Showing posts with label umpan. Show all posts
Showing posts with label umpan. Show all posts

Tuesday, May 27, 2014

Tipu Muslihat Duniawi [2]


Ditulis oleh Lotuschef – 26 Mei 2014
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Sentient Gimmicks! 凡尘手腕![2]



首傳〔求夢示度母法〕,今生只傳一次,永不再傳!
Pemberitahuan tersebut mengatakan bahwa Mahaguru Lu akan memberikan abhiseka “Sadhana memohon Tara memberikan petunjuk (solusi) melalui mimpi”.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, mereka mengumumkan bahwa abhiseka ini hanya diberikan satu kali saja seumur hidup dan tak akan diberikan lagi setelah itu.

Kini saatnya melanjutkan perjalanan lagi. Bawalah serta Pengetahuan Buddha Dharma-mu!


Seperti yang telah disebutkan, abhiseka yang Komite Pusat umumkan di atas adalah satu lagi yang akan ditransmisikan Hanya Sekali Saja oleh Mahaguru Lu dalam kehidupan ini dan tak akan diulang lagi. Bertanyalah pada dirimu sendiri: BUTUHKAH KAMU?

Hahaha!

Jangan Pernah Lupa Syarat-syarat Utama bagi para Dewata untuk mau “Mendengarkanmu”, “Bicara kepadamu”, “Melaksanakan Perintahmu”, atau “Beryoga – melebur denganmu menjadi Manunggal”!

Tahap Pertama dalam Mahamudra adalah Berkonsentrasi pada SATU!

Di dalam Tantrayana, yang dibutuhkan oleh semua murid adalah Sang Guru Akar mereka satu-satunya!

Cobalah kini merenungkan: Hanya ditransmisikan Sekali Saja dalam kehidupan ini?

Dari sudut pandang lain: Abhiseka yang satu ini sama sekali tak diperlukan oleh kebanyakan murid bila mereka tekun dan berhasil dalam Guru Yoga!

Sama halnya dengan yidam-yidam lain yang Komite Pusat umumkan bahwa Mahaguru Lu hanya mentransmisikan mereka Sekali Saja dalam kehidupan ini!

Bukankah ini Trik Penjualan orang-orang yang berpikir awam?

Bila diperhatikan, tiap kali Mahaguru memimpin upacara, SIARAN LANGSUNG hampir selalu ada.
Apakah kamu perlu hadir secara fisik di acara tersebut?

Hahaha!
Aku tahu ada beberapa murid yang sampai meminjam uang dari sesama murid ataupun teman dan keluarganya, hanya demi menghadiri “acara spesial” yang sengaja dibikin!

Kamu membebani dirimu dan keluargamu sendiri dengan hutang yang besar untuk mendapatkan Abhiseka – sungguhlah bukan caranya dan bukan yang Mahaguru ataupun Buddha akan setujui kiranya? :)

Kini Renungkanlah: Bila kamu mampu Beryoga dengan Guru Akarmu, Siapakah Kamu?

Masihkah kamu membutuhkan metode-metode kemudahan duniawi seperti mendapatkan jawaban ataup solusi masalah yang diberikan oleh para dewata lewat Mimpi?

Pertama-tama, seorang Yogi Sejati telah “menyingkirkan” semua masalah duniawi – TAK ADA masalah, kekuatiran maupun penderitaan yang butuh jawaban dan petunjuk (solusi)!

Hanya orang-orang yang berpikir secara duniawilah yang akan mempromosikan berbagai metode kemudahan karena tentunya mereka sendiri yang sangat membutuhkannya dan “merasa bahwa orang-orang lain” juga berpikir sama dengan mereka!
Beberapa dari mereka bahkan mendikte dan memaksa orang-orang lain untuk mengikuti tindakan mereka pula!

Kamu sudah sadarkah?
Maksudku, apakah kamu akhirnya “mengernyitkan dahimu” melihat tipu daya duniawi mereka ini dan mulai menjauhi tipuan semacam ini?

Hahaha!


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Disunting dari Jurnal Lotuschef

Related Posts:

Saturday, May 24, 2014

Tipu Muslihat Duniawi [1]


Ditulis oleh Lotuschef – 24 Mei 2014
Diterjemahkan oleh Lotus Nino
Sumber: Sentient Gimmicks! 凡尘手腕! [1]



Jadwal Upacara Musim Gugur di Vajragarbha Seattle, 23 Agustus 2014 seperti tertulis di bawah ini:

西雅圖雷藏寺 / 2014-8-23 秋季大法會通告 (2)
這封email是來自'西雅圖雷藏寺' 訊息:
恭請根本傳承上師聖尊蓮生活佛親臨主持
真佛宗美國西雅圖雷藏寺(2014) 「甲午年阿彌陀佛息災超度大法會」
首傳〔求夢示度母法〕,今生只傳一次,永不再傳!

Hahaha!

Tipu muslihat duniawi!

Pemberitahuan di atas mengatakan bahwa Mahaguru Lu akan memberikan abhiseka “Sadhana memohon Tara memberikan solusi (petunjuk) melalui mimpi”.

Seperti di tahun-tahun sebelum ini, mereka juga menuliskan bahwa abhiseka ini hanya diberikan sekali saja dalam kehidupan ini dan tak akan diberikan lagi.

KINI saatnya mempersenjatai dirimu dengan Dharma Buddha yang Otentik dan mari kita pergi menjelajah bersama!

Pertama, tanyakan pada dirimu sendiri:
Apa syarat utama untuk Mengundang Sang Guru Akar?
Kemudian Yidam seperti Tara?

Renungkan pula:
Saat kamu mampu beryoga dengan Guru Akar, kamu adalah Padmakumara Putih, Buddha Hidup Lian Sheng.

Cobalah mengingat 10 tahap pengembangan pikiran dari Kobo Daishi yang aku juga bagikan di dalam blog ini.

SEKARANG bila kamu mampu mengundang Guru Akar dan beryoga dengan-Nya, KAMU pun bisa mengundang yidam-yidam lainnya kapan pun!

Bukankah saat kamu mampu beryoga dengan Guru Akar, KAMU sama sekali Tak Butuh siapapun lagi untuk memberikan petunjuk kepadamu, baik di dalam mimpi ataupun tidak?

Dan saat kamu mampu beryoga dengan Guru Akar, seorang Buddha Hidup, kamu akan otomatis mempunyai berbagai Mata yang memampukanmu untuk membaca dan melihat diri sendiri dan orang lain dari 3 masa dengan jelas. Masih perlukah kamu memohon petunjuk di dalam mimpi?

Buddha Hidup kecil kita, Thubten Ksiti, adalah sebuah contoh yang bagus!

KAMU tak butuh lagi hal-hal EKSTERNAL apapun saat kamu adalah seorang Buddha Hidup!

Ingatkah bagaimana Guru memperagakan cara beliau memberkati dirinya sendiri dengan menyentuh chakra mahkotanya?

Hahaha! Di tingkat seperti ini, semuanya adalah DIY (Do It Yourself ~ Dilakukan Sendiri)!

Berita di atas adalah umpan yang Komite Pusat selalu pasang dari waktu ke waktu untuk menarik banyak umat untuk datang ke acara Abhiseka!

Aku rasa kita ini perlu menghadiri upacara-upacara Mahaguru bila memang kita punya waktu dan sumber daya, bukannya TERPANCING oleh keserakahan dan kebodohan orang awam!

Aku ingat seorang murid di Caotun yang saat makan pagi di hotel bertanya kepadaku, kenapa mereka selalu bicara tentang $$$ (uang)?
Sepertinya Komite Pusat tidak dan belum menanamkan nilai-nilai dan cara pikir yang Benar mengenai Pasamuan Umat Buddha selama ini?

Hahaha!

Oleh karenanya aku sungguh berterimakasih kepada Komite Pusat dan ketuanya yang mengeluarkanku dari pasamuan mereka!
Aku tak mau berada di dalam pasamuan yang berorientasi duniawi dan berisi insan awam yang terkotori oleh lumpur duniawi!


Salam semuanya.


Om Guru Lian Sheng Siddhi Hom
Lama Lotuschef

Disunting dari Jurnal Lotuschef

Related Posts: