Showing posts with label kebijaksanaan buddha. Show all posts
Showing posts with label kebijaksanaan buddha. Show all posts

Thursday, September 12, 2019

Gigi Bergerigi 参差不齐的牙齿?



Ditulis oleh Lotuschef – 20 November 2015
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: 参差不齐的牙齿 Jagged Teeth?




Kamu bisa mempelajari beberapa gambar di atas, lalu gunakan mereka sebagai konstanta dan lakukan perbandingan terhadap orang-orang yang kamu temui.

Baca juga artikel artikel berikut:



Di dalam blogspot ini ada banyak kasus Aura orang-orang yang dibaca oleh Lotuschef.

Beberapa di antaranya punya “Gigi Bergerigi” atau aura “binatang” yang tak terlihat oleh mata telanjang.

Namun mohon, jangan asal-asalan menunjukkan kepada jiwa-jiwa malang dengan gigi bergerigi tersebut dan menyatakan bahwa mereka adalah “Binatang”!

Ingatlah selalu kata-kata Mahaguru Lu: Hanya saat kamu telah tercerahkan sempurna barulah kamu boleh mengkritik atau menunjukkan kesalahan orang lain.

Juga: Cobalah untuk tidak menciptakan ketidakbahagiaan!
DAN, yang paling penting dari semuanya – Kamu tak boleh punya Niat Mencelakai! 😊

Ingat baik-baik bahwa [Karma selalu ditanggung oleh diri masing-masing] dan tak ada hubungannya dengan orang lain!

Meski ditunjukkan, namun penyelamatan tetap ada pada ketulusan usaha masing-masing individu!

Lagipula bila kamu tak ingin punya [Gigi Bergerigi] secara fisik ataupun [Aura gigi bergerigi], tolong selamatkanlah dirimu sendiri!

Selalu praktikkan 5 Kebijaksanaan Buddha bergandengan dengan Bodhicitta!


Salam semuanya.

Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Sunday, June 1, 2014

Shen Xiu & Hui Neng


Ditulis oleh Lotuschef – 24 Mei 2014
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: 神秀与慧能 Shen Xiu & Hui Neng



Dikutip dari 神秀与慧能:

身是菩提树
心如明镜台
时时勤拂拭
勿使惹尘埃
Tubuh adalah sebuah pohon kebijaksanaan,
Dan hati bagaikan cermin yang terang.
Di segala waktu selalu mengusapnya,
Supaya tak ada debu yang menempelinya.

这个偈子就是五祖的首席大弟子神秀写的,大家也因此而知道了神秀与慧能的这个故事——

弘忍传授衣钵的消息并没有传到柴草房,但是神秀的偈子一出,满寺震动,大家都认为神秀的偈子写的很好,身要像菩提树一样的正直,心也像明镜台,哪怕就是这样,也仍然要逝世的拂拭,不要为世俗之尘埃招惹~~~弘忍也认同他的这种思想,认为,一般的常人,如果按照神秀的做法,也会不堕入俗尘的。

大家都在墙边微观,因此也吸引了慧能前去观看,慧能不识字,别人念给他听,他觉得很不以为然,于是当即口述一个偈子,让另一个和尚帮他写在墙上——

Aku merasa terjemahan ayat tersebut ke dalam Bahasa Inggris belum mampu memberikan artinya secara komprehensif. Jadi aku menerjemahkannya menjadi berikut:

菩提本非树
明镜亦非台
本身无一物
何处惹尘埃
Kebijaksanaan Buddha (Bodhi) tak berasal dari Pohon
Cermin yang terang juga bukan singgasana
Tubuh Asal tak punya materi
Bagaimana caranya debu duniawi bisa menempel/tinggal?

慧能的偈子显示了其见性成佛的工夫,直指人心,直揭心性。
禅,是人心的直悟,是心与心的交流,其智慧在于不落“实”处。
于“空”中寻求解悟

偈子一出,惊动了弘忍,弘忍看了大吃一惊,但是装坐没事一样,用鞋子将慧能的偈子擦掉,并说——写的很一般~~但是,在晚上,弘忍却将金刚经的真髓讲解给慧能听,当慧能听到——“应无所住而生其心”时,顿时开悟了。弘忍将禅宗正宗的衣钵传授给了慧能,并且告戒他说,赶快离开此地,在我死之前不能说明你是我的衣钵传人,不能弘扬你的法~~~

慧能接收了弘忍的衣钵之后,一直展开了逃亡的生涯,躲避了神秀手下僧众的追杀
(这个信物,是一件用金丝锈满了佛像的袈裟,这个实物现在还在广东韶关的南华寺里,后话)一直来到了广州。后来,听说弘忍大师已经圆寂了,于是慧能出来了~~~


在广州的法性寺,正好举办佛教的盛会,出席的僧侣大师众多,在会场休息的时候,有两个僧人指着法性寺中的幡在争执,有的说是“风动”,有的说是“幡动”,并且正直不休。此时,慧能拨开众人,说——是仁者的心在动!!!

[Di suatu kesempatan, dua orang bhiksu sedang berdebat tentang sebuah bendera yang bergerak.
Yang pertama bilang kalau Angin menggerakkan bendera itu, sedangkan yang satunya bilang Benderalah yang bergerak.
Hui Neng mengatakan: Justru HATI orang yang bersangkutanlah yang bergerak!]

此言一出,震惊了法性寺的方丈印宗法师,他当时已经听说了六祖南下的事情,加上听眼前这个人的话,他立即认识到了眼前的这个人,就是六祖慧能。
于是印宗拜于慧能坐下。由此,慧能开始了在岭南地区传自己的法~~~最终在广东韶关定居传法,这就是广东韶关南华寺!

《千年菩提路》:六祖惠能的故事 – YouTube

六祖慧能傳 – YouTube

---

Sebenarnya keduanya benar bila dilihat dari Cara Pandang Masing-masing!
Hui Neng telah mengatakan bahwa Tak Ada yang Benar dan Tak Ada yang Salah – sebagai pandangan Jalan Tengah.

Kedua sajak di atas menunjukkan Tingkat Pelatihan atau Pencapaian masing-masing saja. Realisasi sesuai tingkatan masing-masing.

Layaknya penerapan Buddha Dharma yang telah dipelajari, lalu dipraktikkan!

Banyak orang yang telah membaca artikel-artikel seri Astral juga tak percaya dan bahkan memarahiku, memfitnahku dan melabeliku sebagai Gila dan Celaka!
Hahaha! Beberapa lagi, seperti Komite Pusat dan VM YC, mendorongku ke dalam cengkeraman Mara!

Namun bila melihat dari Dharma Maha Kesempurnaan yang Mahaguru Lu sedang ajarkan, apakah kamu semua yang mengejek dan mencercaku serta mengirimku ke dalam cengkeraman Mara mulai sadar kalau yang kubagikan selama ini juga sama dengan yang Mahaguru Lu ajarkan kepadamu di dalam berbagai artikel Mahamudra dan Dharma Maha Kesempurnaan yang ditulisnya?

Hahaha! Kalau kamu masih ingin mendiskreditkanku atau mencelakaiku, sungguhlah penting untuk mencari tahu dulu “Siapa Aku Ini” sebenarnya!

Oh, mungkin saja kamu anggap hal berikut aneh!
Seseorang berkata kepadaku di telepon: Fashi, kamu.... , jangan kuatir karena aku tak akan melakukannya.
Dalam sekejap, sebuah penglihatan tampak di hadapanku: orang yang mengatakan hal tadi yang ternyata bukan dariku!
Orang tersebut menciptakan kebohongan dan kemudian mencoba menutupinya dan melemparkan kesalahan-kesalahan orang lain kepadaku! :)

Saat seseorang mulai berbohong, maka ia harus mengarang kebohongan-kebohongan lagi untuk mendukung berbagai kebohongan sebelumnya!
Akhirnya kebohongan hanya akan mencelakai mereka yang memulainya!

Sama halnya saat aku menerima email, lalu membaca isinya, tiba-tiba si penulis dan semua teman yang berkomplot dengannya muncul dalam pandanganku. Terlihat bagian-bagian mana saja yang menjadi kontribusi mereka masing-masing!

Kamu pikir masih bisa lari?
Bisa, tapi kamu tak bisa bersembunyi dari karmamu sendiri!

Kamu ingatkah tentang seorang murid yang menulis surat kepada Mahaguru Lu di mana di dalamnya dituliskan bahwa sekarang beliau telah punya seorang penerus, maka kini saatnya bagi beliau untuk pensiun.
Ini sungguh, saat Mahaguru Lu membaca isinya, semua pemimpin grup dan mereka yang turut berkonspirasi sedang berada di atas panggung dan menjalankan bagiannya masing-masing!

Hahaha! Aneh?

Mohon maaf, sama sekali Tidak Aneh!


Lima jenis Mata dan 5 Kebijaksanaan yang dimiliki seorang Buddha mampu melihat, membaca, mendengar, dan menggapaimu dengan sangat akurat, di manapun kamu berada!
Tak ada satupun insan awam yang bisa lolos dari mata seorang Buddha! :)


Salam semuanya.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Disunting dari Jurnal Lotuschef

Related Posts:

Sunday, May 25, 2014

Sadhana Pertobatan – Mengucapkan Penyesalan [2]


Ditulis oleh Lotuschef – 20 Mei 2014
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Repentance Practice 忏悔法 – Saying Sorry 说对不起 [2]



Boleh dikata ada banyak orang yang melatih Sadhana Empat Prayoga atau Pertobatan Vajrasattva secara reguler, bahkan ada beberapa yang melakukannya setiap hari.
Namun satu hal yang menyedihkan adalah banyak dari mereka yang tak tahu apa yang sedang mereka lakukan di dalam melatih sadhana tersebut!
Bukan sekedar guyon belaka!
Aku memberitahumu sebuah kebenaran apa adanya! :)


17 Mei 2014
[Pagi hari di aula makan sebuah hotel.]
Seorang VM melihatku dan aku menyapanya selamat pagi.
Ia berjalan mengitar meja tempat menu makanan disajikan dan berdiri di sebelahku.
Ia bertanya: Kamu baik-baik saja?

Aku menjawabnya: Tentu saja.

Ia bertanya lagi: Apakah kamu jadi kesusahan dengan apa yang Komite Pusat lakukan padamu?

Aku bilang: Kenapa aku harus kesusahan?

Ia menambahkan: Kamu yakin kamu baik-baik saja?

Aku menjawabnya: Aku baik-baik saja, sungguh. Apa yang Komite Pusat mau lakukan sungguh tak menggangguku sama sekali karena mereka menarget ke orang yang salah.

Lalu aku lihat ia mengalami kaku leher, dan aku menawarkan untuk berbagi dengannya beberapa latihan sederhana untuk meringankan ketidaknyamanan karena kaku leher.
Hahaha!
Ia terlihat seakan-akan aku hendak menyentuhnya dan ia ketakutan!
Ia dengar desas-desus kalau aku punya Kesaktian Transendental dan kasihan sekali ternyata ia menunjukkan dirinya sama sekali tak punya pemahaman akan Buddha Dharma yang Otentik dan Kekuatan Dharma!

Seorang Buddha atau Bodhisattva yang Sunggguhan TAK AKAN PERNAH MENYAKITI SIAPAPUN!


[Setelah aku meninggalkan aula makan.]
Seorang murid, AA, yang menemaniku didekati oleh sekelompok murid.
BB, salah satu dari mereka bertanya: Fashi tadi yang baru keluar, dia Lotuschef?
AA: Iya.

BB: Oh! Dia orang baik. Yang dia tulis sangat hebat dan berani bicara Kebenaran.
Gugatan hukum dan uang yang dikumpulkan oleh Komite Pusat, palsu atau tidak?

** Kepada para pihak yang berkepentingan: Bilapun gugatan hukum dijalankan seperti yang digerakkan oleh Komite Pusat, KEBENARAN yang ada pun belum tentu bisa dicerna oleh Ketua Komite Pusat dan Mantan Istri Guru, VM Lian Xiang.
KENAPA? Kamu cari tahu sendiri akan Kebenaran yang ada! :)
Banyak Agenda Pribadi dalam masalah ini.


[Siang hari di aula utama Vajragarbha Caotun.]
Seorang fashi mendatangiku dan berkata: Kamu membuat kekacauan besar seperti yang dikatakan Komite Pusat, dan mereka juga menyebarkan fotomu untuk memperingatkan orang-orang supaya menjauhimu!

Hahaha!
Kamu lihat? Kebenaran Akan Terungkap! 水落石出,真相大白!

Saat Lian Wang dan Lian He mendatangiku di Vajragarbha Pelangi – Seattle tahun lalu setelah puja api homa, mereka mengaku tak tahu menahu tentang fotoku yang disebarkan di lingkungan Vajragarbha Seattle.

MEREKA BOHONG!
Dan Berhohong adalah salah satu pantangan dari 5 Sila Utama!

Fashi tadi berkata bahwa aku perlu “menenangkan” permasalahan ini dan tidak bertengkar dengan Komite Pusat.

Menurutmu?

Aku katakan padanya: Kamu khan mampu “MELIHAT”, jadi kamu juga bisa melihat mereka yang berada di panggung dan selalu menyertai Guru!
Bukankah seperti Kebun Binatang di sekitar Guru?

Ia pun terdiam!



[Senja di Aula Makan Vajragarbha Caotun.]
Seorang Fashi melihatku dan ia berkata: Kenapa kamu ada di sini?
Mereka bilang kalau kamu tak lagi berada di dalam Aliran Satya Buddha.
Aku juga dengar kalau Shicheng dan Vajragarbha Singapura tak menginginkanmu!

Fashi ini ternyata juga punya sebuah masalah besar!
Ia tak tahu kebenaran apapun dan tak mau memastikan kebenaran yang didengarnya.
Informasi atau desas-desus yang didengarnya semua berasal dari mulut ke mulut dan tak ada satupun yang benar!

Aku ingat pernah memberitahu Guru bahwa aku tak setuju dengan cara rumah-rumah ibadah setempat melakukan sadhana, oleh karenanya aku ingin keluar saja!
Guru lalu mengaturkan jalan supaya aku membangun Pure Karma di tahun 2010.
Di awal 2011, aku telah sepenuhnya meninggalkan semua rumah ibadah setempat.
Shicheng menyebarkan informasi kepada para murid kalau aku akan hadir di upacara-upacara spesial mereka tanpa sepengetahuanku pula.
Kuberitahu mereka bahwa anakku harus melakukan operasi sehingga aku tak bisa menghadiri upacara yang mereka adakan.
Tapi masih saja mereka memberitahu para murid kalau aku akan hadir di sana!

Hanya saat aku bertemu dengan seorang fashi barulah aku tahu ada kebohongan ini!
Ia bilang kepadaku kenapa aku berjanji untuk memimpin penjapaan dharani Karandamudra dan Usnisa Wijaya tapi tak pernah muncul!
Shicheng diam-diam membuatku jadi seorang Pembohong!
Hahaha!

Aku juga dengar bahwa mereka pergi berkeliling mengatakan kalau aku meminta dana dalam jumlah besar untuk kehadiranku di acara-acara mereka!

Kebohongan adalah milik sendiri!
Jadi janganlah menyebarkan hal-hal yang tidak benar!
Mohon selamatkan dirimu sendiri dan verifikasi dulu kebenaran-kebenaran yang ada demi keselamatanmu sendiri!
Kamu juga tak perlu membelaku, karena Kebohongan akan merugikan orang yang menyebarkannya sendiri, bukan aku ataupun orang-orang lainnya! :)

Lalu mengenai Vajragarbha Singapura, aku sangat dekat dengan ketuanya dan ia meminta tolong kepadaku untuk memimpin sadhana di hari Selasa dan/atau Kamis.
Seperti rumah ibadah cabang di Ipoh – Malaysia, aku menolaknya karena Komite Pusat mengumumkan telah mengeluarkanku dari daftar Reverend.
Aku tak ingin siapapun jadi dibombardir masalah oleh orang-orang tak masuk akal yang akan menyesatkan mereka yang polos!
Aku harus menambahkan, meski mereka tak mampu macam-macam kepadaku, orang-orang lain bisa saja terintimidasi bila mereka tak punya pemahaman Buddha Dharma yang sejati!

Jadi hal yang satu ini adalah perbuatan Komite Pusat, tak ada hubungannya denganku! :)


Aku ingat pernah menyarankan Ketua Komite Pusat dan mereka yang menyertainya untuk MEMINTA MAAF kepada:
  1. Guru Akar
  2. Orang-orang yang telah mereka celakai!
  3. Diri mereka sendiri
  4. Aku juga bilang kalau mereka tak perlu meminta maaf kepadaku! :)

Di mana hal menariknya? Ini karena:
  1. Yang mereka lakukan kontradiktif terhadap ajaran-ajaran Guru Akar.
  2. Mereka berbohong, menipu, dan mencelakai orang-orang lain dengan mengggunakan Status yang mereka kira mereka miliki.
  3. Karma, yang baik maupun yang buruk, adalah tanggungan diri masing-masing!
  4. Aku mampu mengosongkan semuanya, jadi tak perlu meminta maaf kepadaku!

Tak terlihat ada Kebijaksanaan Buddha pada VM dan Fashi di cerita di atas?

Kiranya kenapa harus menjauhkan diri dari orang-orang tertentu seperti yang didikte oleh pihak ke-3?
Kamu menyerahkan nyawamu dan juga nasibmu kepada pihak tersebut?

Hahaha!
Ingatlah kalau Mahaguru mengajarkan kita [一心不乱] ~ Hati yang tak terpengaruh oleh segala kekacauan.

Kamu mampu mencapainya?

Bisa dicapai! Hanya bila kamu adalah murid Buddha yang sesungguhnya dan mempersenjatai diri dengan Buddha Dharma yang Otentik!

Hahaha!

Meminta maaf kepada Diri Sendiri adalah yang Terpenting, karena Diri Sendirilah entitas yang perlu diselamatkan dari Lingkaran Samsara yang Tiada Berujung!


Salam semuanya.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Related Posts:


Thursday, September 19, 2013

Kebijaksanaan yang nampak gila – Buddha Mengetahui Semua Hal [1]


Ditulis oleh Lotuschef – 11 September 2013
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Crazy Wisdom – A Buddha Knows All [1]


Di ceramah Guru baru-baru ini, beliau mengatakan: Bila kamu Tercerahkan.....
Seorang pemimpin dari suatu negara bernamaskara menyembah dengan seluruh tubuh menyentuh tanah... Ia hanya ingin menanyakan Satu hal saja.

Teman-temanku sekalian yang terkasih,
Bila memperhatikan ceramah-ceramah Guru setelah sekian lama, terutama saat menjelaskan Sutra Patriak Zen ke-6, kamu pasti telah belajar banyak untuk Tercerahkan atau setidaknya sudah mendekati Pencerahan. :)

Teknik-teknik pelatihan Tubuh – Ucapan – Pikiran sudah tercakup dalam semua ajaran Guru selama ini, terlebih lagi dengan adanya pembahasan Sutra Patriak Zen ke-6 dan Sutra Hevajra.
Pembahasan yang terkini mengenai 9 Yana menuju Kesempurnaan Agung bahkan lebih Mencerahkan, karena Guru menjelaskan Bagan tingkat Pelatihan (Yana), dari bhumi paling awal – Hinayana, menuju ke paling atas – Ati Yoga.

Dari sini, cobalah memahami kenapa Guru tak terganggu oleh urusan duniawi apapun.
Setelah mencapai keberhasilan dalam Ati Yoga, si praktisi mencapai Kebuddhaan.

Di tingkat itu, si praktisi sudah mampu melihat semua kejadian dari 3 masa: lampau, sekarang, dan akan datang.
Masih perlukah takut akan Masa Datang?

Tentunya Tak Perlu! Karena si praktisi bisa berlatih untuk merubah masa depan dengan menetralisir atau membayar hutang-hutang karma tersebut!

Ia juga bisa memperbaiki masa depan dirinya sendiri dengan beramal kepada para insan.
Ia akhirnya mampu melepaskan diri dari alam samsara ini juga.

Sekali lagi, turutlah berjalan bersamaku menyusuri 5 Kebijaksanaan Semua Buddha.
Dalam diri kita masing-masing sudah ada 5 kebijaksanaan tersebut. Saat kita membuka tabir Sifat Sejati Buddha dalam diri kita, maka tak perlu lagi berkubang dan berguling dalam Lumpur Dunia ini! :)
Hahaha!

Mengancam orang-orang dan membuat mereka tak bahagia?
Kamu bahkan tak mampu melewati Tahap Pertama dari 9 Yana, Hinayana!
Guru yang katakan demikian!
Maka tak perlu melanjutkan pelatihan lebih jauh bila kamu masih mencelakai orang lain!
Saat ini kamu berada di mana?
Tahap Nol atau bahkan lebih parah lagi, turun ke bawah hingga ke Neraka atau Neraka Vajra yang tiada akhir?

Saatnya bangun!
Mereka yang mencoba mencelakai Lotuschef, pasti gagal karena tak tahu siapa Lotuschef sebenarnya. Lagipula mencelakai orang lain, terlebih lagi saudara Vajra, menunjukkan kamu bukan sadhaka dan sepertinya bakal jatuh ke Neraka Vajra karena melanggar Sumpah, Disiplin, Sila, dll.!

Salam semuanya.

Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Tuesday, February 12, 2013

Ramalan Guru Menjadi Kenyataan?



Ditulis oleh Lotuschef – 28 Desember 2012
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Guru’s Prediction Realising?

Dulu Guru pernah berkata: TBS akan mulai membusuk dari bagian tengahnya (pusat), seperti layaknya apel!
Aku baca di mana ya, mungkin yang ingat bisa berbagi dengan kita semua.

Teman-teman ingat artikel yang kutulis tentang Anteknya Iblis?
Si penulis di Facebook berkata ada orang yang ingin mendekati Komite Pusat tapi gagal dan kemudian marah kepada VM LN. Ia juga berkata bahwa orang yang bersangkutan berada di dalam pihak Shimu! :)

Dari berbagai pernyataannya, kita bisa simpulkan bahwa VM LN dan Shimu berada dalam kamp yang berbeda dan punya agenda yang berbeda pula kiranya?
Bagaimanapun juga, mereka berdua adalah bagian dari Komite Pusat TBS!!!

Kini Komite Pusat telah mendukung forum [ilovegm] dan Shimu bahkan memberikan pidato mengenai “keberhasilan” forum ini!!! :)

Maka agenda selanjutnya adalah memohon Guru untuk mendukung pengambilan langkah hukum terhadap si dalang – seorang berkebangsaan Taiwan, yang berada di belakang layar dan mengatur semua aktivitas pelecehan nama baik ini!

Aku ingat pernah menulis mengenai kasus pelecehan nama baik ini di mana Guru harus tampil di pengadilan sebagai pihak yang Mengadukan untuk menuntut para pelakunya.
Apa benar kiranya para murid sungguh menyayangi Guru dan paham bahwa hal tersebut berlawanan dengan kehendak Guru? Beliau sungguh tak pernah ingin menuntut siapapun.
Kenapa mereka pikir bahwa Guru sakit hati karena namanya dilecehkan?

Baru-baru ini Guru bercerita tentang seorang yang kaya dan terkenal yang kemudian melakukan bunuh diri karena namanya dicemarkan. Guru berkata bahwa semua pelecehan nama baik dan amarah yang diterimanya selama puluhan tahun ini jauh lebih banyak dari contoh tadi, dan bila ia ingin bunuh diri maka ratusan dirinya pun juga masih tak cukup!!!

Tahukah kiranya apa yang Guru maksudkan di sini?
Beliau tak terganggu sama sekali!!!

VM HJ berkeliling dan menyuruh para murid untuk “tidak berkawan” dengan orang-orang tertentu berhubung mereka dalam kubu yang salah, atau mereka tak mencintai guru, atau mereka masuk dalam “daftar monyet”!!!

Ada orang yang mengomentari bahwa dia “boh tug chek” [dialek Taiwan yang berarti tidak bersekolah], yang artinya tak terpelajar!

Aku rasa semua masukanku kepada para jiwa yang sembrono ini agar menggunakan Buddha Dharma untuk menyelesaikan segala masalah rasanya hanya masuk kuping kiri keluar dan kuping kanan – mereka bersama para Saudara dan Saudari Besar dari Komite Pusat malah memulai permusuhan, menghapus semua jejak “Murid Buddha” dalam diri mereka.

Berulang kali aku menanyakan: Apakah ini yang seorang murid Buddha pantas lakukan?

Tanpa pengetahuan dasar akan Buddha Dharma, rasanya sungguh tak mungkin untuk berlatih Tantra hingga berhasil.
Semua yang diajarkan dan dibagikan Guru juga rasanya seperti jatuh ke telinga-telinga yang tuli!
Beliau mengatakan: benahi dulu “kebiasaan-kebiasaanmu” dan mulailah dari Prayoga!
Tak punya fondasi tapi ingin mendapatkan “kekuatan & kekayaan & ketenaran”? Hahaha!

Menurutku, Pembusukan ini sudah mulai dari dalam Komite Pusat sejak beberapa waktu lalu.
Dalam seri: Guru Versi Khayalan – di sana sungguh jelas bahwa setiap murid yang gila kuasa telah menciptakan Guru dalam versi mereka sendiri, Guru yang mereka pikir bisa mereka kendalikan juga!

Setujukah kamu bila orang-orang seperti ini melakukan hal yang sia-sia belaka? :)

Oh! Juga tak harus percaya kata-kataku, dengarkan saja kata-kata Guru dengan teliti. :)

Satu hal lain, banyak orang yang berada di dalam KOMITE PUSAT telah mengalami perubahan raut muka – mulai membentuk fitur mahluk di 3 alam rendah.
Maka bukalah matamu dan lihatlah mereka semua dengan baik, tapi tak perlu juga percaya kata-kataku.

Paling baik adalah cari tahu sendiri, karena hanya kamulah satu-satunya yang harus belajar ketajaman penglihatan dan mengembangkan 5 Kebijaksanaan yang sedari awal dimiliki oleh semua Buddha yang Sejati. :) :) :)

Hahaha! Mari bersenang-senang!!!

Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Friday, December 28, 2012

Guru's Prediction Realizing?


Terjemahan Indonesia: Ramalan Guru Menjadi Kenyataan?

Well, Guru said before, TBS will start rotting from the CORE, like an apple!
I read this somewhere, perhaps those that know where can share with us all.

Remember the article about Demon's Lackey?
The writer of the passage in Facebook alleged that someone wanted to get close to Core but failed and scolded VM LN. He also alleged this someone is in Shi-mu's camp! :)

From his statements, we can deduced that VM LN & Shi-mu are in different camps and have different agendas, correct?

However, both of them are part of TBS' Core!!!

Now Core has endorsed [ilovegm] forum and Shi-mu even gave a speech about how "successful" this forum is!!! :)

Now the next item is begging Guru to endorse legal action against the mastermind, a Taiwanese national, behind all the defamation activities!
I remember sharing that in a Defamation case against the alleged culprits, Guru will have to stand in Court as the Complainant!
Do students truly care or love Guru and understand that it is against Guru's will to take any actions against anyone?
Why do students think that Guru is pained by the defamation?

Recently Guru shared a story of a rich and famous man who committed suicide because of defamation, Guru said that the amount of defamation and scolding he received through decades is much much more and if he wants to kill himself, Hundreds of Him also not enough!!!

Know what Guru meant by these statements?
He is not bothered at all!!!

VM HJ goes round ordering student to "unfriend" so & so, because they are in the wrong or they don't love guru or they are in the "monkey-list"!!!

Someone commented that she is "boh tug chek" [Taiwanese dialect means did not attend school], literally means Uneducated!

My humble opinion of employing Buddha Dharma to solve problems fell on deaf ears of those hot-headed souls who took arms with the Big Brothers & Sisters from Core, negating all traces of "Buddha's disciples" if any in them.

Well, I asked many times: Is this what a Buddha's student should do?

Without Basic Knowledge of Buddha Dharma, it is nearly impossible to cultivate Tantra successfully.
Guru's teachings and sharings fell on deaf ears too!
Guru said to correct "habits" first and start from Preliminaries!
No foundation but wanted to acquire "power & wealth & fame"? Hahaha!

In my humble view, the Rotting has started from the Core for quite some time already.
In the series: Fakes of Guru; it is obvious that each power-crazy students have created their own version of Guru, one whom they think they can control too!

Would you agree that these people are Grasping at Thin Air? :)

O! Please do not take my words for it though, listen attentively to what Guru has to say please. :)

Another thing, many that are in so-called CORE, have already undergone irreversible facial changes, taking on facade of beings of the lower realms.
Open your eyes and look carefully at all of them too, please also don't take my words for it in this as well.
Best to go find out yourself. For you and you alone have to learn discernment and develop the 5 Wisdoms inherent in all True Buddhas. :) :) :)

Hahaha! Have fun!!!

Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef