Friday, July 3, 2015
3-7-2015 Homa in Celebration of GM Lu's Birthday A
The White Maha Padmakumara 大白莲花童子
Great Auspicious Vajra (Vajra Maha Berkah) 大福金剛
Flower Light Self-Mastery Buddha 华光自在佛
Amitabha Buddha 阿彌陀佛
Ksitigarbha-raja Bodhisattva 地藏王普薩
Golden Mother (Yaochi Jinmu) 瑤池金母
Usnisa Vijaya 尊勝佛母
Shri Kalachakra 時輪金剛
Bhaisajyaguru Buddha 藥師佛
Shri Bhagavan Vajrasattva 金剛薩埵
Above: Durians! GM's favorite!
Casket Seal Dharani & Stupa 一切如来心秘密全身舍利宝箧印陀罗尼与塔
All ready for tomorrow's homa in celebration of GM's birthday, the lunar 18th day of 5th moon. :) :) :)
These are with special seed syllables n contains all secret essences of all Buddhas.
Refer to the Casket Seal Dharani for Full Details.
Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom.
~~~~~~~
A fellow student asked me what are these for?
Chat:
AA: to prevent anyone asking what the stupa for, I referred them to casket seal dharani
Thu, 8:52 PM
BB: if they do some research, the five elements are also contained within kalachakra 10-syllable mantra
it's true when you wrote the essence of buddhas are contained within
Thu, 9:12 PM
AA: of course, I don't lie like others
in avatamsaka, offering merits is accumulated thru kalpas
But ppl think do once or twice will be enough
the stupas in whatever form is a good offering
Thu, 9:15 PM
BB: yes
AA: We even have them in incense paper!
~~~~~~~
Dear all,
In Avatamsaka or Flower Adornment Sutra 华严经, Sakyamuni Buddha has accumulated merits in sincere offering through many kalpas before Buddhahood.
Hahaha!
Really very different from the half-hearted and random offering done by most, who called themselves sincere and diligent cultivators.
Understand that Offering is one of the foundation pillars in Resource Path that you and you alone have to build in early stages of cultivation and it carries you all the way to Attainment!
Read the Avatamsaka Sutra yet?
Cheers all
Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Thursday, July 2, 2015
Meninggalkan Keduniawian, Melepaskan Kebhiksuan & Mengambil Sumpah Kebhiksuan Kembali
Ditulis oleh Lotuschef – 28 Juni 2015
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: 出家还俗,又出家 Renounce Home, Denounce Votary & Embrace Votary Again
Mengacu ke rekaman ceramah dharma Mahaguru Lu:
- 2015年6月27日聖尊蓮生活佛盧勝彥開講「大圓滿九次第法」-西雅圖雷藏寺
- 06/27/2015 Nine Stages Dharma of the Great Perfection Dzogchen by Grand Master Lu
Ada sesuatu yang Mahaguru Lu ajarkan di dalam ceramah dharmanya.
Kalau ada beberapa biarawan ataupun biarawati yang melepaskan sumpah kebhiksuannya dan menikah lagi.
Lalu bersama dengan istri dan anaknya, kembali lagi untuk menjadi bhiksu.
Aku pun juga sempat bertemu dengan seorang murid wanita yang melakukan hal yang sama!
Kali ke-2 ia datang untuk ditahbiskan kembali, Mahaguru Lu bahkan memberinya gelar VM dan mengatakan kalau ia adalah “belahan roh” Jin-mu.
Saat kita “mengejar buddha” hingga ke rumah ibadahnya di tahun 2010, anak perempuannya menceritakan kisah sedih mengenai berbagai macam kesulitan yang dilalui oleh ibunya.
Beberapa bulan kemudian, aku bertemu dengannya lagi di HK.
Ia adalah salah satu yang datang bersama rombongan dari Taiwan untuk mengikuti Mahaguru Lu.
Sepertinya ia turut membawa patron donaturnya ke dalam bis yang akan digunakan untuk Mahaguru dan beberapa petugas yang ditunjuk saja.
Jadilah VM LJ memarahinya setelah ia diberitahu oleh para administrator penyelenggara.
VM ini menangis dan marah, lalu meninggalkan Taiwan bersama dengan para donaturnya.
Info terkini adalah ia kembali melepaskan status bhiksuninya!
Teman-temanku sekalian yang terkasih,
Ingatkah baru-baru ini Mahaguru Lu mengatakan bahwa: tak peduli kamu ini bhiksu atau bhiksuni atau umat awam, hal yang paling penting adalah kamu bisa memasuki kondisi Samadhi setelah menyucikan Tubuh, Ucapan, dan Pikiranmu.
Baca juga: Mahaguru Lu – Status Biarawanmu Tak Punya Makna
Mereka yang punya ketajaman berpikir dan telah membuka tabir kebijaksanaan kodrati, hal apa yang bisa dipetik dari kasus-kasus di atas?
道心坚固 Hati Jalan Bodhi yang Kokoh!
Bukankah murid-murid ini belum melatih diri hingga menjadi Teguh?
DAN, Mahaguru Lu mengatakan kalau jenis Hati seperti ini hanya dimiliki oleh mereka yang telah berhasil mencapai Guru Yoga dan Yidam Yoga!
Mereka yang menggelontorkan uang dalam jumlah besar untuk berbagai layanan yang diberikan oleh seorang Wanita yang ditahbiskan hingga 2 kali, dan percaya akan kisah-kisah menyedihkan yang diceritakan oleh anak perempuannya, kukira saatnya kamu semua untuk bangun lol.
Karma menentukan kehidupan seseorang!
Kehidupan yang kita masing-masing lalui ini, semuanya berhubungan dengan tindakan kita masing-masing, tak ada hubungannya dengan orang lain.
Sungguhlah bodoh dan tak tercerahkan bila terus BERPIKIR mereka bisa mendapatkan uang lewat menceritakan atau membuat-buat “Kisah-kisah Kesusahan” (atau yang menyedihkan)!
Mahaguru Lu selalu oke dengan pilihanmu, mau jadi bhiksu ataupun tidak.
Mau berapa kalipun kamu memilih untuk bolak-balik datang dan pergi, beliau tak ada masalah.
Demikianlah beliau mengilustrasikannya di hari itu.
Hahaha!
Salam semuanya.
Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef
Related Posts:
- Menangkap Empat Cacing Parasit [抓出四条蛔虫]
- Mahaguru Lu – Status Biarawanmu Tak Punya Makna
- Kepolosan bagai hati seorang bayi
- Secara Alamiah
- Percaya Mutlak Pada Guru?
Labels:
Bahasa Indonesia,
guru yoga,
Karma,
kokoh,
lotuschef,
meninggalkan keduniawian,
samadhi,
sumpah kebhiksuan,
teguh,
yidam yoga,
道心坚固
Mahaguru Lu – Status Biarawanmu Tak Punya Makna
Ditulis oleh Lotuschef – 24 Juni 2015
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: GM Lu – Your Ordination Has No Meaningful Purpose
Dalam Bahasa Mandarin: 卢师尊-你的出家无意义
Mengacu ke rekaman ceramah Mahaguru Lu:
- 2015年6月21日聖尊蓮生活佛盧勝彥開講「大圓滿九次第法」-彩虹雷藏寺
- 06/21/2015 Nine Stages Dharma of the Great Perfection Dzogchen by Grand Master Lu-Rainbow Temple
Di dalam ceramah tersebut, Mahaguru Lu mengatakan bahwa mereka yang ditahbiskan, seperti para bhiksu dan bhiksuni, bila tak mematuhi ajaran Buddha untuk Menyelamatkan Para Insan, maka status biarawan/biarawati-nya tak ada maknanya.
Beliau menjelaskannya dengan sangat gamblang saat dibandingkan dengan para umat awam.
Tugasku untuk hari itu ditujukan kepada para bhiksu dan bhiksuni pula!
Aku diminta menuliskan mengenai pola pikir mereka, yang menganggap pentahbisan sebagai batu loncatan untuk memuliakan garis keturunan mereka, mendapatkan promosi dan kekayaan, ketenaran dan keberuntungan, …
Hahaha!
Mahaguru bilang kalau kekuatiran atau masalah para umat awam lebih sedikit sehingga mereka mampu mencapai kondisi samadhi dengan lebih mudah, dibandingkan para bhiksu dan bhiksuni yang diliputi berbagai macam masalah dan kekuatiran.
Kalau mampu benar-benar merelakan/melepaskan materi-materi duniawi, ia akan mampu memasuki kondisi samadhi dengan mudah.
Kuncinya adalah tubuh, ucapan, dan pikiran yang suci.
Hahaha!
Lalu apa sebenarnya yang sedang hangat-hangatnya dikejar oleh kebanyakan bhiksu dan bhiksuni di Ordo Satya Buddha?
Adalah promosi untuk menjadi Vajra Master!
Dan setelah menjadi Vajra Master?
Masih ingin dinyatakan sebagai orang yang Tercerahkan!!!
Namun Mahaguru Lu mengatakan bahwa kunci utamanya adalah Alamiah!
Situs berikut menyebut dirinya sebagai Buddha yang Tercerahkan, dan sepertinya bagian dari situs resmi Satya Buddha pula!
Baca juga:
Ingatlah selalu hal berikut: Jangan menyesatkan para insan.
Bhiksu dan bhiksuni harus menyelamatkan semua insan.
Salam semuanya.
Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef
Related Posts:
- Meninggalkan Keduniawian, Melepaskan Kebhiksuan &…
- Menangkap Empat Cacing Parasit [抓出四条蛔虫]
- Menentang Atasan?
- Sutra Avatamsaka: Buku 1, Bagian 1.5 – Ulasan
- Pasamuan Pemeluk Agama Buddha yang Otentik-kah?
Labels:
Bahasa Indonesia,
bhiksu,
bhiksuni,
biarawan,
biarawati,
ceramah guru,
kekuatiran,
lotuschef,
masalah,
samadhi,
status biarawan
Wednesday, July 1, 2015
连六波羅蜜也是方便 Even the 6 Paramitas are Convenience
The Six Paramitas 六波羅蜜
Dāna pāramitā: generosity, giving of oneself (in Chinese, Korean, and Japanese, 布施波羅蜜; in Wylie Tibetan, sbyin-pa)
Śīla pāramitā : virtue, morality, discipline, proper conduct (持戒波羅蜜; tshul-khrims)
Kṣānti (kshanti) pāramitā : patience, tolerance, forbearance, acceptance, endurance (忍辱波羅蜜, bzod-pa)
Vīrya pāramitā : energy, diligence, vigor, effort (精進波羅蜜, brtson-’grus)
Dhyāna pāramitā : one-pointed concentration, contemplation (禪定波羅蜜, bsam-gtan)
Prajñā pāramitā : wisdom, insight (般若波羅蜜, shes-rab)
Dāna pāramitā: generosity, giving of oneself (in Chinese, Korean, and Japanese, 布施波羅蜜; in Wylie Tibetan, sbyin-pa)
Śīla pāramitā : virtue, morality, discipline, proper conduct (持戒波羅蜜; tshul-khrims)
Kṣānti (kshanti) pāramitā : patience, tolerance, forbearance, acceptance, endurance (忍辱波羅蜜, bzod-pa)
Vīrya pāramitā : energy, diligence, vigor, effort (精進波羅蜜, brtson-’grus)
Dhyāna pāramitā : one-pointed concentration, contemplation (禪定波羅蜜, bsam-gtan)
Prajñā pāramitā : wisdom, insight (般若波羅蜜, shes-rab)
~~~~~~~~
In recent speech in Maha Perfection Dharma, GM Lu stated that even the 6 Paramitas are methods of convenience! :)
Dear all,
perhaps it is time to review what Core has alleged about the contents of this blogspot and that Lotuschef has committed unpardonable acts of Creating Havoc or Chaos amongst the TBS' Sangha Assembly, agree?
As we progress into Maha Perfection Dharma, the Ultimate or Elemental Truth to Enlightenment should be pretty obvious to most that have went through Mind Development or Lojong in cultivation.
Most should be Wiser with understanding of Buddha Dharma and Buddha's Wisdom to read and look at matters with Wisdom Eyes!
Hahaha!
Have Core chased away a True Sangha and True Yogi?
No!
With Maha Perfection Dharma, we now know that Cultivation depends Solely on Self and No one else.
GM said that when Someone said something and then the ignorants picked up and start spreading the untruths, the Subject targeted if a True Yogi, will not be even a little affected at all.
Employing Bullying and Gangsterism only results in the Aggressors perpetuating more negative karma for themselves!
Question: Is there a TBS' Lama clothes pattern, that is patented and only those obedient souls can wear?
Question: Is cultivating daily with Root Guru, Living Buddha Lian Sheng, atops one crown, an act of leaving TBS?
Now, GM Lu said to me to Leave TBS!
Question: Is abiding by One's Root Guru's instruction or directive a sin or crime to be punishable with delisting from the TBS' Reverend List?
Hahaha!
Didn't I caution and warn most of you that acted against me, to stop and not progress further?
Remember I warned a person who hide behind the name "Tok Chef" to not go further with black washing the name of Lotuschef, bestow by GM Lu?
"Tok Chef" was hinting that like the Lotus Discipline who continue to breach disciplines, Lotuschef also has similar meaning along these lines!
Well, GM Lu said if you are Fully enlightened, then if you still want to go into politics, you can do so then.
BUT for those that think they are enlightened or force the issue to be announced as enlightened, YOU are treading on a very treacherous and lethal path to a Fatal End!
Look through carefully the articles written by Lotuschef and those shared in this blogspot, do you think it is wise to continue the single sided attack on Lotuschef?
AND while you are doing so, YOUR position or the position that you think you have Grasped or Grabbed to date, actually become Quick Sand slipping away and burying you with it! :)
Once again, don't play in the Lion's den and dig your very own grave!
Warning: Anyone that approaches with Ill Intent, will be "Flick" away by Dharmapalas!
Did you notice how GM Lu uses his hands and fingers while talking to Jin Mu?
How Flexible are these fingers?
Hahaha!
Watch any video of Lotuschef in cultivation?
Notice the swiftness and smoothness of mudra variations?
Yes!
Not trying to scare you, if threat is felt, Defence is Swift and Sure!
Hahaha!
Best behave, right?
Cheers all
Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Preparation for Homa on 3 July 2015 - GM's Birthday
The fire pit reloaded with various types of wood.
Above: Adding incense-ingots.
Below: Adding incense sticks.
Below: Adding more ingots and sticks with gold-color glitters; incense paper printed on one side with Usnisa Vijaya Mandala and other side with the 6 realms vajra mantra.
Below: Adding a 5-color petals lotus to top it all. :)
Below: The base of the stupa, showing the Usnisa Vijaya mandala.
Above: Stupa almost complete.
Below: The completed stupa filled with goodies and a piece of cardboard printed with Usnisa Vijaya mantra use to fill the bottom of the stupa.
Below : The completed stupa.
Stupas available for offering:
SGD 6 each for those that has sponsored a minimum of SGD 28 for the event.
SGD 10 for non sponsors.
Registration & Purchase from: purekarmaservices@gmail.com
While stock last!
Cheers all
Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef
Related Posts:
Subscribe to:
Posts (Atom)

































