Showing posts with label dewata. Show all posts
Showing posts with label dewata. Show all posts

Monday, October 16, 2017

Bocah Teratai?



Ditulis oleh Lotuschef – 15 Oktober 2017
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Lotus Child 莲花童子 ?


Mengutip dari artikel Bocah Teratai 莲花童子 [2]:

[--- Utamanya, mulai amatilah orang-orang yang telah ditahbiskan dan berikrar untuk mendedikasikan hidup mereka untuk TUHAN/BUDDHA. Mereka melakukan yang terbaik dalam misinya mengentaskan penderitaan dan memberikan kebahagiaan bagi para insan.
Hahaha! Jangan salah kira bahwa hanya yang beragama Buddha saja yang bisa menemukan Kodrat Buddha dirinya, siapa saja yang mampu mendedikasikan segala miliknya demi kebaikan para insan, mendukung dan membimbing mereka di jalan yang sama, akan bisa mencapai tahapan Suciwan dan lebih tinggi lagi.

Apa itu Bocah Teratai?
Adalah ia yang mampu mempertahankan kesuciannya meski berada di dalam “kubangan lumpur” dunia ini, ia mampu mencuat dan memancarkan sinar kesucian tanpa noda.

Bagaimana cara mengenali seorang bocah teratai?
Topik yang sangat luas! Harus dengan mengamati anak-anak kecil lebih dekat.

Salah satunya adalah Keluguannya.
Sukacita yang muncul darinya, yang orang-orang dewasa anggap sebagai hal yang tak penting.
Sifatnya yang Riang Gembira.

Cobalah amati anak-anak kecil!
Hahaha! ---]

~~~~~~~~~~~~~~~

Mengutip dari artikel Bocah Teratai [3]:

[--- Ia yang tersenyum dan penuh kedamaian, sifat lugu dan santai seorang anak yang menarik perhatian orang-orang.
Kesederhanaan!
Anak-anak kecil masih suci, justru orang dewasalah yang merasa bahwa mereka butuh ini dan itu sehingga menodai kesucian anak-anak.

Seperti kita semua, selalu merasa butuh ini dan itu, dan untuk mendapatkannya sampai harus membuat diri dan orang-orang lain juga turut menderita.

Kalau membaca artikel tentang Sarira dan Keserahakan; Hak Istimewa untuk Bersantap Bersama…; orang-orang merasa harus punya hal-hal itu! ---]

~~~~~~~~~~~~~

Mengutip dari artikel Lotuschef membahas Penyadaran / Realisasi:

[--- Teman-temanku yang terkasih,
Tercerahkan, tersadarkan, terbangunkan, … semua ini bergantung pada diri sendiri, pada ketekunan usaha sendiri, pada seberapa banyak karma buruk yang telah dibersihkan!

Seorang Yogi Sejati – ialah yang tak melekat pada perselisihan dunia dan tak mendamba hal-hal duniawi yang merintangi orang-orang seperti mereka di dalam Komite Pusat!

Apakah Lotuschef telah tercerahkan, sampai pada Realisasi dan menemukan Buddha Sejati? :) ---]

~~~~~~~~~~~~~~

Hahaha!
Berhubung Mahaguru Lu menjelaskan berbagai kriteria seorang Bocah Teratai (Padmakumara) untuk membedakan dengan yang GADUNGAN, aku juga hendak mengatakan hal yang sama: DULU JUGA AKU SUDAH BERITAHU!
Hanya saja kawan-kawan tidak mempercayaiku!

Dari saat paling awal aku berlindung (bersarana) kepada Mahaguru Lu, aku sudah mulai membantu orang-orang yang disesatkan oleh PARA GADUNGAN!

Bukannya mendengarkan perkataanku perihal KEBENARAN, malah banyak dari kawan-kawan yang memilih untuk mendengar Administrator TBS dan mengucilkanku!

Perihal altar-altar yang “Kotor”?
[1] Aku bertemu dengan seorang murid dari Brunei, auranya sungguh gelap.
Saat menyetir pulang seusai bertemu dengannya, aku mendapatkan visi penglihatan mengenai altar di kampung halamannya.
Aku sarankan dia untuk mencari master supaya menyucikan altar tersebut berhubung yang duduk di dalam rupang-rupang itu bukanlah para dewata!
Ia sempat mencoba memintaku untuk mengatur ulang altar tersebut tapi akhirnya tidak jadi berhubung aku hanyalah seorang reverend baru!

[2] Altar saudaraku di kantornya di Pontian, Malaysia.
Yang duduk di sana adalah roh-roh hantu dan terutama yang berada di dalam rupang Shakyamuni menampilkan wajah seperti seorang gangster!

[3] Altar seorang murid yang di lehernya terlihat warna hijau gelap melingkar seperti jeratan tali. Ia membayar banyak master dari TBS untuk mengatur altarnya tapi tak ada satupun yang efektif!

[4] Altar di rumah ibadah cabang Ipoh tempat aku memimpin Homa. Yang duduk di dalam rupang-rupang tersebut bukanlah pada dewata!
Hal lucunya adalah seorang Vajra Master pada tanggal 13 April memimpin homa Jambhala Kuning dan tidak melihat ada masalah dengan altar di sana!
Dengan persetujuan dari pemilik rumah ibadah tersebut, dan dibantu oleh teman-teman yang menyertaiku, aku kembali mengatur altar di sana!
Sebenarnya yang kulakukan adalah menyucikan altar dan kembali mengundang para dewata yang bersangkutan untuk hadir dan duduk di sana!

[5] Seorang murid menunjukkan gambar altar di rumahnya. Aku bilang ada yang salah dan berjanji untuk melihatnya saat kembali berkunjung ke Hong Kong dan bila ada sisa waktu!
Di sana aku menyucikan altarnya dan juga altar milik seorang murid yang tinggal di dekatnya!
Murid ini punya pesaing bisnis yang berniat tidak baik yang menggunakan “Ilmu Hitam” untuk memerangkap bisnis si murid dengan banyak cermin!
Aku menyarankannya untuk mengubah pengaturan barang-barang jualannya. Hasilnya? Si pesaing tak mendapatkan bisnis sama sekali dalam satu hari penuh!
Si pesaing kemudian menutup tokonya jam 2 siang, dan saat kembali buka di keesokan harinya, peletakan cermin-cerminnya sudah diatur ulang!
Yang aku lakukan kemudian adalah membuat jala kubus dengan Mantra 9 Aksara Acala untuk membungkus toko si pesaing!
Dengan cara ini, tak ada hal jahat bisa keluar dari tempat itu, dan tak ada hal jahat yang bisa memasukinya pula!

Selalu ingat: Kita tidak mencelakai siapapun dan turut mencegah supaya tak ada orang yang bisa mencelakai orang-orang lain pula!

Kamu melatih Bodhicitta!

Jadi?
Sebelum kamu membuat berbagai kebohongan dan mengumpat Lotuschef, LEBIH BAIK kamu sadar bahwa kamu sedang menciptakan karma buruk yang MALAH akan mencelakai dirimu sendiri!


Salam Metta,

Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef


Friday, March 10, 2017

Mempekerjakan Hantu Untuk Menyelesaikan Urusan



Ditulis oleh Lotuschef – 3 Februari 2017
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: 用鬼办事 Execute Matters Using Ghosts


Di bawah ini: Orang-orang berbagi kisah pengalaman mereka Menggunakan Hantu!


Baca juga: Aku Membuat Perjanjian Dengan Setan [2E]

Mengutip dari artikel Aku Membuat Perjanjian Dengan Setan:

[--- Senin, 3 Januari 2011

Ini adalah kisah nyata dan bukan pengalaman pribadiku.

Saat aku mengalami kebangkrutan, seorang venerable membantuku dengan melakukan beberapa ritual. Sungguh aneh tiba-tiba aku menjadi milyader secara praktis hanya dalam semalam saja. Oleh karena hal tersebut maka aku memutuskan untuk memberikan dukungan finansial kepadanya dan aktivitas-aktivitasnya tanpa terputus.

Istriku lalu bertemu dengan seorang venerable lain. Venerable ini mengajukan pertanyaan yang aneh kepada istriku: Bila dukungan finansial darimu digunakan untuk merugikan para venerable lain, apa yang akan kamu lakukan?
Aku dan istriku memutuskan untuk mengabaikan pertanyaan tersebut dan tetap melanjutkan dukungan kami kepada venerable yang membuat kami kaya. ---]

~~~~~~~~~~~~~~~~~

Di atas adalah asal-muasal kisah XX!
Ada dua orang Lotus Ungu yang dianugerahi gelar Vajra Master dan berasal dari negara ini. :)

Menurut Mahaguru Lu, XX berhasil ber-YOGA dengan Para Hantu!
Lotus Ungu yang satunya lagi?
Belum berhasil mencapai Yoga dengan Guru Akar!

Aku bertemu lagi dengan saudari sedharma yang sama di bandara sekitar 3 tahun lalu.
Suaminya diguna-gunai oleh 2 orang wanita dan ia memberikan sebagian besar uangnya kepada mereka!
Yang ini jelas sekali Kreditur dalam wujud Hantu telah datang untuk Menagih Pinjaman!

Hahaha!
Pertama kalinya aku bertemu saudari sedharma ini sekitar pertengahan 2010.
Dan sungguh sulit mengharap setiap orang untuk percaya kepadaku, seorang murid yang masih berumur kurang dari 2 tahun dan apalagi menjadi reverend juga belum sampai setahun! :)

Aku bahkan beritahu dia bahwa ada yang salah dengan altar di rumah ibadah setempatnya. Tak ada dewata yang duduk di patung-patung yang dipajang di altar tersebut! :)
Aku tak pernah melihat altar tersebut sebelumnya maupun mendatangi negara tempat rumah ibadah tersebut berada.
Hanya membaca dari aura saudari sedharma tersebut.
Ia seperti menghabiskan banyak waktunya untuk membantu di rumah ibadah tersebut!

Hahaha!
Aku menyarankannya supaya mencari VM untuk menyucikan altar tersebut dan kembali mengundang para dewata untuk hadir di sana.

Tapi kalau dilihat kembali, kedua VM dari kota ini adalah 2 lotus ungu!

Tahun 2010, Mahaguru mencoba untuk mengangkat masalah rumah ibadah tersebut lewat diriku!
Kemudian seperti yang akhir-akhir ini beliau tuliskan, bila beliau terus-terusan diam perihal aktivitas XX, TBS akan menjadi “Ordo Hantu Sejati”!

Menurutmu ada berapa banyak umat dengan Iman yang absolut nan kokoh kepada Mahaguru Lu yang juga merupakan Buddha Hidup?

DAN, yang kamu butuhkan hanyalah bersadhana dengan sungguh-sungguh seperti yang diajakarkan oleh Mahaguru Lu.

Orang-orang yang menuduh XX telah menjerumuskan mereka ke dalam Neraka, seharusnya sadar bahwa Neraka muncul dari Hati mereka sendiri!

Menyucikan altar di rumah ibadah atau tempat tinggalmu?
Tak ada gunanya!
Justru kamu harus menyucikan “Altar Tubuhmu” [身坛城] terlebih dulu!


Salam Metta,

Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Thursday, September 22, 2016

Tanda-tanda Peringatan!



Ditulis oleh Lotuschef – 20 September 2016
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: 警告迹象 Warning Signs!


Mengutip dari Lotuschef in Chat – Learning Discernment [2]
(Lotuschef Bercakap-cakap – Belajar Ketajaman Pengamatan [2]):

[--- Orang-orang bisa saja mengarang-ngarang cerita untuk mengelabui mereka yang rentan, dan sama sekali tak perlu menguatirkan kredibilitas ceritanya tersebut!
Sewaktu RD membagikan video-nya dan ia bilang bahwa aku mirip dengannya, aku kaget sekali! :)
Bagaimana Dia & Aku dibilang mirip?
Dia tak segila aku! :)

Namun cerita-ceritanya terlalu gila tanpa memiliki landasan Buddha Dharma yang kuat.
Ia meramu cerita untuk orang-orang yang berpikiran duniawi dan sayangnya ia juga punya pola pikir yang sama!

Ia melakukan Upacara Penyucian selama >4 jam, sambil memegang dorje ia terus-menerus mendentingkan lonceng!
Sedangkan aku melakukannya hanya dalam Satu Menit saja! Dan di waktu yang sama menyelimuti bumi pertiwi ini!

Bicara mengenai konsep Mahamudra? Sepertinya ia tak punya pengetahuan tersebut! ---]

~~~~~~~~~~~~~

Mengutip dari Lotuschef in Chat – Learning Discernment
(Lotuschef Bercakap-cakap – Belajar Ketajaman Pengamatan):

[--- LC: Banyak artikel lama yang sekarang bisa dibahas kembali dan dijelaskan dengan lebih baik karena Mahaguru membahas Maha Kesempurnaan (Dzogchen) liao.
Menarik khan, kini dari sudut yang lebih definitif.
Kalau tidak, saat kamu memberitahu orang mengenai keterbatasan Mata Langit, sehingga hanya Mata Dharma atau Mata Kebijaksanaan yang mampu melihatnya…

Kamu bisa dihajar dan dilabeli sebagai orang yang super gila!
Hal-hal yang telah kutuliskan sebelumnya, sekarang terkesan lebih masuk akal dan berarti?
Hehe!
Nakal!

OS: Ya, tulisan yang bagus, tapi biarlah orang-orang mencernanya sesuai dengan tingkat pengetahuan mereka, 
“Mau” memahami atau tidak juga sepenuhnya pilihan mereka.

LC: Segala hal harus melihat ketepatan waktu, dan hal itu merupakan bagian dari Jodoh Afinitas yang Buddha katakan! ---]

~~~~~~~~~~~~~~


Di atas ini adalah dokumentasi foto upacara homa Marici Bodhisattva, tanggal 1 November 2014 di Hong Kong.

Aku coba jelaskan kepada seorang murid supaya tak terlalu terpaku dengan kemampuan seorang VM!
Dan SM adalah satu darinya.
Murid RD juga menghabiskan waktu menjelajahi Facebook mencari “Berita” dan membagikan video dan ceramah SM kepadaku!
Namun kujelaskan kepadanya bahwa SM tak melatih Tantrayana.

Lalu?
Mahaguru Lu menjelaskan dengan sangat terang dalam ceramahnya yang terkini mengenai Siapa Sesungguhnya Mahluk yang kamu pilih sebagai Yidam!
Dewata atau jangan-jangan malahan Hantu?!

Mampu “Melihat”?
Aku ingat memberitahu SN, seorang murid lain, bahwa “mampu melihat” bukanlah kesaktian yang hebat lol! :)

Kamu ingat aku pernah menulis mengenai seorang Pembabar Dharma, Jiao-shou-shi, yang selalu menarik telinganya untuk mendapatkan “Informasi” di saat sesi konsultasi (Wenshi)?
Dan saat itu aku hendak mengunci para “informan”-nya supaya ia tak bisa terus memberikan pengaruh buruk kepada para insan!

TAPI, Mahaguru Lu menggelengkan kepalanya, jadi aku menahan diri untuk tidak nakal! :)

Mereka yang berkonsultasi atau datang untuk wenshi denganku, pernahkah melihatku menarik-narik telingaku?
Hahaha!

Apa rahasiaku?
Telah kutuliskan berkali-kali di dalam blog ini!

Keberhasilan Tubuh Pelangi 虹光大成就, karya tulis Mahaguru Lu, buku ke-3:
Kemunculan Cahaya Suci 净光出现.

Jadi, Meditasi merupakan satu-satunya cara untuk mencapai [Kemunculan Cahaya Suci] dan Proyeksi Cahaya Suci!

Jadi kamu lihatlah?!
Jauh lebih menguntungkan bila Mendengarkan Mahaguru Lu, bukan?

Hahaha!
Apakah aku menjelek-jelekkan orang lain?
Atau malahan Memberikan Petunjuk demi menyelamatkan mereka?

Mahaguru Lu sungguh mengasihani semua insan. Beliau memberikan berbagai sinyal peringatan untuk menyelamatkan mereka!
Oleh karenanya jangan pernah melepaskan tangan-NYA!


Salam Metta.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Sunday, July 31, 2016

Penagih Hutang Karma



Ditulis oleh Lotuschef – 31 Juli 2016
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: 冤亲债主 Karmic Negatives




Baca juga:

Ekstrak:
Yang satu adalah paket untuk musuh karma – untuk memberi sumber daya bagi para musuh karma – mengapa melakukan hal ini?

Yang satu lagi adalah persembahan kepada para dewata atas nama para musuh karmamu – mengapa melakukan hal ini?

~~~~~~~~~~~~~

[--- Hi sayang,
Sarana (lindungan) untuk para musuh karma – berarti semua musuh karma dari berbagai kehidupan lampau dan saat ini.
Jadi seorang arwah laki-laki dan 2 orang arwah perempuan sudah termasuk di dalam sarana tersebut, begitu juga saat kamu memberikan persembahan kepada mereka, ataupun atas nama mereka kepada para dewata.

Karma burukmu berat hingga wajahmu telah mengalami perubahan saat pertama kali aku bertemu denganmu.

Tapi dengan menghadiri upacara yang dipimpin Mahaguru Lu di Taiwan dan sepertinya juga sering hadir di rumah ibadah setempat, serta cukup cerdas, kuharap kamu bisa belajar hal-hal yang diperlukan untuk menyucikan dirimu.

Aku samar-samar ingat wajah suamimu, dan karma buruknya tidak seberat dirimu.

Sebenarnya, bersadhana adalah metode penyelamatan bagimu; dan kamu harus melakukannya dengan rutin dengan pemahaman yang benar akan tiap-tiap langkah di dalamnya.

Memberi persembahan kepada musuh karma tentunya akan membantumu untuk “mengajak mereka duduk bersama dan bermusyawarah”!
Mengenai bagaimana meyakinkan mereka akan ketulusanmu, itu terserah padamu.

DAN, kamu tak bisa hanya melakukannya sekali atau dua kali saja dan kemudian berpikir kalau masalahmu telah terselesaikan!

Seperti yang Mahaguru Lu katakan, “bersadhana adalah dilakukan seumur hidup!”

Dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, kita semua menciptakan dosa-dosa baru, baik yang secara sadar ataupun tak disadari dilakukan.

Oleh karenanya memerlukan sadhana pertobatan dan persembahan yang dilakukan setiap hari untuk mengendalikan karma buruk yang kita perbuat, hanya bila kita Melakukan Sadhananya dengan Benar!

Dan, bila beruntung, kita mungkin juga bisa sedikit mengurangi jumlah karma buruk kita dengan setiap sadhana yang dilakukan!

Solusi masalah ada di tanganmu sendiri.

Salam. ---]

~~~~~~~~~~~

Di atas ini adalah balasan surat kepada seorang murid yang mengalami masalah dengan para musuh karmanya.

Paket persembahan untuk musuh karma seharga $88/pak, direkomendasikan untuk: 
mereka yang masalah dengan para musuh karmanya gagal diselesaikan lewat usaha sendiri;
mereka yang biasanya baru mulai bersadhana – untuk membantu mereka “menyelesaikan hutang karma & memulai lembaran baru”;
mereka yang tak mampu menyelesaikan masalah-masalah yang diakibatkan oleh karma buruknya – seperti bayi, anak kecil, orang tua dan mereka yang tak mampu bersadhana karena masalah medis atau cacat.

Memberikan persembahan kepada para Musuh Karma bisa membantu “melunakkan” hati mereka, supaya setidaknya mau mendengarkan permintaan maafmu ketika persembahanmu cukup tulus di mata mereka.
Tidak ada gunanya kalau mereka tak siap untuk mengampunimu meski hanya sesaat saja.
Jadi bentuk persembahannya harus berupa sumber daya yang mereka idamkan atau butuhkan!

Persembahan teratai individual yang dipersiapkan oleh Pure Karma, adalah untuk dipersembahkan kepada para Dewata, memohon Berkat kesejahteraan!

COBALAH DIRENUNGKAN: Ketika kamu lapar, bisakah Berkat memenuhi perutmu (membuatmu kenyang)?
Bagi para arwah, kita perlu memuaskan kebutuhan materi mereka terlebih dulu, biarkan mereka menjadi senang sehingga mau mendengarkan atau bernegosiasi dengan kita!

Aku ingat pernah mendaftkarkan Sarana untuk musuh-musuh karma seseorang yang bukan murid/umat di upacara hari Waisak.
Apa yang terjadi?
Arwah-arwah itu kemudian mendatangi dan menanyaiku kenapa mereka dipaksa berlindung (bersarana) padahal musuh karma mereka malahan tidak!
Oh betapa marahnya mereka!

Hahaha!
Kuberitahu mereka bahwa Bersarana kepada Mahaguru Lu, seorang Buddha Hidup, bagaikan mendapatkan Paspor untuk pergi ke Tanah Suci!
Paket persembahan teratai dan kertas sembahyang untuk sarana, adalah tiket dan sumber daya untuk dipakai!
Jadi, mereka boleh memilih mau menerimanya atau tidak, dan terserah mau pergi ke Tanah Suci atau tidak.
Sama sekali tak ada paksaan! :)

Di Medan baru-baru ini, setelah sesi upacara homa, aku bercakap-cakap dengan orang tua seorang gadis kecil. Aku mengamatinya secara mendetil dan melihat saat arwah yang menempel di dalamnya muncul.
Gelombang berwarna abu-abu kehijauan mulai terlihat di pipi sebelah kanannya, dan ia mulai mengerang “Pain” (sakit).
Saat kuletakkan tanganku di atas gelombang abu-hijau itu, aku meminta musuh karma tersebut supaya mengampuni si anak, berhubung orang tuanya bersedia memberikan persembahan sebagai ungkapan permohonan maaf.
Rasa sakit itu kemudian segera menghilang.

Saat musuh karmamu menunjukkan bahwa mereka mau menerima persembahanmu dan rela memaafkanmu, barulah dan hanya mulai dari saat itu Penyeberangan Bardo akan mereka terima.

Membayar layanan Penyeberangan Bardo untuk mereka tanpa memastikan mereka bersedia memaafkan dan melupakan, sungguhlah tak ada gunanya.

Kamu harus ingat, di salah satu ceramah Mahaguru Lu di Taiwan, beliau mengatakan bahwa ada beberapa arwah yang menolak menaiki perahu dharma yang akan pergi menuju Tanah Suci?

Bila kamu mengikuti seri-seri Musuh Karma yang kutulis di blog ini dan juga ajaran-ajaran dari Mahaguru Lu, menyelesaikan masalah dengan Musuh Karmamu tidaklah susah.

Ingatlah selalu: Tulus dan dengan usahamu sendiri!

Kuharap aku telah menjelaskan dengan topik ini secara menyeluruh dan tak akan menjawab pertanyaan lebih lanjut mengenai topik yang sama. :)


Salam Metta,


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Sunday, June 29, 2014

Apakah Para Dewata Tahu Tentang Keberadaanmu? [佛菩萨认识你吗?]


Ditulis oleh Lotuschef – 26 Juni 2014
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: 佛菩萨认识你吗? Divinities Know You?



Baru-baru ini, sambil minum teh, aku bercakap-cakap dengan sepasang suami istri.
Kuberitahu mereka bahwa semua hal dalam pelatihan sadhana Tantra bergantung pada Guru Akar sebagai penghubung ke alam semesta.

Minggu kemarin aku sempat menjelaskan hal berikut saat sesi sadhana Pertobatan Vajrasattva:
Bahwa apa yang kamu punyai dalam kehidupan ini, atau semua sumber dayamu bergantung pada Jumlah Pahala [福报] yang kamu kumpulkan dari kehidupan sebelum ini.
Sebagai contoh: Kamu membawa (pahala) 10 juta dollar.
Lalu kamu menang satu lotere dengan hadiah 10 juta dollar dalam sekali undian.
Maka kamu tak punya sisa apapun setelah kamu menghabiskan 10 juta dollar itu!
Namun, bila kamu melatih Bodhicitta, atau kamu selalu beramal selama hidupmu, KAMU mendapatkan Pahala yang akan berlipat ganda dengan setiap perbuatan Amal yang kamu lakukan sehingga kamu akan terjamin selalu berkecukupan untuk bisa terus Beramal. :)

Mereka mengangkat topik [金母马上有钱法] Sadhana Bunda Emas untuk Segera Mendapatkan Uang.
Yang ini harus mendapatkan abhiseka dari Guru Akar.
Mahaguru juga sangat spesifik menjelaskan semua hal yang berhubungan dengan Sadhana untuk Mengucurkan Keberuntungan.
Para Dewata dan Dewa-dewa Keberuntungan tak akan menghiraukanmu karena Mereka Tak Tahu Keberadaanmu!
Bahkan juga meski lewat perantaraan Guru Akar, kamu harus sudah mengumpulkan sejumlah pahala keberuntungan yang relevan supaya kamu bisa diberikan kekayaaan atau sumber daya!

Bila kamu memperhatikan ajaran Mahaguru Lu secara komprehensif, KAMU tak akan mengejar $$$ (uang) dengan cara seperti ini! :)

Dalam sebuah kasus lain, seorang murid datang memohon bantuan. Ia menangis dan memohon bantuan karena perahu keluarganya yang dipakai untuk memancing menabrak sesuatu dan ada lubang besar di sana sehingga air mulai masuk dan perahu perlahan-lahan tenggelam.

Sebelum kejadian ini, kita sedang membahas rencana untuk melakukan upacara di kota si murid ini.

Mahaguru kemudian memberikan instruksi supaya kita melakukan upacara di tempat lain untuk tanggal yang telah direncanakan.
Jadi kita akhirnya mengganti lokasi.

Aku kemudian diberi kabar oleh murid yang bersangkutan bahwa mereka akhirnya bisa mengangkat perahu mancingnya minggu kemarin.

Dalam kasus tersebut, si murid merasa kecewa dan tak begitu senang.

Sebenarnya rasa tak senang dan kecewa seperti ini tak perlu muncul bila ia punya Iman yang Mutlak pada Guru Akar!

Untuk kasus ini, Mahaguru telah menolong dengan meminta Raja Naga di kawasan tersebut untuk mengulurkan bantuan.
Seperti artikel-artikel baru-baru ini yang aku tulis di dalam blog, pengaruh karma si subjek akan masuk hitungan.

Kamu tak boleh Kebablasan Menarik Pahalamu [福报] atau Jodohmu dengan Buddha [佛缘]!

Keputusan untuk mengadakan upacara di tempat lain sungguh terjadi karena pengaruh karma dari seluruh anggota keluarga si murid ini.
Kurangnya Pahala atau Jodoh dengan Buddha di waktu ini bukanlah berarti selamanya.
Jadi bisa diperbaiki bila seisi keluarga mau bersadhana dengan lebih tekun demi membangun Jodoh dengan Buddha!

Tanpa Mahaguru, Sang Guru Akarmu, akankah Raja Naga menolongmu?
Tanpa pahala dan jodoh yang relevan, maka bantuan yang diulurkan akan terbatas!

Ketidaksenangan bisa berujung pada kemarahan dan kebencian, yang akan kemudian berubah menjadi keinginan untuk Membalas Dendam!
Oleh karenanya, amatilah dirimu supaya tak terjatuh ke dalam 3 racun: Keserakahan, Amarah, dan Kebodohan!

Buddha punya kebijaksanaan dan welas asih yang tak terbatas. Semua insan dianggapnya bagai anak semata wayang!
Namun, apakah kamu pantas mendapatkan uluran welas asih Buddha?

Bertanya:
Apakah kamu punya cukup pahala untuk memastikan supaya semua permohonanmu dikabulkan?

Renungkan:
Apa yang sedang kuperbuat?

Ketahuilah:
Benar-benar pahamkah aku atas apa yang kulakukan dan kuminta?

Solusi:
Sudahkah kamu menggunakan Jalan Mulia Beruas Delapan untuk masalah ini?

Berbagai keinginan dan permintaan duniawi sebaiknya jangan sampai mencampuri cara pandang seorang sadhaka yang tulus dan tekun, bahkan meski untuk sepersekian detik-pun.

Kiranya ingatlah selalu untuk membebaskan dirimu dari cengkeraman 6 Alam Samsara.


Salam semuanya.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef