Showing posts with label takdir. Show all posts
Showing posts with label takdir. Show all posts

Wednesday, November 1, 2017

Mengendalikan Takdirmu Sendiri?



Ditulis oleh Lotuschef – 1 November 2017
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: 自主生死?Determine One's Own Destiny?


Mengacu ke rekaman ceramah Mahaguru Lu:
2017年10月29日聖尊蓮生活佛盧勝彥開講「道果」-彩虹雷藏寺

Di sesi tersebut, Mahaguru Lu membahas ada banyak murid yang datang memohon Penyucian setelah menjadi korban XX!
Juga perihal seorang VM yang sampai sekarang jiwanya masih belum stabil. Ia sudah menderita gangguan jiwa ini selama lebih dari 20 tahun.

Boleh dikata selama ini tak ada seorangpun yang mengetahui apa yang XX lakukan kepada para murid dan khalayak umum yang mencari bantuan darinya!

Sang Buddha mengajarkan salah satu hal yang paling mendasar, yaitu bersadhana sehingga mampu mengendalikan Takdir Sendiri!

Kamu melihat ada banyak Vajra Master dan keluarga mereka yang menjadi korban XX, bahkan Ksiti Rinpoche, sang buddha hidup kecil juga tak terkecuali!

Oleh karenanya menjadi jelas bahwa selama bertahun-tahun ini, pengelolaan berbagai urusan di dalam TBS oleh sekelompok Vajra Master di bawah payung Tim Administrator tidak efektif sama sekali!
Bahkan mereka yang berada di dalam tim tersebut juga menjadi korban praktik XX!

Boleh dibilang bahwa bila Mahaguru Lu terus diam perihal XX, maka akan ada banyak lagi yang akan tercelakai.

Para Vajra Master tak mampu menyucikan diri mereka sendiri?
Oleh karenanya tak ada seorangpun yang mencari mereka untuk memohon penyucian?

Mahaguru Lu katakan, banyak orang yang terus berdatangan dari berbagai belahan dunia untuk memohon penyucian!

XX menempatkan papan-papan Hantu di altar-altar di berbagai belahan dunia, namun para master yang berkunjung tak ada satupun yang menyadarinya.
Sebenarnya menunjukkan bahwa orang-orang yang seharusnya menjadi para pengajar Dharma, Vajra Master, semuanya adalah Gadungan!
Para Vajra Master berkotbah, “aku bisa sedangkan kamu tak bisa, jadi bayarlah supaya aku melakukannya untukmu!”

Mahaguru Lu mengajarkan Sadhana Penyucian selama puluhan tahun, namun kerusakan besar yang dilakukan oleh XX serasa tiada berujung.

Mahaguru Lu mengatakan Marici Bodhisattva berjanji untuk segera mengurus semua hantu.

Aku rasa hasilnya juga akan sama dengan sesi 31 Desember 2016, dengan Mahabala sebagai Yidam di saat itu.
XX kembali mengundang para hantu. Ia kembali membangkitkan mereka!

Di sesi yang sama, Mahaguru Lu bertanya mengapa masih ada yang mengikuti XX setelah disingkapkan bahwa XX memuja hantu beserta dengan kerugian yang disebabkan oleh mereka.
Menurutmu, apakah Marici mampu mengurus semua hantu yang dipelihara oleh XX?

Bila saja administrator TBS telah memastikan Pelatihan Dharma berstandar tinggi, tentunya orang-orang seperti XX tak akan mampu mencari kesempatan untuk menyusup!

Ah! Tetap saja kesalahan terakhir terletak pada masing-masing individu yang memilih untuk percaya kepada XX di dunia ini!

Belajarlah Buddha Dharma dengan baik sebelum kamu mulai bersadhana.
Atau malah ia yang akan menjadi bahaya yang akan mencelakaimu sendiri.
Perlindungan diri dan wilayah?
Mampukah kamu melakukannya secara efektif?


Salam Metta,

Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Monday, February 24, 2014

Tahun Baru Imlek 2014, Buddha Hidup Lian Sheng Membahas Mengenai Tahun Kuda Emas dan 4 Ajaran Liao Fan


Ditulis oleh Lotuschef – 5 Februari 2014
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: 2014年農曆新春「蓮生活佛話金馬」与了凡四训 [Chinese/English]



Tonton juga:
2014年農曆新春「蓮生活佛話金馬」2-1
2014年農曆新春「蓮生活佛話金馬」2-2


Hahaha! Melakukan Perbuatan Amal Sehari Sekali!
Inilah pesan yang kuberikan kepada dua saudara yang kujumpai tanggal 1 Februari 2014 kemarin.

Baca juga: Perjumpaan Yang Menarik


Yang dimaksud dengan beramal bisa sesederhana seperti membantu seorang lanjut usia untuk menyeberang jalan atau membawa senyum kepada muka yang cemberut, meski hanya untuk beberapa saat saja!

Membahagiakan orang lain – adalah berbagi kebaikan.

Murid yang hadir di sesi itu berterima kasih kepadaku karena telah mengajarkan cara menggunakan Buddha Dharma untuk memberi manfaat bagi diri dan insan lain.

Namun jangan lupa yang Guru sampaikan: Dilakukan Dengan Ketulusan dan Tak Mengharapkan Imbalan!


“Beramal sehari sekali!” ini bisa ditemukan di dalam 4 Ajaran Liao Fan

Mengutip dari [Wikipedia – Liao-Fan’s Four Lessons]:

Liao-Fan Yuan lahir di jaman Dinasti Ming, sekitar tahun 1550, di provinsi Jiangsu, wilayah Wujiang. Ia menulis sebuah buku yang dinamakan Empat Ajaran Liao-Fan [了凡四訓], yang pada awalnya ditulis untuk mengajar anak lelakinya, Tian-Chi Yuan.

Ide utama dari ajaran-ajaran tersebut adalah bahwa nasib bisa diubah lewat mengamalkan Kebajikan dan Kerendahan Hati. Oleh karenanya, seseorang tak akan terikat oleh nasib, tapi oleh perbuatannya sendiri.

Seorang bhiksu taois, Tuan Kong, memberitahu Liao-Fan kalau ia hanya akan hidup hingga umur 53 saja dan tak akan punya keturunan. Pada awalnya ia tak menghiraukan kata-kata bhiksu tersebut, menganggapnya sebagai omong kosong jenaka saja, namun berhubung ramalan-ramalan Tuan Kong lainnya menjadi kenyataan dengan akurasi tinggi, ia kemudian secara proaktif berusaha untuk “menulis ulang” nasibnya. Dengan menghubungkan ke berbagai pengalaman hidupnya sendiri dalam mengubah nasib, Liao-Fan, di umurnya yang ke-69, menulis dan mengajarkan Empat Ajaran tersebut kepada anaknya.

Ajaran ke-1 – menunjukkan cara membangun nasib;
Ajaran ke-2 – menjelaskan cara mengubahnya;
Ajaran ke-3 – menunjukkan cara melatih kebajikan dan;
Ajaran ke-4 – mengungkapkan manfaat dari kerendahan hati.

Buku ini masih bersirkulasi meski telah berumur lebih dari 500 tahun. Ia menjadi fondasi yang berharga dalam mempelajari Agama Buddha.

Baca juga: 了凡四训.


Hahaha! Aku menggunakan Empat Ajaran Liao Fan, pengalaman-pengalaman pribadinya dalam mengubah takdirnya sendiri, untuk menolong mereka yang merasa sedang dilanda kesialan, atau juga menolong mereka supaya nasibnya menjadi lebih baik.

SUNGGUH! Kamu bisa mengatur nasibmu sendiri dan cara TERBAIK-nya adalah dengan Bersadhana untuk Diri Sendiri dan juga SEMUA INSAN!

自主生死 Memegang Kendali Atas Hidup & Mati (Nasib) Diri Sendiri!


Salam semuanya.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef


Related Posts:


Ditakdirkan Bertemu


Ditulis oleh Lotuschef – 11 Februari 2014
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Lotuschef in Chance Meeting 巧遇



Teman-temanku sekalian yang terkasih,
bila kamu melihat foto di atas, akulah yang mengenakan pakaian tipis! :)
Oh, ramalan cuaca mengatakan hari itu berkisar 9 derajat Celsius!

Pertemuan dengan VM ini sungguh aneh dan sukar dijelaskan!
Aku cukup sering bertemu dengannya juga.
Terakhir kali saat ia mengambil kelas bisnis di HSR dan berjalan ke kabin tempat aku duduk, lalu ia memberiku secangkir teh.

Omong-omong, hari ini ia mendatangiku di depan Starbucks dan mengundangku untuk minum kopi bersamanya.
Aku tanya dia siapa :) dan ia menjawabnya: Aku Jing Xiang Shang Shi.

Badannya tertutup balutan kain dan kacamata juga.
Saat ia melepas topinya, dan aku melihatnya lebih dekat, barulah aku mengenalinya!

Hahaha!

Kuberitahu dia kalau aku harus menjaga barang-barang bawaan teman-teman dan juga baru saja makan pagi, jadi aku tak bisa menemaninya.

Aku lalu duduk bersila sambil menonton video di ponselku.

Asistennya, seorang fashi yang kurus dan jangkung, Lian Ying, mendatangiku dan bercakap-cakap denganku untuk beberapa saat dan ia bertanya kenapa aku hanya mengenakan sedikit pakaian dan tak merasa kedinginan?

Kukatakan bahwa aku merasa cukup hangat dan Guru kita juga begitu, tak perlu mengenakan banyak baju penghangat di musim dingin. :)

Sewaktu mengobrol, ia mengeluarkan sebuah biskuit bundar dan memberikanya kepadaku.
Lalu Em muncul sebelum ia sempat memberikan biskuit itu.
Jadi dia mengambil biskuit lain dari kantongnya!

Lalu Ke dan Shan, serta Sry kembali, ia mengeluarkan 3 biskuit hingga kantongnya kosong!
Ia bilang kalau membelinya dari stasiun HSR di Taichung, hanya punya 3 potong saja untuk diberikan kepada kami!

Kuberitahu teman-teman untuk menyapanya dan aku juga memberitahu Lian Ying fashi kalau teman-teman wanita ini datang untuk menerima upacara Sumpah Bodhisattva.
Ia menimpalinya: Oh! Pusa-jie (Sumpah Bodhisattva) punya banyak disiplin ketat dan mereka akan mengundang banyak masalah dengan itu!

Aku tak setuju dan mengatakan padanya: Saudara Tua, jangan takuti para wanita ini lah.

Ia kemudian masuk ke dalam Starbuck dan beberapa saat kemudian VM keluar dan duduk di sebelahku.
Ia berkata bahwa aku ini benar-benar sesuatu karena fashi-nya memujiku berhubung aku bisa menjaga kehangatan tubuhku di cuaca yang dingin, sedangkan mereka berdua mengenakan lengan panjang dan turtle neck (leher polo) kuning!
Plus masih ditambah syal!

Ia bilang bahwa fashi-nya jarang sebegitunya memuji orang.

Dan melanjutkan memberitahuku bahwa aku bisa melakukan Wen-shi atau konsultasi dengan Mata Langitku!
[Sebenarnya aku bergurau sambil mengatakan: Hah? Mata Langit! :)]

Aku pun menimpalinya bahwa aku tak menyarankan wen-shi dan memasang tarif $300 untuk sesi konsultasi selama 20 menit.
Sebaliknya, aku akan mengajarkan mereka cara untuk menolong diri mereka sendiri lewat sadhana, secara cuma-Cuma, gratis.

Ia kemudian ingat kalau pernah mendengar hal seperti itu di Malaysia, dan mengatakan: Oh! Jadi kamu yang mereka bicarakan ya!

Dia memberitahu kita bahwa yidamnya adalah Avalokiteshvara Bertangan 1000 Bermata 1000 (Sahasrabhuja Sahasranetra Avalokiteshvara).
Kami mengobrol panjang dan aku memberinya nomor mobile-ku. Ia bilang akan mampir ke Singapura bulan April nanti!

Juga sempat menyampaikan kalau tertarik untuk mengunjungi rumah ibadahnya di Jepang.
Ia bilang supaya menghubungi fashi-nya dan dia akan mengaturnya.
Fashi-nya datang dan bergabung bersama kita lagi.

Hahaha!

Dia seperti “mengamatiku” dan kemudian meminta fashi-nya untuk melakukan hal yang sama,
Lalu setelah Lian Ying fashi melaporkan apa yang dilihatnya, ia keluar lagi dan melihatku dengan lebih dekat dan mulai mengajukan berbagai pertanyaan kepadaku sambil melanjutkan “mengamatiku”!!!


Perjumpaan yang menarik!!

---

TT: Lol, kalian berdua, teman baik fudo-sama :D

Oh Avalokiteshvara 1000 tangan 1000 mata, ya ya tak heran aku ingat beberapa tahun lalu saat ia diundang ke Vihara Dayin untuk memimpin puja Usnisa Wijaya, ia membentangkan tangannya seperti membuat gerakan 1000 tangan :)

Wah kamu terkenal hor! Semua orang mengenalimu hahaha.

Fashi-nya adalah seorang bergelar doktor dari Harvard. Saat itu ia tanya mau bicara dalam Bahasa Inggris atau Mandarin, sayangnya orang-orang memintanya untuk dalam Bahasa Mandarin dan aku tak sempat mengobrol dengannya.
Ia bicara tentang proyek Sutra Ksitigarbha atau sesuatu seperti itu.

Dan 2 tahun lalu Guru mengirimkan dirimu kepadaku, seorang bocah berambut keemasan yang fasih berbahasa Inggris lol.

Jadi nanti kalau kita ke Jepang, kita bisa mengunjungi rumah ibadahnya di Osaka, vihara yang cukup unik juga.
Waktu itu aku tak sempat mengunjunginya, tapi melihat foto-foto saat Guru ke sana, memang sebuah tempat yang menyenangkan.

---

PK: Ya! Fashi-nya seorang yang terpelajar dan ia hanya butuh suntikan Kegilaan dari aku lol!
Hahaha!
Setidaknya ia masih bisa bercanda bersama kami! :)

Tapi memang dia sangat menjaga VM dan begitu memperhatikannya pula.
Baginya, menjadi orang nomor 2 sungguh bukan masalah sama sekali!

Ia belajar Bahasa Mandarin meskipun ia orang Jepang.
Jadi di sini dia juga bicara dalam Bahasa Inggris dengan baik pula, karena lulusan Harvard!

Kalau Tok Chef kita khan Haward, bukan Harvard Sejati!!!
Hahaha!

Ya. Acala jadi penghubung kami! :)
Hal lucunya adalah mereka bergantian datang untuk mengamatiku LOL.

Pertama kali VM, lalu si Fashi, lalu VM lagi datang untuk duduk dan mengobrol, lalu si fashi datang lagi dan bergabung untuk mengobrol juga!

Fashi ini tak suka MENGOBROL!
Orang yang hanya sedikit bicara! :)
Jadi aku dan para wanita ini sungguh-sungguh disukai hor!
Hahaha!

Tapi ini seperti Guru sedang menyampaikan pesan kepadaku: Kamu bisa melakukan wenshi, dengan Mata Langitmu....
Bagian itu agak seram karena aku pikir aku telah menyembunyikan “berbagai mataku” dengan baik!
Hehe

---

TT: Hehehe, ya hor.
Dari Avalokiteshvara yang sama yang mungkin juga mengajarkannya cara mengaktifkan Mata Langit.
Banyak mata bertebaran di berbagai tempat :)

---

PK: Ya. Avalokiteshvara mengajarkanku cara memfokuskan dan memancarkan sinar dari salah satu mata.
Kita ini punya banyak mata juga, dan banyak orang tak tahu meski Guru sudah mengatakan: seluruh tubuh penuh dengan mata!

Aku juga bilang kepadanya kalau aku tak ingin seperti Guru, harus menerima 300 hingga 400-an “wenshi” dalam sehari.
Waktuku akan terbuang percuma karena kebanyakan orang juga tak mengikuti saran yang kamu berikan, tapi malah lanjut bertanya-tanya lagi!!!

Beberapa orang malah mengharap solusi instan untuk masalah yang dihadapinya atau mau jadi Kaya dengan segera!!!


Salam semuanya.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Related Posts: