerahan tertinggi. Setelah mempersembahkan mandala yang berisi bahan-bahan berharga kepada sang guru agung, saya membuat permohonan berikut: Emaho! Maha guru, Engkau telah mengajarkan bahwa dengan melatih cinta dan welas asih kepada semua insan, tujuan utama dari ajaran-ajaran Mahayana adalah untuk melatih Bodhicitta. Lalu, bagaimana kita harus bertindak dalam melatih Bodhicitta tersebut?
Sang guru menimpalinya: Tsogyal, bila setelah memasuki Mahayana, kamu tidak melatih Bodhicitta, kamu akan jatuh ke dalam kendaraan-kendaraan (yana) yang lebih rendah. Oleh karenanya sungguh penting untuk selalu membangkitkan pikiran yang diarahkan kepada pencerahan tertinggi dan mengerahkan segenap tenaga untuk melatih memberi manfaat kepada para insan lain.
Sungguh tak terhitung banyaknya penjelasan mendetil yang telah dibabarkan di dalam Sutra dan Tantra Mahayana. Bila Bodhicitta dijelaskan secara ringkas sesuai dengan ajaran-ajaran tersebut, maka ia diulas menjadi 3 bagian:
Pelatihan luar; pelatihan dalam; dan pelatihan rahasia.

Putri Tsogyal bertanya: Bagaimanakah dengan metode-metode pelatihan luar?
Sang guru menjawab: Ada 12 poin mengenai pelatihan luar.
  1. Esensi/inti dari pelatihan Bodhicitta:
    Adalah hasrat untuk mencapai pencerahan tertinggi bersama dengan sumpah untuk mencapainya demi membebaskan semua insan dari siklus samsara.
  2. Pembagiannya adalah sebagai berikut:
    Sutra-sutra menjelaskan berbagai macam pembagiannya, namun secara singkat ada 2 hal: aspirasi (niat) dan aplikasi (pelaksanaan). Aspirasi adalah harapan untuk memberikan kesejahteraan kepada para insan, tapi itu saja belum cukup. Sungguh penting melakukan tindakan nyata untuk memberi manfaat kepada para insan. Namun sepertinya cukup sulit bagi orang yang penuh prasangka yang belum bebas dari egoisme untuk bisa membangkitkan Bodhicitta.
  3. Definisinya:
    Munculnya sikap altruistik dalam diri yang sebelumnya belum pernah muncul. Sikap ini tidak akan muncul pada para insan yang belum mengumpulkan pahala kebajikan.
  4. Karakteristik orang yang bersangkutan:
    Orang yang melatih Bodhicitta harus memiliki karakteristik tertentu. Ia harus punya niat untuk menjalankan ajaran Mahayana, tidak seperti para shravaka dan pratyekabuddha. Karena memiliki kecerdasan yang tinggi, ia harus sepenuhnya bebas dari keraguan. Ia harus berlindung (bersarana) kepada seorang guru dan Tri Ratna dan harus merasa lelah akan ajaran-ajaran yang salah atau rendah mutunya. Ia harus secara alamiah damai dan lembut. Rakyat Tibet malah memusuhi Dharma, para menterinya berpikiran jahat, rajanya mudah ditipu; hanya ada sedikit saja yang cocok menjadi penerima ajaran Mahayana. Tsogyal, bebaskan dirimu dari keberpihakan terhadap teman dan musuh.
  5. Obyek tempatmu mengambil sumpah:
    Obyek tempatmu mengambil sumpah Bodhicitta haruslah seorang guru yang punya aspirasi Mahayana dan pikirannya penuh dengan cinta dan welas asih. Ia haruslah seorang guru yang tidak bertindak demi keuntungan dirinya sendiri bahkan dalam sekejappun, dan yang selalu menjaga sila-sila tanpa melanggarnya. Di jaman yang penuh kegelapan ini, orang pasti akan terjatuh ke tangan Mara kecuali dia mengikuti seorang guru yang berkualifikasi.
  6. Upacara pengambilan sumpah ini:
    Dengan telah mengatur persembahan besar di hadapan Tri Ratna pada penanggalan bulan tanggal 15 atau 18 di bulan purnama di tahun dan bulan yang penuh keberuntungan, berikan hormat kepada sangha. Persembahkan ganachakra (perjamuan tantrik) kepada yidam. Persembahkan torma yang beragam kepada para dakini, pelindung dharma, dan roh-roh alam. Berikan semua barang milikmu dan kumpulkan pahala kebajikan dalam jumlah besar. Di malam yang sama, persembahkan dana inisiasi kepada sang guru. Dengan penuh hormat pada sang guru, si murid harus mengumpulkan pahala kebajikan lewat sarana 7 aspek mulia……..
  7. Manfaat dari pelatihan ini:
    Akan mengembangkan hal-hal berikut. Terangkat di atas para shravaka dan pratyekabuddha, kamu masuk ke dalam majelis praktisi Mahayana. Emosi-emosimu yang mengganggu, berbagai kesalahan tindakan, dan kegelapan batin akan tecabut dari akarnya yang paling dalam. Semua perbuatan tubuh, ucapan dan pikiranmu yang luhur akan menjadi sumber penyebab semua hal yang bermakna dan pengumpulan pahala yang luas akan menjadi sempurna di dalam dirimu. Kamu akan selalu dijaga oleh para Buddha dan Bodhisattva serta Pelindung Dharma yang agung. Semua insan akan mencintaimu bagaikan anak mereka sendiri dan kamu akan menjadi nyaman untuk dipandang. Kamu tidak akan pernah terpisah dari ajaran-ajaran Mahayana. Singkatnya, kamu akan dengan cepat mencapai berbagai kualitas Kebuddhaan yang unggul dan tersadarkan akan pencerahan yang sejati dan sempurna. Begitu tak terbayangkannya kualitas-kualitas tersebut. Oleh karenanya teruslah gigih dalam hal ini.
  8. Alasan melatihnya:
    Sebenarnya kamu bisa mencapai pembebasan lewat dirimu sendiri, lalu kenapa kamu harus membebaskan semua insan dari samsara? Karena mereka semua adalah orang tuamu, hutang budimu sebegitu besarnya, dan begitulah kamu perlu melatihnya untuk membayar kebaikan mereka. Kebaikan mereka meliputi pembentukan dasar dari hidup dan tubuhmu; membesarkanmu dari masa kanak-kanak dengan makanan dan minuman yang terbaik; rela menanggung semua sakit dan kesulitan demi kebaikanmu; menyayangimu lebih daripada diri mereka sendiri, lebih daripada jantung mereka sendiri. Terlebih lagi, mereka memberimu dengan kekayaan dan harta benda, mendidikmu, menghubungkanmu dengan Dharma yang mulia dan masih banyak lagi. Karena budi baik orang tua yang sungguh besar ini, kamu harus membebaskan mereka semua dari samsara. Karena semua insan punya modal dasar – inti pencerahan, maka kamu juga terhubung dengan mereka dan oleh karenanya harus membebaskan mereka semua dari samsara. Tsogyal, kalau kamu mengharapkan kebahagiaan demi dirimu sendiri, kamu tidak punya hubungan ke Kebuddhaan yang sempurna.
  9. Kekurangan bila tidak melatihnya:
    Akan terjatuh ke tingkat shravaka atau pratyekabuddha, kamu akan terhalangi saat ingin mencapai pencerahan agung; semua tindakan yang kamu lakukan akan sia-sia; semua jasa pahala yang kamu kumpulkan di masa lampau akan habis; kamu akan dirintangi oleh roh-roh; insan lain akan menjadi bermusuhan dan tidak menyukaimu. Pendek kata, semua harapanmu tidak akan pernah terpenuhi dan masih banyak lagi. Begitulah kekurangannya tiada batas. Tsogyal, sungguh menggelikan bila mengharap menjadi pengikut Mahayana tapi tidak punya Bodhicitta.
  10. Sila-silanya:
    Ada 2 jenis sila yang perlu dipegang. Untuk sila-sila Bodhicitta Aspirasi, kamu harus terus-menerus melatih Bodhicitta dengan niat untuk tidak meninggalkan para insan.
    Yang kedua, sila-sila untuk Bodhicitta Tindakan dijelaskan dalam 3 poin berikut:
    a) Sepuluh hal tak luhur/bajik yang harus ditinggalkan.
    b) Sepuluh hal luhur/bajik yang merupakan obat penawar.
    c) Sepuluh paramita yang harus dijalankan.
  11. Garis pembatas antara kehilangan dan memiliki Bodhicitta:
    Momen sumpah Bodhicitta adalah sebagai berikut. Karena telah mengumpulkan pahala kebajikan yang sangat luas, saatnya muncul pikiran bahwa kamu harus bisa menyejahterakan para insan lewat memurnikan pikiranmu sepenuhnya, maka itulah di mana kamu mendapatkan sumpah Bodhicitta setelah tiga kali pengucapan ritual yang lengkap. Momen kehilangan sumpah Bodhicitta adalah saat pandangan yang salah muncul di dalam pikiranmu atau saat mencela Tri Ratna, begitulah pelanggaran dari latihan Bodhicitta. Jadi sungguh penting untuk mengerahkan tenaga sambil terus menjaga kesadaran dan berhati-hati.
  12. Metode memperbaikinya saat telah rusak:
    Kalau kamu merusak sila-sila akar, kamu harus mengambil ulang sumpah tersebut seperti yang telah diinstruksikan sebelumnya. Kalau kamu merusak sila-sila cabang, kamu harus mengakuinya di hadapan Guru atau Tri Ratna.

Bodhicitta Dalam
1. Esensi – 2. Definisi – 3. Pembagian – 4. Karakteristik si praktisi – 5. Obyek dari mana kita mengambilnya – 6. Upacara penerimaan – 7. Manfaat pelatihannya – 8. Alasan melatihnya – 9. Kekurangan bila tidak melatihnya – 10. Poin-poin yang harus diperhatikan.

Pelatihan Rahasia
1. Esensi – 2. Definisi – 3. Pembagian – 4. Karakteristik si praktisi – 5. Obyek dari mana kita mengambilnya – 6. Upacara penerimaan – 7. Efek pelatihannya – 8. Alasan melatihnya – 9. Kekurangan bila tidak melatihnya – 10. Poin-poin yang harus diperhatikan – 11. Garis pembatas antara kehilangan dan memilikinya, serta cara memperbaikinya bila rusak.

Di sinilah tidak ada yang namanya usaha karena sebenarnya kamu pada asalnya tidak pernah terpisah darinya dalam 3 masa.
Tsogyal, Aku telah meringkas penjelasan dari semua sutra, tantra, naskah-naskah suci, dan instruksi oral ke dalam cara-cara luar, dalam, dan rahasia untuk membangkitkan bodhicitta.
Maka latihlah mereka!
Bawalah serta mereka dalam jalan pelatihanmu!
Seraplah mereka ke dalam hatimu!
Selaraskan dirimu dengan makna-maknanya!
Karena mereka adalah akar dasar dari ajaran-ajaran Mahayana.

Begitulah Beliau menjelaskan.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Teman-teman pembaca yang terkasih, lakukanlah riset untuk hal-hal di atas.
Saya hanya mengekstrak garis besarnya saja.
Teman-teman bisa membeli buku ini juga. Banyak ajaran-ajaran yang sungguh berharga di dalamnya.
:)

Amituofo
Pure Karma
Lama Lotuschef
True Buddha School

[02-06-2012] Guru Knows Best – 9 Vehicles


From Facebook:
N: Hi fashi, …….. Is retreat going smooth?
LC: Yup. Read the articles I wrote this period? If they are good n in tune with guru’s weekly speech then Retreat is Truly Great. 
N: I got to read your articles via this slow blackberry hahaha. :)
The recent ones somehow guided me in some way… in such perspective that matured me in some way.
GM always provides helps to us.
Thanks again for your writings

LC: Doing another one now. Hehe
LC: Hi dear, the 9 vehicles is important. hehe! u know how to pick them and prioritize. cheers 
N: Last night I scanned fast the details of the stages and came into conclusion that Guru has somewhat blended the teachings into one that we don’t really have to be confused into segregating ourselves into which level we are in.
As you said, His inlaid steps of sadhana are complete from the very beginning.
However, this article is great. In the future you can put some details of the related stage(s). It will truly help students to understand more of what are required.

Reply: 
Hahaha!
Many overlooked or didn’t understand much of what they are doing during cultivation sessions.
What is it all about?
Why are we doing cutlivation?
Why must listen to One’s Root Guru closely?
When One truly appreciates Guru’s teachings & guidances, just practising the 4 Immeasurable Visualization; Vows and Mantra, One can already practice Bodhicitta; Transformation & Astral Projections…..
Yes! Just a part of the Sadhana like the 4 Immeasurable Practice.
Just know that Guru said: To cultivate properly and successfully, Cultivator need to have Visualization; Mudra and Mantra.
Happy cultivating!
:)
Amituofo
Pure Karma
Lama Lotuschef
True Buddha School

Friday, June 1, 2012

[01-06-2012] Sembilan Kendaraan


Ditulis oleh Lotuschef – 18 Mei 2012
Diterjemahkan oleh Lotus Nino


Berikut adalah urutan tingkatan yang Guru bicarakan di ceramah dharma baru-baru ini.
Si penulis juga menjelaskan bahwa klasifikasinya bisa saja berbeda antar ordo, dan harap bacalah dengan pikiran terbuka sehingga tidak terlalu terpaku.
Semua materi tertulis maupun verbal harap digunakan secara bijaksana!
Dan jangan lupa untuk menggunakan prinsip-prinsip dasar dalam ajaran agama Buddha.
Amituofo!
Selamat membaca!!!
~~~~~

Sembilan Kendaraan

Bhs. Tibet: theg-pa rim dgu, yang artinya: sembilan kendaraan.
Ini adalah klasifikasi ajaran-ajaran agama Buddha alla Tibet.


Ajaran-ajaran Esoterik dari Vajrayana (Bhs. Tibet: rdo-rje-theg-pa) “Kendaraan Berlian”, juga dikenal sebagai Mantrayana (Bhs. Tibet: sngags-kyi-theg-pa) “Kendaraan Mantra”.
Tantra Tinggi atau Tantra Dalam (Bhs. Tibet: nang rgyud)
9. Ati Yoga (Bhs. Tibet: shin-Tu rNal-’Byor) atau Tantra Non-Dualis (Bhs. Sansekerta:advitiatantra); sering dikenal sebagai Dzogchen (Bhs. Tibet: rDzogs-Pa Ch’en-Po) “Maha Kesempurnaan” (Bhs. Sansekerta: mahasandhi).
8. Anu Yoga (Bhs. Tibet: rJes-Su rNal-’Byor) atau Tantra Ibu (Bhs. Tibet: ma-rgyud; Bhs. Sansekerta: matryoga).
7. Maha Yoga (Bhs. Tibet: rNal-’Byor Ch’en-Po) atau Tantra Ayah (Bhs. Tibet: pha-rgyud; Bhs. Sansekerta: pitryoga)
Tantra Rendah atau Tantra Luar (Bhs. Tibet: phyi rgyud)
6. Yoga Tantra (Bhs. Tibet: rnal-’byor-pa’i rgyud)
5. Carya Tantra (Bhs. Tibet: spyod-pa’i rgyud) atau Upa Yoga (Bhs. Tibet: gnyis ka), “Tantra perilaku luar dan dalam” (Bhs.  Sansekerta: ubhaya).
4. Kriya Tantra (Bhs. Tibet: bya-ba’i rgyud) atau Kriya Yoga (Bhs. Tibet: bya-ba) “Yoga Aksi”.
Ajaran-ajaran Eksoterik (Bhs. Tibet: mdo-lugs) dari Sutra-sutra Buddhis.
3. Mahayana (Bhs. Tibet: theg-pa chen-po) “Kendaraan Besar”, juga dikenal sebagaiBodhisattvayana (Bhs. Tibet: byang-chub sems) “Kendaraan Para Insan Yang Tercerahkan”.
2. Pratyekabuddhayana (Bhs. Tibet: rang gyal-ba’i theg-pa) “Kendaraan Buddha yang mencapai pencerahan sendiri”, bagian dari Hinayana (Bhs. Tibet: theg-pa dman-pa) “Kendaraan Kecil”.
1. Sravakayana (Bhs. Tibet: nyan-thos-pa’i theg-pa) “Kendaraan Pendengar”, bagian dariHinayana (Bhs. Tibet: theg-pa dman-pa) “Kendaraan Yang Lebih Kecil”

Catatan mengenai narasumber:
Pada umumnya, “Sembilan Kendaraan” yang dipaparkan di sini adalah sebuah pembagian dari semua sistem ajaran spiritual ke dalam sembilan jalan atau kendaraan (Bhs. Sansekerta: yana; Bhs. Tibet: theg-pa) yang berasal dari tradisi Nyingma – tradisi Buddhisme Tibet yang paling tua.
Namun supaya para pembaca bisa memahaminya dengan lebih mudah, saya juga telah menambahkan banyak istilah untuk ajaran-ajaran yang berasal dari tradisi lainnya. Para pembaca juga harus ingat bahwa bukan hanya Nyingma saja, tapi Vajrayana secara umum, punya pandangan yang agak bias terhadap Buddhisme non-Vajrayana berikut ordo-ordonya; dan menganggap ajaran-ajaran mereka sendiri sebagai yang lebih canggih (begitu juga dengan kebanyakan agama lainnya). Begitulah maka muncul istilah “Kendaraan Yang Lebih Rendah” untuk menunjuk Hinayana.
Pembagian dan istilah yang dipaparkan di sini telah dikumpulkan dari berbagai macam sumber yang kebanyakan dilengkapi dengan daftar pustaka. Saya terutama sangat berhutang budi pada karya-karya Keith Dowman, John Myrdhin Reynolds, John Shane dan Giuseppe Tucci; meski para penulis tersebut sama sekali tidak bertanggung jawab atas paparan saya di sini.
Juga mengingatkan para pembaca bahwa tiap ordo menggunakan cara pembagian yang (sedikit) berbeda, dan menganggap beberapa naskah lebih penting daripada naskah lainnya. Sebenarnya Tantra Buddha utama yang mana yang masuk ke tingkat dan kelompok mana, adalah sebuah pertanyaan yang sering menjadi perdebatan di antara para ordo. Banyak catatan yang penjelasannya juga berbeda-beda. Ordo Gelugpa punya pandangannya tersendiri mengenai pembahasan “masalah” ini, dan hal tersebut bisa ditemukan di dalam Fundamentals of Buddhist Tantras [Dasar-dasar Tantra Buddha] karya mKhas grub-rje (1385-1438) yang diterjemahkan oleh F. D. Lessing dan A. Wayman).

Amituofo
Pure Karma
Lama Lotuschef
True Buddha School



Refuge for Earth Deities & Spirits

From Sn:-

Thanks Fashi..

Aiya why it never come across my mind of helping them take refuge in GM?  Haha..

Really feel happy for them being able to take refuge in GM :)

These are the address : xxxxxxxxxxx

Can let me know the cost so that I can pass it to you on this Saturday’s Fire Puja?

I will also contribute 10% of my nett commission of these 2 properties to Charity upon closing.

Amituofu

 

From Lotuschef:-

Hehe!

Dear Sn

Give the person a fish, it will replete his hunger for that meal.

However, teaching him to fish, he will not starve for the rest of his life!

At closing, I hope the commission use to sponsor supplies for Charities be given yewsin to buy supplies and we get them blessed by guru at our fire puja first

Currently, we have an ongoing program to buy supplies for Charities to distribute to needies after we get them blessed by Guru at fire puja sessions first

guiyi gongyang to guru is minimum S$10 each

the incense pack is $8 each

please state amount u wish to gongyang Guru

We have to learn to share Guru's greatness with all sentient beings, my dear.

cheers

Comments:-

Helping deities and spirits take refuge in Guru is Sharing Dharma, a form of Bodhicitta.

Making a wish to donate a percentage of income to charities, is making a Bodhicitta wish to alleviate sentient suffering.

Let us learn from Lotus Sn.

Cheers all. :)

Amituofo

Pure Karma

Lama Lotuschef

True Buddha School

 

Titles - Comments

Hi Fashi

Ha7.."talk about people and people will talk about you"

That sentence above is funny. Cant stop smiling, he/she got no idea at all about the article and also Fashi's intend. Just read one article doesnt mean we know.everything. Yeah, it's okay lah for the feedback.

I think that article is good esp for fellow disciples who mostly are seeking "external" help. They need to be observant. Not to be blind by those titles and etc.

I know nothing about other Tantra sectors yet have no interest for knowing this that reincarnation. Just knowing GM is definitely more than enough + Lotus Born. He7..

Cheers all,



Lotuschef: he means that I am talking bad about someone so others will in turn talk bad about me!

he respected and admire a ceratin master very much

hahaha! fighting other's battle and an imaginary one too

poor ignorant soul

a rinpoche said he is not a monk but no choice have to take charge of  A temple as he is the chosen one, he is still reluctant to leave the lifestyle he had in the “outside world”

as guru said, mental enlightenment still need to physically cultivate

he7ha7

cheers all

--------------------------------

Hahaha! Just remembered meeting a student that day and he was surprised to see me.

He heard rumours that I am attending to "my" Malaysia chapter's affair in Johor, and will not be residing in Singapore.

Lotus Jingyi is right that people do talk.

It is indeed sad that PEOPLE have time to fabricate stories with no basis just to pass time or for showing that they are in-the-know of others' activities as  if they are very close to the Subject they talked about.

I would like to add that except for those that attend Pure Karma's activities  regularly or read my blog - lotuschef.org regularly; any others are just fabricating from nothing.

Fabricating UNTRUTHS is breaking Precept of Lying, one of the 5 topmost Precepts.

I humbly advice all to chant and dedicate more Dharani then waste time fabricating untruths.

Amituofo

Pure Karma

Lama Lotuschef

True Buddha School

Mobile Cemetery


Terjemahan Bahasa: Pemakaman Berjalan

Animal Realm © Rigpa Wiki


Posted by 禪風 on Facebook

Translated to English by Lama Lotuschef



還沒吃素的師兄姐請聽我說
Fellow students that have yet to go on vegetarian diet, please listen to me

你覺得殯儀館恐怖嗎
You find funeral parlors scary?

夜晚沒開燈,陰深深的....風一吹又覺得冷
No lights in the night, deeply chilling … feels cold when the wind blows

很恐怖吧,對吧!!
Very scary, right!!!

你覺得亂葬崗可怕嗎
Do you feel that mass graves are scary?

夜黑風高,又有狗哀嚎....樹一搖鬼影重重
When night is dark and windy, plus dogs whining…. Trees swaying layers of ghostly shadows

超可怕的,是吧!!
Extremely scary, right!!!

我想大家膽子都很大,一定不覺得哪有甚麼
I believe that all have great guts, sure do not put weight on these

呃....是不是寫反了
O… writing with opposite meaning?

其實,我沒有寫反. 真的!!!!
Actually I did not. Its true!!!

這些都不是世上最可怕的地方These are not the scariest on earth
其實世上最可怕最恐怖的地方 There are more scary ones
就是你!!! That is you!!!

為什麼呢? Why?
因為你是一座移動墳場啊 Because you are a walking/mobile cemetery!

想想看!多少雞,鴨,魚,牛,羊,豬,蝦,蟹,等眾生,都埋在你的肚子裡
Think! How many chicken, duck, fish, cow, lamb, pig, shrimp, crab, …. Sentient beings have been buried inside your stomach?

大地埋葬屍體都會立一個碑
A plaque or tombstone will be erected for earth burial

你瞧瞧你身上立了多少墓碑
Consider how many such tombstone have been erected within your body

而且一個墓穴只埋一個
And each earth pit buries one

你卻埋了千千萬萬的屍體
However, you buried thousands upon thousands of corpses

你不覺得可怕嗎,所以叫移動墳場不為過吧
Don’t you feel scared?
Therefore it is not exaggerating to be named as a mobile cemetery?

搞了半天. 原來自己就是一座靈骨塔
After all this while, in actual fact you are a pagoda-like structure for bone relics.

不是嚇你的,可也別被自己嚇到.....移動墳場!!!
Not trying to frighten you, but don’t get frighten by yourself ….. mobile cemetery!!!

---

Comment:

Lama Lotuschef:

Hahaha! Sounds scary??? However, remember to do bardo deliverance for all before you eat. Deliver all spirits of animals, insects, germs or bacteria.... that way, you are no longer a walking cemetery!

Amituofo