Showing posts with label 10 tahap perkembangan pikiran. Show all posts
Showing posts with label 10 tahap perkembangan pikiran. Show all posts
Saturday, June 4, 2016
Perubahan yang Aneh
Ditulis oleh Lotuschef – 2 Juni 2016
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: 怪异变化 Weird Transformation
Di dalam Tantrayana, melatih sadhana ada kemungkinan malah menjadi “aneh” atau “sakit jiwa”.
Hahaha!
Aku tidak guyon loh!
Kamu ingatkah 10 Tahap Pengembangan Pikiran oleh Kobo Daishi? Aku pernah membagikannya di dalam blog ini.
Mahaguru Lu juga mengajarkan hal yang sama!
Kamu ingatkah Mahaguru Lu pernah menulis tentang Membaca Tengkorak?
Dan aku juga menulis tentang Membaca Tulang?
YA!
Tak hanya Membaca Aura saja, namun juga tulang!
Artikel ini merupakan pengingat di saat yang tepat untuk melakukan Evaluasi Diri yang Sejujur-jujurnya!
Mulailah dari Wajahmu!
Fotolah dirimu sekarang ini!
Dan bandingkan dengan foto kira-kira 5 hingga 10 tahun yang lalu.
Sekarang: tiliklah seluruh tubuhmu!
Lihatlah bentuk badanmu dari paling atas hingga ke ujung kaki.
Kamu lihat ada yang berbeda?
Apakah bobot badanmu bertambah mungkin di sekitar perut dan pinggulmu?
Kemudian: Apakah kiranya tulang punggungmu bengkok?
Seperti orang bongkok?
Lalu: Jari-jarimu!
Apakah mereka kaku dan bengok, serta tak bisa diluruskan?
Lanjutkan dengan: tangan-bahu, pinggul-tubuh bagian bawah, sendi-sendinya masih fleksibel?
Bisakah kamu memutar sendi-sendi tangan-bahumu dengan mudah dan tanpa rasa sakit?
Bisakah juga kamu melenturkan/merenggangkan tubuh bagian bawahmu dan menekuk lututmu dengan mudah tanpa merasa sakit ataupun kaku?
Hahaha!
Maka kini, dengan menggunakan data Mahaguru Lu sebagai Konstanta-nya, bandingkanlah!
Wajah: Apakah sekarang kamu tampak semakin muda daripada sebelumnya?
Apakah kamu bersinar dan memancarkan kehangatan dan kegembiraan?
Ataukah kamu malah menjadi kelihatan tua dan lelah sampai-sampai sebuah senyuman juga tak bisa membuat wajahmu nampak gembira?
KEDUA MATAMU kelihatan lelah oleh berbagai persoalan dunia ini? Dan kelihatan kalau beban masalahmu bertambah dan kamu mengunci dirimu sendiri ke dalam berbagai kebutuhan duniawi?!
Bentuk Tubuh: Aku telah melihat banyak master pria yang menjadi gemuk, bentuk badannya menjadi seperti wanita, bertingkah seperti wanita, dan bahkan bicara dan gerak-geriknya juga seperti wanita!
Oleh karenanya lakukanlah sisa evaluasi lainnya dengan menggunakan kata-kata Mahaguru Lu sebagai panduanmu!
Kalau kamu tak ingat apapun, ini adalah saatnya bagimu untuk benar-benar memahami apa itu seorang Guru Akar, dan MENGAPA kamu memilih untuk bersarana kepada-Nya!
Lamdre, yang baru mulai dibabarkan oleh Mahaguru Lu, memberimu kesempatan baru untuk memahami Pelatihan Buddha Dharma dari Titik Awal!
Jangan lewatkan kesempatan besar ini untuk belajar dan menyelamatkan dirimu sendiri!
Salam semuanya.
Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef
Labels:
10 tahap perkembangan pikiran,
aura,
Bahasa Indonesia,
kobo daishi,
lamdre,
lotuschef,
perubahan aneh,
sadhana,
tantra,
tengkorak,
tubuh,
tulang,
wajah
Monday, September 7, 2015
Kerasukan Roh Binatang
Ditulis oleh Lotuschef – 3 September 2015
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: 动物灵附身 Possessed by Animal Spirit
Mengutip dari Penjelasan Arti “Sepuluh Tahap Perkembangan Pikiran” oleh Mahaguru Lu:
[--- Hanya Tantrayana yang mendukung “Kebuddhaan secara langsung” – di mana setelah memperoleh daya kesaktian mistis, kita akan mampu mendobrak dan menjadi tercerahkan. Sepuluh tahap perkembangan pikiran adalah tunggal dan sama seperti pikiran seorang Buddha.
Oleh karenanya kita tak boleh mundur, menganggap diri sendiri tak punya harapan, menyerah pada kenyataan dan mengklaim diri sendiri punya pikiran binatang. Karena dengan melakukan hal tersebut, kita sedang memfitnah para Buddha dari masa lampau, sekarang, dan mendatang.
Berhubung kita semua adalah para Buddha di masa mendatang, tentunya kita nanti juga akan punya pencapaian batin. Bila kita selalu memvisualisasikan diri sendiri sebagai Buddha, kita sedang menjunjung tinggi prinsip Tantra akan “Kebuddhaan secara langsung” dan hal ini merupakan pertanda akan Kebuddhaan kita di masa mendatang. Hingga saat ini, tak ada ordo lain yang mampu menjanjikan kepadamu jalan yang lebih cepat untuk mencapai keberhasilan spiritual.
Berhubung pikiran binatang dan pikiran manusia adalah sama seperti pikiran para Buddha, kita harus selalu mengendalikan ucapan, perilaku, dan pikiran supaya berfungsi secara alamiah, sehingga akan segera tercerahkan sepenuhnya dan menjadi Buddha. ---]
Mengutip dari Sepuluh Tahap Perkembangan Pikiran:
[---Adalah penemuan Kukai sendiri yang mengasosiasikan berbagai macam doktrin yang dievaluasi dan diklasifikasikan dengan kondisi-kondisi pikiran atau tingkat-tingkat pencapaian kebatinan tertentu.
Setiap kondisi di dalam perkembangan pikiran yang akan berhubungan dengan kumpulan doktrin-doktrin tertentu yang sesuai dengan kondisi tersebut, sebagai perspektif dan pengalaman realitas yang dijalaninya, akan menjadi nyata sampai tingkat tertentu dalam lingkupnya sendiri yang terbatas namun belum merupakan kebenaran sepenuhnya hingga tingkat terakhir telah dicapai.
Dalam kata lain, untuk naik ke hirarki pikiran yang lebih tinggi, adalah untuk mengalami terbukanya kelopak-kelopak Dharma karena orang yang bersangkutan menjadi tersadarkan lebih dalam hingga ia sepenuhnya menyadari pencerahannya sendiri dalam non-dualitas dengan Dharma itu sendiri, yaitu pencapaian Kebuddhaan. ---]
Mengutip dari Pikiran Binatang:
[---Seorang guru dharma yang pikirannya mirip dengan seekor binatang biasanya akan mampu mengundang kehadiran roh binatang. Apa itu “pikiran binatang”? Untuk hal ini, Bhiksu Jepang Koho (Kobo Daishi) memberikan istilah “Yi Ti Di Yang Xin” (kambing dari area yang berbeda). Ada dua kata yang bisa digunakan untuk menggambarkan pikiran binatang: makanan dan seks. Binatang punya insting untuk makan saat mereka lapar, dan bersenggama untuk memuaskan nafsu seksual mereka.
... Mereka yang melakukan 10 kejahatan: membunuh, mencuri, seks yang tak wajar, berbohong, bicara kasar, omongannya memecah belah, bicara ngawur dan tak masuk akal, tamak, berniat jahat, dan berpandangan salah, sudah pasti terjatuh ke alam binatang. Jadi tanyakan pada dirimu sendiri: “Kenapa orang-orang membunuh, mencuri, menuruti nafsu birahi hingga berlebihan?” Karena pada umumnya ya demi makanan, ketenaran, keuntungan, dan nafsu seksual.
... Oleh karenanya saat sebuah ramalan sangat akurat, belum tentu dilakukan oleh seorang buddha. Bisa saja kerjaan seekor roh binatang. Saat ada sebuah rumah ibadah yang terkenal karena ramalannya akurat, belum tentu ada dewa yang bertugas di sana. Bisa jadi itu kerjaan sekelompok roh binatang.
Dengan kondisi demikian, supaya bisa berbaur dengan para binatang, orang yang bertugas harus bertingkah seperti binatang pula, sampai pada akhirnya terjerat sendiri!
Maka bila kita ingin hidup dengan bersih, sudah seharusnya tak berbaur dengan kelompok roh binatang. ---]
~~~~~~~~~~~
Dari arsip percakapan:
A: Aku menulis artikel main-main yang menarik dan menusuk!
Selasa, 1:08 PM
BB: hehe ya, ceramah yang terbaru juga menarik pula.
Ren-yun di mana-mana.
A: Yup! Orang-orang benar-benar bodoh kalau mengira ia begitu dicintai dan diperhatikan.
Tak mengira bahwa saat ia mengaku selalu butuh bantuan, berarti ia tak bersadhana sama sekali.
B: Ya.
A: Insiden dirinya kerasukan roh binatang juga akan menjadi pembuka mata!
B: Sesungguhnya saat roh binatang mampu merasukinya juga menunjukkan mentalitasnya.
A: Yup. Perihal perkembangan pikiran.
Orang-orang ini tak pernah berpikir bahwa yang dikatakan oleh Mahaguru sebenarnya menunjukkan diri mereka sebenarnya!
## sekarang gemuk dan kelihatan seperti wanita! Sungguh kelihatan jelas!
Tak ada yang perlu disombongkan saat kamu ternyata butuh orang lain untuk selalu membantumu! Itu berarti tak mau DIY (melakukan sendiri) :)
B: Aku setuju.
A: Mereka pasti akan membenciku karena membuka KARTU kalau ia tak pernah bersadhana! :)
B: Kalau saja orang-orang cukup bijak, mereka bisa melihat apa yang terjadi padanya.
Begitu juga dengan berbagai keputusan yang mereka buat.
A: Yup! Makanya kubilang: Mau bangun atau terus tidur! Semua kembali pada pilihan pribadi masing-masing!
~~~~~~~~~~~
Teman-temanku sekalian yang terkasih,
Saat kamu merasa selalu butuh berkat dari Guru Akarmu kapanpun kamu “tertimpa masalah”, menunjukkan kalau kamu tak paham Pelatihan Dharma Tantra!
Demikian juga saat aku menyarankanmu untuk mengamati foto-foto di beberapa artikel tertentu, aku sedang mencoba membantumu supaya lebih jeli dan analitis.
Lewat cara ini, kamu akan mengembangkan Kebijaksanaan Pengamatan yang Tajam, salah satu kebijaksanaan para buddha.
Hahaha!
Saat kamu bertanya mengenai arti dari persembahan tertentu, atau kenapa saat kamu memandangi foto namun tak melihat apapun, kamu juga menunjukkan kalau dirimu tak mau repot untuk Memulai Pelatihan dari yang paling dasar!
Padahal ada seorang Buddha Hidup sebagai Guru Akar, tapi kamu malah menyia-nyiakan waktumu dengan tubuh manusia ini. Kamu tak mau belajar cara MEMBEBASKAN diri dari siklus transmigrasi, atau supaya tak terjatuh ke alam yang lebih rendah!
MENYEDIHKAN!
Kalau kamu membaca dan memahami sebagian besar artikel di dalam blog ini, kamu pasti akan mendapatkan petunjuk mengenai cara bersadhana dan maju selangkah demi selangkah juga!
Aku berbagi pengalamanku sendiri dalam perjalanan Bodhi ini, tapi sayang kamu melewatkan “Kapal”-nya!
Hahaha!
Kenapa kamu tak jujur pada dirimu sendiri dan mulai lagi dari awal?
SUNGGUH!
Para buddha selalu berwelas asih untuk menawarimu berbagai “alternatif”!
Salam semuanya.
Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef
Saturday, September 5, 2015
Alam Pikiran Binatang
Dikutip dari ceramah dharma Buddha Hidup Lian Sheng – 2 Oktober 1990
(Pencapaian Tubuh Sinar Pelangi, Jilid 1, hal. 218-221)
Diterjemahkan ke Bahasa Inggris oleh Yuan Zheng Tang
Dibagikan oleh Lotuschef – 12 April 2014
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: ANIMAL MIND 动物的心
Kemarin saat mambahas “bagaimana cara kita mengundang roh”, aku sempat menyebutkan roh-roh binatang. Mereka punya semacam kesaktian, meski tak cukup hebat di dalam banyak aspek. Namun di dalam sadhana dan ritual, kita masih bisa memanggil mereka untuk mengerahkan bantuan.
Hari ini akan membahas “10 tahap perkembangan pikiran.”
Seorang guru dharma yang pikirannya mirip dengan seekor binatang biasanya akan mampu mengundang kehadiran roh binatang. Apa itu “pikiran binatang”? Untuk hal ini, Bhiksu Jepang Koho (Kobo Daishi) memberikan istilah “Yi Ti Di Yang Xin” (kambing dari area yang berbeda). Ada dua kata yang bisa digunakan untuk menggambarkan pikiran binatang: makanan dan seks. Binatang punya insting untuk makan saat mereka lapar, dan bersenggama untuk memuaskan nafsu seksual mereka.
Manusia yang hanya tertarik pada makanan dan seks akan terlahir kembali ke dalam alam binatang di kehidupan selanjutnya. Meski si guru dharma tersebut mampu mengundang kehadiran roh binatang untuk menolongnya menyelesaikan beberapa tugas seperti meramal dan mengenyahkan kesialan, gaya hidupnya bukanlah panutan karena hanya peduli seputar makanan dan seks saja.
Mereka yang melakukan 10 kejahatan: membunuh, mencuri, seks yang tak wajar, berbohong, bicara kasar, omongannya memecah belah, bicara ngawur dan tak masuk akal, tamak, berniat jahat, dan berpandangan salah, sudah pasti terjatuh ke alam binatang. Jadi tanyakan pada dirimu sendiri: “Kenapa orang-orang membunuh, mencuri, menuruti nafsu birahi hingga berlebihan?” Karena pada umumnya ya demi makanan, ketenaran, keuntungan, dan nafsu seksual.
Menurutmu, apakah mereka yang telah melanggar sila-sila tersebut masih bisa melakukan ritual dengan hasil yang efektif? Mungkin saja, tapi mungkin juga tidak. Kenapa? Karena mereka punya pikiran binatang, mampu mendatangkan bantuan dari para roh binatang di dalam ramalan mereka, terutama untuk persoalan seputar makanan dan seks.
Mereka yang mendapatkan bantuan dari roh-roh binatang mampu menipu banyak orang, karena kesaktiannya cukup terbilang kuat. Banyak medium yang mengaku memuja Buddha, namun pada kenyataannya daya penyembuhan mereka datang dari roh binatang. Sumber kesaktian tiap orang berbeda-beda. Kalau si medium yang bersangkutan hanya tertarik pada ketenaran, keuntungan, makanan dan seks, besar kemungkinan hanya roh binatang yang datang untuk membantunya.
Di sini, sebelum aku membuka rahasia lebih banyak lagi, aku perlu menekankan kepadamu bahwa bila tujuan hidupmu hanya mencari ketenaran, keuntungan finansial, makanan enak dan kenikmatan seks belaka, kamu akan masih bisa menggambar fu untuk orang-orang, menyembuhkan penyakit orang-orang, mengenyahkan kesialan orang-orang, tapi berhubung pikiranmu sangat dekat dengan pikiran binatang, hanya roh binatang yang datang membantumu. Kamu ingatlah benar-benar poin penting ini!
Maka sebagai sadhaka, kita perlu menahan diri dari melakukan 10 macam kejahatan. Yang ada justru harus mengamalkan 10 perbuatan bajik, dan belajar dasar-dasar menjadi manusia. Yang telah melakukan 10 kejahatan pasti terjatuh ke alam binatang saat waktunya tiba, karena tingkah lakunya tak berbeda dari binatang itu sendiri. Kamu perlu tahu, bahkan kekuatan roh binatang bisa dibilang sakti, namun bagaimana halnya dengan kesaktian para Buddha dan Bodhisattva? Sudah pasti hebat!
Oleh karenanya saat sebuah ramalan sangat akurat, belum tentu dilakukan oleh seorang buddha. Bisa saja kerjaan seekor roh binatang. Saat ada sebuah rumah ibadah yang terkenal karena ramalannya akurat, belum tentu ada dewa yang bertugas di sana. Bisa jadi itu kerjaan sekelompok roh binatang. Dengan kondisi demikian, supaya bisa berbaur dengan para binatang, orang yang bertugas harus bertingkah seperti binatang pula, sampai pada akhirnya terjerat sendiri! Maka bila kita ingin hidup dengan bersih, sudah seharusnya tak berbaur dengan kelompok roh binatang.
Untuk bersadhana, pikiran harus sadar dan jernih. Karena begitu kita hanya mengejar ketenaran, keuntungan, makanan dan seks, pikiran kita sudah pasti menjadi kotor dan otomatis menunjukkan akhir dari kehidupan kebatinan kita! Kita akan dikelilingi oleh roh binatang.
Di sini menyimpulkan, kita tak boleh meremehkan kesaktian roh binatang. Dan harus paham bahwa tabiat binatang adalah mencari ketenaran, keuntungan, makanan dan seks.
Om Mani Padme Hum.
Subscribe to:
Posts (Atom)



