Showing posts with label mendengarkan. Show all posts
Showing posts with label mendengarkan. Show all posts

Monday, January 30, 2017

Apakah kamu mendengarkan kata-kata dari Hati Mahaguru dengan tenang?



Ditulis oleh Lotuschef – 4 Januari 2017
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Did you listen quietly to words from GM's Heart?
Versi Mandarin: 你有寜听师尊的心语?


Di atas: Mahaguru setelah diserang dengan Anak-anak panah Ilmu Santet.

Di Taiwan:

  1. Mahaguru bilang [Acara Makan] terlalu banyak, bahkan sampai harus menghadiri acara makan di siang hari.
    Menyita waktu tidur siangnya yang sudah sedikit.
    Sungguh lelah!
  2. Di Vajragarbha Huangdi, kelelahan dan tak tahan lagi, tak punya pilihan lain sampai harus menarik kursi ke dalam toilet, bersembunyi di dalamnya untuk tidur sejenak!

Di Seattle:

  1. Tidak memperbolehkan Wenshi (konsultasi masalah pribadi), hanya boleh tanya seputar Sadhana!
  2. Setelah serangan anak panah ilmu santet, seseorang membayar master berkebangsaan Malaysia untuk menyantet, menggunakan Santet Panah untuk melukai seluruh badanku, sehingga sangat kesakitan. Tujuan mereka adalah mencegahku supaya tidak naik ke singgasana dharma untuk membabarkan dharma!

Hahaha!
Seberapa banyak yang kamu dengar?
Dan seberapa banyak yang kamu serap?

Tidak memperbolehkan Wenshi atau konsultasi persoalan pribadi?
Kenyataannya, tidak berlangsung lama!
MENGAPA?
Karena [Kata-kata] Boss dari Mahaguru-lah yang [Berlaku]!

Ah! Kunci penting terlewatkan begitu saja!
Hormati Guru, Hargai Dharma, Bersadhana dengan tekun!
Tidak mendengarkan kata-kata Guru!
Tidak memahami kata-kata Guru!
Menghancurkan kata-kata Guru!
Memusnahkan maklumat Guru!
Bukankah itu semua [Melanggar Disiplin Sila]?

Ada banyak alasan mengapa tidak memperbolehkan Wenshi!
Mendukung Wenshi menyebabkan Insiden Purple Lotus hari ini menjadi meluap kemana-mana!
Sedari awal, Wenshi yang diberikan oleh orang-orang yang tak punya Pencapaian Sadhana hanyalah berujung menipu uang dan kekayaan!
Berbagai macam penipuan berkedok agama akan bermunculan tiada henti!

Asal dari semuanya ini – Mengapa melempar segala kesalahan kepada Mahaguru?
Murid yang telah bersarana bila selalu saja mencari Wenshi – berarti tidak mengimani ajaran dharma Mahaguru serta sadhana yang dilatihnya!
Hahaha!

Administrator ordo punya salinan Aturan & Ketentuan yang mengatakan bahwa: semua [VM] boleh memberikan layanan [Wenshi]!
Masih ada banyak lagi yang Hanya [VM] yang boleh melakukannya!
Aku sempat membahas persoalan seputar [Ketentuan] dari administrator ordo dengan seorang murid senior !
Aku tanya: Setelah seorang murid berhasil ber[Yoga] dengan Mahaguru, maka siapakah [Ia]?

Skenario hari ini, sungguh berterima kasih kepada orang-orang awam yang [Bodoh]!
Bagaikan sekelompok orang yang [tuna aksara] mengajarkan cara mengenali kata-kata!

Hahaha!
Bicara kepada Serangga!

Terlebih lagi, Mahaguru sering mengatakan hal ini berkali-kali: Selama ini, semua mengandalkan [Shimu] yang [Sendirian] mengurus [berbagai persoalan Ordo]!
Saat mendengar kata-kata itu, kamu semua bertepuk tangan!
Pernahkah kamu berpikir, setidaknya sekali saja, untuk [Memahami] maksud Mahaguru?
Semua [kekacauan] ini adalah [atribut] dari [Shimu] yang [Pandai dan Berkuasa]!

Sungguh, yang ini renungkanlah baik-baik!
Melewati bertahun-tahun lamanya, persoalan Ordo dikelola dan dikendalikan oleh Shimu, Sang [Pemimpin], sehingga kamu tak mampu [Mendengarkan Kata-kata dari hati Mahaguru dengan tenang]?

Orang awam bagaimana bisa [mengelola] [Ordo Agama Buddha] dengan baik?

Mohon jangan memarahiku dulu!
Mohon bertanyalah kepada Hatimu sendiri!

Ordo Agama Buddha Tantrayana, bagaimana bisa membiarkan seorang [awam] yang tak bersadhana untuk menjadi Ketua Administrator?
Kalau sampai tak berakhir buruk, maka sungguh lucu/aneh!

Saatnya bangun dan sadar diri!


Salam Metta

Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef


Thursday, February 6, 2014

Lotuschef Bermain-main – Mendengarkan dengan Benar?


Ditulis oleh Lotuschef – 6 Februari 2014
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Lotuschef at Play – Hearing Right? 听对了吗?




Seringkali, Salah Interpretasi (Mengartikan) apa yang kita dengar menyebabkan kita melakukan, atau lebih tepatnya memancing Rantai Pikiran dan aksi-aksi yang timbul darinya.

BILA SAJA kita mau berhenti sejenak dan merenungkan apa yang kita dengar, pastinya banyak pikiran dan tindakan yang Tak Baik tak akan berulang.

Hahaha!

Aku punya semacam istilah 3C – Cool, Calm, Clearmindedness (Berkepala Dingin, Tenang, dan Berpikir dengan Jernih).

Celakanya, hanya 3C ini saja susah dicapai, apalagi harus cukup mempersenjatai Diri dengan Pengentahuan Buddha Dharma yang mendasar, dalam kehidupan dan sadhana sehari-hari.


Guru pernah memberi instruksi kepadaku untuk mengajarkan Sadhana 4 Prayoga kepada 2 orang murid yang telah berlindung (bersarana) kepada-Nya selama hampir 20 tahun.

Aku mematuhi dan melaksanakan instruksi beliau!

Namun, 2 orang murid ini sudah cukup tersesat dan tak punya fondasi yang kuat dalam bersadhana!

Hehe!


Murid A, seorang wanita, hanya datang satu kali untuk “belajar” bersamaku.
Lalu selalu berpura-pura bersadhana saat aku muncul!
Dia selalu berada di sisiku dalam beberapa kesempatan dan seperti membuka sesi konsultasi serta berlagak seperti boss-ku – ia menyuruh orang-orang untuk bertanya hal-hal pribadi kepadaku.
Ia lalu menambahkan beberapa penjelasan seakan-akan supaya penjelasanku kepada orang-orang tersebut lebih jelas!
Selalu berlagak Tinggi & Berkuasa! :)

Tahun lalu, aku tahu bahwa dia mendapatkan Makan Gratis atau menerima dana dari orang-orang tersebut saat aku sedang tak ada di sana.
Ia sengaja menampilkan diri seakan-akan punya kemampuan tinggi dan mampu menolong mereka.

Hahaha! Aku melihat mandala mantra Vajra 6 Alam (Ah Her Sha Sa Ma Ha) yang aku berikan kepada sebuah outlet makanan di Caotun ternyata ditempel di posisi yang salah.
Setelah acara makan siang, pemilik outlet menolak menerima pembayaran dariku. Mereka bilang ini khan Tahun Baru China, jadi mereka ingin menunjukkan apresiasi atas bantuanku.

Murid A buru-buru mengajakku pergi setelah aku bersikeras ingin membayar makan siang tersebut.
Ia lalu memberitahuku bahwa pemilik tempat tersebut memaksanya untuk menerima makan gratis!

Hahaha! Pastilah bohong! Auranya kelihatan sekali kalau bohong!

Tentunya sedih melihat orang-orang ini tak paham bahwa BILA SAJA mereka tak mampu atau tak benar-benar Menolong atau Memberkati mereka yang menganggapnya punya Daya Kekuatan untuk Menolong, maka mereka sudah mulai punya Kelebihan Akun Kredit (Overdraft) dengan orang-orang tersebut.
Saat akun overdraft mulai menggelembung, aura mereka akan menjadi gelap dan karma buruk bertambah.


Seorang wanita lagi, Murid B, bahkan berani mengaku bahwa ilmu Geomansi (Fengshui) dan Ramalannya sangat akurat!
Ia membeli semua buku rilis baru dengan kategori tersebut!

Namun akurasi kemampuannya cepat sekali dicurigai banyak orang karena ternyata ada banyak keluhan atas pekerjaan dan saran yang ia berikan!

Para “pengikutnya” juga menyusut menjadi beberapa orang saja, tapi ia tetap saja berani melanjutkan aksinya.

Aku baru memperhatikan bahwa ia mulai sering berbohong dan bahkan suka menyalahgunakan barang-barang orang lain sebagai miliknya sendiri.


Dua orang murid di atas mengikuti 2 sesi sadhana Empat Prayoga bersamaku.

Meski mereka berdua adalah tugas yang Guru berikan kepadaku, aku telah menyerahkannya lagi kepada Guru, berhubung instruksi Guru adalah berbagi teknik sadhana 4 Prayoga kepada mereka.


Mari kuceritakan lebih mendetil.

Instruksi dari Guru adalah mengajarkan teknik sadhana 4 Prayoga kepada murid-murid veteran yang sudah bersarana lebih dari 20 tahun, namun dari sana jadi terungkap sebuah FAKTA bahwa mereka tak menangkap hal-hal mendasar dari sadhana yang diajarkan oleh Guru.

Dari sana pula kita bisa menarik kesimpulan bahwa apa yang Guru katakan memang benar – kalau ada banyak Murid Veteran yang hanya MENIRU gerakan Guru dan berpura-pura Bersadhana dengan baik, atau malah menipu orang-orang yang tak sadar akan “kecakapan” mereka!


Oleh karenanya Guru pun bilang bahwa orang-orang semacam ini, mau melakukan hal yang sama selama 20 atau 30 atau bahkan 50 tahun ataupun lebih, tetap saja tak tahu apa sebenarnya yang disebut Sadhana Dharma Tantra!

Bukankah lebih baik Mendengar dengan Benar apa yang Guru ajarkan?


Salam semuanya.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef