Showing posts with label imbalan. Show all posts
Showing posts with label imbalan. Show all posts

Thursday, October 2, 2014

Kuliah Subuh – Tercerahkan Lalu Ditahbiskan


Ditulis oleh Lotuschef – 1 Oktober 2014
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: 早课 Morning Lesson – 开悟就出家 Enlightened Then Get Ordained



“师尊说我开悟了, 我就出家当上师。”
“Saat Mahaguru mengatakan aku telah tercerahkan, maka aku akan ditahbiskan dan menjadi Shangshi (Vajra Master).”

Hahaha! Seberapa sering kamu mendengar kata-kata tersebut dari para teman murid?

Menyedihkan sekali karena saat kamu benar-benar Tercerahkan, maka Ditahbiskan ataupun tidak, bukan masalah sama sekali!

Tapi cara pikir yang mengatakan kalau Ditahbiskan HANYA BILA Mahaguru mengatakan kamu sudah tercerahkan – adalah orang awam yang pikirannya sungguh tersesat!

KENAPA?

Karena di dalam Sutra Hati dituliskan: 心经,[以无所得故、菩提萨埵].
[Justru karena tak ada yang dicapainya, Bodhisattva yang bersandar pada Prajnaparamita tak punya rintangan di dalam hatinya].


Mengutip dari 蓮生活佛開示蓮生活佛講心經以無所得故,菩提薩埵 :

[也就是說菩薩,「菩提薩埵」四個字的意思是菩薩的意思,那麼「以無所得」,在我們以前談過的,也就是說這個宇宙當中這個原來的自性,原來的佛性,本來就是你自己的,那麼因為是你自己的,你既然明心見性了以後,你還有什麼得呢?
這本來就是你自己的,所以你根本就沒有得。
所以有一句話講,假如講有所得,就不是菩薩。

就是因為無所得,所以你才是菩薩。

當觀世音菩薩,觀自在菩薩在入甚深禪定的時候,祂最後所看見的,祂所講出來的這個心中心的這個話,也就是開悟的話,就是說一切都無所得;所以心經裡面才有這一句話,以無所得故菩提薩埵。]

Terjemahan dalam Bahasa Inggris dengan mengutip dari USA Shaolin Temple – The Heart Sutra (The Prajnaparamita-Hrdaya Sutra) English Translation:

[Begitu juga, tak ada kebenaran akan penderitaan, akan penyebab penderitaan, akan berhentinya penderitaan ataupun akan jalurnya.
Tak ada yang namanya kebijaksanaan, dan tak ada apapun yang perlu dicapai.
Justru karena tak ada yang dicapainya, Bodhisattva yang bersandar pada Prajnaparamita tak punya rintangan di dalam hatinya.
Dan karena tak ada rintangan, maka tiada apapun yang ditakutinya; dengannya ia melompat jauh melampui segala khayalan dan mencapai Nirwana Terakhir.]


Bukankah seharusnya ini menjadi pola pikir MENDASAR yang harus dipelajari oleh mereka yang tulus melatih diri?

Tapi mau bertanya: Sudah punyakah kamu? :)

Hahaha!

Saat kamu mengejar “Gelar” dan “Kemuliaan” serta mendamba imbalan material, atas semua hal yang kamu lakukan; maka dengan sedih harus memberitahumu: kamu sangat sangat sangat tersesat atau boleh dibilang tertidur pulas!

Apa kiranya aku membuat banyak orang marah saat mengatakan kepadamu semua “Saatnya sadar diri!”?

Sungguh perlukah kamu Marah saat ada orang yang mencoba menarik tanganmu dari hisapan lumpur dunia ini?

Dengan Mahaguru mengajarkan Dharma Maha Kesempurnaan ini, bukankah sudah saatnya kamu lebih memperhatikan apa yang beliau ajarkan, dan melakukan riset atas apa yang telah beliau ajarkan?

Hahaha!
Aku MENGGONCANG zona nyamanmu?

Kamu masih terus memegang erat sesuatu yang kamu telah ketahui selama berpuluh-puluh tahun ini?

Lalu bagaimana?

Memberitahumu satu kiat lagi: Merelakan dan meninggalkan semua Persoalan Duniawi!

Oleh karenanya dengan segala kerendahan hati menyarankanmu: Kembalilah pelajari ajaran-ajaran Mendasar terlebih dulu!
Di blog ini juga telah dipublikasikan seri-seri “Kembali ke Ajaran Dasar”, silakan membacanya. :)


Salam semuanya.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Related Posts:


Sunday, February 9, 2014

Lotuschef Membahas Bodhicitta


Ditulis oleh Lotuschef – 10 Januari 2014
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Lotuschef in Bodhicitta


Dari arsip email:

[--- Fashi sayang,

Papa si AA ada masalah hernia dan butuh dioperasi. Berhubung biaya operasi cukup mahal, apakah bisa ditolong dengan menggunakan fu atau cara lain?

Mereka dari keluarga katolik dan tak percaya pada hal-hal seperti mantra dan fengshui.
Mamanya terakhir kali menderita osteoporosis yang cukup parah dan aku ingat Guru punya fu untuk menyembuhkannya, tapi berhubung dia tak percaya jadi aku tak bisa membantunya dengan memintakan fu kepada Guru hahaha.

Apakah mungkin masih bisa ditolong?

Salam. ---]

---


Teman-temanku sekalian yang terkasih, mari kita renungkan apa yang bisa dilakukan untuk permintaan di atas.

  1. Keluarganya menganut agama Katolik dan tak percaya pada mantra, fengshui, fu, ...
  2. Osteoporosis? Terakhir kali? – jadi masalah ini sudah terjadi tanpa kesembuhan yang berarti atau memang sudah sembuh?
  3. Biaya operasi yang mahal, apakah ada alternatif seperti fu atau lainnya?
  4. Kini, dengan 3 hal di atas, mari kita bantu saja!

Email di atas cukup jelas menunjukkan bahwa banyak dari kita yang sering TERLIBAT SECARA EMOSIONAL!

Hahaha!

Poin-poin di atas juga cukup kontradiktif dan disimpulkan dengan “tak masalah dengan hal-hal tersebut, mari kita bantu saja!”

Memang benar Guru punya sebuah fu yang bernama "铜身铁骨" – badan tembaga tulang besi; yang beliau dapatkan dengan merujuk pada "通天之书" – Buku yang mampu berkomunikasi dengan Langit, sebuah buku yang diberikan oleh Maitreya, kalau aku tak salah ingat.

Fu tersebut dipakai untuk mengobati Shimu yang menderita osteoporosis sangat parah atau sumsum tulangnya telah berongga, dan tak mampu menopang badan atau dalam skenario terburuk adalah tulang akan retak dan pecah.

Sebagian besar murid yang memohon fu ini telah melihat mujizat penyembuhan atas penyakit mereka atau keluarga mereka yang telah berumur.

Namun, permintaan ini hanya bisa disampaikan ke Vajragarbha Taiwan atau Seattle dengan memohon pada Bunda Emas (Yaochijinmu) di altar aula utama, dengan melempar sepasang kayu yang berbentuk mirip bulan sabit.

Lalu orang yang akan menggunakan fu ini harus menjapa mantra Guru sebanyak 1080x sebelum meminum atau menggunakan fu ini untuk pengobatan.

Tentunya ketulusanmu adalah KUNCI kemanjuran fu tersebut.


Mengutip Wikipedia – Hernia:

[Hernia, atau yang lebih dikenal dengan turun berok, adalah penyakit akibat turunnya buah zakar seiring melemahnya lapisan otot dinding perut. 

Berasal dari bahasa Latin, herniae, yaitu menonjolnya isi suatu rongga melalui jaringan ikat tipis yang lemah pada dinding rongga. Dinding rongga yang lemah itu membentuk suatu kantong dengan pintu berupa cincin. Gangguan ini sering terjadi di daerah perut dengan isi yang keluar berupa bagian dari usus.

Ada berbagai macam hernia, dan masing-masing membutuhkan cara penanganan atau pengobatan yang berbeda-beda pula.]

Hernia bisa ditahan dengan menggunakan korset atau alat lain dan bisa merupakan alternatif yang lebih baik daripada harus dioperasi, bila kesehatan pasien tak baik atau biaya pengobatan merupakan masalah yang lebih pelik daripada ketidaknyamanan karena hernia itu sendiri.


Saranku?

Bodhicitta – Guru baru saja menjelaskan Kunci Penting yang Atisha pelajari dari Gurunya, Serlingpa, di Jambi – Indonesia.

“Pertukaran status atau posisi secara mutual.”

Bayangkan! Bila kamu yang menderita hernia di mana dokter mengharuskanmu untuk dioperasi namun kamu tak mampu membiayainya.
Kamu “melebur” ke dalam diri si penderita tersebut dan kamu bersadhana untuk memohon berkat dari Guru Akarmu dan para dewata.
Si penderita itu akan mendapatkan berkat tiap kali kamu bersadhana dengan cara ini! :)

Atau, kamu melatih sadhana Guru Yoga; dan sebagai Guru, kamu memberkati si penderita itu dengan sinar suci yang membersihkan dan kemudian memancarkan sinar tersebut kepada semua insan juga. :)

** Jangan lupa, ingatlah selalu akan keberadaan para musuh karma si penderita itu. Berkati mereka juga dengan sinar yang banyak nan terang!


Inilah Bodhicitta, dan faktor utamanya adalah Buddha Dharma. Dengan waktu dan usaha yang sedikit = ia sudah merupakan Sumber Daya itu sendiri; dan dengan Tak Mengharap Pahala atau Imbalan, kamu melakukannya lalu melupakannya, tiada yang dilekati.

Bodhicitta punya 3 faktor utama:
  1. Sumber Daya 财施
  2. Dharma 法施
  3. Tiada mengharap Pahala/Imbalan, dan tak melekat pada pekerjaan yang (telah) diupayakan无谓施


Salam semuanya.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef



Related Posts: