Showing posts with label 八敬法. Show all posts
Showing posts with label 八敬法. Show all posts
Wednesday, April 8, 2015
Bhiksu yang Kasar
Ditulis oleh Lotuschef – 1 Maret 2013
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: 没礼貌的比丘 A bad-mannered Bhikkhu
24 Februari 2013 di Vajragarbha Xiang Hua, Taichung, Taiwan.
Sekitar pukul 1:30 siang, seorang Bhiksu tiba di lantai 3 di vajragarbha tersebut.
Banyak bhiksu dan bhiksuni yang sudah duduk dengan teratur dalam barisan yang cukup rapat karena keterbatasan ruang.
Bhiksu X mengambil sebuah kursi plastik dan mengangkatnya melewati kepala seorang bhiksuni. Ia kemudian duduk di sebelah kirinya.
Bhiksuni berkata kepadanya, kenapa dia tak bilang permisi terlebih dulu kepadaku dan langsung melangkahi kepala orang lain tanpa menghiraukan bahaya yang bisa menimpa orang lain.
X menimpalinya kalau bhiksuni tak boleh berbicara kepada bhiksu seperti itu, apalagi mempersoalkannya.
Ia mengejek si bhiksuni yang mempermasalahkannya dan mengatakan betapa beraninya si bhiksuni berbicara kepadanya seperti ini!!!
Baru-baru ini aku mengangkat topik 8 Praktik Menghargai/Menghormati (八敬法).
Sebenarnya jelas sekali si X tak tahu kenapa para bhiksuni di masa lalu perlu menghormati para bhiksu.
Ia sungguh kasar dan menyebalkan, serta merasa tinggi hati!
Sayang sekali jiwa yang tersesat dan bodoh ini.
Di dalam 8 Praktik Menghormati, semasa Sang Buddha masih hidup, para bhiksu pergi berkeliling untuk meminta sedekah dan kemudian pulang untuk berbagi dengan para bhiksuni. Hal ini dilakukan karena mereka was-was akan bahaya yang mungkin mengancam para bhiksuni dari orang-orang yang bermaksud jahat dan mereka tak mampu membela diri.
Dan juga, berhubung mereka bergabung ke dalam pasamuan sangha lebih akhir dibandingkan para bhiksu, maka para bhiksu juga mengajar para bhiksuni apa yang Sang Buddha telah ajarkan kepada mereka, serta juga membimbing mereka dalam pelatihan diri.
Demikianlah kenapa ada 8 Praktik Menghormati – untuk menghormati mereka yang mencukupi kebutuhan dan mengajar para bhiksuni!
Bukan seperti yang banyak orang pikirkan, bahwa wanita terlahir dengan posisi yang Rendah dan bisa diperintah dan ditindas!
Hahaha!
X tak cocok disebut sebagai seorang Bhiksu, dan ia juga benar-benar seorang penindas!
Bisakah dianggap sebagai anggota Sangha, salah satu dari Tri Ratna?
Bisakah dianggap sebagai seorang murid Buddha?
Kalau kamu melihat auranya, ia mirip dengan seekor Kerbau!
Raut wajahnya penuh dengan indikasi yang nampak jelas dan berlubang-lubang pula!
Wajah luarmu menampilkan pancaran dari hatimu 相由心生.
Kalau Buddha adalah ia yang memiliki 5 macam kebijaksanaan dan salah satunya adalah Kebijaksanaan Kesetaraan, mungkinkah kiranya ia mendukung apa yang si X lakukan kepada si bhiksuni?
Pastinya Tidak!!!
Salam semuanya.
Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef
Labels:
8 praktik menghormati,
Bahasa Indonesia,
bhiksu,
bhiksuni,
lotuschef,
八敬法
Friday, March 1, 2013
没礼貌的比丘 A bad-mannered Bhikkhu
Terjemahan Indonesia: Bhiksu yang Kasar
24 February 2013 at Xiang Hua Temple, Taichung. Taiwan.
At about 1:30pm, a bhikkhu arrived at the 3rd floor of the above temple.
Many bhikkhu & bhikkhuni were already seated neatly in rows pretty close together as there is shortage of space.
Bhikku X grabbed a plastic chair and raise it above a sitting bhikkhuni and went to her left to be seated.
Bhikkhuni said to him, why he can't say excuse me and just cross over other's head without consideration for others' danger.
X said, bhikkhuni can't talk to bhikkhu like this and question them too.
He sneered at the bhikkhuni in question and said how dare she talks to him like this!!!
I brought up the 8 Respect Practice 八敬法, recently.
Obviously this X does not have any inkling why bhikkhuni in the past needs to respect bhikkhus.
He is downright rude and obnoxious and think too highly of himself!
What a poor misguided and ignorant soul he is, agree?
In the 8 Respect Practice, during Buddha's time on earth, bhikkhus went around to beg for alms and return to share with bhikkhunis, as they fear the dangers that might befall these females from people with bad-intent and they can't defend themselves.
Also, as they join the group well after most bhikkhus, these bhikkhus also undertake to teach them what Buddha has taught previously and guided them in their cultivation.
That is why Bhikkhunis practice the 8 Respect Practice, to honor those that provide for them and teach them!
It is not like what most think, that females are born Lowly and to be ordered around and step on!
Hahaha!
X is not fit to be called a Bhikkhu and also he is really such a bully!
Can he be considered as a member of the Sangha, one of the Triple Gems?
Can be be considered as a Buddha's student?
If you look at his aura, he resembles a Bull!
Facial complexion full of marks and potholes too!
Your visible facade grew from your heart. 相由心生。
Buddha is one that has the 5 wisdoms and one of them is Wisdom of Equality.
Can he endorse what this X has done to the bhikkhuni?
Definitely Not!!!
Cheers all.
Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef
Subscribe to:
Posts (Atom)

