Showing posts with label pertolongan. Show all posts
Showing posts with label pertolongan. Show all posts

Sunday, October 7, 2018

Murid Buddha? ~ Wenshi 佛弟子?~问事



Dibagikan dengan anotasi oleh Lotuschef  – 5 Oktober 2018
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Buddha's Disciple? ~ Wenshi 佛弟子?~问事


Dari arsip percakapan:

[13:35, 10/4/2018] lotuschef: ya. this is truly very true about Wenshi
translated: from GM's right hand `~ [ wenshi wenshi still wenshi ]
 then left hand [ask more become more n more problem]
then the top line [ lo li lo so best don't wenshi]
Lotuschef: Ya. Betapa benarnya perihal Wenshi (konsultasi masalah pribadi).
Terjemahan: Di tangan Mahaguru sebelah kanan [wenshi wenshi masih saja wenshi]
Lalu di tangan sebelah kiri [semakin bertanya malah masalah semakin bertambah]
Dan di baris paling atas [lo li lo lebih baik tidak wenshi]

WY: haha.. xie2 fashi for translate it

lotuschef: GM is also not happy about wenshi at all
Mahaguru juga tidak senang dengan wenshi sama sekali.

CN: 😄 true! Don’t know what to follow up after the wenshi.

HY: 😁👍🙏
lotuschef: ask also no use cos at the end the choice to believe and do is up to self
Bertanya juga tidak ada gunanya karena pada akhirnya pilihan untuk percaya dan menjalankan (solusinya) juga kembali pada diri orang yang bersangkutan.

HY: yes true

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Perhatikan bahwa Mahaguru menggunakan kata [lo li lo jadi] - yang bagi-Nya berarti, orang-orang yang menanyakan berbagai masalah pribadi ini berisik dan tak ada isinya.

Maksudnya adalah mereka bodoh dan tak tahu apa yang sedang mereka lakukan!

Hahaha!
Sungguh menyia-nyiakan waktu Mahaguru yang berharga bersama kita bila digunakan oleh orang-orang bodoh demi tujuan egois mereka.

Seperti yang kukatakan: Mengapa bertanya? Sungguhkah ada keperluan penting untuk bertanya?
Bila kamu adalah seorang murid Mahaguru Lu dan telah bersarana: Bertanya perihal kesejahteraan atau masalah pribadi berarti kamu belum Setia kepada janjimu saat bersarana, dan juga tidak melatih Buddha Dharma sama sekali!

Beberapa minggu lalu, saat di Jakarta dan makan di sebuah restoran Jepang ~ seorang wanita melihatku dan menangkupkan kedua tangannya serta membungkukkan badannya untuk menghormatiku. Ia duduk di meja sebelah dan menghadap ke arahku.
Ia duduk bersama seorang anak perempuan dan kemudian seorang pria berbadan besar bergabung di meja tersebut.
Si anak dan pria besar kemudian keluar terlebih dahulu dan kemudian barulah si wanita ini.
Aku meminta teman untuk memanggilnya kembali.
Saat ia duduk di hadapanku, kuberitahu dia supaya tidak terlibat di dalam argumen apapun juga atau ia akan kena pukul. Cukup diam saja.
Ia juga bilang kalau ia bisa menjapa da-bei zhou (maha karuna dharani) dan sutra hati.
Kuberitahu dia agar menjapa sutra hati dan mengikuti kata demi kata saat menjapanya, sehingga ia menjadi tenang dan bisa melepaskan segala kekuatiran dan ketidakbahagiaan.
Kemudian aku memberkatinya dengan liontin sariraku.

Sepertinya ia memberitahu teman-temanku dalam Bahasa Indonesia bahwa suaminya mudah marah dan punya perangai buruk.

AH! Tak salah lagi karena aku melihatnya ditinju secara brutal oleh suaminya yang pemarah dan berbadan besar! Wanita ini berbadan kurus dan suaminya dua kali lebih besar darinya!

Jadi? Bila kamu punya jodoh Buddha, PERTOLONGAN bisa Muncul dalam segala Bentuk!

Hahaha!

Aku membantu mereka yang HANYA diletakkan di hadapanku oleh Mahaguru Lu!

Jadi jangan buang-buang waktumu dan waktuku juga, bila kamu tidak tulus bersadhana dan memperbaiki hidupmu dan sesamamu!

Keponakan tetanggaku bertahun-tahun lalu mengatakan sesuatu hal kepadaku ~
Dari Julius Caesar ~ "Et tu, Brute?-- Then fall, Caesar!"
Dia bilang bahwa di dalam ujian GCE O, seseorang menuliskan: Aku juga Brutus?
Hahaha!
Artinya sebenarnya adalah ~ Bahkan kamu juga, Brutus? - Saat Caesar jatuh setelah Brutus, tangan kanannya kepercayaannya, juga turut menusuknya!

Apakah kamu salah satu dari orang-orang bodoh yang tak memperhatikan gurumu di dalam kelas dan membuat dirimu sendiri terbunuh di saat ujian?


Salam Metta,

Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef


Saturday, October 21, 2017

Mahaguru adalah Keajaiban Bagimu! [3]



Ditulis oleh Lotuschef – 20 Oktober 2017
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Shi-Zun is Your Miracle! 师尊是你的奇迹! [3]


Mengutip dari artikel Mahaguru adalah Keajaiban Bagimu! [1]:

[---Hahaha! Dan kemudian kini Bagian Akhirnya!

Aku mengajarkannya untuk menjapa mantra Guru, sambil membayangkan kalau dia adalah Guru dan memancarkan Cahaya kepada semua insan, tanpa membeda-bedakan siapapun mereka!
Sekedar berbagi kebaikan Energi Semesta dalam bentuk Cahaya! :)

Kali ini dia berhenti dan tersenyum. Ia bilang bahwa dirinya merasa bahagia dan takjub, serta mengatakan bahwa aku pastilah Mujizat yang Guru beritahu supaya dia mencarinya!
[这次,她自动停下来, 微笑着对我说,她觉得很好,接着说道, 我应该是师尊叫她找的奇迹!] ---]

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Baca juga: Mahaguru adalah Keajaiban Bagimu! [2]

Mengutip dari artikel 只需[师尊心咒]! Hanya Butuh [Mantra Guru]!:

[--- [3] Kali ini mengajarkannya sebuah metode yang sering kupraktikkan.
Ia adalah sebuah evolusi dari Visualisasi 4 Batin yang Tak Terhingga, dengan Bodhicitta sebagai Intinya.

** {Berhubung ini adalah semacam instruksi langsung dan membutuhkan pengamatan yang cermat terhadap subjek yang mempraktikkannya, aku tak akan menuliskan apa yang kuajarkan kepada AA.}

Cara ini membantu AA berpindah ke Dimensi lain supaya bisa menyucikan dirinya dan tidak terganggu.

Kali ini AA berkata bahwa Mahaguru memancarkan sinar keemasan yang cemerlang, sungguh menakjubkan. ---]

~~~~~~~~~~~~~~~

Mengutip dari artikel Pelatihan Dharma Secara Bertahap:

[--- RV: Hehe! Jodoh Buddha dibandingkan dengan besarnya karma buruk seseorang.
Dari awal kamu sepertinya percaya dengan apapun yang kuajarkan.
Beberapa orang tak begitu paham Bahasa Inggris, jadi mereka melewatkan banyak hal.
Beberapa lagi tak punya waktu untuk membaca, dari sini kamu bisa mengamati tiap-tiap orang dari sudut pandang karma mereka?
Yang membaca tulisanku juga cenderung menginterpretasikannya sesuai dengan tingkatan karma buruknya masing-masing di saat membacanya.
Ada juga yang bereaksi dengan kekerasan!
Semua ini merupakan pengaruh karma masing-masing individu.

RV: <<你又忽略这[要诀]-[一咒即生双莲池]
[Kunci Penting] ini, kamu terlewatkan lagi – [Hanya Dengan Satu Mantra Sudah Bisa Mengangkatmu ke Kolam Teratai Kembar]!
Tiap kali menjapanya tapi tak tahu bagaimana cara menggunakannya. ---]

~~~~~~~~~~~~~~~~~

Kawan-kawan sekalian yang hingga kini masih menjapa mantra dan ada banyak yang mati-matian menjapa hingga 8 juta kali sesuai yang Mahaguru Lu katakan demi bisa mengunjungi Maha Kolam Teratai Kembar!
Kamu lupa KUNCINYA!
Mudra, Visualisasi, dan Mantra.

Menggunakan mantra Guru sebagai konstanta namun mengubah visualisasinya adalah yang selalu kugunakan dari waktu ke waktu untuk menolong mereka yang membutuhkan penyucian! :)

Mereka yang bukan murid Mahaguru Lu, aku sarankan untuk menjapa Namo Amituofo, atau terhadap yang beragama lain bisa menjapa apapun yang membuat mereka merasa nyaman!
[Contoh: Menjapa “Ave Maria…” juga boleh!]

Prinsipnya?
Hanya Ada Satu Alam Semesta!

Kuncinya adalah Berfokus atau Berkonsentrasi pada SATU!
Ingatkah yang Mahaguru Lu katakan mengenai Tubuh, Ucapan dan Pikiran yang Suci?
Adalah saat kamu melatih Mudra, Visualisasi dan Mantra dengan sungguh-sungguh!

Hahaha!
Aku sih tidak mengurusi omongan ngawur orang lain perihal metode-metode yang kugunakan!
Berhubung Mahaguru Lu bilang “bisa menggunakannya dengan efektif maka ia adalah dharma atau metode yang bagus.”

Tentunya terhadap mereka yang diganggu oleh roh-roh halus, yang terbaik adalah memberikan perhatian khusus saat mengajari mereka menyucikan diri sendiri!

Jangan menuduh Mahaguru Lu tidak mengajarimu metode bersadhana yang benar. Bahkan beliaupun telah memperingatkanmu tentang para penipu berkedok agama!

Kamu hanya tidak mendengarkan beliau dengan Hati yang Tulus!

Kalau kamu sungguh-sungguh butuh bantuan, PERCAYALAH PADA MAHAGURU LU untuk mencarikan jalan yang terbaik untuk menolongmu!

Jangan asal ngawur dan percaya pada para Gadungan yang mengejar uangmu, yang mengejar harta bendamu, dan yang telah kehilangan Transmisi Silsilah!
Mereka yang merusak ajaran Mahaguru Lu sungguhlah orang-orang bodoh yang akan terjatuh ke 3 Alam Rendah!

Apakah kamu mendengarkan ceramah-ceramah Mahaguru Lu baru-baru ini?
Hahaha!
Bagaimana pendapat XX perihal Bocah Teratai?


Salam Metta,

Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Thursday, July 28, 2016

Berseru ke Langit Namun Tiada Tanggapan!



Diterjemahkan ke Bahasa Inggris dengan tambahan anotasi oleh Lotuschef – 27 Juli 2016
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: 叫天天不应 Calling to the Sky without Response!


叫天天不应,叫地地不灵
Berseru ke langit namun tiada tanggapan, berseru ke bumi namun tiada pengaruh.

Hahaha!

Mengacu ke:
Artikel: Turbulent Dirt Water 滔滔污水 – Lineage Transmission 傳承

2016年7月23日聖尊蓮生活佛盧勝彥開講「道果」-西雅圖雷藏寺

【TBSN 真佛視頻 特快訊】2016年7月23日蓮生活佛主持同修「蓮華生大士本尊法」開示重點

傳承非常重要,不能斷:離開真佛宗,便沒有了四教傳承

最後,蓮生活佛以強調密教首重「傳承」作為強而有力的結尾;
你們向師尊學了多少法,灌了多少頂,如果你斷了傳承,你一下子把他抹掉,然後再來學,斷了這個法脈,怎能還能再做這個法呢?
Di akhir ceramah-Nya, Mahaguru Lu menekankan pentingnya [Transmisi Silsilah] – segala yang kamu pelajari dari Mahaguru Lu, termasuk semua Abhiseka, bila dipotong, berarti kamu menghapus semuanya itu, kamu perlu datang dan belajar lagi, memotong nadi dharma, bagaimana caranya kamu masih bisa melatih sadhana tersebut?

所以「法脈」不能斷的!
Oleh karenanya, [Nadi Dharma] tidak boleh dipotong!

「傳承」最重要!
[Transmisi Silsilah] demikian pentingnya!

~~~~~~~~~~~~

Kutipan di atas merupakan ringkasan yang dipublikasikan di TBSN.
Ia berbeda dengan yang sebenarnya dikatakan oleh Mahaguru Lu! :)

Cobalah dengarkan ceramah beliau dengan teliti dan periksalah apa yang sesungguhnya dikatakan oleh Mahaguru Lu!

Yang kudengar adalah --- bila kamu melepaskan bimbingan Mahaguru Lu, kamu akan kehilangan tingkat pelatihanmu saat itu dari [Transmisi Silsilah]-Nya, dan apapun yang kamu lakukan setelah itu tak akan efektif.
Melanjutkan melatih sadhana yang Mahaguru Lu telah ajarkan kepadamu berarti melakukan Pencurian Dharma.

Demikianlah segala yang kamu telah pelajari ataupun dapatkan dari Mahaguru Lu, dan segala yang telah kamu latih sampai saat itu, akan sepenuhnya terhapuskan.

Kalau kamu mencari guru-guru lain untuk belajar darinya, maka kamu harus memulai dari titik awal lagi.

Yang berarti begitu kamu berganti Guru Akar, kamu tak bisa melanjutkan dari titik terakhir saat kamu berlatih bersama dengan Mahaguru Lu.

Yang hendak kubahas dari Judul artikel ini?
Hahaha!

Saat kamu memutuskan hubunganmu dengan Mahaguru Lu, betapa lemahnya pun hubungan tersebut, maka saat kamu sedang butuh pertolongan, kamu akan menghadapi situasi di mana tak ada siapapun yang akan mengindahkan ataupun mau mengulurkan bantuan kepadamu.

Itulah kenapa saat kamu berseru kepada Langit/Surga maupun Bumi, namun tiada tanggapan dari mereka, apalagi meminta bantuan!

Kamu ingat aku pernah bilang ketika kamu berlindung (bersarana) kepada Mahaguru Lu, kamu telah menjalin sebuah hubungan dengan-NYA?
Dan Mahaguru Lu juga bilang bahwa saat kamu memulai sadhana di tahap awal, sang yidam merupakan tuanmu, kemudian sang yidam akan menjadi temanmu, dan akhirnya kamu & sang yidam melebur manunggal menjadi Satu!

Ingatlah bahwa aku juga menyarankan kepada semua murid supaya memastikan mereka membawa serta Guru Akarnya dan “berkonsultasi” dengan-NYA kapanpun butuh?

Kalau kamu benar-benar mengindahkan saran-saranku, kamu pasti akan menyadari betapa pentingnya Guru Akar dan Transmisi Silsilah-NYA, serta betapa banyaknya “PERTOLONGAN” yang Beliau telah ulurkan kepadamu selama kamu bersadhana dan menyusuri jalan Bodhi.

Tak seorangpun yang bisa menggantikan berjalan untukmu!
Semuanya harus kamu usahakan sendiri!

Lagipula, [TBS] hanya digunakan secara umum saja.
Hal pentingnya justru ada pada Transmisi Silsilah dari Mahaguru Lu, bukan dari yang lainnya!
[TBS] pada dasarnya tidak sepenuhnya mewakili Mahaguru Lu, berhubung ada banyak orang yang mengklaim dan mengaku mereka punya kendali atas [TBS]!

Mohon tanya, mampukah sekelompok orang awam yang secara umum dipanggil sebagai [TBS] sepenuhnya mewakili Mahaguru Lu, seorang Buddha Hidup?

Hahaha!


Salam Metta.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef


Thursday, April 7, 2016

Sungguhkah kamu mampu menolong? [1]



Dibagikan dengan anotasi oleh Lotuschef – 30 Maret 2016
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: 你能真的帮忙吗?Can you really help? [1]



Kasus 1:
Suatu saat di sesi upacara yang diadakan Pure Karma.
Kira-kira 20 menit sebelum upacara dimulai, seorang murid membawa serta temannya.

Mereka menyapaku saat aku sedang memberikan sentuhan akhir pada bahan-bahan persembahan.
Saat aku kembali melanjutkan pekerjaan yang masih kulakukan tadi, si murid tadi datang dan mengusikku supaya berbicara dengan temannya. Ia bilang temannya sedang butuh pertolongan.

Kutanya kepada si pendatang ini mengenai persoalan yang dihadapinya. Ia bilang kalau bisnisnya tak lancar.
Jadi aku menyarankannya untuk memberikan persembahan kepada para roh dan dewa bumi.

Setelah sesi selesai, si murid memberitahuku bahwa temannya tadi juga ingin tahu kapan ia akan bertemu dengan pasangan hidupnya; ia seakan-akan menyalahkanku karena tak menanyai temannya secara mendetil.

Hahaha!

~~~~~~~~~

Kasus 2:
Seorang murid membawa serta adik perempuannya ke suatu sesi sadhana bersama di salah satu rumah ibadah setempat.
Ia bilang kepadaku bahwa adiknya ini telah berlindung (bersarana) kepada ordo Gelugpa dan sedang butuh pertolongan.
Sepertinya ada sedikit masalah dengan fungsi lambungnya.
Kubilang kepadanya kalau tak boleh “wenshi” (konsultasi pribadi) tapi ia tetap memaksa supaya aku menolong adiknya.

Di sesi yang sama, ada seorang murid lain juga bermasalah.
Ia bercerita kalau salah seorang murid di dalam timnya yang turut serta dalam kompetisi di luar negeri bersamanya mengalami kejadian yang menyeramkan – bertemu dengan hantu.
Ia datang untuk melihat, lalu menyuruh teman-temannya keluar dari ruangan, sehingga ia sendiri yang akan berhadapan dengan si hantu.

Hehe!
Lalu?
Ia bilang ia menjapa mantra Guru namun tak ada efeknya sama sekali dan si hantu malah menertawakannya!

Hahaha!
Kelihatan sekali, hanya pura-pura berani di depan saja?

Kuberitahu dia, “Kamu tak mengundang kehadiran Mahaguru, makanya penjapaanmu tak efektif!”

Harus pertama-tama memvisualisasikan Mahaguru muncul dan beliau masuk ke dalam diri kita. Begitu beliau melebur dengan kita, kita tentunya menjadi Buddha Hidup Lian Seng atau Padmakumara Putih.
DAN kemudian memancarkan cahaya ke segala penjuru, memancar sungguh jauh nan luas.

Di saat Mahaguru masuk ke dalam diri kita dan bersinar, segala macam roh sudah pasti melarikan diri!
SUNGGUH! Bahkan sebelum kamu mulai menjapa mantra!

~~~~~~~~~~

PERTOLONGAN?

Jangan berjanji kepada teman ataupun kerabatmu bahwa kamu bisa memintakan bantuan dariku untuk memecahkan berbagai masalah mereka!

Dan juga, jangan mencoba menolong siapapun saat kamu masih jauh dari Guru Yoga!

Dalam Kasus 2, si murid yang mencoba berhadapan dengan si hantu merasa kalau ia sakti dan bisa menaklukkannya, padahal sebenarnya ia justru sangat membahayakan dirinya, bisa-bisa dicelakai oleh si hantu! :)

DAN, saat berurusan dengan roh-roh hantu, INGATLAH SELALU bahwa kamu tidak menggunakan cara-cara yang memusuhi!

Selalu lakukan negosiasi yang bersahabat sehingga mendapatkan solusi yang damai!

Hahaha!
Boleh dikata aku ini sudah bertemu banyak orang yang membangga-banggakan dirinya, merasa telah menolong orang lain dengan menyuruhku bekerja TANPA BAYARAN!

Biaya Wenshi yang dipatok saat ini adalah karena mereka menyalahgunakan welas asihku dan menghambur-hamburkan waktuku!


Salam semuanya.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Thursday, March 31, 2016

Sungguhkah kamu mampu menolong?



Dibagikan dengan anotasi oleh Lotuschef – 30 Maret 2016
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: 你能真的帮忙吗?Can you really help?



Mengutip dari artikel Lotuschef Membahas Bodhicitta:
Dari arsip email:

[--- Fashi sayang,

Papa si AA ada masalah hernia dan butuh dioperasi. Berhubung biaya operasi cukup mahal, apakah bisa ditolong dengan menggunakan fu atau cara lain?

Mereka dari keluarga katolik dan tak percaya pada hal-hal seperti mantra dan fengshui.
Mamanya terakhir kali menderita osteoporosis yang cukup parah dan aku ingat Guru punya fu untuk menyembuhkannya, tapi berhubung dia tak percaya jadi aku tak bisa membantunya dengan memintakan fu kepada Guru hahaha.

Apakah mungkin masih bisa ditolong?

Salam. ---]

~~~~~~~~

Kasus A:

AA: Aku punya teman yang sudah berkali-kali berusaha untuk bisa hamil lewat berbagai cara buatan, tapi tak pernah berhasil.
Ia beragama Katolik dan merasa bahwa usaha-usahanya yang tak berhasil bagaikan mencabut nyawa. Ia akan mencoba untuk terakhir kalinya dan setelah itu berhenti.
Fashi, apakah kita bisa membantunya?

Kasus B:
BB: Ada teman yang tak bisa hamil, dan aku menyarankannya untuk menjapa Sutra Maharaja Avalokiteshvara (Gao Wang). Aku merasa dia tak menjapanya.
Fashi, apa ada yang bisa kita lakukan untuk menolongnya?

~~~~~~~~~

Teman-temanku yang terkasih, kasus-kasus di atas punya kemiripan! :)

Subjek orang-orangnya memeluk agama Katolik ataupun atheis!
Ini masuk kategori yang tak bisa ditolong oleh Buddha!

Kenapa orang-orang berpikir kalau aku atau Mahaguru Lu mampu menolong orang-orang tersebut?

Aku ingat pernah memintakan bantuan untuk menolong teman seorang murid yang istrinya berada di masa akhir kehamilan. Dokter bilang mungkin mereka akan kehilangan si ibu dan anaknya sekalian!

Istrinya akhirnya terselamatkan, namun bayinya meninggal.

Yang ada malah suaminya marah dan menyalahkan kami karena tak mampu menolong bayinya!

Teman-temanku yang terkasih, karma seseorang akan menentukan nasib orang yang bersangkutan, jangan malah menyalahkan orang-orang lain.

Menawarkan Pertolongan?

Jangan lakukan kalau kamu tak sepenuhnya paham apa yang sedang kamu tawarkan!

Kamu lihat, VM LH sangat terkenal dengan memberikan banyak “PR” untuk diselesaikan dalam suatu periode tertentu, seperti menjapa mantra 100 aksara sebanyak 1000x dalam 3 hari …

Kalau kamu paham, ajaran Buddha kepada semua insan adalah untuk mengentaskan penderitaan supaya mendapatkan kebahagiaan.
Bukankah PR yang begitu banyak tak akan membuat bahagia orang yang menjalankannya?
LAGIPULA, ia juga gagal untuk benar-benar menolong siapapun dengan meresepkan “PR” dalam jumlah besar, karena sepertinya Menghilangkan poin penting seperti “Mudra, Visualisasi & Mantra”!

Hahaha!
Mahaguru Lu bilang bahwa VM yang sejati adalah mereka yang mempunyai pengalaman dan tahu apa yang sedang mereka ajarkan!

Membagikan berbagai materi sutra dan terserah apakah si subjek mau menjapanya atau tidak, sungguh tak menolong sama sekali.

Mereka yang menginginkan anak, maka Sutra Satya Buddha adalah yang juga direkomendasikan.
Karena di sana ada tertulis: 求子得子,求女得女.....
[Memohon anak laki-laki, akan mendapatkan anak laki-laki; memohon anak perempuan, mendapatkan anak perempuan …..]

TAPI, ada faktor-faktor lain yang harus dipertimbangkan bila ingin berhasil.

Segala fundamental Buddha Dharma!

Teman-temanku sekalian, bila kamu hendak menawarkan pertolongan, mohon pertimbangkan hal-hal berikut:
  1. Apakah kamu benar-benar tahu cara memberikan pertolongan yang relevan?
  2. Apakah kamu tahu bahwa kamu juga turut membawa reputasi guru-mu di sana?
Karena saat bantuan yang kamu berikan ternyata tidak efektif, guru-mu lah yang akan disalahkan atas ketidakberhasilan tersebut. Sudahkah kamu mempertimbangkan hal ini?

Sama halnya, kamu juga membawaku di dalam situasi yang sama saat kamu bilang bahwa akulah yang memberikan pertolongan ataupun saran.

Seperti “Aku akan menanyakan kepada Mahaguru Lu untukmu …” atau “Aku akan menanyakan kepada Fashi untukmu …” adalah hal yang sama, dan akan menyesatkan orang-orang yang merasa bahwa “pertolongan” darimu adalah (menyampaikan) pertolongan dari Guru-mu ataupun Fashi!

Seorang murid bertanya kepadaku: “Fashi, kenapa si Fashi itu melakukannya dengan cara seperti itu …?”

Aku menimpalinya: “Aku tak tahu dan tak ingin mengomentari, karena kamu nanti akan menyebarkan kabar bahwa Fashi LC bilang kalau si Fashi itu salah …..”

Supaya bisa menolong orang lain, kamu butuh pengetahuan yang relevan dan keberhasilan di dalam sadhanamu!

Jangan meresepkan apapun selama kamu belum mencapai keberhasilan yoga!

Lebih baik tidak menolong daripada memberikan bantuan yang tak efektif!

Dan mohon jangan membawa-bawa diriku ataupun Mahaguru Lu di dalam “niat baikmu untuk menolong”! :)

Kalau si subjek butuh pertolongan, ia akan berusaha dengan tulus untuk mencariku. Dari sana barulah aku akan mengevaluasinya dengan menyeluruh.
Jadi jangan datang kepadaku dan bilang: “Fashi, aku mohon supaya kamu menolong temanku… dan orang itu beragama Katolik….”


Salam semuanya.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Friday, December 4, 2015

Lotuschef Bermain-main – Jadi Sudah Mati atau Belum?



Ditulis oleh Lotuschef – 3 Desember 2015
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Lotuschef at Play – 死了沒有?Die already?



Mengutip dari artikel Ilusi Di dalam Ilusi:

[--- 但,這位婦女聽了聽,竟然迷迷糊糊的打起了瞌睡。
  猛然醒了過來。
Tapi si wanita mulai terkantuk-kantuk hingga ketiduran saat mendengarkannya.
Tiba-tiba ia terbangun.

對朋友說: Dan bilang kepada temannya:
「那麼妳死了沒有?」 Jadi dia sudah mati atau belum?

…….

我告訴大家一個祕密,要修持達至佛果,是二個東西的結合:
Memberitahumu semua sebuah rahasia, bila ingin melatih Kebuddhaan, adalah dengan kombinasi dari 2 hal berikut:
  一、「幻身」。Tubuh Gaib.
  二、「淨光」。Cahaya Suci.

佛果是平等的、是甚深的、是恆在的、是唯一的、是正妙的、是清淨的、是光明的、是受用圓滿的。
Buah Kebuddhaan adalah setara, mendalam, tak terbatas, hanya satu, sungguh unik, suci, cemerlang, saat digunakan akan selalu berhasil.

這也就是無上的佛性。
Demikianlah kodrat Buddha yang terunggul. ---]

~~~~~~~~~~~

Hahaha!
Saat membaca artikel di atas, aku jadi ingat saat bertemu dengan Lian-lai di Seattle, di luar vihara, sepanjang jalan antara vihara dan perpustakaan.

LL bilang kepadaku: 你要保持低调。Kamu harus tetap rendah hati. .....

Ia sedang mengatakan kalau aku jangan membantu semua yang datang kepadaku untuk meminta saran medis ataupun lainnya.

Aku menimpalinya: 我不能见死不救。Aku tak bisa [melihat kematian yang akan segera terjadi dan tidak mengulurkan pertolongan] – maksudku aku tak bisa mengabaikan orang-orang yang sedang menderita.

LL lalu berkata dengan kasar: 那,死了没有?Jadi, sudah mati atau belum?

Kujelaskan kalau aku punya latar belakang pelatihan medis dan juga konseling, jadi aku tak akan menolak orang saat mereka butuh bantuan.

Hahaha!

Dari awal, aku mempelajari pola pikir orang-orang yang tampak lewat ekspresi [Tubuh, Ucapan, dan Pikiran] mereka!

Apakah ada alasan aku sampai harus “mematuhi” orang yang “tak berperasaan” dan tak tahu apa yang sedang dilakukannya di depanku dan para yidam yang telah beryoga denganku?

Ah! :)

Orang ini masalahnya apa?
Selain banyak hasrat yang bersumber dari berbagai hal-hal yang tak bajik, ia ingin menjadi atasanku!


Ada hal lain lagi yang terjadi di Vajragarbha Caotun.
Seorang murid wanita jatuh dari tangga di luar vihara saat mau ke toilet di saat sesi abhiseka.

Dengan bantuan seorang pria yang kuat, kami memapahnya ke aula tempat Mahaguru Lu akan kembali setelah upacara selesai.
VM CZ menyuruhku untuk melepaskan murid yang terluka itu saat Mahaguru Lu datang mendekat.
Aku bilang padanya kalau aku punya latar belakang pelatihan medis dan aku tetap bertahan di sana.

Masalah yang dialami murid ini jelas sekali adalah dislokasi lengan bawah sebelah kiri dan tak yakin apakah patah. Jadi aku menahan bagian tubuh itu supaya tak bergerak sehingga bisa mengurangi kemungkinan cedera lebih jauh.

Ada yang salah kalau dekat secara fisik dengan guru akar sendiri?
Hahaha!
Aksi responsif sesuai dengan situasi?
Aku tak melihat satupun pada diri mereka!


Lalu, di saat upacara Maharaja Avalokiteshvara (Gao Wang) di Vajragarbha Caotun.
VM CZ menekan titik akupuntur He-gu (合谷穴 ) seorang murid wanita saat ia sedang kerasukan banyak roh!
Hahaha!
VM CZ tak suka saat aku memberitahunya kalau si murid tak punya kondisi medis yang membutuhkan penekanan titik He-gu (合谷).

Tahun lalu, saat murid yang sama juga sedang kerasukan, kedua titik He-gu-nya ditekan dengan keras sehingga ototnya cedera dan memar parah.

Tak ada alasan lagi karena Mahaguru Lu telah mentransmisikan cara untuk mengurus Kerasukan Roh di saat upacara Ragarajah di Vihara Xiang Hua jauh sebelum hal itu terjadi.

Yah! Orang-orang ini sama sekali tak mau mendengarkan bimbingan dan ajaran Mahaguru Lu!


Kalau kamu melakukan perbuatan yang bertolak belakang dengan Buddha Dharma, yang dilakukan oleh Tubuh – Ucapan dan Pikiranmu, mohon jangan dekat-dekat aku, karena aku secara tak sengaja pasti akan “membacamu”!

Bila kamu bukanlah seseorang yang dicari-cari warga saat mereka membutuhkan pertolongan, janganlah pernah membentuk opini ataupun memerintah!

Seperti hanya dengan melatih diri, pengetahuan didapatkan langkah demi langkah secara bertingkat, bukan lewat “berdandan” ataupun “bersandiwara”!

Dalam kata lain, jauhi saja aku ataupun mereka yang mampu “membacamu” dengan jelas!

Hahaha! Banyak orang berpikir aku diam-diam saja saat mereka “memerintah” kesana kemari, mereka pikir aku ini mangsa yang gampang ditekan dan ditaklukkan!

Bukankah saatnya bangun dan berpikir kembali?!


Salam semuanya.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Tuesday, September 22, 2015

Koan Zen – Payungmu Menyelamatkan Dirimu Sendiri



Diterjemahkan ke Bahasa Inggris dengan anotasi oleh Lotuschef – 22 September 2015
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: 禅宗公案 Zen Koan – 自伞自度 Own Umbrella Succour Self



Sumber: 自伞自度

有一个信者在屋檐下躲雨,看见一位禅师正撑伞走过,于是就喊道:
‘禅师!普度一下众生吧!带我一程如何?’
Seorang umat sedang berdiri di bawah atap supaya tak terkena siraman air hujan, dengan nyaring ia memanggil seorang Guru Zen yang sedang lewat sambil membawa sebuah payung:
“Guru Zen! Mohon selamatkan seorang insan awam ini! Bagaimana bila turut membawaku serta ?”

禅师道:‘我在雨里,你在檐下,而檐下无雨,你不需要我度。’
Guru Zen menimpalinya: “Aku di bawah guyuran hujan, sedangkan kamu di bawah naungan atap, tak ada hujan di bawah atap, jadi kamu tak perlu aku untuk menolongmu.”
      
信者立刻走出檐下,站在雨中,说道:‘现在我也在雨中,该度我了吧!’
Si umat segera berpindah dari bawah atap dan kini berdiri di bawah guyuran hujan, ia berkata: “Sekarang aku juga terkena hujan, sekarang seharusnya aku ditolong dong!”
      
禅师:‘我也在雨中,你也在雨中,我不被雨淋,因为有伞;
你被雨淋,因为无伞。
所以不是我度你,而是伞度我,你要被度,不必找我,请自找伞!’
Guru Zen: “Aku juga di bawah guyuran hujan, kamu juga di bawah guyuran hujan, aku tak terkena hujan karena punya payung, kamu terkena hujan karena tak punya payung.
Jadi, bukan aku yang menolongmu tapi payunglah yang menolongku, kalau kamu ingin ditolong, tak perlu mencariku, justru kamu sendirilah yang mencari payung!”
      
说完便走了!
Setelah berkata demikian, Guru Zen segera pergi! 
   
自己有伞,就可以不被雨淋,自己有真如佛性,应该不被魔迷。
Punya payung sendiri maka tak akan kehujanan, punya kodrat buddha sendiri yang sudah melekat di dalam diri maka tak akan disesatkan Mara.

雨天不带伞想别人助我,平时不找到真如自性,想别人度我。
Di hari-hari di mana hujan turun, bila tak membawa payung dan berpikir untuk meminta orang lain menolong dirimu, berarti tak menemukan kodrat buddha yang sepanjang masa sudah melekat di dalam dirimu, mengharap orang-orang lain untuk mengulurkan pertolongan.

自家宝藏不用,专想别人的,岂能称心满意?
Tak menggunakan harta sendiri, selalu memikirkan harta orang lain, bagaimana caranya terpuaskan?

自伞自度,自性自度,凡事求诸己,禅师不肯借伞,这就是禅师的大慈悲了。
Payung sendiri menyelamatkan diri sendiri, kodrat sendiri menyelamatkan diri sendiri, jawaban untuk segala persoalan lihatlah ke dalam batin sendiri; Guru Zen menolak meminjamkan payung – sebenarnya merupakan kebajikan dan welas asihnya yang agung.

~~~~~~~~~

Teman-teman sekalian yang terkasih,
Kisah di atas adalah yang Mahaguru Lu selalu tekankan di segala waktu: Lakukanlah sendiri (Do It Yourself ~ DIY)!

Mahaguru Lu bilang bahwa TAK ADA SEORANGPUN yang mampu menolongmu untuk berlatih hingga mencapai Kebuddhaan. Hanya dirimu sendiri yang mampu!

Sifat manusia pada dasarnya rakus dan malas berusaha?

Bagaimana halnya dengan kisah-kisah Zen yang telah kuunggah?

Supaya kamu berusaha mencernanya!

Jangan cari jawaban dariku! :)

Ingatlah selalu bahwa Mahaguru Lu bilang: Tak ada jawaban untuk Pencerahan!

Hahaha!

Kalau kamu memperhatikan ajaran-ajaran Mahaguru Lu, kamu tak akan mencari jawaban dari siapapun!

Kuncinya: Kamu sudah punya semuanya di dalam dirimu, tinggal Ditemukan saja!


Salam semuanya.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Friday, August 21, 2015

Kamu Sungguh-sungguh Tahu Apa Yang Kamu Lakukan?



Ditulis oleh Lotuschef – 19 Agustus 2015
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Do You Really Know What You Are Doing? 你真的知道你在做什么吗?



Baru-baru ini Mahaguru Lu mengatakan bahwa SETIAP individu punya pilihan mau belajar dari beliau atau dari orang-orang lain!
Kalau kamu tak menyukai Ordo Satya Buddha, kamu tentu saja boleh pergi ke tempat lain yang kamu sukai, selama "你吃得饱" – yang berarti kamu bisa memuaskan rasa laparmu. :)

Hal yang paling menggelikan yang kudengar baru-baru ini adalah: Mereka yang fotonya terpampang sedang menghadiri acara puja Pure Karma, dilarang untuk hadir di vihara mereka.

KINI COBALAH RENUNGKAN!
Vihara itu mampu berkontribusi apa atau telah memberikan bantuan apa untuk orang-orang?
Apa yang Vihara tersebut telah ajarkan?

Mari kita lihat dari faktor “Permintaan & Pasokan”!

[1] Di salah satu sesi puja di Medan, seorang peserta di-“lihat” dan diberitahukan kalau punya masalah dengan jantungnya. Kutunjukkan langsung di lokasi tubuhnya!
Ia kemudian melakukan pemeriksaan medis dan hasilnya menunjukkan pembuluh darah di jantungnya telah menyempit, persis di tempat yang kutunjukkan!
Ya! Orang ini menderita penyakit jantung!

[2] Seorang wanita saat sedang mewakili persembahan atas nama ayahnya yang tak sempat hadir. Ia diminta untuk menyebut nama ayahnya berulang-ulang dan menariknya ke dalam visinya.
Visi penglihatan tersebut menunjukkan kepadaku kalau ayahnya sedang sakit!
Si wanita dan saudara lelakinya yang berdiri di belakangnya sontak kaget!

[3] Seorang wanita datang untuk meminta pertolongan bagi anak perempuannya yang bisa melihat hantu!
Kenapa meminta tolong kepadaku saat ada para VM dan Fashi di vihara setempat?
Si anak sepertinya mulai mengalami masalah tersebut sejak awal tahun dan melewatkan sesi puja kita waktu itu!
Anaknya sudah lama punya masalah bisa melihat hantu.
Kenapa para master di rumah ibadah setempat tak mampu menolongnya dari dulu?
Hahaha!

[4] Para murid mengajukan pertanyaan yang menunjukkan kekurangan pengetahuan dasar dalam bersadhana!

Masih banyak lagi kasus-kasus yang terbantu di sesi acara kita!


Teman-temanku sekalian yang terkasih,
Kalau kamu kira kamu bisa mengendalikan orang-orang dan melarang mereka untuk mengunjungi viharamu, pikirkan kembali!

Apa gunanya sebuah Vihara dibangun?
Kalau kamu tak tahu, mohon bertanyalah kepada Mahaguru Lu!

Jangan membuat kesalahan besar dan menciptakan karma buruk buat dirimu sendiri, dan kemudian mencelakakan orang-orang!

INTINYA ADALAH: Apakah kamu mampu membantu atau tidak?

Untuk si anak yang bisa melihat hantu, bisa dibantu dengan berdoa kepada para leluhurnya dan musuh karmanya.
DAN ada berbagai metode yang kuajarkan kepada ibunya supaya kemudian diajarkan kepada anaknya, untuk pelan-pelan “menutup” “mata yang melihat hantu” tersebut dan mencegah para hantu supaya tak mengganggunya!

Aku tak akan menuliskannya di sini, karena nanti orang-orang vihara akan mencurinya dan menggunakannya, lalu mengklaim itu ajaran dari mereka!

Hahaha!

Salah sendiri!
Mengajarimu semua berarti kamu akan menggunakannya untuk menipu dan menggasak uang dari orang-orang pula!!


Salam semuanya.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef


Thursday, April 4, 2013

Lotuschef Bercakap-cakap – Jeritan Meminta Pertolongan!



Ditulis oleh Lotuschef – 29 Maret 2013
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Lotuschef in Chat – A Cry for Help!

Biasanya banyak orang akan mencari medium, ahli ramal, atau praktisi kebatinan, saat mereka sedang berada di titik “terendah” dalam hidupnya.

Inilah yang sebenarnya merupakan “Jeritan Minta Tolong”, mencari jalan keluar lewat jalur apapun yang mereka kira bisa menyelamatkan atau mengentaskan penderitaan mereka.

Mencari BANTUAN dari berbagai sumber, baik dari teman maupun kerabat mereka!

Bagaimana halnya dengan mereka-mereka yang aku temui saat sesi Konsultasi Pribadi? :)

Kebanyakan mengira kalau mereka masih berada dalam posisi yang unggul dalam masalah yang sedang mereka hadapi, dan mereka bisa menyelesaikan masalah tersebut bila aku memberi mereka beberapa petunjuk yang tidak bisa dilihat oleh “mata” mereka! :)

Juga ada beberapa yang bahkan mencoba meyakinkanku kalau mereka sudah tahu dan sekedar datang mencariku untuk mengkonfirmasi saja!

Para wanita dari grup bantuan Buddhis yang aku sempat bertemu sebelum aku bersarana kepada Aliran Satya Buddha, kebanyakan terbentur masalah karena kegagalan pernikahan dan tak punya sarana untuk hidup dengan independen serta masih harus mengurus anak-anak mereka yang, kebanyakan dalam kasus seperti ini, juga ditinggalkan oleh para suaminya.

Dari sudut pandang Karma – memotong jalinan karma buruk sebenarnya punya efek bagus dalam jangka panjang, terutama bila si suami adalah orang yang kasar, kejam dan menggunakan kekerasan kapanpun dia merasa tak senang dengan “gangguan” kecil dalam hidupnya!

Ya tentu saja harus melewati masa-masa penyesuaian, dan pastinya cukup sulit dari sisi keuangan bagi kebanyakan wanita Asia.

Tapi dengan pendidikan yang lebih baik, kebanyakan wanita Asia juga bisa menjadi independen secara finansial.

Dalam kasus-kasus seperti ini, umumnya para suami “merampok” atau “menguras” aset-aset keluarga, saat mereka meninggalkan para istri dan anak-anak mereka.

Bagaimana halnya dengan Pengadilan?
Hahaha!

Ia yang bisa membayar pengacara untuk berbohong deminya dan mengajarkannya cara terbaik untuk menyembunyikan jarahannya, pasti berada di atas angin!

Namun janganlah depresi.

Apa yang merupakan milikmu, dan yang dicuri darimu, akan menjadi Kredit Karma yang kamu berikan; dan mereka yang mencurinya darimu akan harus membayarnya kembali secara penuh, baik di kehidupan ini ataupun di kehidupan-kehidupan selanjutnya!

Ada yang juga bertanya kepadaku apakah suami/istri mereka atau orang lain mengguna-gunai mereka.

Rasa takut dan kurang percaya diri ini adalah elemen-elemen utama yang paling sering muncul dalam sesi-sesi konseling.

Sebenarnya boleh dikata, setelah selesai “curhat”, dan kuberikan cara pandang dari sudut tertentu, merekalah yang pada akhirnya mengatasi penderitaannya sendiri.

Sungguh! Mau melakukannya atau tidak, pilihan ada di tanganmu!

Pada akhirnya, kamu harus benar-benar mau berubah untuk bisa menolong dirimu sendiri!

Salam semuanya.

Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef