Showing posts with label kekuatiran. Show all posts
Showing posts with label kekuatiran. Show all posts

Thursday, July 2, 2015

Mahaguru Lu – Status Biarawanmu Tak Punya Makna



Ditulis oleh Lotuschef – 24 Juni 2015
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: GM Lu – Your Ordination Has No Meaningful Purpose
Dalam Bahasa Mandarin: 卢师尊-你的出家无意义



Mengacu ke rekaman ceramah Mahaguru Lu:

Di dalam ceramah tersebut, Mahaguru Lu mengatakan bahwa mereka yang ditahbiskan, seperti para bhiksu dan bhiksuni, bila tak mematuhi ajaran Buddha untuk Menyelamatkan Para Insan, maka status biarawan/biarawati-nya tak ada maknanya.

Beliau menjelaskannya dengan sangat gamblang saat dibandingkan dengan para umat awam.

Tugasku untuk hari itu ditujukan kepada para bhiksu dan bhiksuni pula!
Aku diminta menuliskan mengenai pola pikir mereka, yang menganggap pentahbisan sebagai batu loncatan untuk memuliakan garis keturunan mereka, mendapatkan promosi dan kekayaan, ketenaran dan keberuntungan, …

Hahaha!

Mahaguru bilang kalau kekuatiran atau masalah para umat awam lebih sedikit sehingga mereka mampu mencapai kondisi samadhi dengan lebih mudah, dibandingkan para bhiksu dan bhiksuni yang diliputi berbagai macam masalah dan kekuatiran.

Kalau mampu benar-benar merelakan/melepaskan materi-materi duniawi, ia akan mampu memasuki kondisi samadhi dengan mudah.
Kuncinya adalah tubuh, ucapan, dan pikiran yang suci.

Hahaha!
Lalu apa sebenarnya yang sedang hangat-hangatnya dikejar oleh kebanyakan bhiksu dan bhiksuni di Ordo Satya Buddha?
Adalah promosi untuk menjadi Vajra Master!

Dan setelah menjadi Vajra Master?
Masih ingin dinyatakan sebagai orang yang Tercerahkan!!!

Namun Mahaguru Lu mengatakan bahwa kunci utamanya adalah Alamiah!

Situs berikut menyebut dirinya sebagai Buddha yang Tercerahkan, dan sepertinya bagian dari situs resmi Satya Buddha pula!


Baca juga:

Ingatlah selalu hal berikut: Jangan menyesatkan para insan.

Bhiksu dan bhiksuni harus menyelamatkan semua insan.


Salam semuanya.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Related Posts:


Friday, September 26, 2014

Kebijaksanaan yang Hidup – Bangkitnya Jodoh Baik


Diringkas dari Buku No.208 karya Mahaguru Lu – Tertawa Kencang 3 Kali
Diterjemahkan ke Bahasa Inggris oleh Lotuschef Lama – 12 September 2013
Diterjemahkan ke Bahasa Indonesia oleh Lotus Nino
Sumber: 智慧的光彩2 – 缘起 Vivacity of Wisdom – Rise of Affinity



Mahaguru menuliskan bagaimana susahnya seseorang bisa hidup dengan alami dan biasa-biasa saja di dunia yang kacau ini. Dengan berbagai hempasan gelombang finansial, penyakit menular, perang, bencana alam, dll. yang berlangsung tanpa henti bagai arus air yang menentang semua orang.

Kalau melihat dalam cakupan yang lebih kecil dengan mikroskop dan menggunakan imajinasi untuk berpendapat mengenai hal-hal yang sedang terjadi saat ini, Mahaguru mengajarkan kita semua supaya menggunakan Mata Kebijaksanaan untuk melihat secara keseluruhan – bahwa semua insan ternyata selalu mengutamakan dirinya sendiri, dan karena ada banyak hal yang saling berkaitan sepertinya masing-masing individu juga tak mau menegur dirinya sendiri.

Semua insan punya emosi akan rasa Senang, Marah, Sedih, Bahagia. Mereka punya perasaan dan nafsu, temperamen; juga mengalami depresi, melankoli dan tertekan (stress).
Namun dilihat-lihat lagi, ternyata semuanya muncul dari [Keberadaan akan AKU].

Mahaguru menunjukkan bahwa mereka yang selalu mengutamakan [Diri Sendiri] adalah mereka yang bahagia saat semua hal berjalan sesuai dengan keinginannya, namun akan marah saat semua tak sesuai dengan harapannya.
Oleh karenanya milikilah pola pikir [Tiada Diri], sehingga mampu mengatasi atau meredakan (semua masalah) dengan pikiran dan hati yang terbuka.
Dari sinilah maka semua pujian ataupun fitnah jadi tak berarti lagi!

Mahaguru menambahkan bahwa beliau selalu diam dan tenang saat orang-orang memfitnahnya dengan nyaring. Sama sekali tak ada kekuatiran karena welas asihnya tiada batas dan meliputi semuanya. Beliau mampu menggunakan Kebijaksanaan untuk mengatasinya dan mengubah semua pikiran hingga menjadi bagai tiupan angin yang tak terpengaruh oleh hempasan ombak besar.
Mengenai berbagai masalah duniawi, ada memperhatikan tapi tak mengambil sikap dan tak terpaku.

Mau bagaimanapun juga, matahari akan tetap terbit, dan masalah-masalah duniawi selamanya tak akan habis. Kalau mampu melebur dengan semua lingkungan dan mengubah Diri, maka hidup pun akan menjadi sungguh menarik.

Semoga para pembaca yang berjodoh akan mendapatkan berbagai gagasan dari buku ini!

---

Teman-temanku sekalian yang terkasih,

Kutipan di atas diambil dari buku karya Mahaguru Lu G029 Buku ke-2.
Seorang murid sedang mengalami kesulitan dalam bisnisnya dan kulihat ini adalah cara yang bagus untuk menyelesaikan masalahnya.

Marilah menikmati hidup dalam curahan berkat dari Mahaguru!

Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom!

Related Posts: