Sunday, January 1, 2012

1-1-2012 [22-5-2011 Shorinji Kempo – Introduksi] [3]


22-5-2011 Shorinji Kempo [3]
22-5-2011 Shorinji Kempo – Introduksi [3]
Translated by Lotus Nino
Sumber:


Secara umum, sesi pelatihannya adalah seperti berikut:


Pemanasan (Taiso)

Seperti halnya pada setiap cabang olah raga, pemanasan adalah bagian yang penting karena ia dapat meningkatkan kebugaran Anda dan juga mencegah cedera.

Fokus utamanya di sini adalah untuk memobilisasi sendi-sendi (sikut, bahu, pinggul, lutut, dan lain-lainnya), pemanasan otot-otot, dan kemudian meregangkan area-area penting lainnya. Setelah melakukannya maka kita siap menjalankan pelatihan ini. Selama sesi pelatihan, Anda harus berlatih sesuai dengan kondisi tubuh Anda. Jangan memaksakan diri hingga terlalu lelah.


Dasar-dasar (Kihon)

Setelah pemanasan, dilanjutkan dengan pelatihan bagian-bagian dasar – kihon. Bagian ini dimulai dengan berbagai pukulan tunggal, tinju, tendangan, blokir, lalu dibangun menuju kombinasi-kombinasi dan pelatihan berpasangan (hokei), dan sparring (randori).

Anda harus bisa menguasai kihon karena ia penting untuk mengembangkan kemampuan teknikal Anda saat Anda melaju ke teknik-teknik yang lebih canggih. Anda perlu menguasai setiap gaya tunggal sebelum Anda dapat menguasai gaya-gaya kombinasi, dan ini dilakukan dengan mengulangi gerakan-gerakan sederhana pada tiap sesi hingga Anda dapat melakukannya secara naluriah (refleks Anda telah bekerja).


Meditasi (Chinkon)

Kita melakukan chinkon setelah kihon.

Chinkon adalah bagian dari sesi pelatihan yang secara eksplisit diberikan untuk pengembangan spiritual Shorinji Kempo. Pengembangan spiritual punya porsi yang sama pentingnya dengan ilmu bela diri. Inilah mengapa salah satu dari dasar-dasar dalam Shorinji Kempo adalah: hati (pikiran) dan tubuh tidak dilatih secara terpisah. Meditasi ini adalah kesempatan untuk menjernihkan pikiran, yang dibantu dengan pernapasan yang terkontrol (chosoku).


Teknik (Waza)

Bagian akhir dari sesi pelatihan didedikasikan untuk pelatihan teknik-teknik berdasarkan tingkatan. Biasanya Anda akan diberikan instruksi untuk teknik-teknik yang sesuai dengan tingkatan Anda. Waza adalah waktu yang ideal untuk mempelajari teknik-teknik secara lebih ‘halus’ dan mendetil.


Setelah sesi pelatihan selesai, para anggota biasanya akan secara informal berkumpul untuk acara makan bersama. Meski sifatnya opsional, namun ini adalah aktivitas yang paling populer di grup kita karena kita menjadikan hal ini untuk mempererat hubungan dan membangun persahabatan baru.

Haha! Sangat menarik khan? Anda ingin mencobanya?
Semua kegiatan dan organisasi mereka juga teratur.
Bagi Anda yang lebih muda dan tangkas, Anda bisa turut serta dalam seni bela diri tersebut.

Pure Karma sedang merencanakan beberapa seri gerakan untuk para individu yang sudah berumur yang perlu DIDORONG (ajakan) yang terus-menerus untuk mengolahragakan bagian-bagian tubuh mereka yang jarang digunakan! Hahaha!

Saat Vihara Pure Karma mulai buka pada bulan Juli 2011 di lokasi baru, kita akan menjalankan berbagai program untuk para muda-mudi dan juga mereka yang telah berumur.

Saya mungkin juga dapat membujuk teman-teman Mahayana saya untuk memberikan konsultasi medis dan konseling gratis. Hal ini telah kita jalankan dengan baik sebelum saya bersarana kepada Ordo Satya Buddha.

Nantikan tanggal mainnya ya!

** Bodhidharma adalah 达摩祖. Pendiri Agama Buddha aliran Zen, dan Shizun kini sedang menjelaskan Sutra Altar dari Patriak ke-6 yang merupakan generasi ke-6 dihitung dari Bodhidharma.
[Update terkini: Shizun telah selesai menjelaskan tentang Sutra Altar ini dan sedang melanjutkan dengan Eksposisi Hevajra.]


Amituofo / Lotuschef / Pure Karma / True Buddha School

No comments:

Post a Comment