Showing posts with label bersadhana. Show all posts
Showing posts with label bersadhana. Show all posts

Tuesday, February 28, 2017

Keinginan Roh [2]



Ditulis oleh Lotuschef – 21 February 2017
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: [2] 灵愿 Spirit's Wish


Mengutip dari artikel Keinginan Roh:

[--- Di dunia ini, ada 2 jenis manusia,
Yang pertama bekerja untuk mereka yang masih hidup, sedangkan yang kedua untuk mereka yang sudah mati.
Yang jenis kedua tersebut, kita namakan sebagai Pengikut Roh.
Dan Roh yang mengarahkan para pengikut roh untuk menjalankan berbagai keinginan mereka itu dinamakan Tuan Roh.

Anime dari Tiongkok ini menggambarkan bagaimana orang-orang yang masih hidup “ditarik” atau dirasuki untuk menjalankan perintah dari roh orang-orang yang telah meninggal – untuk memenuhi keinginan para Tuan Roh mereka! ---]

~~~~~~~~~~~~~~~

Membahas kisah [画江湖之灵主] lebih mendalam lagi, orang-orang yang masih hidup dan dirasuki secara paksa, dinamakan Pengikut Roh.
Kemudian ada sebuah ordo aliran yang bernama Tim Roh Imperial yang mengejar para pengikut Roh tersebut, namun ternyata pandangannyanya salah dan malah membunuhi para pengikut tersebut.

Di akhir kisah, sang pendiri Tim Roh Imperial menjelaskan kepada pemimpin ordo yang bertugas saat itu bahwa para pengikut Roh tersebut pada dasarnya tak berdosa, jangan sampai dikejar dan dibunuhi!
Tim Imperial seharusnya berfokus pada cara menolong para pengikut yang tak bersalah itu supaya terbebaskan dari Roh-roh yang merasuki mereka!
Salah satu metodenya adalah dengan mendorong para pengikut tersebut dari tebing yang curam!
Saat sedang melayang jatuh, para roh akan meninggalkan orang-orang yang mereka rasuki.
Lalu seseorang akan menangkap para pengikut tersebut sehingga mereka tidak mati terjatuh.
Orang-orang tersebut kemudian akan dibawa ke tempat yang tenang untuk beristirahat dan akan pulih sepenuhnya setelah melewati 49 hari.

Yang hendak kusampaikan adalah?
Dari dulu aku telah mengajak teman-teman sekalian untuk melihat XX sebagai korban yang tanpa sadar telah ditarik oleh para Hantu dan dikendalikan oleh mereka!

Mahaguru Lu bilang bahwa XX kembali mengundang 2 dari 5 hantu!

Ya!
Dengan tulus aku berharap agar mereka yang mempercayai praktik-praktik si XX, Berpikir dengan Bodhicitta!

Layaknya teman-teman sekalian, XX juga seorang manusia dan murid dari mahaguru.
Dan juga seorang mahluk yang Mahaguru Lu bersumpah untuk tidak ditinggalkan di dalam misi penyelamatannya.

Jadi mohon jangan terus-menerus menginjak dan menjelek-jelekkan XX!

Bila kamu masih berbodoh diri dan melancarkan serangan balas dendam atas kesalahan yang menimpamu, hingga mau berepot ria mewakili orang lain untuk membalas dendam, maka kamu bukanlah seorang murid Buddha yang Sejati!

LAGIPULA, menemui Mahaguru Lu untuk meminta penyucian dengan mentalitas menaruh dendam tak akan membuat berkat tersebut menjadi efektif!

Yang seharusnya kamu lakukan adalah Merelakan dan Mendobrak Bebas Leluasa, serta melatih ajaran Mahaguru Lu dengan sungguh-sungguh!

Lihatlah foto-foto yang kuunggah di atas dan cobalah renungkan apa yang sedang kucoba beritahukan kepadamu!

Hahaha!
Banyak dari mereka adalah orang-orang yang selalu hadir di upacara yang dipimpin oleh Mahaguru Lu. Dari sana ada berapa banyak yang bisa kamu tunjukkan yang Benar-benar Bersih Suci dan yang terpenting adalah, Bersinar dengan Bodhicitta?

Memenuhi lantai 6 Vajragarbha Caotun untuk disucikan oleh Mahaguru Lu bukanlah obatmu yang permanen!
Kamu malah turut berkontribusi mengisi kantong-kantong para pelayan Mahaguru Lu yang serakah!
DAN kamu juga membuat Mahaguru Lu tambah lelah!

Ruangan di lantai 6 tersebut tidak besar loh, bayangkan orang-orang berbondong-bondong meminta perhatian dari Mahaguru Lu satu per satu?
Kamu ingat Mahaguru Lu pernah mengatakan bahwa beliau memimpin upacara di dalam Neraka?

Hahaha!


Salam Metta,

Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Monday, February 27, 2017

Keinginan Roh



Dibagikan dengan anotasi oleh Lotuschef – 19 Februari 2017
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: 灵愿 Spirit's Wish


画江湖之灵主
世间有两种人,


Di dunia ini, ada 2 jenis manusia,
Yang pertama bekerja untuk mereka yang masih hidup, sedangkan yang kedua untuk mereka yang sudah mati.
Yang jenis kedua tersebut, kita namakan sebagai Pengikut Roh.
Dan Roh yang mengarahkan para pengikut roh untuk menjalankan berbagai keinginan mereka itu dinamakan Tuan Roh.

Anime dari Tiongkok ini menggambarkan bagaimana orang-orang yang masih hidup “ditarik” atau dirasuki untuk menjalankan perintah dari roh orang-orang yang telah meninggal – untuk memenuhi keinginan para Tuan Roh mereka!

Tentunya, Balas Dendam menjadi faktor utama para Tuan Roh tersebut yang ingin melihat musuh-musuhnya mendapatkan Pembalasan yang Setimpal!

Hahaha!

Mahaguru Lu kemarin bilang ada banyak umat yang memenuhi lantai 6 di Vajragarbha Caotun. Mereka memohon Berkat Penyucian Kembali dari Mahaguru Lu.
Ada seseorang yang juga kerasukan roh binatang dan hantu manusia!

Teman-temanku yang terkasih,
Coba perhatikanlah baik-baik mereka yang berjalan melewati bendera-bendera Abhiseka, dan juga yang menerima “mo-ding” (berkat jamah kepala) dari Mahaguru Lu.

Kiranya kamu mempelajari sesuatu dari sana?

Bila kamu bisa melihat bahwa meski setelah mendapatkan Abhiseka dan Mo-ding, masih banyak umat yang menurut Mahaguru: Putih keabuan atau Aw-ma-ma (gelap gelap).
Maka sudah seharusnya kamu sungguh-sungguh sadar dan belajar merelakan!
[Sampai di sini kamu akan menyadari mengapa aku suka mengambil cuplikan layar / screenshots dari mereka yang menghadiri upacara, yang berjalan melewati bendera abhiseka, saat dan setelah Mo-ding…
Wajah-wajah mereka memberitahu kita seberapa efektifnya mereka bersadhana, dan juga seberapa efektifnya mereka mampu menerima abhiseka dari Guru Akar!
Kalian semua tak paham mengapa aku selalu mengunggah banyak foto!]

Di saat masih hidup, kamu punya banyak keinginan dan kebutuhan, kemudian saat meninggal kamu membawa serta semua hal tersebut yang belum terpenuhi/terkabul.
Sebenarnya kamu sedang memenjarakan dan merintangi dirimu sendiri sehingga tak mampu mendobrak bebas leluasa dan pergi menuju Tanah Suci.

Sungguh semuanya ini berasal dari Pikiran/Hatimu sendiri!

Mengapa XX masih suka mengundang para Hantu sebagai tuannya?
Sebab: Ia Merasa bahwa hanya para tuan hantu inilah yang bisa memenuhi keinginan dan kebutuhannya!

Oleh karenanya paling baik adalah mendengarkan Mahaguru Lu dan Berfokus Pada Satu, bersadhana dengan sungguh-sungguh!

Oh! Berjalannya True Buddha Prajnagarbha akan membuatku bebas dari tugas menerjemahkan ajaran-ajaran Mahaguru Lu ke Bahasa Inggris! :)
Jadi aku bisa setengah-pensiun!

Aku akan berbagi hal-hal yang menurutku menarik, dan juga materi-materi pembelajaran Dharma, kapanpun aku mau.

Hahaha! Jadi punya lebih banyak waktu untuk “BERMAIN-MAIN”!


Salam Metta,

Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Tuesday, December 6, 2016

Mahaguru Lu Mengulurkan Tangan Dengan Welas Asih



Ditulis oleh Lotuschef – 4 Desember 2016
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: GM Lu Reaching out Compassionately 鲁师尊伸出慈悲之手


Mengacu ke rekaman ceramah Mahaguru Lu:


Berikut ini adalah transkrip ceramah Mahaguru Lu yang berwelas asih mengulurkan tangan kepada mereka yang telah menyimpang dari bimbingannya.
Beliau meminta setiap individu merenungi perbuatannya masing-masing!
Mahaguru Lu menanyakan tentang keberadaan 5 pemimpin hantu, apakah mereka datang dari imajinasimu sendiri atau tidak?
Selama setiap individu bertobat dengan sepenuh hati setelah merenungi kesalahan yang dilakukannya, maka ia bisa membuka lembaran baru kembali!

** 再讲几句话。
今天讲的是真实语。
那么我跟大家讲,师尊还是不舍弃一个众生。
但是,一定要真实的忏悔。
你要自己想一想,你有没有讲很多的妄语。
或者凭着你自己的灵感去这样子想一想出来,
你有没有包括这五个鬼头目,全部是你脑海里想出来的。
你自己想一想,真实忏悔,从新再来。

~~~~~~~~~~~

Teman-temanku yang terkasih,
Mampukah kamu kini menggunakan Kebijaksanaan Pengamatan yang Tajam?

Mereka yang telah dirasuki atau dikendalikan oleh hantu, justru jangan kita abaikan atau usir atau 落井下石 (setelah ada orang yang jatuh ke dalam sumur, kita masih melempari batu ke dalamnya pula)!

Mahaguru Lu telah memberikan Solusi untuk menolong mereka yang telah menyimpang!

Berhubung Buddha Dharma tiada batasnya, maka cara untuk menolong setiap insan pun juga bermacam-macam sesuai dengan pengaruh karmanya!

Jadi kamu ini Buddha atau Setan? :)

Tentunya pilihan ada dalam tanganmu sendiri!

Menyalahkan orang lain atas kematian para murid yang merupakan teman atau saudaramu?
Mahaguru Lu menetralisir tuduhan tersebut dengan memberitahumu perbedaannya lewat Reverend Lian-jing (Panama) yang tak terkena pengaruh buruk dari situasi di sekelilingnya!
Itu karena Reverend Lian-jing bersungguh-sungguh dalam bersadhana dan menjapa Usnisa Wijaya Dharani tak terhitung banyaknya!
Jadi bersadhana dengan sungguh-sungguh dan tulus akan melindungimu dari segala macam Celaka!

Dengarkan Mahaguru Lu dengan cermat!

Dan jangan tertipu oleh mereka yang menyalahkan orang-orang lain!

Niat untuk menyingkirkan orang lain bukanlah cara seorang Buddha ataupun murid Buddha!

Kamu ingatlah: Balas dendam, permusuhan, kebencian, kekerasan, … ini semua bukanlah kebajikan dan bukan untuk para murid Buddha yang otentik!

Hahaha!

Jangan sampai hal-hal sensasional mempengaruhimu!

Ingatkah yang pernah kukatakan bahwa mereka yang melemparkan fitnahan, mencoreng nama, membakar api permusuhan dll… ke arahku, Hanya perlu menyesali dirinya sendiri saja?

Tak ada hubungannya denganku! :)


Salam Metta,


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef


Saturday, June 25, 2016

Wenshi / 23 Juni 2016



Ditulis oleh Lotuschef – 23 Juni 2016
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: 23-6-2016 问事 Wenshi



Kasus 1:

Seorang perempuan dengan aura yang gelap memberitahuku kalau anak laki-lakinya tidak pulang ke rumah, dan setiap hari pergi ke Batam setelah pulang kerja.
Ia punya kekasih seorang wanita Malaysia dan juga seorang anak di sana.
Kutanya kepadanya memangnya ada masalah dengan hal itu.
Ia bilang ia tak suka anaknya menikah dengan orang yang bukan dari etnis China!
Ia juga bilang ia memohon pada “Tian-gong” – Raja Surga, untuk memisahkan mereka……
Temannya menyambungnya dan bilang bahwa mungkin si wanita Malaysia tersebut mengguna-gunai anaknya dengan “gong-tow” (ilmu hitam) dan menipunya bahwa si bocah adalah anaknya, meski si wanita tidur dengan banyak pria lain.

Teman yang membawanya untuk berkonsultasi denganku juga turut menambahkan opini-opininya!

Hahaha!

Kuberitahu orang yang berkonsultasi kepadaku bahwa auranya gelap dan ia seharusnya tak boleh memohon kepada siapapun untuk memutuskan hubungan tersebut hanya karena ia tak menyukainya!
Selama anak lelakinya bahagia dan mencintai si wanita yang dipertanyakan ini, ia juga dengan senang hati akan menerima si bocah tersebut sebagai anaknya, tanpa mempermasalahkan statusnya!
Aku merekomendasikan supaya ia melakukan persembahan untuk musuh karma bagi dirinya sendiri dan juga anak lelakinya.

Sepertinya si anak sangat takut kepadanya dan dengan apa yang akan dilakukannya, sehingga ia hanya pulang ke rumah untuk mengurus keperluan pribadinya saja, serta tak makan ataupun minum apapun di sana.

Kujelaskan bahwa kalaupun si wanita adalah penagih hutang anaknya, maka memberikan persembahan bagi musuh karma akan membantu mengurangi dan akhirnya menghapus sisa hutang karmanya.

Juga merekomendasikan agar ia menjapa sutra Maharaja Avalokiteshvara (Gaowang). Ia bilang ia hanya tahu menjapa Amituofo, jadi aku beritahukan supaya menjapa sambil melihat gambar Amitabha Buddha.
Dengan cara ini, ia akan bisa berfokus dan menenangkan diri.

Kemudian ia menyambung dengan masalah suaminya!


Kasus 2:

Seorang wanita muda yang mencari pekerjaan.
Kuberitahu dia kalau ia tak percaya diri dan harus mengubah pola pikirnya.
Ia bisa memberikan persembahan kepada Jin-mu, Bunda Emas dari Kolam Yao, dan mengungkapkan permohonannya dengan jelas, mengenai spesifikasi pekerjaan yang diinginkannya.

Ibunya turut bicara “Aku tak suka dia bekerja sebagai pramugari”.
Sepertinya saudara laki-lakinya meninggal dalam kecelakaan pesawat.

~~~~~~~~~~~~

Teman-temanku yang terkasih,

Pure Karma menawarkan layanan “Wenshi” (konsultasi pribadi) dengan ongkos SGD 3000 per 20 menit, dan Hanya boleh mengajukan Satu Pertanyaan saja!
Kami juga tak menerima komisi untuk melakukan ritual yang akan mencelakai/merugikan siapapun!

Bila kamu bertanya lebih dari Satu Pertanyaan di waktu yang telah dialokasikan, kamu hanyalah membuang-buang waktumu.
Tak akan menuruti maumu yang akan menanyakan berbagai hal yang terlintas di pikiranmu :)

Jadi pertimbangkanlah sebaik-baiknya sebelum mengajukan satu pertanyaan!

Kalau kamu membawa serta teman-temanmu ke sesi wenshi, masukan dari mereka tak akan dihiraukan!

Pure Karma tak menganjurkan wenshi yang asal-asalan, jadi mohon hindari melakukan hal tersebut.

Kedua kasus di atas dibawa oleh seorang murid veteran yang memaksaku untuk melayani teman-temannya dengan berkedok acara makan siang!

Hahaha!
Aku sudah banyak mengalami hal seperti ini, dan belajar untuk tidak menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan, namun hanya merekomendasikan supaya mereka menjapa ataupun memberikan persembahan supaya pahalanya dilimpahkan!

Berterima kasih atas berbagai pengalaman seperti ini, mulai dari sekarang aku tak akan menerima ajakan makan lagi!

Bersadhana adalah solusimu satu-satunya!
Berhentilah mencari solusi dari luar!


Salam Metta,


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef


Sunday, February 21, 2016

Para Pelobi Kekuasaan



Ditulis oleh Lotuschef – 1 Januari 2016
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: King-makers 造皇者


Judul drama: 七俠五義人間道 劇集列表

Di drama tersebut, kita melihat ada karakter favorit [Hakim Bao]!

Kita juga melihat para [Pelobi Kekuasaan], di antaranya: ibunya – Ibu Suri, Kepala Kasim, dan berbagai petugas di pengadilan;  yang mencoba mendikte sang raja muda sampai-sampai [Keadilan] tak dipedulikan!

Hahaha!

Adakah relevansinya di sini?

Kalau kamu cukup teliti, kamu akan menyadari bahwa pola yang sama juga terjadi di sekeliling kita!

NAMUN, tempat yang paling tak cocok dan tak layak untuk melihat para “Pelobi Kekuasaan” ini adalah saat Sang “Raja”-nya adalah seorang Raja Dharma!

Kamu lihat berapa banyak yang mencoba memanipulasi Mahaguru Lu, yang merupakan seorang Buddha Hidup, seorang Raja Dharma?
Hahaha!


Tentu saja, saat Mahaguru Lu tetap tutup mulut dan membiarkan segala keanehan mereka lewat begitu saja, mereka pikir mereka telah berhasil “menciptakan” seorang raja yang bisa dikendalikan!

Hahaha!

Sungguh begitukah?

Ada banyak orang yang karena tak bisa mendekat ataupun mendapatkan keinginan mereka dari Mahaguru Lu berhubung dihalang-halangi oleh para “pelayan”-Nya atau para pengikut-Nya, menjadi marah dan meninggalkan Ordo Satya Buddha. Bahkan ada yang sebegitu marahnya sampai-sampai mencela, melecehkan, memfitnah, dan memarahi Mahaguru Lu.

Sayangnya, Mahaguru Lu yang mereka omeli ini adalah sebuah wujud lain yang diciptakan oleh para “pelayan” Mahaguru Lu!

Kalau saja kamu tahu Mahaguru Lu yang sesungguhnya, Sang Buddha Hidup Lian Sheng, KAMU tak akan pernah jauh darinya, apalagi hingga gagal mendekatinya untuk mencari bantuan ataupun sekedar mengobrol!

BELIAU selalu bersamamu, di manapun dan kapanpun kamu berada, bila kamu punya Iman yang Absolut kepadanya!


Banyak orang tak paham kenapa aku begitu yakin dan “Berani Menentang” mereka yang punya Wewenang!

Bertanya: Pernahkah aku menyerahkan diriku ataupun hidupku untuk mereka kendalikan dan manipulasi?

Tentu Saja Tidak!

Karena yang namanya Bersadhana adalah untuk Membebaskan diri sendiri dari Hidup & Mati, dari segala belitan dan batasan!

Jadi kenapa menyerahkan dirimu ke dalam genggaman tangan orang lain?

Lagipula orang lain tersebut masih jauh sekali dari Jalan Bodhi!

Hahaha!

Betapa menggelikannya?

Saatnya sadar dan berusahalah sendiri di dalam Jalan Bodhi!


Salam semuanya.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef